Apa Saja Material Eksterior yang Biasa Digunakan untuk Bangunan? Ini 9 Jenisnya!

Logam untuk eksterior bangunan, Sumber: id.pinterest.com

Saat melihat sebuah bangunan, tentu saja kesan pertama yang dilihat adalah bagian eksteriornya. Karena bagaimanapun eksterior bangunan dapat mencerminkan bangunan secara keseluruhan. Nah, sementara keindahan eksterior bangunan sendiri dapat dipengaruhi oleh berbagai aspek, salah satunya yaitu material yang digunakan.

Karena eksterior bangunan dapat mencerminkan dan menjadi identitas bangunan secara keseluruhan, maka material pembuat yang dipilih pun juga harus memiliki kesan tersebut. Setidaknya, pemilihan material untuk eksterior harus dapat menunjang keindahan dari bangunan itu sendiri.

Agar keindahan eksterior bangunan juga semakin menarik, maka dibutuhkan material yang sesuai dengan konsep yang diinginkan untuk konstruksi bangunan itu sendiri. Terdapat banyak pilihan material yang cocok diaplikasikan pada bagian eksterior.

Dengan ragam bentuk, tekstur, hingga ciri khasnya masing-masing. Namun, mengingat berada di bagian luar dari sebuah bangunan maka material yang dipilih pun harus kokoh, kuat, serta tahan lama.

Eksterior sebagai representasi bangunan secara keseluruhan, Sumber: levantina.com
Eksterior sebagai representasi bangunan secara keseluruhan, Sumber: levantina.com

Apa Saja Material Eksterior untuk Bangunan?

Sejatinya, pemilihan material untuk bagian luar bangunan akan sangat berpengaruh terhadap keindahan bangunan secara keseluruhan. Oleh karena itu, pastikan bahwa material yang dipilih sesuai dengan desain bangunan. Berikut ini adalah beberapa material eksterior yang cocok diaplikasikan untuk bangunan Anda, diantaranya:

1. Material Kayu

Kayu adalah salah satu jenis material yang kerap kali digunakan untuk eksterior bangunan. Meskipun harga yang ditawarkan tergolong mahal, namun hal tersebut sebanding dengan keindahan yang diberikan kayu pada eksterior bangunan Anda. Meskipun begitu, kayu tetap membutuhkan pelapis agar tetap awet, tidak berjamur, dan tidak dimakan rayap.

Kayu yang diaplikasikan pada eksterior juga sangat cocok untuk fasad bangunan karena akan memberikan kesan alami dan hangat, apalagi jika kayu yang digunakan berwarna gelap. Kayu yang cocok diaplikasikan untuk eksterior seperti kayu merbau hingga damar laut.

Kayu untuk eskterior bangunan, Sumber: newtechmachinery.com
Kayu untuk eskterior bangunan, Sumber: newtechmachinery.com

2. Material Bata Ekspos

Konsep bata ekspos sendiri yaitu penyusunan batu bata untuk dinding secara polos tanpa finishing plester. Dengan cara seperti ini, tekstur serta warna batu akan terekspos atau terlihat. Jangan khawatir perihal tampilan yang akan terlihat. Karena justru material bata ekspos memberikan kesan yang unik, menarik, alami, namun tetap hangat karena warna yang dimiliki.

Material bata ekspos yang diaplikasikan untuk eksterior bangunan memiliki tekstur yang khas dengan tone warna merah kecoklatan. Namun sama halnya dengan material kayu, batu bata pun juga perlu coating atau pelapis anti jamur dan anti lumut agar tampilannya tetap menarik dan tahan lama.

Material bata ekspos untuk eksterior, Sumber: archdaily.com
Material bata ekspos untuk eksterior, Sumber: archdaily.com

3. Papan Semen atau Conwood

Sebagian dari kita mungkin belum cukup familiar dengan material eksterior bangunan yang satu ini. Ya, karena papan semen atau conwood dapat dikatakan sebagai material pendatang. Conwood sendiri terbuat dari selulosa dan fiber semen yang dihasilkan melalui proses yang ramah lingkungan.

Meskipun tergolong material pendatang, namun conwood memiliki segudang keunggulan. Sebut saja seperti daya tahannya yang kuat terhadap cuaca, api, rayap, dapat diaplikasikan dalam jangka waktu yang lama, serta memiliki nilai estetika seperti kayu. Bahkan secara umum, conwood merupakan material sebagai pengganti kayu.

Papan semen atau conwood yang ramah lingkungan, Sumber: courtina.id
Papan semen atau conwood yang ramah lingkungan, Sumber: courtina.id

4. Material Batu Alam

Material eksterior bangunan selanjutnya adalah batu alam. Batu alam memiliki beragam bentuk, ukuran, warna, dan juga tekstur yang unik. Batu alam menjadi salah satu jenis material yang diaplikasikan pada eksterior karena materialnya yang tahan lama, tidak mudah rusak, dan memiliki tampilan natural. Bahkan batu alam yang diaplikasikan pada eksterior bangunan juga minim perawatan.

Material batu alam untuk bagian eksterior, Sumber: cupastone.com
Material batu alam untuk bagian eksterior, Sumber: cupastone.com

5. Material Beton Ekspos

Apabila Anda menginginkan tampilan eksterior bangunan yang estetik, maka material beton ekspose bisa dijadikan sebagai pilihan. Beton ekspose bisa digunakan sebagai material dinding, bisa juga diaplikasikan untuk fasad bangunan. Beton ekspose yang diaplikasikan untuk eksterior bangunan dapat memberikan kesan kokoh, kuat, dan natural.

Umumnya, beton ekspos didominasi dengan warna abu-abu atau bisa juga dikombinasikan dengan warna lain seperti warna gelap maupun warna kayu. Meskipun unfinishing (tanpa finishing), namun beton ekspose mampu memberikan tampilan hunian yang terlihat modern dan homey. Bahkan keberadaannya mampu memberikan hasil akhir yang unik, menarik, dan estetik.

Beton ekspos untuk tampilan yang natural, Sumber: evolveindia.co
Beton ekspos untuk tampilan yang natural, Sumber: evolveindia.co

6. Material Kaca

Selain kayu, kaca juga menjadi salah satu material favorite yang diaplikasikan untuk eksterior bangunan. Kaca yang tembus cahaya mampu memberikan efek pantulan yang baik untuk pencahayaan alami pada bangunan. Sehingga secara tidak langsung juga akan membuat area dalam bangunan menjadi lebih terang dan hemat energi.

Material kaca memang memiliki harga yang relatif mahal, tetapi perawatannya lebih mudah. Karena ketika kotor atau terdapat debu, Anda cukup membersihkannya dengan pembersih kaca dan lap bersih.

Mengaplikasikan material kaca sebagai eksterior dapat menambah keindahan bangunan dan mampu memberikan kesan mewah. Tetapi dibalik kelebihannya, kekurangan dari material kaca yaitu sangat rentan pecah jika terkena goncangan atau benda tumpul.

Material kaca untuk kesan elegan, Sumber: trendir.com
Material kaca untuk kesan elegan, Sumber: trendir.com

7. Material Logam

Logam seperti besi, baja, hingga aluminium juga cocok diaplikasikan untuk eksterior bangunan. Mengingat penempatannya yang berada di luar ruangan, maka beberapa jenis logam perlu pelapis atau coating untuk menghindari perubahan cuaca maupun karat yang mungkin terjadi di kemudian hari.

Logam untuk eksterior bangunan, Sumber: id.pinterest.com
Logam untuk eksterior bangunan, Sumber: id.pinterest.com

8. Material Keramik

Jika Anda ingin menampilkan kesan mewah dan modern pada eksterior bangunan, maka keramik adalah pilihan yang tepat. Material ini tidak hanya cantik, tetapi juga cukup tahan terhadap gesekan dan perubahan cuaca.

Bahkan dari segi perawatannya pun juga tidak sulit, karena hanya perlu dibersihkan menggunakan pembersih dan kain lap seperti kaca. Karena saat ini banyak pilihan keramik, maka Anda bisa memilih warna dan desain keramik sesuai dengan konsep eksterior bangunan Anda.

Keramik akan memberikan kesan mewah pada bangunan, Sumber: rumah.com
Keramik akan memberikan kesan mewah pada bangunan, Sumber: rumah.com

9. Penggunaan Cat

Material eksterior bukan hanya seperti kayu, beton, bata, dan material lain yang disebutkan sebelumnya. Namun penggunaan cat juga merupakan bagian dari itu. Penggunaan cat pada dinding dapat membuat tampilan bangunan luar menjadi lebih indah dan berwarna. Karena itu, pastikan cat dipilih sesuai dengan keinginan dan karakter dari desain bangunan yang ada.

Sehingga dapat menciptakan keserasian yang enak dipandang mata. Beberapa warna cat akan menciptakan kesan yang berbeda pula tentunya. Misalnya cat berwarna putih akan memberikan tampilan bangunan yang bersih, rapi, dan ringan. Sementara warna-warna terang seperti orange misalnya akan memberikan kesan yang lebih mencolok dan berani.

Di samping perlu memperhatikan warna yang dipilih, Anda juga perlu memilih cat yang memang cocok diaplikasikan untuk eksterior. Karena mengingat diaplikasikan pada eksterior bangunan, jadi pastikan material cat yang digunakan anti noda, tahan bocor, tahan terhadap perubahan cuaca, serta tahan jamur.

Penggunaan cat untuk memperindah eksterior bangunan, Sumber: hammerandbrush.com.au
Penggunaan cat untuk memperindah eksterior bangunan, Sumber: hammerandbrush.com.au

Kesimpulan

Itulah beberapa material yang cocok diaplikasikan untuk eksterior bangunan. Pada proses pembangunan sebuah bangunan, termasuk bagian eksterior harus dipertimbangkan dan diperhitungkan secara matang. Karena bagaimanapun bangunan tersebut akan digunakan dalam jangka waktu yang lama. Selain itu juga diperlukan berbagai jenis cargo untuk membawa material yang diperlukan.

Oleh karena itu, peran jasa desain dan perencanaan yang berpengalaman sangat dibutuhkan dalam hal ini. Dengan menggunakan jasa desain dan perencanaan, Anda akan jauh lebih mudah untuk mewujudkan bangunan impian.

Recommended Posts

No comment yet, add your voice below!


Add a Comment