Di era serba modern ini, estetika menjadi salah satu faktor penting dalam kehidupan. Jadi tidak heran apabila banyak orang berlomba-lomba untuk menunjukkan sisi estetika dalam hal apapun. Termasuk juga dalam hal instalasi jaringan listrik yang saat ini banyak menerapkan instalasi jaringan listrik bawah tanah.
Kita tahu bahwa listrik mempunyai peranan penting dan vital dalam kehidupan manusia. Karena hampir semua kegiatan dari pagi hingga pagi lagi membutuhkan aliran listrik. Ketika listrik padam, sudah pasti kita akan kebingungan. Apalagi jika benar-benar tidak ada listrik, pasti kegiatan manusia akan sangat keteteran.
Instalasi jaringan listrik konvensional yang kita tahu umumnya menggunakan kabel udara (overhead) dan bergelantungan dari satu tiang ke tiang lainnya di sepanjang jalan. Hal semacam ini pastinya sangat mengganggu pandangan dan pemandangan, bukan? Namun bagaimana dengan jaringan listrik bawah tanah?
Sesuai namanya, jaringan listrik bawah tanah adalah sistem pendistribusian energi listrik menggunakan kabel yang ditanam di dalam tanah. Umumnya, kabel-kabel akan dipasang di dalam pipa khusus atau sejenis saluran yang memang dirancang untuk melindungi kabel, sebelum kemudian dikuburkan di dalam tanah.
Dari penjelasan tersebut, dapat dibayangkan bagaimana rapinya jika tidak ada kabel yang bergelantungan di udara. Karena alasan itulah, banyak negara bahkan berbagai kota di Indonesia yang mulai menggunakan instalasi kabel jenis ini. Bahkan untuk sekelas instalasi listrik industrial pun bisa mengaplikasikannya agar lebih rapi.
Keunggulan Instalasi Jaringan Listrik Bawah Tanah

Kabel bahwa tanah, dibandingkan dengan saluran listrik konvensional yang menggunakan kabel overhead (kabel udara) memang menawarkan sejumlah keunggulan. Berbagai keunggulan tersebut pastikan juga memberikan keuntungan tersendiri. Berikut adalah beberapa keunggulan dari instalasi kabel bawah tanah.
1. Meningkatkan Estetika
Instalasi kabel bawah tanah menawarkan keunggulan utama yaitu dapat meningkatkan estetika secara signifikan. Karena kabel yang tersembunyi di dalam tanah dapat menciptakan tampilan visual lebih rapi, bersih, tertata, enak dipandang, serta tidak merusak pemandangan di sekitar area dimana instalasi dilakukan.
Hal ini tentu sangat jauh berbeda dan berbanding terbalik dengan penggunaan kabel udara yang kita tahu selalu bergelantungan dari satu tiang ke tiang lainnya di sepanjang jalan dan tampak berantakan. Kabel bawah tanah ini sangat bermanfaat di lokasi perkotaan atau ruang terbuka yang menginginkan sebuah kerapian.
2. Tahan Terhadap Segala Cuaca
Jaringan listrik dengan kabel overhead (kabel udara) di tempat terbuka, rentan terkena hujan, angin kencang, terik matahari, bahkan petir sekalipun. Tapi ini tidak berlaku dengan jaringan listrik bawah tanah. Karena ditanam di bawah permukaan tanah dan tersembunyi, jenis instalasi listrik satu ini sepenuhnya terlindungi.
Terlindungi dari segala cuaca, bahkan cuaca ekstrem sekalipun seperti hujan badai, petir hingga angin kencang. Dimana berbagai cuaca tersebut tidak akan mempengaruhi kondisi kabel di bawah tanah.
Dengan keunggulannya yang tahan terhadap segala bentuk cuaca, memungkinkan jenis kabel bawah tanah mampu menyediakan distribusi listrik yang lebih optimal dan stabil. Sekalipun sedang dalam kondisi cuaca yang tidak bisa diprediksi dan tidak menentu.
3. Peningkatan Keandalan
Meningkatkan keandalan dan membuat jaringan menjadi tahan lama juga menjadi keunggulan dari jenis instalasi listrik satu ini. Kabel bawah tanah menjadi lebih tahan lama karena berada di tempat yang membuatnya terhindar dari resiko kerusakan fisik akibat pohon tumbang, serangan hewan liar, bahkan aktivitas manusia.
Dimana berbagai kerusakan tersebut tidak hanya mengganggu aliran listrik itu sendiri, tetapi juga dapat berpotensi membahayakan keselamatan banyak orang di sekitarnya. Jadi, selain kabel bawah tanah tersebut lebih tahan lama, juga menjadi pilihan yang sangat aman.
4. Minim Radiasi Magnetik
Salah satu kekurangan kabel listrik overhead adalah menghasilkan radiasi magnetik yang dalam jangka panjang dapat memberikan dampak negatif bagi manusia, seperti gangguan fungsi otak bahkan resiko kanker.
Tapi dengan jaringan listrik bawah tanah, radiasi magnetik yang ditimbulkan jauh lebih rendah. Dengan fakta ini tentu saja akan memberikan dampak positif bagi kesehatan orang-orang di sekitar.
5. Low Maintenance
Meskipun biaya instalasi awal kabel bawah tanah jauh lebih mahal daripada overhead, tapi dalam jangka panjang biaya maintenance nya relatif lebih terjangkau. Low maintenance dari kabel bawah tanah ini karena kabel terhindar dari berbagai faktor eksternal yang dapat menyebabkan berbagai kerusakan.
6. Tidak Perlu Pembebasan Lahan
Instalasi jaringan listrik bawah tanah tidak perlu pembebasan lahan tanah untuk mendirikan tiang listrik. Ya, meskipun dalam beberapa kasus yang ada, pembebasan lahan tanah tetap dibutuhkan dalam proses instalasi kabel bawah tanah namun hal tersebut hanya bersifat sementara untuk kebutuhan instalasi saja.
Jadi, setelah kabel bawah tanah sudah terpasang, lahan atau trotoar bisa digunakan kembali seperti sebelumnya. Jadi, tidak heran jika pemasangan listrik bawah tanah ini memang lebih efisien dan tidak akan mengganggu serta merusak lahan seperti halnya instalasi dengan kabel overhead.
Kekurangan Instalasi Jaringan Listrik Bawah Tanah

Instalasi jaringan listrik bawah tanah memang menawarkan segudang kelebihan. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa jaringan listrik jenis ini pun memiliki beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan.
1. Biaya Instalasi Mahal
Jika dibandingkan dengan instalasi listrik konvensional menggunakan kabel overhead, biaya instalasi awal kabel bawah tanah memang relatif lebih mahal. Hal ini karena berbagai faktor yang terlibat di dalamnya.
Seperti memerlukan penggalian tanah, membutuhkan peralatan khusus dan juga tenaga kerja terampil sehingga menambah biaya keseluruhan. Hal semacam ini tentu menjadi sedikit penghalang apalagi jika anggaran terbatas, jalan masuknya panjang, dan propertinya luas.
2. Aksesibilitas Terbatas
Aksesibilitas terbatas juga menjadi salah satu kekurangan dari instalasi jaringan listrik bawah tanah. Karena mengakses kabel bawah tanah untuk proses maintenance atau perbaikan bisa sangat menjadi sulit akibat kabel yang tertanam di dalam tanah.
Terutama di daerah padat penduduk atau perkotaan yang dapat menyebabkan keterlambatan dalam mengatasi permasalahan pada kabel listrik.
3. Perbaikan Lebih Lama
Aliran listrik konvensional dengan kabel overhead mudah diperbaiki karena lokasinya yang ada di tempat terbuka yaitu udara dan bisa membuat proses perbaikan menjadi lebih mudah dan cepat.
Beda halnya dengan kabel bawah tanah. Menemukan dan memperbaiki masalah yang terjadi pada kabel bawah tanah lebih menantang dan memakan waktu yang lebih lama. Karena lokasinya yang berada di bawah tanah dan membuat teknisi harus menggali terlebih dahulu untuk bisa memperbaiki.
Sehingga hal ini berdampak pada durasi pemadaman yang juga lebih lama apabila terjadi masalah. Bahkan tidak menutup kemungkinan, ketika terjadi gangguan pada kabel, kerusakan tersebut dapat bersifat permanen dan mengharuskan Anda untuk mengganti kabelnya.

Demikianlah informasi seputar jaringan listrik bawah tanah serta kelebihan dan kekurangannya. Mengaplikasikan kabel bawah tanah tidak hanya sebagai upaya untuk memberikan pasokan listrik yang optimal. Namun juga sebagai langkah untuk menciptakan lingkungan lebih rapi dengan kabel yang tidak berantakan di udara.
Sebagai informasi tambahan, ketika memulai instalasi listrik apapun jenisnya, kesehatan dan keselamatan adalah hal yang patut dipertimbangkan dengan kepemilikan SILO. Untuk mendapatkan SILO atau Surat Izin Layak Operasi, peran jasa SILO profesional sangat dibutuhkan agar sesuai dengan regulasi yang berlaku.