Jenis Kayu Bahan Bangunan yang Baik Apa Saja?

Jenis kayu yang baik untuk bahan bangunan, Sumber: perhutani.co.id

Kayu merupakan salah satu jenis bahan bangunan yang sering digunakan pada konstruksi. Selain untuk struktur bangunan, kayu juga sering digunakan untuk bahan baku pembuatan berbagai furnitur. Kayu telah dijadikan sebagai bahan baku konstruksi sejak dahulu hingga sekarang. Hasil akhir dari penggunaan kayu menimbulkan kesan yang estetik, itulah sebabnya banyak yang menggunakan bahan kayu ini.

Kayu-kayu yang digunakan tersebut didapatkan dari hasil menebang pohon di hutan maupun di tempat yang lainnya. Namun masih ada berapa oknum yang melakukan penebangan hutan secara liar, sehingga dapat menimbulkan efek rumah kaca. Jika terus dibiarkan bumi akan semakin rusak, karena penebangan hutan yang terus terjadi pada akhirnya akan mengakibatkan kebakaran hutan yang besar.

Oleh sebab itu untuk mendapatkan berbagai jenis kayu bahan bangunan tersebut, perlu dilakukan reboisasi atau sistem tebang pilih untuk mencegah kerusakan lingkungan. Melestarikan alam sekitar perlu dilakukan untuk mendukung kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya di masa sekarang hingga masa yang akan datang.

Jenis kayu yang baik untuk bahan bangunan, Sumber: perhutani.co.id
Jenis kayu yang baik untuk bahan bangunan, Sumber: perhutani.co.id

Untuk menggunakan bahan kayu sebagai struktur bangunan, Anda perlu memilih jasa desain dan perencanaan yang profesional dan berpengalaman. Nantinya bangunan Anda akan lebih aman, karena telah dilakukan perencanaan yang baik oleh seorang ahli. Apapun jenis bangunannya, tidak boleh dikerjakan secara sembarangan tanpa perhitungan yang matang.

Seperti yang tertuang dalam Undang-Undang RI Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, mengenai tolok ukur keandalan sebuah bangunan gedung. Bangunan gedung haruslah meliputi empat aspek yakni keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan. Jadi diperlukan perhitungan yang matang agar bangunan dapat meliputi empat aspek tersebut.

Jenis Kayu untuk Bahan Bangunan

Perlu Anda ketahui bahwa tidak semua jenis kayu bisa digunakan sebagai bahan konstruksi. Hanya beberapa jenis kayu yang memiliki kualitas baik saja yang bisa digunakan sebagai bahan bangunan. Berikut beberapa jenis kayu yang memiliki kualitas baik dan bisa digunakan sebagai bahan konstruksi.

Kayu Jati

Jenis kayu untuk bangunan yang pertama ialah kayu jati. Kayu jati ini merupakan jenis kayu yang cukup populer dan banyak yang mencarinya. Kelebihan dari kayu jati ini terletak pada daya tahannya yang kuat, tahan lama, tahan terhadap serangan rayap, hingga kesan indah. Maka tidak heran jika harga yang ditawarkan di pasaran tergolong mahal.

Meskipun memiliki harga yang tergolong mahal, hingga saat ini kayu jati masih menjadi primadona dikalangan masyarakat. Hal tersebut tidak lain dan tidak bukan karena kelebihan yang dimiliki oleh kayu jati. Daya tahan lama, kokoh, serta tahan terhadap serangan rayap tersebutlah yang membuat jenis kayu bangunan ini diminati banyak orang.

Kayu Jati, Sumber: jeparateakindo.com
Kayu Jati, Sumber: jeparateakindo.com

Kayu Merbau

Kayu merbau memiliki kelebihan yang hampir mirip dengan kayu jati. Sehingga tidak jarang orang-orang menggunakan kayu merbau ini sebagai alternatif penggunaan kayu jati. Harga dari jenis kayu ini juga tergolong mahal, namun masih dibawah kayu jati. Biasanya kayu merbau digunakan sebagai penyangga dan tiang untuk atap rumah.

Jenis kayu bahan bangunan ini bisa jadi alternatif bagi Anda yang ingin memiliki struktur bangunan dari kayu yang kuat dan stabil selain kayu jati. Pohon merbau dapat dijumpai di beberapa pulau di Indonesia, misalnya saja seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

Pohon Merbau, Sumber: klikhijau.com
Pohon Merbau, Sumber: klikhijau.com

Kayu Gaharu

Jenis kayu berikutnya ialah kayu gaharu, kayu ini merupakan salah satu kayu termahal yang ada di dunia. Hal itu disebabkan karena kayu gaharu memiliki daya tahan yang kuat, kokoh, dan awet. Anda bisa menjumpai pohon gaharu ini tumbuh di daerah Kalimantan. Biasanya kayu ini dimanfaatkan untuk pembuatan kerangka rumah, pembuatan furnitur, hingga yang lainnya.

Pohon Gaharu, Sumber: lifestyle.bisnis.com
Pohon Gaharu, Sumber: lifestyle.bisnis.com

Kayu Kamper

Kayu kamper memiliki serat yang halus dan dapat menampilkan kesan yang estetik. Biasanya jenis kayu ini digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan jendela dan pintu. Hampir sama dengan kayu jati, kayu kamper juga tahan terhadap serangan serangga. Kayu kamper ini memiliki bobot yang lebih ringan dan harga yang terjangkau, jika dibandingkan dengan kayu jati.

Kayu Kamper, Sumber: Shutterstock
Kayu Kamper, Sumber: Shutterstock

Kayu Ulin

Jenis kayu yang baik untuk bahan bangunan berikutnya ialah kayu ulin. Kayu ulin ini memiliki kelebihan pada daya tahan yang kuat menghadapi berbagai perubahan suhu hingga pengaruh dari air laut. Kayu ulin ini biasanya dimanfaatkan sebagai bahan baku atap, pondasi, hingga lantai rumah. Anda bisa menjumpai keberadaan kayu ini di daerah Kalimantan, Bangka Belitung, dan Sumatera.

Kayu Ulin, Sumber: kompas.com
Kayu Ulin, Sumber: kompas.com

Kayu Meranti Merah

Kayu meranti merah memiliki keunggulan dari daya tahannya yang cukup kuat. Pohon ini banyak Anda jumai di daerah Kalimantan. Terdapat 2 jenis dari kayu meranti yang perlu Anda ketahui, yakni kayu meranti merah mudah dan kayu meranti merah tua. Namun biasanya penggunaan kayu meranti merah ini ditujukan pada bagian interior saja.

Baca juga: Persyaratan Struktur Bangunan Gedung

Alasannya karena kayu meranti merah cukup sensitif terhadap perubahan cuaca, sehingga kurang bagus jika digunakan untuk bagian eksterior. Jadi lebih baik digunakan untuk bagian interior daripada eksterior, untuk meminimalisir terjadinya sesuatu hal yang tidak diinginkan. Jenis kayu ini biasanya digunakan untuk pembuatan lantai rumah, rangka atap, railing tangga, dan yang lainnya.

Kayu Meranti Merah, Sumber: rancangmebel.com
Kayu Meranti Merah, Sumber: rancangmebel.com

Itulah tadi informasi mengenai jenis-jenis kayu untuk bahan bangunan yang telah PT Eticon Rekayasa Teknik sampaikan. Sebelum mendirikan sebuah bangunan perlu dilakukan perhitungan yang tepat terhadap berbagai aspek, salah satunya struktur bangunan. Hal itu bertujuan agar ke depannya bangunan tersebut tetap memberikan keamanan dan kenyaman bagi setiap penghuninya.

Cara Nabung Bikin Rumah, Pasti Bisa!

Cara nabung untuk bikin rumah impian, Sumber: popbela.com

Untuk membangun rumah ditanah yang Anda miliki bukanlah hal yang tidak mungkin. Anda juga memerlukan cara nabung yang tepat untuk bikin rumah agar dapat merealisasikan desain rumah yang Anda impikan. Mendirikan sebuah rumah memang tidak murah, namun Anda bisa mewujudkannya apabila Anda memiliki tekad yang kuat. Terlebih Anda sudah memiliki tanah yang siap dibangun sebuah rumah.

Sebelum membangun sebuah rumah, pastikan bahwa Anda telah mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Sehingga ke depannya tidak akan terjadi berbagai masalah setelah proses pembangunan selesai. Apabila Anda ingin membangun rumah namun belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan, maka segeralah mengurusnya agar proses pembangunan segera terealisasikan.

Untuk bikin rumah diperlukan niat dan tekad yang bulat, supaya cara nabung Anda tepat. Seberapapun penghasilan yang Anda miliki, jika Anda niat menabung untuk membangun rumah maka cepat atau lambat Anda pasti bisa mewujudkannya. Anda juga bisa mulai memikirkan desain rumah seperti apa yang Anda inginkan, misalnya rumah dengan gaya arsitektur tropis atau yang lainnya.

Cara nabung untuk bikin rumah impian, Sumber: popbela.com
Cara nabung untuk bikin rumah impian, Sumber: popbela.com

Rumah yang dibangun tidak perlu luas dan mewah, yang terpenting rumah tersebut dapat memberikan keamanan dan kenyaman bagi seluruh penghuninya. Percuma saja jika rumah yang dibangun sedemikian rupa hingga menghabiskan biaya yang mahal namun tidak memberikan rasa nyaman. Struktur bangunan yang kokoh juga diperlukan untuk mendirikan sebuah rumah, agar tahan terhadap segala kondisi.

Anda bisa menggunakan jasa desain rumah yang sudah ahli dan profesional untuk mewujudkan rumah yang Anda inginkan. Sehingga keamanan dan kenyamanan Anda beserta penghuni rumah yang lain tetap terjaga. Selain itu desain yang Anda impikan juga dapat terealisasikan jika ditangani oleh orang yang tepat dan berpengalaman.

Cara Nabung Buat Bikin Rumah

Nabung buat bikin rumah memang bukanlah hal yang mudah, namun jika Anda benar-benar memiliki niat dan tekad yang kuat maka hal tersebut menjadi mudah. Rumah merupakan tempat tinggal yang akan Anda gunakan untuk jangka waktu yang panjang, terlebih rumah juga dapat dijadikan aset yang bernilai. Untuk itu membangun sebuah rumah bukanlah suatu hal yang sia-sia, berikut cara nabung yang tepat untuk bikin rumah.

Buatlah Anggaran Bulanan

Mengklasifikasikan anggaran bulanan sangatlah penting sebelum Anda menabung untuk membangun rumah. Pisah-pisahkanlah pendapatan Anda dengan berbagai kebutuhan Anda dan keluarga. Misalnya saja untuk kebutuhan anak, kebutuhan sehari-hari, dana tidak terduga, dana kesehatan, dan yang lainnya. Ketika Anda telah memisahkan pendapatan Anda untuk berbagai kebutuhan, maka bisa lebih memudahkan Anda untuk menyisihkan uang.

Sisa uang yang ada bisa Anda tabung untuk membangun rumah. Sekecil apapun sisa uang yang ada, tetap bisa Anda tabung. Pada saat menabung ini, Anda haruslah konsisten agar uang cepat terkumpul dan bisa segera merealisasikan pembangunan rumah.

Anggaran bulanan, Sumber: harmony.co.id
Anggaran bulanan, Sumber: harmony.co.id

Memasang Target Biaya

Anda bisa mulai memasang target biaya yang akan Anda butuhkan untuk membangun rumah. Jika memiliki target, Anda akan lebih termotivasi dan semangat untuk segera mencapai target tersebut. Namun perhatikan kondisi perekonomian juga ya, karena bisa jadi ketika uang sudah terkumpul sesuai target biaya yang harus Anda keluarkan melebihinya.

Setiap tahunnya ada kemungkinan harga bahan bangunan mengalami kenaikan, sehingga biaya membangun rumah menjadi lebih mahal. Oleh sebab itu perlu untuk Anda memasang target biaya di atas anggaran yang telah Anda perhitungkan. Hal tersebut berguna untuk mengatasi risiko kenaikan biaya pembangunan rumah.

Ilustrasi memasang target biaya, Sumber: accurate.id
Ilustrasi memasang target biaya, Sumber: accurate.id

Menyisihkan Bonus

Untuk Anda yang bekerja sebagai karyawan, tentu saja akan familiar dengan uang THR (Tunjangan Hari Raya) ataupun bonus tahunan bukan? Nah ketika Anda mendapatkan bonus tersebut, sebaiknya disisihkan untuk masuk ke tabungan pembangunan maupun renovasi rumah. Bonus-bonus tersebut dapat membantu mempercepat uang tabungan Anda terkumpul.

Baca juga: Rumah di Tepi Pantai? Berikut Tips Membangunnya!

Anda bisa menunda dulu berbelanja barang-barang yang kurang bermanfaat. Sehingga uang bonus dapat disimpan dan digabungkan dengan uang tabungan bulanan Anda. Demi memiliki rumah impian, Anda harus bisa bersabar untuk tidak shopping dulu ya.

Memanfaatkan bonus tahunan, Sumber: mitradeblog.com
Memanfaatkan bonus tahunan, Sumber: mitradeblog.com

Memanfaatkan Uang Receh

Jangan anggap remeh uang recehan ya, karena recehan ini jika dikumpulkan bisa membantu Anda untuk segera membangun rumah. Kumpulkanlah recehan yang biasanya Anda dapatkan dari uang kembalian. Anda bisa menyimpan uang recehan ini pada wadah atau toples yang sudah jarang Anda gunakan. Recehan yang Anda kumpulkan selama berbulan-bulan bahkan tahunan ini dapat bermanfaat.

Banyak masyarakat yang telah membuktikan bahwa recehan ini memiliki nilai yang berharga setelah berbulan-bulan dikumpulkan. Bahkan ada seseorang yang berhasil membeli mobil dengan uang recehan yang ia kumpulkan selama 3 tahun. Jadi uang receh ini juga memiliki kemungkinan yang sama untuk membantu Anda membangun sebuah rumah.

Menyisihkan uang recehan, Sumber: finoo.id
Menyisihkan uang recehan, Sumber: finoo.id

Siapkan Dana Cadangan

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, bahwa tiap tahun harga bahan bangunan mengalami kenaikan. Sehingga besar kemungkinan, nantinya biaya yang Anda butuhkan untuk membangun rumah juga semakin meningkat. Untuk menghindari Anda berhutang karena tidak sesuai dengan target yang Anda pasang, maka Anda perlu menyiapkan dana cadangan.

Dana cadangan ini nanti bisa Anda gunakan jika target biaya yang Anda pasang untuk membangun rumah tidak sesuai. Selain itu dana cadangan ini juga bisa digunakan untuk keperluan lain jika ada hal darurat yang membutuhkan uang. Sehingga Anda tidak perlu menyentuh uang tabungan untuk biaya pembangunan rumah, karena telah ada dana cadangan yang Anda persiapkan.

Dana cadangan, Sumber: economy.okezone.com
Dana cadangan, Sumber: economy.okezone.com

Itulah tadi cara nabung yang tepat untuk bikin rumah. Ciptakan suasana rumah yang mementingkan keamanan dan kenyaman dimanapun itu. Percayakanlah kepada jasa desain rumah profesional untuk mewujudkan bangunan impian Anda. PT Eticon Rekayasa Teknik dengan senang hati membantu mewujudkan rumah impian Anda.

Gedung Termegah di Dunia, Mana Saja?

Lotte World Tower, Sumber: archdaily.com

Setiap berkunjung ke suatu negara, pasti tidak jarang Anda menemukan bangunan gedung yang memiliki tampilan menawan. Sehingga di beberapa negara menjadikan gedung tersebut menjadi salah satu ikon populernya. Gedung dengan label termegah di dunia ini, tidak jauh dari peran arsitektur yang mendesainnya. Seiring perkembangannya, kreativitas dari desain arsitektur terus mengalami kenaikan.

Gedung-gedung yang dibuat menawan ini tentu saja memiliki struktur bangunan yang kuat. Jika tidak, dikhawatirkan ke depannya akan menimbulkan masalah yang membahayakan penghuni gedung tersebut. Sebuah bangunan gedung haruslah memiliki tingkat keamanan yang baik, agar penghuni yang menggunakan gedung tersebut merasa nyaman dan aman.

Banyak sekali gedung termegah di dunia ini termasuk ke dalam high rise building. Namun perlu diketahui bukan berarti semua bangunan yang tinggi masuk ke dalam high rise building ya. Ada beberapa kriteria tersendiri bagi bangunan yang masuk kategori sebagai high rise building. Bangunan termegah di dunia ini biasanya memiliki makna tersendiri mengapa desainnya dibuat seperti itu.

Gedung-gedung megah ini umumnya difungsikan untuk berbagai kepentingan misalnya saja perkantoran, hotel, restoran, pusat perbelanjaan, hingga destinasi wisata. Bentuknya yang unik dan menawan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang mengunjungi negara tersebut. Misalnya saja Burj Khalifa di Dubai, yang hingga saat ini masih menjadi tempat menarik yang dikunjungi oleh para wisatawan.

Gedung termegah di dunia, Sumber: kompas.com
Gedung termegah di dunia, Sumber: kompas.com

7 Gedung Termegah di Dunia

Kami telah merangkumkan untuk Anda 7 gedung megah yang tersebar di seluruh dunia dari berbagai sumber. Bangunan gedung tersebut termasuk ke dalam ikon populer di negaranya. Jika Anda berkunjung ke negara tersebut, bisa mampir ke gedung ini untuk menikmati keindahan arsitekturnya yang megah dan menawan. Mana saja gedung tersebut? Simak daftarnya sebagai berikut.

1. Burj Khalifa

Gedung termegah dunia yang pertama terletak di Dubai, Uni Emirat Arab. Burj Khalifa ini masih memegang rekor sebagai gedung tertinggi di dunia yang memiliki ketinggan mencapai 828 meter. Pembangunan gedung pencakar langit ini menghabiskan biaya sekitar 21,67 triliun rupiah, sehingga tidak heran menjadikannya sebagai bangunan termegah dunia.

Gedung pencakar langit ini dibangun sebagai simbol penghormatan kepada presiden Uni Emirat Arab yakni Sheikh Khalifah bin Zayid Al Nahyan. Oleh sebab itu gedung ini mengambil penggalan nama dari presiden UEA.

Burj Khalifa, Sumber: ngobrolproperti.com
Burj Khalifa, Sumber: ngobrolproperti.com

2. One World Trade Center

One World Trade Center merupakan gedung megah yang berlokasi di New York City, Amerika Serikat. Gedung ini dibangun di komplek World Trade Center untuk mengenang kembali komplek aslinya yang telah hilang akibat serangan teroris pada 11 September 2001. Bangunan mewah ini menjadi gedung tertinggi di Amerikat Serikat dengan ketinggian mencapai sekitar 541,3 meter.

Baca juga: Apa yang Menjadi Faktor Penentu Gedung Aman Digunakan?

One World Trade Center mulai dibangun pada tanggal 27 April 2006 dan selesai pada Juli 2013. Bangunan ini mulai dibuka pada tanggal 3 November 2014. One World Trade Center difungsikan sebagai gedung perkantoran yang memiliki desain yang megah di New York City.

One World Trade Center, Sumber: viator.com
One World Trade Center, Sumber: viator.com

3. Lotte World Tower

Bangunan gedung termegah di dunia selanjutnya datang dari Seoul, Korea Selatan. Lotte World Tower merupakan gedung pencakar langit tertinggi di Korea Selatan yang difungsikan sebagai perkantoran, apartemen, pusat perbelanjaan, hingga tempat hiburan. Gedung ini dilengkapi dengan 123 lantai yang memiliki ketinggian mencapai 555,7 meter. Bangunan ini resmi dibuka dan digunakan untuk umum pada tanggal 11 April 2017.

Lotte World Tower, Sumber: archdaily.com
Lotte World Tower, Sumber: archdaily.com

4. Abraj Al-Bait Clock Tower

Abraj Al-Bait Clock Tower ini merupakan kompleks bangunan yang berlokasi di Mekkah, Arab Saudi. Gedung ini di desain oleh para arsitek dari Dar Al Handasah Architects. Abraj Al-Bait Clock Tower memiliki ketinggian mencapai 601 meter dan berkapasitas hingga 10.000 orang. Bangunan yang digunakan untuk menampung jamaah Haji ini mulai dibangun pada tahun 2004 dan resmi dibuka pada tahun 2012.

Abraj Al-Bait Clock Tower, Sumber: makkah-madinah.accor.com
Abraj Al-Bait Clock Tower, Sumber: makkah-madinah.accor.com

5. Ping An Finance Centre

Bangunan megah selanjutnya bernama Ping An Finance Centre yang berlokasi di Shenzhen, Guangdong, Tiongkok. Ping An Finance Centre memiliki ketinggian sekitar 599 meter dan difungsikan sebagai gedung perkantoran, hotel, hingga pusat perbelanjaan. Gedung pencakar langit ini telah selesai dibangun pada tahun 2017 dan menjadi gedung tertinggi ke-2 di Tiongkok.

Ping An Finance Centre, Sumber: kpf.com
Ping An Finance Centre, Sumber: kpf.com

6. Taipei 101

Gedung termegah di dunia selanjutnya berlokasi di Distrik Xinyi, Taipei, Taiwan yang bernama Taipei 101. Taipei 101 ini memiliki jumlah lantai 101 dan memiliki ketinggian mencapai 509 meter. Di dalam gedung ini dilengkapi dengan kecanggihan teknologi, salah satunya terdapat lift yang bergerak cepat. Untuk mencapai lantai 89 dari lantai dasar hanya membutuhkan waktu sekitar 44 detik saja dengan menggunakan lift tersebut.

Taipei 101, Sumber: tiket.com
Taipei 101, Sumber: tiket.com

7. International Commerce Centre

International Commerce Centre merupakan gedung pencakar langit yang memiliki desain megah. Gedung ini berlokasi di Kowloon Barat, Hong Kong dan memiliki ketinggian sekitar 484 meter. Bangunan ini selesai dibangun pada tahun 2010 dan hingga saat ini difungsikan sebagai gedung perkantoran, hotel, hingga ritel. Ketika berkunjung ke Hongkong, Anda bisa mampir untuk menikmati kemegahan dari gedung ini.

International Commerce Centre, Sumber: klcbs.net
International Commerce Centre, Sumber: klcbs.net

Itu tadi informasi yang dapat kami sampaikan mengenai gedung termegah di dunia. Untuk Anda yang membutuhkan informasi mengenai konsultan penyedia jasa SLF bisa menghubungi kami PT Eticon Rekayasa Teknik. Kami dengan senang hati membantu Anda untuk kepengurusan SLF. Terima kasih telah berkenan menyimak informasi di atas, jangan lupa untuk mengikuti informasi menarik lainnya dari kami.

Bikin Rumah Kayu, Apa Kelebihan dan Kekurangannya?

Rumah kayu minimalis, Sumber: orami.co.id

Sebagian orang berpikir bahwa rumah dari kayu itu ketinggalan zaman. Kenyataannya banyak orang yang bikin rumah kayu dengan tampilan yang estetik dan menawan. Sangat jauh dari kesan jadul yang ketinggalan zaman. Meskipun saat ini jarang orang yang memiliki rumah berbahan kayu, namun bukan berarti Anda tidak bisa membuatnya.

Desain rumah kayu modern maupun rumah kayu klasik, akan sama-sama menimbulkan kesan yang asri seperti dipedesaan. Bahkan tidak perlu pindah ke desa untuk menikmati suasana asri khas pedesaan. Anda bisa membuat rumah kayu di lokasi Anda dengan menambahkan halaman yang ditumbuh berbagai tanaman hijau. Hal tersebut sudah menimbulkan nuansa pedesaan yang sejuk dan asri.

Untuk bikin rumah dari kayu tersebut, Anda juga perlu memastikan kembali bahwa tanah yang akan Anda bangun telah mempunyai IMB (Izin Mendirikan Bangunan). Hal tersebut untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang mungkin terjadi setelah proses pembangunan. Jika Anda belum punya IMB sebaiknya segera mengurusnya ya, sehingga tidak menghambat pembangunan rumah kayu Anda.

Rumah kayu minimalis, Sumber: orami.co.id
Rumah kayu minimalis, Sumber: orami.co.id

Anda bisa merealisasikan bikin rumah kayu ini menggunakan jasa desain rumah yang profesional dan berpengalaman. Penggunaan jasa tersebut akan lebih membantu Anda, karena jasa desain rumah lebih paham mengenai bagaimana cara membuat rumah dari kayu. Anda tentu saja tidak ingin terjadi masalah dikemudian hari bukan? Maka dari itu akan lebih aman jika mempercayakan pembuatan rumah tersebut pada ahlinya.

Perlu Anda ketahui bahwa untuk membangun rumah kayu diperlukan lokasi yang tepat. Anda tidak bisa membangun rumah kayu ini di daerah tepi pantai, mengapa demikian? Karena air laut memiliki kandungan yang dapat merusak struktur kayu. Jika hal tersebut terus dibiarkan, lama-kelamaan struktur bangunan rumah akan dengan mudah rusak. Oleh sebab itu, memilih lokasi yang tepat untuk rumah kayu merupakan hal yang penting.

Kelebihan Bikin Rumah Kayu

Sebelum mewujudkan rumah kayu yang telah Anda impikan selama ini, Anda perlu mengetahui apa saja kelebihannya. Apa saja kelebihan rumah kayu? Simak penjelasan di bawah ini.

Menambah Keindahan Rumah

Kesan hangat yang ditimbulkan kayu dapat menambah keestetikan sebuah rumah. Selain sebagai tempat tinggal, rumah juga perlu memancarkan keindahan agar penghuni nyaman menempati hunian tersebut. Semakin terlihat memukau sebuah rumah, akan menambah nilai jual di masa yang akan datang. Sehingga Anda memiliki investasi jangka panjang yang menjanjikan.

Seperti yang Anda ketahui bahwa harga kayu yang berkualitas memiliki harga yang tinggi. Ditambah lagi sentuhan arsitektur yang mengesankan dari seorang seniman, rumah Anda akan terlihat memiliki nilai artistik yang tinggi.

Anda juga bisa menambahkan kanopi di rumah kayu idaman Anda. Ada banyak manfaat kanopi untuk rumah seperti untuk pelindung meja kursi dari matahari hingga menguatkan nilai estetik rumah kayu.

Salah satu desain rumah kayu, Sumber: traveloka.com
Salah satu desain rumah kayu, Sumber: traveloka.com

Membantu Menghemat Energi

Rumah kayu menimbulkan nuansa yang sejuk dan asri, sehingga akan membantu menghemat energi. Selain menghemat energi, rumah kayu juga lebih ramah lingkungan karena berasal dari alam. Pembangunan rumah kayu ini juga mendukung konsep arsitektur hijau yang menggunakan material ramah lingkungan. Penggunaan konsep ini akan membantu alam agar tetap sehat dan tidak menimbulkan berbagai pencemaran di masa depan.

Proses Pembangunan Cepat

Proses pembuatan rumah kayu juga dinilai lebih cepat daripada menggunakan material yang lainnya. Sehingga Anda dapat dengan segera menempati rumah impian Anda ini. Warna kayu yang alami dan menawan tidak perlu lagi membutuhkan pengecatan. Kesan yang timbul dari warna natural kayu itu dapat menambah kesan yang menawan pada bangunan rumah.

Bangunan Kuat dan Kokoh

Kelebihan rumah kayu selanjutnya ialah memiliki sifat yang kuat dan kokoh. Apalagi jika memutuskan untuk menggunakan jenis kayu yang berkualitas baik, seperti kayu jati. Meskipun harganya relatif lebih mahal dari jenis kayu yang lainnya, namun kayu jati masih menjadi primadona di masyarakat karena daya tahannya lebih kokoh dan kuat.

Jika dilakukan perawatan yang benar, rumah dari kayu jati akan lebih awet dan dapat bertahan selama bertahun-tahun bahkan puluhan tahun. Sehingga Anda tidak perlu khawatir pada saat memilih menggunakan bahan dari kayu jati ini.

Dapat Menyerap Suara

Jika Anda tidak terlalu menyukai suara bising dan ingin lebih tenang agar rileks, maka rumah kayu ini cocok dengan Anda. Kayu memiliki sifat penyerap suara yang baik. Anda bisa bikin rumah kayu yang dijadikan sebagai studio musik atau yang lainnya.

Kekurangan Rumah Kayu

Jika ada kelebihannya, maka ada pula letak kekurangannya. Meskipun kelebihannya banyak, namun ada beberapa kekurangan dari rumah kayu yang perlu Anda pertimbangkan lagi. Sehingga Anda tidak akan terkejut jika nantinya rumah Anda telah selesai dibuat. Berikut beberapa kekurangan dari rumah kayu.

Rawan Rayap

Permasalahan yang satu ini memang tidak bisa terelakkan dari risiko bikin rumah kayu. Jika tidak dirawat dengan benar, struktur bangunan kayu Anda akan terserang rayap. Rayap dapat menyerang habis kayu-kayu yang ada di dalam rumah. Jika kayu-kayu tersebut habis dimakan rayap, maka Anda harus siap untuk merenovasi rumah dengan mengganti kayu-kayu yang lapuk.

Baca juga: Mengenal Konsep Rumah Gaya Arsitektur Tropis

Harga Kayu Mahal

Seperti yang telah Anda ketahui bahwa harga kayu yang memiliki kualitas baik misalnya saja kayu jati memiliki harga yang mahal. Oleh sebab itu untuk membuat rumah kayu yang kokoh dan kuat diperlukan budget yang tidak sedikit. Jika Anda asal-asalan dalam memilih kualitas kayu, nantinya akan mempengaruhi daya tahan rumah ke depannya.

Desain rumah kayu klasik, Sumber: agoda.com
Desain rumah kayu klasik, Sumber: agoda.com

Risiko Tinggi Terjadi Kebakaran

Jika tidak hati-hati menggunakan api, maka rumah Anda bisa terbakar dengan mudah. Kayu memiliki sifat yang mudah terbakar, jadi penggunaannya untuk rumah jika tidak berhati-hati dapat memunculkan risiko kebakaran. Pada bagian rumah yang sering menggunakan api seperti dapur, maka perlu jenis kayu yang lebih tahan akan api. Selain itu di dalam rumah juga perlu menyiapkan alat pemadam api ringan.

Sebelum memutuskan untuk membuat rumah dari kayu, perlu Anda mengetahui kelebihan dan kekurangan seperti informasi di atas. Setelah Anda yakin dan ingin lanjut untuk bikin rumah kayu, maka Anda bisa segera menghubungi jasa desain rumah profesional untuk membantu pengerjaannya.

Rumah di Tepi Pantai? Berikut Tips Membangunnya!

Bangunan di pinggir pantai, Sumber : unsplash.com

Memiliki rumah atau bangunan di tepi pantai memang terdapat banyak kelebihan. Salah satunya adalah dapat dijadikan sebagai aset investasi properti yang menjanjikan. Bagaimana tidak, saat ini banyak sekali wisatawan domestik maupun mancanegara yang ingin menyewa villa ataupun rumah yang ada di pinggir pantai. Hal tersebut dikarenakan pemandangan yang langsung menghadap ke laut lepas.

Namun untuk membangun sebuah bangunan di pinggir pantai seperti itu tetap memiliki aturan tersendiri. Sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2016 tentang Batas Sempadan Pantai, bahwasannya pemerintah daerah provinsi maupun kabupaten/kota yang memiliki sempadan pantai wajib menetapkan batas sempadan pantainya.

Hal tersebut tertuang dalam peraturan daerah masing-masing wilayah, mengenai rencana tata ruang wilayah provinsi maupun kabupaten/kota. Salah satu tujuan dibuatnya peraturan mengenai batas sempadan pantai ini untuk menjaga dan melindungi kelestarian ekosistem serta sumber daya yang ada di wilayah pesisir serta pulau-pulau kecil disekitarnya.

Bangunan di pinggir pantai, Sumber : unsplash.com
Bangunan di pinggir pantai, Sumber : unsplash.com

Sehingga membangun sebuah bangunan yang difungsikan untuk rumah pribadi, investasi, ataupun bisnis di tepi pantai boleh-boleh saja. Namun harus mengikuti peraturan mengenai batas sempadan pantai yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah masing-masing wilayah. Sebagai warga negara yang baik Anda selaku pemilik bangunan, wajib mematuhi segala aturan yang telah ditetapkan pemerintah.

Untuk bangunan yang melanggar aturan Garis Sempadan Bangunan (GSB), biasanya bangunan tersebut tidak sesuai dengan gambar yang ada di dalam Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Jika pemilik bangunan tersebut terbukti melanggar peraturan yang telah ditetapkan dari Garis Sempadan Bangunan, maka terdapat sanksi hukum yang harus dijalani.

Tips Membangun Rumah di Pinggir Pantai

Terdapat beberapa langkah yang dapat Anda ikuti untuk membangun bangunan yang berada di tepi pantai. Untuk membangun bangunan di area ini juga tidak boleh sembarangan, karena bangunan di lokasi ini harus dibuat kuat dari segi arsitekturnya. Berikut tips atau langkah-langkah yang bisa Anda jadikan referensi pada saat akan membangun rumah di pinggir pantai.

1. Mengikuti Aturan dari Batas Sempadan Pantai

Hal pertama yang dapat Anda lakukan adalah mengecek mengenai ketetapan daerah mengenai batas sempadan pantai untuk bangunan yang akan Anda dirikan. Dengan mengikuti aturan ini, Anda juga bisa meminimalisir rumah dari risiko ancaman bencana alam. Misalnya saja seperti badai, banjir, erosi atau abrasi, tsunami, hingga bencana lainnya yang sering terjadi di pantai.

Mengikuti aturan batas sempadan pantai, Sumber : unsplash.com
Mengikuti aturan batas sempadan pantai, Sumber : unsplash.com

2. Menggunakan Konsep Arsitektur Tropis

Untuk membangun rumah atau bangunan di tepi pantai, perlu menggunakan konsep bergaya arsitektur tropis. Desain rumah ini sangat cocok digunakan di kawasan pantai yang ada di Indonesia. Apalagi Indonesia merupakan wilayah yang dilalui oleh garis khatulistiwa, sehingga Indonesia memiliki iklim tropis.

Ketika merealisasikan konsep rumah arsitektur tropis ini dibutuhkan jasa desain rumah ahli yang profesional serta memiliki pengalaman yang berkaitan dengan desain rumah. Karena pada saat mendesain rumah ini tidak boleh sembarangan, harus mencakup beberapa aspek agar rumah nyaman, aman, serta berkualitas.

Menggunakan konsep arsitektur tropis, Sumber : unsplash.com
Menggunakan konsep arsitektur tropis, Sumber : unsplash.com

3. Bangunan Dibuat seperti Rumah Panggung

Untuk bangunan yang ada di pinggir pantai, biasanya akan dibuat seperti rumah panggung. Hal tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi apabila air laut sedang pasang. Sehingga air laut tidak akan masuk ke dalam rumah, dan berbagai barang yang ada di dalam rumah tetap aman dan terlindungi dari air. Arsitek Anda tentu saja sudah memikirkan kemungkinan-kemungkinan apa yang bisa terjadi pada rumah Anda.

Dibangun seperti rumah panggung, Sumber : unsplash.com
Dibangun seperti rumah panggung, Sumber : unsplash.com

4. Bangunan Utama Menghadap ke Pantai

Tujuan utama memiliki rumah atau bangunan di tepi pantai adalah untuk menikmati keindahan pemandangan laut. Oleh sebab itu, bangunan utamanya haruslah menghadap ke arah laut lepas. Anda bisa membuat ruang tamu, kamar tidur, hingga kamar mandi menghadap ke arah laut. Sehingga Anda dapat menikmati keindahan pemandangan pantai setiap saat.

Bangunan dengan posisi tersebut juga akan menguntungkan apabila kedepannya akan dijadikan sebuah bisnis. Bisa dengan bisnis restoran ataupun bisnis penginapan. Bangunan yang menghadap ke pantai tersebut akan menjadikannya sebagai daya tarik, sehingga banyak wisatawan yang tertarik mengunjungi bisnis Anda tersebut.

Bangunan menghadap ke pantai, Sumber : unsplash.com
Bangunan menghadap ke pantai, Sumber : unsplash.com

5. Memilih Bahan Bangunan yang Tepat

Untuk membuat bangunan di tepi pantai juga diperlukan ketepatan dari material yang digunakan. Misalnya saja menentukan pondasi yang tepat untuk bangunan agar struktur bangunan tidak mudah roboh. Hal tersebut perlu disesuaikan pula dengan kondisi tanah sekitar, Anda bisa mendiskusikannya dengan arsitek yang bekerja sama dengan Anda.

Mengingat bangunan atau rumah berada di tepi pantai, maka diperlukan material seperti kayu dan beton yang kuat dan tahan akan air. Selain itu Anda juga wajib memastikan semua aspek di dalam struktur bangunan rumah memiliki daya tahan yang kuat akan angin, hingga berbagai cuaca seperti panas dan hujan.

Menggunakan material yang tepat, Sumber : unsplash.com
Menggunakan material yang tepat, Sumber : unsplash.com

6. Menggunakan Konsep Terbuka

Melihat area dari rumah yang berada di pinggir pantai, maka menggunakan konsep terbuka sangat cocok digunakan. Sebenarnya hal ini sudah sepaket dengan menggunakan arsitektur tropis. Anda bisa menggunakan konsep terbuka untuk desain dapur Anda, sehingga Anda bisa memasak di luar ruangan dengan pemandangan yang mengarah ke pantai.

Anda juga bisa menambahkan berbagai tanaman, agar nuansa rumah lebih asri dan sejuk. Karena hawa di pantai terkadang sangat panas, sehingga memiliki banyak tanaman di dalam maupun di luar rumah sangat disarankan. Berikan jendela besar di tengah-tengah bangunan utama, agar pemandangan laut bisa langsung terlihat dari dalam rumah.

Menggunakan konsep terbuka, Sumber : unsplash.com
Menggunakan konsep terbuka, Sumber : unsplash.com

Itulah tadi tips mengenai membangun rumah di pinggiran pantai. Ciptakan suasana rumah yang nyaman, aman dan menyenangkan dimanapun itu. Mempercayakannya kepada jasa desain dan perancanaan merupakan salah satu hal yang bisa Anda lakukan untuk mewujudkan bangunan impian Anda.

Mengenal Panel Surya: Penghemat Listrik

Gambaran dari panel surya, Sumber : mozo.com.au

Mengenal Panel Surya – Kebutuhan listrik harian semakin lama semakin naik, hal ini terjadi seiring dengan meningkatnya pertumbuhan populasi manusia. Masalah listrik menjadi ancaman baru bagi Indonesia, karena keterbatasan sumber daya alam untuk memproduksi listrik. Namun untuk menekan angka kebutuhan listrik dari tenaga listrik konvensional, diperlukan alternatif lain yang lebih ramah lingkungan.

Di Indonesia sendiri dapat memanfaatkan letak geografisnya yang berada di garis khatulistiwa untuk memanfaatkan bantuan suplai daya listrik dari sinar matahari. Untuk itu penggunaan panel surya dapat dijadikan solusi sebagai cara untuk menghemat penggunaan listrik dari PLN. Bagi Anda yang belum mengetahui apa itu panel surya, mari mengenal lebih dalam lagi.

Singkatnya, panel surya merupakan alat yang digunakan untuk merubah cahaya matahari menjadi tenaga listrik. Panel surya bergantung dengan efek photovoltaic, yang berguna untuk menyerap energi dari matahari. Kemudian yang selanjutnya akan menyebabkan arus mengalir di antara dua lapisan bermuatan yang berlawanan. Setelah itu barulah dimanfaatkan untuk mengoperasikan berbagai kebutuhan listrik.

Gambaran dari panel surya, Sumber : mozo.com.au
Gambaran dari panel surya, Sumber : mozo.com.au

Penggunaan panel surya ini juga termasuk bagian dari konsep arsitektur hijau. Salah satu tujuan dari konsep arsitektur hijau atau green architecture ialah untuk meminimalkan penggunaan dari energi serta sumberdaya yang ada, khususnya bagi sumberdaya yang tidak bisa diperbarui, contohnya seperti batu bara yang menghasilkan bahan bakar.

Untuk cara kerja dari panel surya ini berkaitan dengan efek photovoltaic. Panel surya akan menyerap sinar matahari yang kemudian akan menampung energi tersebut. Energi yang dihasilkan akan ditampung ke dalam sebuah baterai. Oleh sebab itu, sistem dapat tetap berjalan walaupun tidak di siang hari, bahkan tetap berjalan saat hujan maupun malam hari.

Mengenal Jenis-jenis Panel Surya

Terdapat beberapa jenis panel surya yang dapat Anda ketahui apa saja macamnya. Berikut di bawah ini merupakan jenis-jenis dari panel surya yang dapat Anda simak apa saja diantaranya.

1. Polycrystalline Silicon

Jenis panel surya yang pertama adalah polycrystalline silicon, solar panel ini cukup umum digunakan. Teknologi dari panel surya ini terbuat dari batang silikon yang telah dicairkan. Jenis ini memiliki kelebihan dari segi susunannya, memiliki susunan yang lebih rapat dan rapi. Karakteristik dari solar panel ini ialah memiliki tampilan yang cukup unik. Apabila dilihat akan terdapat seperti retakan-retakan pada bagian dalam dari sel surya yang dimilikinya.

Baca juga : Persyaratan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kawasan Industri

Selain memiliki kelebihan, solar panel jenis ini juga memiliki kekurangan. Polycrystalline silicon memiliki kekurangan pada saat digunakan di area atau wilayah yang memiliki curah hujan tinggi serta sering mendung. Pada saat digunakan untuk daerah dengan kondisi yang seperti itu, dapat menyebabkan efisiensi dari solar panel jenis ini mengalami penurunan.

2. Monocrystalline Silicon

Untuk jenis panel surya berikutnya adalah monocrystalline silicon. Selain polycrystalline silicon, jenis solar panel ini juga yang paling banyak digunakan untuk umum. Alasan banyak yang menggunakan monocrystalline silicon ini berkaitan dengan keunggulan yang dimilikinya. Monocrystalline silicon ini dibuat dari silikon yang diiris tipis-tipis dengan menggunakan bantuan mesin.

Dengan menggunakan bantuan dari mesin potong tersebut, hasil irisan dapat menjadi lebih tipis dan menjadikan karakterisitiknya lebih menonjol. Kelebihan dari monocrystalline silicon ini terletak pada penampangnya. Jenis panel surya ini diyakini sebagai sel surya efisien untuk digunakan. Penampang pada monocrystalline silicon bisa menyerap cahaya matahari dengan optimal ketimbang jenis sel surya lainnya.

Meskipun memiliki keunggulan tersebut, bukan berarti panel surya ini tidak memiliki kekurangan. Kekurangan dari monocrystalline silicon terletak pada kebutuhan cahaya yang memiliki kadar terang tinggi pada saat beroperasi. Jika kondisi lingkungan sedang berawan dan mendung, maka monocrystalline silicon ini akan mengalami penurunan efisiensinya. Untuk kekurangannya hampir mirip dengan jenis panel surya polycrystalline silicon.

Penggunaan panel surya untuk rumah, Sumber : dtenergy.org
Penggunaan panel surya untuk rumah, Sumber : dtenergy.org

3. Thin Film Solar Cell

Jenis solar panel berikutnya ialah thin film solar cell. Panel surya yang satu ini memiliki kelebihan yang dapat terlihat dari bentuk fisiknya. Jenis panel surya ini memiliki ukuran yang begitu tipis, sehingga dapat dapat dibilang bahwa penamaannya sesuai dengan kondisinya. Ukuran tipis tersebut membuat bobot dari solar panel lebih ringan serta lebih fleksibel.

Apabila ada kelebihan, maka disitu juga terdapat kekurangannya. Dari segi efisiensi panel surya jenis ini tergolong cukup rendah. Untuk penampang yang digunakan dari jenis panel surya ini sama luasnya dengan monocrystalline silicon, namun Anda hanya akan memperoleh 8,5% saja penangkapannya. Oleh sebab itu biasanya penggunaan dari thin film solar cell ini, lebih sesuai dipakai untuk kebutuhan yang komersial.

Manfaat Penggunaan Panel Surya

Secara umum, penggunaan panel surya sebagai alternatif dari daya listrik ini meliputi beberapa hal. Dengan melihat berbagai manfaat yang dihasilkan dari penggunaan panel surya ini bisa saja akan menarik Anda untuk memasang solar panel di rumah atau bangunan Anda lainnya.

1. Penggunaan Panel Surya Lebih Ramah Lingkungan

Seperti yang telah kita ketahui sumber daya alam yang digunakan sebagai bahan bakar pembangkit listrik di Indonesia sudah semakin terancam. Oleh sebab itu, dengan memanfaatkan cahaya matahari atau penggunaan panel surya ini dapat membantu menekan penggunaan sumber daya alam yang berlebihan.

Di karenakan populasi terus meningkat dan semakin hari kebutuhan listrik di Indonesia semakin tinggi, maka dibutuhkan solusi untuk melakukan penghematan penggunaan tenaga listrik dari bahan bakar yang menggunakan sumber daya alam tersebut.

Penggunaan panel surya lebih ramah lingkungan, Sumber : nbcnews.com
Penggunaan panel surya lebih ramah lingkungan, Sumber : nbcnews.com

2. Dapat Menekan Tagihan Listrik

Semakin tinggi kebutuhan listrik, maka akan berdampak pula dengan naiknya tarif listrik. Jika tidak segera diatasi bisa saja Anda akan semakin tidak berdaya karena pengeluaran listrik yang membengkak. Sehingga diperlukan solusi untuk menekan tagihan listrik, salah satunya dengan menggunakan panel surya ini.

Meteran listrik, Sumber : jawapos.com
Meteran listrik, Sumber : jawapos.com

3. Cocok Diaplikasikan di Indonesia

Seperti yang telah kita bahas sebelumnya, bahwa Indonesia di lewati oleh garis khatulistiwa yang membuat wilayah Indonesia dapat di sinari cahaya matahari sepanjang tahun. Oleh sebab itu, penggunaan panel surya ini diyakini cocok bila diaplikasikan di Indonesia.

Ilustrasi pemasangan panel surya, Sumber : balkangreenenergynews.com
Ilustrasi pemasangan panel surya, Sumber : balkangreenenergynews.com

Itu tadi artikel yang telah PT Eticon Rekayasa Teknik sampaikan mengenai penjelasan tentang panel surya mulai dari pengertian, jenis, hingga manfaatnya. Dengan penggunaan panel surya, berarti kita sudah mendukung mengenai konsep pembangunan berkelanjutan.

Arsitektur Rumah Adat Bali: Penarik Perhatian Wisatawan

Gaya arsitektur Bali, Sumber : cekindo.com

Bali merupakan salah satu destinasi wisata paling populer bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Dari berbagai daya tarik yang dipancarkan Bali, ada satu hal yang termasuk dari kebudayaan Indonesia yang menarik bagi wisatawan. Hal tersebut ialah gaya arsitektur rumah adat Bali yang mempesona, gaya arsitektur yang unik dan tradisional tersebut mampu menarik perhatian wisatawan.

Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, jumlah total wisatawan domestik yang mengunjungi Bali pada tahun 2019 adalah 10.545.039 jiwa. Sedangkan untuk wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali pada tahun yang sama berjumlah 6.275.210 jiwa. Jika dilihat dari data kunjungan tersebut, Bali menarik banyak wisatawan untuk datang berkunjung.

Apabila merujuk pada konsep pariwisata berkelanjutan, yang di dalamnya terdapat 4 pilar yang mencakup pengembangan wisata. Salah satunya adalah pelestarian budaya bagi masyarakat dan pengunjung (Culture). Rumah adat Bali termasuk ke dalam kebudayaan Indonesia, maka dari itu sudah seharusnya masyarakat serta wisatawan menjaga kelestariannya.

Keindahan Danau Beratan Bedugul, Sumber : travelspromo.com
Keindahan Danau Beratan Bedugul, Sumber : travelspromo.com

Empat pilar utama untuk pengembangan pariwisata tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Pariwisata No. 14 Tahun 2016 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan. Kemudian pilar tersebut telah dirumuskan oleh Badan Pariwisata Berkelanjutan Dunia yang mencakup beberapa kriteria berikut:

  1. Pengelolaan destinasi parwisata berkelanjutan (Sustainability Management)
  2. Pemanfaatan ekonomi untuk masyarakat lokal (Social-Economy)
  3. Pelestarian budaya bagi masyarakat dan pengunjung (Culture)
  4. Pelestarian lingkungan (Environment)

Oleh sebab itu melestarikan warisan budaya merupakan tujuan yang perlu diperhatikan dalam menyusun perancanaan pariwisata berkelanjutan, yang dalam hal ini mencakup rumah adat Bali. Untuk menciptakan pengembangan pariwisata tersebut dibutuhkan dukungan dari semua aspek, mulai dari masyarakat, wisatawan, hingga pemerintah.

Keunikan Arsitektur Rumah Adat Bali

Rumah adat Bali telah diwariskan dari zaman dulu hingga saat ini dan sudah berkembang secara turun temurun. Gaya arsitektur bali didesain dengan mencerminkan tradisi masyarakat setempat untuk membangun sebuah bangunan, struktur, maupun rumah-rumah. Gaya arsitektur Bali sangat kental dengan tradisi Hindu Bali yang dikombinasikan dengan Jawa Kuno.

Arsitektur rumah adat Bali memiliki karekteristik budaya yang kental, dapat dilihat dengan ukiran yang terdapat pada setiap desainnya. Selain itu material atau bahan yang biasa digunakan untuk membangun rumah seperti bambu, batu bata, kayu jati, atap jerami, atau bahan lokal yang lainnya. Berikut keunikan dari gaya arsitektur rumah adat Bali.

1. Terdapat Beberapa Bangunan dalam Satu Hunian

Apabila mengunjungi Bali, maka kita akan disuguhkan dengan pemandangan rumah adat Bali yang memiliki beberapa bangunan yang berdiri di dalam satu lahan. Bangunan tersebut terpisah-pisah dan tidak dalam satu atap, namun masih menjadi kesatuan dari rumah tersebut. Berbagai bangunan tersebut memiliki fungsinya masing-masing, seperti kamar tidur, dapur, tempat ibadah, dan yang lainnya.

Baca juga : Pariwisata Indonesia Pascapandemi COVID-19

Rumah adat Bali dibangun dengan aturan Asta Kosala Kosali. Asta Kosala Kosali ini mirip dengan Feng Shui jika dilihat dari budaya China. Untuk membangun rumah adat Bali, terdiri dari beberapa bagian yang dikenal dengan sebutan Tri Hita Karana. Bagian-bagian yang terdapat pada Tri Hita Karana meliputi Palemahan, Pawongan, dan Parahyangan.

Terdapat beberapa bangunan dalam satu hunian, Sumber : pegipegi.com
Terdapat beberapa bangunan dalam satu hunian, Sumber : pegipegi.com

2. Pintu Masuk Rumah Adat Bali Terdapat Gapura Candi Bentar

Pada umumnya rumah adat Bali memiliki pintu masuk yang berupa gapura Candi Bentar. Peletakkan gapura Candi Bentar tersebut bertujuan untuk menambah keindahan dari pintu masuk rumah. Detail yang terdapat di gapura Candi Bentar ini lebih ornamental. Sehingga dapat memancarkan kesan hunian yang indah dan etnik.

Gapura Candi Bentar di pintu masuk rumah adat Bali, Sumber : indonesiatraveler.id
Gapura Candi Bentar di pintu masuk rumah adat Bali, Sumber : indonesiatraveler.id

3. Terdapat Pengaruh Kepercayaan Polytheisme

Sebelum datangnya ajaran Hindu ke Pulau Bali, masyarakat sekitar menganut kepercayaan Polytheisme. Polytheisme merupakan bentuk kepercayaan dengan mengakui adanya banyak dewa atau bisa dikatakan memuji kepada banyak dewa. Oleh sebab itu, terkadang masih banyak ditemui unsur kebudayaan tersebut pada gaya arsitektur Bali.

Bahkan hingga saat ini masih banyak dijumpai di Bali, masih ada yang menganut unsur kebudayaan tersebut. Dengan adanya satu kompleks hunian yang di dalamnya terdapat beberapa pura, pura-pura tersebut digunakan untuk memuja dewa yang berbeda-beda.

Terdapat pura keluarga di kompleks rumah, Sumber : turuslumbung.blogspot.com
Terdapat pura keluarga di kompleks rumah, Sumber : turuslumbung.blogspot.com

4. Letak Bangunan Menurut Arah Mata Angin

Di Bali arah utara merupakan arah yang dianggap suci, sedangkan untuk arah sebaliknya yakni selatan dianggap buruk. Konsep tersebut diambil dari Tri Angga, yakni panduan tata letak. Biasanya peletakkan tempat ibadah diletakkan pada sudut bagiat utara sebuah rumah, karena merupakan tempat suci. Sehingga peletakkan pura keluarga ada di paling utara sebuah rumah adat di Bali.

Baca juga : Pentingnya Penilaian Daya Dukung di Destinasi Wisata

Menurut konsep dari Tri Angga, bagian yang paling depan disebut dengan istilah utama mandala, yakni sebagai tempat suci untuk ibadah. Kemudian untuk bagian tengah disebut dengan madya mandala sebagai tempat tinggal untuk penghuni rumah. Lalu untuk bagian yang paling belakang disebut dengan istilah Nista manala sebagai tempat yang digunakan untuk dapur.

Letak ruangan menurut arah mata angin, Sumber : toriqa.com
Letak ruangan menurut arah mata angin, Sumber : toriqa.com

5. Bangunan Dirancang Dekat dengan Nuansa Alam

Keunikan selanjutnya dari rumah adat Bali adalah bangunan dirancang dekat dengan nuansa Alam. Umumnya rumah adat Bali memiliki halaman yang luas, dengan tujuan agar manusia dapat akrab dan dapat berkomunikasi dengan alam sekitar.

Ventilasi di rumah Bali ini juga dibuat dengan adanya tambahan ruang di antara atap dan dinding. Tujuannya agar sirkulasi udara di dalam ruangan dapat berjalan dengan baik. Sehingga manusia dapat berkomunikasi dengan alam secara lancar.

Gaya arsitektur Bali, Sumber : cekindo.com
Gaya arsitektur Bali, Sumber : cekindo.com

Mari bersama-sama lestarikan warisan budaya Indonesia agar tidak rusak. Karena dengan menjaga kelestarian kebudayaan dapat berpengaruh terhadap perkembangan pariwisata Indonesia di masa ini maupun di masa yang akan datang.

High Rise Building: Mengenal Pengertian serta Karakteristiknya

Bangunan tinggi di New York, Sumber : thetowerinfo.com

Pengertian dari high rise building yaitu bangunan gedung yang memiliki struktur tinggi. Biasanya bangunan ini digunakan untuk hunian apartemen, selain itu juga digunakan sebagai gedung yang difungsikan untuk perkantoran. Namun baru bisa dikatakan sebagai bangunan tinggi apabila memenuhi beberapa karakteristik, sehingga bukan karena tinggi saja lalu bisa dikatakan sebagai high rise building.

Meskipun pengertian dari high rise building adalah bangunan tinggi, namun hanya bangunan yang memiliki ketinggian minimal 23 meter sajalah yang masuk dalam karakteristik bangunan tinggi. Bangunan pencakar langit ini menjadi ideal karena terdapat lift di dalamnya, selain itu juga dilengkapi dengan struktur bangunan yang kuat dan kokoh.

Seperti yang kita ketahui, bahwa Indonsia merupakan salah satu negara yang memiliki rangkaian gunung api teraktif di dunia. Selain itu wilayah Indonesia juga bertepatan dengan pertemuan tiga lempeng bumi. Oleh sebab itu, Indonesia merupakan wilayah yang rawan terjadi bencana alam seperti gempa bumi ataupun letusan gunung api. Sehingga memiliki struktur bangunan yang kokoh dan kuat adalah sebuah keharusan dari bangunan gedung.

Bangunan tinggi di Jakarta, Sumber : thejakartapost.com
Bangunan tinggi di Jakarta, Sumber : thejakartapost.com

Sesuai dengan Undang-undang RI Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, mengenai tolok ukur keandalan sebuah bangunan gedung haruslah meliputi empat aspek yaitu keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan. Semakin tinggi sebuah bangunan tentu saja akan semakin memiliki risiko yang bisa mengancam keselamatan penghuni gedung, jika tidak dilakukan pemeriksaan serta pengawasan secara berkala.

Pengawasan dan pemeriksaan tersebut dilakukan oleh tim pengkaji teknis untuk melakukan penilaian apakah bangunan tersebut sudah laik fungsi. Jika bangunan gedung sudah laik fungsi maka bisa dibuktikan dengan adanya kepemilikan Sertifikat Laik Fungsi atau biasa dikenal dengan SLF. SLF akan diterbitkan oleh pemerintah daerah setempat yang terkait.

Karakteristik dari Bangunan Tinggi (High Rise Building)

High rise building memiliki pengertian sebagai bangunan tinggi, namun ada beberapa karakteristik gedung ini bisa disebut sebagai bangunan tinggi. Biasanya bangunan pencakar langit ini banyak dijumpai di kota-kota besar, seperti di Jakarta contohnya. Di bawah ini merupakan karakteristik dari high rise building yang dapat Anda simak.

1. Ketinggian Bangunan

Sebuah gedung dapat dikatakan sebagai bangunan tinggi atau high rise building apabila memiliki tinggi minimal 23 meter. Setara dengan bangunan gedung yang memiliki 6 lantai menjulang ke atas. Bangunan-bangunan dengan tinggi minimal 23 meter ini, sudah banyak didirikan di kota-kota besar termasuk di beberapa wilayah Indonesia.

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, bangunan tinggi ini biasanya digunakan untuk berbagai kepentingan. Salah satunya sebagai kepentingan bisnis yang bangunan tersebut difungsikan untuk hunian apartemen, hotel, hingga gedung perkantoran.

2. Struktur Bangunan

Penggunaan struktur bangunan yang kokoh dan sesuai dengan aturan yang berlaku dapat meminimalisir kecelakaan saat gedung dioperasikan. Sehingga bangunan dapat dengan kuat menahan beban dan tidak mudah roboh. Terdapat 3 macam struktur bangunan yang biasa digunakan pada high rise building yakni flat slab, bearing wall system, dan open frame.

Flat slab merupakan struktur bangunan dari pelat beton yang dijadikan sebagai tempat menancapkan kerangka pada sebuah bangunan gedung. Bearing wall system merupakan sistem struktur yang memakai dinding sebagai tempat untuk menumpu beban sebuah bangunan. Open frame adalah sebuah struktur yang menggabungkan balok dengan kolom, yang kemudian akan membentuk sambungan yang dapat menahan beban bangunan.

3. Luas Lantai

Karakteristik dari bangunan tinggi atau high rise building selanjutnya ialah dilihat dari luas lantainya. Sebuah bangunan dapat dikatakan sebagai high rise building bila memiliki minimal luas lantai 750 meter persegi hingga 1500 meter persegi. Lahan yang luas diperlukan dalam pembangunan high rise building ini, agar mengimbangi tinggi dari gedung tersebut.

Bangunan tinggi di Dubai, Sumber : dubai-marina.com
Bangunan tinggi di Dubai, Sumber : dubai-marina.com

4. Memiliki Sistem Aerodinamika

Untuk bangunan tinggi diperlukan sistem aerodinamika yang baik, bertujuan agar high rise building tersebut tahan akan terpaan angin dan tahan akan gempa bumi. Pengertian dari sistem aerodinamika sendiri adalah salah satu cabang dinamika yang berkaitan dengan pergerakan udara, khususnya pada saat udara tersebut berinteraksi dengan benda padat.

Jadi apabila sebuah bangunan tinggi dilengkapi dengan sistem aerodinamika yang baik, maka bangunan akan tahan terhadap getaran akibat gempa bumi. Selain itu juga akan tahan akan terpaan angin, walaupun memiliki bangunan yang tinggi.

5. Solusi dari Keterbatasan Lahan

Dibangunnya high rise building termasuk mengatasi keterbatasan lahan pada wilayah perkotaan. Seiring berjalannya waktu, setiap tahunnya daerah perkotaan mengalami peningkatan penduduk. Sehingga banyak lahan yang digunakan untuk membangun perumahan untuk hunian masyarakat. Oleh sebab itu, semakin lama lahan yang tersisa semakin terbatas.

Dengan adanya high rise building ini dapat mengatasi keterbatasan lahan tersebut. Karena bangunan ini dibangun tinggi keatas, sehingga akan menghemat lahan yang digunakan. Misalnya saja dengan adanya bangunan apartemen, maka masyarakat akan memanfaatkan bangunan tersebut sebagai hunian untuk menghemat penggunaan lahan.

6. Memiliki Bentuk Bangunan Lurus ke Atas

Berkaitan dengan solusi untuk mengatasi permasalahan lahan yang terbatas, disebabkan high rise building ini memiliki bentuk bangunan yang lurus ke atas. Sehingga tidak akan memakan banyak lahan untuk mendirikan bangunan ini. Ada juga beberapa bangunan tinggi yang didesain secara unik, namun telah diperhitungkan secara matang sehingga tidak membahayakan penghuninya.

Bangunan tinggi di Singapura, Sumber : caingram.info
Bangunan tinggi di Singapura, Sumber : caingram.info

7. Memiliki Kebutuhan Energi yang Besar

Bangunan yang menjulang tinggi tentu saja akan membutuhkan energi yang besar. Oleh sebab itu, high rise building ini memiliki kebutuhan energi yang besar. Apalagi banyak bangunan tinggi ini digunakan sebagai apartemen maupun perkantoran, sehingga sudah dipastikan bahwa memerluka pasokan energi listrik yang besar.

8. Nilai Arsitektur Tinggi

High rise buiding tidak hanya berfokus pada fungsinya saja, namun juga dibangun dengan menerapkan nilai estetik di dalamnya. Banyak contoh bangunan tinggi memiliki arsitektur yang indah dan memukau. Desain megah dan mewah yang dimiliki gedung pencakar langit ini, tentu saja memiliki nilai yang tinggi dalam dunia arsitektur.

9. Memiliki Risiko Tinggi

Dibangunnya bangunan tinggi ini tentu saja juga memiliki risiko yang tinggi. Apabila tidak dibangun sesuai dengan perhitungan yang tepat serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku, maka risiko robohnya bangunan tersebut akan semakin tinggi. Diperlukan pondasi yang kuat untuk mendirikan bangunan yang menjulang tinggi tersebut.

Bangunan tinggi di New York, Sumber : thetowerinfo.com
Bangunan tinggi di New York, Sumber : thetowerinfo.com

Itu tadi informasi mengenai high rise building, mulai dari pengertian hingga karakteristiknya. Untuk membangun sebuah bangunan gedung tidak boleh melewatkan aspek penting mengenai keselamatan, kesehatan, kenyamanan, serta kemudahan. Supaya setelah gedung dioperasikan dapat menjamin keamanan dan keselamatan penghuni gedung tersebut.

Mengenal Pondasi Bore Pile Beserta Jenis dan Kelebihannya

Ilustrasi proses pengeboran bore pile, Sumber : Google

Pondasi bore pile merupakan sebuah pondasi dalam yang berbentuk layaknya tabung panjang dan ditancapkan ke dalam tanah. Tujuan dari penggunaan pondasi ini agar bangunan dapat berdiri dengan kokoh setelah proses pembangunan selesai. Pondasi bore pile ini memiliki jenis dan manfaat untuk konstruksi bangunan. Penggunaan bore pile ini difungsikan untuk mengalirkan beban berat kontruksi ke dalam lapisan tanah yang lebih keras.

Metode bore pile ini digunakan jika struktur permukaan tanah tidak kuat untuk menahan keseluruhan beban bangunan yang akan didirikan. Metode pengeboran yang dipakai untuk menancapkan pondasi ini menggunakan metode pengeboran berulang dengan tingkat getaran yang rendah. Biasanya pondasi ini digunakan untuk mengamankan bangunan bertingkat ataupun menjaga kestabilan bangunan di daerah lereng.

Apabila sudah merencanakan untuk membuat sebuah konstruksi bangunan, maka perlu mengikuti persyaratan struktur bangunan gedung yang sudah ditentukan. Persyaratan tersebut meliputi bangunan gedung yang dibuat harus kokoh, stabil, dan kuat supaya dapat digunakan sesuai dengan fungsinya. Persyaratan ini sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29/PRT/M/2006 tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung.

Ilustrasi proses pengeboran bore pile, Sumber : Google
Ilustrasi proses pengeboran bore pile, Sumber : Google

Jenis Pondasi Bore Pile

Untuk metode bore pile ini dapat dibagi menjadi 3 jenis dari segi alat serta teknik yang digunakan dalam pengerjaannya. Ketiga jenis dari bore pile tersebut yang perlu Anda ketahui adalah sebagai berikut.

1. Bore Pile Mini Crane

Jenis pondasi bore pile yang pertama adalah menggunakan alat mini crane, metode yang satu ini dinilai efektif apabila digunakan pada daerah perumahan. Alasannya karena penggunaan bore pile mini crane ini tidak menghasilkan getaran yang dapat mengganggu bangunan sekitarnya. Untuk pengeboran menggunakan alat mini crane ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode bor basah.

Untuk pengeboran dengan metode bor basah maka memerlukan sirkulasi air yang cukup pada saat proses pengeborannya. Untuk proses pengeboran menggunakan alat mini crane, tanah yang akan digunakan akan dilubangi terlebih dahulu. Setelah itu barulah memasukan besi tulangan yang telah siap untuk dipasang. Pastikan pula sumber air di area pembangunan tersebut mencukupi.

2. Bore Pile Gawangan

Jenis bore pile selanjutnya adalah menggunakan alat gawangan, mesin ini mampu membuat lubang galian dengan diameter yang lebih besar ketimbang menggunakan mesin bore pile mini crane. Dalam proses pengerjaannya hampir dengan menggunakan mesin bore pile mini crane. Pembedanya adalah pada bagian sasis serta tiang gearboxnya. Ketika menggunakan alat gawangan ini diperlukan tambang pada bagian kiri dan kanan alat.

Tambang tersebut akan dikaitkan pada bagian lainnya, yang memiliki daya tahan lebih kokoh. Tujuannya untuk menjaga keseimbangan dari alat ini selama proses pengeboran sedang berlangsung. Jenis bor pile yang satu ini dapat menjangkau hingga ke daerah yang ada di pedalaman serta area yang memiliki lahan sempit, sehingga cocok digunakan untuk area padat penduduk.

Baca juga : Faktor Penentu Gedung Aman Digunakan

3. Strauss Pile

Jenis bore pile yang satu ini menggunakan tenaga manusia untuk pengerjaannya, sehingga biasa dikenal juga dengan sebutan bor manual. Metode yang digunakan untuk pengeboran menggunakan alat ini adalah menggunakan metode bor kering. Oleh sebab itu tidak membutuhkan banyak air dalam proses pengerjaannya.

Walaupun terlihat melelahkan apabila menggunakan alat ini, namun penggunaannya diyakini lebih praktis serta sederhana. Selain itu, dalam penggunaan alat strauss pile ini juga tidak akan menimbulkan suara bising yang dapat mengganggu lingkungan sekitar.

Pondasi bore pile untuk konstruksi, Sumber : depositphotos.com
Pondasi bore pile untuk konstruksi, Sumber : depositphotos.com

Kelebihan dan Kelemahan Pondasi Bore Pile

Terdapat beberapa kelebihan serta kelemahan saat menggunakan pondasi bore pile ini. Untuk itu mari bahas mengenai kelebihan serta kelemahan penggunaan pondasi bore pile dalam dunia konstruksi.

Kelebihan Pondasi Bore Pile

Pada penggunaan pondasi bore pile ini tidak berpengaruh akan kondisi tanah lempung serta tidak akan mengalami pergerakan ke samping, walaupun tanah memiliki struktur yang bergelombang. Pondasi bore pile ini juga dapat mengurangi getaran pada tanah dan tidak mengeluarkan suara bising pada saat proses pemasangannya.

Selain itu pondasi ini juga cocok digunakan untuk area yang memiliki lahan sempit, alasannya karena bore pile tunggal dapat digunakan pada tiang kelompok. Dari segi diameter dan kedalaman tiang juga dapat divariasikan sesuai dengan yang telah ditentukan sebelumnya. Dasar dari pondasi bored pile ini juga dapat diperbesar, sehingga dapat memberikan ketahanan yang cukup besar untuk gaya keatas.

Kelemahan Pondasi Bore Pile

Pondasi bore pile memang memiliki berbagai kelebihan, namun juga memiliki beberapa kelemahan. Pada saat kondisi cuaca di area konstruksi kurang mendukung, maka dapat mempersulit proses pengeboran serta pengecoran bore pile. Dari segi kepadatan tanah juga akan mengalami penurunan pada saat proses pengeboran sedang berlangsung.

Oleh sebab itu, jika lokasi pengeboran berada di area tanah berpasir maupun tanah berkerikil maka sebaiknya menggunakan bentonite yang berfungsi sebagai penahan longsor. Penggunaan pondasi bore pile ini juga dapat menimbulkan tanah runtuh atau ground loss. Sehingga diperlukanlah pemasangan casing yang digunakan untuk mencegah terjadinya kelongsoran.

Ilustrasi pondasi bore pile, Sumber : rosjosh.com
Ilustrasi pondasi bore pile, Sumber : rosjosh.com

Ketika mendirikan sebuah bangunan gedung, maka sudah diperhitungkan mengenai tingkat keandalan struktur bangunan. Maka dari itu diperlukan pengawasan serta pemeriksaan mengenai keandalan sebuah gedung secara berkala. Pemeriksaan keandalan sebuah gedung tersebut dilakukan oleh tim pengkaji teknis ataupun konsultan yang berkaitan dengan bangunan gedung.

Tujuan dari pemeriksaan dari tim pengkaji teknis tersebut, supaya bangunan gedung tersebut dapat memenuhi persyaratan dalam aspek keselamatan. Sehingga pada saat bangunan sudah beroperasi dapat difungsikan dengan semestinya. Selain itu juga dapat memastikan bahwa seluruh penghuni bangunan terjamin keamanan serta keselamatannya.

Mengenal Konsep Rumah Gaya Arsitektur Tropis

Penggunaan jendela besar, Sumber : realtor.com

Arsitektur tropis merupakan sebuah konsep rumah yang diciptakan sebagai upaya untuk mengatasi iklim tropis. Di Indonesia sendiri termasuk negara yang memiliki iklim tropis. Pada wilayah yang dilalui oleh garis khatulistiwa biasanya akan memiliki iklim tropis. Ciri dari negara yang memiliki iklim ini diantaranya memiliki rata-rata suhu udara yang tinggi, terletak di wilayah antara 23,5 derajat LU hingga 23,5 derajat LS, dan curah hujan yang tinggi.

Penggunaan konsep rumah ini akan cocok diterapkan untuk pembangunan rumah di wilayah Indonesia. Namun perlu Anda ingat, untuk membuat sebuah rumah haruslah terjamin dalam segi kualitas bangunan. Pastikan rumah yang akan Anda tempati aman, nyaman, dan berkualitas. Tujuannya untuk mengurangi risiko kecelakaan yang dapat terjadi saat rumah sudah dihuni.

Sebelum merealisasikan konsep arsitektur tropis ini, ada baiknya Anda sudah memastikan bahwa tanah yang akan dibangun tempat tinggal tersebut telah memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Jika Anda belum memilikinya maka segeralah mengurus IMB tersebut. Supaya kedepannya, bangunan yang Anda dirikan tersebut tidak menjadi masalah maupun terjadi kendala yang tidak diinginkan.

Hunian berkonsep arsitektur tropis, Sumber : lawebloca.com
Hunian berkonsep arsitektur tropis, Sumber : lawebloca.com

Ciri Rumah dengan Gaya Arsitektur Tropis

Terdapat beberapa ciri yang ada pada arsitektur tropis ini, mulai dari bentuk bangunan yang didirikan hingga tata ruangnya. Apa saja ciri dari penerapan gaya arsitektur tropis ini? Simak penjelasannya sebagai berikut.

1. Terdapat Tritisan

Tritisan merupakan sebuah atap tambahan yang dibuat secara terpisah dengan atap utama yang sudah ada. Bisa dikatakan pula tritisan ini merupakan perpanjangan dari atap utama yang sudah ada dan terletak pada bagian atas sebuah bangunan. Tritisan tersebut memiliki fungsi bermacam-macam sesuai denga kebutuhan, salah satunya digunakan sebagai peneduh dari berbagai cuaca baik curah hujan maupun sinar panas matahari.

2. Menggunakan Atap Berbentuk Miring

Untuk tempat tinggal atau hunian yang memggunakan konsep arsitektur tropis ini, biasanya menggunakan bentuk atap yang miring. Kemiringan dari atap rumah ini mencapai 30 derajat bahkan lebih. Fungsi penggunaan atap yang miring ini untuk mengantisipasi kerusakan yang terjadi pada bangunan akibat perubahan cuaca yang signifikan dan berlangsung dalam jangka waktu panjang.

Jenis material yang digunakan dalam pembuatan atap juga bermacam-macam, diantaranya atap baja ringan, atap kayu, dan yang lainnya. Dikarenakan fungsi atap yang penting dalam sebuah bangunan, maka anda perlu memilih atap yang memiliki kualitas terbaik. Tujuannya agar Anda dan anggota keluarga yang lain merasa aman dan nyaman berada di dalam rumah tersebut.

Penggunaan jendela besar, Sumber : realtor.com
Penggunaan jendela besar, Sumber : realtor.com

3. Memiliki Banyak Ventilasi Udara

Adanya ventilasi di rumah dapat mempengaruhi langsung kualitas udara di dalam ruangan. Rumah yang memiliki ventilasi yang cukup akan menghasilkan sirkulasi udara yang baik, sehingga terjadi proses pertukaran udara antara dalam ruangan dan luar ruangan. Saat udara yang ada di dalam rumah baik, tentu saja kesehatan penghuni rumah juga akan terjaga.

Bahkan World Health Organization (WHO) juga menyatakan kualitas udara yang buruk di dalam rumah, diduga dapat menjadi salah satu penyebab menyebarnya penyakit menular antar penghuni rumah pada negara berkembang. Orang yang paling berisiko terkena dampak tersebut adalah ibu rumah tangga dan anak-anak, karena sebagian besar aktivitas mereka sering dihabiskan di dalam rumah.

Oleh sebab itu, konsep arsitektur tropis ini menggunakan banyak ventilasi di rumah agar menghasilkan sirkulasi udara yang baik bagi penghuni rumah. Selain agar terjadi pertukaran udara, ventilasi yang banyak juga dapat menghasilkan pencahayaan yang baik dari sinar matahari. Sehingga kondisi ruangan tidak lembab dan tetap terjaga kelembabannya.

Baca juga : Green Architecture: Konsep Desain Bangunan yang Ramah Lingkungan

4. Terdapat Banyak Tumbuhan

Pada konsep tropis ini juga terdapat banyak tumbuhan yang berada di sekitar rumah. Ada berbagai tanaman hijau yang sengaja dibuat untuk menciptakan suasana rumah tropis yang sejuk. Sehingga dibuatlah taman dengan berbagai tumbuhan tropis di dalamnya, taman-taman tersebut ada yang dibuat di pekarangan rumah dan juga di dalam rumah.

Selain itu, konsep ini juga menggunakan jendela besar dengan tujuan agar cahaya alami dari sinar matahari dapat masuk dengan sempurna. Tidak hanya menggunakan jendela besar saja, namun arsitektur tropis juga menerapkan konsep hunian terbuka. Supaya rumah menjadi sejuk walaupun cuaca sedang panas.

5. Menggunakan Material Alami

Gaya arsitektur tropis juga menggunakan berbagai material alami yang biasa didapatkan dari lingkungan sekitar. Unsur-unsur tradisional akan melekat pada konsep rumah ini, misalnya penggunaan material seperti kayu, bambu, hingga batu alam. Konsep tropis ini akan semakin terlihat apabila memadu padankan material alami dengan berbagai tumbuhan tropis lainnya.

Terdapat banyak tumbuhan di sekitar rumah, Sumber : thespaces.com
Terdapat banyak tumbuhan di sekitar rumah, Sumber : thespaces.com

Manfaat Penggunaan Arsitektur Tropis

Manfaat yang akan anda dapatkan apabila menggunakan konsep ini bukan hanya dari keindahannya saja. Fokus utama terciptanya konsep rumah ini ialah untuk beradaptasi dengan iklim tropis. Supaya penghuni akan lebih merasa aman dan nyaman menghadapi berbagai pergantian cuaca yang terjadi, dari curah hujan yang tinggi hingga cuaca panas saat kemarau tiba.

Untuk mewujudkan bangunan yang sesuai dengan apa yang Anda harapkan, Anda bisa berkonsultasi lebih lanjut kepada jasa desain struktur bangunan yang profesional dan memiliki banyak pengalaman. Sehingga dapat merealisasikan bentuk desain sesuai dengan yang Anda inginkan dan dapat mengurangi kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi saat pembangunan.

Itu tadi artikel mengenai konsep rumah bergaya arsitektur tropis, ciptakan suasana rumah yang nyaman untuk Anda dan keluarga. Pastikan anda menggunakan jasa desain rumah yang profesional dan berpengalaman, agar rumah terasa aman untuk ditinggali.