Cara Pengolahan Limbah Rumah Tangga yang Tepat!


Deprecated: ltrim(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u5517643/public_html/wp-content/themes/jupiterx/lib/api/utilities/functions.php on line 189

Deprecated: ltrim(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u5517643/public_html/wp-content/themes/jupiterx/lib/api/utilities/functions.php on line 189
Limbah rumah tangga, sumber blog.spacestock.com

Mungkin masih banyak diantara Anda beranggapan, bahwa pengolahan limbah rumah tangga harus dilakukan oleh mesin-mesin canggih. Tidak semua limbah rumah tangga yang Anda hasilkan diolah menggunakan mesin. Karena ada cara yang sederhana dan bisa dilakukan oleh semua orang untuk mengurangi dampak limbah rumah tangga terhadap lingkungan.

Fakta yang ditemukan adalah sampah rumah tangga yang dihasilkan hanya terkumpul dan menumpuk pada tempat pembuangan sampah tanpa adanya pengelolaan lanjutan. Tentu bila ini dibiarkan begitu saja tanpa adanya pengelolaan yang tepat maka, akan menimbulkan masalah baru. Masalah tersebut pada umumnya seperti perkembangbiakan bakteri hingga mencemari sumber air bersih.  

Dengan Anda mengetahui bagaimana cara pengolahan limbah rumah tangga yang tepat. Masalah dan dampak negatif berkelanjutan pada lingkungan bisa dikurangi resiko terjadinya. Informasi lengkapnya bisa Anda simak berikut ini.

Jenis Limbah Rumah Tangga

Jenis-jenis limbah rumah tangga, sumber laundry.drop.id
Jenis-jenis limbah rumah tangga, sumber: laundry.drop.id

Ada beberapa jenis limbah rumah tangga yang umumnya dihasilkan yaitu, limbah cair, padat dan gas. Jenis limbah ini pun selalu dihasilkan setiap harinya selama, kegiatan pada rumah tangga berlangsung.

Kenali jenis limbah rumah tangga agar tidak salah dalam mengelolanya berikut ini.

Limbah Padat

Jenis limbah lainnya yang juga dihasilkan dari rumah tangga adalah limbah padat. Bentuk dari limbah ini seperti sampah plastik, furniture tidak terpakai, kertas, peralatan elektronik, botol bekas minuman, dan lain-lain. Menjadi jenis limbah yang memberikan dampak pencemaran lingkungan dengan resiko tinggi bila tidak dikelola dengan tepat.

Hal ini dikarenakan ada salah satu jenis limbah padat yang sulit terurai di lingkungan yaitu, sampah anorganik seperti plastik. Dimana, sampah plastik yang tidak bisa didaur ulang (sekali pakai) membutuhkan waktu terurai yang cukup lama. Sehingga bila dibiarkan begitu saja tanpa diolah maka, jumlahnya di lingkungan akan semakin banyak.

Limbah Cair

Limbah cair adalah salah satu jenis limbah yang paling banyak dihasilkan dan menyumbang pencemaran lingkungan, terutama pada tanah. Limbah ini diantaranya seperti minyak bekas penggorengan, sabun cuci, kotoran manusia, sabun mandi dan bahan kimia lainnya. Ini merupakan penyebab pencemaran tanah yang dapat membuat kualitas tanah dan air menjadi menurun.

Jika tidak ada penanganan yang tepat maka, dampak terhadap pencemaran lingkungan sangatlah besar resikonya. Mengingat limbah cair yang dihasilkan memiliki kandungan kimia yang berbeda-beda. Sehingga bila telah menjadi satu di lingkungan tentu, akan menghasilkan cairan kimia yang beracun. Pengaruhnya terhadap lingkungan ditentukan dari sistem pengolahan air limbah rumah tangga sederhana yang tepat.

Limbah Gas

Jika dibandingkan dengan jenis limbah lainnya seperti cair dan padat. Limbah gas menjadi jenis limbah rumah tangga yang relatif lebih sedikit dihasilkan. Biasanya limbah ini dihasilkan dari asap kendaraan bermotor, hasil kegiatan peternakan skala kecil, dan penggunaan freon pada alat elektronik.

Walaupun merupakan jenis limbah rumah tangga yang tidak banyak dihasilkan. Namun, tetap saja harus bisa dikelola dengan baik agar tidak berdampak pada pencemaran lingkungan. Limbah gas juga merupakan salah satu penyebab dari terjadinya pemanasan global yang berakibat pada penipisan lapisan ozon atmosfer bumi.

Dampak Limbah Rumah Tangga bagi Lingkungan

Pencemaran sungai akibat limbah rumah tangga, sumber indozone.id
Pencemaran sungai akibat limbah rumah tangga, sumber: indozone.id

Pembuangan limbah rumah tangga yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap lingkungan. Dilansir dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), pembuangan limbah rumah tangga memiliki berbagai dampak. Mulai dari aspek kesehatan, air limbah yang berasal toilet mengandung bakteri E. Coli yang dapat menyebabkan penyakit perut seperti typhus, diare, dan kolera.

Sudah sangat jelas dan pasti jika pengolahan limbah rumah tangga tidak dilakukan dengan benar dan tepat. Maka, limbah-limbah tersebut memiliki potensi yang besar mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan orang yang berada di lingkungan tersebut. Berikut ini beberapa dampak negatif yang dapat dihasilkan dari limbah rumah tangga diantaranya:

  • Menciptakan bakteri berbahaya seperti E.Coli yang dapat mengakibatkan penyakit pencernaan terhadap manusia. Sumur resapan air limbah rumah tangga menjadi pintu masuk dari bakteri ini pada tubuh manusia.
  • Menghasilkan bau yang tidak sedap pada area yang tercemar sehingga, membuat orang yang berada di lingkungan sekitar menjadi tidak nyaman dan terganggu.
  • Kualitas air tanah di sekitar wilayah tercemar akan berkurang dan dapat menimbulkan kekurangan sumber air untuk berbagai jenis kebutuhan.
  • Mengurangi estetika di tempat yang tercemar. Lingkungan yang tadinya terlihat indah dan rapi akan menjadi tidak enak dipandang akibat dari pencemaran limbah rumah tangga.

Cara Pengolahan Limbah Rumah Tangga

Pengolahan limbah rumah tangga, sumber conserve-energy-future.com
Pengolahan limbah rumah tangga, sumber: conserve-energy-future.com

Jika Anda ingin limbah rumah tangga dapat dikelola dengan baik dan tidak menimbulkan pencemaran terhadap lingkungan. Berikut ini bisa Anda ikuti beberapa cara pengolahan limbah rumah tangga.

1. Mengolah Sampah Organik Menjadi Pupuk

Sampah organik menjadi jenis limbah rumah tangga yang hampir setiap harinya dihasilkan. Limbah ini dihasilkan dari sisa makanan, buah, sayuran, dan sejenisnya. Cara pengolahan sampah mandiri bisa dilakukan dengan menyisihkan sampah organik untuk diolah menjadi pupuk kompos. Manfaatnya akan sangat berguna bagi Anda yang memiliki hobi berkebun.

2. Membuat Ecobrick

Cara pengolahan limbah rumah tangga yang masih awam diketahui oleh banyak orang. Ecobrick merupakan botol plastik yang diisi dengan limbah non-biological untuk membuat blok bangunan yang nantinya bisa dipakai kembali. Menjadi cara terbaik mengolah jenis limbah plastik agar tidak berujung pada tempat pembuangan akhir.

3. Menerapkan Prinsip Reuse, Reduce, dan  Recycle (3R)

Sangat penting bagi Anda yang ingin pengolahan limbah rumah tangga mudah untuk dilakukan. Bisa untuk menerapkan prinsip 3R sebagai salah satu cara yang dapat membantu agar limbah rumah tangga yang dihasilkan tidak mencemari lingkungan sekitar.

Prinsip 3R terdiri dari Reuse (penggunaan kembali), Reduce (mengurangi), dan Recycle (mendaur ulang). Dengan menerapkan prinsip dari 3R merupakan perpanjangan tangan dari pemisahan sampah sesuai dengan jenisnya. Prinsip ini juga membantu untuk mengurangi berakhirnya sampah plastik yang sulit terurai.

4. Mengurangi Penghasilan Sampah

Limbah rumah tangga lebih banyak dihasilkan dari sampah baik organik dan anorganik. Untuk mencegah dari terjadinya pencemaran lingkungan dari limbah sampah yang dihasilkan. Mulailah untuk mengurangi penghasilan sampah caranya seperti menghabiskan seluruh makanan dan mengurangi mengkonsumsi air mineral dalam kemasan botol.

5. Membuat Saluran Limbah Cair yang Tepat

Untuk mencegah pencemaran lingkungan dari limbah cair yang dihasilkan. Perlu untuk membangun saluran yang tepat dan sesuai dengan kegunaannya. Sehingga limbah cair rumah tangga tidak menimbulkan dampak negatif yang dapat membuat masalah terhadap lingkungan. Untuk kotoran yang dihasilkan manusia seperti tinja dan urine dengan membangun jamban. Kemudian, dibuat septic tank yang dihubungkan dengan saluran pipa.

Dari penjelasan di atas mengenai pengolahan limbah rumah tangga tentunya dapat membuat Anda semakin paham dan mengerti cara untuk melakukannya. Dengan begitu Anda dapat menghindari limbah rumah tangga yang dihasilkan mencemari kelestarian dari lingkungan.

Bahaya Sampah Plastik yang Tidak Bisa Dianggap Remeh!


Deprecated: ltrim(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u5517643/public_html/wp-content/themes/jupiterx/lib/api/utilities/functions.php on line 189

Deprecated: ltrim(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u5517643/public_html/wp-content/themes/jupiterx/lib/api/utilities/functions.php on line 189
Bahaya sampah plastik terhadap lingkungan, sumber dejavanews.com

Bahaya sampah plastik yang termasuk ke dalam sampah anorganik sampai saat ini masih menjadi masalah terbesar bagi lingkungan, karena memiliki sifat bahan yang sulit terurai. Selama masih banyak jenis produk yang menggunakan plastik sebagai bahan pembuatannya dan lain sebagainya. Maka, sampah plastik pastinya akan terus bertambah dan menjadi masalah yang cukup serius bagi lingkungan.

Dampak bahaya sampah plastik bukan hanya dirasakan oleh lingkungan akan tetapi, bisa juga mengganggu kesehatan manusia. Sehingga sudah seharusnya Kita memperhatikan dan peduli berbagai dampak negatif yang akan ditimbulkan. Dari hal yang sederhana yaitu, bijak jika masih memakai atau menghasilkan jenis sampah plastik.

Karena penggunaan bahan plastik masih sangat mendominasi dan mayoritas digunakan hampir pada semua produk yang ada. Jika penggunaannya masih terus mendominasi ditambah dengan kurangnya perhatian baik yang menggunakan atau yang memakainya. Sudah sangat jelas dampaknya bagi lingkungan dan juga kesehatan akan sangat tinggi resikonya.

Agar Anda semakin peduli dan memiliki perhatian lebih terhadap bahaya sampah plastik. Pada artikel ini akan dibahas lebih lanjut lagi. Berikut ini beberapa penjelasan mengenai sampah plastik yang bisa Anda simak.

Jenis Sampah Plastik yang Sulit Terurai

Jenis sampah plastik, sumber lingkunganhidup.jogjakota.go.id
Jenis sampah plastik, sumber: lingkunganhidup.jogjakota.go.id

Perlu untuk Anda ketahui bahwa ada beberapa jenis sampah plastik yang sulit dan membutuhkan waktu terurai yang sangat lama. Bahkan ada juga yang tidak bisa terurai secara alami dengan bantuan dari alam. 

Berikut ini beberapa jenis sampah plastik yang sulit terurai diantaranya:

1. Kantong Plastik

Jenis sampah plastik yang sering dan mudah ditemukan akibat masih banyak yang menggunakannya sebagai tas belanja. Hal ini dikarenakan kantong plastik memiliki bahan yang ringan dan mudah digunakan. Namun, dibalik itu semua ternyata menyimpan bahaya yang besar terhadap lingkungan.

Kantong plastik baru bisa terurai sekitar 10 hingga 500 tahun lamanya. Bukanlah waktu yang sebentar sehingga, jenis sampah plastik ini sangatlah tidak ramah terhadap lingkungan. Karena memiliki sifat terurai yang sangat lama dan juga memiliki dampak negatif yang sangat besar.

2. Botol Plastik

Tentunya jenis sampah plastik yang satu ini sudah tidak asing lagi bagi Anda. karena hampir semua produk minuman memakai plastik sebagai bahan pembuatan kemasannya. Jenis plastik yang banyak digunakan memiliki sifat sekali pakai. Sehingga menjadi sampah plastik dengan tingkat yang cukup tinggi setelah kantong plastik.

Jenis plastik yang umumnya digunakan adalah PETE atau PET (Polyethylene Terephthalate). Memiliki warna transparan dan tidak dapat didaur ulang artinya, hanya bisa digunakan sekali pakai. Botol plastik bisa terurai sekitar 450 tahun tentunya, menjadi jenis sampah plastik yang membahayakan kelestarian lingkungan.

3. Sedotan Plastik

Ukurannya yang kecil dan minimalis sering digunakan untuk membantu menyedot minum. Ternyata menjadi sampah plastik yang juga tidak bisa terurai dalam waktu yang singkat. Waktu yang diperlukan untuk sedotan plastik terurai adalah sekitar  20 tahun.

Walaupun waktunya tidak selama kantong dan botol plastik untuk terurai. Tetap saja memiliki dampak dan bahaya bagi kelestarian lingkungan. Jenis bahan plastik yang digunakan juga memiliki sifat yang tidak bisa untuk didaur ulang. 

4. Styrofoam

Menjadi jenis sampah plastik yang banyak digunakan untuk mengemas produk makanan. Styrofoam sampai saat ini masih banyak digunakan karena sangat praktis untuk digunakan sebagai kemasan. Walaupun demikian, tetap saja menjadi sampah plastik yang sulit terurai.

Penggunaan styrofoam yang sekali pakai dan tidak dapat didaur ulang. Tentunya akan memberikan dampak bahaya bagi kelestarian lingkungan. Karena masa waktunya untuk terurai cukuplah lama yaitu, sekitar 450 tahun lamanya.

5. Kemasan Sachet Plastik

Menjadi sampah plastik yang juga mendominasi setelah kantong dan botol plastik. Kemasan sachet plastik kini telah banyak digunakan karena, hampir semua produk makanan instan menggunakannya sebagai kemasan. Waktunya untuk terurai hampir sama dengan sedotan plastik. Hanya saja waktunya sedikit lebih lama yaitu, sekitar 50-80 tahun lamanya.

Dampak Bahaya Sampah Plastik Bagi Kesehatan dan Lingkungan

Pencemaran lingkungan yang diakibatkan sampah plastik, sumber bangazul.com
Pencemaran lingkungan yang diakibatkan sampah plastik, sumber: bangazul.com

Bahaya sampah plastik saat ini tidak bisa dianggap remeh atau dipandang sebelah mata. Pasalnya dampak negatif yang ditimbulkan bagi kesehatan dan lingkungan sangatlah berbahaya. 

Perlu untuk Anda ketahui bahwa sampah plastik kian meresahkan bagi sebagian besar orang yang peduli terhadap lingkungan. Mengingat jumlahnya yang sangat cepat meningkat dari tahun ke tahun.

Berikut ini beberapa dampak dampak bahaya sampah plastik bagi kesehatan dan lingkungan diantaranya:

1. Memberikan Masalah Pada Rantai Makanan

Siklus dari rantai makanan sangatlah penting bagi makhluk hidup agar tetap dapat bertahan hidup. Dampak yang diberikan dari sampah plastik adalah mengacaukan rantai makanan makhluk hidup.

Bahaya yang ditimbulkan tidak bisa dianggap sepele, karena dampak yang ditimbulkan menyebabkan banyak masalah pada siklus rantai makanan. Salah satu makhluk hidup yang sangat terdampak adalah organisme terkecil di dunia, seperti plankton.

2. Menghasilkan Limbah Beracun

Limbah beracun yang dihasilkan dari sampah plastik berasal dari kandungan bahannya. Terdapat kandungan bahan kimia beracun sehingga, penggunaan dan paparan plastik telah dikaitkan dengan sejumlah masalah kesehatan.

Inilah yang menjadi alasan mengapa sampah plastik bukan hanya berdampak bagi lingkungan. Akan tetapi, dampak bahaya yang ditimbulkan juga berakibat pada kesehatan manusia itu sendiri. Zat kimia yang dihasilkan akan menimbulkan banyak masalah, salah satunya adalah limbah beracun.

3. Menimbulkan Banyak Polusi

Jenis polusi yang ditimbulkan akibat dari dampak negatif sampah plastik cukuplah mengkhawatirkan. Karena polusi yang ditimbulkan antara lain seperti polusi air, tanah, dan udara. Sehingga banyak masalah yang harus dihadapi oleh lingkungan akibat dari bahaya yang dihasilkan sampah plastik.

Polusi yang terjadi sebagai penyebab pencemaran tanah yang mengakibatkan penurunan kualitas air dan tanah . Untuk polusi yang terjadi di udara diakibatkan dari pembakaran sampah plastik karena melepaskan gas beracun. Sedangkan polusi yang terjadi di air diakibatkan dari sampah plastik yang tidak bisa terurai. Sehingga menimbulkan bahaya sampah plastik di laut yang umumnya sering sekali terjadi.

4. Menghasilkan Mikroplastik yang Berbahaya Bagi Kesehatan

Dampak negatif sampah plastik bagi kesehatan adalah mikroplastik dapat masuk ke dalam tubuh manusia. Mikroplastik lebih banyak terkandung dalam air sehingga mudah masuk ke dalam organ tubuh ikan. Inilah yang menjadi penyebab bahaya sampah plastik bagi kesehatan bila bersentuhan langsung dengan makanan, metabolisme.

Solusi Dalam Mengatasi Bahaya Sampah Plastik

Jenis sampah plastik daur ulang, sumber cleanipedia.comJenis sampah plastik daur ulang, sumber cleanipedia.com
Jenis sampah plastik daur ulang, sumber: cleanipedia.com

Untuk mengurangi dampak bahaya dari sampah plastik ada beberapa solusi yang bisa diikuti dan diterapkan diantaranya sebagai berikut.

  • Membawa kantong belanja sendiri untuk mengurangi penggunaan kantong plastik. Telah banyak jenis kantong belanja yang ramah lingkungan dan dapat dipakai berulang kali.
  • Membiasakan membawa mug atau tumbler minuman sendiri. Dengan begitu penggunaan kemasan botol plastik bisa dikurangi. Mengingat waktu terurainya yang sangatlah lama dan memiliki zat kimia yang berbahaya bagi lingkungan.
  • Mengurangi penggunaan sedotan plastik bila minuman yang dikonsumsi bisa secara langsung diminum. Ada baiknya lagi bila membawa sedotan sendiri yang terbuat dari bahan yang ramah lingkungan dan dapat dipakai berulang kali. Salah satu contohnya seperti sedotan bambu.
  • Membantu Orang sekitar untuk dapat peduli terhadap lingkungan dengan mengurangi penggunaan sampah plastik. Caranya yaitu, dengan memberikan edukasi singkat mengenai bahaya sampah plastik bagi lingkungan dan kesehatan.
  • Mengurangi atau menghindari penggunaan produk atau bahan yang menggunakan jenis plastik sulit terurai dan tidak dapat didaur ulang. Telah banyak alternatif pilihan produk atau bahan yang lebih ramah lingkungan.

Dengan berbagai penjelasan yang telah disampaikan tentunya dapat menambah kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dari bahaya sampah plastik. Jika tidak dimulai dari sekarang kapan lagi? kesadaran akan melestarikan lingkungan. Karena bukan hanya menyangkut untuk kehidupan saat ini melainkan, untuk keberlangsungan kehidupan yang akan mendatang.

Semoga dengan berbagai penjelasan mengenai bahaya sampah plastik yang sudah disampaikan dapat berguna bagi Anda. Jangan lupa untuk tetap selalu update informasi menarik dan bermanfaat lainnya hanya di laman PT. Eticon Rekayasa Teknik.

Pentingnya Sertifikat CHSE Bagi Pelaku Usaha di Sektor Pariwisata


Deprecated: ltrim(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u5517643/public_html/wp-content/themes/jupiterx/lib/api/utilities/functions.php on line 189

Deprecated: ltrim(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u5517643/public_html/wp-content/themes/jupiterx/lib/api/utilities/functions.php on line 189
Pariwisata Indonesia, sumber prfmnews.pikiran-rakyat.com

Pandemi covid 19 yang belum usai membuat penerapan dari protokol kesehatan (prokes) masih tetap diterapkan. Dengan adanya sistem penerapan prokes membuat sektor pariwisata masih tetap dapat beroperasi sebagaimana mestinya. Walaupun masih terdapat beberapa fasilitasnya yang dibatasi. Sehingga perlu bagi para pelaku usaha di sektor pariwisata untuk memiliki sertifikat CHSE.

Untuk tetap membuat sektor pariwisata selalu dibuka dan menerima kunjungan wisatawan di masa pandemi. Maka, pemerintah lewat Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (KemenParekraf) memberikan sebuah solusi kepada para pelaku usaha pariwisata. Solusi tersebut adalah dengan memberikan sertifikat CHSE sebagai jaminan atas destinasi wisata yang dikelola.

Jaminan yang diberikan oleh pemerintah adalah kepada wisatawan terhadap pelaksanaan tata kelola usaha dibidang wisata. Jaminan tersebut berhubungan dengan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan. Dengan dimilikinya sertifikat CHSE menandakan bahwa sektor pariwisata tersebut sangat baik dalam mengelola destinasi wisatanya.

Apa Itu Sertifikat CHSE?

Sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability) adalah proses pemberian sertifikat kepada usaha pariwisata, destinasi pariwisata, dan jenis usaha dibidang pariwisata  lainnya. Untuk memberikan jaminan kepada wisatawan terhadap pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan.

Dengan memiliki sertifikat CHSE banyak manfaat yang akan didapatkan, salah satunya untuk meningkatkan jumlah wisatawan. Kondisi pandemi sangat mengharuskan bagi Anda para pelaku usaha pariwisata untuk bisa mendapatkan sertifikat ini. Tujuannya agar usaha pariwisata yang dikelola mendapatkan kepercayaan dan dipilih untuk dikunjungi oleh para wisatawan. 

Tentunya sertifikat CHSE bukan hanya bermanfaat saat kondisi pandemi saja namun, bisa juga bermanfaat dalam jangka panjang. Untuk memberikan jaminan rasa aman dan nyaman kepada para wisatawan. Sehingga aktivitas pariwisata dapat berjalan lebih maksimal dalam mendukung perkembangan dan kemajuannya.

Mengapa Sertifikat CHSE Penting untuk Dimiliki?

Contoh Sertifikat CHSE, sumber republika.co.id
Contoh Sertifikat CHSE, sumber: republika.co.id

Jika disesuaikan dengan kondisi saat ini yaitu, masa pandemi covid 19 yang belum berakhir. Sektor pariwisata tentu harus memiliki solusi atau cara bagaimana untuk tetap dapat beroperasi. Sehingga dengan sertifikat CHSE akan sangat membantu terutama dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Wisatawan atau pengunjung tentunya akan memilih destinasi atau produk pariwisata yang aman dan nyaman. Karena mereka tentunya tidak mau mengambil resiko jika berlibur ke sebuah tempat pariwisata yang rentan terpapar virus covid 19. Bisa juga bila tempat pariwisata tidak memiliki tata kelola yang baik.

Sehingga bagi Anda para pelaku usaha atau produk di sektor pariwisata sangatlah penting untuk memiliki sertifikat CHSE. Dengan mendapatkan sertifikat ini usaha pariwisata yang Anda jalani dapat bertahan dan diminati oleh banyak pengunjung atau wisatawan.

Manfaat dari Sertifikat CHSE Bagi Usaha di Sektor Pariwisata

Menteri Kemenparekraf Wishnutama Kusubandio saat menyerahkan Sertifikat-CHSE, sumber sulawesion.com
Menteri Kemenparekraf Wishnutama Kusubandio saat menyerahkan Sertifikat CHSE, sumber: sulawesion.com

Ada beberapa manfaat yang akan didapatkan bila memiliki sertifikat CHSE diantaranya:

1. Mudah Mendapatkan Kepercayaan Pengunjung atau Wisatawan

Memiliki usaha di sektor pariwisata sangatlah penting untuk mendapatkan kepercayaan dari pengunjung atau wisatawan. Karena penilaian mereka terhadap layanan yang diberikan sangatlah berpengaruh. Terutama terhadap keberlangsungan usaha pariwisata untuk kedepannya.

Dengan memiliki sertifikat CHSE mendapatkan kepercayaan dari pengunjung atau wisatawan akan sangatlah mudah. Karena mereka sudah mengetahui bahwa usaha pariwisata yang Anda jalani sudah disertifikasi. Sehingga jaminan akan keamanan dan kenyamanan bisa mereka dapatkan.

2. Meningkatkan Jumlah Pengunjung atau Wisatawan

Dengan adanya pelayanan yang ekstra terhadap keamanan dan kenyaman yang diberikan. Maka, jumlah pengunjung atau wisatawan sangatlah mudah mengalami peningkatkan. Tentunya pelayanan ekstra yang diberikan adalah dampak dari sertifikat CHSE yang sudah dimiliki.

Pengunjung yang sudah merasakan lebih dulu pelayanan pariwisata yang diberikan akan memberikan respon yang baik. Sehingga memberikan rasa ketertarikan dan penasaran pengunjung atau wisatawan lain untuk datang berkunjung di tempat pariwisata yang Anda kelola.

3. Menampilkan Wajah Baru Usaha di Sektor Pariwisata

Untuk mendapatkan sertifikat CHSE tentunya tidak didapatkan begitu saja tanpa pemenuhan syarat dan penilaian. Artinya Anda sebagai pihak pengelola dari usaha pariwisata akan melakukan banyak perubahan baik tata kelola dan juga sistem yang digunakan.

Dengan adanya perubahan tentu, akan memberikan tampilan wajah baru dari usaha pariwisata yang dijalani. Hal yang paling berdampak terhadap perubahan seperti kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan. Ini juga yang akan membuat pengunjung atau wisatawan. semakin tertarik untuk datang berkunjung.

4. Mengurangi Penyebaran dan Penularan Virus Covid 19

Tujuan utama dari adanya sertifikasi CHSE oleh pemerintah adalah untuk mengurangi penyebaran dan penularan virus covid 19 di sektor pariwisata. Inilah salah satu manfaat yang akan Anda dapatkan sebagai pihak pengelola pariwisata. Dimana, seluruh lingkungan pariwisata dapat terhindar dari bahayanya virus covid 19.

Tentunya pengunjung atau wisatawan akan merasa lebih aman dan nyaman. Sehingga rasa betah dan ingin berkunjung kembali bisa menjadi salah satu keuntungan bagi Anda sebagai pihak pengelola. Karena mereka merasa sangat puas akan layanan yang diberikan terhadap keamanan dan kenyamanan.

Cara Mendapatkan Sertifikat CHSE

Pamflet informasi pendaftaran sertifikat CHSE, sumber sulutaktual.com
Pamflet informasi pendaftaran Sertifikat CHSE, sumber: sulutaktual.com

Sebagai wujud untuk membuat sektor pariwisata kembali pulih dan dapat beroperasi secara maksimal. Maka, pemerintah memberikan solusi dan kesempatan bagi para pelaku usaha di sektor pariwisata untuk melakukan sertifikasi CHSE. 

Selain memberikan solusi, pemerintah juga ikut membantu dengan menggratiskan (tidak dipungut biata) pembuatan sertifikat CHSE. Sehingga Anda sebagai pihak pengelola usaha di sektor pariwisata bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. 

Gratis dan memberikan banyak manfaat dalam keberlangsungan pariwisata. Jangan sampai terlewatkan untuk membuatnya. Proses dan tahapan pembuatannya pun tidaklah sulit dan tergolong sangatlah mudah. Berikut ini bisa Anda simak dan ikuti cara mendapatkan sertifikat CHSE.

1. Mengakses Website Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (KemenParekraf)

Akses halaman website https://chse.kemenparekraf.go.id/ dan pilih atau klik “Daftar Sekarang”. Menu ini terdapat pada akhir atau bagian bawah dari laman website.

2. Mengisi Data Kelengkapan Perusahaan atau Usaha Pariwisata

Ketika sudah mengklik menu tampilan “Daftar Sekarang” Anda akan diarahkan pada menu “Pendaftaran” untuk mengisi data kelengkapan. Isi kelengkapan data diri dan perusahaan untuk membuat akun yang akan diverifikasi melalui email yang didaftarkan.

3. Mengecek Verifikasi Akun yang Sudah Dibuat

Pada saat mendaftar selain menjadi informasi data diri dan perusahan. Sekaligus juga membuat akun agar terdaftar dan bisa mengakses berbagai hal menyangkut dengan sertifikat CHSE. Setelah akun diverifikasi, log-in melalui https://chse.kemenparekraf.go.id/ dengan memasukkan email dan password yang telah didaftarkan.

4. Melakukan Penilaian Mandiri

Penilaian dan evaluasi yang dilakukan secara mandiri/sendiri oleh pelaku usaha atas usaha wisata yang dijalankan berdasarkan kepada Daftar Periksa/Form CHSE yang telah ditetapkan sesuai dengan jenis usaha.

Pelaku usaha pariwisata melakukan penilaian mandiri, dan mengunduh format surat pernyataan deklarasi mandiri. Semua tahapannya akan diarahkan melalui tata cara yang diberikan untuk memudahkan dalam pengisiannya.

5. Audit Oleh Lembaga Sertifikasi

Tim Auditor akan melakukan peninjauan dan melakukan validasi terkait pernyataan yang telah diberikan secara berdasarkan pengisian angket terhadap jawaban dan bukti pendukung yang telah dilakukan pengisian oleh Pelaku Usaha terkait usaha yang didaftarkan.Selanjutnya menunggu proses audit/penilaian oleh Lembaga Sertifikasi yang ditunjuk.

6. Memperoleh Sertifikat CHSE dengan Labeling I Do Care

Labeling I DO CARE diberikan kepada usaha pariwisata, usaha/fasilitas lain terkait pariwisata, lingkungan masyarakat sekitar daya tarik wisata dan/atau fasilitas pariwisata serta destinasi pariwisata yang telah memenuhi kriteria dan indikator.

Kriteria dan indikator tersebut meliputi pelaksanaan kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan. Dinyatakan berhak untuk mendapatkan sertifikat CHSE tergantung dari hasil audit yang dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi.

Semoga dengan berbagai penjelasan mengenai sertifikat CHSE yang sudah disampaikan dapat berguna bagi Anda. Jangan lupa untuk tetap selalu update informasi menarik dan bermanfaat lainnya hanya di laman PT. Eticon Rekayasa Teknik.

8 Tempat Dengan Tata Kota Terbaik di Indonesia


Deprecated: ltrim(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u5517643/public_html/wp-content/themes/jupiterx/lib/api/utilities/functions.php on line 189

Deprecated: ltrim(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u5517643/public_html/wp-content/themes/jupiterx/lib/api/utilities/functions.php on line 189
Monumen Bajra Sandhi, sumber: uk.hotels.com

Kota yang memiliki sarana dan prasarana yang terorganisir dengan baik dalam memajukan kemakmuran bagi warganya adalah hasil dari tata kota terbaik. Dengan adanya penataan kota yang terorganisir memberikan banyak dampak positif. Sehingga kesejahteraan dari warga dapat merata dan menekan dari kesenjangan sosial.

Perlu untuk diketahui bahwasannya, dalam melakukan tata kota bukanlah hal yang mudah dilakukan begitu saja. Karena ada banyak hal yang perlu direncanakan dari berbagai aspek. Apalagi jika kota tersebut memiliki luas wilayah cukup besar dan jumlah penduduk yang juga banyak.

Dalam pelaksanaan tata kota dilakukan dengan cara bertahap dan terarah sesuai dengan perencanaan yang sudah dibuat. Hal ini dikarenakan butuh waktu yang cukup banyak untuk membuat kota dapat terorganisir dengan baik. Sehingga sarana dan prasarana dapat terbentuk secara maksimal dalam mempercepat terjadinya perkembangan dari kota.

Setiap kota yang ada di dunia dan utamanya yang ada di Indonesia tentunya akan melakukan tata pembangunan kota secara baik. Maka, rencana demi rencana dilakukan oleh setiap para pemimpin daerahnya (kota). Untuk membuat kota yang mereka pimpin dapat tumbuh berkembang menjadi kota yang maju dan sejahtera.

Apa Itu Tata Kota?

Tata kota di Indonesia, sumber tirto.id
Tata kota terbaik di Indonesia, sumber: tirto.id

Bila merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) tata kota diartikan sebagai pola penataan atau perencanaan yang terorganisasi untuk sebuah kota dalam membangun sarana dan prasarananya. Jika dipersempit lagi tata kota akan berhubungan dengan semua hal yang menunjang dari kesejahteraan warganya. Misalnya seperti infrastruktur jalan, taman, tempat usaha, dan tempat tinggal (hunian). 

Ketika sarana dan prasarana yang sudah dibangun dapat memberikan dampak yang baik bagi kesejahteraan warganya. Maka, tata kota yang telah direncanakan, dikelola dan diatur dapat dikatakan berhasil. Bukan hanya warga yang menjadi sejahtera akan tetapi, wajah tampilan kota akan lebih terlihat rapi dan memberikan suasana nyaman.

Kota sebagai pusat dari perekonomian wilayah sudah seharusnya untuk ditata dan dilakukan pembenahan. Karena semakin baik penataan dari sebuah kota maka, berbagai sistem yang terdapat di dalamnya dapat berjalan sebagaimana mestinya. Manfaat dari adanya tata kota akan sangat berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial.

Inilah yang menjadikan tata kota wajib untuk dapat terus dilakukan seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. Karena bila dihentikan dalam melakukan penataan dari wilayah kota maka, sudah pasti menimbulkan banyak masalah bermunculan. Tentu hal ini dapat membuat sistem dalam kota menjadi berantakan dan tidak terkendali. Pada akhirnya membuat masalah di berbagai lini baik pemerintah dan juga warganya.

Tujuan Dari Tata Kota

Tata kota memiliki beberapa tujuan agar dapat membuat berbagai pembangunan sarana dan prasarana dapat berjalan dengan maksimal. Tujuan dari tata kota bisa disimak berikut ini diantaranya:

  1. Menjadikan ruang wilayah nasional aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan.
  2. Menciptakan keharmonisan antara lingkungan alam dan lingkungan buatan manusia.
  3. Keterpaduan pemanfaatan ruang darat, laut, dan udara, termasuk ruang di dalam bumi yang berkaitan dengan sarana dan prasarana.
  4. Keterpaduan perencanaan tata ruang wilayah nasional, provinsi, dan kabupaten atau kota.
  5. Pemanfaatan sumber daya alam yang ada secara seimbang dan tepat. Demi mendukung peningkatan dari kesejahteraan masyarakat.

Dengan adanya tujuan ini maka, perencanaan tata kota akan lebih jelas dan terarah. Sehingga perkembangan dan kemajuan dari sebuah kota yang diharapkan dan ditargetkan dapat tercapai. Bukanlah sebuah hal yang mudah namun, proses penataan harus bisa terus untuk dilakukan.

Tata Kota Terbaik di Indonesia

Untuk melihat kota di Indonesia yang sudah berhasil dalam membangun sarana dan prasarana perkotaannya. Sehingga kemakmuran, kesejahteraan, dan memiliki tampilan wajah kota yang baru. Semua hal tersebut merupakan pencapaian dari menata ruang sempit akibat dari berkurangnya lahan terbuka. Tentunya yang diakibatkan dari pertumbuhan penduduk yang cukup pesat.  

Tata kota terbaik ada penilaiannya yang dilakukan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Hasil dari penilaian tata kota terbaik akan disimbolkan dengan pemberian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD).   Berikut ini bisa Anda simak beberapa tata kota terbaik di Indonesia yang diantaranya:

1. Bandung

Gedung Sate, sumber kompas.com
Gedung Sate, sumber: kompas.com

Kota Bandung adalah sebuah kota yang terletak di Pulau Jawa dan menjadi ibu kota dari Provinsi Jawa Barat. Terkenal dengan sebutan kota Paris Van Java ternyata memiliki tata kelola kota yang cukup baik. Hal ini bisa terlihat dengan banyaknya perubahan pada kotanya. Suasana kotanya yang asri ditambah dengan udaranya yang sejuk akan membuat Anda semakin betah ketika berada di kota Bandung.

2. Banjarbaru

Tugu Bundaran Simpang Empat Banjarbaru, sumber poroskalimantan.com
Tugu Bundaran Simpang Empat Banjarbaru, sumber: poroskalimantan.com

Menjadi kota yang sangat terkenal di Kalimantan, terutama di provinsi Kalimantan Selatan. Kota Banjarbaru adalah hasil dari pemekaran kabupaten Banjar. Belum lama berdiri menjadi kota baru Banjarbaru telah terpilih sebagai wilayah yang memiliki tata kota yang baik. Selain itu, kota ini juga menjadi pusat dari pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan.

3. Denpasar

Monumen Bajra Sandhi, sumber: uk.hotels.com
Monumen Bajra Sandhi, sumber: uk.hotels.com

Selanjutnya ada denpasar yang juga terpilih sebagai wilayah dengan tata kota yang cukup baik. Sangat terkenal sebagai kota pariwisata mendorong banyaknya perubahan dan kemajuan dari sarana dan prasarananya. Hal ini dapat terlihat dengan mulai banyak infrastruktur yang dibangun untuk mendukung kesejahteraan warganya.

4. Dumai

Tata kota Dumai, sumber jejakpiknik.com
Tata kota Dumai, sumber: jejakpiknik.com

Kota Dumai yang terletak di provinsi Riau dan merupakan hasil dari pemekaran kabupaten Bengkalis. Sekaligus menjadi kota terluas di Indonesia setelah Manokwari. Dalam tata kota, Dumai sangat tepat dalam mengelola wilayahnya yang sangat strategis. Sehingga terpilih mendapatkan penghargaan sebagai salah satu wilayah dengan tata kota terbaik di Indonesia.

5. Palembang

Jembatan Ampera, sumber bisnis.tempo.co
Jembatan Ampera, sumber: bisnis.tempo.co

Kota palembang adalah ibu kota dari provinsi Sumatera Selatan dan memiliki pembangunan kota yang cukup pesat. Namun, untuk tata kelola dari kotanya cukuplah seimbang dengan melakukan pemerataan dalam pembangunan infrastruktur. Sehingga membantu  dalam meningkatkan nilai kesejahteraan dari warganya. Tak heran, bila kota palembang juga mendapatkan penghargaan sebagai wilayah dengan tata kota yang baik.

6. Semarang

Tugu Muda kota Semarang, sumber indonesiainside.id
Tugu Muda kota Semarang, sumber: indonesiainside.id

Sangat terkenal dengan bangunan tua yang memiliki banyak nilai sejarah. Dalam urusan tata kota, Semarang sangat memperhatikan akan sarana dan prasarananya. Sehingga warganya dapat lebih mudah dalam meningkatkan nilai kehidupan. Selain itu, tampilan wajah kotanya semakin teratur dengan adanya sistem pembangunan infrastruktur secara merata.

7. Surabaya

Taman Museum Kapal Selam, sumber tribunnews.com
Taman Museum Kapal Selam, sumber: tribunnews.com

Menjadi kota metropolitan kedua setelah DKI Jakarta. Walaupun memiliki tata ruang wilayahnya yang cukup padat, kota Surabaya tetap mengelola pembangunan infrastrukturnya dengan cukup baik. Sehingga dapat mengantarkan kota ini sebagai salah satu wilayah dengan tata kota yang baik dan tepat.

8. DI Yogyakarta

Tugu Pal Putih Yogyakarta, sumber suara.com
Tugu Pal Putih Yogyakarta, sumber: suara.com

Terkenal dengan julukan kota pelajar dan budaya serta sektor pariwisatanya yang mengundang banyak orang tertarik untuk berkunjung. Yogyakarta atau yang lebih familiar dipanggil Jogja juga menjadi wilayah dengan tata kota yang cukup baik. Hal ini dapat terlihat dengan pembangunan infrastruknya yang cukup sering dilakukan untuk memberikan kenyamanan sekaligus kesejahteraan bagi warganya.

Itulah penjelasan mengenai tempat dengan tata kota terbaik di Indonesia. Apakah dari beberapa kota yang sudah dijelaskan di atas kota asal Anda termasuk di dalamnya? Jika belum, Anda bisa tetap terus mendukung dalam proses penataan tata kota yang dilakukan. Agar kota asal atau kelahiran Anda juga bisa masuk dalam daftar tata kota yang baik.