Melestarikan Alam Sekitar (Upaya Pengembangan Pariwisata)

Pelestarian lingkungan sekitar, Sumber : pppa.or.id

Sebagai makhluk hidup yang meninggali bumi, sudah seharusnya kita bersama-sama bersatu untuk melestarikan alam sekitar. Hal tersebut sebagai penunjuk bahwa kita telah merawat bumi dengan baik. Karena sebagian besar kerusakan lingkungan yang terjadi tidak lain adalah akibat atau ulah dari manusia itu sendiri yang tidak peduli dengan kelestarian alam.

Menjaga kelestarian alam sekitar juga merupakan salah satu upaya yang digunakan untuk membantu pengembangan pariwisata berkelanjutan. Dengan adanya pariwisata berkelanjutan tidak hanya dari faktor ekonominya saja yang dipikirkan, namun dari kelestarian alam dan budayanya juga diperhitungkan. Sehingga dapat menjamin kestabilan pariwisata di masa depan tanpa adanya dampak kerusakan lingkungan.

Pelestarian lingkungan juga merupakan salah satu pilar utama dalam pengembangan pariwisata, sesuai dengan Peraturan Menteri Pariwisata No. 14 Tahun 2016 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan. Melestarikan alam sekitar bukanlah tanggung jawab dari satu atau dua orang saja, namun meliputi seluruh aspek masyarakat ataupun wisatawan juga bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.

Lalu apa maksud dari melestarikan alam sekitar? Yakni kita bersama-sama untuk menjaga serta melindungi seluruh aspek yang berkaitan dengan lingkungan alam. Tujuannya agar alam tidak mengalami kerusakan yang mengakibatkan dampak buruk bagi makhluk hidup di sekitarnya. Menjaga kelestarian alam harus dimulai sejak sekarang demi menjaga kelangsungan hidup manusia di masa depan.

Pelestarian lingkungan sekitar, Sumber : pppa.or.id
Pelestarian lingkungan sekitar, Sumber : pppa.or.id

Akibat Tidak Menjaga Lingkungan

Apabila kita sebagai manusia tidak menjaga lingkungan dengan baik, maka kerusakan alam tersebut dapat membawa dampak besar di masa yang akan datang. Berikut beberapa contoh akibat dari tidak menjaga lingkungan alam dengan baik.

1. Mendatangkan Bencana Alam

Contoh yang paling sering terjadi hingga sekarang adalah terjadinya penebangan liar dimana-mana. Adanya penebangan hutan secara liar serta tidak ada upaya untuk melakukan penghijauan kembali atau reboisasi, maka dapat mendatangkan bencana. Bencana yang bisa terjadi akibat illegal logging adalah kekeringan, banjir, hingga tanah longsor.

Jika terus dibiarkan maka bisa merusak tatanan ekosistem. Kekeringan yang terjadi diakibatkan oleh tidak adanya atau kurangnya cadangan air di tanah karena hilangnya akar-akar pohon sebagai tempat menyimpan air.

2. Punahnya Hewan dan Tumbuhan

Apabila kita tidak melestarikan alam sekitar, maka dampak yang terjadi adalah punahnya berbagai hewan dan tumbuhan. Pencemaran lingkungan yang terjadi dapat merusak hewan dan tumbuhan yang ada. Jika ada salah satu spesies yang punah, maka akan mempengaruhi berbagai spesies lainnya karena menyangkut mengenai rantai makanan yang ada.

Kerusakan lingkungan mengancam punahnya hewan, Sumber : gurugeografi.id
Kerusakan lingkungan mengancam punahnya hewan, Sumber : gurugeografi.id

3. Hilangnya Sumber Makanan

Seperti yang kita ketahui bahwa sumber makanan manusia berasal dari sejumlah hewan dan tumbuhan. Apa jadinya jika hewan dan tumbuhan mengalami kepunahan? Tentu saja manusia akan kehilangan sumber makanannya, sehingga yang terjadi adalah bencana kelaparan yang merajalela. Secara tidak langsung punahnya hewan dan tumbuhan akan berakibat pula pada punahnya manusia.

4. Habisnya Sumber Energi

Penggunaan sumber daya alam yang berlebihan akan berdampak pada habisnya sumber energi. Oleh sebab itu sudah seharusnya kita menjaga sumber daya alam dengan baik. Salah satu caranya adalah menghemat energi, Anda bisa mulai beralih menggunakan panel surya untuk menghemat penggunaan listrik dari bahan bakar fosil.

Langkah-Langkah Melestarikan Alam Sekitar

Ada beberapa usaha sederhana yang bisa kita gunakan untuk menjaga lingkungan sekitar agar tidak rusak. Memang benar harus dari kesedaran diri sendiri, namun kesedaran bersama juga diperlukan untuk mengupayakannya. Dengan menjaga alam sekitar merupakan salah satu upaya untuk membangunan pariwisata berkelanjutan.

1. Tidak Membuang Sampah Sembarangan

Usaha sederhana yang bisa digunakan untuk melestarikan alam sekitar adalah biasakan untuk membuang sampah pada tempatnya. Karena sampai saat ini masih banyak masyarakat yang membuang sampah di sungai. Bahkan ada wisatawan yang berkunjung ke pantai juga membuang sampahnya ke laut. Jika hal ini terus dibiarkan, lama-kelamaan akan terjadi pencemaran lingkungan.

Tidak membuang sampah sembarangan, Sumber : jubi.co.id
Tidak membuang sampah sembarangan, Sumber : jubi.co.id

2. Mengurangi Penggunaan Plastik

Untuk permasalah sampah di tempat wisata masih menjadi topik penting di dalam dunia pariwisata. Terlebih banyak ditemukan sampah plastik yang susah diurai. Mengurangi penggunaan plastik masih perlu digalakkan, agar menekan jumlah sampah plastik yang ada. Dengan berkurangnya sampah plastik merupakan salah satu langkah yang bagus untuk kelestarian lingkungan.

Mengurangi penggunaan plastik, Sumber : klikhijau.com
Mengurangi penggunaan plastik, Sumber : klikhijau.com

3. Menanam Pohon

Rutin menanam pohon dapat membantu untuk menjaga kelestarian lingkungan. Walaupun langkah ini terbilang sederhana, namun jika dilakukan bersama-sama dengan masyarakat maka akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat untuk alam. Apalagi kelangsung hidup manusia di masa yang akan datang juga bergantung pada apa yang kita lakukan saat ini, termasuk menanam pohon.

Menanam pohon, Sumber : djarumtreesforlife.org
Menanam pohon, Sumber : djarumtreesforlife.org

4. Menghemat Energi Listrik

Seiring berjalannya waktu kebutuhan manusia akan listrik semakin meningkat, hal tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya pula jumlah populasi. Oleh sebab itu menghemat penggunaan listrik diperlukan untuk menjaga sumber daya alam agar tidak habis. Anda bisa mematikan lampu di siang hari, sebagai gantinya Anda bisa memanfaatkan sinar matahari untuk penerangan di waktu siang.

Ilustrasi menghemat energi listrik, Sumber : youtube.com
Ilustrasi menghemat energi listrik, Sumber : youtube.com

5. Tidak Melakukan Penebangan Liar

Penebangan liar merupakan salah satu faktor utama yang dapat merusak alam. Oleh sebab itu tidak melakukan penebangan hutan secara liar merupakan cara yang ditempuh. Jika memang diperlukan penebangan, maka bisa melakukan sistem tebang pilih. Sistem ini tentu saja dapat menjadi solusi agar tidak terjadi penebangan hutan secara berlebihan tanpa adanya upaya untuk melestarikannya kembali.

Ilustrasi penebangan hutan secara liar, Sumber : pontas.id
Ilustrasi penebangan hutan secara liar, Sumber : pontas.id

6. Menjaga Ekosistem Laut

Upaya melestarikan alam sekitar selanjutnya bisa dengan menjaga ekosistem laut. Dengan tidak membuang sampah ke laut, tidak membuang limbah berbahaya ke laut, hingga tidak merusak terumbu karang merupakan upaya untuk menjaga ekosistem laut. Selain itu menghindari penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan bagi para nelayan juga termasuk langkah untuk melestarikan ekosistem laut.

Menjaga ekosistem laut, Sumber : berkahkhair.com
Menjaga ekosistem laut, Sumber : berkahkhair.com

7. Penggunaan Transportasi Umum

Maraknya penggunaan kendaraan pribadi masyarakat dapat meningkatkan polusi udara. Sehingga diperlukan kesadaran untuk mengurangi menggunakan kendaraan pribadi untuk bepergian. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan transportasi umum yang telah disediakan. Pencemaran udara melalui kendaraan pribadi merupakan aspek terbesar yang ditemukan di beberapa kota besar.

Penggunaan transportasi umum, Sumber : ekonomi.bisnis.com
Penggunaan transportasi umum, Sumber : ekonomi.bisnis.com

Itu tadi informasi yang telah PT Eticon Rekayasa Teknik sampaikan mengenai melestarikan alam sekitar sebagai upaya untuk pengembangan pariwisata. Mari bersama-sama bersatu untuk menjaga kelestarian lingkungan untuk keberlangsungan hidup yang baik di masa yang akan datang.

Recommended Posts

No comment yet, add your voice below!


Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *