Total Station dalam Pengukuran dan Survei

Total Station dirancang untuk mengukur jarak horizontal dan kemiringan, sudut dan ketinggian horizontal dan vertikal dalam survei topografi dan pekerjaan geodetik, sebagaimana menjadi solusi survei. Hasil pengukuran dapat direkam ke dalam memori internal Total Station dan dapat ditransfer ke komputer pribadi. Kemampuan dasarnya adalah dapat melakukan pengkuran dengan rentang jarak yang jauh, cepat, dan akurat.

Continue reading

Uji Kuat Tekan Beton Inti (Core Drill Test)

Uji Kuat Tekan Beton Inti (Core Drill Test)

Indikasi kekuatan tekan beton dalam struktur dapat ditentukan dengan menguji inti yang diambil dari strukturnya. Tujuan metode pengujian ini adalah untuk mendapatkan nilai estimasi kuat tekan beton pada struktur yang sudah dilaksanakan. Dalam periode ini, pengembangan telah terjadi sedemikian rupa sehingga sekarang dianggap sebagai metode yang kuat untuk mengevaluasi struktur beton yang memiliki hubungan dengan kekuatan dan daya tahan mereka selain dari penilaian bentuk dan kontrol kualitas beton bertulang.

Continue reading

Non-Destructive Test Menggunakan Alat Hammer Test

Penggunaan hammer test

Seringkali kita menginginkan pekerjaan asessment pada bangunan gedung eksisting dilakukan dengan cepat dan tidak “merusak” komponen struktur primer sebuah bangunan. Pengujian terhadap kualitas bahan dikembangkan sehingga penilaian material tidak mengganggu keutuhan struktur utama. Belum lagi ditambah dengan pentingnya melakukan penilaian secara periodik menjadi alasan utama bahwa penilaian kualitas material eksisting harus dilakukan secara non-destructive. Salah satu alat yang sering digunakan untuk mengetahui kualitas material struktur beton bangunan gedung adalah hammer test.

Continue reading

Beberapa Pertimbangan Dalam Desain Struktur Baja (Bagian 2)

Desain Struktur Baja Bangunan Industri

Pada artikel sebelumnya (bagian 1), kami telah mengulas beberapa pertimbangan dalam desain struktur baja. Di antaranya adalah material baja, dimensi batang, rafter dan haunch, eaves haunch, apex haunch, base plate dan pondasi, maupun posisi kekangan kolom dan rafter.

Untuk itu, artikel ini akan melanjutkan pembahasan mengenai beberapa pertimbangan dalam desain struktur baja. Adapun pertimbangan yang dimaksud adalah sebagai berikut.

8. Dinding pasangan bata

Dinding pasangan bata hingga ketinggian 2,5 m sering disediakan di sepanjang struktur bangunan. Dinding ini dapat memiliki efek signifikan pada desain struktur karena beberapa hal. Di antaranya adalah sebagai berikut.

Continue reading

Tipe Portal Frame dalam Desain Bangunan (Bagian 2)

Desain Struktur Baja Bangunan Industri

Pada artikel sebelumnya, kami telah membahas mengenai tipe portal frame di mana menurut Salter et al (2004), terdapat beberapa tipe portal. Di antara yang telah kami bahas adalah pitched roof portal, portal Frame dengan lantai mezzanine, portal frame derek dengan kolom braket, dan mono-pitch portal frame.

Melalui artikel bagian kedua ini, kami akan melanjutkan pembahasan mengenai jenis/ tipe portal frame. Berikut penjelasannya!

Continue reading

Tipe Portal Frame dalam Desain Bangunan (Bagian 1)

Desain Struktur Baja Bangunan Industri (Pabrik - Warehose)

Portal Frame

Jika mengamati sebuah struktur bangunan gedung peruntukan industri, rangka portal (portal frame) yang umumnya digunakan adalah bangunan bertingkat rendah yang terdiri dari kolom dan elemen horizontal atau pitched rafter yang dihubungkan oleh sambungan penahan momen. Struktur rangka portal (portal frame) juga bergantung pada tahanan lentur dari sambungan yang diperkuat oleh haunch yang sesuai atau telah dilakukan pendalaman bagian rafter.

Continue reading