5 Sistem Keamanan Gedung yang Wajib Ada untuk Menghindari Bahaya

Informasi terkait sistem keamanan gedung yang wajib ada, Sumber: medcom.id

Keamanan menjadi sebuah hal yang harus diperhatikan. Tidak hanya di bangunan pribadi seperti rumah atau apartemen, bangunan milik bersama seperti gedung-gedung bertingkat juga wajib diberi sistem keamanan yang canggih. Setidaknya ada 5 sistem keamanan gedung yang wajib ada agar gedung aman terhindar dari berbagai bahaya. Apa saja itu? Simak informasinya disini.

5 Sistem Keamanan Gedung yang Harus Ada

Gedung yang aman pastinya membuat penghuninya merasa nyaman dan tenang. Keamanan menjadi sebuah hal yang dipertimbangkan oleh seseorang dalam memilih bangunan setelah kenyamanan. Itulah mengapa keamanan menjadi prioritas utama bagi setiap pemilik gedung. 

Semewah apapun sebuah gedung namun memiliki sistem keamanan yang buruk maka gedung tersebut tidak ada nilainya. Lantas apa saja sistem keamanan yang harus ada dalam sebuah gedung? Setidaknya ada 5 sistem keamanan dasar yang harus dimiliki setiap gedung agar terhindar dari mara bahaya.

1. Pos Keamanan 24/7

Pertama yang harus ada dalam setiap gedung adalah sistem keamanan berupa pos keamanan yang berjaga 24 jam non stop. Ini adalah standar keamanan gedung yang paling dasar, dimana ada beberapa petugas keamanan yang dipekerjakan untuk berjaga dalam pos selama 24 jam, dengan shift biasanya 1 x 12 jam. Sehingga akan ada 2 shift dalam sehari.

Dengan adanya petugas keamanan yang berjaga, sebuah gedung akan selalu dalam pengawasan. Disisi jikalau terjadi sebuah kondisi gawat darurat maka akan lebih cepat dan mudah menanganinya, karena ada petugas yang berjaga 24 jam. Tentunya hal demikian memunculkan rasa tenang dari para penghuni sebuah gedung.

Terdapat pos keamanan di setiap gedung, Sumber: indraga.com
Terdapat pos keamanan di setiap gedung, Sumber: indraga.com

2. Device Kamera CCTV

Sistem keamanan yang harus ada berikutnya yakni kamera CCTV. Meski sudah ada pos keamanan di depan pintu masuk gedung, namun tetap perlu ada kamera CCTV di luar maupun di dalam gedung. Mengapa? Karena pos keamanan hanya memantau bagian luar dan pintu masuk gedung, sedangkan CCTV meliputi seluruh ruang dan bangunan yang ada pada gedung.

Fungsi CCTV tidak bisa dianggap remeh. CCTV boleh dibilang inti dari sebuah sistem keamanan, karena segala kegiatan di dalam sebuah gedung akan terekam dan dapat diketahui oleh pemilik gedung. Sehingga berbagai aksi kriminal dan kejahatan cenderung bisa dicegah oleh CCTV. Tidak heran CCTV menjadi item wajib bagi sebuah bangunan.

Adanya kamera pengawas atau cctv disetiap sudut gedung, Sumber: blogmashendra.com
Adanya kamera pengawas atau cctv disetiap sudut gedung, Sumber: blogmashendra.com

3. Alarm Kebakaran

Sebuah gedung yang baik pastinya memiliki alarm kebakaran. Alarm kebakaran merupakan sebuah teknologi yang akan memberitahukan orang-orang di sekitar gedung bahwa telah terjadi kebakaran. Alat ini dirancang sangat peka terhadap sensor panas, sehingga secara otomatis saat kebakaran akan berbunyi dan mengeluarkan air tuk padamkan api.

Sistem keamanan satu ini harus didesain dengan sangat baik tanpa ada cacat sedikitpun. Karena ini menyangkut masalah nyawa manusia. Tidak ada yang tahu kapan bencana kebakaran datang, pun juga tidak ada yang tahu kapan kematian itu datang. Sehingga mempersiapkan dengan matang adalah sebaik-baik pilihan.

Jika Anda kulik lebih dalam, sistem keamanan gedung dari kebakaran tidak hanya alarm kebakaran, namun juga alat pemadam kebakaran seperti APAR atau Alat Pemadam Api Ringan.

Adanya sistem alarm kebakaran di dalam gedung, Sumber: totalproteksi.com
Adanya sistem alarm kebakaran di dalam gedung, Sumber: totalproteksi.com

4. Emergency Tools

Berbagai alat-alat emergency juga harus menjadi sebuah hal yang harus tersedia setiap saat untuk menjadikan gedung aman dari bahaya. Ada banyak peralatan-peralatan darurat yang wajib ada dalam setiap daerah diantaranya P3K, alat pemadam kebakaran, alat pengeras suara atau TOA dan juga telepon umum bebas pakai.

Meski alat-alat tersebut sangat sederhana dan terlihat sepele namun alat-alat tersebut menjadi amat berharga dan sangat dibutuhkan ketika kondisi bahaya dan urgent seperti saat bencana alam, aksi kejahatan maupun kesalahan teknis seperti terjebak di lift. sebagai penghuni gedung, Anda juga perlu kiranya berlatih menggunakan alat emergency secara berkala.

Ilustrasi emergency tools, Sumber: doitcenterprovo.com
Ilustrasi emergency tools, Sumber: doitcenterprovo.com

5. Pemeriksaan di Pintu Masuk

Sistem keamanan yang harus ada pula pada sebuah gedung adalah sistem pemeriksaan sebelum memasuki gedung. Setiap orang baik tamu maupun pengunjung yang hendak memasuki sebuah gedung maka ia wajib diperiksa terlebih dahulu oleh petugas keamanan gedung. Pemeriksaan ini meliputi berbagai barang bawaan dan kartu identitas.

Walaupun terlihat ribet dan cukup menyita banyak waktu hal ini tetap dilakukan. Mengapa? Karena tidak ada yang tahu setiap keperluan orang-orang memasuki gedung, siapa dirinya, apa yang ia bawa, sehingga pemeriksaan di pintu masuk perlu kiranya dilakukan untuk meyakinkan dan menjaga keamanan agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

Area pemeriksaan di pintu masuk gedung, Sumber: news.detik.com
Area pemeriksaan di pintu masuk gedung, Sumber: news.detik.com

Cara Ampuh Tingkatkan Sistem Keamanan

Rasa aman sudah menjadi kebutuhan pokok setiap insan. Tidak heran jika setiap orang berlomba-lomba melakukan berbagai inovasi guna menciptakan suatu sistem keamanan yang ideal dan membuat tenang banyak orang. Secara umum sistem keamanan gedung-gedung saat ini sudah cukup baik meski tetap ada beberapa gedung yang perlu diupgrade menjadi lebih baik lagi.

Kejadian dan tragedi seperti perampokan, pencurian, pelecehan seksual, kebakaran gedung bahkan sampai kecelakaan teknis semisal terjebak di lift sudahlah menjadi sebuah pembelajaran yang tak perlu terulang. Agar hal demikian tidak terjadi perlu kiranya pengelola gedung memikirkan dengan serius cara-cara guna meminimalisir risiko yang ditimbulkan.

Berikut telah kami rangkum 2 cara ampuh yang dapat dilakukan untuk meningkatkan sistem keamanan sebuah gedung. Silakan mencoba.

1. Desain Ulang Sistem Keamanan

Barangkali gedung yang Anda tempati saat ini telah direnovasi dan dilakukan perbaikan beberapa kali. Bahkan mungkin desain gedung dan tata letak ruangan juga sudah mengalami berbagai perubahan. Namun apakah pernah sistem keamanan sekali saja diupgrade dan diperbaharui? Mungkin walaupun pernah itu hanya satu dua kali dalam puluhan tahun.

Padahal jika Anda perlu tahu, harusnya yang wajib diperbaharui dalam sebuah gedung adalah sistem keamanannya. Sebagus apapun bangunan gedung diperbaiki, semenarik apapun interior dan tata letak dalam gedung diperbarui, tidak ada gunanya kalau tidak diimbangi dengan sistem keamanan yang canggih menggunakan teknologi terkini.

Perlu juga dipastikan bahwa segala sistem keamanan canggih tersebut sudah berada di tempat yang tepat. Alat Pemadam Api Ringan atau APAR misalnya, perlu Anda pastikan sudah berada di tempat rawan kebakaran, di titik strategis dan mudah terjangkau. Juga alarm darurat perlu ditempatkan di tempat yang mudah didengar oleh setiap orang dalam gedung.

2. Sumber Daya Manusia Terstandarisasi

Sistem keamanan yang telah ditingkatkan tetap tidak dapat optimal manakala para petugas yang mengoperasikan tidak memiliki kecakapan yang juga mumpuni. Kemampuan mengoperasikan berbagai perangkat, kecepatan merespon tanda-tanda adanya kecelakaan perlu untuk dimiliki setiap petugas keamanan dalam suatu gedung.

Maka dari itu pengelola gedung perlu menstandarisasi setiap petugas keamanan gedung agar sistem keamanan yang canggih itu dapat berjalan dengan optimal. Tidak jarang berbagai kasus semisal kebakaran gedung akibat dari kelalaian petugas gedung sendiri.

Akhirnya, gedung yang baik perlu di desain sistem keamanan yang canggih agar dapat menangani berbagai masalah dan dapat terhindar dari mara bahaya. Untuk menjaga keselamatan, kenyamanan, serta kemudahan dalam pemakaian, perlu juga mengurus sertifikasi SLF gedung Anda. 

Jika Anda bingung dan merasa kesulitan mengurus sertifikasi SLF gedung, jangan malu untuk berkonsultasi dengan PT Eticon. Eticon merupakan perusahaan konsultan SLF terpercaya yang telah berpengalaman dengan berbagai Sertifikat Laik Fungsi (SLF) bangunan. Yuk, segera urus sertifikasi SLF untuk gedung Anda bersama Eticon!

Terjebak di Lift Seperti Adegan Drama, Ini yang Harus Dilakukan!

Terjebak di lift seringkali menjadi trauma, sumber : unsplash.com

Terjebak di lift menjadi salah satu peristiwa yang ditakutkan oleh para pengguna. Terlebih dengan adanya drama dalam sinetron maupun film yang menayangkan hal ini beserta semua kengeriannya. Tentu semakin menambah trauma terhadapnya. Apa anda termasuk salah satunya?

Film atau drama memang akan memberikan pengaruh terhadap penonton. Terlebih jika yang bersangkutan tidak memiliki pegangan kuat akan keyakinan terhadap sesuatu. Biasanya memori yang menyerap informasi tanpa filter akan lebih besar dampaknya bahkan hingga berpengaruh pada psikologi.

Contoh yang masih sangat kuat hingga kini adalah adanya cerita horor atau mistis. Karena telah berulang-ulang disampaikan akhirnya menimbulkan phobia, trauma dan gangguan ketakutan lain. Maka tidak heran jika banyak yang takut berjalan sendiri di malam hari, terlebih jika yang dilewati dikabarkan sebagai tempat angker.

Kejadian selain itu yang membuat was-was adalah tribun stadion ambruk. Fenomena seperti itu akan semakin menakutkan jika sudah masuk dalam drama visual. Padahal perkembangan dari kecanggihan dunia modern telah mampu menghadirkan didesain sedemikian rupa hingga aman untuk digunakan. 

Terjebak di lift fenomena yang bisa terjadi, sumber : tribunnews.com
Fenomena seperti ini kemungkinan bisa terjadi, sumber : tribunnews.com

Diluar Drama Apakah Terjebak di Lift Bisa Terjadi Secara Nyata?

Era sekarang pembuatan apapun untuk membantu kelangsungan hidup manusia hampir akurat. Perencanaan dalam desain, efektifitas hingga tingkat keamanan telah diperhitungkan sedemikian detail. Hal tersebut guna menghindarkan resiko yang mungkin terjadi termasuk kecelakaan.

Kecanggihan buatan manusia zaman sekarang hingga mampu menciptakan robot. Replika benda hidup yang memiliki tingkat kemiripan dengan aslinya, meski tidak akan pernah sama. Hal tersebut menguatkan bahwa kecermatan dalam membuat sesuatu, manusia telah mencapai kemajuan besar. Tentunya pada hal lain juga tidak demikian, termasuk pembuatan elevator.

Namun seberapapun hebatnya hasil buatan manusia dengan segala kemampuan penalarannya, ada faktor lain yang tidak bisa manusia pastikan. Yaitu takdir dari sang Pencipta. Sehingga sehebat apapun yang berhasil manusia buat, tidak akan mampu menghindarkan dari takdir tersebut.

Di dalam drama atau film, kejadian terjebak di dalam elevator telah dibuat dalam berbagai genre. Salah satu yang cukup populer adalah film Devil tahun 2010 yang mengangkat genre horor. Dimana saat terjebak, salah satu dari penumpang ternyata sosok iblis. Sehingga bisa dibayangkan bukan bagaimana sensasi ngeri jika anda termasuk salah satu yang berada disana?

Meski seringkali ditampilkan dalam film maupun drama, ternyata kejadian seperti ini bisa terjadi di dunia nyata. Selain karena takdir dari sang Pencipta, faktor keterbatasan hasil buatan manusia lah penyebabnya. Sehingga bisa saja elevator mengalami eror seperti kerusakan pada switch door interlock dan yang lainnya.

Terjebak di lift seringkali menjadi trauma, sumber : unsplash.com
Sebagai alat tentu lift memiliki potensi untuk rusak, sumber : unsplash.com

Namun selain kerusakan pada elevator ada faktor lain yang dapat menimbulkan kejadian tersebut. Yang paling sering adalah jika terjadi mati listrik. Elevator yang dioperasikan menggunakan listrik tentu akan terganggu. Dengan demikian sebaiknya setiap perusahaan maupun industri memiliki pembangkit listrik seperti genset.

Di Indonesia sendiri pernah terjadi kejadian terjebak di lift semacam ini. Pada tahun 2017 sebuah lift penumpang dan barang terjatuh di Blok M Square Jakarta Selatan. Dan pada tahun 2020 lalu juga terjadi hal serupa di Pasar Metro Tanah Abang Blok A. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hal ini bisa terjadi di dunia nyata.

Lakukan Ini Saat Terjebak di Lift

Untuk mengantisipasi hal ini terjadi baik karena mati listrik ataupun error, sebaiknya anda telah memiliki informasi terkait tips jika suatu ketika mengalaminya. Dan berikut tips yang bisa anda lakukan :

1. Tetap Tenang Dan Berpikir Positif

Yang muncul seketika saat merasa diri dalam bahaya adalah kepanikan. Hal tersebut adalah lumrah, namun ada baiknya tetap berusaha untuk tenang dan berpikir positif. Karena memutuskan segala sesuatu saat pikiran kacau seringkali berakibat tidak baik.

Kesadaran yang segera anda kembalikan adalah bahwa masih bisa bernafas, itu berarti anda masih hidup. Meski bisa keluar belum ada jaminan, setidaknya ketika masih ada kesempatan untuk hidup ada juga kesempatan untuk keluar. Setelah diri tenang mulailah berpikir untuk mencari solusi terbaik.

Terjebak di lift sebaiknya dijalani dengan tenang, sumber : unsplash.com
Sebaiknya anda tetap positif thinking, sumber : unsplash.com

2. Hilangkan Keinginan Keluar Dari Langit-langit

Salah satu adegan yang seringkali terlihat dalam drama atau film adalah sang actor berusaha keluar dari langit-langit elevator. Tapi jika dalam dunia nyata jangan pernah anda melakukannya. Karena anda belum tahu pasti berhentinya elevator karena mati listrik atau karena eror. Bisa dibayangkan bukan jika berhentinya karena mati listrik? Jika anda berada di atasnya tentu hal buruk akan terjadi.

Tetapi rata-rata saat ini pada bagian langit-langit tersebut sudah dibuat sedemikian rupa sehingga tidak mudah dibuka. Para pembuatnya memiliki pertimbangan tertentu utamanya untuk alasan keamanan. Sehingga anda tidak akan bisa melakukan hal ini saat terjebak di lift.

3. Tekan Alarm

Akan lebih baik jika anda segera mencoba mencari bantuan dengan menekan tombol alarm yang ada di dalam elevator. Jika berfungsi maka berhentinya karena terjadi error. Sedangkan jika tidak berfungsi maka karena mati listrik. Jika karena mati listrik maka bersabarlah sejenak karena saat ada daya listrik kembali maka lift akan beroperasi normal kembali.

Terjebak di lift dapat diatas dengan menekan alarm, sumber : unsplash.com
Menekan alarm adalah salah satu cara yang bisa dilakukan, sumber : unsplash.com

4. Manfaatkan Ponsel

Jika alarm tidak berfungsi karena mati listrik, anda dapat menggunakan ponsel untuk menghubungi pihak terkait. Atau jika tidak memiliki kontaknya anda bisa mencari lewat jejaring sosial atau minta pada rekan. Masa modern saat ini ponsel seperti sahabat manusia, kemanapun akan selalu dibawa.

5. Melihat Garis Batas Dinding dan Pintu Lift

Jika belum menemukan rekan atau petugas yang bisa membantu, anda bisa terus mencoba jika tidak mati listrik. Anda bisa memperhatikan batas antara dinding dengan pintu elevator. Jika terlihat terang diantara keduanya, berarti posisinya berada di dekat lantai. Anda bisa berhenti disana dan meminta bantuan dengan berteriak.

Namun jangan pernah anda memaksa membukanya dari dalam. Sebaiknya anda menunggu petugas membukanya dari luar. Karena membuka dengan menggunakan kunci akan menghindarkan dari error yang lain.

Terjebak di lift dapat ditangani dengan banyak cara, sumber : unsplash.com
Anda dapat mencoba berbagai tips yang ada disini, sumber : unsplash.com

6. Mencoba Pintu Tiap Lantai

Anda bisa juga mencoba pintu yang berada pada setiap lantai. Jika bukan karena listrik mati, anda bisa tekan tombol buka pada setiap pintu tersebut. Karena bisa jadi kerusakan pada satu pintu namun tidak dengan pintu yang lainnya.

Itulah beberapa tips yang bisa anda lakukan jika seandainya mengalami kejadian ini. Segenting apapun yang terjadi usahakan agar tetap tenang. Sebagai bagian hasil buatan manusia lift atau elevator bisa saja error. Maka untuk pengoperasiannya tidak boleh sembarangan dan memerlukan izin.

Jasa SILO Untuk Keamanan Instalasi Lift

Sebagai salah satu sarana operasional sebaiknya lift telah memiliki izin untuk menjaga keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Karena alat penunjang proses bekerja atau mobilitas pengunjung, resiko terhadap kecelakaan tidak boleh diabaikan.

Perlindungan terhadap keselamatan serta kesehatan pekerja merupakan hak yang diakui oleh negara. Menggunakan alat termasuk lift yang tidak memiliki izin operasional selain membahayakan, tentu akan mendapatkan teguran dari pemerintah.

Kami PT. Eticon Rekayasa Teknik membantu anda untuk mendapatkan perizinan SILO alat K3. Memiliki tenaga yang berpengalaman, kami akan membantu semaksimal mungkin agar alat yang anda miliki semakin aman untuk digunakan. Sehingga dapat membuat pekerja atau pengunjung aman, dan perusahaan anda terus berkembang.