Pemanfaatan Energi Ramah Lingkungan sebagai Alternatif Energi Perusahaan Masa Depan

Ilustrasi energi ramah lingkungan, sumber: pixabay.com

Energi terbarukan atau energi ramah lingkungan adalah sumber daya yang melimpah di Indonesia. Jenis energi satu ini bisa terus diperbarui dan karena ramah lingkungan penggunaannya tidak berakibat negatif pada lingkungan dan kehidupan manusia. Hal ini tentu saja berbeda dengan energi fosil.

Memang, energi fosil sekarang ini masih menjadi tumpuan utama sejumlah Negara di dunia, termasuk Indonesia sebagai sumber energi dalam memenuhi kebutuhan operasional perusahaan. Namun, sebenarnya ada energi alternatif yang bisa dimanfaatkan sebagai penggantinya yang lebih ramah terhadap lingkungan.

Di Indonesia sangat melimpah sumber energi alternatif, namun demikian pengelolaannya belum berjalan dengan maksimal. Indonesia pun selalu berkomitmen untuk beralih dari energi fosil ke energi terbarukan. Selain semakin menipisnya persediaan energi fosil, alasan lainnya juga adalah perkembangan dan tren global.

Energi yang berasal dari fosil seperti batu bara dan minya bumi mempunyai beberapa kekurangan dalam pemanfaatannya. Salah satunya adalah tidak bisa diperbarui. Artinya, akan ada masa di mana sumber energi ini habis dan ketika itu terjadi kebutuhan energi perusahaan dan rumah tangga tidak bisa diakomodir lagi.

Satu-satunya solusi untuk mengatasi problem tersebut adalah dengan mulai mempertimbangkan dan mempersiapkan proses peralihan menuju energi alternatif. Jenis energi ramah lingkungan ini biasa kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Contoh sederhananya adalah matahari, air, angin, udara, panas bumi dan lain sebagainya.

Ilustrasi energi ramah lingkungan, sumber: pixabay.com
Ilustrasi energi ramah lingkungan, sumber: pixabay.com

Pembangkit Listrik Ramah Lingkungan

Ada sebuah pertanyaan: apakah pembangkit listrik ramah lingkungan? Maka untuk menjawab pertanyaan ini kita mesti menelaah satu persatu sumber energi yang dimanfaatkan pada pembangkit listrik tersebut.

Pembangkit listrik tenaga surya atau matahari memiliki keunggulan dalam pengelolaan berupa sifatnya yang ramah lingkungan. Sebab, dalam proses pengolahan energi ini tidak menghasilkan polusi yang berisiko dan berbahaya terhadap lingkungan dan ekosistem.

Pembangkit listrik tenaga air atau PLTA mendayagunakan arus air untuk menggerakkan turbin yang terhubung pada generator, sehingga terciptalah listrik. Selain bersifat bisa diperbarui, pembangkit listrik jenis ini juga tergolong ramah lingkungan.

Selanjutnya pembangkit listrik tenaga angin, merupakan teknologi yang ramah lingkungan. Sebab, pembangkit listrik ini tidak menggunakan bahan atau material yang bisa menghasilkan limbah yang mencemari lingkungan.

Pembangkit listrik terakhir adalah pembangkit listrik tenaga biomassa adalah salah satu energi alternatif yang memanfaatkan bahan bakar yang ramah lingkungan. Jenis pembangkit listrik ini dibuat memang untuk memanfaatkan energi yang bisa diperbarui. Bahan utamanya adalah briket yang bisa dimanfaatkan kembali dan tidak akan habis.

Energi Ramah Lingkungan, Alternatif Energi Perusahaan

Selama ini kita menggunakan energi fosil. Energi fosil adalah sumber daya alam yang berasal dari proses alamiah selama berjuta tahun lamanya. Energi satu ini disebut sebagai energi kotor, karena bisa menghasilkan karbon. Selain dijuluki energi kotor, energi fosil juga jenis energi yang tidak bisa diperbarui.

Sumber energi alternatif perusahaan, sumber: pixabay.com
Sumber energi alternatif perusahaan, sumber: pixabay.com

Sejumlah energi alternatif yang ramah lingkungan pada faktanya sangat dekat sekali dengan kehidupan manusia. Namun, penggunaannya sebagai sumber bahan bakar atau sumber energi pembangkit listrik masih sangat jarang dan kecil sekali. Nah, untuk Anda yang memiliki perusahaan dan memiliki perhatian lebih pada isu lingkungan, maka menggunakan pembangkit listrik ramah lingkungan pilihan yang sangat bijak.

Energi Matahari

Matahari merupakan sebuah bintang yang menjadi titi perputaran planet dalam sistem tata surya kita. Matahari mempunyai peranan yang sangat penting, karena berkaitan langsung dengan kehidupan manusia di bumi.

Matahari termasuk salah satu sumber energi alternatif yang sekarang  ini mulai banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. Pemanfaatan matahari sebagai sumber energi ini adalah dengan menggunakan sebuah alat yang bernama panel surya.

Ketersediaan sinar matahari sebagai energi alternatif yang ramah lingkungan sangat melimpah. Bahkan menurut para peneliti jumlah energi matahari yang mencapai permukaan bumi dalam satu jam lebih banyak dari total kebutuhan energi planet selama setahun penuh.

Indonesia adalah salah satu Negara yang cukup potensial untuk menggunakan sumber energi satu ini. Selain karena pertimbangan cuaca di Indonesia, penggunaan matahari sebagai energi juga mempertimbangkan waktu dan musim dalam setahun serta lokasi geografis di mana matahari tersebut berada.

Energi Angin

Energi angin adalah sumber energi ramah lingkungan yang paling bersih. karena, penggunaan embusan angin khususnya pada pembangkit listrik tidak menimbulkan emisi atau polusi sama sekali.

Sumber energi angin, sumber: pixabay.com
Sumber energi angin, sumber: pixabay.com

Walaupun mempunyai kelebihan sedemikian rupa dan dinilai sangat bersih, pemanfaatan energi ini masih sangat kurang maksimal. Di tanah air saja misalnya, pembangkit listrik tenaga angin jumlahnya bisa dihitung dengan jari.

Energi Hidro

Sumber energi alternatif selanjutnya adalah hidro atau tenaga air. Energi ramah lingkungan ini dinilai lebih efektif sebagai tenaga pembangkit listrik daripada panel surya dan energi angin. Oleh sebab itu, tidak heran apabila sumber energi satu ini, sekarang mulai dikembangkan di tanah air.

Dengan membangun sebuah bendungan, sebuah reservoir besar bisa dimanfaatkan untuk membuat air terkontrol dan menggerakkan turbin. Selain membangun bendungan. Anda juga bisa memanfaatkan konsep lain, seperti energi pasang surut, yang memanfaatkan arus pasang surut air untuk menggerakkan generator turbin, sehingga menghasilkan listrik.

Energi Biomassa

Gagasan utama dari energi satu ini adalah mengubah bahan bakar pada yang terbuat dari bahan tanaman menjadi listrik. Pada prosesnya, akan melibatkan pembakaran bahan organik.

Selain menghasilkan listrik, penggunaan energi biomassa ini juga bisa menjadi solusi atas masalah pengelolaan limbah organik pada sektor pertanian, industri dan domestik. Selain ramah lingkungan, energi biomassa juga tergolong sangat ekonomis.

Energi Panas Bumi

Energi ini memanfaatkan daya panas namun dari dalam bumi. Letak geografis Indonesia yang mempunyai banyak pegunungan menjadi keuntungan tersendiri. Sebab, aktivitas vulkanik bisa dimanfaatkan untuk mengolah energi panas bumi.

Panas bumi, sumber: pixabay.com
Panas bumi, sumber: pixabay.com

Etanol

Energi etanol dihasilkan dari proses fermentasi tanaman, seperti jagung maupun gandum. Energi yang diperoleh adalah bahan bakar dengan kandungan alkohol. Produksi energi etanol dalam jumlah banyak bisa Anda temukan di Brazil dan banyak digunakan sebagai bahan bakar kendaraan. Indonesia sendiri ternyata sudah memproduksi etanol, yang kemudian diubah menjadi energi listrik.

Energi Gelombang

Masih mirip dengan energi air, energi gelombang ini juga memanfaatkan air sebagai sumber energinya. Energi ini dihasilkan dari gelombang laut pasang. Dengan potensi laut yang dimiliki oleh Indonesia, maka sangat cocok bila mengembangkan energi satu ini sebagai alternatif sumber energi listrik masa depan.

Nah, dari beberapa energi ramah lingkungan di atas, Anda ingin memanfaatkan yang mana pada rumah atau perusahaan Anda? Tentu saja dalam memilihnya ada banyak pertimbangan yang harus diperhatikan. Seperti pertimbangan ekonomis, lokasi, kemudahan dan lain sebagainya.

Jika kami boleh merekomendasikan, sumber energi yang memuat faktor-faktor pertimbangan tersebut adalah energi matahari dengan pemanfaatan panel surya. Namun, guna memastikan penggunaan panel surya tersebut sudah benar, Anda mesti mengurus perizinan lingkungan terlebih dulu. PT Eticon adalah salah satu tempat terbaiknya. Konsultasikan kebutuhan perizinan Anda dengan kami segera.

Rumah di Tepi Pantai? Berikut Tips Membangunnya!

Bangunan di pinggir pantai, Sumber : unsplash.com

Memiliki rumah atau bangunan di tepi pantai memang terdapat banyak kelebihan. Salah satunya adalah dapat dijadikan sebagai aset investasi properti yang menjanjikan. Bagaimana tidak, saat ini banyak sekali wisatawan domestik maupun mancanegara yang ingin menyewa villa ataupun rumah yang ada di pinggir pantai. Hal tersebut dikarenakan pemandangan yang langsung menghadap ke laut lepas.

Namun untuk membangun sebuah bangunan di pinggir pantai seperti itu tetap memiliki aturan tersendiri. Sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2016 tentang Batas Sempadan Pantai, bahwasannya pemerintah daerah provinsi maupun kabupaten/kota yang memiliki sempadan pantai wajib menetapkan batas sempadan pantainya.

Hal tersebut tertuang dalam peraturan daerah masing-masing wilayah, mengenai rencana tata ruang wilayah provinsi maupun kabupaten/kota. Salah satu tujuan dibuatnya peraturan mengenai batas sempadan pantai ini untuk menjaga dan melindungi kelestarian ekosistem serta sumber daya yang ada di wilayah pesisir serta pulau-pulau kecil disekitarnya.

Bangunan di pinggir pantai, Sumber : unsplash.com
Bangunan di pinggir pantai, Sumber : unsplash.com

Sehingga membangun sebuah bangunan yang difungsikan untuk rumah pribadi, investasi, ataupun bisnis di tepi pantai boleh-boleh saja. Namun harus mengikuti peraturan mengenai batas sempadan pantai yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah masing-masing wilayah. Sebagai warga negara yang baik Anda selaku pemilik bangunan, wajib mematuhi segala aturan yang telah ditetapkan pemerintah.

Untuk bangunan yang melanggar aturan Garis Sempadan Bangunan (GSB), biasanya bangunan tersebut tidak sesuai dengan gambar yang ada di dalam Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Jika pemilik bangunan tersebut terbukti melanggar peraturan yang telah ditetapkan dari Garis Sempadan Bangunan, maka terdapat sanksi hukum yang harus dijalani.

Tips Membangun Rumah di Pinggir Pantai

Terdapat beberapa langkah yang dapat Anda ikuti untuk membangun bangunan yang berada di tepi pantai. Untuk membangun bangunan di area ini juga tidak boleh sembarangan, karena bangunan di lokasi ini harus dibuat kuat dari segi arsitekturnya. Berikut tips atau langkah-langkah yang bisa Anda jadikan referensi pada saat akan membangun rumah di pinggir pantai.

1. Mengikuti Aturan dari Batas Sempadan Pantai

Hal pertama yang dapat Anda lakukan adalah mengecek mengenai ketetapan daerah mengenai batas sempadan pantai untuk bangunan yang akan Anda dirikan. Dengan mengikuti aturan ini, Anda juga bisa meminimalisir rumah dari risiko ancaman bencana alam. Misalnya saja seperti badai, banjir, erosi atau abrasi, tsunami, hingga bencana lainnya yang sering terjadi di pantai.

Mengikuti aturan batas sempadan pantai, Sumber : unsplash.com
Mengikuti aturan batas sempadan pantai, Sumber : unsplash.com

2. Menggunakan Konsep Arsitektur Tropis

Untuk membangun rumah atau bangunan di tepi pantai, perlu menggunakan konsep bergaya arsitektur tropis. Desain rumah ini sangat cocok digunakan di kawasan pantai yang ada di Indonesia. Apalagi Indonesia merupakan wilayah yang dilalui oleh garis khatulistiwa, sehingga Indonesia memiliki iklim tropis.

Ketika merealisasikan konsep rumah arsitektur tropis ini dibutuhkan jasa desain rumah ahli yang profesional serta memiliki pengalaman yang berkaitan dengan desain rumah. Karena pada saat mendesain rumah ini tidak boleh sembarangan, harus mencakup beberapa aspek agar rumah nyaman, aman, serta berkualitas.

Menggunakan konsep arsitektur tropis, Sumber : unsplash.com
Menggunakan konsep arsitektur tropis, Sumber : unsplash.com

3. Bangunan Dibuat seperti Rumah Panggung

Untuk bangunan yang ada di pinggir pantai, biasanya akan dibuat seperti rumah panggung. Hal tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi apabila air laut sedang pasang. Sehingga air laut tidak akan masuk ke dalam rumah, dan berbagai barang yang ada di dalam rumah tetap aman dan terlindungi dari air. Arsitek Anda tentu saja sudah memikirkan kemungkinan-kemungkinan apa yang bisa terjadi pada rumah Anda.

Dibangun seperti rumah panggung, Sumber : unsplash.com
Dibangun seperti rumah panggung, Sumber : unsplash.com

4. Bangunan Utama Menghadap ke Pantai

Tujuan utama memiliki rumah atau bangunan di tepi pantai adalah untuk menikmati keindahan pemandangan laut. Oleh sebab itu, bangunan utamanya haruslah menghadap ke arah laut lepas. Anda bisa membuat ruang tamu, kamar tidur, hingga kamar mandi menghadap ke arah laut. Sehingga Anda dapat menikmati keindahan pemandangan pantai setiap saat.

Bangunan dengan posisi tersebut juga akan menguntungkan apabila kedepannya akan dijadikan sebuah bisnis. Bisa dengan bisnis restoran ataupun bisnis penginapan. Bangunan yang menghadap ke pantai tersebut akan menjadikannya sebagai daya tarik, sehingga banyak wisatawan yang tertarik mengunjungi bisnis Anda tersebut.

Bangunan menghadap ke pantai, Sumber : unsplash.com
Bangunan menghadap ke pantai, Sumber : unsplash.com

5. Memilih Bahan Bangunan yang Tepat

Untuk membuat bangunan di tepi pantai juga diperlukan ketepatan dari material yang digunakan. Misalnya saja menentukan pondasi yang tepat untuk bangunan agar struktur bangunan tidak mudah roboh. Hal tersebut perlu disesuaikan pula dengan kondisi tanah sekitar, Anda bisa mendiskusikannya dengan arsitek yang bekerja sama dengan Anda.

Mengingat bangunan atau rumah berada di tepi pantai, maka diperlukan material seperti kayu dan beton yang kuat dan tahan akan air. Selain itu Anda juga wajib memastikan semua aspek di dalam struktur bangunan rumah memiliki daya tahan yang kuat akan angin, hingga berbagai cuaca seperti panas dan hujan.

Menggunakan material yang tepat, Sumber : unsplash.com
Menggunakan material yang tepat, Sumber : unsplash.com

6. Menggunakan Konsep Terbuka

Melihat area dari rumah yang berada di pinggir pantai, maka menggunakan konsep terbuka sangat cocok digunakan. Sebenarnya hal ini sudah sepaket dengan menggunakan arsitektur tropis. Anda bisa menggunakan konsep terbuka untuk desain dapur Anda, sehingga Anda bisa memasak di luar ruangan dengan pemandangan yang mengarah ke pantai.

Anda juga bisa menambahkan berbagai tanaman, agar nuansa rumah lebih asri dan sejuk. Karena hawa di pantai terkadang sangat panas, sehingga memiliki banyak tanaman di dalam maupun di luar rumah sangat disarankan. Berikan jendela besar di tengah-tengah bangunan utama, agar pemandangan laut bisa langsung terlihat dari dalam rumah.

Menggunakan konsep terbuka, Sumber : unsplash.com
Menggunakan konsep terbuka, Sumber : unsplash.com

Itulah tadi tips mengenai membangun rumah di pinggiran pantai. Ciptakan suasana rumah yang nyaman, aman dan menyenangkan dimanapun itu. Mempercayakannya kepada jasa desain dan perancanaan merupakan salah satu hal yang bisa Anda lakukan untuk mewujudkan bangunan impian Anda.