Apa Pentingnya Pengelolaan Daerah Aliran Sungai?

Hemat biaya pengelolaan air, sumber: google.com

Sebagai Negara yang beriklim tropis nan kaya akan sumber daya alam, Indonesia adalah salah satu Negara yang penuh dengan berbagai hiasan alam, mulai dari pegunungan, bukit, lautan yang luas, air terjun, danau sampai daerah aliran sungai yang mengalir di sepanjang wilayahnya.

Daerah aliran sungai merupakan sebuah kawasan yang dibatasi oleh titik-titik tinggi di mana air yang berasal dari air hujan yang jatuh, terkumpul dalam kawasan tersebut. Manfaatdari daerah aliran sungai ini adalah untuk menerima, menyimpan dan mengalirkan air hujan yang jatuh di atasnya melalui sungai.

Wilayah Daerah Aliran Sungai

Umumnya kawasan DAS terbagi menjadi tiga area atau daerah yang mengalir mulai dari catchment area sampai saat mengalir menuju lautan. Daerah tersebut antara lain adalah:

Area Hulu Sungai

Area hulu sungai yang menjadi titik awal penampungan air hujan, biasanya berlokasi di dataran tinggi, perbukitan atau pegunungan serta banyak terdapat air terjun, jeram serta mempunyai lereng-lereng yang curam.

Area Tengah Sungai

Area tengah sungai biasanya akan relatif lebih landai daripada hulu. Pada kawasan ini aliran sungai memiliki banyak lekukan atau disebut juga dengan meander. Area ini adalah lokasi aktivitas penduduk serta menjadi tempat pembangunan waduk dan danau.

Tampilan daerah aliran sungai, sumber: google.com
Tampilan daerah aliran sungai, sumber: google.com

Area Hilir Sungai

Area hilir sungai adalah area yang kebanyakan dimanfaatkan untuk kawasan pertanian. Dari segi bentuk, memiliki kelandaian yang lebih daripada area tengah sungai. Jadi, kecepatan air relatif lambat. Pada area ini banyak terjadi erosi lateral yang menyebabkan sungai melebar dibandingkan area hulu dan tengah.

Manfaat Daerah Aliran Sungai

DAS yang berfungsi dengan baik bisa memberikan berbagai manfaat untuk kehidupan manusia. Daerah aliran sungai bisa mempengaruhi keadaan ekosistem, penyimpanan karbon, pengendalian erosi dan lain sebagainya. Di bawah ini beberapa manfaat penting yang diberikan oleh daerah aliran sungai untuk kehidupan.

Menjaga Kualitas Air

DAS yang baik bisa disebabkan oleh banyak faktor dan memberikan banyak pengaruh pada faktor lain juga. Di saat DAS masih bersih dan tidak tercemar, maka area tersebut bisa menjadi pendukung sungai dan danau yang sehat sebagai sumber penyedia kebutuhan air untuk konsumsi dan keperluan lainnya.

Menyimpan Karbon

DAS secara tidak langsung bisa mempengaruhi penyerapan emisi gas. Dengan demikian, hal tersebut bisa memelihara kualitas tanah yang mana tanah tersebut berperan dalam menyimpan karbon aktif. Nah, keberadaan karbon inilah yang bisa menurunkan konsentrasi emisi gas.

Meningkatkan Ketahanan atas Ancaman Perubahan Iklim

Perubahan iklim sudah mempengaruhi kehidupan manusia dan berdampak luas. Dalam menghadapi perubahan iklim yang tidak bisa dihindari, setiap orang mesti mengkonservasi DAS agar sehat dan normal lagi sebagaimana seharusnya. Sebab, area ini bisa menyediakan sumber pembangkint energi tenaga air dan akan mempengaruhi curah hujan.

Mengurangi Biaya Pengelolaan Air

Daerah aliran yang baik perlu memiliki beberapa kriteria contohnya terdapat hutan yang terjaga dari dan kondisi tanah yang sehat. Keadaan tersebut bisa menunjang terbentuknya kelestarian daerah aliran.

Hemat biaya pengelolaan air, sumber: google.com
Hemat biaya pengelolaan air, sumber: google.com

Dengan baik dan bagusnya kondisi daerah aliran ini maka alam secara langsung akan memfilter air yang terpapar polutan agar menjadi air yang lebih bersih. dalam penelitian yang pernah dilakukan, menunjukkan bahwa keberadaan DAS yang dikelilingi hutan bisa menjadi filter alami dan mengurangi biaya pengolahan air.

Mengurangi Biaya Mitigasi Banjir

Sebagaimana yang telah dijelaskan di atas, daerah aliran yang sehat pasti mempunyai hutan alami yang sehat juga. Di mana hutan tersebut bisa membantu mengurangi beban mesin-mesin penanggulangan banjir sehingga mengurangi biaya mitigasi banjir.

Meningkatkan Pendapatan dan Membuka Peluang Kerja

Salah satu pentingnya untuk menjaga daerah aliran karena manfaatnya dalam meningkatkan pendapatan khususnya bagi masyarakat sekitarnya. Bisa dibayangkan apabila daerah aliran dikelilingi hutan alam yang terjaga dan sungai yang bersih, tentu saja berbagai kegiatan wisata bisa dilakukan di tempat tersebut.

Meningkatkan Nilai Properti

Perumahan yang berlokasi di wilayah dengan aliran air yang baik dan kondisi alam yang terjaga bisa menarik perhatian banyak orang, bukan hanya wisatawan yang hendak berkunjung akan tetapi juga mereka bisa melirik properti di daerah tersebut. Daerah yang memiliki properti yang nilainya on demand maka akan meningkatkan nilai properti itu sendiri.

Macam dan Jenis Daerah Aliran Sungai

Umumnya diketahui oleh banyak orang, daerah aliran terdiri dari dua jenis, yakni daerah aliran sungai gemuk dan daerah aliran sungai kurus. Apa beda keduanya? Simak penjelasan lanjutannya di bawah ini.

DAS Gemuk

Daerah aliran ini adalah kawasan yang mempunyai daya tampung air hujan yang besar. kawasan ini biasanya mengalami luapan air yang besar, terutama ketika terjadi hujan lebat pada titik penampungan awal.

Sungai besar, sumber: google.com
Sungai besar, sumber: google.com

DAS Kurus

DAS ini adalah kawasan yang memiliki daya tampung air hujan yang kecil. Luapan air saat terjadi hujan lebat pada titik penampungan awal tidak terlalu besar. Karena daya tampungnya tersebut, daerah aliran ini disebut DAS kurus.

Kondisi Daerah Aliran Sungai di Indonesia

DAS yang mencakup kawasan hutan juga dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Pemanfaatan sumber daya alam yang tidak terkendali mempengaruhi fungsi dan keseimbangan lingkungan termasuk proses-proses hidrologis di dalam wilayah tersebut.

Indonesia diketahui mempunyai 5.590 sungai utama dan 65.017 anak sungai. Dari 5,5 ribu sungai utama panjang totalnya mencapai 94.573 km dan luas 1.512.466 km2. Banyaknya jumlah sungai dan luas DAS yang besar sering dilaporkan terjadinya bencana banjir, yang berakibat pada kerugian secara finansial dan lingkungan.

Adanya gangguan atau fenomena khususnya pada aliran sungai seperti banjir bandang menjadi indikasi bahwa adanya perubahan fungsi daerah aliran sungai. Padahal daerah sekitar DAS seharusnya memberikan manfaat yang banyak bagi masyarakat.

Hampir sebagian besar DAS di Indonesia mengalami kondisi yang kritis, hanya sebagian di pulau papua dan Kalimantan saja yang masih dalam kondisi baik, hal tersebut disebabkan oleh banyak faktor dan yang paling dominan adalah banyak campur tangan manusia yang tidak terkendali.

Terlebih lagi para era setelah reformasi ada banyak lahan yang terkikis untuk pembangunan ataupun pengembangan perkebunan dengan pembuktian lahan yang tidak terkendali, akibatnya hingga tahun 2018 ini toal lahan kritis di tanah air mencapai 14 juta Ha.

Pentingnya Pengelolaan Daerah Aliran Sungai

DAS sejatinya selalu membawa banyak manfaat bagi makhluk hidup, termasuk untuk manusia. Namun demikian, pemanfaatan sumber daya alam di sekitar area DAS oleh manusia, sering kali berlebihan.

Akibat dari hal itu, terjadi degradasi lahan dan hutan dalam wilayah DAS yang menyebabkan dampak serius. Hal tersebut tentu saja mempengaruhi fungsi dan keseimbangan lingkungan termasuk pada proses hidrologis.

Daerah aliran sungai yang tercemar, sumber: google.com
Daerah aliran sungai yang tercemar, sumber: google.com

Artinya, sekalipun sungai memberikan manfaat yang banyak bagi manusia dan lingkungan sekitarnya, daerah aliran ini juga bisa membawa dampak negatif, sebagai konsekuensi dari kerusakan lingkungan atau bencana.

Dampak negatif tersebut antara lain seperti banjir, serta membawa sedimentasi atau limbah polutan. Berbagai dampak negatif semakin besar potensi terjadinya jika daya dukung lingkungan di daerah aliran sungai menurun.

Maka dari itu, upaya pengelolaan daerah aliran diperlukan, Jadi, tujuan pengelolaan daerah ini adalah untuk memperbesar pemanfaatan dan sekaligus memperkecil dampak negatifnya. Hal yang sama juga dijelaskan dalam buku kemdikbud yang berjudul Konservasi Tanah dan Air.

Intinya, tujuan pengelolaan daerah aliran sungai adalah agar terkendalinya hubungan timbal balik antara dua komponen area tersebut, yakni kegiatan manusia dan lingkungan. Dengan pengelolaan yang baik, maka dampak positifnya antara lain seperti produksi pertanian, hasil hutan, rekreasi air dan pemenuhan kebutuhan hidup lainnya.

Untuk itu, konservasi daerah aliran air penting untuk dilakukan. Konservasi ini dilakukan sebagai upaya agar pelestarian lingkungan yang didasari maksud menjaga peran dan fungsi setiap wilayah dalam DAS, serta mencakup aspek perlindungan, pemeliharaan sampai pemanfaatan ekosistem berkelanjutan.

Salah satu upaya konservasi yang bisa dilakukan adalah dengan mengikuti ketentuan pendirian bangunan di area pinggir daerah aliran sungai. Namun, untuk Anda yang ingin mendapatkan izin khusus pada area tersebut, bisa menggunakan jasa konsultan slf, salah satunya adalah PT. Eticon Rekayasa Teknik.

Recommended Posts

No comment yet, add your voice below!


Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.