Tentang Pencemaran Udara (Penyebab, Dampak, Mengatasinya)

Mengenal tentang pencemaran udara, Sumber: suara.com

Pada kesempatan kali ini kita akan mengenal lebih lanjut tentang pencemaran udara, mulai dari penyebab, dampak, hingga cara mengatasinya. Udara merupakan salah satu unsur abiotik dari lingkungan. Apabila udara mengalami kerusakan atau pencemaran, maka nantinya lingkungan juga ikut terganggu. Pencemaran udara ini bisa terjadi secara alami ataupun karena ulah manusia.

Dilansir dari laman Wikipedia, pengertian dari pencemaran udara adalah kehadiran satu atau lebih substansi fisik, kimia, atau biologi di atmosfer dalam jumlah yang dapat membahayakan kesehatan (manusia, hewan, dan tumbuhan), mengganggu estetika dan kenyamanan, hingga merusak properti. Sebelum pencemaran udara semakin meluas, kita perlu mengenal tentang pencemaran udara lebih lanjut.

Penyebab Pencemaran Udara

Munculnya pencemaran udara tentu saja tidak terjadi secara sendirinya, ada faktor penyebab yang melatar belakanginya. Anda perlu mengatahui apa saja penyebab terjadinya pencemaran udara disuatu lingkungan. Berikut contoh penyebab pencemaran udara yang dirangkum dari berbagai sumber.

1. Asap dari Kendaraan

Asap kendaraan bermotor ini merupakan salah satu hal yang berkaitan erat tentang pencemaran udara. Jika Anda berada di kota-kota besar, Anda akan menjumpai mobilitas yang tinggi. Setiap harinya saat berangkat kerja ataupun pulang kerja, jalan raya akan dipenuhi dengan berbagai kendaraan pribadi. Menggunakan kendaraan pribadi memang dirasa mempermudah, namun efeknya buruk bagi lingkungan.

Asap yang dikeluarkan dari kendaraan bermotor tersebut mengandung karbon monoksida yang berbahaya bagi udara maupun kesehatan makhluk hidup. Banyaknya penggunaan kendaraan pribadi, maka semakin banyak karbon monoksida yang menumpuk di udara.

Mengenal tentang pencemaran udara, Sumber: suara.com
Mengenal tentang pencemaran udara, Sumber: suara.com

2. Limbah Asap Industri

Apabila membahas tentang pencemaran udara, tidak akan jauh dari aktivitas manusia. Penyebab pencemaran udara berikutnya bisa berasal dari limbah asap industri. Asap-asap tersebut akan keluar dari cerobong yang tidak memiliki filter. Ada berbagai zat berbahaya yang keluar dari cerobong tersebut misalnya saja seperti karbon monoksida, hidrokarbon, dan yang lainnya.

Jika Anda berada disekitar pabrik, Anda akan merasakan udara disekitarnya berbeda dengan yang lainnya. Udara yang dihasilkan cenderung lebih panas dan tidak segar. Limbah asap industri ini juga merupakan salah satu masalah terbesar yang mengakibatkan pencemaran udara diberbagai belahan bumi.

3. Abu Vulkanik dari Letusan Gunung Berapi

Penyebab pencemaran udara yang satu ini diakibatkan oleh alam, yakni aktivitas gunung berapi. Di Indonesia sendiri memiliki banyak gunung berapi yang masih aktif. Jadi tidak heran jika ada beberapa daerah di Indonesia yang mengalami penurunan kualitas udara diakibatkan oleh abu vulkanis dari letusan gunung berapi.

Letusan gunung berapi ini menimbulkan abu yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat. Misalnya saja mengurangi jarak pandang, hingga membahayakan kesehatan makhluk hidup khususnya bagian pernapasan apabila dihirup.

Baca juga: Mengelola Sampah Rumah Tangga, Bagaimana Caranya?

4. Pembakaran Sampah

Aktivitas rumah tangga yang satu ini juga menjadi salah satu penyebab terjadinya pencemaran udara. Asap yang dihasilkan dari pembakaran sampah ini akan membuat kualitas udara disekitar mengalami penurunan.

5. Kebakaran Hutan

Apabila membicarakan tentang kebakaran hutan, pada akhirnya nanti juga akan sampai ke pencemaran udara. Kebakaran hutan ini bisa disebabkan oleh aktivitas alam seperti musim kemarau hingga yang paling sering ialah ulah manusia. Selain merusak ekosistem flora dan fauna, kebakaran hutan ini juga menyebabkan terjadinya pencemaran udara yang serius. Kualitas udara yang ada disekitarnya akan mengalami penurunan.

Dampak Pencemaran Udara

Hal berikutnya yang perlu Anda ketahui tentang pencemaran udara ialah dampaknya. Jika tidak ditangani secara serius, pencemaran udara yang terjadi secara terus menerus akan menimbulkan dampak yang berbahaya. Salah satunya dapat mengganggu kesehatan dan menimbulkan berbagai penyakit. Berikut beberapa dampak dari pencemaran udara yang perlu Anda ketahui.

1. Mengganggu Kesehatan Makhluk Hidup

Akibat pencemaran udara ini tidak jauh dari permasalahan tentang kesehatan, baik itu untuk manusia hingga hewan. Pencemaran udara dapat mengganggu sistem pernapasan. Oksigen yang dibutuhkan makhluk hidup untuk bernapas akan mengalami penurunan kualitas, sehingga menyebabkan timbulnya berbagai masalah kesehatan.

Pencemaran udara dari kendaraan bermotor, Sumber: plug.id
Pencemaran udara dari kendaraan bermotor, Sumber: plug.id

2. Pemanasan Global

Pencemaran udara yang terjadi secara terus-menerus nantinya akan meningkatkan risiko terjadinya pemanasan global. Beberapa aktivitas manusia seperti asap kendaraan bermotor dapat meningkatkan gas rumah kaca. Meningkatnya gas rumah kaca yang terjadi diatmosfer biasa disebut dengan efek rumah kaca. Nah gas-gas inilah yang menjadi pemicu terjadinya global warming (pemanasan global).

3. Jarak Pandang Berkurang

Asap tebal yang memicu pencemaran udara juga dapat menyebabkan jarak pandang berkurang. Sehingga dapat membahayakan aktivitas manusia. Misalnya saja saat mengendarai kendaraan akan berbahaya dan meningkatkan risiko kecelakaan apabila jarak pandangnya terbatas.

Baca juga: Manfaat dari Hutan Mangrove Selain Untuk Wisata Apa Saja?

Cara Mengatasi Pencemaran Udara

Setelah mengetahui tentang penyebab dan dampak dari pencemaran udara, Anda juga harus mengetahui bagaimana cara mengatasinya. Hal ini bertujuan agar kondisi udara di lingkungan tidak menjadi lebih buruk yang pada akhirnya dapat merugikan. Berikut beberapa cara yang bisa Anda ikuti untuk mengurangi pencemaran udara yang ada di lingkungan:

  • Menggunakan transportasi umum. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan tentang pencemaran udara ini ialah dengan membatasi penggunaan kendaraan pribadi. Mulailah menggunakan transportasi umum untuk bepergian, misalnya saja berangkat kerja dan pulang kerja.
  • Membatasi penggunaan listrik. Tenaga listrik yang ada di Indonesia masih banyak diperoleh dari mesin pembangkit listrik yang menggunakan minyak ataupun batu bara, alhasil dapat menimbulkan banyak asap dan polusi. Sehingga Anda bisa membatasi penggunaan listrik untuk mengurangi terjadinya pencemaran udara.
  • Hindari melakukan pembakaran sampah. Membakar sampah termasuk salah satu penyebab terjadinya pencemaran udara. Sehingga disarankan untuk Anda tidak membakar sampah. Hal ini juga bertujuan untuk menjaga kesehatan Anda sendiri, karena asap beracun yang ditimbulkan dari pembakaran sampah dapat membahayakan kesehatan Anda.
  • Memiliki banyak tanaman di rumah. Semakin banyak tanaman yang tumbuh, maka udara disekitar akan semakin segar. Cara ini juga merupakan salah satu cara untuk mengurangi pencemaran udara yang terjadi.
Ilustrasi udara bersih bebas pencemaran, Sumber: piqsels.com
Ilustrasi udara bersih bebas pencemaran, Sumber: piqsels.com

Sekian informasi yang telah PT Eticon Rekayasa Teknik sampaikan tentang pencemaran udara, mulai dari penyebab, dampak, hingga cara mengatasinya. Tidak henti-hentinya kita saling mengingatkan untuk mencintai lingkungan misalnya saja dengan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi umum. Mari membangun masa depan yang cerah dengan bumi yang lebih sehat dan lingkungan yang bebas dari pencemaran.

Penyebab dari Pencemaran Tanah (Salah Satunya Limbah Industri)

Faktor penyebab dari pencemaran tanah, Sumber: adjar.grid.id

Penyebab dari Pencemaran Tanah – Tanah termasuk ke dalam komponen abiotik dari lingkungan. Dilansir dari laman Wikipedia, komponen abiotik merupakan segala yang tidak bernyawa seperti tanah, udara, air, iklim, kelembaban, cahaya, hingga bunyi. Ketika terjadi pencemaran tanah maka secara tidak langsung juga akan mengganggu keseimbangan lingkungan alam.

Pencemaran tanah adalah kondisi di mana lingkungan tanah alami berubah karena disebabkan oleh bahan kimia buatan manusia yang masuk ke dalam tanah, baik itu di permukaan tanah ataupun di bawah tanah. Pencemaran yang masuk ke tanah dan mengendap, maka akan berubah menjadi zat beracun di tanah. Zat beracun di tanah tersebut dapat berdampak langsung terhadap manusia jika bersentuhan.

Ada berbagai hal yang menjadi penyebab dari pencemaran tanah, salah satunya ialah limbah industri. Sebelum masuk ke apa saja faktor penyebab pencemaran tanah, kita akan membahas apa saja dampak pencemaran tanah terlebih dahulu. Ketika pencemaran tanah terjadi, maka bisa menyebabkan berbagai kerugian.

Faktor penyebab dari pencemaran tanah, Sumber: adjar.grid.id
Faktor penyebab dari pencemaran tanah, Sumber: adjar.grid.id

Akibat Pencemaran Tanah

Jika terjadi pencemaran tanah, maka tentu saja berbagai dampak yang akan terjadi. Berikut beberapa akibat yang akan ditanggung bila sudah terlanjur terjadi pencemaran tanah.

1. Mengganggu Kesehatan

Jangan sampai lengah, pencemaran tanah yang terjadi dapat mengakibatkan gangguan kesehatan bagi manusia. Misalnya saja seperti kerusakan ginjal, hati, penyakit kronis, dan penyakit lainnya. Hal ini bisa disebabkan dari ketidaksengajaan menghirup gas dari tanah yang telah tercemar.

2. Menurunkan Hasil Pertanian

Dampak dari pencemaran tanah selanjutnya ialah dapat menurunkan hasil pertanian. Akibat dari tanah yang rusak akibat terkontaminasi limbah, banyak tanaman yang kekurangan nutrisi. Gagal panen menjadi salah satu dampak dari pencemaran tanah ini. Selain itu, tanaman budidaya menjadi cepat kering dan menguning.

Baca juga: Mengelola Sampah Rumah Tangga, Bagaimana Caranya?

3. Menurunkan Tingkat Kesuburan Tanah

Pencemaran tanah yang terjadi terus-menerus tanpa ada upaya untuk mengatasinya, lama-kelamaan akan menurunkan tingkat kesuburan tanah. Semakin lama kondisi tanah akan rusak, sehingga tidak bisa lagi digunakan untuk bercocok tanam. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui penyebab dari pencemaran tanah supaya dapat mencegah hal-hal ini.

4. Memicu Pencemaran Lain

Pencemaran tanah juga dapat memicu timbulnya pencemaran lingkungan yang lain, seperti pencemaran udara dan air. Perlu Anda ketahui bahwa di bagian bawah tanah tersimpan cadangan air. Jika tanah mengalami pencemaran, maka secara otomatis air yang ada di bawah tanah tersebut juga mengalami pencemaran. Selain itu gas-gas dari pencemaran tanah yang dibuang ke udara, nantinya juga akan menyebabkan pencemaran udara.

Gagal panen akibat dari pencemaran tanah, Sumber: gatra.com
Gagal panen akibat dari pencemaran tanah, Sumber: gatra.com

Penyebab dari Pencemaran Tanah

Ada berbagai faktor yang bisa menjadi penyebab dari pencemaran tanah. Supaya pencemaran tidak menjadi semakin parah, Anda perlu mengetahui apa saja yang menjadi penyebab terjadinya pencemaran tanah. Berikut beberapa faktor yang menyebabkannya.

1. Limbah Industri

Limbah industri ini merupakan salah satu penyebab pencemaran tanah. Mulai dari industri kecil hingga industri besar, dapat menjadi penyebab pencemaran tanah. Setiap proses pengolahan yang terjadi di pabrik industri ini akan menghasilkan limbah. Apabila limbah industri tersebut tidak dikelola dengan baik, maka nantinya akan menyebabkan pencemaran.

Apapun itu jenis industrinya, jika pengolahan limbah atau sampahnya tidak baik nantinya tetap akan menyebabkan pencemaran tanah. Baik itu dari industri wisata, industri pakaian, atau industri yang lainnya.

2. Limbah Rumah Tangga

Selain limbah industri, limbah rumah tangga juga bisa menjadi penyebab dari pencemaran tanah. Air bekas cucian piring ataupun pakaian apabila dibuang ke tanah, tanah tersebut akan terkontaminasi. Jika dibiarkan terus-menerus, limbah deterjen tersebut akan semakin menumpuk. Pada akhirnya nanti akan semakin kecil kemungkinan organisme pengurai dapat hidup.

Baca juga: Manfaat Membersihkan Sungai (Cintai Lingkungan)

3. Penggunaan Pupuk Kimia dan Pestisida Berlebihan

Penggunaan pupuk kimia dan cairan pestisida yang berlebihan dapat mengikis unsur hara alami yang ada di tanah. Jika terus dibiarkan hal tersebut dapat menyebabkan tanaman gagal berkembang dan merusak tanah. Tanah yang sudah rusak akan susah bahkan tidak bisa untuk digunakan sebagai media bercocok tanam lagi.

4. Penggundulan Hutan

Penggundulan hutan dapat membuat lahan menjadi kering, dan nantinya tanah yang kering tersebut tidak akan bisa lagi menjadi tanah yang subur. Jika tanah sudah kering dan tidak bisa lagi menjadi subur, maka akan menimbulkan berbagai masalah yang serius.

5. Bencana Alam

Untuk faktor penyebab pencemaran tanah yang satu ini bukanlah ulah dari manusia. Meski begitu, bencana alam juga bisa membuat tanah tercemar, misalnya saja seperti banjir dan gunung meletus. Secara tidak langsung, akibat dari bencana tersebut berpengaruh terhadap kondisi tanah.

6. Sampah Plastik

Sampah plastik juga dapat menjadi masalah bagi kesuburan tanah. Apalagi di Indonesia sendiri sampah plastik ini masih menjadi permasalahan serius yang perlu ditangani. Semua pihak perlu turun langsung untuk mengendalikan sampah plastik, termasuk kita sebagai masyarakat yang menginginkan lingkungan yang sehat.

Salah satu penyebab pencemaran tanah adalah limbah industri, Sumber: sehatq.com
Salah satu penyebab pencemaran tanah adalah limbah industri, Sumber: sehatq.com

Cara Mengatasi Pencemaran Tanah

Setelah mengetahui apa saja yang menjadi faktor penyebab dari pencemaran tanah, sekaran Anda perlu mengetahui apa saja solusi dari pencemaran tanah tersebut. Ada beberapa langkah yang bisa Anda terapkan untuk mengurangi terjadinya pencemaran tanah di bumi tercinta ini. Berikut beberapa solusi yang bisa Anda terapkan untuk mengurangi pencemaran tanah:

  • Mengurangi penggunaan plastik dan beralih menggunakan berbagai produk yang lebih ramah lingkungan.
  • Membuang sampah ke tempat pembuangan yang telah disediakan dan menghindari membuang sampah ke tanah.
  • Menggunakan pupuk yang lebih ramah lingkungan, misalnya saja seperti pupuk kompos.
  • Melakukan remediasi yang bertujuan untuk memecah maupun mendegradasi zat pencemar serta dijadikan sebagai bahan yang tidak beracun, atau bisa juga untuk mengurangi kadar racun yang ada seperti karbon dioksida.
  • Melakukan bioremediasi yang bertujuan untuk mengurangi polutan yang ada pada suatu lingkungan.
  • Jangan lupa untuk melakukan kegiatan reboisasi yang berguna untuk menjaga lingkungan dari pencemaran tanah.
  • Lakukan sistem 3R yaitu Reduce, Reuse, Recycle. Anda bisa mengurangi penggunaan produk-produk yang tidak ramah lingkungan, gunakanlah kembali produk yang bisa dipakai ulang, serta mendaur ulang produk-produk yang dapat didaur ulang.

Itulah tadi informasi yang telah PT Eticon Rekayasa Teknik sampaikan mengenai akibat, penyebab, serta solusi dari pencemaran tanah. Mari mulai cintai lingkungan dari hal-hal yang mudah terlebih dahulu, misalnya saja dengan menggunakan produk-produk yang ramah lingkungan. Kita bisa membangun masa depan yang lebih cerah dengan bumi yang sehat dan lingkungan yang bebas dari pencemaran.

Manfaat Membersihkan Sungai (Cintai Lingkungan)

Manfaat membersihkan sungai, Sumber: habib-geo.blogspot.com

Manfaat Membersihkan Sungai – Salah satu bentuk cinta terhadap lingkungan ialah dengan membersihkan sungai yang tercemar. Masih banyak sungai-sungai di Indonesia yang tercemar akibat ulah manusia yang tidak bertanggung jawab. Sebenarnya jika kita lebih peka terhadap lingkungan, pencemaran tidak akan terjadi. Perlu dilakukan sesuatu sebagai solusi untuk hal tersebut, salah satunya dengan bersatu membersihkan kekacauan ini.

Karena sudah terlanjur terjadi pencemaran, maka salah satu hal yang bisa kita lakukan ialah dengan membersihkannya. Ada berbagai faktor yang menyebabkan pencemaran sungai, misalnya saja pembuangan limbah rumah tangga yang sembarangan. Sampah rumah tangga ini tidak hanya berasal dari rumah warga saja, namun juga dari aktivitas lainnya.

Misalnya saja aktivitas perkantoran, rumah makan, tempat rekreasi, hingga pasar. Limbah tersebut dapat berupa makanan sisa, plastik, air bekas cucian, dan lain sebagainya yang dibuang sembarangan di sungai. Alhasil jika sampah-sampah menumpuk lalu terjadi pencemaran, berbagai bencana seperti banjirpun dapat dengan mudah terjadi.

Manfaat membersihkan sungai, Sumber: habib-geo.blogspot.com
Manfaat membersihkan sungai, Sumber: habib-geo.blogspot.com

Manfaat Membersihkan Sungai

Sungai memiliki banyak sekali manfaat bagi kehidupan manusia, salah satunya sebagai sarana sanitasi. Jadi sudah sewajarnya kita peduli terhadap kebersihan dari sungai dan menjaganya agar tidak tercemar. Saat ini sudah banyak komunitas yang peduli terhadap lingkungan dan bergerak untuk membersihkan sampah-sampah di sungai. Berikut beberapa manfaat membersihkan sampah di sungai yang telah kami rangkum untuk Anda.

Meminimalisir Terjadinya Banjir

Banjir dapat terjadi akibat luapan sungai yang tersumbat oleh tumpukan sampah yang dibuang sembarangan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Dengan membersihkan sungai dengan bergotong royong dapat membantu mengurangi risiko terjadinya banjir. Kesadaran terhadap buang sampah pada tempatnya masih perlu diupayakan lagi, supaya masyarakat lebih peduli dengan lingkungan sekitar.

Untuk mengurangi penggunaan sampah plastik, Anda juga bisa menggunakan tas belanja pengganti plastik. Karena sampah plastik merupakan sampah yang sulit terurai, jadi Anda bisa mengurangi penggunaan sampah plastik tersebut.

Menjaga Ekosistem Sungai

Membersihkan sungai juga membawa manfaat untuk ekosistem sungai. Banyak hewan-hewan yang tinggal di sekitar sungai yang perlu dijaga dan dilindungi. Jika sampah-sampah yang ada di sungai termakan oleh hewan tersebut, maka dapat menyebabkan keracunan. Dampak membersihkan sungai juga dapat dirasakan oleh warga sekitar yang perekonomiannya tergantung dengan sungai, misalnya saja mencari ikan untuk dijual atau dimakan sendiri.

Sebagai Tempat Wisata

Jika sungai sudah bersih dari sampah-sampah yang mencemari, maka sungai bisa dijadikan sebagai tempat wisata. Pengunjung dapat menikmati liburan dengan menghabiskan waktu disungai. Misalnya saja dengan memancing, menaiki perahu, melihat pemandangan di pinggir sungai, bahkan yang lainnya.

Hal tersebut bisa menjadi penambah pendapatan bagi warga sekitar. Namun tetap dengan menjaga kebersihan di sekitar sungai. Warga bisa menyediakan berbagai fasilitas yang menunjang seperti tempat sampah untuk membuang sampah. Jadi warga bisa menjaga sungai dengan membuang sampah pada tempatnya.

Upaya warga untuk membersihkan sungai, Sumber: goodnewsfromindonesia.id
Upaya warga untuk membersihkan sungai, Sumber: goodnewsfromindonesia.id

Meminimalisir Gangguan Kesehatan Warga Sekitar

Sungai yang kotor dan kumuh, dapat mengundang berbagai penyakit bagi warganya. Hal itu bisa dikarenakan hewan-hewan seperti lalat yang hinggap di sampah lalu hinggap ke makanan yang dikonsumsi warga. Lalat yang hinggap di makanan akan membawa penyakit seperti diare. Dengan membersihkan sungai, maka kita bisa membantu menjaga kesehatan masyarakat.

Tercukupi Air Bersih

Manfaat dari membersihkan sungai selanjutnya ialah membantu warga sekitar untuk mencukupi ketersediaan air bersih. Sungai yang bersih tentu saja akan menciptakan aliran air yang lebih bersih. Selain warga sekitar yang terbantu, tumbuhan yang ada di sekitar sungai juga ikut terbantu. Karena kualitas air yang baik dapat mempengaruhi kualitas tanah, sehingga membuat tanaman menjadi subur.

Baca juga: Mengintip Permasalahan Sampah di Tempat Wisata

Dampak Tidak Membersihkan Sungai

Setelah Anda mengetahui apa saja manfaat dari membersihkan sungai, sekarang waktunya Anda mengetahui apa saja dampak tidak membersihkan sungai. Apabila dibiarkan terus menerus, sungai akan semakin tercemar dan membawa dampak negatif bagi penduduk sekitar. Berikut beberapa dampak negatif dari pencemaran sungai:

  • Sampah plastik yang tidak teruarai akan menyebabkan racun bagi hewan-hewan kecil yang hidup di sungai. Partikel plastik ini bisa dikonsumsi oleh zooplankton hingga hewan yang ada disekitar sungai, alhasil hewan-hewan tersebut dapat keracunan. Kondisi tersebut dapat membahayakan hewan-hewan yang ada di sungai.
  • Sampah-sampah yang menumpuk akan menarik hewan-hewan seperti lalat yang biasanya membawa penyakit. Penyakit yang ditimbulkan akibat tumpukan sampah tersebut diantaranya ialah kolera, demam berdarah, diare, jamur, hingga tifus.
  • Jika limbah pabrik masuk ke sungai, maka air sungai tidak bisa dimanfaatkan lagi oleh warga sekitar. Selain itu, ikan-ikan yang ada di sungai juga akan mati karena limbah pabrik tersebut.
  • Apabila limbah pabrik yang masuk ke sungai terminum manusia, maka dapat menyebabkan berbagai penyakit dan mengganggu organ manusia. Misalnya saja gangguan pada organ seperti ginjal, hati, dan yang lainnya.
  • Ketersediaan air bersih juga akan berkurang, alhasil warga sekitar sungai akan merasakan krisis air bersih.
  • Keindahan sungai juga menjadi terganggu akibat tumpukan sampah yang membuat kumuh.
  • Dampak yang terasa saat musim penghujan tiba ialah terjadinya banjir. Hampir setiap tahun warga sekitar yang tinggal di sekitaran sungai akan mengalami banjir akibat dari sungai yang terlalu banyak menampung sampah.
Tumpukan sampah yang mencemari sungai, Sumber: nasional.republika.co.id
Tumpukan sampah yang mencemari sungai, Sumber: nasional.republika.co.id

Mari cintai lingkungan dengan membuang sampah ke tempatnya, jangan membuangnya ke sembarang tempat apalagi membuangnya ke sungai. Hal tersebut akan memberikan dampak negatif bagi lingkungan yang pada akhirnya akan terjadi pencemaran yang merugikan semua pihak termasuk kita sendiri. Kita bisa membangun masa depan yang lebih cerah dengan bumi yang sehat dan lingkungan yang bebas dari pencemaran.

Manfaat dari Hutan Mangrove Selain Untuk Wisata Apa Saja?

Manfaat hutan bakau, Sumber: geografi.org

Hutan mangrove dikenal juga dengan sebutan hutan bakau. Hutan mangrove merupakan hutan yang berada di daerah air payau dan lekat dengan pasang surut air laut. Di Indonesia sendiri memiliki hutan mangrove dengan luas sekitar 2,5 hingga 4,5 juta hektar. Bahkan luas hutan mangrove yang ada di Indonesia masuk ke dalam hutan mangrove terluas di dunia. Lalu sebenarnya apa saja manfaat dari hutan mangrove ini?

Selain sebagai tempat untuk pengembangan wisata, ada berbagai manfaat dari hutan mangrove ini. Salah satu manfaatnya datang dari segi lingkungan. Sudah seharusnya sebagai makhluk yang tinggal di bumi untuk menjaga kelestarian alam sekitar agar tidak terjadi kerusakan. Sebagian kerusakan di muka bumi ini terjadi akibat ulah manusia yang tidak mempedulikan kesehatan lingkungan.

Ekosistem mangrove yang ada di Indonesia cukup besar, dilansir dari Wikipedia bahwa luas hutan mangrove yang ada di Indonesia mencapai 25% dari keseluruhan mangrove yang ada di dunia. Tapi sayangnya, sebagian dari hutan magrove di Indonesia mengalami kondisi yang memprihatinkan. Oleh sebab itu sampai saat ini, pemerintah terus berupaya untuk merehabilitasi hutan mangrove.

Menurut Peraturan Menteri Kehutanan No.03/MENHUT-V/2004, pengertian dari rehabilitasi hutan mangrove adalah upaya mengembalikan fungsi hutan mangrove yang mengalami degradasi, kepada kondisi yang dianggap baik dan mampu mengemban fungsi ekologis dan ekonomis. Hal ini akan terus diupayakan untuk mencegah semakin berkurangnya ekosistem hutan mangrove yang ada di Indonesia.

Pentingnya hutan mangrove bagi kehidupan, Sumber: mangrovemagz.com
Pentingnya hutan mangrove bagi kehidupan, Sumber: mangrovemagz.com

Manfaat dari Hutan Mangrove

Ada berbagai manfaat hutan mangrove yang penting dan perlu Anda ketahui. Karena manfaat tanaman bakau ini berhubungan langsung dengan lingkungan dan kehidupan makhluk hidup. Berikut di bawah ini manfaat hutan mangrove bagi masyarakat maupun lingkungan sekitar.

1. Pengembangan Pariwisata

Hal pertama dari manfaat hutan bakau adalah untuk pengembangan pariwisata. Secara tidak langsung, dengan dibukanya hutan mangrove sebagai destinasi wisata dapat menambah perekonomian negara. Ada beberapa hutan mangrove di Indonesia yang dijadikan sebagai destinasi wisata. Meskipun dibuka untuk wisata, namun perlu diperhatikan mengenai perawatannya agar hutan mangrove tidak rusak dan tetap terjaga.

2. Mencegah Terjadinya Erosi

Salah satu fungsi utama dari hutan mangrove adalah mencegah terjadinya erosi di daerah pantai. Erosi pantai yang terjadi dapat mengancam keselamatan makhluk hidup, oleh sebab itu dibutuhkan hutan mangrove untuk mencegahnya. Jika dibiarkan saja akan berdampak serius dan bisa terjadi bencana alam yang besar.

3. Penyedia Kayu Bakar

Manfaat hutan bakau selanjutnya adalah sebagai penyedia kayu bakar. Masyarakat yang tinggal di sekitar hutan mangrove memanfaatkan batang pohon mangrove yang sudah kering sebagai kayu bakar. Adanya pemanfaatan batang pohon baku ini membantu mengurangi penggunaan gas, sehingga akan lebih hemat. Selain itu kayu tersebut juga bisa digunakan sebagai material untuk pembuatan bangunan.

Manfaat hutan bakau, Sumber: geografi.org
Manfaat hutan bakau, Sumber: geografi.org

4. Sebagai Habitat Makhluk Laut

Fungsi hutan bakau berikutnya ialah sebagai habitat untuk beberapa makhluk laut. Ada berbagai jenis ikan kecil yang hidup di hutan mangrove ini. Hutan mangrove juga digunakan untuk hewan-hewan ini mencari makanan. Selain makhluk laut ada beberapa hewan darat yang memukimi hutan mangrove, diantaranya ada monyet, burung, kura-kura, dan berbagai hewan lainnya.

5. Membantu Mengurangi Dampak Global Warming

Pemanasan global atau biasa disebut dengan global warming memiliki dampak negatif yang mengancam keselematan makhluk bumi. Mengurangi dampak dari global warming ini merupakan salah satu manfaat dari hutan mangrove. Lingkungan yang sehat dan kawasan hutan mangrove yang terjaga akan membantu mencegah dampak buruk pemanasan global yang lebih parah di masa yang akan datang.

Baca juga: Penjelasan Efek Rumah Kaca: Apa Itu?

6. Membantu Menjaga Iklim

Kerusakan alam dapat menyebabkan terjadinya perubahan iklim yang tidak teratur. Adanya hutan mangrove ini membantu untuk menstabilkan iklim yang terjadi. Jika tidak ada hutan mangrove maka tidak ada yang menjaga keseimbangan ekosistem perairan antara laut, pantai, dan daratan. Sehingga manfaat bakau ini sangatlah penting bagi lingkungan dan manusia.

Destinasi wisata hutan mangrove, Sumber: travel.tempo.co
Destinasi wisata hutan mangrove, Sumber: travel.tempo.co

Cara Melestarikan Hutan Mangrove

Setelah mengetahui apa saja manfaat dari hutan mangrove, maka saatnya Anda mengetahui bagaimana cara melestarikannya. Dengan menjaga hutan mangrove ini kita telah berupaya untuk menjaga keberlangsungan hidup di saat ini maupun di masa yang akan datang. Berikut beberapa cara untuk melestarikan hutan mangrove.

Melakukan Perbaikan Lingkungan di Sekitar Hutan Mangrove

Fungsi hutan mangrove sangat penting untuk kehidupan, maka dari itu dibutuhkan upaya untuk melestarikannya. Cara pelestarian hutan mangrove yang pertama adalah dengan melakukan perbaikan lingkungan di area sekitar hutan mangrove. Kerusakan yang terjadi pada hutan mangrove salah satunya diakibatkan oleh pencemaran air ataupun tanah. Pencemaran tersebut sebagian besar disebabkan oleh perilaku manusia.

Pencemaran air bisa disebabkan karena banyak yang membuang sampah di laut. Permasalah sampah tersebut hingga saat ini masih menjadi hal penting yang perlu diperhatikan dan diatasi. Kesadaran dan pemahaman masyarakat akan dampak negatif dari sampah plastik masih kurang. Oleh karena itu perlu melakukan perbaikan terlebih dahulu di sekitar hutan mangrove.

Melakukan Pembibitan Mangrove

Eksploitas yang dilakukan manusia terhadap hutan mangrove dengan mendirikan pemukiman di sekitar pantai, membuat ekosistem hutan mangrove semakin berkurang seiring berjalannya waktu. Hal tersebutlah yang membuat perlu dilakukan pembibitan tanaman mangrove untuk menggantikan mangrove yang hilang akibat ulah manusia.

Pembibitan tersebut bertujuan untuk mempercepat proses regenerasi dari tanaman mangrove. Bibit mangrove ini didapat dari hasil budidaya tanaman mangrove. Dengan melakukan kegiatan ini diharapkan dapat membantu untuk melestarikan hutan magrove.

Pelestarian hutan mangrove, Sumber: klikkalimantan.com
Pelestarian hutan mangrove, Sumber: klikkalimantan.com

Itu tadi informasi mengenai manfaat dari hutan mangrove beserta cara melestarikannya yang telah PT Eticon Rekayasa Teknik sampaikan. Sebagai upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan demi keberlangsungan hidup yang baik di masa yang akan datang, mari kita bersama-sama bersatu untuk mewujudkannya. Untuk mendapatkan informasi lainnya terkait pariwisata, Anda bisa mengakses laman website kami.

Melestarikan Alam Sekitar (Upaya Pengembangan Pariwisata)

Pelestarian lingkungan sekitar, Sumber : pppa.or.id

Sebagai makhluk hidup yang meninggali bumi, sudah seharusnya kita bersama-sama bersatu untuk melestarikan alam sekitar. Hal tersebut sebagai penunjuk bahwa kita telah merawat bumi dengan baik. Karena sebagian besar kerusakan lingkungan yang terjadi tidak lain adalah akibat atau ulah dari manusia itu sendiri yang tidak peduli dengan kelestarian alam.

Menjaga kelestarian alam sekitar juga merupakan salah satu upaya yang digunakan untuk membantu pengembangan pariwisata berkelanjutan. Dengan adanya pariwisata berkelanjutan tidak hanya dari faktor ekonominya saja yang dipikirkan, namun dari kelestarian alam dan budayanya juga diperhitungkan. Sehingga dapat menjamin kestabilan pariwisata di masa depan tanpa adanya dampak kerusakan lingkungan.

Pelestarian lingkungan juga merupakan salah satu pilar utama dalam pengembangan pariwisata, sesuai dengan Peraturan Menteri Pariwisata No. 14 Tahun 2016 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan. Melestarikan alam sekitar bukanlah tanggung jawab dari satu atau dua orang saja, namun meliputi seluruh aspek masyarakat ataupun wisatawan juga bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.

Lalu apa maksud dari melestarikan alam sekitar? Yakni kita bersama-sama untuk menjaga serta melindungi seluruh aspek yang berkaitan dengan lingkungan alam. Tujuannya agar alam tidak mengalami kerusakan yang mengakibatkan dampak buruk bagi makhluk hidup di sekitarnya. Menjaga kelestarian alam harus dimulai sejak sekarang demi menjaga kelangsungan hidup manusia di masa depan.

Pelestarian lingkungan sekitar, Sumber : pppa.or.id
Pelestarian lingkungan sekitar, Sumber : pppa.or.id

Akibat Tidak Menjaga Lingkungan

Apabila kita sebagai manusia tidak menjaga lingkungan dengan baik, maka kerusakan alam tersebut dapat membawa dampak besar di masa yang akan datang. Berikut beberapa contoh akibat dari tidak menjaga lingkungan alam dengan baik.

1. Mendatangkan Bencana Alam

Contoh yang paling sering terjadi hingga sekarang adalah terjadinya penebangan liar dimana-mana. Adanya penebangan hutan secara liar serta tidak ada upaya untuk melakukan penghijauan kembali atau reboisasi, maka dapat mendatangkan bencana. Bencana yang bisa terjadi akibat illegal logging adalah kekeringan, banjir, hingga tanah longsor.

Jika terus dibiarkan maka bisa merusak tatanan ekosistem. Kekeringan yang terjadi diakibatkan oleh tidak adanya atau kurangnya cadangan air di tanah karena hilangnya akar-akar pohon sebagai tempat menyimpan air.

2. Punahnya Hewan dan Tumbuhan

Apabila kita tidak melestarikan alam sekitar, maka dampak yang terjadi adalah punahnya berbagai hewan dan tumbuhan. Pencemaran lingkungan yang terjadi dapat merusak hewan dan tumbuhan yang ada. Jika ada salah satu spesies yang punah, maka akan mempengaruhi berbagai spesies lainnya karena menyangkut mengenai rantai makanan yang ada.

Kerusakan lingkungan mengancam punahnya hewan, Sumber : gurugeografi.id
Kerusakan lingkungan mengancam punahnya hewan, Sumber : gurugeografi.id

3. Hilangnya Sumber Makanan

Seperti yang kita ketahui bahwa sumber makanan manusia berasal dari sejumlah hewan dan tumbuhan. Apa jadinya jika hewan dan tumbuhan mengalami kepunahan? Tentu saja manusia akan kehilangan sumber makanannya, sehingga yang terjadi adalah bencana kelaparan yang merajalela. Secara tidak langsung punahnya hewan dan tumbuhan akan berakibat pula pada punahnya manusia.

4. Habisnya Sumber Energi

Penggunaan sumber daya alam yang berlebihan akan berdampak pada habisnya sumber energi. Oleh sebab itu sudah seharusnya kita menjaga sumber daya alam dengan baik. Salah satu caranya adalah menghemat energi, Anda bisa mulai beralih menggunakan panel surya untuk menghemat penggunaan listrik dari bahan bakar fosil.

Langkah-Langkah Melestarikan Alam Sekitar

Ada beberapa usaha sederhana yang bisa kita gunakan untuk menjaga lingkungan sekitar agar tidak rusak. Memang benar harus dari kesedaran diri sendiri, namun kesedaran bersama juga diperlukan untuk mengupayakannya. Dengan menjaga alam sekitar merupakan salah satu upaya untuk membangunan pariwisata berkelanjutan.

1. Tidak Membuang Sampah Sembarangan

Usaha sederhana yang bisa digunakan untuk melestarikan alam sekitar adalah biasakan untuk membuang sampah pada tempatnya. Karena sampai saat ini masih banyak masyarakat yang membuang sampah di sungai. Bahkan ada wisatawan yang berkunjung ke pantai juga membuang sampahnya ke laut. Jika hal ini terus dibiarkan, lama-kelamaan akan terjadi pencemaran lingkungan.

Tidak membuang sampah sembarangan, Sumber : jubi.co.id
Tidak membuang sampah sembarangan, Sumber : jubi.co.id

2. Mengurangi Penggunaan Plastik

Untuk permasalah sampah di tempat wisata masih menjadi topik penting di dalam dunia pariwisata. Terlebih banyak ditemukan sampah plastik yang susah diurai. Mengurangi penggunaan plastik masih perlu digalakkan, agar menekan jumlah sampah plastik yang ada. Dengan berkurangnya sampah plastik merupakan salah satu langkah yang bagus untuk kelestarian lingkungan.

Mengurangi penggunaan plastik, Sumber : klikhijau.com
Mengurangi penggunaan plastik, Sumber : klikhijau.com

3. Menanam Pohon

Rutin menanam pohon dapat membantu untuk menjaga kelestarian lingkungan. Walaupun langkah ini terbilang sederhana, namun jika dilakukan bersama-sama dengan masyarakat maka akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat untuk alam. Apalagi kelangsung hidup manusia di masa yang akan datang juga bergantung pada apa yang kita lakukan saat ini, termasuk menanam pohon.

Menanam pohon, Sumber : djarumtreesforlife.org
Menanam pohon, Sumber : djarumtreesforlife.org

4. Menghemat Energi Listrik

Seiring berjalannya waktu kebutuhan manusia akan listrik semakin meningkat, hal tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya pula jumlah populasi. Oleh sebab itu menghemat penggunaan listrik diperlukan untuk menjaga sumber daya alam agar tidak habis. Anda bisa mematikan lampu di siang hari, sebagai gantinya Anda bisa memanfaatkan sinar matahari untuk penerangan di waktu siang.

Ilustrasi menghemat energi listrik, Sumber : youtube.com
Ilustrasi menghemat energi listrik, Sumber : youtube.com

5. Tidak Melakukan Penebangan Liar

Penebangan liar merupakan salah satu faktor utama yang dapat merusak alam. Oleh sebab itu tidak melakukan penebangan hutan secara liar merupakan cara yang ditempuh. Jika memang diperlukan penebangan, maka bisa melakukan sistem tebang pilih. Sistem ini tentu saja dapat menjadi solusi agar tidak terjadi penebangan hutan secara berlebihan tanpa adanya upaya untuk melestarikannya kembali.

Ilustrasi penebangan hutan secara liar, Sumber : pontas.id
Ilustrasi penebangan hutan secara liar, Sumber : pontas.id

6. Menjaga Ekosistem Laut

Upaya melestarikan alam sekitar selanjutnya bisa dengan menjaga ekosistem laut. Dengan tidak membuang sampah ke laut, tidak membuang limbah berbahaya ke laut, hingga tidak merusak terumbu karang merupakan upaya untuk menjaga ekosistem laut. Selain itu menghindari penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan bagi para nelayan juga termasuk langkah untuk melestarikan ekosistem laut.

Menjaga ekosistem laut, Sumber : berkahkhair.com
Menjaga ekosistem laut, Sumber : berkahkhair.com

7. Penggunaan Transportasi Umum

Maraknya penggunaan kendaraan pribadi masyarakat dapat meningkatkan polusi udara. Sehingga diperlukan kesadaran untuk mengurangi menggunakan kendaraan pribadi untuk bepergian. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan transportasi umum yang telah disediakan. Pencemaran udara melalui kendaraan pribadi merupakan aspek terbesar yang ditemukan di beberapa kota besar.

Penggunaan transportasi umum, Sumber : ekonomi.bisnis.com
Penggunaan transportasi umum, Sumber : ekonomi.bisnis.com

Itu tadi informasi yang telah PT Eticon Rekayasa Teknik sampaikan mengenai melestarikan alam sekitar sebagai upaya untuk pengembangan pariwisata. Mari bersama-sama bersatu untuk menjaga kelestarian lingkungan untuk keberlangsungan hidup yang baik di masa yang akan datang.