Skip to content

Berbagai Kejadian Tribun Stadion Ambruk, Salah Satunya JIS

Pernah mendengar fenomena tribun stadion ambruk? Ternyata sudah ada beberapa kejadian yang benar-benar terjadi. Lantas apa yang menjadi penyebab stadion yang dibuat bisa ambruk atau ambrol? Bangunan yang tidak layak fungsikah? Atau memang bangunannya yang sudah tua?

Meskipun bangunan sudah tua, namun seharusnya pihak pengelola tetap melakukan pemeliharaan. Hal tersebut bertujuan agar bangunan tetap bisa digunakan sebagaimana mestinya. Misalnya saja dengan melakukan perpanjangan SLF (Sertifikat Laik Fungsi).

Dengan begitu, bangunan stadion bisa dilakukan pengecekan seperti saat pertama dibuatkan SLF. Sertifikat Laik Fungsi ini sangat penting dimiliki berbagai bangunan. Adanya SLF bisa membuktikan bahwa bangunan tersebut sudah laik fungsi dan memenuhi aspek keselamatan, aspek kesehatan, aspek kenyamanan, dan aspek kemudahan.

Fenomena Tribun Stadion

Salah satu hal yang menjadi penyebab stadion ambruk adalah bangunan tersebut tidak laik fungsi. Bahkan ada pula stadion yang baru saja diresmikan mengalami kejadian tersebut. Selain itu apakah ada lagi fenomena tribun yang runtuh lainnya? Simak penjelasannya di bawah ini.

1. Stadion Internasional Jakarta

Stadion Internasional Jakarta atau lebih dikenal dengan Jakarta International Stadium (JIS) merupakan stadion sepakbola yang bertaraf internasional. Stadion yang satu ini disebut-sebut sebagai mahakarya. Hal ini dikarenakan biaya pembangunannya yang mencapai sekitar 4,5 triliun rupiah. Biaya yang cukup fantastis untuk sebuah stadion bukan?

Namun sayangnya terdapat kejadian yang tidak terduga belakangan ini. Pasalnya terdapat insiden robohnya pagar pembatas tribun stadion JIS. Kejadian ambruknya pagar pembatas tersebut terjadi saat baru saja diresmikan. Insiden tersebut tentu saja mengundang tanda tanya besar terhadap kualitas bangunan stadion.

Bagaimana bisa stadion bertaraf internasional dan baru saja diresmikan, pagar pembatasnya bisa ambruk? Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, namun insiden tersebut tentu saja cukup menyita banyak perhatian. Kualitas dari sebuah bangunan tentu saja harus memberikan kenyamanan, keselamatan, kesehatan, hingga kemudahan bagi penggunanya.

Ada berbagai pihak yang meminta kualitas dari sarana dan prasarana yang ada di Jakarta International Stadium (JIS) untuk diperiksa kembali secara menyeluruh. Bukan tanpa sebab, hal ini bertujuan untuk meminimalisir kejadian serupa terulang kembali.

Pengecekan ulang mengenai kualitas bangunan yang ada di Jakarta International Stadium sangat dibutuhkan. Hal ini tentu saja mengingat mengenai biaya yang dibutuhkan untuk membangun sebuah stadion tidak sedikit. Sehingga diharapkan kualitas bangunan dari JIS ini tidak sembarangan.

Peristiwa ambruknya pagar pembatas tribun JIS, Sumber: kompas.com
Peristiwa ambruknya pagar pembatas tribun JIS, Sumber: kompas.com

2. Stadion Arcamanik

Pada tanggal 9 November 2019, Stadion Arcamanik yang berlokasi di Bandung ini mengalami sebuah insiden. Bagian atap dari tribun Stadion Arcamanik tersebut runtuh dan menimpa halaman depan dan sebagian area voli pantai. Kejadian tersebut cukup menggegerkan warga dan membuat kaget masyarakat sekitar.

Peristiwa ambruknya atap stadion tersebut dikarenakan tiupan angin kencang yang melanda area sekitar. Kejadian tersebut berlangsung cukup cepat, hanya dalam waktu 1 menit atap-atap stadion sudah rubuh. Pada saat kejadian berlangsung, terdapat kelompok marching band Gita Pakuan yang sedang berlatih di sekitar stadion.

Namun untungnya tidak ada korban jiwa maupun luka-luka karena tragedi tersebut. Pelatih dari kelompok marching band Gita Pakuan, langsung membubarkan timnya untuk menyelamatkan diri. Meskipun tidak ada korban jiwa, namun peristiwa tersebut tentu saja perlu diwaspadai dan tidak boleh terulang kembali.

Kejadian tersebut memang disebabkan karena tiupan angin kencang. Tapi bukan berarti faktor lainnya bisa dikesampingkan. Pihak terkait bisa mengkaji ulang mengenai kelaikan fungsi bangunan stadion. Hal ini bertujuan supaya kejadian serupa bisa diminimalisir. Dengan begitu stadion tetap aman digunakan meskipun ada banyak orang. 

Kejadian saat Stadion Arcamanik ambruk, Sumber: indozone.id
Kejadian saat Stadion Arcamanik ambruk, Sumber: indozone.id

3. Stadion Barombong

Fenomena tribun stadion ambruk selanjutnya datang dari Makassar, yakni Stadion Barombong. Kejadian ambruknya stadion tersebut terjadi pada tanggal 4 Desember 2017. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun para pekerja harus menghentikan pekerjaannya untuk sementara waktu.

Stadion bertaraf internasional ini disinyalir terdapat tindak pidana korupsi saat pembangunannya. Sehingga biaya yang dikeluarkan tidak sesuai dengan bahan yang digunakan. Kejadian robohnya tribun lantai tiga bagian selatan ini terjadi pada saat proses pengecoran pembuatan tempat duduk.

Karena disinyalir terdapat tindak pidana korupsi, maka bisa jadi kualitas bangunan yang ada tidak sesuai standar. Itulah yang memungkinkan peristiwa ambruknya Stadion Barombong ini ambruk. Ketika kualitas bangunan tidak sesuai standar, maka kejadian serupa bisa saja terjadi kapanpun dan dimanapun. 

Untuk meminimalisir kejadian serupa, tentunya setiap bangunan gedung membutuhkan uji kelaikan fungsi. Uji kelaikan fungsi tersebut akan dilakukan sebelum bangunan gedung digunakan. Dengan begitu, pihak pengelola bisa mengetahui apakah bangunan laik fungsi atau tidak. Jika tidak laik fungsi, maka bangunan tidak boleh digunakan.

Peristiwa ambruknya Stadion Barombong, Sumber: makassar.tribunnews.com
Peristiwa ambruknya Stadion Barombong, Sumber: makassar.tribunnews.com

4. Stadion Goffert

Jika tadi kita membahas mengenai stadion di Indonesia yang ambruk, kali ini kita akan membahas stadion ambruk yang ada di Belanda. Pada tanggal 17 Oktober 2021, terdapat sebuah insiden buruk yakni ambruknya tribun Stadion Goffert.

Peristiwa tersebut terjadi pada saat Liga Belanda sedang berlangsung. Dimana para suporter sedang merayakan kemenangannya bersama tim pemain yang menang. Saat sedang selebrasi, tiba-tiba tribun stadion bagian depan roboh. Tribun bagian depan tersebut diisi paling tidak 35 orang penonton.

Beruntungnya, di bawah tribun terdapat kontainer yang mampu mencegah tribun jatuh lebih dalam. Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, namun walikota Nijmegen meminta untuk di investigasi lebih lanjut mengenai kejadian tersebut.

Kualitas bangunan yang ada di Stadion Goffert tentu saja dipertanyakan. Sebelum peristiwa tersebut terulang kembali, pihak dari stadion perlu melakukan investigasi lebih dalam. Sehingga mampu mengetahui penyebab utamanya.

Detik-detik saat tribun Stadion Goffert ambruk, Sumber: sportstars.id
Detik-detik saat tribun Stadion Goffert ambruk, Sumber: sportstars.id

Kesimpulan

Kejadian mengenai tribun stadion yang ambruk di atas hanyalah sebagian contoh tentang bangunan yang tidak laik fungsi. Kelalaian pihak pengelola terhadap kelaikan fungsi ini perlu dipertanyakan. Apalagi untuk bangunan yang bertaraf internasional. 

Jadi sebelum membukanya secara umum, pihak pengelola perlu memastikan bahwa bangunan tersebut sudah mengantongi Sertifikat Laik Fungsi. SLF ini bisa dijadikan sebagai bukti bahwa bangunan sudah melewati tahap verifikasi keamanan untuk digunakan sebagaimana fungsinya.

Setiap bangunan gedung perlu memperhatikan mengenai tolok ukur keandalanya. Hal ini juga sudah ada di dalam Undang-undang RI Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, tolok ukur mengenai keandalan sebuah bangunan meliputi aspek keselamatan, aspek kesehatan, aspek kenyamanan, dan aspek kemudahan.

Pastikan bahwa Anda menggunakan jasa penyedia SLF profesional untuk membantu Anda mengurusi Surat Laik Fungsi tersebut. Kami dari PT Eticon Rekayasa Teknik siap untuk membantu Anda dalam hal pengurusan SLF. 

Jangan sampai bangunan gedung yang sudah Anda persiapkan mencelakai orang lain hanya karena tidak dilakukan pengecekan terlebih dahulu. 

Pastikan juga bila masa berlaku SLF habis, Anda segera mengurus perpanjangannya. Karena ketika mengurus perpanjangannya, akan ada uji kelaikan fungsi lagi seperti pada saat pertama kali membuat SLF. Dengan begitu bisa menghindari risiko bangunan ambruk seperti tribun stadion di atas.