Jenis Desain Interior yang Perlu Anda Ketahui (Informasi Penting)

Desain kontemporer, Sumber: decorilla.com

Memiliki rumah dengan desain yang cantik dan menawan merupakan salah satu hal yang diimpikan setiap orang. Berbeda dengan zaman dahulu, saat ini desain interior sudah mengalami perkembangan dan memiliki berbagai jenis yang berbeda-beda. Selain untuk rumah berbagai desain interior yang ada tersebut juga bisa diaplikasikan pada bangunan lain seperti hotel, cafe, homestay, atau berbagai bangunan lainnya.

Namun perlu Anda ketahui bahwa ilmu arsitektur itu memiliki 7 prinsip dasar dalam mendesain sebuah bangunan. Sebelum membangun sebuah rumah, Anda bisa terlebih dahulu untuk mengetahui apa saja prinsip dasar dalam mendesain arsitektur bangunan. Tujuannya supaya Anda lebih memahami desain apa yang sebenarnya Anda inginkan. Berikut 7 prinsip dari desain arsitektur:

  • Keseimbangan (Balance)
  • Irama (Accentuation & Rhythm)
  • Point of Interest atau Focal Point
  • Skala (Scale)
  • Proporsi (Proportion)
  • Komposisi (Sequence)
  • Kesatuan (Unity)

Anda akan lebih mudah untuk menerapkan ketujuh prinsip tersebut dengan bantuan jasa desain arsitektur yang profesional dan ahli dalam bidang tersebut. Dengan begitu Anda akan lebih mudah untuk menentukan jenis desain interior yang tepat untuk bangunan yang Anda miliki. Karena tidak sembarang orang bisa mendesain sesuai dengan yang Anda harapkan.

Jenis Desain Interior

Ada berbagai macam gaya interior yang bisa Anda terapkan untuk rumah yang Anda miliki, sesuaikan saja dengan selera dan minat Anda. Jangan lupa untuk mempertimbangkan juga berbagai elemen dari prinsip desain arsitektur agar interior Anda semakin tampak indah dan menawan. Berikut di bawah ini berbagai macam desain interior yang bisa Anda jadikan sebagai referensi.

1. Desain Interior Kontemporer

Jenis interior rumah yang pertama ialah gaya kontemporer. Desain yang satu ini memadukan konsep masa kini dengan konsep masa depan. Perpaduan ini dapat menghasilkan nuansa yang lebih hangat dan dingin di waktu yang bersamaan. Dengan perpaduan tersebut membuat ruangan memberikan nuansa yang lebih indah dan elegan.

Saat ini mulai banyak orang yang menggunakan jenis desain interior yang satu ini karena dianggap memberikan kenyamanan. Kenyamanan tersebut datang dari tampilan ruangan yang lebih rapi dan bersih. Elemen warna yang digunakannya juga netral, sehingga lebih nyaman dipandang. Untuk desain yang satu ini, Anda tidak perlu menggunakan pernak-pernik yang rumit.

Desain kontemporer, Sumber: decorilla.com
Desain kontemporer, Sumber: decorilla.com

2. Desain Interior Skandinavia

Desain berikutnya ialah gaya skandinavia, pada desain yang satu ini biasanya lebih menonjolkan penggunaan warna putih. Selain itu desain yang satu ini juga menggabungkan berbagai unsur elemen alami di dalamnya, seperti penggunaan kayu, baja, plastik, dan yang lainnya.

Baca juga: Memanfaatkan Loteng Rumah, Bisa Jadi Apa Aja?

Penggunaan desain ini akan membuat ruangan lebih terkesan hangat dan sederhana, namun juga terlihat lebih elegan. Biasanya orang-orang yamg menggunakan desain yang satu ini karena ingin terlihat sederhana namun tidak kehilangan unsur keindahannya.

Desain skandinavia, Sumber: houzz.com
Desain skandinavia, Sumber: houzz.com

3. Desain Vintage

Meskipun terlihat jadul atau kuno, namun desain yang satu ini masih banyak digemari oleh masyarakat. Kesan jadul atau kuno tersebut terpancar dari beberapa furnitur yang catnya sengaja dibuat terkelupas. Biasanya furnitur-furnitur tersebut menggunakan material dari kayu.

Untuk penggunaan warnanya, desain vintage ini akan didominasi oleh warna-warna yang soft. Misalnya saja seperti, kuning muda, pink pastel, abu-abu muda, dan yang lainnya. Lalu untuk motifnya, vintage menggunakan sedikit sentuhan motif bunga seperti di bantal sofa atau yang lainnya.

Desain vintage, Sumber: vintageindustrialstyle.com
Desain vintage, Sumber: vintageindustrialstyle.com

4. Desain Minimalis

Jenis desain interior yang satu ini sangat populer dikalangan masyarakat saat ini. Desain minimalis ini menerapkan berbagai komponen yang sangat simple dan tidak rumit, sehingga membuat orang-orang lebih nyaman. Biasanya desain minimalis ini lebih disukai oleh masyarakat yang memiliki hunian yang tidak luas dan hanya memerlukan sedikit barang.

Baca juga: Tips Menata Ruang Keluarga (Simple dan Nyaman)

Desain minimalis didominasi oleh warna-warna netral seperti putih, hitam, hingga abu-abu. Hunian yang sempit akan lebih cocok apabila menggunakan desain yang satu ini, karena rumah tidak memerlukan banyak barang dan memberikan efek ruangan yang terasa lebih luas.

Desain minimalis, Sumber: mydomaine.com
Desain minimalis, Sumber: mydomaine.com

5. Desain Industrial

Untuk desain interior yang satu ini terinspirasi dari interior gudang industri. Sehingga material yang digunakan kebanyakan menggunakan besi. Pada bagian lantainya, desain ini menggunakan beton. Kemudian untuk bagian langit-langitnya menggunakan baja. Desain industrial didominasi oleh warna abu-abu dan hitam. Bahkan di luar negeri banyak yang merombak gedung untuk mendapatkan kesan industrial yang lebih kental.

Desain industrial, Sumber: Pinterest
Desain industrial, Sumber: Pinterest

6. Desain Shabby Chic

Desain shabby chic ini diadaptasi dari desain vintage. Di dalamnya Anda akan melihat berbagai furnitur yang terkesan lusuh. Untuk gaya yang satu ini lebih feminim dan lembut. Jenis desain yang satu ini didominasi oleh warna putih, pink pastel, biru pastel, krem, dan berbagai warna pastel yang lain.

Desain shabby chic, Sumber: Pinterest
Desain shabby chic, Sumber: Pinterest

7. Desain Bohemian

Jenis desain interior selanjutnya ialah gaya bohemian. Gaya yang satu ini sangat cocok dengan Anda yang memiliki jiwa bebas. Anda bisa mengekspresikannya melalui desain interior ini. Poin yang menonjol dan khas dari desain bohemian ialah penggunaan karpet dan kain-kain. Penggunaan warnanya juga lebih berani, misalnya saja perpaduan antara warna merah dan hijau.

Desain bohemian, Sumber: timesofindia.indiatimes.com
Desain bohemian, Sumber: timesofindia.indiatimes.com

8. Desain Victorian

Desain victorian ini akan lebih menonjolkan kesan mewah dan megah. Biasanya penggunaan desain ini lebih banyak ditemukan pada bangunan-bangunan bergaya Eropa. Pada desain ini juga dilengkapi dengan dekorasi-dekorasi seperti lukisan, lampung gantung yang mewah, dan yang lainnya.

Desain victorian, Sumber: en.natmus.dk
Desain victorian, Sumber: en.natmus.dk

9. Desain Rustic

Bagi Anda yang menyukai unsur-unsur yang berhubungan dengan alam akan lebih cocok menggunakan desain rustic. Sebagian besar material yang digunakan oleh desain yang satu ini berasal dari kayu. Penggunaan desain rustic ini akan memberikan kesan yang hangat.

Desain rustic, Sumber: countryliving.com
Desain rustic, Sumber: countryliving.com

Itulah tadi beberapa jenis desain interior yang bisa Anda jadikan referensi dalam pemilihan desain yang cocok Anda gunakan. Anda bisa menciptakan desain rumah impian yang aman, nyaman, dan estetik sesuai keinginan Anda. Percayakanlah kepada jasa desain rumah profesional untuk mewujudkan bangunan impian Anda tersebut. PT Eticon Rekayasa Teknik akan dengan senang hati membantu mewujudkan rumah yang Anda impikan selama ini.

Tips Menata Ruang Keluarga (Simple dan Nyaman)

Memadukan warna senada, Sumber: homestratosphere.com

Kehangatan dan keutuhan sebuah keluarga merupakan hal yang diidamkan oleh semua orang. Jadi tidak heran bahwa disetiap rumah menyediakan ruangan khusus yang digunakan untuk berkumpul dengan keluarga. Maka dari itu diperlukan tips menata ruang keluarga agar suasana menjadi lebih hangat dan nyaman.

Supaya bisa berkumpul dengan keluarga secara nyaman, tentu saja kondisi badan juga harus sehat. Apalagi disaat salah satu keluarga terkena flu, anggota yang lainnya bisa ketularan. Hal tersebut tentu saja mengganggu kenyaman saat berkumpul. Jadi ketika membangun sebuah rumah, Anda juga harus memikirkan kondisi rumah. Karena rumah yang sehat dapat memperngaruhi kondisi kesehatan penghuninya.

Salah satu ciri rumah yang sehat ialah dengan adanya sirkulasi udara yang baik. Sirkulasi udara yang baik ini bisa didapatkan melalui ventilasi rumah yang mencukupi. Menurut pernyataan WHO yang dikutip dari laman Alodokter, kualitas udara yang buruk dalam rumah diduga menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya penyebaran penyakit menular dan kematian di negara-negara berkembang.

Tips menata ruang keluarga, Sumber: thespruce.com
Tips menata ruang keluarga, Sumber: thespruce.com

Selain itu, sesuai dengan amanat dari Undang-undang RI Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, mengenai tolok ukur keandalan sebuah bangunan gedung wajib meliputi empat aspek yaitu keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan. Jadi aspek kesehatan juga termasuk poin penting untuk sebuah hunian tempat tinggal.

Untuk membuat sebuah hunian yang nyaman, aman, dan sehat, Anda bisa berkonsultasi langsung dengan penyedia jasa desain rumah yang profesional. Nantinya Anda juga bisa meminta masukan mengenai bagaimana tips menata ruang keluarga yang nyaman untuk Anda tinggali bersama keluarga. Jadi Anda tidak perlu ragu untuk menggunakan jasa tersebut demi memiliki hunian impian.

Tips Menata Ruang Keluarga

Ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan untuk menata ruang keluarga yang simple namun tetap memberikan kenyamanan bagi Anda dan anggota keluarga yang lain. Berikut beberapa cara menata ruang keluarga yang bisa Anda terapkan.

1. Menentukan Furnitur yang Sesuai

Supaya terlihat nyaman, ruang keluarga membutuhkan beberapa furnitur yang sesuai. Furnitur tersebut dapat disesuaikan dengan desain interior yang Anda gunakan. Posisi furnitur juga berpengaruh terhadap kenyamanan yang dibangun untuk ruang keluarga ini. Anda bisa memilih sofa dengan bentuk letter U ataupun memanjang.

Penyesuaian warna dari furnitur juga tidak boleh Anda lewatkan ya. Anda bisa memilih warna sofa yang senada dengan dinding. Selain itu Anda juga bisa memilih sofa yang warnanya senada dengan gorden. Untuk banyaknya furnitur yang akan Anda gunakan juga perlu mempertimbangkan luas dari ruangan tersebut. Jika tidak terlalu luas maka hindari memakai terlalu banyak furnitur, karena sesuatu yang berlebihan itu juga tidak baik.

Pemilihan furnitur, Sumber: beautifulhomes.com
Pemilihan furnitur, Sumber: beautifulhomes.com

2. Ciptakan Kesan Luas pada Ruangan

Untuk Anda yang memiliki ruang keluarga yang sempit, terkadang bertanya bagaimana cara menata ruang keluarga yang sempit? Meskipun ruangan sempit, namun Anda tidak perlu khawatir karena ada trik untuk mengakalinya. Anda bisa menambahkan cermin di ruang keluarga untuk menampilkan kesan ruangan yang tampak luas.

Namun juga perlu memperhatikan dalam peletakkan furnitur. Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, jika Anda memiliki luas ruangan yang sempit maka hindari menggunakan furnitur yang berlebihan. Semakin banyak furnitur yang ada, ruang keluarga akan terlihat semakin sempit dan pengap. Pastikan bahwa ada rongga yang cukup untuk bergerak.

Menciptakan ruangan yang lebih luas, Sumber: mydomaine.com
Menciptakan ruangan yang lebih luas, Sumber: mydomaine.com

3. Dekorasi Dinding

Tips menata ruang keluarga berikutnya ialah dengan menambahkan dekorasi dinding. Dekorasi dinding ini juga memiliki peran yang cukup penting untuk membangun suasana yang hangat dan nyaman di ruang keluarga. Meskipun pada konsep minimalis hiasan dinding ini tidak terlalu banyak digunakan, namun memasang lukisan atau bingkai foto juga diperbolehkan. Anda bisa memasang foto keluarga dengan bingkai yang polos.

Baca juga: Mengenal Konsep Rumah Gaya Arsitektur Tropis

Jika desain ruangan yang Anda usung adalah minimalis, maka tidak memerlukan hiasan dinding yang banyak cukup beberapa saja. Konsep minimalis akan lebih bagus dengan hiasan dinding yang simple dan tidak mengandung banyak motif rumit.

Memasang dekorasi dinding, Sumber: jakarta.el-hotels.com
Memasang dekorasi dinding, Sumber: jakarta.el-hotels.com

4. Perpaduan Warna

Gunakanlah warna-warna yang netral untuk membuat kesan hangat pada ruang keluarga ini. Anda bisa menerapkan warna pastel untuk dinding sofa, karpet, gorden, dan komponen lainnya. Seperti yang ada di dalam prinsip desain dalam arsitektur, Anda harus memperhatikan aspek kesatuan dan harmonisasi, keseimbangan, irama, komposisi, proporsi, maupun kesatuan (unity).

Memadukan warna senada, Sumber: homestratosphere.com
Memadukan warna senada, Sumber: homestratosphere.com

5. Menambahkan Tanaman Hias

Tips menata ruang keluarga selanjutnya ialah menambahkan tanaman hias. Jika Anda menginginkan suasana ruangan menjadi lebih asri dan sejuk, bisa dengan menambahkan beberapa tanaman hias di bagian pojok ruangan. Jika tidak cukup, Anda bisa menggunakan pot kecil untuk menaruh tanaman tersebut di atas meja.

Selain menambah kesan yang lebih asri, tanaman tersebut juga membantu menjaga sirkulasi udara di dalam rumah supaya tetap bersih. Sehingga kondisi rumah Anda sehat begitu pula penghuninya.

Menambahkan tanaman di sudut ruangan, Sumber: houzz.com
Menambahkan tanaman di sudut ruangan, Sumber: houzz.com

6. Pencahayaan

Pencahayaan termasuk salah satu tips menata ruang keluarga yang tidak boleh terlewatkan. Aturlah pencahayaan sebaik mungkin pada ruangan ini. Anda bisa menambahkan jendela supaya cahaya matahri dapat masuk menerangi ruang keluarga. Di saat siang hari, memang lebih baik menggunakan pencahayaan yang alami. Jika saat malam tiba, barulah menggunakan beberapa lampu hias untuk menerangi ruangan tersebut.

Mengatur pencahayaan yang baik, Sumber: hgtv.com
Mengatur pencahayaan yang baik, Sumber: hgtv.com

Salah satu makna keluarga ialah sebagai tempat pulang yang baik, jadi Anda tidak perlu banyak berpikir untuk memberikan sesuatu hal yang istimewa dan terbaik bagi kenyamanan keluarga. Karena keluarga merupakan tempat terbaik untuk menghilangkan lelah, penat, hingga tempat curhat paling nyaman. Sudah sewajarnya Anda memberikan yang terbaik untuk keluarga yang mampu menerima kondisi Anda apa adanya.

Ciptakan suasana hangat dan nyaman saat bersama keluarga di rumah. Jangan ragu berkonsultasi dengan PT. Eticon Rekayasa Teknik untuk mendekorasi rumah dan ruang keluarga yang nyaman. Kami siap membantu Anda untuk mendapatkan kenyamanan saat berkumpul bersama keluarga dengan desain yang Anda impikan.

6 Hal yang Harus Diperhatikan saat Mendesain Interior Museum

Cara Mendesain Interior Museum

Pernahkan Anda memasuki museum yang terkesan kuno, tidak terawat, dan tidak menarik untuk dikunjungi? Tantangan terbesar dari sebuah museum adalah menciptakan kenyamanan dalam menyampaikan pesan/pengetahuan kepada pengunjung.

Tak jarang, banyak museum yang terhitung sepi dan kesulitan mendatangkan pengunjung. Bukan karena koleksinya yang tak menarik lagi. Bukan juga karena harganya yang terbilang mahal. Lantas, apa yang menyebabkan banyak museum sepi pengunjung?

Continue reading