Beginilah Peraturan Ruang Laktasi di Tempat Kerja yang Wajib Ada di Setiap Pabrik

Peraturan tentang ruang laktasi yang wajib ada di tempat kerja, Sumber: ajc.com

Pemberian air susu ibu (ASI) selama minimal enam bulan kepada bayi adalah hak setiap anak. Karena ASI mempunyai banyak manfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Lantas, bagaimana ASI bisa diberikan secara eksklusif kepada bayi apabila sang ibu bekerja di pabrik? Mungkin dulu itu menjadi masalah, namun kini sudah terdapat peraturan yang mengharuskan ada ruang laktasi di tempat kerja.

Untuk seorang ibu yang sedang dalam masa menyusui dan bekerja di luar rumah, perlu dukungan dari tempat mereka kerja perihal pemberian ASI secara eksklusif. Salah satu bentuk dukungan yang bisa diberikan adalah dengan menyediakan tempat untuk memompa atau pumping ASI yang nyaman, aman, dan layak digunakan. 

Ruang laktasi menjadi salah satu fasilitas penting dan harus ada di setiap tempat kerja, tak terkecuali di pabrik. Karena dengan adanya ruang laktasi, pegawai perempuan dapat dengan leluasa melakukan aktivitas pumping ASI untuk diberikan kepada sang bayi. Dengan begitu, kebutuhan bayi akan ASI dapat terpenuhi secara baik.

Peraturan tentang ruang laktasi yang wajib ada di tempat kerja, Sumber: ajc.com
Peraturan tentang ruang laktasi yang wajib ada di tempat kerja, Sumber: ajc.com

Sekilas Tentang Peraturan Laktasi di Tempat Kerja

Tidak hanya sekedar berdiri dan mendapatkan SLF untuk pabrik saja, tetapi juga perlu dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang mempermudah para pekerjanya. Seperti halnya membuat bangunan yang ramah difabel, hingga tersedianya ruangan laktasi untuk pegawai perempuan. 

Menjawab kegelisahan para ibu yang bekerja agar tetap bisa menjalankan kewajibannya memberikan ASI eksklusif untuk buah hatinya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI mengeluarkan Peraturan Nomor  14/PRT/M/2017 tentang persyaratan kemudahan bangunan gedung. 

Pada pasal 8 peraturan tersebut dijelaskan bahwa setiap bangunan gedung harus memenuhi persyaratan kemudahan bangunan gedung. Dimana hal tersebut meliputi kemudahan hubungan ke, dari, dan di dalam bangunan gedung, serta kelengkapan prasarana dan sarana dalam pemanfaatan bangunan gedung. 

Dimana salah satu sarana dan prasarana yang harus ada di tempat kerja sesuai peraturan yang berlaku adalah tersedianya ruangan khusus untuk mengakomodasi kebutuhan pegawai perempuan, dalam hal ini adalah ruang laktasi. Pada peraturan yang sama dijelaskan bahwa ruang laktasi adalah ruangan yang diperuntukkan untuk merawat bayi.

Seperti mengganti popok, mengganti pakaian bayi, membersihkan tubuh bayi, memberikan susu yang dilengkapi dengan prasarana menyusui, memompa air susu untuk bayi, hingga menyimpan ASI. Peraturan mengenai ruang laktasi di tempat kerja bertujuan untuk mewujudkan kesehatan dan produktivitas kerja pegawai perempuan yang sedang dalam masa menyusui dengan kenyamanan dan perlindungan dalam proses pumping.

Suasana ruang laktasi yang nyaman untuk kebutuhan ibu, Sumber: hub.jhu.edu
Suasana ruang laktasi yang nyaman untuk kebutuhan ibu, Sumber: hub.jhu.edu

Bagaimana Peraturan dan SOP Ruang Laktasi di Tempat Kerja?

Dalam ketersediaannya, ruang laktasi pada tempat kerja termasuk di pabrik tidak boleh dibuat secara sembarangan. Terdapat kriteria dan standar tertentu yang harus dipenuhi. Karena bagaimanapun, kriteria dan aturan yang ditentukan akan menunjang kenyamanan ibu ketika melakukan pumping ASI.

1. Perancangan dan penyediaan ruang laktasi di tempat kerja setidaknya harus memperhatikan berbagai hal berikut.

  • Penempatan pada lokasi yang mudah dilihat, dijangkau, dan dikenali oleh pengguna bangunan gedung maupun pengunjung bangunan gedung, serta menjadi satu kesatuan dengan ruang utama. 
  • Mampu memberikan privasi, kenyamanan, dan perlindungan kepada ibu dalam proses laktasi
  • Ruang laktasi harus selalu dalam keadaan higienis dan bebas dari potensi bahaya. Termasuk bebas polusi dan kebisingan
  • Mempertimbangkan jumlah pengguna bangunan gedung dan pengunjung bangunan gedung
  • Tersedianya prasarana dan sarana pendukung.

2. Persyaratan kesehatan ruang laktasi di tempat setidaknya meliputi berbagai hal berikut ini.

  • Standar ruang laktasi minimal harus memiliki ukuran 3 x 4 m2, atau bisa juga disesuaikan dengan kebutuhan dan banyaknya pekerja perempuan dalam pabrik.
  • Dilengkapi dengan pintu yang dapat dikunci dan mudah ditutup maupun dibuka. Pastikan juga pintu yang digunakan dapat memberikan privasi dan kenyamanan penuh bagi ibu yang sedang menggunakan ruangan tersebut.
  • Lantai ruang laktasi menggunakan material semen dan keramik, serta dilengkapi dengan karpet agar tidak licin.
  • Memiliki ventilasi dan sirkulasi udara yang baik. Sehingga ruangan tidak begitu lembab, pengap, gelap, dan nyaman digunakan.
  • Pastikan juga bahwa ruangan terbebas dari potensi bahaya yang mungkin terjadi di tempat kerja. Seperti halnya bebas polusi.
  • Lingkungan harus cukup tenang untuk ibu yang sedang melakukan pumping dan jauh dari suara bising yang mengganggu. 
  • Penerangan atau pencahayaan dalam ruang laktasi cukup dan pas. Tidak redup dan tidak juga menyilaukan mata.
  • Kelembaban dalam ruang laktasi berkisar antara 30 hingga 50 persen. Dengan maksimal di angka 60 persen.
Peraturan tentang ruang laktasi yang wajib ada di tempat kerja, Sumber: ajc.com
Peraturan tentang ruang laktasi yang wajib ada di tempat kerja, Sumber: ajc.com

Fasilitas yang Harus Ada di Ruang Laktasi

Di samping standar dan peraturan yang berlaku, ruang laktasi di tempat kerja juga harus dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang. Diantara berbagai fasilitas tersebut, yakni: 

  • Karena diperuntukan untuk ibu menyusui, praktis harus tersedia area menyusui yang layak digunakan lengkap dengan ranjang atau sofa yang memadai
  • Tempat perlengkapan bayi yang lengkap
  • Tersedia wastafel dengan air mengalir yang dilengkapi dengan sabun untuk mencuci tangan dan sabun khusus untuk mencuci peralatan pumping maupun peralatan anak
  • Tersedia tempat khusus untuk mengganti popok bayi (changing table)
  • Terdapat tempat perlengkapan bayi (tissue, hand sanitizer, dan lain sebagainya)
  • Dilengkapi dengan kain pembatas atau gorden untuk area menyusui maupun area pumping ASI
  • Tersedia lemari pendingin atau refrigerator untuk menyimpan ASI yang telah di pumping sang ibu
  • Terdapat cermin, beberapa buah meja, kursi dengan sandaran yang nyaman, tempat tidur, dan pendingin ruangan serta pengharum ruangan.
  • Terdapat kabel ekstensi atau kabel roll
  • Tersedia dispenser yang berfungsi untuk air dingin dan air panas.
  • Terakhir, tersedia tempat sampah tertutup yang khusus untuk membuang popok. Tujuannya agar tidak menimbulkan bau yang dapat menyebar dan mengganggu pengguna bangunan lainnya. 
Fasilitas yang harus ada di ruang laktasi, Sumber: news.stonybrook.edu
Fasilitas yang harus ada di ruang laktasi, Sumber: news.stonybrook.edu

Kesimpulan

Nah, itulah penjelasan mengenai peraturan ruang laktasi di tempat kerja, termasuk pabrik. Meskipun pada penjelasan di atas dijelaskan bahwa ruang laktasi dapat digunakan untuk menyusui bayi dan mengurus segala kebutuhan untuk bayi, tetapi saat ini pada kenyataannya tidak seperti itu.

Bagaimanapun, bayi yang dibawa ke tempat kerja apalagi ke pabrik tentu sangat berisiko. Berisiko terkena polusi, merasa berisik karena suasana pabrik, dan lain sebagainya. Oleh sebab itu, peraturan ruang laktasi di tempat kerja hanya berlaku untuk melakukan pumping/ memompa ASI yang nantinya akan diberikan kepada sang buah hati. 

Karena itu, di ruang laktasi disediakan pula lemari pendingin yang berfungsi untuk menyimpan ASI yang telah di pumping agar tetap awet. Sebagai informasi tambahan, memberikan kemudahan bagi pengguna bangunan gedung (termasuk menyediakan ruang laktasi) juga menjadi syarat bangunan untuk mendapatkan SLF.

SLF sendiri adalah sertifikat yang wajib dimiliki oleh setiap bangunan untuk menunjukkan kelaikan fungsi bangunan tersebut. Untuk mendapatkan SLF, peran dari konsultan SLF berpengalaman sangat dibutuhkan. Karena dengan bantuannya, proses penerbitan SLF akan jauh lebih mudah. Semoga informasi tersebut bermanfaat!

Mengenal Izin Peil Banjir dan Dokumen yang Dibutuhkan untuk Mendapatkan Surat Rekomendasinya

Peil banjir dapat menjadi salah satu upaya mencegah bangunan terendam banjir, Sumber: chartis-research.com

Tahukah Anda bahwa ketika akan mendirikan bangunan, khususnya di wilayah yang rentan banjir perlu dilengkapi dengan berbagai jenis perizinan yang terkait dengan keserasian lingkungan? Dimana salah satu perizinan yang harus dikantongi adalah surat izin peil banjir. Nah, yang sekarang menjadi pertanyaan apakah itu surat rekomendasi peil banjir? 

Sekilas Tentang Izin Peil Banjir

Banjir adalah salah satu bencana alam yang dapat menyebabkan kerugian. Baik kerugian materiil maupun non materiil, bahkan lebih parahnya dapat merenggut korban jiwa. Karena alasan itulah, dibutuhkan upaya pencegahan agar banjir tidak meluap dan merugikan lingkungan sekitar. Salah satu upaya pencegahannya adalah dengan melakukan peil banjir. 

Istilah peil banjir mungkin terdengar kurang familiar untuk masyarakat pada umumnya. Namun tidak ada salahnya jika mengetahui karena mungkin hal ini akan berguna di masa mendatang. Peil banjir adalah pengaturan ketinggian minimal lantai bangunan dimana untuk menentukannya berdasarkan pada lokasi bangunan tersebut. 

Sementara surat rekomendasi peil banjir adalah satu dari sekian banyaknya izin yang harus dimiliki jika ingin mendapatkan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Memang tidak semua wilayah beresiko terendam air pada lantai paling bawahnya ketika banjir. Namun, untuk beberapa wilayah rawan banjir dan memiliki intensitas pembangunan tinggi tentu harus memperhatikan regulasi ini. 

Sehingga dapat terhindar dari kerusakan bangunan akibat banjir. Instansi yang menerbitkan izin peil banjir berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya. Ada yang dikeluarkan oleh Dinas Tata Air, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, bahkan ada juga yang diterbitkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR). Peraturan peil banjir juga ditegaskan dalam Peraturan Pemerintah, yakni antara lain: 

  • Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah
  • Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 90, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6215)
  • Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 19/PRT/M/2018 tentang Penyelenggaraan Izin Mendirikan Bangunan Gedung dan Sertifikat Laik Fungsi Bangunan Gedung Melalui Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 917)
Bencana alam banjir yang menyebabkan kerugian, Sumber: thejakartapost.com
Bencana alam banjir yang menyebabkan kerugian, Sumber: thejakartapost.com

Apa Tujuan Adanya Rekomendasi Peil Banjir? 

Perlunya surat rekomendasi peil banjir tentu bukan tanpa alasan dan tanpa tujuan tertentu. Surat izin peil banjir menjadi penting karena beberapa tujuan berikut ini.

1. Mencegah Bangunan Terendam Banjir

Pertama, bertujuan untuk mencegah air banjir meluap dan masuk ke dalam bangunan. Hal semacam ini biasanya dapat terjadi karena ketinggian lantai yang relatif terlalu rendah. Sehingga memudahkan air banjir untuk masuk ke dalamnya. Oleh sebab itu, diperlukan persyaratan peil banjir untuk setiap bangunan yang akan dibangun dan didirikan.

2. Mengatur Limpahan Air di Lingkungan Sekitar

Ketika hendak atau sudah mendirikan bangunan, praktis lokasi tersebut akan kehilangan fungsinya sebagai lahan untuk resapan air. Sehingga perlu dilakukan penataan ulang dan perhitungan yang lebih cermat. 

Tujuannya agar kestabilan lingkungan dimana bangunan berdiri dan lingkungan sekitarnya tidak mengalami gangguan atau masalah. Khususnya ketika curah hujan yang turun begitu tinggi.

3. Mencegah Terjadinya Banjir

Selanjutnya, surat izin peil banjir dibutuhkan dengan tujuan untuk mencegah terjadinya banjir akibat adanya bangunan baru yang didirikan. Sehingga air banjir tidak akan memberikan dampak buruk bagi lingkungan sekitar.

4. Analisa Pola Curah Hujan

Salah satu penyebab terjadinya banjir adalah curah hujan yang terlalu tinggi. Oleh sebab itu, analisis hidrologi sangat diperlukan guna menunjang dilakukannya proses analisa pola curah hujan yang terjadi pada lokasi yang direncanakan untuk pendirian suatu bangunan.

5. Penataan Drainase

Surat rekomendasi peil banjir juga bertujuan untuk penataan drainase. Dimana hal ini berguna untuk menyesuaikan apa yang perlu disesuaikan dalam penataan saluran drainase yang ada di lokasi tempat suatu bangunan akan didirikan. 

Ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah terjadinya banjir dan juga genangan air yang ada di sekitar lokasi tempat dimana suatu bangunan didirikan. Dengan begitu, lingkungan pun akan terhindar dari luapan air banjir.

Dibutuhkan surat rekomendasi izin peil banjir untuk menghindari bencana banjir, Sumber: venuemagz.com
Dibutuhkan surat rekomendasi izin peil banjir untuk menghindari bencana banjir, Sumber: venuemagz.com

Persyaratan untuk Mendapatkan Rekomendasi Izin Peil Banjir

Sama halnya seperti mengurus dokumen lainnya, untuk mendapatkan surat rekomendasi peil banjir pun terdapat persyaratan yang harus dipenuhi pemohon. Persyaratan ini tidak hanya sebatas formalitas saja, tetapi dapat menjadi dasar dalam melakukan pengukuran dan analisis terhadap dampak banjir di suatu wilayah. 

Agar tidak ada yang terlewatkan, Anda bisa mengunduh checklist persyaratan dokumen sebagai panduan kelengkapan dokumen yang dibutuhkan. Diantara berbagai persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan izin peil banjir sebagai berikut: 

  • Surat permohonan dengan pernyataan kebenaran dan keabsahan dokumen dan data. Surat permohonan dibuat diatas kertas bermaterai Rp. 6000. Untuk mendapatkannya bisa mengunduh/ download di situs dinas terkait.
  • Identitas pemohon. Jika WNI bisa menyertakan kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK), nomor pokok wajib pajak (NPWP). Sementara untuk WNA berupa KITAS/Visa serta Paspor.
  • Jika yang mengajukan izin peil banjir adalah badan hukum, maka dibutuhkan akta pendirian untuk kantor pusat dan kantor cabang (jika ada), serta SK pengesahan yang dikeluarkan oleh:
  • Kemenkumham, jika PT dan Yayasan
  • Kementrian, jika Koperasi
  • Pengadilan Negeri, jika CV
  • Jika akta pendirian mengalami perubahan, perlu dilengkapi dengan akta perubahan SK dan SK perubahan yang dikeluarkan oleh Kemenkumham
  • NPWP badan hukum
  • Apabila permohonan rekomendasi dikuasakan, maka harus menyerahkan surat kuasa diatas kertas bermaterai Rp. 6.000 serta KTP orang yang diberikan kuasa.
  • Pengesahan gambar perencanaan arsitektur (pengesahan GPA atau bisa dipersingkat RTLB) atau ketetapan rencana kota (KRK) dua rangkap.
  • SK Gubernur atau surat izin penunjukan penggunaan tanah (SIPPT), jika luas tanah di atas 5.000 m2, jika pengesahan GPA/RTLB tidak diterbitkan oleh PTSP (dibuat rangkap dua)
  • Proposal teknis yang dilengkapi dengan: 
  • Data ukur peil eksisting (gambar remitting) dari Dinas Tata Air atau UPT PPP Dinas Pekerjaan Umum (dua tangkap)
  • Kajian tata air
Peil banjir dapat menjadi salah satu upaya mencegah bangunan terendam banjir, Sumber: chartis-research.com
Peil banjir dapat menjadi salah satu upaya mencegah bangunan terendam banjir, Sumber: chartis-research.com

Bagaimana Cara Mengurus Peil Banjir?

Di bawah ini adalah prosedur yang perlu dilalui untuk mengajukan dan mendapatkan rekomendasi peil banjir, diantaranya: 

  • Persyaratan dokumen yang sudah lengkap diserahkan ke bagian front office kantor Dinas Tata Air
  • Apabila dokumen yang diserahkan pemohon lengkap, tim teknis akan memberikan keputusan untuk melakukan survei maupun tidak survei
  • Selanjutnya, penyampaian perizinan kepada kepala seksi kemudian kepala bidang
  • Jika semua dokumen persyaratan pemohon lolos di kepala seksi dan kepala bidang, permohonan izin peil banjir akan disampaikan kepada DPMPTSP
  • Terakhir, jika izin sudah dibubuhi tanda tangan oleh kepala DPMPTSP, langkah selanjutnya adalah diberikan kepada petugas penomoran. Dan pemohon pun bisa mengambil surat rekomendasi peil banjir tersebut di bagian front office.

Perlu diketahui bahwa proses pengurusan untuk mendapatkan rekomendasi peil banjir ini memakan waktu penyelesaian kurang lebih 10 hari kerja. 

Kesimpulan

Itu dia ulasan mengenai rekomendasi peil banjir yang sejatinya wajib kita ketahui. Surat rekomendasi peil banjir memang dikeluarkan oleh dinas terkait, namun untuk mendapatkannya Anda perlu mengurusnya sendiri.

Tetapi, apabila mengurusnya secara mandiri dirasa merepotkan, dalam hal ini Anda bisa mengandalkan peran dari jasa konsultan SLF terpercaya. Karena tidak hanya berdedikasi untuk membantu mengurus SLF bangunan, mereka yang ahli juga dapat membantu pengurusan rekomendasi peil banjir yang Anda butuhkan. 

Jadi jika membutuhkan surat rekomendasi peil banjir, segera hubungi konsultan SLF yang berpengalaman dan terpercaya!

Asesmen Struktur PT. Seelindo Sejahteratama di Tangerang

Bangunan PT. Seelindo Sejahteratama Tangerang, Sumber: wikimapia.org

Pada kesempatan kali ini, tim Eticon akan membagikan pengalaman keberhasilan project pada salah satu bangunan industri di Tangerang. Namun kali ini bukan tentang keberhasilan project penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) melainkan project asesment struktur bangunan. Namun sebelum itu, kami akan mengulas sedikit tentang apa itu assessment struktur bangunan.

Apa Itu Asesment Struktur Bangunan?

Assasment struktur bangunan adalah sesuatu hal yang umum dilakukan oleh pengelola bangunan. Apa tujuannya? Tujuan dilakukannya asesment struktur adalah untuk menjaga keutuhan bangunan, merubah fungsi bangunan, ataupun perawatan terhadap bangunan yang mengalami kerusakan, gangguan, maupun sudah tidak lama dimanfaatkan.

Assessment struktur dilakukan untuk mengetahui letak dan jenis kerusakan, serta pemilihan metode yang tepat untuk perbaikan dan perkuatan struktur. Setelah itu dilakukan pengumpulan data bangunan, mapping kerusakan, dan analisa struktur.

Sebelum dilakukan perbaikan, atau peralihan fungsi struktur, dilakukanlah assesment ini agar tujuan di awal berjalan dengan maksimal. Struktur yang membutuhkan assessment umumnya mengalami kerusakan, seperti terjadinya penurunan pondasi, adanya retakan, bangunan rapuh karena usia, atau penambahan dan pengalihan fungsi bangunan.

Dalam perbaikannya tidak bisa dilakukan secara sembarangan, melainkan perlu melewati sebuah pengujian. Pengujian tersebut dilakukan guna menganalisis struktur agar dapat dilakukan peninjauan lebih lanjut. Sehingga menghasilkan data untuk evaluasi yang lebih lengkap dan sesuai kebutuhan.

Asesment struktur bangunan untuk peralihan fungsi, Sumber: canam.com
Asesment struktur bangunan untuk peralihan fungsi, Sumber: canam.com

Sekilas Tentang PT. Seelindo Sejahteratama di Tangerang

Perihal asesment struktur juga dilakukan oleh salah satu klien kami yang berada di Tangerang. Kita tahu bahwa Tangerang menjadi salah satu kawasan industri yang cukup besar. Disana, berdiri perusahaan-perusahaan dari berbagai skala, mulai dari perusahaan kecil hingga besar.

Bahkan ada pula perusahaan multinasional yang juga mempercayakan pendirian bangunan perusahaannya di Kota Tangerang. Tak terkecuali adalah PT. Seelindo Sejahteratama. PT. Seelindo Sejahteratama adalah anak perusahaan dari PT. Zeelandia Indonesia yang mana merupakan perusahaan di bawah naungan perusahaan Zeelandia International Holding B.V., Belanda. 

Perusahaan yang satu ini bergerak di bidang industri bahan baku roti. Sejak tahun 1984, PT. Seelindo Sejahteratama mulai memproduksi bahan-bahan baku untuk pembuatan roti di Indonesia. Perusahaan ini berdiri untuk membantu pada konsumen, pembuat roti, maupun produsen roti lainnya untuk terus menjelajahi ide-ide baru. 

Yakni ide-ide baru untuk kebutuhan bisnis yang sedang dijalankan. Berbagai jenis produk bahan baku roti premium disediakan oleh PT. Seelindo Sejahteratama. PT. Seelindo Sejahteratama sendiri berlokasi di Jl. Moh Toha Km.3 Tangerang, Kota Tangerang, Provinsi Banten. 

Bangunan PT. Seelindo Sejahteratama Tangerang, Sumber: wikimapia.org
Bangunan PT. Seelindo Sejahteratama Tangerang, Sumber: wikimapia.org

Project Asesment Struktur PT. Seelindo Sejahteratama

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang produksi bahan baku roti yang kian hari kian meningkat untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Tentu saja PT. Seelindo Sejahteratama membutuhkan banyak ruang untuk menyimpan bahan mentah dan bahan lain yang nantinya akan diproduksi untuk menghasilkan bahan baku roti. 

Oleh sebab itu, pihak owner atau pemilik PT. Seelindo Sejahteratama ingin merubah fungsi bangunannya. Dimana yang awalnya bangunan digunakan sebagai office, kemudian akan dialihfungsikan menjadi gudang. Dalam hal ini, beruntungnya tim Eticon yang dipilih oleh pihak perusahaan untuk membantu melakukan asesment struktur bangunan tersebut. 

Asesment struktur yang dilakukan untuk PT. Seelindo Sejahteratama bertujuan untuk mengetahui kapasitas struktur eksisting bangunan tersebut. Asesment struktur juga dilakukan dengan beberapa tahapan. Untuk proses asesment struktur bangunan PT. Seelindo Sejahteratama diantaranya: 

1. Survey dan Redrawing ABD

2. Survey visual kondisi elemen struktur

3. Pengujian struktur

4. Pengujian tanah/soil test

5. Proses analisis struktur

Project asesment struktur PT. Seelindo Sejahteratama Tangerang, Sumber: doc pribadi
Project asesment struktur PT. Seelindo Sejahteratama Tangerang, Sumber: doc pribadi

Asesment Struktur Bangunan Bersama PT. Eticon Rekayasa Teknik

Itulah cerita project tim Eticon kali ini perihal asesment struktur yang dilakukan untuk PT. Seelindo Sejahteratama di Tangerang. Project asesment struktur bangunan kali menjadi bukti nyata bahwa tim Eticon tidak hanya menjadi konsultan SLF berpengalaman dan profesional saja.

Tetapi juga bisa membantu setiap klien yang membutuhkan bantuan perihal asesment struktur bangunan. Jadi, bagi Anda yang memiliki kebutuhan perihal asesment struktur bangunan maupun kebutuhan akan penerbitan SLF, bisa menghubungi PT. Eticon Rekayasa Teknik. 

Karena kami memiliki tim yang berpengalaman dengan latar belakang keilmuan yang dibutuhkan untuk berbagai pekerjaan tersebut. Jangan ragu lagi akan kinerja kami dan jangan ragu menggunakan jasa kami. Bersama Eticon berbagai kebutuhan tentang bangunan akan dikerjakan dengan sepenuh hati. Hubungi kami sekarang juga!

Apa Itu Desain Berkelanjutan yang Biasa Dikenal dengan Sustainable Design?

Penerapan sustainable design untuk menjaga kelestarian lingkungan, Sumber: build-review.com

Sebagai manusia, sudah seharusnya kita menjaga kelestarian lingkungan. Tetapi sayangnya, justru kerap kali kita jugalah yang merusak lingkungan. Baik dari pemanfaatan lingkungan secara tidak bertanggung jawab hingga penggunaan bahan-bahan dan material yang tidak ramah lingkungan. Oleh sebab itu, salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak tersebut adalah dengan menerapkan konsep desain berkelanjutan.

Kita sering kali dengan sengaja mengeksploitasi lingkungan dengan melakukan begitu banyak pembangunan yang tidak memperhatikan keseimbangan alam semesta. Akibatnya, hal semacam itu menimbulkan berbagai kerusakan alam. Seperti bencana banjir, naiknya permukaan air laut, dan parahnya dapat menyebabkan perubahan iklim. 

Karena itu, konsep desain berkelanjutan atau sustainable design sangat perlu diaplikasikan untuk mencegah hal-hal buruk yang dapat terjadi pada kelangsungan lingkungan. Dengan konsep sustainable design, setidaknya dampak negatif dari aktivitas yang manusia lakukan terhadap lingkungan dapat dikurangi. 

Karena sustainable design menerapkan penggunaan sumber daya alam yang dapat diperbaharui. Sehingga dapat meminimalisir dampak negatif bagi lingkungan dan menyatukan kembali manusia dengan lingkungannya. Nah, yang menjadi pertanyaan adalah apakah itu sustainable design?

Mengenal istilah desain berkelanjutan atau sustainable design, Sumber: stock.adobe.com
Mengenal istilah desain berkelanjutan atau sustainable design, Sumber: stock.adobe.com

Apa Itu Sustainable Design?

Desain berkelanjutan atau yang juga banyak dikenal sebagai sustainable design adalah konsep berbasis ramah lingkungan yang diaplikasikan untuk mempertimbangkan efek lingkungan, sosial, dan ekonomi dari proses produksi hingga akhir pemakaian. 

Dalam beberapa tahun terakhir ini, sustainable design semakin dikenal luas dan diterima oleh masyarakat secara global. Hal ini tentu saja karena semakin meledaknya populasi manusia di dunia, maka semakin berkurang pula ketersediaan sumber daya alam. Serta semakin rusak pula ekosistem dan keragaman hayati yang ada.

Oleh sebab itu, kesadaran manusia akan penerapan sustainable design semakin meningkat guna mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan dan tercipta kehidupan yang lebih baik. Dalam dunia arsitektur, sustainable design adalah konsep desain berkelanjutan secara keseluruhan yang dilihat dari berbagai sisi efisiensi energi. 

Sebut saja seperti material yang digunakan, pencahayaan, pengaturan sirkulasi udara, dan lain sebagainya. Bangunan ramah lingkungan yang menerapkan konsep sustainable design dapat dilihat dari desainnya dan material yang digunakan. Seperti penggunaan batu kali, kaca, bambu, dan lain sebagainya. 

Penerapan sustainable design untuk menjaga kelestarian lingkungan, Sumber: build-review.com
Penerapan sustainable design untuk menjaga kelestarian lingkungan, Sumber: build-review.com

Prinsip Desain Berkelanjutan

Untuk dapat menerapkan sustainable design dengan baik dan tepat, ada berbagai prinsip yang harus diimplementasikan. Prinsip yang diimplementasikan akan memastikan bahwa lingkungan tidak akan dieksploitasi secara berlebihan namun manusia tetap bisa mendapatkan manfaat yang dibutuhkan. Lantas apa saja prinsip dari sustainable design itu sendiri? 

1. Recyclability and Reusability

Dapat didaur ulang dan dapat digunakan kembali adalah point penting dari sustainable design ini. Terlepas dari material yang digunakan, kedua prinsip ini harus diadaptasikan ke semua aspek. Mulai dari pemilihan bahan baku, proses pembuatan, hingga ketika sebuah produk selesai digunakan. 

Oleh karena itu, dalam perencanaannya sebuah produk harus sangat baik dalam mempertimbangkan pemanfaatan secara berkelanjutan hingga setelah masa pakainya berakhir. Sekalipun produk tersebut diadaptasikan atau dimanfaatkan kembali dengan tujuan yang berbeda tanpa mengurangi fungsi utamanya. 

2. Low Impact Material

Selanjutnya adalah low impact material atau bahan baku berdampak rendah. Dalam hal ini yaitu berdampak negatif rendah terhadap keberlangsungan lingkungan hidup. Jadi, pastikan dalam proses pembuatan atau pembangunan menggunakan dan memanfaatkan bahan baku non-toxic yang proses produksinya pun dilakukan secara ramah lingkungan. 

Sehingga dampak negatif bagi lingkungan dapat dikurangi bahkan dihilangkan sama sekali. Pada poin ini mungkin menjadi tantangan tersendiri, namun tidak menjadi masalah karena saat ini sudah banyak bahan baku yang ramah lingkungan.

3. Energy Efficiency (Efisiensi Energi)

Efisiensi energi atau ketepatgunaan dapat mengurangi jumlah penggunaan energi yang biasanya digunakan. Poin ini biasanya erat kaitannya dengan penggunaan listrik atau air pada bangunan. Penggunaan energi seperti itu bisa ditekan dengan meminimalkan dan mengurangi konsumsi energi pada perangkat elektronik, hingga memperbanyak bukaan pada bangunan.

Semakin efisien penggunaan energi, maka akan memiliki imbas baik dalam mengurangi energi yang diambil dari alam secara berlebihan. Outputnya, produksi jejak karbon juga dapat dikurangi sehingga bisa menekan perubahan iklim yang terjadi.

Prinsip desain berkelanjutan untuk mendukung tidak adanya eksploitasi lingkungan, Sumber: freepik.com
Prinsip sustainable design untuk mendukung tidak adanya eksploitasi lingkungan, Sumber: freepik.com

4. Renewability (Pembaruan)

Renewability atau pembaruan adalah implementasi pada penggunaan sumber daya alam atau energi yang dapat diperbaharui. Atau dengan kata lain, bahan dan material yang digunakan berasal dari sumber yang dapat dengan cepat diperbaharui kembali oleh alam, secara alami dan terus-menerus sehingga ketersediaannya tidak habis. 

Prinsip desain berkelanjutan satu ini tentu lebih ramah lingkungan karena dapat mengurangi pencemaran dan kerusakan lingkungan akibat eksplorasi.

5. Quality and Durability (Kualitas dan Daya Tahan)

Penggunaan material yang kuat akan menciptakan sesuatu yang berkualitas dengan daya tahan yang lebih lama. Dengan begitu, masa pakainya pun akan relatif lebih panjang. Itu artinya, kita tidak harus lagi mengeluarkan biaya untuk perbaikan. 

Pun, tidak harus mengganti dengan material baru. Praktis tidak akan ada sumber daya yang diambil lagi dari alam. Sehingga kelestarian alam pun akan tetap terjaga.

6. Healthy (Sehat)

Sehat dalam poin ini adalah sebuah produk atau bangunan yang dihasilkan tidak akan memberikan dampak negatif yang berbahaya secara berlebihan bagi penggunanya maupun lingkungan sekitar. Sehingga keseimbangan alam dapat terjaga.

Apa Saja Elemen Desain Berkelanjutan?

Perlu diketahui bahwa tata kelola desain berkelanjutan tidak berdiri sendiri. Namun mempunyai beberapa elemen pendukung lain yang merajutnya. Diantara berbagai elemen sustainable tersebut sebagai berikut: 

1. People

Bagaimana sebuah rancangan tidak membawa dan mempengaruhi keuntungan bagi pekerja maupun masyarakat. Sederhananya seperti pemberian upah bagi pekerja secara adil, hingga humane-working system atau sistem kerja yang manusiawi.

2. Planet

Planet dalam hal ini adalah bumi. Artinya bagaimana sebuah rancangan dapat selaras dengan alam dan meminimalkan dampak negatif bagi lingkungan di sekitarnya. Tujuannya tentu saja untuk menjaga dan mencegah kelestarian lingkungan dari kemungkinan dapat mengalami kerusakan. Seperti banjir, kebakaran hutan, hingga perubahan iklim. 

Misalnya dengan mengurangi penggunaan bahan baku impor, atau bahkan sekecil mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

3. Profit

Tentu saja dalam hal ini adalah bagaimana cara mendapatkan keuntungan namun tetap sejalan dengan dua elemen lainnya (people dan planet). Artinya, tidak hanya sekedar memikirkan tentang keuntungan saja tetapi juga tetap mempertimbangkan dampak yang mungkin akan ditimbulkan pada kehidupan manusia dan lingkungan atau bumi.

People, planet, dan profit menjadi elemen sustainable design, Sumber: kilojolts.com
People, planet, dan profit menjadi elemen sustainable design, Sumber: kilojolts.com

Kesimpulan

Demikianlah ulasan mengenai desain berkelanjutan yang juga biasa disebut dengan sustainable design. Sebagai upaya untuk pencegahan terhadap perubahan iklim yang terus terjadi, Anda pun bisa mengaplikasikannya pada sebuah hunian. Tetapi tentu saja peran jasa desain dan perencanaan begitu dibutuhkan dalam hal ini.

Karena bersama dengan ahlinya, rencana pembangunan dengan konsep sustainable design akan jauh lebih terarah dan detail. Tidak hanya memberikan berbagai keuntungan, dengan penerapan sustainable, secara tidak langsung Anda juga turut serta dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup untuk anak cucu nantinya.

Jasa Desain dan Perencanaan Sleman yang Profesional dan Berpengalaman

PT Eticon Rekayasa Teknik sebagai jasa desain dan perencanaan Sleman berpengalaman, Sumber: homelane.com

Apabila Anda klik halaman website ini, besar kemungkinan bahwa Anda sedang membutuhkan jasa desain dan perencanaan. Jika benar, maka Anda berada di halaman website yang tepat. Karena pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan informasi lengkap mengenai jasa desain perencanaan Sleman yang profesional dan bisa diandalkan.

Mampu mewujudkan bangunan impian tentu menjadi hal yang membahagiakan. Tetapi sebelum proses pembangunan dimulai, perlu melalui sebuah ‘jembatan’ untuk mengarah kesana, yaitu proses perencanaan. Dari banyaknya aspek yang harus dilalui, perencanaan dapat dikatakan sebagai aspek penting yang tidak boleh terlewatkan.

Sebab, seperti yang kita bahwa kegiatan apapun perlu didahului dengan perencanaan yang matang. Pun dengan proses mewujudkan bangunan impian yang akan digunakan jangka panjang. Karena dengan perencanaan yang matang, mewujudkan bangunan nyata sesuai keinginan dan impian akan terasa begitu mudah dan terarah. 

Begitu pentingnya aspek perencanaan, maka hal ini harus dilakukan oleh orang-orang yang memang memiliki ahli di bidang tersebut. Maka dari itu, peran dari jasa desain dan perencanaan begitu dibutuhkan dalam hal ini. Karena mereka akan membantu, bukan hanya sekedar membantu merencanakan tetapi juga merepresentasikan keinginan Anda.

Mewujudkan bangunan impian bersama jasa desain dan perencanaan Sleman profesional, Sumber: mauryahomes.in
Mewujudkan bangunan impian bersama jasa desain dan perencanaan Sleman profesional, Sumber: mauryahomes.in

Apa Keunggulan Menggunakan Jasa Desain dan Perencanaan?

Menggunakan jasa desain perencanaan untuk mewujudkan bangunan impian adalah langkah yang tepat. Mengapa? Pasalnya, Anda akan mendapatkan berbagai keuntungan jika menggunakan jasa dari mereka yang berpengalaman di bidangnya. Berbagai keuntungan tersebut antara lain: 

1. Terkonsep dan Terencana

Sesuai dengan nama layanannya, tentu keuntungan utama menggunakan jasa desain dan perencanaan adalah desain lebih terkonsep, terencana, dan terperinci. Karena perlu diketahui bahwa desain dengan perencanaan yang matang akan berpengaruh terhadap hasil akhirnya. 

Dengan desain yang lebih terkonsep, jelas, dan detail juga akan memudahkan pengembang untuk membuat bangunan tersebut.

2. Dapat Berkonsultasi dengan Ahlinya

Seringkali, banyak orang merasa kebingungan dalam menentukan desain seperti apa yang paling tepat untuk diaplikasikan pada bangunannya. Tentu saja dengan fakta seperti ini, peran jasa desain perencanaan begitu dibutuhkan. Karena bersama mereka, Anda bisa berkonsultasi dan berdiskusi secara intens untuk mendapatkan solusi dan hasil terbaik.

3. Membantu Merealisasikan Konsep

Sudah memiliki konsep impian namun bingung mewujudkannya? Jasa desain perencanaan bisa Anda andalkan untuk membantu merealisasikan konsep tersebut. Sampaikan dengan jelas desain seperti apa yang diinginkan, fasad bangunan seperti apa yang diaplikasikan, dan hal-hal lainnya kepada jasa desain perencanaan yang dipilih. 

Nantinya, jasa desain perencanaan akan membantu merealisasikan dan menemukan titik tengah untuk konsep tersebut.

Menciptakan rumah dengan interior nyaman bersama jasa desain perencanaan, Sumber: hollandgreen.co.uk
Menciptakan rumah dengan interior nyaman bersama jasa desain perencanaan, Sumber: hollandgreen.co.uk

Mengapa Jasa Desain dan Perencanaan dari Eticon?

Sekarang ini jasa desain dan perencanaan bangunan semakin berkembang pesat. Hal ini tentu saja sebanding dengan kebutuhan perencanaan bangunan yang semakin meningkat pula. Belum lagi, mempercayakan kebutuhan perencanaan kepada seorang yang ahli dibidangnya juga akan memberikan keuntungan dan kemudahan dalam mewujudkan bangunan impian. 

Jadi tidak heran rasanya apabila semakin banyak yang mempercayakan kebutuhan desain dan perencananan bangunan kepada pakarnya. Meskipun begitu, Anda tetap harus memilih jasa desain dan perencanaan yang benar-benar berpengalaman dan terpercaya. Jangan sampai salah pilih karena justru dapat merugikan Anda. 

Dalam hal ini, tentu saja Eticon sebagai jasa desain dan perencanaan Sleman bisa diandalkan. Lantas, apa yang mendasari Anda perlu memilih kami sebagai partner?

1. Pakar Tersertifikasi

Merancang dan merencanakan sebuah bangunan tidak bisa dilakukan secara asal-asalan. Apalagi dilakukan oleh sembarang orang. Setidaknya, harus dilakukan oleh mereka yang memang memiliki latar belakang keilmuan yang dibutuhkan untuk bidang desain dan perencanaan. Beruntungnya, Eticon mempunyai tim dengan kualifikasi tersebut.

Bahkan tim Eticon juga telah tersertifikasi resmi di LPJK (Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi) pada asosiasi profesi bergengsi IAI (Ikatan Arsitek Indonesia), PII (Persatuan Insinyur Indonesia), serta INTAKINDO (Ikatan Nasional Tenaga Ahli Konsultan Indonesia). Jadi sudah jelas bahwa tim kami memiliki kinerja baik perihal desain dan perencanaan.

2. Berbeda dari Jasa Lainnya

Anda menginginkan desain bangunan yang berbeda dengan lainnya? Jasa desain dan perencanaan Sleman dari Eticon adalah solusi tepat. Karena bersama kami, Anda akan mendapatkan desain bangunan yang berbeda dari layanan desain manapun. 

Cukup sampaikan ide atau desain seperti apa yang diinginkan kepada tim kami, dan kami akan membantu mewujudkannya dengan sedetail mungkin.

3. Penawaran Biaya Terbaik

Harga adalah salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan jika memilih sebuah jasa. Terkadang jasa dengan harga sangat murah menjadi daya tarik tersendiri. Namun nyatanya, sebuah jasa dengan harga murah tidak menjamin kualitasnya. 

Tetapi bersama kami, Anda akan mendapatkan harga dengan penawaran terbaik dan sebanding dengan kualitas yang akan didapatkan. Karena bagaimanapun, ada harga ada kualitas.

4. Layanan Purna Jual

Alasan lain mengapa Anda perlu memilih kami sebagai partner adalah karena layanan purna jual. Artinya, setelah desain yang sudah jadi diserahkan, Anda tetap bisa melakukan konsultasi kepada kami. Karena kami berkomitmen bahwa setiap klien adalah mitra kami. 

Jadi, kami melakukan hal tersebut semata-mata sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab kepada klien sebagai upaya untuk membantu mewujudkan desain bangunan impiannya.

Lingkup layanan Eticon perihal desain dan perencanaan, Sumber: educatel.fr
Lingkup layanan Eticon perihal desain dan perencanaan, Sumber: educatel.fr

Lingkup Layanan Jasa Desain dan Perencanaan Sleman

Tidak hanya sekedar menjadi jasa arsitek dan desain interior saja, namun juga juga memiliki lingkup layanan yang lebih luas. Tim Eticon memiliki kompetensi dan background keilmuan dalam mewujudkan pekerjaan yang berhubungan dengan bidang berikut.

1. Perencanaan Arsitektur

Proses ini dilakukan guna merancang dan merencanakan bangunan, lingkungan, bahkan kawasan dari tahapan awal.

2. Perencanaan Interior

Proses perencanaan tata letak dan ruang baik dalam maupun luar bangunan. Interior bangunan yang direncanakan dengan baik akan berpengaruh terhadap kenyamanan penggunanya.

3. Perencanaan Struktur

Proses merencanakan suatu struktur untuk mendapatkan struktur bangunan yang kuat, stabil, dan dapat memenuhi tujuan lainnya.

4. Mekanikal dan Elektrikal

Perencanaan mekanikal dan elektrikal mencakup pekerjaan seputar listrik dan mekanik pada sebuah bangunan yang akan digunakan nantinya. Seperti instalasi fire alarm, instalasi listrik, dan pekerjaan sejenisnya.

5. Perencanaan Lanskap

Sementara perencanaan lanskap adalah studi pengkajian sebagai proses evaluasi secara sistematis. Yaitu terhadap lahan luas yang mungkin akan digunakan untuk berbagai kebutuhan di masa mendatang.

6. Studi Kelayakan

Terakhir, proses pengkajian dan penilaian sebuah bangunan dari berbagai aspek secara keseluruhan. Mulai dari aspek teknis, sosial, legalitas, hingga aspek ekonomi.

PT Eticon Rekayasa Teknik sebagai jasa desain dan perencanaan Sleman berpengalaman, Sumber: homelane.com
PT Eticon Rekayasa Teknik sebagai jasa desain dan perencanaan Sleman berpengalaman, Sumber: homelane.com

Pesan Sekarang Juga!

Jadi, tunggu apalagi? Jangan biarkan waktu berharga Anda terbuang sia-sia hanya karena bingung memilih jasa desain dan perencanaan Sleman yang terpercaya. Karena tim Eticon bisa Anda andalkan dalam hal ini.

Hubungi kami sekarang juga dan konsultasikan kebutuhan perencanaan bangunan Anda kepada kami. Jadi, mari wujudkan bangunan impian bersama Eticon, karena kami siap menjadi partner terbaik bagi Anda!

Project Penerbitan SLF PT. Kadota Textile Industries di Karawang

Project Penerbitan SLF PT. Kadota Textile Industries di Karawang, Sumber: doc pribadi

Sebagai salah satu jasa konsultan SLF profesional di Indonesia, sampai detik ini tim Eticon telah berhasil membantu project penerbitan SLF untuk banyak perusahaan di berbagai wilayah. Tak terkecuali membantu penerbitan SLF bangunan di Karawang. Seperti yang kita tahu, Karawang menjadi salah satu kota industri terbesar di Indonesia. 

Praktis banyak perusahaan besar berdiri di kota tersebut. Mulai dari perusahaan nasional hingga perusahaan multinasional berdiri disini. Dari banyaknya bangunan industri yang ada di Karawang, PT. Kadota Textile Industries adalah salah satunya. 

Sesuai dengan namanya, perusahaan yang beralamatkan di Jl. Dusun Walahar 1, Desa Walahar, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat ini merupakan perusahaan tekstil yang cukup besar. Perusahaan ini bergerak pada bidang tekstil yang memproduksi berbagai produk. Seperti kain dasar pita perekat, kasa medis, kain dasar pita medis, tekstil untuk pakaian, dan lain sebagainya.

Karena merupakan bangunan yang diperuntukkan sebagai bangunan industri, maka PT. Kadota Textile Industries wajib mengantongi SLF. Jadi pada kesempatan kali ini, lagi-lagi tim Eticon membantu project penerbitan SLF bangunan di Karawang, yaitu PT. Kadota Textile Industries. 

Survey lapangan yang dilakukan oleh tim Eticon, Sumber: doc pribadi
Survey lapangan yang dilakukan oleh tim Eticon, Sumber: doc pribadi

Pengertian Sertifikat Laik Fungsi (SLF) Bangunan Gedung

Sertifikat Laik Fungsi (SLF) merupakan sebuah sertifikat yang wajib dikantongi oleh setiap bangunan gedung yang sudah berdiri. Mungkin secara kasat mata bangunan yang telah berdiri kokoh akan aman digunakan oleh penggunanya. Namun ternyata kokoh secara kasat mata saja tidak memberikan jaminan keselamatan dan keamanan.

Oleh sebab itu, dibutuhkan peran SLF sebagai tolak ukur bahwa bangunan benar-benar aman dan layak digunakan. Mengapa SLF? Jika bangunan telah mengantongi SLF artinya bangunan tersebut telah melewati uji kelaikan fungsi. Itu sebabnya, setiap bangunan gedung wajib memiliki SLF sebelum bangunan tersebut dioperasionalkan sebagaimana mestinya. 

Kepemilikan Sertifikat Laik Fungsi juga telah diatur dalam Peraturan Pemerintah. Tepatnya pada Peraturan Pemerintah No. 16 Tahun 2021 tentang Bangunan Gedung yang menyatakan bahwa Sertifikat Laik Fungsi yang kemudian disingkat menjadi SLF adalah sertifikat yang diberikan oleh Pemerintah Daerah untuk menyatakan kelaikan fungsi bangunan gedung. 

Jadi, sertifikat yang satu ini tidak boleh dilewatkan begitu saja karena memiliki peranan yang sangat penting untuk bangunan. Tanpa SLF, alih-alih menjadi bangunan yang aman digunakan justru dapat berpotensi membahayakan penggunanya.

Sidang bersama tim untuk proses penerbitan SLF bangunan, Sumber: doc pribadi
Sidang bersama tim untuk proses penerbitan SLF bangunan, Sumber: doc pribadi

Persyaratan SLF PT. Kadota Textile Industries di Karawang

Perlu diketahui bahwa SLF adalah sertifikat yang diterbitkan oleh pemerintah daerah setempat dimana bangunan itu berdiri. Jadi, sebagai konsultan SLF untuk PT. Kadota Textile Industries di Karawang, tim Eticon perlu memenuhi persyaratan sesuai dengan aturan dan ketentuan dari pemerintah daerah Karawang.

Untuk persyaratannya sendiri terdapat persyaratan administratif dan persyaratan teknis. Diantara berbagai persyaratan untuk penerbitan SLF PT. Kadota Textile Industries yakni sebagai berikut: 

Persyaratan Administratif

  • Surat Permohonan 
  • Dokumen legalitas perusahaan
  • Dokumen Kepemilikan Tanah 
  • Dokumen Legalitas Bangunan Gedung
  • Dokumen Izin (Wajib ada) 
  • Dokumen Izin (Proses Paralel) 

Persyaratan Teknis

  • Dokumen Teknis Arsitektur 
  • Dokumen Teknis Struktur 
  • Dokumen Teknis Mekanikal Elektrikal Plumbing 
  • Dokumen Teknis Lingkungan 
  • Dokumen Data Teknis 

Alur Pengurusan SLF PT. Kadota Textile Industries

Setelah semua persyaratan administratif dan persyaratan teknis terpenuhi, barulah masuk ke alur pengurusannya. Untuk alur pengurusan SLF perlu melalui beberapa tahapan. Mulai dari verifikasi data administratif hingga finalisasi laporan harus dilewati sebelum akhirnya SLF diterbitkan. Alur pengurusan SLF untuk PT. Kadota Textile Industries antara lain: 

  • Verifikasi data administrasi 
  • Survey lapangan (uji fisik bangunan gedung)
  • Pembuatan Laporan Kajian SLF
  • Internal Review/ Paparan Internal
  • Submit Sistem SIMBG dan Dinas terkait
  • Expose/sidang dengan Pemda terkait
  • Revisi/ Finalisasi laporan
  • Surat Kesanggupan
  • Penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF)
Proses serah terima SLF dengan pihak PT. Kadota Textile Industries, Sumber: doc pribadi
Proses serah terima SLF dengan pihak PT. Kadota Textile Industries, Sumber: doc pribadi

PT Eticon Rekayasa Teknik Sebagai Konsultan SLF Profesional

Itulah cerita keberhasilan tim Eticon dalam project penerbitan SLF untuk PT. Kadota Textile Industries di Karawang beberapa waktu lalu. Dari keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa PT Eticon Rekayasa Teknik bukan hanya sekedar konsultan SLF profesional. Namun kami juga mitra yang bisa Anda andalkan untuk membantu pengurusan SLF bangunan hingga serah terima. 

Mengapa perlu memilih Eticon sebagai partner? Karena kami memiliki tim ahli dengan latar belakang keilmuan yang dibutuhkan pada proses penerbitan SLF. Sehingga Anda tidak perlu khawatir jika menggunakan jasa dari kami. Karena Anda berada di langkah yang tepat dengan mempercayakan kebutuhan SLF bangunan kepada kami. 

Tidak hanya berhasil membantu project penerbitan SLF untuk bangunan industri PT. Kadota Textile Industries di Karawang saja. Tetapi kami juga telah dipercaya oleh klien di berbagai wilayah di Indonesia. Sebut saja seperti Jakarta, Tangerang, Kendal, hingga Balikpapan telah berhasil menerbitkan SLF bangunannya bersama kami. Jadi, hubungi kami untuk kebutuhan SLF bangunan Anda!

Project Penerbitan SLF PT DyStar Colors Indonesia di Cilegon

Keberhasilan project penerbitan SLF PT DyStar Colors Indonesia Cilegon, Sumber: doc pribadi

Pada kesempatan kali ini, tim Eticon akan membagikan pengalaman perihal keberhasilan project penerbitan SLF salah satu bangunan industri di Kota Cilegon beberapa waktu lalu. Tetapi sebelum itu, kami akan sedikit mengulas tentang apa itu Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang wajib dimiliki oleh setiap bangunan gedung.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 16 Tahun 2021 tentang Bangunan Gedung, Sertifikat Laik Fungsi yang kemudian disingkat menjadi SLF adalah sertifikat yang diberikan oleh Pemerintah Daerah untuk menyatakan kelaikan fungsi bangunan gedung.

Dari pengertian tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa setiap bangunan gedung yang telah berdiri wajib membuktikan kelayakan bangunannya dengan kepemilikan SLF. Mengapa SLF begitu penting dan setiap bangunan gedung wajib mengantongi perizinan tersebut? Kepemilikan SLF bukan hanya sekedar formalitas untuk memenuhi ketentuan hukum saja. 

Tetapi SLF juga mampu meminimalisir potensi bahaya yang mungkin terjadi pada bangunan gedung tersebut. Karena bagaimanapun, SLF menjadi tolak ukur bahwa bangunan gedung yang telah berdiri mampu memenuhi aspek kenyamanan, keselamatan, keamanan, dan kemudahan penggunanya.

Survey lapangan oleh tim Eticon dalam proses penerbitan SLF, Sumber: eticon.co.id
Survey lapangan oleh tim Eticon dalam proses penerbitan SLF, Sumber: eticon.co.id

Penerbitan SLF PT DyStar Colors Indonesia di Cilegon

Berbagai aspek bangunan itulah yang juga dicari oleh PT DyStar Colors Indonesia. Dengan kekhawatiran akan potensi bahaya yang mungkin terjadi, pihak PT DyStar Colors Indonesia menghubungi tim Eticon. Beruntungnya, pada kesempatan ini tim Eticon yang diberikan tanggung jawab dan kepercayaan penuh untuk membantu project penerbitan SLF bangunan mereka.

PT DyStar Colors Indonesia sendiri merupakan salah satu perusahaan multinasional terkemuka dengan fokusnya sebagai produsen dan penyedia zat pewarna, khususnya zat pewarna tekstil. Berbagai zat pewarna tekstil telah diproduksi oleh PT DyStar Colors Indonesia dengan bahan baku zat kimia dengan sifatnya yang beragam pula. 

PT DyStar Colors Indonesia berlokasi di Jl Australia I Kav F-1 Kawasan Industri Krakatau Steel RT 004/02, Kota Cilegon, Banten. Sebagai salah satu perusahaan multinasional yang berada di Indonesia, praktis perusahaan ini wajib mengantongi SLF.

Uji kelaikan fungsi bangunan yang dilakukan tim Eticon, Sumber: eticon.co.id
Uji kelaikan fungsi bangunan yang dilakukan tim Eticon, Sumber: eticon.co.id

Persyaratan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) Kota Cilegon

Dalam proses penerbitannya, terdapat beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi. Persyaratan tersebut diantaranya persyaratan administratif dan persyaratan teknis. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa SLF adalah perizinan yang diterbitkan oleh pemerintah daerah. 

Maka dari itu, persyaratan SLF yang harus dilengkapi harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku di daerah setempat dimana bangunan gedung berdiri. Karena pada kesempatan kali ini tim Eticon membantu PT DyStar Colors Indonesia di Cilegon. Maka kami harus melengkapi kedua persyaratan yang sudah ditentukan oleh pemerintah daerah Cilegon untuk mendapatkan SLF nya.

Persyaratan Administratif

  • Surat Permohonan 
  • Dokumen legalitas perusahaan
  • Dokumen Kepemilikan Tanah 
  • Dokumen Legalitas Bangunan Gedung
  • Dokumen Izin (Wajib ada) 
  • Dokumen Izin (Proses Paralel) 

Persyaratan Teknis

  • Dokumen Teknis Arsitektur 
  • Dokumen Teknis Struktur 
  • Dokumen Teknis Mekanikal Elektrikal Plumbing 
  • Dokumen Teknis Lingkungan 
  • Dokumen Data Teknis 

Alur Pengurusan SLF PT DyStar Colors Indonesia

Sebelum akhirnya Sertifikat Laik Fungsi diterbitkan, perlu melalui beberapa tahapan terlebih dahulu. Mulai dari verifikasi data administratif hingga finalisasi laporan harus dipenuhi jika ingin mendapatkan SLF bangunan. 

Alur pengurusan yang tidak mudah ini dilakukan guna memastikan apakah bangunan PT DyStar Colors Indonesia telah memenuhi syarat kelaikan fungsi dan layak diterbitkan SLF atau tidak. Untuk alur pengurusan SLF PT DyStar Colors Indonesia sendiri antara lain: 

  • Verifikasi data administrasi 
  • Survey lapangan (uji fisik bangunan gedung)
  • Pembuatan Laporan Kajian SLF
  • Internal Review/ Paparan Internal
  • Submit Sistem SIMBG dan Dinas terkait
  • Expose/sidang dengan Pemda terkait
  • Revisi/ Finalisasi laporan
  • Surat Kesanggupan
  • Penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF)
Keberhasilan project penerbitan SLF PT DyStar Colors Indonesia Cilegon, Sumber: doc pribadi
Keberhasilan project penerbitan SLF PT DyStar Colors Indonesia Cilegon, Sumber: doc pribadi

Pengurusan SLF Bersama PT Eticon Rekayasa Teknik

Begitu pentingnya SLF untuk bangunan gedung, sudah semestinya para pengelola maupun pemilik bangunan aware terhadap hal tersebut. Dalam hal ini, peran konsultan SLF profesional begitu dibutuhkan. Karena untuk melakukan uji kelaikan fungsi bangunan tidak dapat dilakukan oleh sembarang orang.

Namun harus dilakukan oleh mereka dengan latar belakang pendidikan yang dibutuhkan. PT Eticon Rekayasa Teknik dapat Anda andalkan perihal penerbitan SLF bangunan gedung. Keberhasilan kami pada project kali ini menjadi bukti bahwa kami adalah konsultan SLF berpengalaman.

Pun, menjadi bukti juga bahwa tim Eticon selalu siap sedia dan bersungguh-sungguh dalam membantu setiap klien dalam pengurusan SLF hingga proses serah terima. Oleh karena itu, jangan pernah ragu menggunakan jasa dari kami. 

Tidak hanya di Cilegon, kami juga berhasil membantu penerbitan SLF bangunan klien di beberapa kota besar di Indonesia. Seperti Tangerang, Karawang, Jakarta, Kendal, dan lain sebagainya. Jadi, mari wujudkan bangunan gedung aman dengan kepemilikan SLF bersama Eticon!

Bagaimana Perspektif Perkembangan Smart City di Indonesia?

Smart City: Kota untuk Orang Pintar?

Apa yang terlintas di benak Anda ketika mendengar istilah smart city? Tentu saja ini adalah cerminan kota yang sangat maju, canggih dengan berbagai perkembangan teknologinya, bukan? Berbicara tentang smart city, apakah di Indonesia terdapat kota dengan predikat tersebut? Mari kita cari tahu penjelasan lengkapnya di ulasan ini.

Konsep Smart City di Indonesia

Kota yang semakin berkembang cenderung akan memiliki masalah yang turut menyertainya. Saat ini, kota-kota di berbagai belahan dunia sedang dihadapkan pada isu-isu seperti polusi, konsumsi sumberdaya yang tidak terkontrol, emisi gas, dan social enquality. Kondisi demikian juga diperburuk dengan peningkatan jumlah penduduk yang tinggal di kota dan kuantitas lahan perkotaan yang semakin terbatas.

Sehinga mau tidak mau menggerakkan pemerintah untuk dapat mencari alternatif perencanaan dalam menanggulangi isu permasalahan tersebut. Konsep Smart City kemudian muncul sebagai konsep yang dapat menjadi alternatif bagi pemerintah dalam melakukan perencanaan dan pengembangan kota.

Sesuai dengan istilahnya, Konsep Smart City atau Kota Cerdas mengoptimalkan fungsi dari Information and Communnication Technologies (ICT) dan mengintegrasikan pelayanan infrastruktur eksisting dengan teknologi digital. Intervensi teknologi dalam konsep Smart City tersebut diharapkan dapat  mengatasi isu dan permasalahan yang sedang dihadapi oleh kota-kota tersebut secara lebih efisien dan berkelanjutan.

Istilah Smart City mulai berkembang sejak tahun 1990, yang ditandai dengan mulai digunakannya ICT dan infrastruktur modern di kota-kota pada saat itu (Albino et. al, 2015:: 3-21 dalam Ahad, et al, 2020). Dalam dua dekade terakhir, Smart City semakin berkembang dan konsep ini mulai berorientasi kepada penanggulangan permasalahan yang terjadi di perkotaan secara berkelanjutan dan menciptakan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapat pelayanan dari infrastruktur perkotaan yang sudah bersifat lebih modern.

Hal tersebut dapat diwujudkan dengan pemanfaatan teknologi untuk mengkonversi segala entitas dan pelayanan di perkotaan yang masih bersifat konvensional menjadi otomatis dengan meminimalkan intervensi dari luar.

Perkembangan Smart City di Indonesia

Di Indonesia sendiri, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dapat dikatakan sebagai salah satu aspek untuk menunjang penerapan smart city. Kementerian Komunikasi dan Informatika pun berupaya menghadirkan 100 kota cerdas di tanah air melalui program gerakan menuju 100 smart city

Hal ini didukung juga dengan perkembangan penggunaan internet oleh masyarakat Indonesia yang kian hari kian meningkat. Namun sayangnya, penggunaan tersebut hanya didominasi untuk penggunaan entertainment melalui media sosial, atau hanya sekedar untuk berinteraksi antara masyarakat lainnya. 

Sehingga tidak semua masyarakat di Indonesia mendapatkan manfaat dan nilai tambah dari adanya teknologi ini. Oleh sebab itu, agar program gerakan 100 smart city di Indonesia dapat terwujud, pemerintah memiliki peran utama untuk mengembangkannya. Tapi apakah hanya pemerintah saja? 

Tentu saja tidak, peran dari masyarakat pun begitu dibutuhkan agar program yang diinginkan pemerintah dapat terwujud sesuai rencana dan masyarakat pun mendapatkan dampak positif dan manfaat dari kota cerdas tersebut. Branding kota cerdas di Indonesia tidak hanya akan dimaksimalkan dengan keefektifan penggunaan teknologi untuk berbagai kebutuhan. 

Namun juga akan diciptakan melalui budaya-budaya dan produk-produk lokal wilayah setempat. Dengan tujuan dapat menjangkau seluruh wilayah di Indonesia bahkan luar negeri sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi.

Apa Saja Indikator Smart City?

Smart City memiliki 20 indikator seperti yang yang ditampilkan pada gambar di bawah ini.

Smart City
Indikator Smart City
Sumber: Ahad, M. A., et,al (2020)

Menurut Ahad, et. al,. (2020), kata ‘Smart’ pada setiap komponen memberi arti bahwa adanya suatu sistem atau mekanisme yang bersifat otomatis dalam menjalankan segala kegiatan pada masing-masing domain. Di sektor pemerintahan, kegiatan yang dimaksud adalah dalam menyimpan, mengatur, mengirim, maupun maintenance data. Sedangkan bagi masyarakat, kegiatan yang dimaksud adalah mengakses dan mendapat pelayanan dari masing-masing indikator.  

Sementara menurut Caragliu, et. al., (2011) dan (Lombardi, et. al., 2012), Smart City memiliki 6 (enam) indikator utama. Di antaranya adalah Smart Government, Smart Environment, Smart Economy, Smart People, Smart Mobility, dan Smart Living. Keenam indikator memiliki karakteristik yang dapat dilihat rinciannya melalui gambar berikut ini.  

Smart City
Indikator Smart City
Sumber: Caragliu et. al., (2011); Lombardi et. al., (2012)
  1. Smart Government, suatu kota dapat dikatakan ‘cerdas’ apabila masyarakat yang tinggal di kota tersebut dapat memiliki kesempatan berpartisipasi dalam pengambilan keputusan, menerima pelayanan publik secara optimal, transparansi dalam sistem pemerintahan, serta adanya strategi politik yang berkualitas.
  2. Smart Environment, menunjukan bahwa kota yang cerdas menyediakan kondisi lingkungan yang indah dan minim polusi serta didukung oleh pengelolaan yang berkelanjutan.
  3. Smart Economy, menunjukan kondisi di mana kota yang cerdas dapat mendorong semangat kewirausahaan, inovasi, dan kreativitas masyarakat yang tinggal di dalamnya. Selain itu, Indikator ini juga dapat tercermin pada kemampuan kota untuk dapat bertransformasi dan adanya integrasi pasar ke taraf internasional. 
  4. Smart People, mengacu pada kondisi masyarakat kota yang fleksibel, toleran, kreatif, dan aktif dalam partisipasi ruang publik.  
  5. Smart Mobility, berkaitan dengan tingkat aksesibilitas pada taraf lokal, ketersediaan ICT pada pengelolaan transportasi, serta sistem perencanaan transportasi yang berkelanjutan.
  6. Smart Living, menyangkut tentang kualitas hidup yang dapat dirasakan oleh penduduk yang tinggal di kota tersebut, seperti ketersediaan pelayanan infrastruktur, kesetaraan jaminan keamanan antara pria dan wanita, serta daya tarik pagi para wisatawan yang hendak datang.
Smart City: Kota untuk Orang Pintar?

Contoh Smart City di Indonesia

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, konsep Smart City hingga saat ini sudah menjadi tren yang cukup populer bagi kota-kota di berbagai negara, termasuk Indonesia. Kota Bandung merupakan salah satu kota di Indonesia yang telah mengimplementasikan konsep Smart City di berbagai tatanan pengembangannya.

Dilansir pada laman Bandung Smart City, berdasarkan Buku Rencana Induk Bandung Kota Cerdas (Master Plan Bandung Smart City) tahun 2018-2023, Kota Bandung menerapkan 6 (enam) indikator, di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Smart Governence, dengan sasaran pelayanan, birokrasi, dan kebijakan
  2. Smart Branding, dengan sasaran tourism branding, business branding, dancity appearance branding
  3. Smart Economy, dengan sasaran industri berdaya saing, kesejahteraan rakyat, dan membangun ekosistem transaksi keuangan
  4. Smart Living, dengan sasaran harmonisasi tata ruang wilayah, mewujudkan prasarana kesehatan, dan menjamin ketersediaan transportasi
  5. Smart Society, dengan sasaran mewujudkan efisiensi interaksi masyarakat, lingkungan belajar yang kondusif, dan tata keamanan masyarakat
  6. Smart Environment, dengan sasaran pengembangan program proteksi lingkungan, waste management, dan tata kelola energi yang bertanggung Jawab

Jika dibandingkan dengan keenam indikator dari Caragliu et. al., (2011) dan Lombardi et. al., (2012), Kota Bandung menggunakan beberapa Indikator yang lebih spesifik seperti Smart Branding dan Smart Society.

Hal ini menunjukan bahwa terlepas dari indikator yang sudah ada pada kajian-kajian atau penelitian yang telah dilakukan sebelumnya, tetap perlu adanya penyesuaian mengikuti karakteristik fisik dan nonfisik dari masing-masing kota agar objek perencanaan yang disasar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan yang sebenarnya. 

Baca juga: Pengembangan Pariwisata di Daerah Tertinggal

Referensi:

  • Ahad, M. A., Paiva, S., Tripathi, G., Feroz, N. (2020). Enabling technologies and sustainable smart cities. Sustainable Cities and Society. 61.
  • Caragliu, A., Del Bo, C. and Nijkamp, P., (2011). Smart cities in Europe. Journal of urban technology, 18(2), pp.65-82.
  • Lombardi, P., Giordano, S., Farouh, H. and Yousef, W., (2012). Modelling the smart city performance. Innovation: The European Journal of Social Science Research, 25(2), pp.137-149.
  • Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 1470 Tahun 2018 Tentang Rencana Induk Bandung Kota Cerdas (Master Plan Bandung Smart City) Periode 2018-2023
  • Sutrisno, B & Akbar, I. (2018). E-Partisipasi Dalam Pembangunan Lokal (Studi Implementasi Smart City Di Kota Bandung). Jurnal Sosioteknologi. 17(2). pp,191-207.

Apa Tujuan Pemeriksaan Keandalan Bangunan Gedung? Berikut Penjelasannya!

Tujuan Penilaian Keandalan Bangunan Gedung

Bangunan gedung yang telah selesai dibangun dan telah berdiri, setidaknya diharapkan dapat berfungsi secara maksimal. Dengan begitu, dapat terwujud bangunan yang andal. Bagaimana cara mengetahui keandalan bangunan gedung? Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan pemeriksaan terhadap keandalan bangunan gedung itu sendiri.

Apa Itu Keandalan Bangunan Gedung?

Bangunan gedung yang telah selesai dibangun dan telah berdiri, setidaknya diharapkan dapat berfungsi secara maksimal. Dengan begitu, dapat terwujud bangunan yang andal. Bagaimana cara mengetahui keandalan bangunan gedung? Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan pemeriksaan terhadap keandalan bangunan gedung itu sendiri.

Keandalan adalah tingkat kesempurnaan kondisi bangunan. Tidak hanya kondisi fisik bangunan saja. Namun juga meliputi perlengkapannya yang dapat menjamin keselamatan, fungsi, dan kenyamanan suatu bangunan gedung dan lingkungannya selama masa pakai gedung tersebut. Keandalan bangunan juga menjadi tolak ukur bagaimana bangunan telah melewati pengujian secara teknis dan telah memenuhi persyaratan yang ditentukan pemerintah.

Salah satu tujuan dilakukannya pemeriksaan teknis keandalan bangunan gedung adalah untuk menjamin ketertiban hukum dalam penyelenggaraan bangunan gedung yang andal, fungsional, seimbang, serasi, dan selaras dengan lingkungannya. Pemeriksaan keandalan bangunan gedung juga ditujukan untuk melihat kelaikan gedung sebelum dimanfaatkan sehingga dapat mencegah rusaknya properti maupun jatuhnya korban jiwa.

Dalam Pasal 16 Undang-Undang RI Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung telah disebutkan bahwa keandalan bangunan gedung adalah keadaan bangunan yang memenuhi persyaratan keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan bangunan gedung sesuai dengan fungsi yang telah ditetapkan.

Lebih lanjut lagi ditegaskan di dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29/PRT/M/2006 tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung, bahwa penilaian keandalan bangunan gedung memiliki beberapa tujuan. Adapun tujuan uji teknis keandalan bangunan gedung akan dijelaskan secara lengkap melalui artikel ini.

Kriteria Keandalan Bangunan Gedung

Dikatakan sebagai bangunan yang andal, setidaknya bangunan gedung harus memenuhi berbagai kriteria tertentu. Diantaranya:

Persyaratan Keselamatan Bangunan Gedung

Persyaratan keselamatan dalam hal ini mengatur tentang kemampuan bangunan gedung untuk mendukung beban muatan serta kemampuan bangunan gedung dalam mencegah maupun menanggulangi bahaya seperti kebakaran, gagal struktur, maupun petir.

Adapun tujuan uji teknis persyaratan keselamatan bangunan gedung adalah sebagai berikut:

  1. Menjamin terwujudnya bangunan gedung yang dapat mendukung beban yang timbul akibat perilaku alam dan manusia;
  2. Menjamin keselamatan manusia dari kemungkinan kecelakaan atau luka yang disebabkan oleh kegagalan struktur bangunan;
  3. Menjamin kepentingan manusia dari kehilangan atau kerusakan benda yang disebabkan oleh perilaku struktur;
  4. Menjamin perlindungan properti lainnya dari kerusakan fisik yang disebabkan oleh kegagalan struktur;
  5. Menjamin terpasangnya instalasi gas secara aman dalam menunjang terselenggaranya kegiatan di dalam bangunan gedung sesuai dengan fungsinya;
  6. Menjamin terpenuhinya pemakaian gas yang aman dan cukup;
  7. Menjamin upaya beroperasinya peralatan dan perlengkapan gas secara baik;
  8. Menjamin terwujudnya bangunan gedung yang dapat mendukung beban yang timbul akibat perilaku alam dan manusia pada saat terjadinya kebakaran;
  9. Menjamin terwujudnya bangunan gedung yang dibangun sedemikian rupa sehingga mampu stabil secara struktural selama kebakaran sehingga cukup waktu bagi penghuni untuk melakukan evakuasi secara aman, cukup waktu bagi pasukan pemadam kebakaran memasuki lokasi untuk memadamkan api, dan dapat menghindari kerusakan pada properti lainnya;
  10. Menjamin terpasangnya instalasi listrik secara cukup dan aman dalam menunjang terselenggaranya kegiatan di dalam bangunan gedung sesuai dengan fungsinya;
  11. Menjamin terwujudnya keamanan bangunan gedung dan penghuninya dari bahaya akibat petir; dan
  12. Menjamin tersedianya sarana komunikasi yang memadai dalam menunjang terselenggaranya kegiatan di dalam bangunan gedung sesuai dengan fungsinya.

Baca juga : Persyaratan Keselamatan Bangunan Gedung

Persyaratan Kesehatan Bangunan Gedung

Jika merujuk dalam Undang-Undang RI Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, yang dimaksud dengan persyaratan kesehatan bangunan gedung meliputi sistem pengawasan, pencahayaan, sanitasi, dan penggunaan bahan bangunan gedung.

Sementara dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan, kesehatan juga menjadi salah satu prioritas yang harus diutamakan karena ditujukan untuk memberikan perlindungan atas keselamatan kerja serta menjamin keselamatan setiap orang yang berada di tempat kerja.

Adapun tujuan uji teknis persyaratan kesehatan bangunan gedung adalah sebagai berikut:

  1. Menjamin terpenuhinya kebutuhan udara dan pencahayaan yang cukup, baik alami maupun buatan dalam menunjang terselenggaranya kegiatan dalam bangunan gedung sesuai dengan fungsinya;
  2. Menjamin upaya beroperasinya peralatan dan perlengkapan tata udara secara baik;
  3. Menjamin tersedianya sarana sanitasi yang memadai dalam menunjang terselenggaranya kegiatan di dalam bangunan gedung sesuai dengan fungsinya;
  4. Menjamin terwujudnya kebersihan, kesehatan, serta memberikan kenyamanan bagi penghuni bangunan dan lingkungan;
  5. Menjamin upaya beroperasinya peralatan dan perlengkapan sanitasi secara baik.

Baca juga : Persyaratan Kesehatan Bangunan Gedung

Persyaratan Kenyamanan Bangunan Gedung

Persyaratan kenyamanan bangunan gedung meliputi kenyamanan ruang gerak dan hubungan antar ruang, kondisi dalam ruang, pandangan, serta tingkat getaran dan tingkat kebisingan.

Sebagaimana yang kita ketahui, bahwa sebagian besar waktu manusia banyak dihabiskan untuk melakukan kegiatan di dalam ruangan. Oleh karena itu, setiap bagian dari ruangan harus ditata dan dirancang sebaik mungkin agar penghuni/penggunanya dapat bekerja secara nyaman dan aman.

Adapun tujuan uji teknis persyaratan kenyamanan bangunan gedung adalah sebagai berikut:

  1. Menjamin terwujudnya kehidupan yang nyaman dari gangguan suara dan getaran yang tidak diinginkan;
  2. Menjamin adanya kepastian bahwa setiap usaha atau kegiatan yang menimbulkan dampak negatif suara dan getaran perlu melakukan upaya pengendalian pencemaran dan/atau mencegah perusakan lingkungan.

Baca juga : Persyaratan Kenyamanan Bangunan Gedung

Persyaratan Kemudahan Bangunan Gedung

Kemudahan bangunan gedung yang dimaksud merupakan kemudahan hubungan ke, dari, dan di dalam bangunan gedung yang meliputi tersedianya fasilitas dan aksesibilitas yang mudah, aman, dan nyaman termasuk untuk kelompok penyandang disabilitas atau berkebutuhan khusus.

Persyaratan aksesibilitas lebih lanjut juga diatur dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI Nomor 14/PRT/M/2017. Permen tersebut menyebutkan bahwa terdapat kelengkapan sarana dan prasarana pemanfaatan bangunan gedung, baik yang ditujukan untuk pengguna maupun pengunjung bangunan gedung.

Sertifikat Laik Fungsi

Adapun tujuan uji teknis persyaratan kemudahan bangunan gedung adalah sebagai berikut:

  1. Menjamin terwujudnya bangunan gedung yang mempunyai akses yang layak, aman, dan nyaman ke dalam bangunan dan fasilitas serta layanan di dalamnya;
  2. Menjamin terwujudnya upaya melindungi penghuni dari cidera atau luka saat evakuasi keadaan darurat;
  3. Menjamin tersedianya aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, khususnya untuk bangunan fasilitas umum dan sosial;
  4. Menjamin tersedianya alat transportasi yang layak, aman, dan nyaman di dalam bangunan gedung;
  5. Menjamin tersedianya aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, khususnya untuk bangunan fasilitas umum dan sosial;
  6. Menjamin tersedianya pertandaan dini yang informatif di dalam bangunan gedung apabila terjadi keadaan darurat; dan
  7. Menjamin penghuni melakukan evakuasi secara mudah dan aman apabila terjadi keadaan darurat.

Baca juga : Persyaratan Kemudahan Bangunan Gedung

Dengan melihat penjelasan di atas, sudah sewajarnya jika bangunan gedung dinilai kelaikannya. Hal ini bukan semata-mata untuk mengikuti/mematuhi aturan yang telah diterbitkan pemerintah saja. Melainkan untuk memberikan dan menjamin keselamatan, kenyamanan, serta keamanan bagi para pengguna maupun pengunjung bangunan gedung. Dengan begitu, produktivitas kerja akan semakin meningkat.

Jika proses uji kelaikan bangunan gedung telah selesai dilakukan, selanjutnya pemilik maupun pengguna bangunan gedung dapat mengusulkan penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

SLF atau Sertifikat Laik Fungsi adalah sertifikat yang diterbitkan oleh pemerintah terhadap bangunan gedung yang telah selesai dibangun sesuai dengan PBG (Persetujuan Bangunan Gedung) dan telah memenuhi persyaratan kelaikan teknis sesuai fungsi bangunan berdasar hasil pemeriksaan dari instansi maupun konsultan SLF.

Dengan terbitnya SLF (Sertifikat Laik Fungsi), maka nilai bangunan akan semakin meningkat sehingga ke depannya dapat menguntungkan pemilik bangunan gedung. Sementara bagi pemerintah daerah, penerbitan SLF (Sertifikat Laik Fungsi) dapat digunakan untuk meningkatkan investasi dan mendorong perekonomian daerah.  

Baca juga : Manfaat SLF Untuk Bangunan Gedung

Referensi :