Project Penerbitan SLF PT. Commonwealth Steel Indonesia (Moly Cop Indonesia) Bekasi

Serah terima SLF kepada pihak PT. Commonwealth Steel Indonesia (Moly Cop Indonesia), Sumber: doc pribadi

Pada kesempatan kali ini kami akan menceritakan keberhasilan dalam project penerbitan SLF untuk bangunan industri di daerah Bekasi yaitu PT. Commonwealth Steel Indonesia atau Moly Cop Indonesia. Project ini bertujuan untuk memberikan keamanan lebih bagi bangunan maupun penghuninya.

Eticon memang telah membuktikan eksistensinya sebagai mitra yang dapat diandalkan perihal penerbitan SLF. Dimana sampai saat ini, kami telah membantu berbagai perusahaan besar di Indonesia perihal penerbitan SLF dan salah satunya adalah PT. Commonwealth Steel Indonesia di Bekasi yang telah kami lakukan.

PT. Commonwealth Steel Indonesia atau yang juga dikenal dengan nama Moly Cop Indonesia merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang produksi grinding media, reagen flotasi, dan produk engineering lainnya yang saat ini didominasi produk impor.

Mengingat perusahaan ini adalah perusahaan yang besar tentu keamanan bangunan adalah hal utama yang harus diperhatikan. Karena bagaimanapun, apabila bangunan yang berdiri aman maka semua pengguna yang ada di dalam bangunan juga akan mendapatkan keamanan.

Itulah sebabnya, mengapa pihak PT. Commonwealth Steel Indonesia menghubungi Eticon. Karena mereka menginginkan keamanan yang tidak hanya kasat mata berupa bangunan kokoh tetapi juga aman secara fungsinya. Dan langkah tepat yang diambil adalah melengkapi perizinan bangunan dengan mengantongi Sertifikat Laik Fungsi.

Gedung bangunan PT. Commonwealth Steel Indonesia (Moly Cop Indonesia) Bekasi, Sumber: google pict
Gedung bangunan PT. Commonwealth Steel Indonesia (Moly Cop Indonesia) Bekasi, Sumber: google pict

Sertifikat Laik Fungsi untuk PT. Commonwealth Steel Indonesia (Moly Cop Indonesia)

Seperti banyak pembahasan yang sudah kami berikan, Sertifikat Laik Fungsi atau SLF adalah salah satu perizinan bangunan yang wajib dimiliki untuk setiap bangunan yang telah berdiri secara sempurna. Tapi satu hal yang perlu digaris bawahi adalah kepemilikan SLF tidak hanya sekedar formalitas saja.

Melainkan juga sebagai validasi bahwa bangunan yang akan dioperasionalkan benar-benar aman. Kepemilikan Sertifikat Laik Fungsi untuk setiap bangunan juga ditegaskan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021 tentang Bangunan Gedung.

Dimana dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa Sertifikat Laik Fungsi wajib dimiliki guna menyatakan kelaikan fungsi bangunan sebelum bangunan tersebut dimanfaatkan atau dioperasionalkan sebagaimana tujuan awalnya. 

Mengingat begitu pentingnya mengantongi SLF, sudah seharusnya bagi pemilik atau pengelola untuk menunjang keamanan dan kenyamanan bangunan gedung dengan kepemilikan SLF ini. Karena perlu diketahui, tanpa kehadiran SLF bisa saja bangnan yang terlihat kokoh dari luar ternyata tidak laik fungsi. 

Hal inilah yang nantinya dapat memberikan potensi buruk bagi bangunan itu sendiri maupun pengguna bangunan yang ada di dalamnya. Apalagi untuk bangunan-bangunan industri seperti PT. Commonwealth Steel Indonesia yang sudah pasti memiliki banyak karyawan di dalamnya, maka keamanannya adalah prioritas.

Project penerbitan SLF oleh Eticon dan PT. Commonwealth Steel Indonesia (Moly Cop Indonesia), Sumber: doc pribadi
Project penerbitan SLF oleh Eticon dan PT. Commonwealth Steel Indonesia (Moly Cop Indonesia), Sumber: doc pribadi

Persyaratan Penerbitan SLF di Kota Bekasi

Seperti halnya pengurusan perizinan bangunan lainnya, untuk mengurus SLF pun perlu dokumen yang harus dipenuhi sebagai persyaratan. Kali ini, tim Eticon selaku konsultan SLF untuk bangunan industri PT. Commonwealth Steel Indonesia perlu memenuhi persyaratan administratif dan persyaratan teknis. 

Berbagai persyaratan ini sudah ditentukan oleh pemerintah daerah Bekasi dimana PT. Commonwealth Steel Indonesia berdiri. Diantara berbagai persyaratan yang harus dipenuhi antara lain:

Persyaratan Administratif

  • Surat Permohonan 
  • Dokumen legalitas perusahaan
  • Dokumen Kepemilikan Tanah 
  • Dokumen Legalitas Bangunan Gedung
  • Dokumen Izin (Wajib ada) 
  • Dokumen Izin (Proses Paralel) 

Persyaratan Teknis

  • Dokumen Teknis Arsitektur 
  • Dokumen Teknis Struktur 
  • Dokumen Teknis Mekanikal Elektrikal Plumbing 
  • Dokumen Teknis Lingkungan 
  • Dokumen Data Teknis 

Alur Pengurusan SLF PT. Commonwealth Steel Indonesia (Moly Cop Indonesia)

Mengurus SLF memang rumit dan menyita waktu, karena itu proses pengurusannya tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang. Sebab, terdapat berbagai tahapan yang hanya bisa dilakukan oleh tim ahli dengan background keilmuan yang dibutuhkan untuk proses penerbitannya.

Alur pengurusan SLF untuk PT. Commonwealth Steel Indonesia yang perlu tim Eticon lakukan antara lain: 

  • Verifikasi data administrasi 
  • Survey lapangan (uji fisik bangunan gedung)
  • Pembuatan Laporan Kajian SLF
  • Internal Review/ Paparan Internal
  • Submit Sistem SIMBG dan Dinas terkait
  • Expose/sidang dengan Pemda terkait
  • Revisi/ Finalisasi laporan
  • Surat Kesanggupan
  • Penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF)
Serah terima SLF kepada pihak PT. Commonwealth Steel Indonesia (Moly Cop Indonesia), Sumber: doc pribadi
Serah terima SLF kepada pihak PT. Commonwealth Steel Indonesia (Moly Cop Indonesia), Sumber: doc pribadi

PT Eticon Rekayasa Teknik Sebagai Konsultan SLF

Itulah cerita singkat PT Eticon Rekayasa Teknik yang telah berhasil membantu project penerbitan SLF untuk bangunan industri PT. Commonwealth Steel Indonesia atau Moly Cop Indonesia yang berada di Bekasi, Jawa Barat. Memang pada proses pengurusannya tidak mudah karena melalui alur yang cukup panjang.

Tetapi karena kami memiliki dedikasi dan komitmen kuat untuk membantu klien. Serta memiliki tim ahli ahli yang solid project tersebut bisa berjalan dengan lancar hingga proses serah terima. Keberhasilan project untuk PT. Commonwealth Steel Indonesia semakin memperkuat identitas Eticon sebagai jasa konsultan SLF profesional di Indonesia.

Dengan keberhasilan ini pula lah tim Eticon membuktikan bahwa kami adalah konsultan yang penuh tanggung jawab untuk membantu klien perihal penerbitan SLF untuk bangunan. Jadi, ketika membutuhkan konsultan untuk menerbitkan SLF bangunan Anda yang sudah selesai berdiri, Eticon lah jawabannya!

Project Penerbitan SLF PT Graha Teknologi Nusantara (GTN) Bekasi

Serah terima SLF kepada pihak PT Graha Teknologi Nusantara (GTN) Bekasi, Sumber: doc pribadi

Cerita project kali ini datang dari klien di Bekasi. Kali ini tim Eticon berhasil membantu project penerbitan SLF untuk bangunan industri PT Graha Teknologi Nusantara (GTN). Project yang berlangsung pada tahun 2022 ini membantu klien untuk menunjang keamanan bangunan industri dengan kelengkapan SLF.

PT Graha Teknologi Nusantara (GTN) adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang penyedia layanan data center dengan menggunakan teknologi berstandar Jepang namun perusahaannya berbasis di Indonesia. PT Graha Teknologi Nusantara (GTN) hadir ketika pasar Indonesia berkembang sangat pesat.

PT Graha Teknologi Nusantara (GTN) sendiri berlokasi di Lippo Cikarang, Jl. Mataram No.6A 6B, Cibatu, Cikarang Sel., Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dan sebagai salah satu bangunan industri cukup besar dan berpengaruh di Indonesia, tentu keamanan dan kenyamanan haruslah dijunjung tinggi.

Tidak hanya untuk keamanan bangunannya sendiri, melainkan keamanan untuk mereka yang menggunakan bangunan tersebut. Dimana salah satu langkah tepat untuk hal tersebut adalah dengan kepemilikan Sertifikat Laik Fungsi. Itulah sebabnya, pihak dari PT Graha Teknologi Nusantara (GTN) menghubungi tim Eticon. 

Menghubungi tim Eticon perihal perbantuan project penerbitan SLF untuk bangunan mereka. Menjadi keputusan yang tepat bagi PT Graha Teknologi Nusantara (GTN) karena memilih Eticon sebagai partner untuk project kali ini. Karena dengan senang hati kami menjadi partner untuk project tersebut.

Gedung bangunan PT Graha Teknologi Nusantara (GTN) di Bekasi, Sumber: google pict
Gedung bangunan PT Graha Teknologi Nusantara (GTN) di Bekasi, Sumber: google pict

Sertifikat Laik Fungsi untuk PT Graha Teknologi Nusantara (GTN)

Kita tahu bahwa Sertifikat Laik Fungsi adalah dokumen yang wajib dimiliki oleh setiap bangunan, apalagi untuk bangunan yang akan diperuntukkan sebagai bagunan industri, bangunan untuk publik, dan lain sebagainya. Kepemilikannya bukan hanya sekedar formalitas untuk memenuhi aturan administratif saja. 

Melainkan juga sebagai penanda bahwa bangunan yang akan digunakan benar-benar layak dioperasionalkan sesuai tujuan sebelumnya. Kepemilikan Sertifikat Laik Fungsi juga ditegaskan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021 tentang Bangunan Gedung.

Pada peraturan tersebut dijelaskan bahwa Sertifikat Laik Fungsi yang singkat menjadi SLF merupakan sertifikat yang diterbitkan oleh pemerintah daerah untuk menyatakan kelaikan fungsi bangunan sebelum bangunan dimanfaatkan. Dengan fakta itu, tentu saja kehadiran SLF menjadi begitu krusial bagi setiap bangunan. 

Oleh sebab itu, penting rasanya bagi para pengelola dan pemilik bangunan aware terhadap keberadaan perizinan bangunan satu ini. Karena bukan tidak mungkin tanpa SLF bangunan yang didirikan dapat memberikan potensi buruk untuk mereka yang berada di dalam bangunan.

Seperti halnya beberapa kasus yang terjadi di Indonesia karena tidak mengantongi atau tidak memperpanjang SLF yang sudah habis masa berlakunya. Sebut saja seperti tragedi Stadion Kanjuruhan dan salah satu mall di Surabaya yang ternyata belum atau tidak memperpanjang SLF yang sudah tidak berlaku.

Survey lapangan yang dilakukan oleh tim Eticon sebagai syarat penerbitan SLF, Sumber: eticon.co.id
Survey lapangan yang dilakukan oleh tim Eticon sebagai syarat penerbitan SLF, Sumber: eticon.co.id

Persyaratan Penerbitan SLF Bekasi

Sebelum masuk sampai ke tahap pengurusan, sebelumnya tim Eticon perlu memenuhi berbagai persyaratan yang dibutuhkan untuk proses penerbitan SLF bangunan PT Graha Teknologi Nusantara (GTN) ini.

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, karena SLF adalah perizinan dari pemerintah daerah maka tim Eticon sebagai konsultan SLF dari PT Graha Teknologi Nusantara (GTN) harus memenuhi persyaratan sesuai ketentuan dan aturan dari pemerintah daerah Bekasi. Untuk dokumen persyaratannya sendiri antara lain:

Persyaratan Administratif

  • Surat Permohonan 
  • Dokumen legalitas perusahaan
  • Dokumen Kepemilikan Tanah 
  • Dokumen Legalitas Bangunan Gedung
  • Dokumen Izin (Wajib ada) 
  • Dokumen Izin (Proses Paralel) 

Persyaratan Teknis

  • Dokumen Teknis Arsitektur 
  • Dokumen Teknis Struktur 
  • Dokumen Teknis Mekanikal Elektrikal Plumbing 
  • Dokumen Teknis Lingkungan 
  • Dokumen Data Teknis 

Alur Pengurusan SLF Bangunan PT Graha Teknologi Nusantara Bekasi

Mengurus SLF untuk bangunan memang tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang. Sebab, terdapat berbagai alur tahapan yang harus dilalui dan perlu melibatkan orang-orang dengan background tertentu. 

Untuk alur pengurusan SLF bangunan industri PT Graha Teknologi Nusantara (GTN) di Bekasi yang harus dilakukan oleh tim Eticon sebagai konsultan SLF pihak PT Graha Teknologi Nusantara (GTN) antara lain: 

  • Verifikasi data administrasi
  • Survey lapangan (uji fisik bangunan gedung)
  • Pembuatan Laporan Kajian SLF
  • Internal Review/ Paparan Internal
  • Submit Sistem SIMBG dan Dinas terkait
  • Expose/sidang dengan Pemda terkait
  • Revisi/ Finalisasi laporan
  • Surat Kesanggupan
  • Penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF)
Serah terima SLF kepada pihak PT Graha Teknologi Nusantara (GTN) Bekasi, Sumber: doc pribadi
Serah terima SLF kepada pihak PT Graha Teknologi Nusantara (GTN) Bekasi, Sumber: doc pribadi

PT Eticon Rekayasa Teknik Sebagai Konsultan SLF

Nah, demikianlah perjalanan project penerbitan SLF untuk salah satu bangunan industri di Bekasi yaitu PT Graha Teknologi Nusantara (GTN). Keberhasilan pada project kali ini tentu semakin memperkuat identitas Eticon sebagai salah satu konsultan SLF profesional di Indonesia.

Karena terbukti dengan banyaknya perusahaan besar yang mempercayakan kebutuhan penerbitan SLF bangunannya kepada kami. Tak terkecuali dengan PT Graha Teknologi Nusantara. Menengok fakta tersebut, tidak ada alasan lagi untuk tidak mengandalkan Eticon ketika memiliki kebutuhan akan penerbitan SLF.

Jadi, ketika Anda sudah selesai mendirikan bangunan gedung maka segeralah menghubungi PT Eticon Rekayasa Teknik untuk kelengkapan perizinan bangunan. Bersama Eticon, mari membuat bangunan yang aman dan nyaman digunakan dalam jangka panjang!

Project Penerbitan SLF RS Klinik Jantung Hasna Medika di Cirebon

Proses serah terima SLF kepada pihak klinik jantung Hasna Medika Cirebon, Sumber: doc pribadi

Sebagai salah satu perusahaan konsultan profesional di Indonesia, PT Eticon Rekayasa Teknik telah sukses membantu berbagai perusahaan besar di berbagai daerah di Indonesia termasuk di Kota Cirebon dalam hal menerbitkan SLF. Salah satu project yang belum lama ini kami kerjakan adalah penerbitan SLF untuk bangunan RS Klinik Jantung Hasna Medika.

Sebelum itu, kita tahu bahwa Sertifikat Laik Fungsi atau SLF merupakan dokumen perizinan yang sangat penting kehadirannya bagi setiap bangunan. Karena tanpa adanya SLF, bangunan mungkin bisa saja terlihat kokoh namun tidak menjamin akan aman jika dioperasionalkan secara jangka panjang.

Itulah mengapa kehadiran SLF ini menjadi sebuah penanda bahwa bangunan gedung telah memenuhi standar keselamatan dan kelayakan yang ditetapkan. Kepemilikan SLF ditegaskan dalam Peraturan Pemerintah No. 16 Tahun 2021 tentang Bangunan Gedung.

Pada peraturan satu ini dijelaskan bahwa setiap bangunan gedung wajib memiliki SLF sebelum bangunan benar-benar dioperasionalkan. Karena dengan begitu, artinya bangunan gedung telah melewati uji kelaikan fungsi bangunan sehingga aman dan nyaman jika digunakan dalam jangka panjang.

Kepemilikan SLF sendiri sangat penting karena penggunaan bangunan gedung tanpa kelengkapan Sertifikat Laik Fungsi dapat menimbulkan berbagai resiko bagi penggunanya. Seperti kebakaran gedung, bangunan yang runtuh, dan lain sebagainya.

RS Klinik Jantung Hasna Medika di Kota Cirebon, Sumber: hasnamedika.com
RS Klinik Jantung Hasna Medika di Kota Cirebon, Sumber: hasnamedika.com

Project Penerbitan SLF RS Klinik Jantung Hasna Medika Cirebon

Salah satu klien kami yang juga turut melengkapi keamanan bangunannya dengan kepemilikan SLF adalah RS Klinik Jantung Hasna Medika. Klinik Hasna Medika adalah sebuah pusat pelayanan kesehatan jantung yang cukup terkenal eksistensinya.

Tidak hanya berdiri di satu lokasi atau kota saja, tetapi klinik khusus jantung ini tersebar di berbagai wilayah di Indonesia salah satunya di Kota Cirebon. Klinik Jantung Hasna Medika cabang Cirebon sendiri berlokasi di Jl. Raden Gilap No. 8, Palimanan, Kota Cirebon, Jawa Barat.

Sebagaimana kita tahu bahwa rumah sakit adalah bangunan publik yang sudah pasti banyak orang didalamnya. Karenanya, dibutuhkan SLF untuk dapat memberikan keamanan bagi mereka yang berada di bangunan rumah sakit tersebut. 

Keamanan dan keselamatan itu juga yang dicari oleh RS Klinik Jantung Hasna Medika untuk memberikan keamanan bagi setiap orang yang berada di rumah sakit. Itulah sebabnya, beberapa saat lalu pihak RS Klinik Jantung Hasna Medika Cirebon menghubungi Eticon untuk membantu project penerbitan SLF bangunan mereka.

Dan seperti project-project penerbitan SLF sebelumnya, dengan penuh rasa tanggung jawab dan dedikasi tim Eticon membantu proses pengurusan SLF hingga proses penerbitan selesai dilakukan.

Survey lapangan yang dilakukan oleh tim Eticon, Sumber: eticon.co.id
Survey lapangan yang dilakukan oleh tim Eticon, Sumber: eticon.co.id

Persyaratan Sertifikat Laik Fungsi di Cirebon

Untuk mendapatkan Sertifikat Laik Fungsi membutuhkan kelengkapan dokumen sebagai syarat yang harus dipenuhi. Proses penerbitan SLF RS Klinik Jantung Hasna Medika di Cirebon membutuhkan dua persyaratan utama yaitu persyaratan administratif dan persyaratan teknis.

Karena SLF merupakan perizinan yang diterbitkan oleh pemerintah daerah dimana bangunan itu berdiri, maka persyaratan yang dipenuhi pun harus sesuai dengan ketentuan dan aturan dari daerah tersebut. Dalam hal ini, untuk SLF bangunan RS Klinik Jantung Hasna Medika Cirebon, persyaratan yang harus dipenuhi antara lain: 

Persyaratan Administratif

  • Surat Permohonan 
  • Dokumen legalitas perusahaan
  • Dokumen Kepemilikan Tanah 
  • Dokumen Legalitas Bangunan Gedung
  • Dokumen Izin (Wajib ada) 
  • Dokumen Izin (Proses Paralel) 

Persyaratan Teknis

  • Dokumen Teknis Arsitektur 
  • Dokumen Teknis Struktur 
  • Dokumen Teknis Mekanikal Elektrikal Plumbing 
  • Dokumen Teknis Lingkungan 
  • Dokumen Data Teknis 

Alur Pengurusan SLF Bangunan RS Klinik Jantung Hasna Medika Cirebon

Proses penerbitan Sertifikat Laik Fungsi memang dapat dikatakan rumit dan memakan waktu. Karena terdapat berbagai tahapan yang harus dilalui terlebih dahulu. Pada project penerbitan RS Klinik Jantung Hasna Medika di Cirebon sendiri alur pengurusan yang dilakukan diantaranya: 

  • Verifikasi data administrasi 
  • Survey lapangan (uji fisik bangunan gedung)
  • Pembuatan Laporan Kajian SLF
  • Internal Review/ Paparan Internal
  • Submit Sistem SIMBG dan Dinas terkait
  • Expose/sidang dengan Pemda terkait
  • Revisi/ Finalisasi laporan
  • Surat Kesanggupan
  • Penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF)
Proses serah terima SLF kepada pihak klinik jantung Hasna Medika Cirebon, Sumber: doc pribadi
Proses serah terima SLF kepada pihak klinik jantung Hasna Medika Cirebon, Sumber: doc pribadi

Mengurus SLF Bangunan Bersama Eticon

Itu dia cerita project penerbitan SLF untuk bangunan RS Klinik Jantung Hasna Medika Cirebon yang telah dilakukan oleh PT Eticon Rekayasa Teknik beberapa waktu lalu. Keberhasilan project penerbitan SLF kali ini menjadi bukti bahwa sebagai konsultan SLF kami berkomitmen untuk terus membantu klien yang membutuhkan bantuan perihal kelengkapan perizinan bangunan.

Pun, ini menjadi bukti juga bahwa PT Eticon Rekayasa Teknik adalah konsultan yang sangat bisa diandalkan karena dilengkapi dengan tim ahli di bidang yang dibutuhkan untuk penerbitan SLF. Oleh sebab itu, apabila Anda memiliki kebutuhan akan penerbitan SLF untuk bangunan gedung bisa mempercayakannya kepada Eticon.

Tidak hanya untuk bangunan di Cirebon saja, melainkan untuk semua bangunan gedung yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia kami sangat siap membantu. Jika membutuhkan konsultan SLF terpercaya, maka PT Eticon Rekayasa Teknik lah jawabannya!

Project Penerbitan SLF PT. Krakatau Argo Logistik di Serang, Banten

Proses serah terima SLF kepada pihak PT. Krakatau Argo Logistik, Sumber: doc pribadi

PT Eticon Rekayasa Teknik hadir sebagai salah satu jasa konsultan SLF yang telah membuktikan eksistensinya sebagai mitra yang dapat diandalkan. Sampai saat ini, kami telah dipercaya oleh berbagai perusahaan besar di wilayah Indonesia untuk menangani project penerbitan SLF. Kepercayaan ini bukan tanpa dasar, karena tim kami selalu berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik dalam setiap proses pengurusan SLF bagi semua klien.

Sekilas Tentang Sertifikat Laik Fungsi (SLF)

Sertifikat Laik Fungsi (SLF) sendiri merupakan sebuah sertifikat atau perizinan yang diberikan oleh pemerintah daerah setempat. Guna menyatakan bahwa bangunan gedung layak digunakan sebelum benar-benar dioperasionalkan. Hal ini diatur dalam PP No. 16 Tahun 2021 tentang Bangunan Gedung.

Keharusan kepemilikan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) tidak hanya sekedar untuk keperluan administrasi semata. Lebih dari itu, SLF menjadi tolak ukur bahwa bangunan gedung yang akan dioperasionalkan dapat menjamin keamanan, keselamatan, hingga kemudahan bagi penggunanya.

Karena bangunan yang memenuhi standar keamanan dan kenyamanan tidak hanya memberikan manfaat positif bagi penggunanya, tetapi juga menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Sebaliknya, tanpa SLF, bangunan gedung menjadi tidak jelas tolak ukur keamanannya.

Penggunaan bangunan yang tidak terjamin keamanannya dapat menimbulkan kekhawatiran dan potensi bahaya bagi penghuninya. Oleh karena itu, kepemilikan SLF dari pemerintah daerah menjadi suatu keharusan untuk memastikan bahwa bangunan gedung dapat memberikan lingkungan yang aman dan nyaman bagi setiap penggunanya.

Dedikasi Tim Eticon dalam membantu penerbitan SLF, Sumber: eticon.co.id
Dedikasi Tim Eticon dalam membantu penerbitan SLF, Sumber: eticon.co.id

Project Penerbitan SLF PT. Krakatau Argo Logistik di Serang

Aspek keamanan dan kenyamanan itulah yang juga dicari oleh klien kami, yaitu salah satu perusahaan besar yang terletak di Serang, PT Krakatau Argo Logistik. PT Krakatau Argo Logistik (KAL) merupakan salah satu anak perusahaan PT Krakatau Bandar Samudera (KBS). 

Perusahaan ini bergerak di bidang layanan bisnis transportasi multimoda, termasuk transportasi darat, laut, dan udara. Sampai saat ini, PT Krakatau Argo Logistik bersama dengan mitra di berbagai sektor seperti transportasi, pergudangan, dan perizinan pemerintah terus mengembangkan layanan logistik terintegrasi demi memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pelanggannya.

Perusahaan ini terletak di Serang, tepatnya di Jl. Kepuh Denok No.kelurahan, Batukuda, Kec. Citangkil, Kabupaten Serang, Banten. Sebagai salah satu perusahaan besar, PT Krakatau Argo Logistik tentu saja menginginkan semua karyawan dan semua yang berada di dalam bangunan gedungnya tetap dalam keadaan aman dan nyaman ketika bekerja.

Hal inilah yang akhirnya mendasari PT Krakatau Argo Logistik menggunakan jasa konsultan SLF dari tim Eticon untuk membantu menyempurnakan keamanan bangunannya dengan kepemilikan SLF. Dan beruntungnya kami lah yang dipercaya dan diberikan tanggung jawab penuh untuk membantu project penerbitan Sertifikat Laik Fungsi untuk PT Krakatau Argo Logistik di Serang, Banten ini. 

Ilustrasi uji kelaikan fungsi bangunan oleh tim Eticon, Sumber: eticon.co.id
Ilustrasi uji kelaikan fungsi bangunan oleh tim Eticon, Sumber: eticon.co.id

Dokumen yang Dibutuhkan untuk Penerbitan SLF di Serang

Seperti halnya mengurus perizinan bangunan gedung lainnya, dalam proses pengurusan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) melibatkan pemenuhan beberapa persyaratan terlebih dahulu, baik persyaratan administratif maupun persyaratan teknis.

Kedua persyaratan tersebut disesuaikan dengan aturan yang berlaku di wilayah pemerintahan setempat, dalam hal ini adalah pemerintahan Kota Serang. Karena mengingat Sertifikat Laik Fungsi adalah sertifikat yang diterbitkan oleh pemerintah daerah jadi persyaratannya pun harus sesuai peraturan pemerintah setempat.

Persyaratan Administratif

  • Surat Permohonan 
  • Dokumen legalitas perusahaan
  • Dokumen Kepemilikan Tanah 
  • Dokumen Legalitas Bangunan Gedung
  • Dokumen Izin (Wajib ada) 
  • Dokumen Izin (Proses Paralel) 

Persyaratan Teknis

  • Dokumen Teknis Arsitektur 
  • Dokumen Teknis Struktur 
  • Dokumen Teknis Mekanikal Elektrikal Plumbing 
  • Dokumen Teknis Lingkungan 
  • Dokumen Data Teknis 

Alur Pengurusan SLF PT Krakatau Argo Logistik

Setelah semua persyaratan administratif dan persyaratan teknis terpenuhi, proses pengurusan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) memasuki alur yang melibatkan beberapa tahapan penting. Tahapan ini perlu dilalui dengan teliti sebelum akhirnya Sertifikat Laik Fungsi dapat diterbitkan.

Alur pengurusan Sertifikat Laik Fungsi yang memerlukan waktu yang cukup panjang ini dirancang guna memastikan bahwa bangunan gedung telah memenuhi standar keamanan dan kelayakan sehingga dapat digunakan dengan aman. Dalam konteks pengurusan SLF PT Krakatau Argo Logistik, beberapa tahapan utamanya melibatkan:

  • Verifikasi data administrasi 
  • Survey lapangan (uji fisik bangunan gedung)
  • Pembuatan Laporan Kajian SLF
  • Internal Review/ Paparan Internal
  • Submit Sistem SIMBG dan Dinas terkait
  • Expose/sidang dengan Pemda terkait
  • Revisi/ Finalisasi laporan
  • Surat Kesanggupan
  • Penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF)
Proses serah terima SLF kepada pihak PT. Krakatau Argo Logistik, Sumber: doc pribadi
Proses serah terima SLF kepada pihak PT. Krakatau Argo Logistik, Sumber: doc pribadi

Kepengurusan SLF Bersama PT Eticon Rekayasa Teknik

PT Eticon Rekayasa Teknik adalah pilihan terbaik sebagai jasa konsultan SLF yang telah memiliki pengalaman dan dipercaya oleh berbagai perusahaan ternama di seluruh Indonesia perihal penerbitan SLF. Dengan tim berpengalaman yang ahli di berbagai bidang keilmuan terkait penerbitan SLF, kami hadir sebagai solusi terdepan untuk memudahkan pengurusan SLF bangunan Anda.

Keberhasilan kami dalam menangani proyek penerbitan SLF untuk berbagai perusahaan, seperti PT Krakatau Argo Logistik di Serang menjadi bukti konkret bahwa kami adalah konsultan SLF yang handal. Ini juga mencerminkan komitmen kami untuk terus memberikan layanan terbaik, selalu berusaha maksimal untuk membantu setiap klien dalam segala aspek penerbitan SLF bangunan mereka. 

Dengan fakta tersebut, Anda tidak perlu ragu lagi akan performa tim kami. Percayakan pengurusan Sertifikat Laik Fungsi bangunan Anda kepada kami, PT Eticon Rekayasa Teknik. Bersama kami, mari wujudkan bangunan yang aman dan terpercaya!

Project Penerbitan SLF PT. Ohkuma Industries Indonesia di Cikarang, Jawa Barat

Project penerbitan SLF bangunan PT. Ohkuma Industries Indonesia Cikarang, Sumber: google pict

Sebagai salah satu mitra SLF di Indonesia, PT Eticon Rekayasa Teknik telah berhasil dalam sejumlah project penerbitan SLF untuk berbagi bangunan gedung di seluruh penjuru Indonesia. Dimana salah satu contohnya adalah project penerbitan SLF yang baru kami selesaikan untuk PT. Ohkuma Industries Indonesia di Cikarang.

Sebelum jauh membahas perihal project penerbitan SLF untuk bangunan PT. Ohkuma Industries Indonesia, akan lebih baik apabila kita mengulas sedikit tentang apa itu SLF. Karena barangkali diantara kita banyak yang sudah lupa atau justru belum tahu sama sekali tentang SLF yang wajib dimiliki bangunan gedung.

Sekilas Tentang Sertifikat Laik Fungsi (SLF)

Sertifikat Laik Fungsi menjadi salah satu dokumen penting yang diterbitkan oleh pemerintah daerah setempat untuk bangunan gedung yang telah selesai dibangun. Sebagai salah satu dari berbagai perizinan yang harus dimiliki oleh setiap bangunan, SLF memastikan bahwa bangunan telah memenuhi persyaratan kelaikan teknis sesuai dengan fungsi yang dimilikinya. 

Dimana hal tersebut didapatkan dari hasil dari pemeriksaan yang dilakukan oleh instansi pemerintah atau jasa konsultan SLF. Regulasi terkait SLF juga diatur dalam PP Nomor 16 Tahun 2021 tentang Bangunan Gedung.

Menurut peraturan ini, Sertifikat Laik Fungsi yang selanjutnya disingkat menjadi SLF merupakan sertifikat yang diterbitkan oleh pemerintah daerah untuk menyatakan kelaikan fungsi bangunan gedung sebelum dapat dimanfaatkan. Oleh karena itu, sebelum sebuah bangunan dapat dioperasikan sesuai dengan tujuannya, kepemilikan SLF menjadi suatu keharusan.

Pentingnya SLF pada bangunan gedung bukan hanya sebagai formalitas hukum semata. Melainkan juga sebagai jaminan bahwa bangunan tersebut telah memenuhi standar kelaikan operasional. SLF menjadi bukti bahwa bangunan gedung dapat memberikan kenyamanan, keamanan, keselamatan, dan kemudahan bagi penggunanya.

Tanpa adanya SLF, risiko terhadap kerusakan bangunan dan potensi bahaya terhadap penghuninya menjadi lebih besar. Oleh karena itu, kepemilikan SLF yang diterbitkan oleh pemerintah daerah setempat menjadi suatu indikator bahwa bangunan telah memenuhi syarat administratif dan teknis, serta layak digunakan sesuai dengan tujuannya.

Dedikasi Tim Eticon dalam membantu penerbitan SLF, Sumber: eticon.co.id
Dedikasi Tim Eticon dalam membantu penerbitan SLF, Sumber: eticon.co.id

Project Penerbitan SLF PT. Ohkuma Industries Indonesia di Cikarang

Sebagai salah salah kawasan atau kota industri terbesar di Indonesia, praktis banyak pula bangunan-bangunan industri yang berdiri di sebuah kota di Kabupaten Bekasi ini. Dari bangunan industri kecil, menengah, hingga bangunan industri skala besar terdapat disini. Satu dari sekian banyaknya bangunan industri yang mempercayakan pendiriannya di Cikarang adalah PT. Ohkuma Industries Indonesia. 

PT. Ohkuma Industries Indonesia adalah klien kami perihal project penerbitan Sertifikat Laik Fungsi yang baru saja kami selesaikan. PT. Ohkuma Industries Indonesia merupakan anak perusahaan dari Okhuma Co., Ltd yang berasal dari Kawaguchi, Jepang.

Perusahaan satu ini adalah sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak dalam produksi berbagai produk termasuk braket untuk truk dan bus, frame mesin industri, dan lain sebagainya. Dengan menyediakan produk-produk berkualitas di pasaran, membuat PT. Ohkuma Industries Indonesia masih jaya sampai saat ini dan memberikan banyak lapangan pekerjaan.

Menjadi perusahaan besar dan multinasional, membuat PT. Ohkuma Industries Indonesia begitu memperhatikan keamanan bangunan dan kenyamanan karyawannya. Itu terbukti dengan PT. Ohkuma Industries Indonesia yang menghubungi tim Eticon untuk membantu project penerbitan SLF pada bangunan mereka.

Dan menjadi sebuah kebahagiaan bagi kami, karena kami yang dipilih untuk membantu menerbitkan SLF untuk bangunan industri yang terletak di Kawasan Industri GIIC, Sukamahi, Kec. Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat ini.

Project penerbitan SLF bangunan PT. Ohkuma Industries Indonesia Cikarang, Sumber: google pict
Project penerbitan SLF bangunan PT. Ohkuma Industries Indonesia Cikarang, Sumber: google pict

Persyaratan Pengurusan SLF PT. Ohkuma Industries Indonesia

Dalam kapasitas kami sebagai konsultan SLF untuk PT. Ohkuma Industries Indonesia di Cikarang ini, tim Eticon berkomitmen untuk memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah Cikarang.

Dalam proses penerbitan SLF terdapat dua kategori persyaratan yang harus dipenuhi, yaitu persyaratan administratif dan persyaratan teknis. Dengan berpegang pada aturan yang berlaku, berikut beberapa persyaratan yang harus dipenuhi dalam project penerbitan SLF PT. Ohkuma Industries Indonesia, diantaranya: 

Persyaratan Administratif

  • Surat Permohonan
  • Dokumen legalitas perusahaan
  • Dokumen Kepemilikan Tanah 
  • Dokumen Legalitas Bangunan Gedung
  • Dokumen Izin (Wajib ada) 
  • Dokumen Izin (Proses Paralel) 

Persyaratan Teknis

  • Dokumen Teknis Arsitektur 
  • Dokumen Teknis Struktur 
  • Dokumen Teknis Mekanikal Elektrikal Plumbing 
  • Dokumen Teknis Lingkungan 
  • Dokumen Data Teknis 

Alur Pengurusan SLF PT. Ohkuma Industries Indonesia di Cikarang

Setelah semua persyaratan terpenuhi dengan lengkap, proses pengurusan SLF untuk PT. Ohkuma Industries Indonesia memasuki serangkaian tahapan yang harus diikuti dengan cermat. Alur pengurusan SLF ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap langkah yang diambil sesuai dengan regulasi dan standar yang berlaku. 

Dengan demikian, PT. Ohkuma Industries Indonesia dapat memastikan keamanan dan kelayakan fungsi bangunan mereka sebelum dioperasionalkan sebagaimana mestinya. Berikut adalah alur pengurusan SLF yang harus dilalui:

  • Verifikasi data administrasi 
  • Survey lapangan (uji fisik bangunan gedung)
  • Pembuatan Laporan Kajian SLF
  • Internal Review/ Paparan Internal
  • Submit Sistem SIMBG dan Dinas terkait
  • Expose/sidang dengan Pemda terkait
  • Revisi/ Finalisasi laporan
  • Surat Kesanggupan
  • Penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF)
Serah terima SLF kepada pihak PT. Ohkuma Industries Indonesia, Sumber: doc pribadi
Serah terima SLF kepada pihak PT. Ohkuma Industries Indonesia, Sumber: doc pribadi

Pengurusan SLF Bersama PT Eticon Rekayasa Teknik

Tim Eticon telah berhasil menyelesaikan project penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) untuk PT. Ohkuma Industries Indonesia di Cikarang. Project kali ini tidaklah terwujud tanpa tantangan, mengingat kompleksitas persyaratan dan alur pengurusan yang harus diikuti.

Namun meskipun begitu, semangat kami untuk memberikan yang terbaik bagi klien tidak pernah surut. Keberhasilan project penerbitan SLF PT. Ohkuma Industries Indonesia merupakan hasil kerja solid dari tim Eticon sebagai jasa konsultan SLF dengan keahlian di berbagai bidang keilmuan yang dimiliki oleh setiap anggota tim. 

Dari tahap awal hingga proses serah terima, PT Eticon Rekayasa Teknik memastikan bahwa segala aspek penerbitan SLF dijalankan dengan lancar dan memenuhi standar yang berlaku. Keberhasilan ini pun menjadi bukti penuh bahwa kami sebagai jasa konsultan SLF secara profesional siap untuk membantu setiap klien dalam memenuhi kebutuhan penerbitan SLF untuk bangunan gedungnya. 

Kepercayaan yang diberikan kepada kami adalah cerminan bahwa kami dapat diandalkan untuk menangani proyek penerbitan SLF dengan efektif. Jadi, serahkan kebutuhan penerbitan SLF bangunan Anda kepada tim Eticon!

Project Penerbitan SLF PT Colorobbia Indonesia di Mojokerto

Project penerbitan SLF PT Colorobbia Indonesia Mojokerto, Sumber: doc. pribadi

Sebagai salah satu perusahaan konsultan SLF terpercaya di Indonesia, tim Eticon telah sukses dalam mendukung sejumlah project penerbitan SLF untuk berbagai bangunan gedung di berbagai daerah di Indonesia. Termasuk juga dengan penerbitan SLF bangunan di Mojokerto, Jawa Timur yang kini sudah banyak berdiri bangunan-bangunan yang diperuntukkan bagi industri.

Berbagai perusahaan besar, baik skala nasional maupun multinasional menjadikan Mojokerto sebagai salah satu tempat terbaik untuk mendirikan bangunannya. Salah satunya adalah PT Colorobbia Indonesia. Perusahaan yang beralamatkan di Jl. Gempol – Mojokerto No.48, Jasem, Kec. Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur ini merupakan perusahaan yang cukup besar.

PT Colorobbia Indonesia merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur bahan baku dan mineral untuk industri keramik. Sejalan dengan bangunannya yang difungsikan sebagai bangunan industri yang cukup besar, tentu PT Colorobbia Indonesia wajib memiliki perizinan lengkap. Dimana salah satu perizinan yang harus dikantongi adalah Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

Oleh sebab itu, pada kesempatan kali ini tim Eticon sekali lagi turut membantu dalam project penerbitan SLF bangunan di Mojokerto, khususnya untuk PT Colorobbia Indonesia. Dengan pengalaman serta kompetensi yang tim Eticon miliki, kami memastikan bahwa proses penerbitan SLF di PT Colorobbia Indonesia ini berjalan lancar dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

PT Colorobbia Indonesia di Mojokerto, Sumber: colorobbia.com
PT Colorobbia Indonesia di Mojokerto, Sumber: colorobbia.com

Pengertian Sertifikat Laik Fungsi (SLF) Bangunan Gedung

Nah, yang menjadi pertanyaan adalah apakah Sertifikat Laik Fungsi atau SLF itu? Sertifikat Laik Fungsi (SLF) adalah sertifikat atau dokumen yang wajib dimiliki oleh setiap bangunan gedung yang telah berdiri. Meskipun secara visual bangunan tampak kokoh dan mungkin dianggap aman penggunanya. 

Namun kekokohan tersebut secara kasat mata tidak menjamin sepenuhnya keselamatan dan keamanan bagi penggunanya. Karena alasan itulah, SLF memiliki peran penting sebagai standar keamanan yang menunjukkan bahwa bangunan gedung benar-benar aman dan layak untuk digunakan dalam jangka panjang. 

Mengapa SLF menjadi begitu krusial? Karena kepemilikan SLF sendiri menandakan bahwa bangunan gedung telah melalui uji kelaikan fungsi. Sehingga setiap bangunan gedung harus memiliki SLF sebelum dioperasionalkan sesuai tujuan awal bangunan dibangun.

Kewajiban SLF juga diatur secara resmi dalam Peraturan Pemerintah No. 16 Tahun 2021 tentang Bangunan Gedung. Dimana dalam peraturan tersebut menjelaskan bahwa Sertifikat Laik Fungsi yang selanjutnya disingkat menjadi SLF adalah sertifikat yang diberikan oleh Pemerintah Daerah untuk menyatakan kelaikan fungsi bangunan gedung.

Dengan fakta tersebut, penting untuk tidak mengabaikan pentingnya SLF karena perannya yang sangat vital bagi setiap bangunan gedung. Tanpa kepemilikan SLF, risiko buruk penggunaan bangunan gedung menjadi lebih besar dan dapat menimbulkan potensi bahaya bagi penggunanya.

Ilustrasi survey lapangan yang dilakukan oleh tim Eticon, Sumber: eticon.co.id
Ilustrasi survey lapangan yang dilakukan oleh tim Eticon, Sumber: eticon.co.id

Alur Pengurusan SLF PT Colorobbia Indonesia di Mojokerto

Untuk mengurus SLF perlu menyiapkan beberapa dokumen persyaratan, diantaranya persyaratan administratif dan persyaratan teknis. Setelah memastikan semua persyaratan administratif dan teknis terpenuhi, serangkaian alur pengurusan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) pun perlu dilakukan.

Tahapan-tahapan pengurusan ini menjadi langkah dalam memastikan bahwa pengurusannya berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Alur pengurusan SLF untuk PT Colorobbia Indonesia antara lain: 

  • Verifikasi data administrasi 
  • Survey lapangan (uji fisik bangunan gedung)
  • Pembuatan Laporan Kajian SLF
  • Internal Review/ Paparan Internal
  • Submit Sistem SIMBG dan Dinas terkait
  • Expose/sidang dengan Pemda terkait
  • Revisi/ Finalisasi laporan
  • Surat Kesanggupan
  • Penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF)

Dari tahapan tersebut, dapat memberikan kejelasan apakah bangunan industri PT Colorobbia Indonesia yang berada di Mojokerto ini benar-benar layak mendapatkan Sertifikat Laik Fungsi atau tidak.

Project penerbitan SLF PT Colorobbia Indonesia Mojokerto, Sumber: doc. pribadi
Project penerbitan SLF PT Colorobbia Indonesia Mojokerto, Sumber: doc. pribadi

PT. Eticon Rekayasa Teknik Sebagai Konsultan SLF Profesional

Kisah sukses kami dalam project penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) untuk PT Colorobbia Indonesia di Mojokerto beberapa waktu lalu adalah bukti nyata bahwa tim Eticon adalah konsultan SLF yang profesional dan patut dipertimbangkan. Keberhasilan tersebut juga tidak hanya sekedar menunjukkan bahwa kami memang ahli dibidangnya.

Tetapi juga membuktikan bahwa kami adalah mitra yang dapat diandalkan untuk membantu proses penerbitan SLF, dari tahap awal hingga proses serah terima. Lantas, mengapa harus Eticon sebagai mitra? Karena kami memiliki tim ahli dengan latar belakang keilmuan yang dibutuhkan pada proses penerbitan SLF.

Dengan background ini, kami dapat memberikan layanan terbaik dan memastikan bahwa pengurusan SLF bangunan gedung Anda berjalan lancar dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Keberhasilan kami tidak hanya terbatas pada project di Mojokerto saja. Tetapi juga telah meraih kepercayaan dari berbagai klien di berbagai wilayah Indonesia.

Dari Jakarta, Tangerang, Karawang, hingga Balikpapan tim Eticon telah berhasil membantu menerbitkan SLF untuk berbagai jenis bangunan industri. Jadi, jangan ragu untuk menghubungi kami dan mempercayakan kebutuhan penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) bangunan Anda kepada tim profesional dari Eticon!

Project Penerbitan SLF PT East West Seed Indonesia di Purwakarta

Project penerbitan SLF PT East West Seed Indonesia Purwakarta, Sumber: doc pribadi

Eksistensi PT Eticon Rekayasa Teknik sebagai penyedia layanan konsultan SLF profesional telah teruji dan terbukti. Karena sampai saat ini, sejumlah perusahaan terkemuka di berbagai penjuru di Indonesia telah mempercayakan proses penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) bangunan mereka kepada kami.

Kepercayaan ini bukanlah tanpa alasan, melainkan karena komitmen tim Eticon dalam memberikan pelayanan terbaik dalam proses penerbitan SLF untuk semua klien. 

Tentang Sertifikat Laik Fungsi (SLF)

Sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah No. 16 Tahun 2021 tentang Bangunan Gedung, Sertifikat Laik Fungsi yang selanjutnya disingkat menjadi SLF adalah sertifikat yang diberikan oleh pemerintah daerah setempat untuk menyatakan kelaikan fungsi bangunan gedung sebelum dioperasionalkan.

Mengacu pada peraturan tersebut, tentu saja kepemilikan SLF bagi setiap bangunan gedung adalah suatu kewajiban yang harus dipenuhi. Lebih dari sekedar administrasi, kepemilikan Sertifikat Laik Fungsi menjadi indikator bahwa bangunan tersebut dapat memberikan jaminan terhadap keamanan, keselamatan, kemudahan, dan kenyamanan bagi para penghuninya.

Karena bagaimanapun, bangunan yang aman dan nyaman digunakan memiliki dampak positif terhadap kesejahteraan mereka yang berada di dalamnya. Sebaliknya, ketika bangunan gedung tidak memiliki indikator keamanan yang jelas, penggunanya akan selalu merasa was-was dan khawatir selama beraktivitas di dalamnya.

Ketidakjelasan ini berpotensi menimbulkan bahaya bagi penghuni bangunan gedung. Karena alasan itulah, memiliki SLF yang diterbitkan pemerintah daerah menjadi langkah yang sangat penting untuk menjamin kelayakan dan keamanan bangunan gedung.

Survey lapangan yang dilakukan oleh Eticon dan pihak terkait, Sumber: doc pribadi
Survey lapangan yang dilakukan oleh Eticon dan pihak terkait, Sumber: doc pribadi

Project Penerbitan SLF PT East West Seed Indonesia di Purwakarta

Seperti halnya project penerbitan SLF untuk salah satu bangunan industri yang belum lama ini tim Eticon lakukan. Yaitu project penerbitan SLF untuk PT East West Seed Indonesia yang berada di Purwakarta, Jawa Barat. PT East West Seed Indonesia atau EWINDO adalah sebuah perusahaan benih sayuran terpadu pertama di Indonesia yang dengan penuh komitmen hadir untuk menjadi sahabat petani.

Dalam hal ini tentu saja sebagai pemasok atau penyedia benih sehat. Sehingga melalui benih tersebut, permintaan konsumen khususnya para petani dapat terpenuhi. Sebagai salah satu perusahaan besar, PT East West Seed Indonesia yang berlokasi di Benteng, Kec. Campaka, Purwakarta ini tentu menginginkan semua karyawannya selalu merasa aman dan nyaman ketika sedang bekerja.

Karena hal tersebut juga akan memberikan impact pada kinerja dan produktivitas karyawan. Karenanya, bersama tim Eticon, PT East West Seed Indonesia menyempurnakan keamanan bangunannya dengan pengurusan Sertifikat Laik Fungsi bangunan mereka. Beruntungnya, PT East West Seed Indonesia mempercayakan tanggung jawab untuk project penerbitan SLF ini kepada kami.

Pelaksanaan sidang oleh Eticon sebagai salah satu tahapan penerbitan SLF, Sumber: doc pribadi
Pelaksanaan sidang oleh Eticon sebagai salah satu tahapan penerbitan SLF, Sumber: doc pribadi

Alur Pengurusan SLF PT East West Seed Indonesia di Purwakarta

Mengurus Sertifikat Laik Fungsi (SLF) memang merupakan proses yang tidak bisa dianggap enteng dan remeh. Sebelum SLF berhasil diterbitkan, perlu melalui sejumlah tahapan dan alur pengurusan yang cukup panjang.

Sejumlah tahapan ini dilakukan guna memastikan apakah bangunan gedung layak untuk memperoleh SLF atau justru perlu dilakukan perbaikan terlebih dahulu. Untuk alur pengurusan SLF SLF PT East West Seed Indonesia di Purwakarta sendiri antara lain: 

  • Verifikasi data administrasi 
  • Survey lapangan (uji fisik bangunan gedung)
  • Pembuatan Laporan Kajian SLF
  • Internal Review/ Paparan Internal
  • Submit Sistem SIMBG dan Dinas terkait
  • Expose/sidang dengan Pemda terkait
  • Revisi/ Finalisasi laporan
  • Surat Kesanggupan
  • Penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF)

Nah, dari tahapan inilah akan diketahui apakah bangunan gedung layak mendapatkan SLF atau tidak. Apabila semua proses dilakukan dengan tepat, maka SLF akan diterbitkan. Sementara apabila terdapat beberapa hal yang belum sesuai ketentuan, maka akan dilakukan revisi untuk memastikan segala sesuatunya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

Project penerbitan SLF PT East West Seed Indonesia Purwakarta, Sumber: doc pribadi
Project penerbitan SLF PT East West Seed Indonesia Purwakarta, Sumber: doc pribadi

Pengurusan SLF Bersama PT Eticon Rekayasa Teknik

Cerita keberhasilan tim Eticon dalam project penerbitan SLF untuk PT East West Seed Indonesia menjadi bukti akan dedikasi kami sebagai konsultan SLF profesional yang tidak hanya memberikan layanan berkualitas. Melainkan juga menjadi mitra yang dapat diandalkan dalam seluruh proses pengurusan SLF bangunan hingga proses serah terima.

Keberhasilan ini pun juga menegaskan bahwa kami siap membantu dan memastikan kelancaran proses penerbitan SLF bagi setiap klien kami. Karena Eticon memiliki tim ahli dengan latar belakang keilmuan yang dibutuhkan dalam proses penerbitan SLF. Pun, kami juga memahami segala aspek yang dibutuhkan dalam proses ini. 

Keberhasilan kami tidak hanya terbatas pada project penerbitan SLF untuk PT East West Seed Indonesia di Purwakarta saja. Tetapi, kami juga telah meraih kepercayaan klien di berbagai penjuru wilayah di Indonesia. Termasuk Tangerang, Karawang, Kendal, dan masih banyak lagi.

Kami telah membantu mewujudkan kepemilikan SLF bagi banyak klien di berbagai sektor industri untuk penerbitan SLF. Jadi, jangan ragu untuk menghubungi kami dan mempercayakan kebutuhan penerbitan SLF bangunan Anda kepada PT Eticon Rekayasa Teknik.

Jasa Konsultan SLF Profesional dan Terpercaya di Bandung

PT Eticon Rekayasa Teknik sebagai jasa konsultan SLF Bandung, Sumber: planradar.com

Berada di daerah Bandung dan sedang mencari layanan konsultan SLF untuk keperluan perizinan bangunan? Jika benar demikian, Anda telah menemukan tempat yang tepat untuk mendapatkan informasi lengkap seputar salah satu jasa konsultan SLF profesional di Bandung.

Bandung, sebagai salah satu kota terbesar di Jawa Barat tumbuh dengan pesat dalam hal pembangunan dan perkembangan properti. Dengan banyaknya bangunan untuk berbagai keperluan seperti hunian, pendidikan, industri dan lain sebagainya. 

Oleh sebab itu, penting untuk memastikan bahwa setiap bangunan memenuhi persyaratan keamanan dan legalitas. Karena meskipun secara fisik bangunan mungkin terlihat kokoh, namun untuk menjamin keamanan dan kelayakan fungsinya dibutuhkan perizinan khusus yang kita kenal sebagai Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

Sertifikat Laik Fungsi (SLF) tidak hanya menunjukkan kelaikan fisik bangunan. Tetapi juga memastikan bahwa bangunan gedung tersebut telah memenuhi regulasi yang berlaku. Serta dapat dimanfaatkan sesuai dengan perencanaan awal.

Oleh karena itu, melibatkan jasa konsultan SLF yang terpercaya adalah langkah bijak untuk membantu Anda dalam memproses penerbitan SLF bangunan dengan lancar, dalam hal ini adalah konsultan SLF Bandung.

Setiap bangunan gedung wajib mengantongi SLF sebelum digunakan, Sumber: handymandoctor.co.uk
Setiap bangunan gedung wajib mengantongi SLF sebelum digunakan, Sumber: handymandoctor.co.uk

Sekilas Tentang Sertifikat Laik Fungsi (SLF) Bangunan

Sebelum membahas lebih jauh tentang konsultan SLF Bandung, kami akan mengajak Anda untuk flashback sejenak dan mengulas ulang tentang SLF. Mungkin bagi sebagian orang istilah satu ini sudah cukup familiar. Tapi tidak menutup kemungkinan pula ada beberapa yang belum mengetahuinya.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021, Sertifikat Laik Fungsi yang selanjutnya disingkat menjadi SLF adalah sertifikat yang diberikan oleh Pemerintah Daerah untuk menyatakan kelaikan fungsi bangunan gedung sebelum dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

Dengan fakta tersebut, Sertifikat Laik Fungsi harus diperoleh oleh pemilik atau pengelola sebelum bangunan gedung dapat dimanfaatkan. Mengapa SLF menjadi sangat penting bagi setiap bangunan gedung? Pentingnya SLF untuk bangunan gedung karena dengan kepemilikannya menjadi tanda bahwa bangunan tersebut telah memenuhi berbagai aspek. 

Diantaranya aspek untuk standar keamanan, kenyamanan, dan keselamatan bagi penggunanya. SLF akan diterbitkan setelah bangunan gedung memenuhi persyaratan fungsi dan dapat dibuktikan melalui evaluasi dan pengujian yang dilakukan oleh konsultan SLF terkait.

Secara esensial, SLF bukan hanya sekedar dokumen formal. Tetapi juga menjadi landasan hukum yang memberikan kepastian bahwa penggunaan bangunan gedung telah sesuai dengan peraturan dan regulasi yang berlaku. Keberadaan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) juga memberikan kepercayaan kepada pengguna bangunan gedung. 

Kepercayaan bahwa mereka berada di lingkungan yang aman dan memastikan kualitas bangunan terjamin. Sebagai hasilnya, Sertifikat Laik Fungsi tidak hanya menjadi perlindungan hukum, tetapi juga menciptakan rasa yakin dan nyaman bagi pengguna bangunan gedung itu sendiri.

Apakah SLF Memiliki Masa Berlaku?

Tentu saja, pertanyaan mengenai masa berlaku SLF tidak bisa diabaikan begitu saja. SLF yang telah diterbitkan memiliki masa berlakunya dan ketika masa berlaku tersebut habis, pengelola atau pemilik bangunan wajib melakukan perpanjangan SLF.

Dalam konteks perpanjangan ini, peran jasa konsultan SLF Bandung tetap menjadi bagian yang krusial. Berapa masa berlaku SLF? Pada pasal 297 Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021, dijelaskan bahwa SLF harus diperpanjang dalam jangka waktu tertentu.

Jangka waktu tersebut mencakup 20 tahun untuk perpanjangan SLF rumah tinggal. Sementara untuk bangunan gedung lainnya, masa berlaku perpanjangan SLF adalah 5 tahun. Serupa dengan penerbitan awal, perpanjangan SLF juga melibatkan pemeriksaan kelaikan fungsi bangunan terlebih dahulu.

Perpanjangan SLF akan dilakukan dalam kurun waktu 60 hari kalender sebelum masa berlaku Sertifikat Laik Fungsi lama habis. 

Konsultan SLF Bandung terpercaya, Sumber: crestrealestate.com
SLF sebagai tolak ukur bahwa bangunan aman dan nyaman digunakan, Sumber: crestrealestate.com

Mengapa Layanan Konsultan SLF Bandung dari Eticon?

Anda mungkin saja bisa tidak menggunakan jasa Eticon untuk membantu penerbitan SLF. Namun, Anda juga harus siap kehilangan satu dari beberapa benefit yang akan didapatkan apabila tidak menggunakan jasa kami.

Karena dengan mempercayakan kebutuhan penerbitan SLF bangunan gedung kepada kami, terdapat beberapa benefit yang akan diperoleh. Apa saja? Mungkin beberapa alasan di bawah ini bisa menjadi pertimbangan.

1. Pengalaman dan Keahlian

Tim Eticon memiliki pengalaman yang luas dan keahlian tinggi di bidang konsultan Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Dengan track record sukses dalam membantu berbagai perusahaan di seluruh di Indonesia, Anda dapat mempercayakan proses penerbitan SLF bangunan gedung di tangan kami. 

2. Portofolio Profesional

Eticon memiliki portofolio yang kaya pengalaman dalam mengurus SLF untuk berbagai jenis bangunan di seluruh Indonesia. Termasuk bangunan industri, kesehatan, dan komersial. Sebagai bukti komitmen kami terhadap kualitas layanan, project-project kami mencakup kerjasama dengan perusahaan-perusahaan besar dan ternama di Indonesia.

3. Dukungan Komprehensif

Tim kami siap membantu Anda dengan pertanyaan, konsultasi, dan penyelesaian masalah selama proses penerbitan SLF berlangsung. Kami berkomitmen untuk memberikan dukungan komprehensif demi kelancaran proses penerbitan tersebut. 

4. Fokus Kepuasan Klien

Eticon menempatkan kepuasan klien sebagai fokus utama. Kami terus berupaya untuk meningkatkan mutu kepuasan klien selama proses penerbitan SLF. Kerjasama dengan klien merupakan hal yang kami prioritaskan demi mencapai tujuan bersama dalam setiap projectnya.

5. Jaringan Luas

Eticon memiliki jaringan kemitraan yang sangat luas di seluruh Indonesia. Tidak hanya mencakup otoritas tertentu tetapi juga melibatkan berbagai perusahaan yang telah bekerjasama dengan kami sebagai konsultan SLF.

6. Harga Kompetitif

Eticon memberikan penawaran spesial dengan harga kompetitif tanpa mengurangi kualitas layanan. Karena kami memahami pentingnya harga yang bersaing dan tetap berkomitmen untuk memberikan layanan konsultan SLF terbaik tanpa mengorbankan kualitas.

PT Eticon Rekayasa Teknik sebagai jasa konsultan SLF Bandung, Sumber: planradar.com
PT Eticon Rekayasa Teknik sebagai jasa konsultan SLF Bandung, Sumber: planradar.com

Layanan Konsultan SLF Profesional di Bandung

Dalam menghadapi dinamika perkembangan industri, keberadaan jasa konsultan SLF Bandung dengan tenaga ahli yang kompeten sangatlah vital. Karena bagaimanapun, keberadaannya mampu membantu para pengembang dan pemilik bangunan gedung dalam menjalani setiap tahapan perizinan SLF dengan lancar. 

Tujuan utamanya, tidak hanya memastikan bangunan berdiri dengan megah. Tetapi, dapat dioperasionalkan dengan sah, aman, dan sesuai regulasi yang berlaku. PT Eticon Rekayasa Teknik sebagai salah satu jasa konsultan SLF di Bandung merupakan mitra terpercaya dalam mencapai tujuan tersebut.

Karena Eticon dilengkapi dengan tim profesional yang memiliki track record dan sudah melanglang buana dalam membantu proses penerbitan SLF untuk bangunan gedung di berbagai wilayah di Indonesia. Baik bangunan dalam skala kecil maupun bangunan dengan skala besar bahkan perusahaan multinasional.

Fakta tersebut menjadi bukti nyata bahwa kami selalu berkomitmen dalam membantu setiap klien perihal kebutuhan penerbitan SLF hingga proses serah terima. Keberhasilan kami dalam project penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) juga turut diukur melalui kepercayaan yang diberikan oleh sejumlah klien.

Banyaknya klien yang memilih kami sebagai mitra dalam proses perizinan bangunan adalah bukti konkret atas kehandalan layanan kami. Karena itu, apabila Anda memerlukan konsultan SLF yang profesional dan dapat diandalkan, jawabannya pasti Eticon, tidak ada yang lain!

Apa Itu Pengkaji Teknis Bangunan Gedung dalam Pengurusan PBG/SLF? Simak Penjelasannya Berikut Ini!

Ilustrasi pengkaji teknis bangunan yang menjalankan tugasnya, Sumber: ebitools.com

Definisi pengkaji teknis bangunan gedung tentu sangat mudah ditemukan di internet. Karena sudah terdapat banyak pembahasan mengenai hal tersebut. Tetapi, pada kesempatan kali ini kami akan mengajak Anda untuk mengulas secara detail mengenai pengkaji teknis sesuai dengan PP No. 16 Tahun 2021 tentang Bangunan Gedung.

Pengkaji Teknis Menurut Peraturan Pemerintah No. 16 Tahun 2021

Dalam PP Nomor 16 Tahun 2021 tentang Bangunan Gedung, pengkaji teknis adalah orang perseorangan atau badan usaha, baik yang berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum yang mempunyai sertifikat kompetensi kerja kualifikasi ahli atau sertifikat badan usaha untuk melaksanakan pengkajian teknis atas kelaikan fungsi bangunan gedung.

Pengkaji teknis sebagaimana yang dimaksud pada PP Nomor 6 Tahun 2021 mengeluarkan surat pernyataan kelaikan fungsi bangunan dengan catatan dalam hal bangunan gedung terbangun atau pelaksanaannya menggunakan lebih dari 1 (satu) penyedia jasa pengawasan konstruksi.

Surat pernyataan tersebut berdasarkan hasil pernyataan kelaikan fungsi bangunan gedung dari setiap penyedia jasa pengawasan konstruksi sesuai dengan lingkup pekerjaannya. Dalam menjalankan penyelenggaraan bangunan, pengkaji teknis bangunan gedung memiliki tanggung jawab atas hasil pengkajian teknis dalam suatu dokumen.

Pengkaji teknis bangunan gedung dalam pengurusan PBG dan SLF, Sumber: eticon.co.id
Pengkaji teknis bangunan gedung dalam pengurusan PBG dan SLF, Sumber: eticon.co.id

Apa Tugas Pengkaji Teknis Bangunan Gedung?

Masih di peraturan yang sama, sesuai dengan pasal 205 tugas pengkaji teknis bangunan gedung diantaranya, melakukan pemeriksaan kelaikan fungsi bangunan gedung dan melakukan pemeriksaan berkala bangunan gedung yang ada. Dimana pemeriksaan berkala setiap bangunan yang dilakukan bertujuan untuk: 

  • Memastikan keandalan seluruh atau sebagian bangunan gedung, komponen, bahan bangunan, dan sarana prasarana
  • Memverifikasi catatan riwayat kegiatan operasi, pemeliharaan, dan perawatan bangunan gedung. 

Masih pada pasal yang sama, dalam melaksanakan tugas, pengkaji teknis menyelenggarakan fungsi: 

  • Pemeriksaan pemenuhan standar teknis untuk kebutuhan penerbitan SLF bangunan gedung yang sudah ada (existing).
  • Pemeriksaan pemenuhan standar teknis untuk perpanjangan SLF
  • Pemeriksaan pemenuhan standar teknis keandalan bangunan gedung pascabencana.
  • Pemeriksaan berkala pada bangunan gedung itu sendiri.

Pemeriksaan pemenuhan standar teknis disini meliputi beberapa hal. Diantaranya pemeriksaan fisik bangunan gedung terhadap kesesuaiannya dengan standar teknis dan juga pelaksanaan verifikasi dokumen riwayat operasional, pemeliharaan, dan perawatan bangunan gedung.

Pengkaji Teknis Jasa Orang Perseorangan dan Badan Usaha

Seperti yang yang sudah dijelaskan sebelumnya pada definisi pengkaji teknis bangunan gedung, ini diklasifikasikan menjadi dua macam. Yaitu pengkaji teknis penyedia jasa orang perseorangan dan juga pengkaji teknis badan usaha. Dengan penjelasan seperti berikut:

Pengkaji Teknis Jasa Orang Perseorangan

Untuk menjadi seorang pengkaji teknis, setidaknya harus memenuhi beberapa kriteria yang meliputi persyaratan administratif dan standar teknis. Persyaratan administratif harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Sementara standar teknis yang harus dimiliki pengkaji teknis jasa orang perseorangan meliputi: 

  • Memiliki pendidikan paling rendah sarjana dalam bidang teknik arsitektur dan/atau teknik sipil
  • Memiliki pengalaman kerja paling sedikit 3 (tiga) tahun dalam melakukan pengkajian teknis, pemeliharaan, perawatan, pengoperasian, atau pengawasan konstruksi bangunan gedung
  • Memiliki keahlian pengkajian teknis dalam bidang arsitektur, struktur, dan/atau utilitas yang dibuktikan dengan sertifikat kompetensi kerja kualifikasi ahli.
Ilustrasi pengkaji teknis bangunan yang menjalankan tugasnya, Sumber: ebitools.com
Ilustrasi pengkaji teknis bangunan yang menjalankan tugasnya, Sumber: ebitools.com

Pun, juga harus memiliki kemampuan dasar dan pengetahuan dasar. Kemampuan dasar meliputi kemampuan untuk: 

  • Melakukan pengecekan kesesuaian gambar bangunan gedung terbangun (as-built drawings) terhadap dokumen PBG
  • Melakukan pengecekan kesesuaian fisik bangunan gedung terhadap gambar bangunan gedung terbangun (as-built drawings)
    Melakukan pemeriksaan komponen terbangun arsitektural bangunan gedung (dinding dalam, langit-langit, lantai, penutup atap, dinding luar, pintu dan jendela, lisplang, dan talang)
  • Melakukan pemeriksaan komponen terbangun struktural bangunan gedung (pondasi, dinding geser, kolom dan balok, plat lantai, dan atap).
  • Melakukan pemeriksaan komponen terpasang utilitas bangunan gedung (sistem mekanikal, sistem atau jaringan elektrikal, sistem atau jaringan perpipaan (plumbing).
  • Melakukan pemeriksaan komponen terbangun tata ruang luar bangunan gedung (jalan setapak, jalan lingkungan, tangga luar, gili-gili, parkir, dinding penahan tanah, pagar, penerangan luar, pertamanan, dan saluran).

Sementara untuk pengetahuan dasar yang harus dimiliki oleh pengkaji teknis bangunan gedung orang perorangan, diantaranya: 

  • Desain prototipe/purwarupa bangunan gedung sederhana 1 (satu) lantai
  • Persyaratan pokok tahan gempa bangunan gedung sederhana 1 (satu) lantai
  • Inspeksi sederhana saat pelaksanaan konstruksi bangunan gedung
  • Pengisian daftar simak pemeriksaan kelaikan fungsi
  • Pemeriksaan kelaikan fungsi bangunan gedung secara visual
  • Pemeriksaan kelaikan fungsi bangunan gedung menggunakan peralatan non destruktif.

Pengkaji Teknis Penyedia Jasa Badan Usaha

Sama halnya seperti pengkaji teknis perseorangan, untuk pengkaji teknis yang berbentuk penyedia jasa badan usaha juga harus memenuhi persyaratan administratif dan standar teknis. Persyaratan teknis harus sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Sementara standar teknis yang harus dimiliki, meliputi: 

  • Memiliki pengalaman perusahaan paling sedikit 2 (dua) tahun dalam melakukan pengkajian teknis dan/atau pengawasan konstruksi bangunan gedung.
  • Memiliki tenaga ahli pengkaji teknis di bidang arsitektur, struktur, mekanikal, elektrikal, dan tata ruang luar yang masing-masing paling sedikit 1 (satu) orang.

Tata Cara Pelaksanaan Tugas Pengkaji Teknis

Pada peraturan yang sama di pasal 210, dijelaskan tentang tata cara pelaksanaan tugas pengkaji teknis untuk pemeriksaan kelaikan fungsi bangunan gedung meliputi: 

  • Pemeriksaan kelaikan fungsi bangunan gedung yang sudah ada (existing) dan telah memiliki PBG untuk penerbitan SLF pertama
  • Pemeriksaan kelaikan fungsi bangunan gedung yang sudah ada (existing) yang belum memiliki PBG untuk penerbitan SLF pertama
  • Pemeriksaan kelaikan perpanjangan SLF
  • Pemeriksaan kelaikan pascabencana.

1. Bangunan Existing Memiliki PBG

Tata cara pelaksanaan tugas pengkaji teknis untuk pemeriksaan kelaikan fungsi bangunan gedung yang sudah ada (existing) dan telah memiliki PBG untuk penerbitan SLF pertama sebagaimana dimaksud dalam pasal 210 meliputi tahapan:

  • Melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen
  • Melakukan pemeriksaan kesesuaian antara gambar bangunan gedung terbangun (as-built drawings), PBG, dan kondisi bangunan gedung dengan standar teknis
  • Melakukan analisis dan evaluasi hasil pemeriksaan kesesuaian antara gambar bangunan gedung terbangun (as-built drawings), PBG, dan kondisi bangunan gedung dengan standar teknis bangunan gedung
  • Menyusun laporan hasil pemeriksaan dan rekomendasi kelaikan fungsi bangunan gedung.

2. Bangunan Gedung Existing Belum Memiliki PBG

Tata cara pelaksanaan tugas pengkaji teknis untuk pemeriksaan kelaikan fungsi bangunan gedung yang sudah ada (existing) dan belum memiliki PBG untuk penerbitan SLF pertama sebagaimana dimaksud dalam pasal 210 melalui tahapan:

  • Pemeriksaan kelengkapan dokumen
  • Pemeriksaan kondisi bangunan gedung terhadap pemenuhan standar teknis
  • Analisis dan evaluasi pemeriksaan kondisi bangunan gedung terhadap pemenuhan standar teknis
  • Menyusun laporan hasil pemeriksaan dan pemberian rekomendasi kelaikan fungsi bangunan gedung.

3. Perpanjangan SLF

Tata cara pelaksanaan tugas pengkaji teknis dalam rangka pemeriksaan kelaikan fungsi untuk perpanjangan SLF sebagaimana dimaksud dalam pasal 210 meliputi tahapan:

  • Melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen
  • Melakukan pemeriksaan kesesuaian antara gambar bangunan gedung terbangun (as-built drawings), SLF terdahulu, dan kondisi bangunan gedung  dengan standar teknis
  • Melakukan analisis dan evaluasi hasil pemeriksaan kesesuaian antara gambar bangunan gedung  terbangun (as-built drawing), SLF terdahulu, dan kondisi bangunan gedung  dengan standar teknis
  • Menyusun laporan hasil pemeriksaan dan pemberian rekomendasi kelaikan fungsi bangunan gedung.

4. Bangunan Gedung Pascabencana

Tata cara pelaksanaan tugas Pengkaji Teknis untuk pemeriksaan kelaikan fungsi bangunan gedung pascabencana sebagaimana dimaksud dalam pasal 210 meliputi tahapan:

  • Pemeriksaan awal kondisi bangunan gedung terhadap aspek keselamatan
  • Laporan pemeriksaan awal dan rekomendasi pemanfaatan sementara bangunan gedung
  • Pemeriksaan kondisi bangunan gedung terhadap pemenuhan standar teknis dan administratif
  • Analisis dan evaluasi hasil pemeriksaan lanjutan
  • Menyusun laporan pemeriksaan kelaikan fungsi bangunan gedung. 
Pengkaji teknis dengan berbagai tanggung jawab atas kelaikan fungsi bangunan, Sumber: eticon.co.id
Pengkaji teknis dengan berbagai tanggung jawab atas kelaikan fungsi bangunan, Sumber: eticon.co.id

Kesimpulan

Demikianlah ulasan secara singkat tentang pengkaji teknis yang mengacu pada Peraturan Pemerintah No. 16 Tahun 2021 tentang Bangunan Gedung. Apabila Anda mencari pengkaji teknis terpercaya dan berpengalaman dalam menilai kelaikan fungsi bangunan maupun membantu penerbitan perizinan SLF.

Memilih PT Eticon Rekayasa Teknik adalah langkah yang tepat. Karena kami merupakan konsultan SLF yang memiliki tim ahli dengan background pendidikan yang dibutuhkan. Pun, kami memiliki track record yang menjadi bukti komitmen dalam membantu setiap klien.

Mengenal Perbedaan SHM, SHGB, dan SHGU dalam Persyaratan Permohonan SLF

Perbedaan antara SHM, SHGB, dan SHGU, Sumber: rumah.com

Memiliki properti yang dapat digunakan sebagai investasi tentu menjadi keinginan bagi sebagian besar orang. Namun, mengetahui status properti sebelum membelinya adalah hal yang sangat penting. Sebab, setiap aset dan properti pasti mempunyai status kepemilikan dan kekuatan hukum berbeda. Mulai dari SHM, SHGB, hingga SHGU. Lantas, apa perbedaan dari SHM, SHGB, dan SHGU itu sendiri?

Bagi beberapa orang, mungkin masih sangat awam dengan istilah satu ini. Bahkan banyak juga yang masih sering keliru membedakan ketiga jenis sertifikat tersebut. Nah, agar lebih jelas dan mudah dalam membedakannya, simak penjelasan kami sampai selesai ya!

Mengenal Sekilas Tentang SHM, SHGB, dan SHGU

Sebelum membahas lebih jauh mengenai perbedaan SHM dan SHGB, akan lebih baik jika kita mengenal terlebih dahulu pengertian dari ketiga sertifikat penting untuk properti tersebut.

Kenali beda shm dan hgb, sumber: unsplash
Kenali beda shm dan hgb, sumber: unsplash

Pengertian SHM (Sertifikat Hak MIlik)

Sertifikat Hak Milik atau SHM adalah dokumen atau sertifikat terkuat dan tertinggi atas tanah, bersifat turun-temurun, tetap, dan berlaku seumur hidup. Sertifikat Hak Milik mempunyai kekuatan legalitas yang paling tinggi karena tidak ada campur tangan pihak lain dalam kepemilikannya.

Atau dengan kata lain, dokumen ini menunjukkan kepemilikan penuh yang sah atas lahan atau tanah yang dimiliki oleh pemegang sertifikat itu sendiri. Dimana dengan SHM ini bangunan akan lebih mudah dipindahtangankan, baik untuk dijual belikan maupun sebagai warisan untuk penerusnya.

Dengan demikian, pemegang sertifikat yang tercantum di dalam dokumen menjadi pemilik seutuhnya tanpa adanya campur tangan dan kemungkinan kepemilikan pihak lain. Hal ini pula lah yang menjadikan harga properti dengan kepemilikan SHM menjadi relatif lebih tinggi.

Karena tidak perlu repot-repot lagi mengubah SHGB menjadi SHM. Nah, apabila Anda ingin mencoba peruntungan berinvestasi properti atau tanah, kepemilikan SHM akan mempunyai nilai lebih.

Pengertian SHGB (Sertifikat Hak Guna Bangunan)

Sementara Sertifikat Hak Guna Bangunan atau SHGB adalah hak yang diberikan oleh pemerintah atau pihak ketiga untuk memanfaatkan lahan yang bukan miliknya sendiri. Umumnya, SHGB memberikan hak kepada pemegangnya untuk menggunakan tanah tersebut dalam kurun waktu yang telah ditentukan.

Biasanya paling lama 30 tahun namun masih dapat diperpanjang hingga 20 tahun kemudian. Sehingga, maksimal penggunaannya selama jangka waktu 50 tahun. Jadi, pemilik sertifikat SHGB hanya memiliki kuasa untuk memberdayakan lahan baik untuk mendirikan bangunan atau keperluan lain dalam jangka waktu tersebut. 

Dengan kata lain, seseorang yang memiliki SHGB hanya memiliki bangunannya saja. Sedangkan tanahnya masih milik negara dan dalam pemanfaatan atau penggunaan lahannya pun seseorang tidak bebas, melainkan terikat dengan perizinannya.

Dari fakta tersebut, maka biaya untuk mendapatkan bangunan dengan SHGB jauh lebih murah daripada bangunan atau properti yang memiliki SHM. Maka tidak heran juga apabila properti berstatus SHGB biasanya dijadikan sebagai pilihan bagi mereka yang menetap dalam jangka waktu sementara.

Pengertian SHGU (Sertifikat Hak Guna Usaha)

Sedangkan Sertifikat Hak Guna Usaha atau SHGU adalah sebuah istilah yang sering digunakan dalam ruang lingkup agraria dan pertanahan. Yaitu sebuah hak untuk mengupayakan tanah yang dimiliki negara untuk menjalankan usaha pertanian, peternakan, hingga perikanan dalam kurun waktu tertentu.

Biasanya, jangka waktu maksimal SHGU adalah 35 tahun dan masih dapat diperpanjang hingga maksimal selama 25 tahun kedepan. Jika diakumulasikan, SHGU dapat digunakan untuk usaha maksimal dalam jangka waktu 60 tahun setelah proses perpanjangan.

Jenis tanah yang diberikan juga harus dalam kategori hutan produksi. Dimana yang kemudian dialihfungsikan menjadi perkebunan atau yang lainnya. SHGU sendiri juga tidak diberikan kepada sembarang orang.

Terdapat ketentuan untuk pihak-pihak yang dapat memiliki SHGU berdasarkan hukum dalam perundang-undangan. Siapakah pihak tersebut? Pemegang SHGU wajib berstatus Warga Negara Indonesia (WNI), serta memiliki badan hukum yang didirikan menurut hukum Indonesia dan berkedudukan di Indonesia pula.

Perbedaan antara SHM, SHGB, dan SHGU, Sumber: rumah.com
Perbedaan antara SHM, SHGB, dan SHGU, Sumber: rumah.com

Apa Saja Perbedaan SHM, SHGB dan SHGU?

Mempunyai properti yang yang memiliki kelengkapan surat dan berkas tentu saja akan bisa memberikan rasa aman tersendiri kepada Anda. Yuk cek lagi setiap properti Anda, apakah sudah memiliki surat dan berkas yang lengkap atau belum dan kemudian segera lengkapi jika belum lengkap.

Berkaitan dengan perbedaan SHM dan SHGB bukan hanya terbatas pada status kepemilikan dan jangka waktunya saja. Namun juga pada beberapa aspek lainnya. Baik untuk Anda yang membeli properti untuk bisnis maupun sebagai tempat hunian wajib mengetahui perbedaan di antara keduanya. Adapun perbedaannya adalah:

  • Penguasaan lahan dan bangunan. Pemilik SHM berhak atas pengelolaan, pendirian, penjualan lahan/ tanah dan bangunan. Sementara pemilik SHGB hanya memiliki hak atas bangunan yang didirikannya saja tetapi tidak dengan tanah yang digunakan.
  • Jangka waktu keabsahan. SHM tidak memiliki masa berlaku, atau bisa berlaku seumur hidup tanpa perlu diperpanjang lagi. Sementara SHGB dan SHGU memiliki jangka waktu tertentu dan perlu diperpanjang. SHGB maks 50 tahun dan SHGU maks 60 tahun.
  • Kedudukan dan kualitas transaksi jual beli. SHM memiliki harga jual yang lebih tinggi dibandingkan dengan SHGB.
  • Aset jangka panjang dan investasi. Aset dengan SHM sangat cocok untuk investasi jangka panjang sedangkan SHGB bisa untuk aset jangka pendek atau sementara.
  • Jaminan kredit atau pinjaman ke bank. SHM akan lebih mudah dipercaya sebagai agunan atau jaminan saat mengajukan perkreditan ke bank atau lembaga tertentu. Sementara SHGB cenderung lebih susah.
  • Perubahan status kepemilikan. SHGB dapat diubah menjadi SHM dengan proses yang berlaku. Sementara SHGU tidak bisa diubah karena merupakan milik negara.

Persyaratan Dokumen Pindah SHGB ke SHM

Untuk mengubah jenis sertifikat rumah dari SHGB ke SHM, Anda perlu mengajukan perubahannya kepada Badan Pertanahan Nasional atau BPN terdekat. Sekarang ini kita sudah dimudahkan karena di setiap daerah sudah ada Kantor BPN Perwakilan untuk keperluan mengurus sertifikat seperti ini. Syarat yang wajib Anda sediakan adalah:

  • Mengisis formulir permohonan yang dapat di beli di BPN
  • Fotokopi KTP Pemohon
  • Fotokopi Kartu Keluarga
  • Surat Kuasa jika dikuasakan
  • Surat Persetujuan dari kreditor (jika dibebani hak tanggungan)
  • Fotokopi SPPT PBB tahun terakhir
  • Sertifikat HGB Asli
  • Fotocopy IMB
  • Surat Kepemilikan Lahan
  • Surat keterangan dari Lurah atau Kepala Desa untuk perubahan hak dari SHGB menjadi SHM untuk rumah tinggal dengan luas 600 meter persegi

Bagaimana Cara Mengajukan Perubahannya?

Untuk mengajukan perubahan SHGB ke SHM setidaknya dibutuhkan waktu beberapa hari. Apabila setiap persyaratan di atas telah Anda lengkapi, maka selanjutnya Anda langsung mendatangi kantor BPN dan mengikuti langkah-langkahnya di bawah ini:

  1. Mendatangi loket pelayanan dan serahkan dokumen persyaratan mengubah hak guna bangunan yang telah disiapkan.
  2. Mengisi formulir permohonan yang bertanda tangan di atas materai. Di dalamnya Anda wajib mengisi pernyataan tanah tidak sengketa, luas tanah, pernyataan tanah dikuasai secara fisik, serta pernyataan bahwa tidak menguasai tanah lebih dari lima bidang untuk rumah tinggal.
  3. Melakukan pembayaran di loket yang tersedia. Harga pendaftaran untuk luas tanah maksimal 600 m2 estimasi harganya adalah 50.000.
  4. Mengambil SHM setelah 5 hari di loket pelayanan.
Serah terima sertifikat setelah jual beli, sumber: google.com
Serah terima sertifikat setelah jual beli, sumber: google.com

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan lengkap mengenai perbedaan SHM dan SHGB juga SHGU. Semoga dengan penjelasan terkait ketiga sertifikat tersebut, tidak terjadi kekeliruan lagi dalam mengenalinya.

Berbicara tentang perbedaan antara SHM dan SHGB, ternyata kedua sertifikat penting tersebut merupakan salah satu persyaratan yang harus dimiliki untuk pengajuan permohonan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) untuk bangunan gedung. 

Sementara untuk mengurus SLF sendiri perlu dilakukan oleh jasa konsultan SLF yang ahli dan memiliki tim dengan background pendidikan yang dibutuhkan dalam proses penerbitan SLF. Dalam hal ini, tentu saja PT Eticon Rekayasa Teknik bisa dijadikan sebagai pilihan tepat.

Karena kami sudah berkecimpung dan ahli dalam project penerbitan SLF bangunan-bangunan industri kecil hingga besar di berbagai kota di Indonesia. Semoga informasi dari kami bermanfaat.