PT Eticon Rekayasa Teknik Melaksanakan Survey Pekerjaan SLF dan Site Plan di PT Schlumberger

Penyusunan Site Plan di PT Schlumberger, Sumber: doc pribadi

Dalam upaya mendukung pemenuhan standar teknis bangunan dan legalitas kawasan operasional, PT Eticon Rekayasa Teknik melaksanakan survey SLF dan penyusunan Site Plan di PT Schlumberger. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pengumpulan data dan verifikasi lapangan yang bertujuan untuk memastikan bangunan telah sesuai dengan regulasi.

Pelaksanaan survey dilakukan melalui serangkaian pemeriksaan yang sistematis dengan observasi lapangan, verifikasi kondisi eksisting bangunan, hingga analisis kebutuhan teknis kawasan. Nantinya, data yang diperoleh akan menjadi dasar dalam proses penerbitan SLF sekaligus penyusunan Site Plan yang akurat dan sesuai kebutuhan operasional perusahaan.

PT Schlumberger sendiri merupakan salah satu perusahaan penyedia teknologi dan layanan untuk sektor energi yang beroperasi secara global. Dengan berbagai infrastruktur dan fasilitas pendukung yang dimiliki, tentu saja keberadaan dokumen teknis seperti SLF dan Site Plan menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran aktivitas perusahaan. 

Dan untuk memenuhi kebutuhan tersebut, PT Eticon Rekayasa Teknik hadir sebagai perusahaan konsultansi konstruksi dan rekayasa teknik dengan pengalaman dalam layanan perizinan bangunan, survei teknis, hingga pendampingan berbagai kebutuhan legalitas konstruksi untuk sektor industri maupun komersial.

Pentingnya SLF dan Site Plan untuk Kawasan Industri

Survey SLF di PT Schlumberger, Sumber: doc pribadi
Survey SLF di PT Schlumberger, Sumber: doc pribadi

Faktanya, dalam pengelolaan fasilitas industri tidak cukup hanya dengan memastikan bahwa bangunan berdiri dengan baik. Namun, tata letak, aksesibilitas, hingga kesesuaian fungsi bangunan juga menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan. Itulah mengapa SLF dan Site Plan ini dibutuhkan.

Sertifikat Laik Fungsi (SLF) merupakan dokumen resmi yang menyatakan bahwa suatu bangunan telah memenuhi persyaratan teknis dan layak digunakan sesuai fungsi yang direncanakan. Sementara itu, Site Plan adalah gambar atau dokumen perencanaan yang menunjukkan tata letak bangunan, jalan akses, utilitas, ruang terbuka, serta berbagai fasilitas pendukung dalam suatu kawasan.

Selain menjadi bagian dari persyaratan legalitas bangunan, kedua aspek tersebut juga berfungsi untuk memastikan bahwa bangunan dan kawasan operasional dapat digunakan secara aman, tertata, dan sesuai standar teknis. 

Karena alasan itulah, survey SLF dan Site Plan di PT Schlumberger ini dilakukan. Karena menjadi langkah penting untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi bangunan maupun kawasan yang digunakan perusahaan tersebut.

Pemeriksaan Lapangan Dilakukan Secara Menyeluruh

Dalam kegiatan survei SLF dan Site Plan ini, tim PT Eticon Rekayasa Teknik melakukan berbagai tahapan pemeriksaan teknis guna memperoleh data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Beberapa aspek yang menjadi fokus dalam kegiatan survei meliputi:

  • Verifikasi kondisi aktual bangunan dan kawasan operasional.
  • Pemeriksaan kesesuaian tata letak bangunan dengan fungsi operasional.
  • Pengumpulan data teknis sebagai dasar penyusunan Site Plan.
  • Evaluasi aspek keselamatan, aksesibilitas, dan sirkulasi kawasan.
  • Analisis kesesuaian bangunan terhadap standar konstruksi dan regulasi yang berlaku.

Melalui proses ini, setiap data yang diperoleh dapat menjadi dasar dalam penyusunan dokumen teknis yang lebih akurat, sekaligus membantu mengidentifikasi berbagai aspek yang perlu disesuaikan agar memenuhi persyaratan yang berlaku.

Kegiatan Survey Didukung Tim Profesional Multidisiplin

Penyusunan Site Plan di PT Schlumberger, Sumber: doc pribadi
Penyusunan Site Plan di PT Schlumberger, Sumber: doc pribadi

Keberhasilan pelaksanaan survey SLF dan Site Plan di PT Schlumberger tidak terlepas dari dukungan tim profesional yang memiliki kompetensi di berbagai bidang. PT Eticon Rekayasa Teknik didukung oleh tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari arsitektur, teknik sipil, utilitas bangunan, hingga perencanaan kawasan yang bekerja secara terintegrasi dalam setiap proyek.

Selain itu, tim Eticon juga memiliki sertifikasi profesional dari berbagai asosiasi seperti Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), Persatuan Insinyur Indonesia (PII), dan INTAKINDO. Kombinasi pengalaman dan kompetensi tersebut memungkinkan setiap pekerjaan survei dan konsultansi dilakukan secara komprehensif sesuai kebutuhan proyek.

Pendekatan multidisiplin ini menjadi salah satu keunggulan PT Eticon Rekayasa Teknik dalam mendukung dan menangani berbagai proyek yang melibatkan aspek bangunan, kawasan industri, hingga kebutuhan perizinan teknis yang kompleks dalam berbagai proyek di wilayah Indonesia. 

Wujud Komitmen terhadap Mutu, Keselamatan, dan Kepatuhan Regulasi

Selain mengedepankan ketepatan teknis, PT Eticon Rekayasa Teknik juga berkomitmen menjaga standar mutu, keselamatan kerja, dan pengelolaan lingkungan dalam setiap layanan yang diberikan. Komitmen tersebut diperkuat dengan sertifikasi ISO 9001:2015, ISO 45001:2018, serta ISO 14001:2015.

Kegiatan survey SLF dan Site Plan di PT Schlumberger ini juga menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi kami dalam membantu pelaku industri memenuhi standar bangunan dan kawasan yang aman, tertata, serta legal. Keberhasilan pelaksanaan survei ini sekaligus menunjukkan komitmen PT Eticon Rekayasa Teknik dalam menghadirkan layanan konsultansi konstruksi yang profesional, terpercaya, dan berorientasi pada solusi. 

Dengan pengalaman dalam pengurusan SLF, PBG, Site Plan, SLO, SILO, AMDAL, serta berbagai layanan rekayasa teknik lainnya, perusahaan terus dipercaya sebagai mitra strategis bagi berbagai sektor industri di Indonesia dalam mewujudkan pembangunan yang aman, legal, dan berkelanjutan.

Melalui semangat “Together We Can”, PT Eticon Rekayasa Teknik berkomitmen untuk terus memberikan layanan konsultansi konstruksi yang profesional, terpercaya, dan berorientasi pada solusi demi mendukung pembangunan yang aman dan berkelanjutan di Indonesia.