10 Jenis Pondasi Bangunan Yang Kuat Dan Kokoh

Jenis pondasi bangunan, Sumber : archify.com

Secara umum, pondasi merupakan struktur bangunan yang letaknya berada di bagian paling bawah dan berguna untuk menopang beban seluruh struktur bangunan. Sebelum merencanakan pembangunan sebuah rumah atau tipe bangunan lainnya. Sangat penting untuk mengenal terlebih dahulu berbagai jenis pondasi bangunan yang kuat, kokoh, dan sering digunakan untuk mendukung konstruksi.

Seperti yang sudah diketahui bersama bahwa Indonesia merupakan wilayah yang rawan akan terjadinya bencana alam salah satunya seperti gempa bumi. Oleh sebab itu, menggunakan pondasi yang kuat dan kokoh sangat diperlukan dalam membuat sebuah kontruksi bangunan. Sebagaimana yang telah disebutkan di dalam peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29/PRT/M/2006 tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung, di dalamnya memuat mengenai persyaratan struktur bangunan gedung sesuai dengan tipe yang akan dibangun.

Persyaratan tersebut mencakup bahwa bangunan gedung haruslah dibuat dengan struktur yang kuat, kokoh, dan stabil untuk menahan seluruh beban bangunan. Dalam menentukan apakah konstruksi bangunan tersebut sudah memenuhi keandalan sebuah bangunan atau belum. Diperlukan pemeriksaan secara berkala yang dilakukan oleh tim pengkaji teknis bangunan, agar dapat diketahui bahwa konstruksi bangunan tersebut sudah laik fungsi untuk dikerjakan.

Setiap jenis pondasi bangunan akan disesuaikan dengan tipe yang akan dibangun. Dengan mengetahui fungsi dan kegunaan dari pondasi bangunan akan mudahkan Anda sebagai pekerja konstruksi. Karena bisa dengan mudah menentukan jenis pondasi yang sesuai untuk menahan beban kontruksi bangunanan yang akan dibangun.

Jenis Pondasi Bangunan

Dalam dunia konstruksi jenis pondasi bangunan dibagi menjadi 2 yaitu, pondasi dalam dan pondasi dangkal. Setiap jenis pondasi tersebut juga memiliki jenis-jenis turunannya dan digunakan sesuai dengan kebutuhan dari tipe bangunan. 

Sebelum benar-benar memutuskan untuk membuat pondasi bangunan. Hal pertama yang dilakukan adalah melakukan survei untuk mengukur struktur tanah dari tempat proyek konstruksi yang akan dikerjakan. Sehingga pondasi yang dipilih sesuai dan tepat dalam penggunaannya.

Jenis Pondasi Dalam

Pondasi dalam biasanya digunakan untuk bangunan yang berdiri di lokasi permukaan tanah tertentu. Selain itu pondasi dalam ini juga dipasang dengan kedalaman lebih dari 3 meter ke dalam lapisan tanah. Penggunaan jenis pondasi bangunan ini juga diterapkan untuk bangunan yang memiliki ukuran yang lebar. Jenis dari pondasi dalam ini meliputi:

1. Pondasi Tiang Pancang

Pondasi tiang pancang merupakan salah satu jenis pondasi bangunan yang masuk dalam kategori pondasi dalam. Saat ini pondasi ini digunakan sebagai pondasi untuk pembangunan bangunan dalam skala kecil maupun besar. Pondasi tiang pancang dikenal sebagai pondasi yang memiliki daya tahan yang lama. Karena kerangka dari pondasi ini dapat menghindari karat hingga pelapukan yang terjadi di dalam tanah.

Dari segi harga, pondasi tiang pancang memang terbilang cukup mahal. Namun jika dilihat dari kekuatan bahannya yang kokoh, maka akan setimpal dengan biaya yang dikeluarkan. Ada beberapa macam dari pondasi tiang pancang ini, yakni tiang pancang kayu, tiang pancang beton, hingga tiang pancang baja.

Ilustrasi pondasi tiang pancang, Sumber : pengadaan.web.id
Ilustrasi pondasi tiang pancang, sumber: pengadaan.web.id

2. Pondasi Bore Pile

Jenis pondasi dalam selanjutnya adalah pondasi bore pile. Pondasi bore pile merupakan sebuah pondasi yang memiliki bentuk layaknya sebuah tabung panjang yang kemudian ditancapkan ke dalam tanah. Biasanya jenis pondasi bangunan ini difungsikan untuk menjaga kestabilan bangunan bertingkat maupun bangunan yang berlokasi di area sekitar lereng.

Kelebihan dari penggunaan pondasi ini adalah pada saat pemasangan sedang berlangsung, pondasi ini tidak mengeluarkan suara yang bising. Selain itu penggunaannya juga tidak akan mengalami pergeseran, meskipun struktur tanah bergelombang.

3. Pondasi Piers

Pondasi piers ini digunakan untuk meneruskan beban berat dari stuktur bangunan. Biasanya pondasi ini dipasang dengan cara menggali tanah dengan kedalaman yang sudah ditentukan, barulah kemudian pondasi ini ditancapkan ke dalam tanah yang sudah digali sebelumnya. Biasanya pondasi ini dibuat dari bahan beton precast, yang nantinya balok beton diafragma akan mengikuti ukuran dari tinggi pondasi yang sudah diperhitungkan.

4. Pondasi Sumuran

Pengecoran pondasi sumuran, sumber rumah123.com
Pengecoran pondasi sumuran, sumber: rumah123.com

Menggunakan dua kombinasi prinsip pembuatan antara pondasi dangkal dan pondasi tiang pancang. Dinamakan pondasi sumuran karena pembangunan dilakukan dengan cara membuat beberapa sumur sesuai dengan tipe kontruksi bangunan. Untuk membuat pondasi sumuran semakin kokoh diisi dengan tiang beton sebagai penahan utamanya.

Pondasi sumuran merupakan salah satu pondasi dalam yang banyak diaplikasikan pada bangunan di Indonesia. Karena sangat cocok dan pas digunakan pada tempat-temapat yang mengandung struktur tanah keras dan terletak di kedalaman lebih dari 3 meter.

5. Pondasi Basement

Basement adalah sebuah tingkat atau beberapa tingkat dari bangunan yang keseluruhan atau sebagian terletak di bawah tanah. Pembuatan basement  dibuat sebagai usaha untuk mengoptimalkan penggunaan lahan yang semakin terbatas dan mahal. Inilah yang menjadi fungsi dari penggunaan pondasi basement untuk menahan beban bangunan  secara baik. 

Pondasi basement terdiri dari tiga bagian penting yaitu,  metode konstruksi, retaining wall, dan dewatering. Setiap bangian memiliki fungsinya masing-masing untuk membuat pondasi basement dapat menahan dan mendistribusikan beban dengan baik. Sehingga tetap kokoh dan kuat dalam menahan beban bangunan secara meyeluruh. Karena pada bagian dasarnya terdapat ruang kosong (basement) dan hanya di tahan oleh tiang pondasi dan retaining wall.

Jenis Pondasi Dangkal

Untuk pondasi dangkal ini biasanya digunakan pada bangunan yang memiliki struktur bangunan yang tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu berat. Umumnya pondasi dangkal ini difungsikan untuk pembuatan hunian tempat tinggal yang tidak memiliki beban yang berat. Penggunaan pondasi ini diterapkan di jenis tanah yang permukaannya bersifat stabil. Untuk kedalaman pemasangannya juga tidak lebih dari 3 meter. Jenis dari pondasi dangkal meliputi:

6. Pondasi Memanjang

Pembuatan pondasi memanjang, sumber ikons.id
Pembuatan pondasi memanjang, sumber: ikons.id

Pondasi memanjang atau juga dikenal dengan pondasi jalur merupakan jenis pondasi dangkal yang berfungsi untuk mendukung beban bangunan yang berbentuk memanjang. Jenis pondasi ini secara umum dibuat dalam bentuk memanjang baik itu berbentuk persegi panjang, persegi, maupun trapesium. Bahan yang biasa digunakan untuk membuat pondasi ini adalah cor beton tanpa tulang, pecahan batu, serta batu kali.

7. Pondasi Raft

Pondasi memanjang atau juga dikenal dengan pondasi jalur merupakan jenis pondasi dangkal yang berfungsi untuk mendukung beban bangunan yang berbentuk memanjang. Jenis pondasi ini secara umum dibuat dalam bentuk memanjang baik itu berbentuk persegi panjang, persegi, maupun trapesium. Bahan yang biasa digunakan untuk membuat pondasi ini adalah cor beton tanpa tulang, pecahan batu, serta batu kali.

Baca juga : Apa yang Menjadi Faktor Penentu Gedung Aman Digunakan?

8. Pondasi Setempat

Pondasi setempat biasanya digunakan untuk menahan kolom yang ada di bangunan bertingkat. Jenis pondasi ini hanya digunakan untuk menahan bagian kolom saja, sedangkan untuk bagian dinding-dindingnya menggunakan balok, ataupun sloof pengikat. Pondasi setempat ini digunakan sebagai struktur utama pada bangunan yang bertingkat.

9. Pondasi Sarang Laba-Laba

Pondasi sarang laba-laba merupakan jenis pondasi yang masuk ke dalam pondasi dangkal. Jenis pondasi ini memiliki bentuk yang mirip dengan sarang dari laba-laba, yakni memiliki bentuk jaring-jaring yang melingkar. Pondasi ini memanfaatkan tanah sebagai kekuatan untuk struktur pondasinya.

Ilustrasi pondasi sarang laba-laba, Sumber : docplayer.info
Ilustrasi pondasi sarang laba-laba, sumber: docplayer.info

10. Pondasi Tapak

Bangunan yang dibuat dengan bentuk melingkar atau bulat, biasanya akan menggunakan pondasi tapak ini. Namun ada juga bangunan yang memiliki bentuk persegi menggunakan jenis pondasi ini. Pondasi ini difungsikan untuk menopang titik beban tunggal yang ada pada bangunan. Jenis pondasi ini juga cocok digunakan untuk lokasi yang memiliki permukaan tanah yang lunak.

Penggunaan jenis pondasi yang kokoh memiliki tujuan untuk menjaga keselamatan bagunanan dan penguhuninya. Sesuai dengan peraturan yang terdapat di dalam Undang-Undang RI Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, mengenai tolok ukur keandalan sebuah bangunan gedung. Bangunan gedung haruslah meliputi empat aspek yakni aspek keselamatan, aspek kesehatan, aspek kenyamanan, dan aspek kemudahan.

Perusahaan Kosntruksi Eticon Rekayasa Teknik

PT. Eticon Rekayasa Teknik merupakan perusahaan yang bergerak di bidang konsultan SLF, pariwisata, desain dan rekayasa yang berkantor pusat di Yogyakarta. Bukan hanya itu perusahaan kami juga sudah mendapatkan sertifikasi ISO serta anggota yang telah tersertifikasi resmi di LPJK (Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi).

Kami siap melayani Anda dalam membangun tipe bangunan sesuai dengan kebutuhan dan fungsi penggunaannya. Jadi, jangan ragu memilih kami sebagai patner Anda untuk memenuhi berbagai keperluan dalam bidang konstruksi. Untuk mewujudkannya Anda bisa konsultasikan terlebih dahulu kepada kami mengenai konsep bangunan yang diinginkan. 

Segera verifikasi kelayakan bangunan Anda dengan SLF!

Klik tombol dibawah ini untuk menanyakan lebih lanjut mengenai layanan PT Eticon Rekayasa Teknik!

Jasa Konsultan SLF Makassar, Informasi yang Anda Cari

Tim Eticon berkunjung ke lokasi, Sumber: PT Eticon Rekaya Teknik

Apakah Anda berdomisili di Makassar dan membutuhkan jasa konsultan SLF yang bisa mengurusi penerbitan SLF? Jika iya, maka Anda berada di tempat yang tepat. Oleh karena itu kami sarankan Anda menyimak artikel kali ini hingga selesai untuk mendapatkan informasi yang Anda butuhkan.

Perlu Anda ketahui bahwa Makassar merupakan kota metropolitan terbesar keempat di Indonesia. Sehingga tidak heran jika saat ini mulai banyak proyek pembangunan yang terjadi di kota tersebut. Bukan hanya untuk rumah tinggal saja, tapi bangunan gedung yang digunakan untuk kepentingan publik pun juga ikut dibangun.

Pembangunan bangunan gedung tersebut dilakukan dengan banyak perhitungan dan pertimbangan. Mengingat akan digunakan untuk kepentingan publik, sehingga dibuat seaman mungkin. Untuk mewujudkan bangunan yang aman tentu saja dibutuhkan Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Pemilik gedung bisa mengurusnya dengan bantuan  jasa konsultan SLF di Makassar yang profesional.

Menurut Undang-Undang RI Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung sudah disinggung mengenai tolok ukur keandalan sebuah bangunan gedung. Bangunan gedung wajib meliputi empat aspek yakni aspek keselamatan, aspek kesehatan, aspek kenyamanan, dan juga aspek kemudahan.

Tim Eticon berkunjung ke lokasi, Sumber: PT Eticon Rekaya Teknik
Tim Eticon berkunjung ke lokasi, Sumber: PT Eticon Rekaya Teknik

Untuk mencakup keempat aspek tersebut, bangunan gedung membutuhkan sebuah jaminan. Jaminan tersebut tidak lain dan tidak bukan dengan memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Apabila bangunan gedung tidak memiliki SLF maka status keandalannya masih diragukan. Apakah Anda mau menggunakan bangunan yang status keamanan masih belum jelas?

Tentu saja tidak bukan? Jadi kepengurusan SLF di Makassar ataupun kota yang lainnya memang penting. Terlebih bangunan gedung Anda merupakan tempat yang diperuntukan untuk kepentingan bisnis. Misalnya saja Anda membangun sebuah hotel, kemudian SLF hotel tersebut dipajang di lobby.

Dengan begitu akan semakin banyak orang yang melihat terutama para tamu yang berkunjung bukan? Jadi secara tidak langsung hal tersebut dapat meningkatkan kepercayaan tamu mengenai keamanan bangunan hotel. Ketika banyak tamu yang merasa percaya dan nyaman, maka nantinya juga akan meningkatkan kunjungan tamu untuk menginap di hotel tersebut.

Apa Itu Sertifikat Laik Fungsi?

Sertifikat Laik Fungsi atau SLF merupakan sertifikat yang diterbitkan langsung oleh pemerintah daerah setempat sesuai dengan lokasi gedung berada. Sertifikat Laik Fungsi ini akan diterbitkan pada saat bangunan gedung sudah selesai dibangun dan sesuai dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) serta telah memenuhi berbagai persyaratan dari fungsi bangunan tersebut.

Bukan hanya itu saja, SLF akan diterbitkan setelah bangunan telah memenuhi persyaratan kelaikan fungsi bangunan gedung. Persyaratan kelaikan fungsi bangunan gedung tersebut tentu saja sesuai dengan hasil pemeriksaan uji teknis dari instansi maupun jasa penyedia SLF terkait. Jadi tidak heran jika Anda memerlukan jasa konsultan SLF di Makassar yang profesional untuk menangani penerbitan SLF ini.

Prosesi sidang bersama tim Eticon, Sumber: PT Eticon Rekaya Teknik
Prosesi sidang bersama tim Eticon, Sumber: PT Eticon Rekaya Teknik

Terkesan rumit ya? Jangan salah, proses ini memang diperlukan untuk menjamin gedung layak untuk digunakan. Jika tidak layak, maka mungkin saja terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap gedung tersebut. Lalu siapa yang rugi? Tentu saja Anda sebagai pemilik gedung dan juga orang lain yang menggunakan gedung Anda.

Dengan adanya Sertifikat Laik Fungsi ini maka bisa digunakan sebagai bukti bahwa bangunan gedung telah laik fungsi dan aman untuk difungsikan sebagaimana mestinya. Hal ini akan membuat siapa saja yang menggunakan gedung tersebut merasa aman dan tidak was-was lagi.

Apakah SLF Memiliki Masa Berlaku?

Tentu saja, SLF yang telah diterbitkan memiliki masa berlakunya. Ketika masa berlaku SLF habis, maka Anda wajib untuk melakukan perpanjangan. Untuk permasalahan perpanjangan SLF, nantinya juga mengikuti syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah. Dalam kasus ini tentu saja berkaitan dengan Pemerintah Kota Makassar.

Untuk memudahkan Anda dalam mengurus persyaratan penerbitan SLF baik itu yang pertama kalinya maupun perpanjangan, maka Anda membutuhkan jasa konsultan SLF di Makassar.

Berapa masa berlaku SLF? Masa berlaku dari SLF dibagi menjadi 2 macam sesuai dengan jenis bangunan gedungnya. Masa berlaku dari Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang ditujukan bagi rumah tinggal tunggal maupun rumah tinggal deret, berlaku dalam kurun waktu 20 tahun. Kemudian masa berlaku Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang ditujukan untuk bangunan gedung lainnya, berlaku dalam kurun waktu 5 tahun.

Seperti yang telah kami sampaikan sebelumnya bahwa ketika masa berlaku dari SLF habis, Anda wajib untuk melakukan perpanjangannya. Perpanjangan SLF akan dilakukan dalam kurun waktu 60 hari kalender sebelum masa berlaku Sertifikat Laik Fungsi habis.

Proses serah terima SLF, Sumber: PT Eticon Rekaya Teknik
Proses serah terima SLF, Sumber: PT Eticon Rekaya Teknik

Syarat Penerbitan SLF

Untuk menerbitkan SLF tentu saja ada syarat yang perlu Anda penuhi. Syarat penerbitan SLF meliputi persyaratan administratif dan juga persyaratan teknis. Berikut persyaratan-persyaratan yang perlu dipenuhi untuk menerbitkan SLF sesuai dengan aturan yang berlaku.

1. Persyaratan Administratif

Persyaratan yang pertama ialah persyaratan administratif. Di dalam persyaratan administratif ini terdapat komponen-komponen dokumen yang wajib diajukan sebagai syarat penerbitan SLF. Diantaranya meliputi:

  • Status hak atas tanah, status ini bisa dibuktikan dengan adanya bukti status hak atas tanah atau surat perjanjian pemanfaatan apabila pemilik bangunan gedung bukanlah pemegang hak atas tanah.
  • Lalu yang selanjutnya ialah status kepemilikan bangunan gedung. Status kepemilikan ini dilengkapi dengan adanya KTP pemilik.
  • Terdapat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atau Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
  • Adanya surat permohonan kelaikan fungsi bangunan.
  • As-Built Drawing (gambar rekaman akhir).

2. Persyaratan Teknis

Persyaratan yang kedua ialah persyaratan teknis. Berbagai persyaratan teknis yang dibutuhkan untuk mengajukan penerbitan SLF diantaranya meliputi:

  • Persyaratan peruntukan bangunan gedung. Persyaratan ini adalah kesesuaian fungsi dengan peruntukan dalam rencana tata ruang wilayah kabupaten/kota, rencana detail tata ruang kabupaten/kota, maupun rencana tata bangunan dan lingkungan.
  • Persyaratan intensitas bangunan gedung. Persyaratan ini meliputi kepadatan, ketinggian, dan juga jarak bebas bangunan gedung.
  • Persyaratan arsitektur bangunan gedung. Pada persyaratan ini meliputi penampilan, tata ruang dalam, keseimbangan, keserasian, dan keselarasan bangunan gedung dengan lingkungannya.
  • Persyaratan pengendalian dampak lingkungan. Persyaratan ini adalah persyaratan izin lingkungan untuk bangunan gedung yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Untuk persyaratan yang lebih detail dan spesifiknya, Anda bisa menghubungi langsung jasa konsultan SLF yang Anda tunjuk untuk membantu kepengurusan SLF. Pastikan Anda memilih perusahaan pengkaji teknis yang profesional dan berpengalaman dalam mengurusi penerbitan SLF.

Jasa Konsultan SLF di Makassar

PT Eticon Rekayasa Teknik merupakan salah satu jasa konsultan SLF profesional di Makassar yang siap membantu Anda. Kami berkomitmen tinggi untuk membantu dalam mengurus kebutuhan Anda yang berkaitan dengan penerbitan SLF.

Anda tidak perlu ragu mengenai kinerja kami, karena tim Eticon telah dilengkapi dengan tenaga profesional yang dibutuhkan dalam uji teknis kelaikan bangunan gedung. Tim kami terdiri dari berbagai latar belakang keilmuan diantaranya meliputi arsitektur, teknik sipil, utilitas bangunan, desain lanskap, desain interior, pengembangan pariwisata, maupun bisnis perhotelan.

Tim Eticon sedang melakukan survey, Sumber: PT Eticon Rekaya Teknik
Tim Eticon sedang melakukan survey, Sumber: PT Eticon Rekaya Teknik

Bukan hanya itu saja, PT Eticon Rekayasa Teknik secara resmi telah disertifikasi untuk bekerja dalam proyek desain, studi, dan perencanaan. Perusahaan kami merupakan bagian dari anggota Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO), Kamar Dagang dan juga Industri Indonesia (KADIN).

PT Eticon Rekayasa Teknik telah menyelesaikan banyak pekerjaan penilaian uji teknis bangunan gedung yang digunakan untuk menerbitkan SLF. Proyek tersebut ada di beberapa kawasan industri maupun kota-kota besar. Diantaranya meliputi Mojokerto, Pontianak, Majalengka, Bekasi, Serang, Jakarta, Semarang, Sidoarjo, Batam, Sragen, Kendal, dan beberapa kota lainnya.

Butuh jasa konsultan SLF yang ahli dan berpengalaman di Makassar? Segera hubungi kami PT Eticon Rekayasa Teknik. Kami akan dengan senang hati membantu Anda dalam hal penerbitan SLF di Makassar.