TDUP Restoran yang Wajib Dimiliki Untuk Bisnis Kuliner

Usaha restoran, sumber: virtualofficeku.co.id

Membuka usaha restoran atau usaha lainnya yang bergerak dibidang kuliner sangat diwajibkan untuk memiliki TDUP restoran. Dengan memiliki izin usaha restoran yang Anda bangun sah secara hukum. Sehingga usaha restoran yang dijalankan tidak ilegal karena memiliki izin dan memenuhi syarat dalam membangun sebuah usaha.

Perlu diperhatikan juga bahwa dalam membangun sebuah usaha restoran sama dengan jenis usaha lainnya yang memerlukan izin. Hanya saja dari setiap usaha memiliki syarat dan prosedur perizinan yang berbeda-beda. Salah satu contohnya adalah TDUP restoran yang hanya khusus diberikan untuk usaha restoran atau yang bergerak dibidang kuliner pada sektor pariwisata.

Bagi Anda yang ingin membuka usaha dibidang kuliner ada baiknya untuk dapat mengetahui terlebih dahulu mengenai TDUP restoran terutama, untuk prosedur pembuatannya. Langsung saja simak berbagai penjelasannya berikut ini.

Apa Itu TDUP Restoran?

Pelayanan restoran, sumber: tripadvisor.co.uk
Pelayanan restoran, sumber: tripadvisor.co.uk

Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) restoran merupakan surat izin membangun atau mendirikan usaha restoran. Berbeda dengan restoran pada umumnya karena usaha restoran yang dijalankan berfokus pada sektor pariwisata. Sehingga sangat diwajibkan bagi para pelaku usaha kuliner yang ingin membuka restoran khusus sektor pariwisata untuk memiliki surat izin ini.

Restoran sudah menjadi peluang bisnis hotel, villa, usaha taman rekreasi, usaha jasa makan, minuman, dan sebagainya. Sehingga kehadiran restoran yang menjadi tempat yang menyediakan berbagai jenis hidangan makanan dan minuman sangat diperlukan. Terutama usaha yang bergerak di sektor pariwisata, sangat penting untuk bisa menghadirkan restoran sebagai tempat makan untuk para wisatawan.

Dengan penambahan fasilitas yang disediakan seperti restoran wisatawan yang berkunjung akan sangat merasa puas dengan pelayanan yang diberikan. Maka, usaha restoran atau usaha kuliner lainnya yang bergerak pada sektor pariwisata sangat besar peluang bisnisnya.

Fungsi TDUP Restoran

Peningkatan jumlah pengunjung restoran, sumber: pojoksatu.id/
Peningkatan jumlah pengunjung restoran, sumber: pojoksatu.id

Bukan hanya sekedar surat izin untuk bisa mendirikan usaha restoran saja. TDUP restoran juga memiliki fungsi serta keuntungan bagi para pelaku bisnisnya saat memperoleh surat izin tersebut. Selain memperoleh keuntungan, usaha restoran Anda juga akan mendapatkan banyak kemudahan.

Manfaat yang akan dirasakan jika Anda memiliki TDUP restoran adalah mendapatkan informasi, perlindungan hukum, serta keamanan dari pihak pemerintah. Sehingga usaha restoran yang dijalankan tidak akan banyak hambatan terutama dari segi persyaratan dalam mendirikan sebuah usaha.

Pemerintah juga bukan hanya sekedar mengeluarkan izin mendirikan usaha restoran. Namun, juga ikut andil dalam membantu memajukan para pelaku usaha atau bisnis agar bisa lebih dikenal oleh para wisatawan. TDUP restoran juga bisa menjadi acuan bagi pemerintah dalam melihat perkembangan sektor pariwisata dari hadirnya berbagai usaha di dalamnya.

Syarat TDUP Restoran

Sama dengan mengurus jenis surat lainnya seperti surat jalan pengiriman barang. TDUP restoran juga memiliki syarat yang harus dipenuhi untuk bisa mendapatkan surat izinnya. Berikut ini beberapa persyaratan yang harus Anda persiapkan diantaranya:

  1. Fotocopy KTP para pendiri / pemegang saham;
  2. Fotocopy NPWP para pendiri / pemegang saham;
  3. Pas photo direksi ukuran 3×4 dan 4×6, masing-masing 4 lembar berlatar belakang merah;
  4. Stempel perusahaan;
  5. Kop surat PT;
  6. Akta Pendirian;
  7. SK Kemenkumham;
  8. SKDP ( Surat Keterangan Domisili Perusahaan;
  9. Surat pernyataan tidak berkeberatan dari tetangga, diketahui RT/RW setempat;
  10. Fotocopy IMB (Izin Mendirikan Bangunan) tempat usaha;
  11. Fotocopy bukti pelunasan PBB tahun terakhir
  12. Fotocopy bukti kepemilikan atau penggunaan tempat usaha dimana:Apabila milik sendiri, dibuktikan dengan fotocopy sertifikat dan fotocopy bukti pelunasan PBB tahun terakhir;b. Apabila menyewa, dibuktikan dengan surat perjanjian sewa menyewa antara penyewa dan pemilik tempat; c. Apabila di gedung, dibuktikan dengan Surat Keterangan Gedung.
  13. Daftar riwayat hidup direksi dan seluruh staf;
  14. Struktur organisasi perusahaan;
  15. Denah lokasi usaha dan layout ruang kantor;
  16. Foto kantor bagian luar dan dalam; dan
  17. Company Profile PT.
  18. NPWP Perusahaan
  19. Tanda Daftar Perusahaan dan/atau NIB
  20. Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL)

Jika dilihat persyaratan diatas cukup banyak yang harus Anda persiapkan untuk dapat memperoleh TDUP restoran. Hal tersebut dilakukan agar informasi serta kejelasan dalam mendirikan usaha restoran dilakukan secara benar. Sehingga perlu untuk memenuhi berbagai persyaratannya.

Cara Membuat TDUP Restoran

Pengisian surat pendaftaran izin usaha, sumber: martlegal.id
Pengisian surat pendaftaran izin usaha, sumber: martlegal.id

Cara mendirikan restoran bisa dikatakan tidak bisa dianggap singkat. Perihal ada beberapa tahapan yang harus dilalui untuk bisa mendapatkan surat izin. Hal ini tentunya dilakukan pemerintah agar pemberian atau pengeluaran perizinan mendirikan restoran khususnya untuk sektor pariwisata tidak salah sasaran.

Sehingga akan ada berbagai pemeriksaan yang cukup ketat pada setiap tahapannya. Kurang lebih Anda sebagai pendaftar TDUP restoran akan melalui kurang lebih 3 proses tahapan agar bisa mendapatkan surat perizinannya. Berikut ini cara dan proses membuat TDUP restoran.

1. Pemilik Usaha Mengajukan Pendaftaran

Untuk mengajukan pendaftaran pembuatan surat izin melalui dinas pemerintahan provinsi terkait dimana Anda akan mendirikan restoran. Ada dua sistem pendaftaran yang disediakan yaitu, 1.) OSS (Online Single Submission), 2.) PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu). Tinggal disesuaikan dengan keperluan dan kebutuhan dalam memilih sistem pendaftarannya.

Agar pada saat pendaftaran tidak mengalami banyak kendala atau hambatan. Ada baiknya bila Anda ketahui terlebih dahulu kategori usaha restoran seperti apa yang ingin didirikan. Serta jangan lupa juga untuk menyiapkan berbagai berkas dan identitas terkait yang diperlukan pada saat mendaftar.

2. Pemeriksaan Berkas Usaha

Bila pendaftaran sudah selesai dilakukan pada tahapan selanjutnya adalah pelampiran berkas pada pihak dinas terkait (Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan). Semua berkas sesuai dengan persyaratan pengajuan TDUP restoran akan diperiksa kelengkapan dan keasliannya. Usahakan berkas yang diajukan sesuai dengan persyaratan agar surat perizinan bisa lebih cepat diproses.

Apabila berkas permohonan sudah memenuhi persyaratan administrasi dan sesuai selanjutnya, akan dilakukan pemeriksaan ulang untuk diverifikasi sebelum penerbitan surat perizinan pendirian restoran.

3. Penerbitan TDUP Restoran

Jika semua berkas telah dinyatakan lolos melalui tahapan verifikasi selanjutnya, dari pihak dinas provinsi terkait akan melakukan rapat koordinasi dan pengecekan lapangan bersama tim teknis yang dituangkan dalam berita acara. Semua informasi ini juga akan disampaikan kepada Anda sebagai pihak pendaftar.

Pada saat pengecekan lapangan dan penyesuaian dengan berkas yang telah diajukan. Jika semua informasi yang didaftarkan sesuai dengan kondisi aslinya pada saat pemeriksaan langsung. Tahapan selanjutnya dari pihak dinas provinsi terkait akan mengeluarkan surat perizinan atau TDUP restoran. Untuk waktu penyelesaian surat izin tersebut biasanya 7 hari kerja setelah pengecekan lapangan serta dinyatakan telah memenuhi persyaratan dan prosedur yang telah ditetapkan.

Itulah berbagai penjelasan mengenai TDUP restoran yang tentunya wajib untuk Anda miliki bila ingin mendirikan restoran atau usaha dibidang kuliner. Khususnya untuk restoran yang bergerak pada sektor pariwisata. Dibalik persyaratan dan prosedur pembuatannya yang tidaklah mudah ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan jika memperoleh surat izinnya.

Semoga dengan berbagai penjelasan yang sudah disampaikan dapat berguna bagi Anda. Jangan lupa untuk tetap selalu update informasi menarik dan bermanfaat lainnya hanya di laman PT. Eticon Rekayasa Teknik.

Kemajuan Ekonomi Desa Melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis)

Desa wisata Tembi Jogja, sumber: masterplandesa.com

Pariwisata merupakan salah satu andalan dalam pembangunan sebuah desa yang memiliki potensi alam yang indah dan memukau. Dengan kondisi alam seperti ini kesejahteraan masyarakat akan mengalami peningkatan. Karena adanya sektor pariwisata yang dibangun untuk mendatangkan wisatawan untuk berkunjung. Lewat kelompok sadar wisata kemajuan ekonomi desa akan lebih baik dengan hadirnya pariwisata yang dibuat.

Kelompok sadar wisata harus bisa dibentuk oleh setiap desa yang memiliki potensi dalam mengembangkan sektor pariwisata. Karena akan sangat sayang bila kelebihan yang ada pada desa tidak dimanfaatkan dengan baik dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Mengingat peluang sektor pariwisata yang memiliki banyak manfaat dalam pembangunan desa selain, untuk kesejahteraan masyarakatnya.

Dengan adanya jasa kontraktor atau konstruksi kemudahan dalam melakukan pembangunan sektor pariwisata di desa akan sangatlah mudah. Karena kelompok sadar wisata bisa melakukan konsultasi terlebih dahulu agar ciri khas atau kelestarian dari desa tidak hilang atau rusak akibat pembangunan yang dilakukan. Inilah yang dinamakan pariwisata berbasis masyarakat bukan hanya dari segi keuntungan tetapi, aspek lainnya juga turut ikut dipertimbangkan.

Apa Itu Kelompok Sadar Wisata?

Kelompok sadar wisasta Tresna Pertiwi Bali, sumber: kesimankertalangu.denpasarkota.go.id/
Kelompok sadar wisasta Tresna Pertiwi Bali, sumber: kesimankertalangu.denpasarkota.go.id

Kelompok sadar wisata adalah komunitas atau masyarakat yang terdiri dari masyarakat atau penduduk dari suatu wilayah terbatas yang saling berinteraksi secara langsung. Dalam interaksi yang dilakukan dilandaskan atas kepedulian serta kesadaran untuk berperan bersama dalam membangun dan mengelola potensi sektor pariwisata yang dimiliki.

Umumnya kelompok sadar wisata dikenal dengan sebutan Pokdarwis yang banyak terdapat pada desa-desa. Biasanya kelompok ini akan terbentuk bila sebuah desa memiliki potensi pariwisata. Dari sinilah kelompok ini akan memikirkan pengembangan dan strategi wisata yang cocok untuk desa. 

Tentunya bukan hanya melibatkan Pokdarwis saja seluruh elemen masyarakat pada desa juga akan ikut dalam pembangunan sektor pariwisata. Karena semua hal yang dilakukan untuk pembangunan pariwisata desa merupakan tanggung jawab bersama. Mengapa demikian? Karena hasil yang didapatkan dari adanya pariwisata di desa untuk memajukan kesejahteraan dan ekonomi seluruh masyarakat. 

Jadi, hadirnya Pokdarwis hanya ikut turut membantu dan memiliki peran penting dalam menggerakkan masyarakat desa dalam pembangunan sektor pariwisata. Sehingga berbagai hasil yang didapatkan saling menguntungkan satu sama lain. Bukan hanya menguntungkan satu kelompok atau masyarakat tertentu. Ini juga yang menjadi cara diliput media untuk mengenalkan sektor pariwisata yang dimiliki.


Peran dan Tugas Kelompok Sadar Wisata

Desa wisata Tembi Jogja, sumber: masterplandesa.com
Desa wisata Tembi Jogja, sumber: masterplandesa.com

Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) tidak berdiri atau terbentuk begitu saja tanpa adanya peran dan tugas. Untuk merealisasikan sektor pariwisata pada desa ada peran dan tugas yang harus dijalani. Berikut ini bisa disimak penjelasannya

Peran Pokdarwis

Ada beberapa peran yang menjadi pembeda antara Pokdarwis dengan kelompok masyarakat desa lainnya yaitu,

  • Peningkatan pengetahuan dan wawasan para anggota Pokdarwis dalam bidang kepariwisataan.
  • Peningkatan kemampuan dan keterampilan para anggota dalam mengelola bidang usaha pariwisata dan usaha terkait lainnya.
  • Mendorong dan memotivasi masyarakat agar menjadi tuan rumah yang baik dalam mendukung kegiatan kepariwisataan di daerahnya.
  • Mendorong dan memotivasi masyarakat untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan daya tarik pariwisata setempat melalui upaya-upaya perwujudan Sapta Pesona.
  • Mengumpulkan, mengolah dan memberikan pelayanan informasi pariwisata kepada wisatawan dan masyarakat setempat.

Tugas Pokdarwis

Sementara itu adapun tugas dari Pokdarwis yang harus dilaksanakan demi terbentuknya sektor pariwisata pada desa yaitu,

  • Mengembangkan dan melaksanakan kegiatan dalam rangka peningkatan pengetahuan dan wawasan para anggota kelompok sadar wisata dalam bidang kepariwisataan.
  • Mengembangkan dan melaksanakan kegiatan dalam rangka peningkatan kemampuan dan keterampilan para anggota dalam mengelola bidang usaha pariwisata dan usaha terkait lainnya.
  • Mengembangkan dan melaksanakan kegiatan untuk mendorong dan memotivasi masyarakat agar menjadi tuan rumah yang baik dalam mendukung kegiatan kepariwisataan di daerahnya.
  • Mengembangkan dan melaksanakan kegiatan untuk mendorong dan memotivasi masyarakat untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan daya tarik pariwisata setempat melalui upaya-upaya perwujudan Sapta Pesona.
  • Mengumpulkan, mengolah dan memberikan pelayanan informasi pariwisata kepada wisatawan dan masyarakat setempat.
  • Memberikan masukan-masukan kepada aparat pemerintah dalam mengembangkan kepariwisataan di daerah setempat.

Syarat dan Cara Pembentukan Pokdarwis

Pelantikan anggota Pokdarwis, sumber:musimwisata.my.id
Pelantikan anggota Pokdarwis, sumber:musimwisata.my.id

Untuk membentuk kelompok sadar wisata ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar dalam pembentukan kelompok ini sesuai dengan prosedur yang ada. Walaupun hanya merupakan kelompok yang terdiri dari masyarakat desa, bukan berarti pembentukannya dilakukan begitu saja.

Ada hal-hal yang harus dapat dipenuhi terutama syaratnya sehingga dapat membentuk kelompok Pokdarwis. Jika syarat-syarat telah terpenuhi maka, pembentukan Pokdarwis dapat dilakukan, untuk melakukannya pun ada caranya. Berikut ini penjelasan mengenai syarat dan cara pembentukan Pokdarwis.

Syarat Pokdarwis

Syarat-syarat Pokdarwis yang harus dipenuhi adalah sebagai berikut.

  • Harus dilandaskan oleh sifat sukarela.
  • Memiliki dedikasi dan komitmen dengan bersungguh-sungguh dalam pengembangan kepariwisataan yang ada di desa.
  • Masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar lokasi daya tarik wisata dan memiliki kepedulian terhadap pariwisata sebagai anggotanya.
  • Mempunyai mata pencaharian atau pekerjaan yang berkaitan dengan penyediaan barang atau jasa bagi kebutuhan wisatawan, baik langsung maupun tidak langsung.
  • Jumlah anggota kelompok Pokdarwis, minimal 15 orang.

Cara Pembentukan Pokdarwis

Dalam pembentukan Pokdarwis ada dua pendekatan yang dilakukan. Hal ini dilakukan tergantung dari tingkat kesadaran masyarakat desa dari potensi pariwisata yang dimiliki. Dua pendekatan yang dilakukan tersebut adalah Inisiatif Masyarakat dan Inisiasi Instansi (Pemerintah).

Penjelasan lebih lanjutnya menegnai cara pembentukan kelompok Pokdarwis bisa disimak berikut ini.

1. Inisiatif Masyarakat

Jika pembentukan Pokdarwis dilakukan atas inisiatif dari masyarakat maka, prosedurnya sebagai berikut.

  • Kepala Desa/ Lurah menggalang inisiatif masyarakat untuk membentuk kelompok sadar wisata.
  • Kepala Desa/ Lurah melaporkan hasil pembentukan kelompok sadar wisata oleh masyarakat kepada Dinas Kabupaten/ Kota setempat yang membidangi kepariwisataan selaku Pembina untuk mendapatkan persetujuan/ pengesahan.
  • Pengukuhan kelompok sadar wisata dilakukan oleh Bupati atau Kepala Dinas Kabupaten/Kota yang membidangi kepariwisataan.
  • Pencatatan dan pendaftaran kelompok sadar wisata dilakukan oleh Dinas Kabupaten/ Kota yang membidangi kepariwisataan untuk dilaporkan ke Dinas Provinsi yang membidangi kepariwisataan dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

2. Inisiasi Instansi (Pemerintah)

Berbeda bila pembentukan Pokdarwis dilakukan atas inisiasi instansi (Pemerintah) maka, prosedurnya sebagai berikut.

  • Dinas Pariwisata Provinsi berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Kab/ Kota untuk membentuk Pokdarwis dengan menggalang inisiatif ke masyarakat di desa untuk membentuk Pokdarwis; atau inisiatif dapat muncul dari Dinas Pariwisata kab/ kota menggalang inisiatif ke masyarakat di tingkat desa untuk membentuk kelompok sadar wisata.
  • Kepala Desa/ Lurah memfasilitasi pertemuan warga masyarakat dengan Dinas Pariwisata untuk membentuk Pokdarwis.
  • Hasil pembentukan kelompok sadar wisata selanjutnya dilaporkan ke Kecamatan untuk selanjutnya diteruskan dan dicatat oleh Dinas Pariwisata Provinsi/ Kabupaten/ Kota se- tempat untuk mendapatkan pengesahan dan pembinaan lebih lanjut.
  • Pengukuhan kelompok sadar wisata dilakukan oleh Bupati atau Kepala Dinas Kabupaten/ Kota yang membidangi pariwisata.
  • Pencatatan dan pendaftaran kelompok sadar wisata dilakukan oleh Dinas Kabupaten/ Kota yang membidangi Pariwisata untuk dilaporkan ke Dinas Provinsi yang membidangi Pariwisata serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Itulah pembahasan mengenai kelompok sadar wisata atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pokdarwis. Peran dan tugasnya  yang sangatlah bermanfaat, mengharuskan untuk setiap desa yang memiliki potensi pariwisata untuk dapat membentuk kelompok ini. Karena tujuan dari adanya kelompok ini adalah turut membantu dalam memanfaatkan peluang wisata, memajukan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat desa. 

Semoga dengan berbagai penjelasan yang sudah disampaikan dapat berguna bagi Anda. Jangan lupa untuk tetap selalu update informasi menarik dan bermanfaat lainnya hanya di laman PT. Eticon Rekayasa Teknik.

Pentingnya Memahami GSB Bangunan Agar Teratur dan Aman

Penerapan GSB bangunan pada daerah perumahan, sumber: rumah.com

Dalam mendirikan sebuah bangunan ada beberapa hal yang perlu untuk diperhatikan. Bukan berarti Anda memiliki lahan bisa membangun begitu saja tanpa memperhatikan norma atau aturan yang ada. Karena membangun sebuah bangunan Anda juga harus tahu apa saja aturan yang sudah ditetapkan. Salah satu aturan yang perlu untuk Anda pahami adalah GSB bangunan.

Terkadang dalam membangun rumah atau tipe bangunan lainnya harus ada beberapa meter luas lahan yang harus disisakan sebagai garis pembatas. Maksudnya adalah terdapat jarak batas lahan dengan lahan lainnya. Adanya aturan ini agar tata penempatan bangunan terlihat lebih rapi, teratur, dan aman.

Untuk itu ada baiknya jika Anda yang ingin membangun sebuah bangunan perlu memahami GSB bangunan. Walaupun peraturan ini hanya berkaitan dengan jarak antara lahan satu dengan lainnya. Namun, aturan ini telah terdaftar dan memiliki hukum bagi siapa saja yang melanggarnya. Penjelasan lebih lengkapnya bisa Anda simak berikut ini.

Apa Itu GSB Bangunan?

Kompleks perumahan, sumber: kreasiprimaland.com
Kompleks perumahan, sumber: kreasiprimaland.com

Garis Sempadan Bangunan (GSB) merupakan garis batas minimal yang membatasi bangunan dengan batas lahan lainnya. Artinya adalah bangunan yang didirikan akan selalu memiliki batas dengan lahan lainnya. Selain berbatasan dengan bangunan bisa juga berbatasan langsung dengan jalan, jaringan tegangan tinggi, rel kereta api, taman umum, tepi pantai, tepi sungai, dan lain sebagainya.

Bukan hanya sekedar peraturan biasa GSB bangunan juga sudah memiliki sanksi yang akan diberikan bagi siapa saja yang melanggarnya. Bentuk hukuman yang akan didapatkan bila terbukti melanggarnya adalah ancaman hukuman pidana, pembongkaran, dan penyegelan bangunan. Sehingga peraturan tersebut tidak bisa dianggap sepele.

Dalam pembangunan sebuah bangunan tentunya semuanya perlu untuk dipersiapkan. Bukan hanya dari segi teknis saja namun, dari persiapan jasa konstruksi yang meliputi perancang, perencana, direksi pengawas, pengkaji, dan pemborong. Semuanya harus tahu tentang berbagai mekanisme dalam membangun sebuah bangunan yang baik dan benar. Tentunya sesuai dengan persyaratan dan peraturan yang ada dan sudah ditetapkan.

Fungsi GSB Bangunan

Garis Sempadan Bangunan memiliki fungsi sehingga bukan hanya sekedar peraturan biasa. Fungsinya tentu sangat bermanfaat dalam banyak hal seperti keamanan, kerapian, dan keteraturan. Karena dengan adanya garis jarak minimal antar bangunan dengan batasan lahan lainnya. Sehingga berbagai hal dapat dicegah seperti jika rumah Anda berdampingan dengan sungai atau pantai. Pastinya memerlukan jarak aman agar tidak terjadi resiko yang dapat menyebabkan kerusakan pada rumah dan hal lainnya.

Tidak sampai hanya disitu saja GSB bangunan juga bisa membuat tata letak bangunan terlihat lebih rapi dan aman. Salah satu contohnya adalah kompleks rumah yang terdiri dari beberapa bangunan dan terdapat pada satu area lahan yang sama. Sehingga garis batas diperlukan agar dapat mengatur jarak minimal yang aman antar rumah.

Dari fungsinya dapat dilihat bahwa garis atau jarak yang diatur dalam membangun sebuah bangunan memiliki banyak manfaat dan saling terkait satu sama lain. Inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa Anda harus bisa mengetahui tentang GSB bangunan.

Syarat yang Memenuhi GSB Bangunan

Ilustrasi GSB bangunan, sumber kontraktorsyariah.com
Ilustrasi GSB bangunan, sumber: kontraktorsyariah.com

Sesuai undang-undang garis sempadan bangunanan dan juga melalui, Keputusan Menteri Pekerjaan Umum No. 441 Tahun 1998 tentang Persyaratan Teknis Bangunan Gedung. Ada beberapa persyaratan yang dapat dinyatakan memenuhi GSB bangunan dari samping dan belakang bangunan. Persyaratan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Bidang dinding terluar tidak boleh melampaui batas pekarangan. 
  • Struktur dan pondasi bangunan terluar harus berjarak sekurang-kurangnya 10 cm ke arah dalam dari batas bangunan. 
  • Untuk perbaikan atau renovasi bangunan yang semula menggunakan bangunan dinding batas bersama dengan bangunan di sebelahnya, disyaratkan untuk membuat dinding batas tersendiri di samping dinding batas terdahulu. 
  • Pada bangunan rumah tinggal rapat, tidak terdapat jarak bebas samping, sedangkan jarak bebas belakang ditentukan minimal setengah dari besarnya garis sempadan muka bangunan.

Selain dari memperhatikan besaran dari GSB dalam membangun sebuah bangunan juga harus diperhatikan estetika. Dalam hal ini berkaitan dengan konstruksi bangunan yaitu, peletakan komponen struktur yang berhubungan dengan standar tinggi bangunan. Sehingga tata letak dari bangunan dengan batas bangunan lainnya dapat terlihat rapi dan teratur.

Cara Menghitung GSB Bangunan

Dalam penerapannya ada cara menghitung GSB bangunan agar sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang sudah ada. Tentunya hal ini harus dilakukan dengan benar mengingat ada sanksi yang diberikan bila tidak memenuhi atau sesuai dengan peraturan.

GSB adalah garis imajiner yang menentukan jarak terluar bangunan terhadap pinggir yang berbatasan dengan bangunan atau lahan milik orang lain lain. Dimana, Anda tidak tidak boleh melebihi batas dari GSB yang sudah ditentukan. Sedangkan untuk besar dari GSB tergantung dari besar lahan atau bangunan di sekitar.

Misalnya, semakin besar ukuran dari jalan yang berbatasan dengan rumah atau sebuah bangunan. Maka, jarak GSB nya pun akan lebih besar bila dibandingkan dengan jalan yang mempunyai lebar yang lebih kecil. Sehingga Anda sudah dapat menggambarkan berapa jarak atau batas GSB yang harus disiapkan pada saat pembangunan nantinya. Tentu Anda juga harus sesuaikan dengan area sekeliling lahan yang berbatasan dengan area apa saja?seperti jalan raya, sungai, pantai, kebun, sawah, dan lain sebagainya.

Pada umum GSB bangunan memiliki rumus setengah dari luas batasan bangunan atau lahan. Contohnya apabila rumah Anda berbatasan dengan ruas jalan raya dengan lebar 10 meter maka, GSB-nya adalah 5 meter. Artinya jarak batas yang diizinkan adalah 5 meter dari pinggir jalan. Namun, jika Anda belum terlalu memahami bagaimana cara menghitung GSB yang benar sesuai dengan peraturan yang sudah ditetapkan. Dari pihak dinas tata kota bisa membantu dengan memberikan advis planning penentuan GSB dalam pengurusan KRK (Keterangan Rencana Kota).

Contoh Penerapan GSB Bangunan

Penerapan GSB bangunan pada daerah perumahan, sumber: rumah.com
Penerapan GSB bangunan pada daerah perumahan, sumber: rumah.com

Setiap daerah memiliki batas GSB yang berbeda sehingga tidak bisa disamakan. Namun, pada umumnya ada rumus umum perhitungan GSB yang berlaku sesuai aturannya 1/2 + 1 dari pinggir jalan. Misalnya lebar dari badan jalan adalah 12 meter maka, 6 meter plus 1 sama dengan 7 meter dari pinggir jalan. Kalau kurang dari itu batas nilai tersebut surat Izin Mebangun Bangunan (IMB) tidak akan dikeluarkan dari dinas tata kota atau pihak terkait. 

Contoh penerapan GSB pada area perumahan dimana, panjang dari garis GSB biasanya telah ditetapkan 3-5 meter. Perhitungannya dilakukan dari jarak sisi terluar dari bangunan rumah. Namun, terkadang untuk perhitungan atau penetapan ukuran seperti ini masih sering kali membingungkan.

Dengan adanya peraturan dalam perhitungan GSB bangunan yang dikeluarkan oleh setiap pemerintahan daerah. Maka, akan lebih memudahkan Anda yang ingin membangun rumah atau tipe bangunan lainnya. Sehingga bisa terhindar dari pelanggaran terhadap peraturan yang telah berlaku mengenai Garis Sempadan Bangunan.

Dari penjelasan diatas tentunya Anda semakin paham dan mengerti mengenai GSB bangunan. Karena bukan merupakan peraturan biasa dimana, terdapat sanksi yang berlaku bagi para pelanggarnya. Jadi, akan sangat baik bila Anda memilih jasa konstruksi yang paham tentang tata cara dan peraturan dalam membangun sebuah bangunan.

Semoga dengan berbagai penjelasan yang sudah disampaikan dapat berguna bagi Anda. Jangan lupa untuk tetap selalu update informasi menarik dan bermanfaat lainnya hanya di laman PT. Eticon Rekayasa Teknik.