Mengapa Penggunaan Sumur Resapan Air Hujan Itu Penting? Begini Penjelasannya!

Pembuatan sumur resapan air hujan, Sumber: agniakhassaarkananta.com

Air adalah sumber kehidupan. Tidak hanya manusia saja yang memerlukan air, namun semua makhluk hidup seperti hewan dan tumbuhan juga membutuhkan air. Karena itu sumur menjadi hal wajib yang dimiliki orang-orang masa kini untuk menyimpan air. Jika Anda menginginkan sumur dengan banyak manfaat, sumur resapan air hujan lah jawabannya.

Mengenal Sumur Resapan

Apa yang dimaksud dengan sumur resapan? Sesuai namanya, sumur resapan merupakan salah satu jenis sumur buatan yang direkayasa yang digunakan untuk menampung air yang datang dari atas tanah. Sumur ini sebenarnya bukan sumur sebagaimana sumur pada umumnya, sehingga punya aturan main yang berbeda dengan sumur pada umumnya.

Mengapa sumur ini berbeda dengan sumur lainnya? Perlu Anda ketahui, sumur yang ada pada umumnya mempunyai kegunaan untuk menaikkan air yang berasal dari tanah ke permukaan. Berbeda dengan sumur resapan. Sumur resapan ini kegunaannya adalah untuk memasukkan atau menampung air yang berasal dari atas tanah.

Sehingga sumber air untuk sumur resapan adalah air hujan yang segar, juga air pembuangan yang masih bagus. Saat ini mulai banyak yang menggunakan sumur resapan sebagai tempat cadangan air. Ada banyak manfaat yang didapatkan menggunakan sumur resapan diantaranya mengurangi aliran permukaan, menekan laju erosi, dan melindungi kualitas air tanah.

Ilustrasi sumur resapan air hujan, Sumber: antaranews.com
Ilustrasi sumur resapan air hujan, Sumber: antaranews.com

Berbagai Manfaat Adanya Sumur Resapan

Sumur yang berfungsi sebagai cadangan air manusia adalah salah satu hal yang wajib dipunyai oleh sebuah rumah. Berikut berbagai manfaat adanya sumur resapan air hujan yang perlu Anda ketahui.

1. Sebagai Sumber Irigasi

Ternyata sumur resapan juga berguna untuk sumber irigasi. Disaat saluran irigasi sedang rusak dan tidak memungkinkan untuk digunakan, sumur resapan dapat Anda gunakan sebagai pengganti. Namun ini dilakukan hanya ketika saluran irigasi sedang bermasalah. Sumur satu ini bisa menggantikan sistem irigasi secara sementara.

Mengapa bisa? Teknologi yang digunakan pada sumur resapan hampir sama sebagaimana teknologi yang digunakan oleh sistem pada irigasi. itulah mengapa sumur resapan air hujan sebenarnya mempunyai peran penting dalam proses irigasi.

2. Sebagai Saluran Air Alternatif 

Kadang kala air pam yang selama ini digunakan oleh masyarakat indonesia mengalami cukup banyak masalah. Misalnya saja proses distribusi air yang tersendat disebabkan pam yang baru. Hal ini membuat masyarakat sedikit kesusahan. Pam juga terkadang bermasalah dikarenakan pipanya yang pecah atau karena ada perbaikan yang sedang dilakukan.

Ketika masalah ini terjadi, Anda jangan khawatir. Karena sumur resapan bisa dimanfaatkan sebagai sumber air cadangan sementara yang efektif. disini sumur resapan menjadi salah satu jenis saluran drainase yang recomended.

3. Kurangi Genangan Air

Boleh dibilang inilah salah satu manfaat yang paling besar dari adanya sumur resapan air hujan. Sumur resapan air digadang-gadang mampu menyerap air hujan dan segala air yang di atasnya tanpa terkecuali. Sehingga sumur ini sangat cocok dibangun di tempat yang sekiranya banyak air genangan di atasnya. 

Itulah mengapa saat ini mulai banyak dibangun sumur resapan air di kota-kota besar, terutama kota-kota yang mudah banjir saat musim hujan. Di Ibukota sendiri sedang ramai dibangun sumur resapan air di segala titik. Gubernur DKI Jakarta berharap sumur ini tidak hanya mampu mencegah Ibukota dari banjir, namun juga bisa menjadi pencegah kekeringan.

Untuk itu ada sekitar 26.000 titik yang sedang ditargetkan pemprov DKI Jakarta untuk dibangun sumur resapan air.

4. Sebagai Sumber Air Untuk Keperluan Konsumsi

Tidak hanya air sumur murni, air resapan merupakan air bersih yang sehat sehingga dapat dikonsumsi juga sebagai air minum dan berbagai kebutuhan sehari-hari. Karena itu sumur resapan nantinya diharapkan mampu menebarkan manfaat baik serta mampu membantu mendukung masyarakat sekitar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

5. Cegah Intrusi Air Laut

Apa itu intrusi? Intrusi merupakan sebuah proses pencampuran yang terjadi karena merembesnya air laut atau cairan lain ke dalam lapisan tanah. Intrusi akan sangat mudah terjadi apabila air hujan yang mengalir di permukaan tanah menuju laut semakin banyak. Biasanya hal ini banyak terjadi di daerah pesisir pantai.

Intrusi ini lambat laun akan membuat kualitas air tanah tercemar dan menjadi kurang baik. Dengan adanya sumur resapan air diharapkan air hujan meresap dan tertampung di dalam sumur resapan sehingga meminimalisir terjadinya intrusi pada air laut. Karena apabila air tanah sudah terlanjur tercemar maka yang kesulitan adalah manusianya sendiri.

Adanya sumur resapan dapat mengurangi genangan air hujan, Sumber: suara.com
Adanya sumur resapan dapat mengurangi genangan air hujan, Sumber: suara.com

Cara Menghitung Sumur Resapan Air Hujan

Lalu bagaimana cara menghitung sumur resapan air hujan? Anda perlu tahu bahwa rumus menghitung sumur resapan tidak bisa asal-asalan. SNI 03-2453-2002 telah mencantumkan tentang tata cara perencanaan sumur resapan air hujan untuk lahan pekarangan yang tepat, berisikan bagaimana menghitung panjang parit dan kedalaman parit resapan.

Pada standar SNI tersebut juga sudah ada apa saja bahan yang dibutuhkan, bagaimana langkah-langkahnya dan juga konstruksi saat merencanakan sumur resapan tersebut. Sumur resapan air ini memiliki bentuk cukup unik, yaitu lingkaran atau persegi dengan kedalaman tertentu. Dan fungsinya yaitu untuk menampung air hujan.

Adapun cara menghitung sumur ukuran sumur resapan air hujan adalah sebagai berikut:

Pertama, Menghitung dengan Intensitas Curah Hujan

Cara yang perlu Anda lakukan pertama kali adalah dengan menghitung intensitas curah hujan. Hal ini berfungsi guna menghitung berapa banyak volume hujan yang turun dalam suatu waktu. Memang nantinya akan diketahui bahwa ternyata intensitas curah hujan di setiap daerah berbeda-beda. Sehingga Anda perlu amati dengan seksama hal ini.

Biasanya hujan dengan intensitas yang tinggi tidaklah lama, hanya sejenak saja. Kemudian bila Anda perhatikan juga, hujan yang ada hanya berada pada daerah yang punya ruang lingkup sempit. Berbeda dengan hujan yang terjadi di ruang lingkup yang lebih luas, maka curah hujan yang terjadi relatif rendah.

Kedua, Menghitung Debit Aliran Air

Setelah mendapatkan berapa angka dari intensitas curah hujan, yang perlu Anda lakukan berikutnya yakni menghitung berapa debit aliran air hujan yang ada. Untuk menghitung debit aliran air, Anda bisa menggunakan metode yang telah terjamin yaitu metode rasional USSCS. 

Meski terlihat agak membingungkan, jika Anda mulai menghitungnya sesuai dengan petunjuk pada rumusnya, maka tidaklah sesulit yang dikira.

Ketiga, Menghitung Kedalaman Sumur Resapan

Berikutnya, Anda tinggal menghitung berapa kedalaman sumur resapan. Kedalaman sumur ini sudah ada aturan bakunya SNI yang dibuat oleh Bandar Standardisasi Nasional tahun 2017. Perhitungannya cukup sederhana. Anda hanya perlu mengetahui berapa jari-jari sumur dan koefisien permeabilitas tanah dan debit aliran air.

Pembuatan sumur resapan air hujan, Sumber: agniakhassaarkananta.com
Pembuatan sumur resapan air hujan, Sumber: agniakhassaarkananta.com

Dari penuturan diatas sudah jelas mengapa sumur resapan air ini sangat dianjurkan untuk setiap daerah. Selain untuk menampung air, sumur ini juga mampu meminimalisir terjadinya banjir. Bahkan pemprov DKI Jakarta berencana memenuhi Ibukota dengan sumur resapan air ini. Semoga artikel ini bermanfaat, sampai jumpa.

Recommended Posts

No comment yet, add your voice below!


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *