Parkir Bawah Tanah, Apakah Menjadi Solusi Keterbatasan Lahan?

Parkir bawah tanah, Sumber: rmit.edu.au

Dengan lahan yang semakin sedikit, menjadi semakin sulit pula untuk membuat lahan parkir yang luas secara horizontal. Maka dari itu, pembangunan lahan parkir saat ini cenderung ke arah vertikal atau dengan kata lain saat ini banyak yang membangun tempat parkir di ruang bawah tanah. Tapi apakah hal tersebut dapat menjadi solusi dari keterbatasan lahan? Cari tahu jawabannya yuk!

Parkir Bawah Tanah Sebagai Solusi Keterbatasan Lahan

Lahan parkir makin sempit, Sumber: lifepal.co.id
Lahan parkir makin sempit, Sumber: lifepal.co.id

Permasalahan parkir secara sembarangan seolah masih menjadi masalah yang tidak ada ujungnya hingga saat ini. Banyak tempat keramaian seperti toko, restoran, cafe, pusat perbelanjaan, hotel, apartemen, dan bangunan lainnya yang memiliki lahan parkir terbatas, bahkan ada juga yang sama sekali tidak memiliki lahan untuk parkir.

Dengan begitu, lahan terbatas selalu dituding sebagai penyebab dari permasalahan tersebut. Padahal untuk menghadirkan area parkir yang memadai di lahan terbatas dapat dilakukan dengan mengoptimalkan area bawah tanah atau sering kita sebut sebagai basement. Basement sendiri merupakan bangunan atau lantai yang terletak di bawah tanah atau di lantai dasar sebuah bangunan.

Basement biasanya tidak hanya terdiri dari satu tingkat atau lantai saja, namun dapat dibuat menjadi beberapa lantai ke bawah. Semakin terbatas dan mahalnya lahan di perkotaan, membuat pihak pengembang gedung banyak membangun berbagai fasilitas di bawah tanah atau basement ini, termasuk diantaranya adalah fasilitas parkir.

Pembangunan ruang bawah tanah sebagai area parkir pada sebuah bangunan pada dasarnya untuk mengoptimalkan penggunaan lahan yang sangat terbatas dan juga harga lahan yang saat ini semakin mahal. Dengan banyaknya jumlah pengunjung dan jumlah kendaraan, tempat parkir di bawah tanah memang merupakan solusi terbaik. 

Karena dengan begitu, sebuah bangunan bisa mendapatkan kapasitas parkir kendaraan yang lebih banyak. Jika dibandingkan dengan hanya mengandalkan area parkir di halaman depan, belakang, atau samping gedung, tempat parkir di area basement ini mampu menampung hingga ratusan kendaraan.

Sebelum membuat bangunan dengan basement, pemilik bangunan perlu mendapatkan perizinan bangunan gedung terlebih dahulu. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakan rencana pembangunan memenuhi standar teknis atau tidak. Dengan adanya perizinan tersebut, dapat menjamin keselamatan serta kenyamanan pengguna gedung.

Kelebihan Tempat Parkir Bawah Tanah

Keamanan parkir bawah tanah lebih terjaga, Sumber: gulf-times.com
Keamanan parkir bawah tanah lebih terjaga, Sumber: gulf-times.com

Pembangunan tempat parkir di bawah tanah ini bukan tanpa maksud dan tujuan tertentu. Selain dijadikan sebagai solusi untuk keterbatasan lahan parkir, adanya tempat parkir di basement ternyata juga memiliki berbagai keuntungan. Di bawah ini adalah beberapa keuntungan dari tempat parkir di basement, yakni sebagai berikut:

1. Keamanan Lebih Terjaga

Kita semua tentunya tahu, ketika akan masuk ke tempat parkir basement harus mengambil karcis secara otomatis melalui mesin yang sudah disediakan pihak gedung. Ketika keluar pun, karcis tersebut akan dicek kembali secara otomatis melalui mesin petugas parkir.

Jika karcis tidak sesuai, maka pengguna kendaraan juga akan kesulitan untuk keluar dari tempat parkir tersebut, jika tidak memiliki surat kendaraan yang digunakan. Selain itu, biasanya di area basement juga dilengkapi dengan sistem keamanan gedung seperti CCTV yang dapat membuat area parkiran menjadi lebih terkontrol.

Hal tersebut tentunya akan lebih aman jika dibandingkan dengan parkir di luar gedung yang biasanya hanya diberikan karcis manual tanpa pengecekan yang tepat dan tanpa pengawasan CCTV.

2. Kendaraan Terhindar dari Panas dan Hujan

Ketika kita memarkirkan kendaraan di luar gedung, kendaraan kita akan terkena panas dan juga guyuran hujan secara langsung. Panas terik matahari sendiri ternyata dapat menimbulkan efek negatif pada kendaraan, khususnya pada bagian body kendaraan.

Jika kendaraan sering parkir di bawah terik matahari langsung dan dalam jangka waktu yang lama, warna cat pada body kendaraan akan lebih cepat pudar dan kusam. Hal ini tentunya berbeda dengan jika kita parkir di area basement gedung.

Karena areanya termasuk area indoor, maka kendaraan yang kita parkirkan akan terhindar dari terik matahari dan juga guyuran hujan. Dengan begitu, warna cat pada body kendaraan juga akan lebih awet dan tetap dalam kondisi terbaiknya.

3. Menjaga Nilai Estetika Bangunan

Kelebihan lainnya dari tempat parkir basement adalah dapat menjaga nilai estetika gedung tersebut. Tidak jarang, jika kita memarkirkan kendaraan di depan maupun di samping gedung dapat membuat tampilan gedung menjadi lebih berantakan dan terlihat penuh, apalagi jika penataan kendaraanya hanya asal-asalan.

Lain halnya jika lahan parkir berada di basement, dengan posisinya yang berada di bawah tanah meskipun pengunjung gedung sedang ramai dan sekalipun penataan kendaraan tidak teratur, kondisi parkiran kendaraan tersebut tidak akan terlihat dari luar.

Tetapi biasanya pada tempat parkir bawah tanah, tempat parkiran tersebut juga akan tetap tertata rapi meskipun pengunjung gedung sedang banyak-banyaknya.

4. Tempat Parkir yang Lebih Luas

Basement biasanya dibuat tidak hanya satu dua lantai saja, namun memiliki banyak lantai yang sangat luas layaknya lapangan sepak bola. Dengan tempatnya yang luas dan memiliki banyak lantai, tentu kita juga akan lebih mudah untuk memarkirkan kendaraan.

Kita tidak akan kebingungan saat memarkirkan kendaraan karena pada satu lantai basement saja dapat digunakan untuk parkir banyak kendaraan, apalagi jika memiliki banyak lantai. Selain itu, dengan adanya tempat parkir yang luas, kendaraan juga akan terhindar dari potensi lecet atau kerusakan lainnya karena harus berdempet-dempetan dengan kendaraan lain yang diparkirkan.

Kekurangan Tempat Parkir Basement

Minimnya pencahayaan, Sumber: concreteplayground.com
Minimnya pencahayaan, Sumber: concreteplayground.com

Disamping berbagai kelebihan yang dimilikinya, parkir bawah tanah nyatanya juga tidak lepas dari beberapa kekurangannya. Lantas, apa saja kekurangan dari tempat parkir di area basement?

1. Sirkulasi Udara yang Tidak Lancar

Parkir bawah tanah memang dapat menjadi solusi dari keterbatasan dan mahalnya lahan parkir. Namun sayangnya, keadaan ini seringkali mendorong perancang untuk lebih memperhatikan kekuatan dan keindahan gedung dibandingkan faktor-faktor lain, salah satunya sirkulasi udara.

Kondisi ruangan yang lebih tertutup, tidak tersedianya ventilasi udara, serta banyaknya asap dari kendaraan yang akan parkir, membuat kualitas udara dalam ruang parkir bawah menjadi menurun. Karena tidak tersedianya ventilasi tersebut, sirkulasi udara menjadi tidak berjalan dengan lancar, hal inilah yang juga menyebabkan ruang parkir terkadang menjadi pengap. 

Selain itu tanpa adanya ventilasi udara, pertumbuhan jamur dan bakteri di dalam area basement akan lebih meningkat karena area parkir yang lebih lembab.

2. Minimnya Pencahayaan

Tidak hanya sirkulasi udara yang tidak berjalan lancar, di area parkir basement juga minim akan pencahayaan. Meskipun terdapat beberapa lampu, namun hal tersebut tidak terlalu berpengaruh.

Karena biasanya lampu pada ruangan bawah tanah juga sangat minim, jadi sangat perlu bantuan cahaya dari sinar matahari untuk membuat area basement menjadi lebih terang. Pencahayaan yang minim pada tempat parkir bawah tanah juga dapat berpotensi terjadi tabrakan antar kendaraan.

Itulah informasi mengenai tempat parkir bawah tanah yang dapat dijadikan sebagai solusi keterbatasan lahan beserta dengan kelebihan dan kekurangannya. Semoga informasi tersebut bermanfaat. Cari tahu informasi menarik lainnya pada halaman website Eticon!