Sampai saat ini, PT Eticon Rekayasa Teknik telah berhasil menyelesaikan berbagai project penerbitan SLF di Kendal dan terus menjadi pilihan dalam menangani perizinan bangunan. Salah satu perusahaan yang belum lama ini mempercayakan kebutuhan penerbitan SLF kepada kami adalah PT LBM Energi Baru Indonesia.
Perlu diketahui, Kendal saat ini berkembang pesat sebagai salah satu pusat ekonomi di Jawa Tengah. Hal ini terlihat dari dibangunnya Kawasan Industri Kendal (KIK) serta maraknya pertumbuhan bangunan industri di kota yang juga dikenal sebagai Kota Santri ini.
Salah satu perusahaan besar yang turut membangun fasilitas industrinya di Kendal adalah PT LBM Energi Baru Indonesia. Perusahaan ini bergerak di bidang manufaktur komponen baterai untuk kendaraan listrik. Juga merupakan bagian dari LBM New Energy (AP) Pte Ltd, perusahaan yang berbasis di Singapura.
PT LBM Energi Baru Indonesia sendiri sangat aware terhadap keamanan dan kenyamanan bangunan serta penghuninya. Oleh karena itu, pihak PT LBM Energi Baru Indonesia turut melengkapi bangunannya yang berlokasi di Jl. Sawojajar No.3 Ds, Tambak, Wonorejo, Kec. Kaliwungu, Kab. Kendal, Jawa Tengah dengan SLF.
Visitasi dan survei di PT LBM Energi Baru Indonesia, Sumber: doc pribadi
Sekilas Tentang Sertifikat Laik Fungsi (SLF) Bangunan Gedung
Sertifikat Laik Fungsi adalah perizinan yang wajib dimiliki oleh setiap bangunan gedung. Kepemilikan ini tentu saja bukan tanpa alasan pasti apalagi hanya sekedar untuk memenuhi legalitas hukum. Lebih dari itu, adanya SLF dapat menjadi salah satu acuan bahwa bangunan yang digunakan memang layak, aman, dan nyaman.
SLF ini akan diterbitkan oleh pemerintah daerah setempat dengan catatan bangunan telah memenuhi kelaikan fungsinya dan benar-benar telah sesuai dengan standar yang berlaku. Jadi, sebelum bangunan tersebut dioperasionalkan sesuai tujuan utamanya, bangunan harus mengantongi SLF terlebih dahulu.
Karena tanpa kepemilikan SLF, potensi bahaya yang ditimbulkan dari bangunan akan semakin meningkat. Dimana dalam hal ini kasusnya sudah banyak terjadi di Indonesia, seperti rusaknya Stadion Kanjuruhan, kebakaran di salah satu mall Surabaya, dan masih banyak lagi.
Itulah mengapa SLF sangat dibutuhkan agar potensi kecelakaan yang merugikan dan merenggut korban jiwa bisa diminimalisir. Bahkan kepemilikan SLF ditegaskan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021 tentang Bangunan Gedung. Jadi, langkah yang tepat bagi klien kami yang melengkapi bangunan dengan SLF ini.
Prosesi sidang untuk mendapatkan SLF, Sumber: doc pribadi
Persyaratan Penerbitan SLF PT LBM Energi Baru Indonesia
Seperti halnya mengurus perizinan bangunan lainnya, dalam mengurus Sertifikat Laik Fungsi pun harus menyertakan berbagai dokumen persyaratan yang lengkap dan sesuai. Kami selaku konsultan SLF bagi PT LBM Energi Baru Indonesia perlu menyertakan dokumen administratif dan teknik agar pengurusan berjalan lancar.
Berbagai persyaratan yang dibutuhkan tentunya sesuai dengan aturan dan ketentuan pemerintah setempat. Mengingat SLF adalah perizinan yang diberikan oleh pemerintah setempat dimana bangunan didirikan. Berikut ini adalah beberapa dokumen untuk project penerbitan SLF PT LBM Energi Baru Indonesia, meliputi:
Persyaratan Administratif
Surat Permohonan
Dokumen legalitas perusahaan
Dokumen Kepemilikan Tanah
Dokumen Legalitas Bangunan Gedung
Dokumen Izin (Wajib ada)
Dokumen Izin (Proses Paralel)
Persyaratan Teknis
Dokumen Teknis Arsitektur
Dokumen Teknis Struktur
Dokumen Teknis Mekanikal Elektrikal Plumbing
Dokumen Teknis Lingkungan
Dokumen Data Teknis
Alur Pengurusan SLF PT LBM Energi Baru Indonesia Kendal
Setelah dokumen persyaratan yang dibutuhkan lengkap dan sesuai, SLF tidak akan langsung diterbitkan begitu saja. Melainkan harus melalui alur pengurusan dengan beberapa tahapan terlebih dahulu.
Alur pengurusan ini mencakup serangkaian aspek yang akan membuktikan bahwa bangunan PT LBM Energi Baru Indonesia memang layak menerima SLF dan aman digunakan oleh banyak orang di dalamnya. Alur pengurusan SLF PT LBM Energi Baru Indonesia di antaranya sebagai berikut:
Verifikasi data administrasi
Survey lapangan (uji fisik bangunan gedung)
Pembuatan Laporan Kajian SLF
Internal Review/ Paparan Internal
Submit Sistem SIMBG dan Dinas terkait
Expose/sidang dengan Pemda terkait
Revisi/ Finalisasi laporan
Penerbitan SLF
Serah terima SLF kepada pihak PT LBM Energi Baru Indonesia Kendal, Sumber: doc pribadi
Pengurusan Penerbitan SLF Bersama PT Eticon Rekayasa Teknik
Nah, demikianlah cerita project Eticon kali ini yang datang dari Kendal. Menariknya, ini bukan kali pertama Eticon berkolaborasi dengan PT LBM Energi Baru Indonesia. Sebelumnya, PT LBM Energi Baru Indonesia juga bekerja sama dengan tim Eticon untuk pengurusan PBG bagi bangunan mereka.
Dengan kepercayaan yang terjalin dari project kedua ini, PT Eticon Rekayasa Teknik kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan berkualitas dan hasil yang maksimal untuk setiap klien. Di samping itu, ini juga menjadi bukti nyata bahwa Eticon sebagai konsultan SLF selalu berkomitmen untuk membantu klien.
Jadi, serahkan segala urusan perizinan bangunan Anda kepada Eticon. Karena kami memiliki tim ahli dengan background keilmuan yang dibutuhkan dalam penerbitan SLF. Sehingga, tidak ada keraguan lagi untuk memilih PT Eticon Rekayasa Teknik sebagai konsultan SLF bangunan Anda.
Keberadaan PT Eticon Rekayasa Teknik sebagai salah satu konsultan SLF terkemuka di Indonesia telah dipercaya dan diakui oleh banyak pihak. Terbukti dari banyaknya perusahaan besar di berbagai penjuru wilayah Indonesia yang menyerahkan proses penerbitan SLF bangunan mereka kepada kami.
Nah, berbicara tentang SLF rasanya tidak ada habisnya karena seringkali kami singgung tentang perizinan satu ini. Sertifikat Laik Fungsi atau SLF adalah salah satu perizinan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah guna memastikan bangunan yang telah berdiri layak dioperasikan sesuai tujuan awal.
Aturan terkait kepemilikan SLF juga diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 16 Tahun 2021 tentang Bangunan Gedung. Dari penjelasan-penjelasan yang telah ada, dapat disimpulkan bahwa bangunan tidak dapat digunakan secara legal apabila bangunan tersebut belum memperoleh SLF.
Jadi, memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SLF) bukan hanya penting dari segi legalitas semata. Melainkan juga menjadi bukti bahwa bangunan gedung benar-benar aman dan layak digunakan. Kelaikan ini tidak hanya berdasarkan pada tampilan fisiknya yang kokoh dan kuat.
Lebih dari itu, bangunan dengan SLF dapat memberikan jaminan kenyamanan dan keamanan bagi mereka yang ada di dalamnya. Lantas, bagaimana dengan bangunan tanpa kepemilikan SLF? Tanpa SLF, resiko kerusakan dan potensi bahaya bagi penghuninya akan jauh lebih meningkat.
Project Penerbitan SLF PT Cargill Indonesia – Gresik, Jawa Timur
Visitasi di PT Cargill Indonesia Gresik, Sumber: doc pribadi
Aspek aman dan nyaman itu pula yang dicari oleh salah satu klien kami di Gresik, PT Cargill Indonesia. Dimana PT Cargill Indonesia Gresik tidak hanya fokus pada mutu dan kualitas produk, tetapi juga pada kenyamanan dan keselamatan seluruh karyawan yang ada di dalam bangunan tersebut.
Karena mereka memahami bahwa lingkungan kerja yang aman juga berperan penting dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan karyawannya. Untuk itu, berbagai langkah dilakukan guna memastikan bahwa fasilitas produksi di PT Cargill Indonesia selalu sesuai dengan standar keamanan yang ketat.
Salah satunya melengkapi bangunan mereka dengan kepemilikan Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Dimana dalam hal ini, PT Eticon Rekayasa Teknik dipercaya dan diberikan tanggung jawab untuk proses penerbitan SLF bangunan PT Cargill Indonesia di Gresik.
PT Cargill Indonesia sendiri adalah salah satu perusahaan besar di Indonesia. Dimana untuk perusahaan di Gresik yang berlokasi di Jl. Raya No.km 13, Area Sawah/Kebun, Banyuwangi, Kec. Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur ini menjadi salah satu dari originator dan pengolah kakao terkemuka di dunia.
Dengan komitmennya dalam menyediakan berbagai jenis kakao dan bahan coklat berkualitas tinggi seperti bubuk kakao, mentega kakao, cecair kakao (cocoa liquor), selain coklat dan salutan (compound coating) yang tentunya untuk memenuhi kebutuhan standar pasar internasional.
Persyaratan Penerbitan SLF PT Cargill Indonesia di Gresik
Proses sidang SLF untuk PT Cargill Indonesia Gresik, Sumber: doc pribadi
Dalam proses penerbitan SLF untuk bangunan PT Cargill Indonesia perlu dilengkapi dengan berbagai dokumen yang menjadi syarat mutlak yang telah ditentukan oleh pemerintah setempat. Berbagai dokumen persyaratan ini terbagi dalam dua kategori, yaitu dokumen administratif dan dokumen teknis.
Keduanya harus disertakan secara lengkap agar proses penerbitan juga bisa berjalan lancar. Berikut adalah beberapa dokumen persyaratan yang diperlukan dalam project penerbitan SLF PT Cargill Indonesia, diantaranya:
Persyaratan Administratif
Surat Permohonan
Dokumen legalitas perusahaan
Dokumen Kepemilikan Tanah
Dokumen Legalitas Bangunan Gedung
Dokumen Izin (Wajib ada)
Dokumen Izin (Proses Paralel)
Persyaratan Teknis
Dokumen Teknis Arsitektur
Dokumen Teknis Struktur
Dokumen Teknis Mekanikal Elektrikal Plumbing
Dokumen Teknis Lingkungan
Dokumen Data Teknis
Alur Pengurusan SLF PT Cargill Indonesia Gresik
Serah terima SLF kepada pihak PT Cargill Indonesia Gresik, Sumber: doc pribadi
Selain harus melengkapi dokumen persyaratan yang dibutuhkan, dalam prosesnya juga harus mengikuti alur pengurusan yang ketat. Alur pengurusan yang tidak singkat ini dibutuhkan guna memastikan bahwa bangunan industri PT Cargill Indonesia di Gresik benar-benar layak diberikan SLF.
Alur pengurusan project penerbitan SLF bangunan PT Cargill Indonesia Gresik, meliputi:
Verifikasi data administrasi
Survey lapangan (uji fisik bangunan gedung)
Pembuatan Laporan Kajian SLF
Internal Review/ Paparan Internal
Submit Sistem SIMBG dan Dinas terkait
Expose/sidang dengan Pemda terkait
Revisi/ Finalisasi laporan
Penerbitan SLF
Pengurusan SLF Bersama PT Eticon Rekayasa Teknik
Keberhasilan PT Eticon Rekayasa Teknik dalam pengurusan SLF untuk bangunan industri PT Cargill Indonesia di Gresik semakin memantapkan nama kami sebagai jasa konsultan SLF yang andal dan mitra terpercaya dalam setiap proyek bangunan klien.
Keterlibatan kami juga menunjukkan bahwa kami selalu totalitas dan berdedikasi dalam setiap project penerbitan SLF yang kami tangani untuk klien. Kesuksesan PT Eticon Rekayasa Teknik dalam membantu klien mendapatkan SLF didukung oleh tim profesional yang tidak hanya berpengalaman tetapi juga ahli di bidangnya.
Jadi, tidak ada lagi alasan untuk ragu menggunakan jasa kami. Jika bangunan Anda telah berdiri namun belum memiliki SLF, segera hubungi PT Eticon Rekayasa Teknik untuk proses penerbitannya. Bersama kami, pastikan keamanan dan kelayakan bangunan Anda dengan kepemilikan SLF!
PT Eticon Rekayasa Teknik telah membuktikan diri sebagai salah satu penyedia jasa konsultan SLF terkemuka di Indonesia. Kepercayaan dari berbagai perusahaan di Indonesia yang memilih kami sebagai partner untuk mengurus SLF bangunan mereka menjadi bukti nyata bahwa kami adalah mitra terpercaya.
Kita tahu, SLF atau Sertifikat Laik Fungsi adalah salah satu perizinan krusial yang harus dimiliki oleh setiap bangunan sebelum dioperasionalkan. Perizinan bangunan ini dikeluarkan oleh pemerintah daerah setempat untuk bangunan yang telah melewati pengujian atau uji kelaikan fungsi.
Kepemilikan SLF yang wajib untuk bangunan tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 16 Tahun 2021 tentang Bangunan Gedung. Namun kepemilikan ini bukan sekedar agar bangunan legal di mata hukum. Lebih dari itu, SLF menjadi salah satu acuan bahwa bangunan dapat memberikan keamanan dan kenyamanan.
Bagaimana dengan bangunan yang tidak ber-SLF? Bangunan tanpa SLF dapat memberikan potensi bahaya yang lebih besar bagi pengguna di dalamnya. Bahkan dalam beberapa kasus, bangunan tanpa SLF tidak bisa dioperasionalkan kembali seperti tujuan awal bangunan didirikan.
Karena alasan itulah, SLF untuk bangunan harus dilakukan perpanjangan apabila telah habis masa aktifnya. Untuk masa berlaku SLF sendiri, 20 tahun untuk rumah tinggal dan 5 tahun untuk bangunan lainnya. Jadi, jika dirasa sudah habis masa berlakunya, segera perpanjang agar bangunan tetap bisa dan aman digunakan.
Project Penerbitan SLF PT Sorini Agro Asia Corporindo Plant di Cikande
Jika membicarakan tentang kepemilikan SLF, belum lama ini PT Eticon Rekayasa Teknik kembali terlibat dan bekerjasama dalam project penerbitan SLF untuk salah satu bangunan di daerah Cikande, Serang. Bangunan tersebut adalah PT Sorini Agro Asia Corporindo Plant.
Pada beberapa tahun sebelumnya, tim Eticon sudah sempat terlibat dalam project penerbitan dengan PT Sorini Agro Asia Corporindo Plant. Hanya saja, kerjasama sebelumnya untuk project penerbitan bangunan pusat yang berada di Pasuruan, Jawa Timur. Sementara pada kesempatan kali ini di Cikande, Serang.
PT Sorini Agro Asia Corporindo Plant sendiri adalah produsen Sorbitol terkemuka di dunia. Perusahaan ini bergerak di bidang produksi Starch (tepung) dan Starch Sweeteners (pemanis buatan). Dimana biasanya produk tersebut dimanfaatkan dalam berbagai industri, dari makanan, minuman, kosmetik, dan farmasi.
PT Sorini Agro Asia Corporindo Plant adalah perusahaan besar dengan beberapa anak cabang yang tersebar di Indonesia dan salah satunya adakah di Cikande ini. Tepatnya berlokasi di Kawasan Industri Modern Cikande Jl. Modern Industri Utama Blok BA No.2, Sukatani, Kec. Cikande, Kabupaten Serang, Banten.
Ilustrasi tim Eticon melakukan survey lapangan untuk memastikan uji kelaikan fungsi bangunan, Sumber: eticon.co.id
Persyaratan Pengurusan SLF PT Sorini Agro Asia Corporindo Plant di Cikande
Sebagai konsultan SLF untuk PT Sorini Agro Asia Corporindo Plant, tim Eticon perlu melengkapi beberapa dokumen yang digunakan sebagai persyaratan agar pemerintah daerah menerbitkan SLF untuk bangunan industri satu ini. Dokumen tersebut dibagi menjadi dua kategori.
Yaitu dokumen administratif dan dokumen teknis. Dimana semua dokumen tersebut harus dilengkapi dengan selengkap-lengkapnya. Di bawah ini adalah beberapa dokumen persyaratan untuk penerbitan SLF PT Sorini Agro Asia Corporindo Plant, antara lain:
Persyaratan Administratif
Surat Permohonan
Dokumen legalitas perusahaan
Dokumen Kepemilikan Tanah
Dokumen Legalitas Bangunan Gedung
Dokumen Izin (Wajib ada)
Dokumen Izin (Proses Paralel)
Persyaratan Teknis
Dokumen Teknis Arsitektur
Dokumen Teknis Struktur
Dokumen Teknis Mekanikal Elektrikal Plumbing
Dokumen Teknis Lingkungan
Dokumen Data Teknis
Alur Pengurusan SLF PT Sorini Agro Asia Corporindo Plant di Cikande
Setelah dokumen lengkap dan approve, barulah masuk ke alur pengurusan untuk proses selanjutnya. Alur pengurusan yang tidak sepele ini dimaksudkan untuk memastikan apakan bangunan benar-benar layak diberikan SLF atau tidak. Alur pengurusan SLF PT Sorini Agro Asia Corporindo Plant diantaranya:
Verifikasi data administrasi
Survey lapangan (uji fisik bangunan gedung)
Pembuatan Laporan Kajian SLF
Internal Review/ Paparan Internal
Submit Sistem SIMBG dan Dinas terkait
Expose/sidang dengan Pemda terkait
Revisi/ Finalisasi laporan
Penerbitan SLF
Prosesi serah terima SLF dengan pihak PT Sorini Agro Asia Corporindo Plant, Sumber: doc pribadi
Pengurusan SLF Bersama PT Eticon Rekayasa Teknik
Cerita keberhasilan PT Eticon Rekayasa Teknik untuk SLF PT Sorini Agro Asia Corporindo Plant di Cikande kali ini semakin memantapkan langkah Eticon sebagai jasa konsultan SLF dan mitra terpercaya untuk pengurusan SLF setiap bangunan klien.
Pun, keterlibatan PT Eticon Rekayasa Teknik untuk kedua kalinya dengan PT Sorini Agro Asia Corporindo Plant perihal pengurusan SLF tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami. Karena hal tersebut membuktikan bahwa kami benar-benar dipercaya sebagai mitra yang tepat.
Jadi, jika Anda membutuhkan konsultan SLF yang selalu konsisten dan melakukan secara 100% dalam menangani setiap proyek, PT Eticon Rekayasa Teknik adalah pilihan tepat. Bersama Sertifikat Laik Fungsi yang kami terbitkan, mari berikan perlindungan yang ekstra untuk bangunan Anda!
Setelah sukses dengan berbagai project penerbitan SLF untuk bangunan-bangunan di Indonesia dan menorehkan prestasi gemilang sebagai salah satu konsultan SLF terkemuka serta terpercaya di Indonesia. Kini PT Eticon Rekayasa Teknik kembali dengan gebrakan baru yaitu mengadakan kegiatan sosialisasi untuk siswa-siswi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Kegiatan bertajuk “Pengenalan SLF dan Dunia Kerja” oleh Eticon diadakan belum lama ini di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Kebumen. Tepatnya di SMK N 2 Kebumen untuk siswa-siswi jurusan DPIB (Desain Pemodelan Informasi Bangunan). Kegiatan sosialisasi ini disambut baik oleh pihak sekolah dan juga para siswa di SMK N 2 Kebumen.
Sosialisasi oleh PT Eticon Rekayasa Teknik ini bertujuan untuk memberikan dan membuka informasi serta wawasan kepada para siswa tentang regulasi pentingnya Sertifikat Laik Fungsi (SLF) untuk setiap bangunan. Juga memberikan gambaran tentang dunia kerja sesungguhnya yang sesuai bidang jurusan yang diambil oleh para siswa yaitu DPIB (Desain Pemodelan Informasi Bangunan).
PT Eticon Rekayasa Teknik mengadakan kegiatan sosialisasi pengenalan SLF dan dunia kerja, Sumber: doc pribadi
Pengenalan tentang Sertifikat Laik Fungsi (SLF) untuk para siswa di SMK N 2 Kebumen ini dipaparkan dari yang paling sederhana. Seperti pengertian SLF itu sendiri, mengapa SLF begitu penting dalam dunia konstruksi, sampai apa saja syarat dan bagaimana proses untuk mendapatkan SLF yang kita tahu perlu melalui alur pengurusan yang tidak mudah.
Di samping itu, para siswa di SMK N 2 Kebumen juga diberikan gambaran tentang berbagai macam pekerjaan yang sesuai bidang jurusan. Serta pengetahuan dan keterampilan apa saja yang dibutuhkan di dalamnya. Dengan begitu, para siswa ini bisa mempersiapkan bekal untuk menyongsong masa depannya di dunia kerja dan mendapatkan pekerjaan sesuai dengan apa yang dicita-citakan.
Kegiatan sosialisasi ini semakin menarik dengan adanya sesi tanya jawab interaktif dari para siswa. Para siswa sangat antusias dan excited mengajukan berbagai pertanyaan seputar Sertifikat Laik Fungsi (SLF) dan prospek kerja di masa depan yang menjanjikan.
Sebelum kegiatan sosialisasi diakhir, dari PT Eticon Rekayasa Teknik juga memberikan beberapa motivasi, berbagi pengalaman pribadi dan juga tips sukses dalam menjalani karir di dunia kerja, bagaimana untuk tetap bisa survive di dunia kerja dengan bekal kerja keras, disiplin, dan tentunya terus belajar.
Sesi tanya jawab dengan siswa SMK N 2 Kebumen, Sumber: doc pribadi
Kegiatan sosialisasi pengenalan SLF dan dunia kerja oleh Eticon diakhiri dengan penyerahan plakat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kontribusi dalam kegiatan positif ini. Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, PT Eticon Rekayasa Teknik berharap para siswa di SMK N 2 Kebumen mendapatkan pemahaman yang lebih detail tentang Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang penting untuk setiap bangunan.
Pun, mendapatkan pemahaman mendalam tentang dunia kerja agar siap menghadapi tantangan di masa depan dengan lebih percaya diri. PT Eticon Rekayasa Teknik juga berharap kegiatan sosialisasi positif semacam ini tidak hanya berhenti di SMK N 2 Kebumen saja, tetapi bisa terus berlanjut di sekolah-sekolah lainnya di Indonesia.
Karena kami berharap untuk selalu bisa berkontribusi dalam dunia pendidikan dan pengembangan generasi muda, khususnya di bidang yang sesuai dengan bidang pekerjaan Eticon. Demikian sedikit cerita tentang kegiatan sosialisasi PT Eticon Rekayasa Teknik di SMK N 2 Kebumen yang belum lama ini dilakukan. Sampai jumpa di cerita kegiatan positif Eticon lainnya.
Sampai saat ini PT Eticon Rekayasa Teknik telah berhasil menyelesaikan berbagai project penerbitan SLF di Kota Mojokerto, Jawa Timur. Salah satu perusahaan yang belum lama ini bekerjasama dengan tim Eticon perihal penerbitan SLF bangunan mereka adalah PT Indomobil Prima Energi (Kebonagung) yang ada di Mojokerto.
PT Indomobil Prima Energi merupakan anak perusahaan dari Indomobil Group, yang memiliki sejumlah mitra distributor, fasilitas pengolahan, serta ribuan stasiun retail pengisian bahan bakar minyak (BBM). Dimana salah satu cabangnya berada di Kota Mojokerto itu sendiri.
Tepatnya perusahaan ini berlokasi di Jl. Raya Kebonagung No.RT 02/02, Kebonagung, Kec. Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur 61363. Sejalan dengan bangunannya yang diperuntukkan sebagai bangunan industri, tentu PT Indomobil Prima Energi ini wajib mengantongi perizinan bangunan yang lengkap.
Salah satu perizinan bangunan yang harus dimiliki adalah SLF. Eticon, sebagai jasa konsultan SLF sudah beberapa kali mendapatkan kesempatan untuk membantu klien perihal penerbitan SLF di Mojokerto. Kali ini kami diberikan kepercayaan kembali untuk membantu mengurus penerbitan SLF salah satu bangunan di kota ini.
Tentu ini menjadi bukti nyata bahwa Eticon sebagai jasa konsultan SLF begitu mendapatkan kepercayaan oleh perusahaan-perusahaan di berbagai penjuru wilayah Indonesia dan patut diperhitungkan untuk membantu setiap project yang berkaitan dengan penerbitan SLF.
Dedikasi Tim Eticon dalam penerbitan SLF, Sumber: eticon.co.id
SLF untuk PT Indomobil Prima Energi Mojokerto
Nah, apa yang dimaksud dengan SLF itu? Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 16 Tahun 2021 tentang Bangunan Gedung. Singkatnya Sertifikat Laik Fungsi atau SLF adalah sebuah perizinan yang diberikan pemerintah daerah untuk menyatakan kelaikan fungsi bangunan sebelum dimanfaatkan atau dioperasionalkan.
Apakah kepemilikan SLF krusial bagi setiap bangunan gedung? Tentu saja. Karena ketika sebuah bangunan memiliki Sertifikat Laik Fungsi artinya bangunan tersebut telah melalui uji kelaikan fungsi yang dilakukan oleh para ahli. Itu artinya bangunan gedung tersebut aman dan nyaman digunakan dalam jangka waktu yang lama.
Begitu krusial dan vitalnya kepemilikan Sertifikat Laik Fungsi ini, membuatnya harus diperpanjang apabila masa berlaku telah habis. Bangunan, terutama yang diperuntukkan sebagai bangunan industri harus memiliki SLF karena tampak kokoh pada tampilan fisiknya saja belum cukup.
Belum cukup untuk menjamin bangunan tersebut mampu memberikan keamanan bagi mereka yang ada di dalamnya. Bangunan tanpa SLF memiliki potensi atau lebih rentan mengalami kerusakan yang berakibat dengan membahayakan pengguna di dalamnya.
Hal semacam ini sudah seringkali terjadi pada bangunan-bangunan di Indonesia yang tidak memiliki atau tidak memperpanjang SLF nya. Seperti pada salah satu stadion terkenal dan besar serta pusat perbelanjaan yang ada di Jawa Timur beberapa saat lalu.
Survey lapangan yang dilakukan oleh tim Eticon sebagai syarat penerbitan SLF, Sumber: eticon.co.id
Dokumen Persyaratan SLF PT Indomobil Prima Energi
Kepemilikan SLF untuk menunjang keamanan dan kenyamanan bangunan serta penggunanya juga diterapkan oleh klien kami, PT Indomobil Prima Energi. Untuk bisa mendapatkan perizinan SLF tersebut terdapat beberapa dokumen yang harus dipenuhi.
Dokumen tersebut terbagi menjadi dokumen administratif dan dokumen teknis. Diantara beberapa dokumen sebagai persyaratan untuk mendapatkan Sertifikat Laik Fungsi, meliputi:
Dokumen Administratif
Surat Permohonan
Dokumen legalitas perusahaan
Dokumen Kepemilikan Tanah
Dokumen Legalitas Bangunan Gedung
Dokumen Izin (Wajib ada)
Dokumen Izin (Proses Paralel)
Dokumen Teknis
Dokumen Teknis Arsitektur
Dokumen Teknis Struktur
Dokumen Teknis Mekanikal Elektrikal Plumbing
Dokumen Teknis Lingkungan
Dokumen Data Teknis
Alur Pengurusan SLF PT Indomobil Prima Energi Mojokerto
Seperti pada berbagai project penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) lainnya, untuk bisa mendapatkan SLF, kami selaku konsultan SLF untuk PT Indomobil Prima Energi perlu melalui beberapa tahapan pengurusan terlebih dahulu.
Verifikasi data administrasi
Survey lapangan (uji fisik bangunan gedung)
Pembuatan Laporan Kajian SLF
Internal Review/ Paparan Internal
Submit Sistem SIMBG dan Dinas terkait
Expose/sidang dengan Pemda terkait
Revisi/ Finalisasi laporan
Penerbitan SLF
Serah terima SLF dengan pihak PT Indomobil Prima Energi Mojokerto, Sumber: doc pribadi
Pengurusan SLF Bersama PT Eticon Rekayasa Teknik
Kisah sukses kami dalam membantu project penerbitan SLF untuk bangunan industri PT Indomobil Prima Energi di Mojokerto beberapa waktu lalu. Semakin menguatkan citra PT Eticon Rekayasa Teknik sebagai salah satu jasa konsultan SLF terbaik di Indonesia yang patut diperhitungkan kualitasnya.
Pun, menjadi bukti nyata bahwa dalam membantu pengurusan Sertifikat Laik Fungsi untuk setiap klien kami tidak pernah setengah-setengah dan selalu melakukan dengan 100%. Keberhasilan ini juga didukung oleh tim Eticon yang solid dengan background keilmuan yang dibutuhkan dalam proses penerbitan SLF.
Oleh karena itu, jika telah selesai membangun bangunan yang nantinya difungsikan sebagai bangunan industri, penting untuk segera mengurus kepemilikan SLF agar bangunan juga bisa segera dioperasionalkan. Jadi, mari memberikan keamanan untuk bangunan dan penggunanya dengan kepemilikan SLF bersama Eticon!
Eksistensi PT Eticon Rekayasa Teknik sebagai salah satu jasa konsultan SLF terkemuka di Indonesia telah terbukti dan teruji. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya perusahaan besar dan ternama di berbagai penjuru Indonesia yang mempercayakan kebutuhan penerbitan SLF bangunan gedung mereka kepada kami.
Membicarakan tentang SLF, Sertifikat Laik Fungsi atau yang selanjutnya disingkat menjadi SLF merupakan sebuah perizinan yang diberikan oleh pemerintah daerah setempat untuk menyatakan kelaikan fungsi bangunan gedung sebelum dapat dimanfaatkan atau dioperasionalkan.
Ketentuan ini termuat dalam Peraturan Pemerintah No. 16 Tahun 2021 tentang Bangunan Gedung. Dari pengertian yang sudah dijelaskan di atas, dapat kita ambil poin pentingnya bahwa belum “sah” sebuah bangunan untuk dimanfaatkan apabila bangunan tersebut belum mendapatkan perizinan resmi yang berupa SLF ini.
Kepemilikan SLF tentunya bukan hanya sekedar agar bangunan sah di mata hukum saja. Melainkan juga menjadi acuan bahwa bangunan yang berdiri memang layak digunakan. Bukan hanya layak karena dari segi fisik bangunan berdiri dengan kokoh dan nampak kuat.
Namun juga dari segi “psikis” bangunan tersebut dapat memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi penghuninya. Bagaimana dengan bangunan yang tidak mengantongi SLF? Bangunan gedung tanpa kepemilikan SLF berpotensi lebih besar mengalami kerusakan dan membahayakan penggunanya di dalamnya.
Dedikasi Tim Eticon dalam membantu penerbitan SLF, Sumber: eticon.co.id
Project Penerbitan SLF PT Bumi Lestari Karya Perkasa (BLKP) di Serang
Memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna bangunan juga dicari oleh salah satu klien Eticon. Ya, beberapa waktu yang lalu tim Eticon diberikan tanggung jawab dan kepercayaan untuk project penerbitan SLF bangunan industri PT Bumi Lestari Karya Perkasa (BLKP) yang berada di Serang, Banten.
Tepatnya, perusahaan ini berlokasi di Jl. Modern Industri XVI blok AG No. 7B Nambo Udik, Sukatani, Kec. Cikande, Kabupaten Serang, Banten 42186. PT Bumi Lestari Karya Perkasa (BLKP) sendiri adalah salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia yang bergerak di bidang manufaktur baja ringan.
PT Bumi Lestari Karya Perkasa (BLKP) di Serang ini berfokus pada produksi bahan baku baja ringan maupun barang jadinya yang memiliki kualitas internasional dan berstandar nasional Indonesia. Baik itu produk-produk untuk bagian atap, rangka, partisi, hingga lantai yang sudah terbukti secara kualitas dan keunggulan.
PT Bumi Lestari Karya Perkasa berkembang menjadi perusahaan besar dan memiliki banyak karyawan di dalamnya. Itulah mengapa perusahaan ini menunjang keamanan dan kenyamanan pekerjanya dengan melengkapi bangunan mereka dengan kepemilikan SLF yang proses penerbitannya diserahkan kepada tim Eticon.
Ilustrasi uji kelaikan fungsi bangunan oleh tim Eticon, Sumber: eticon.co.id
Persyaratan Penerbitan SLF PT Bumi Lestari Karya Perkasa di Serang
Dalam mengurus SLF untuk PT Bumi Lestari Karya Perkasa (BLKP) di Serang ini terdapat beberapa dokumen yang harus dipenuhi sebagai persyaratan utama. Semua dokumen tersebut sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku. Diantara dokumen persyaratan yang dibutuhkan meliputi:
Dokumen Administratif
Surat Permohonan
Dokumen legalitas perusahaan
Dokumen Kepemilikan Tanah
Dokumen Legalitas Bangunan Gedung
Dokumen Izin (Wajib ada)
Dokumen Izin (Proses Paralel)
Dokumen Teknis
Dokumen Teknis Arsitektur
Dokumen Teknis Struktur
Dokumen Teknis Mekanikal Elektrikal Plumbing
Dokumen Teknis Lingkungan
Dokumen Data Teknis
Alur Pengurusan SLF PT Bumi Lestari Karya Perkasa (BLKP) Serang
Pada proses penerbitan SLF bangunan industri PT Bumi Lestari Karya Perkasa di Serang ini terdapat alur pengurusan yang harus dilalui terlebih dahulu. Alur pengurusan yang tidak sepele dan melibatkan beberapa pihak ini tentu bukan tanpa alasan pasti.
Karena alur pengurusan ini bertujuan untuk memastikan bahwa bangunan dari PT Bumi Lestari Karya Perkasa memang layak dioperasionalkan dan kayak mendapatkan SLF. Untuk alur pengurusannya sendiri antara lain:
Verifikasi data administrasi
Survey lapangan (uji fisik bangunan gedung)
Pembuatan Laporan Kajian SLF
Internal Review/ Paparan Internal
Submit Sistem SIMBG dan Dinas terkait
Expose/sidang dengan Pemda terkait
Revisi/ Finalisasi laporan
Penerbitan SLF
Serah terima SLF dengan pihak PT Bumi Lestari Karya Perkasa, Sumber: doc pribadi
Pengurusan SLF Bersama PT Eticon Rekayasa Teknik
Cerita keberhasilan PT Eticon Rekayasa Teknik dalam project penerbitan SLF untuk bangunan industri dari PT Bumi Lestari Karya Perkasa (BLKP) di Serang ini menjadi bukti akan dedikasi tim Eticon sebagai salah satu jasa konsultan SLF terpercaya di Indonesia yang bisa diandalkan.
Pun, menjadi bukti pula bahwa Eticon selalu totalitas dan 100% dalam membantu setiap klien perihal penerbitan SLF untuk bangunan gedung mereka. Keberhasilan tum Eticon dalam membantu menerbitkan SLF untuk setiap klien juga didukung oleh tim solid dan ahli dengan background keilmuan yang dibutuhkan dalam hal ini.
Jadi, tidak ada alasan dan tidak ada keraguan lagi untuk menggunakan jasa kami. Apabila bangunan telah berdiri dan belum memiliki SLF, Anda bisa menghubungi dan segera mengurus kepemilikan SLF bersama PT. Eticon Rekayasa Teknik. Mari, berikan perlindungan ekstra dengan kepemilikan SLF bangunan!
PT Eticon Rekayasa Teknik sebagai salah satu jasa konsultan SLF di Indonesia telah membuktikan eksistensinya sebagai mitra yang dapat dipercaya perihal pengurusan SLF. Terbukti dengan banyaknya perusahaan terkemuka di Indonesia yang mempercayakan kebutuhan penerbitan SLF bangunan mereka kepada kami.
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 16 Tahun 2021 tentang Bangunan Gedung, Sertifikat Laik Fungsi atau yang kemudian disingkat menjadi SLF adalah sebuah perizinan yang diberikan oleh pemerintah daerah untuk menyatakan kelayakan bangunan gedung sebelum dapat dimanfaatkan.
Jadi belum “sah” sebuah bangunan untuk dioperasionalkan apabila bangunan tersebut belum mengantongi Sertifikat Laik Fungsi. Kehadiran SLF tentunya bukan hanya sekedar untuk melengkapi syarat administratif dan agar bangunan gedung menjadi legal di mata hukum.
Faktanya, kepemilikan SLF ini memiliki kegunaan yang lebih daripada itu. Sebagai salah satu perizinan yang harus “dikantongi” sebelum bangunan dimanfaatkan, sudah jelas bahwa SLF mampu menjadi tolak ukur bahwa bangunan tersebut benar-benar layak dan aman dimanfaatkan.
Tidak hanya terlihat aman dari segi fisiknya saja yang terlihat berdiri dengan kokoh. Melainkan juga dari segi “psikis” pun aman dan menjamin keselamatan penggunanya. Sehingga potensi-potensi buruk seperti kebakaran gedung, bangunan gedung roboh atau ambruk dapat diminimalisir.
Proses sidang yang dilakukan untuk penerbitan SLF, Sumber: doc pribadi
Project Penerbitan SLF PT Indah Kiat Pulp & Paper di Serang
Berbicara tentang SLF, belum lama ini PT Eticon Rekayasa Teknik kembali terlibat dalam project penerbitan SLF untuk salah satu bangunan di Serang, Banten. Bangunan industri tersebut adalah PT Indah Kiat Pulp & Paper yang berlokasi di Jl. Raya Serang – Jkt, Kragilan, Kec. Kragilan, Kabupaten Serang, Banten 42184.
PT Indah Kiat Pulp & Paper adalah salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia yang bergerak di bidang produksi pulp, kertas budaya, kertas industri, dan tisu. Sampai saat ini, PT Indah Kiat Pulp & Paper sendiri sudah memproduksi pulp dan berbagai jenis produk kertas.
Namun untuk PT Indah Kiat Pulp & Paper yang berada di Serang ini fokus sebagai perusahaan pengemas kertas terbesar di Serang. Meskipun begitu, PT Indah Kiat Pulp & Paper secara konsisten mengembangkan produk ramah lingkungan, dapat didaur ulang, dan biodegradable untuk mengurangi limbah yang merugikan.
Sebagai perusahaan besar, tentulah keamanan dan kenyamanan pekerjanya menjadi sesuatu yang diprioritaskan. Dimana untuk menunjang kedua aspek tersebut, PT Indah Kiat Pulp melengkapi bangunannya dengan kepemilikan Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Beruntungnya, tim Eticon yang diberikan kepercayaan untuk itu.
Visitasi oleh dinas terkait Kota Serang, Sumber: doc pribadi
Persyaratan Penerbitan SLF di Serang
Dalam mengurus SLF untuk PT Indah Kiat Pulp di Serang ini terdapat beberapa dokumen yang harus dipenuhi sebagai persyaratan utama. Terdapat dua jenis dokumen yang dibutuhkan dalam hal ini, yaitu dokumen administratif dan dokumen teknis. Semua dokumen tersebut sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku.
Diantara beberapa dokumen persyaratan yang dibutuhkan untuk penerbitan SLF PT Indah Kiat Pulp, meliputi:
Dokumen Administratif
Surat Permohonan
Dokumen legalitas perusahaan
Dokumen Kepemilikan Tanah
Dokumen Legalitas Bangunan Gedung
Dokumen Izin (Wajib ada)
Dokumen Izin (Proses Paralel)
Dokumen Teknis
Dokumen Teknis Arsitektur
Dokumen Teknis Struktur
Dokumen Teknis Mekanikal Elektrikal Plumbing
Dokumen Teknis Lingkungan
Dokumen Data Teknis
Alur Pengurusan SLF PT Indah Kiat Pulp & Paper Serang
Sementara sebelum masuk ke tahap penerbitannya, tim Eticon selaku jasa konsultan SLF dari PT Indah Kiat Pulp perlu melalui beberapa tahapan pengurusan terlebih dahulu. Alur pengurusan yang tidak mudah ini dilakukan guna memastikan bahwa bangunan industri PT Indah Kiat Pulp benar-benar layak diberikan SLF.
Karena bagaimanapun, dalam alur pengurusan SLF melibatkan uji kelaikan fungsi bangunan. Untuk alur pengurusan SLF PT Indah Kiat Pulp di Serang ini antara lain meliputi:
Verifikasi data administrasi
Survey lapangan (uji fisik bangunan gedung)
Pembuatan Laporan Kajian SLF
Internal Review/ Paparan Internal
Submit Sistem SIMBG dan Dinas terkait
Expose/sidang dengan Pemda terkait
Revisi/ Finalisasi laporan
Penerbitan SLF
Serah terima SLF oleh pihak PT Indah Kiat Pulp & Paper, Sumber: doc pribadi
Pengurusan SLF Bersama PT Eticon Rekayasa Teknik!
Demikianlah project PT Eticon Rekayasa Teknik yang belum lama ini dilakukan untuk penerbitan SLF bangunan industri PT Indah Kiat Pulp di Serang Banten. Keberhasilan kami dalam membantu penerbitan SLF kali ini tentunya semakin memperkuat citra Eticon sebagai salah satu konsultan SLF terpercaya di Indonesia.
Pun, ini menjadi sebuah bukti nyata bahwa sebagai jasa konsultan SLF, PT Eticon Rekayasa Teknik selalu 100% dalam membantu setiap klien perihal kebutuhannya. Lagi-lagi tim Eticon diberikan kepercayaan untuk mengurus penerbitan SLF karena kami memiliki tim solid dan ahli dengan background keilmuan yang dibutuhkan.
Jadi, apabila bangunan Anda sudah selesai dibangun dan belum mengantongi Sertifikat Laik Fungsi, segeralah mengurus SLF bersama PT. Eticon Rekayasa Teknik. Karena hanya bersama ahlinya, pengurusan SLF bangunan Anda dapat berjalan dengan lancar, aman, dan tepat waktu!
Belum “sah” sebuah bangunan yang dimanfaatkan setelah dibangun, sebelum bangunan tersebut mengantongi perizinan lengkap. Salah satu perizinan bangunan yang wajib dimiliki agar bangunan gedung dapat dimanfaatkan sebagaimana tujuan awal pembangunannya adalah perizinan Sertifikat Laik Fungsi (SLF).
Sertifikat Laik Fungsi atau SLF adalah perizinan yang diterbitkan oleh pemerintah daerah setempat untuk menyatakan kelaikan fungsi bangunan sebelum dapat dimanfaatkan. Pernyataan tersebut sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah No 16 Tahun 2021 tentang Bangunan Gedung.
Kepemilikan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) menjadi sangat penting karena keberadaannya mampu menunjang keamanan dan kenyamanan bangunan itu sendiri serta keselamatan pengguna. Apalagi untuk bangunan yang diperuntukkan sebagai fasilitas umum seperti rumah sakit sampai pusat perbelanjaan.
Atau bahkan bangunan besar yang diperuntukkan bagi kegiatan produksi seperti pabrik atau perusahaan sejenisnya. Di samping itu, kepemilikan dokumen Sertifikat Laik Fungsi (SLF) juga dapat meminimalisir resiko atau potensi buruk yang mungkin terjadi pada bangunan tersebut.
Seperti beberapa contoh kasus di Indonesia, sebut saja tragedi dan renovasi yang dilakukan untuk Stadion Kanjuruhan di Malang yang tidak memiliki SLF terbaru sebagai acuan untuk menjamin keselamatan penontonnya. Sehingga dari peristiwa tersebut ratusan nyawa menjadi korban.
Atau bahkan terjadinya kebakaran gedung di Tunjungan Plaza 5 Surabaya dan Gedung Wisma Kosgoro Jakarta akibat tidak memiliki SLF terbaru. Dari kasus-kasus yang terjadi sudah jelas bahwa SLF sangatlah penting untuk setiap bangunan sebelum dioperasionalkan.
Project penerbitan SLF PT SLP Internusa di Karawang, Sumber: google pict
Project Penerbitan SLF PT SLP Internusa di Karawang
Berbicara tentang SLF, tim Eticon kembali berhasil menyelesaikan project penerbitan SLF di Kota Karawang. Seperti yang kita tahu, Karawang adalah kota di Jawa Barat yang dikenal juga sebagai salah satu kota industri terbesar di Indonesia. Hal ini tentu bukan tanpa alasan mengapa Karawang mendapat julukan tersebut.
Karena di Kota Karawang banyak perusahaan industri berdiri dengan beragam bidang produksi. Salah satunya adalah PT SLP Internusa. PT SLP Surya Ticon Internusa adalah sebuah perusahaan swasta yang bergerak di bidang persewaan gudang dan fasilitas pabrik siap pakai untuk menunjang pertumbuhan bisnis.
SLP sendiri merupakan perusahaan gabungan antara PT Surya Semesta Internusa (SSIA), Mitsui Co Ltd, dan Ticon Industrial Connection Plc. Dimana kemudian ketiga perusahaan tersebut membuka dan memperluas kawasan pergudangan di Kawasan Industri Karawang.
PT SLP Internusa beralamatkan di Kav. Technopark, Jl. Surya Utama No.2 No A, Kutamekar, Ciampel, Karawang, Jawa Barat. Sebagai perusahaan besar, menjamin keamanan dan kenyamanan setiap orang yang ada di dalam bangunan tersebut tentu menjadi sebuah keharusan.
Bukan hanya perlu menyediakan bangunan yang kokoh secara fisik saja. Melainkan juga perlu memastikan bahwa bangunan tersebut layak digunakan dalam jangka panjang. Langkah tepat untuk menunjang aspek tersebut adalah dengan kepemilikan Sertifikat Laik Fungsi.
Dan langkah tepat itu pula lah yang dilakukan oleh pengelola bangunan PT SLP Internusa di Karawang ini. Karena alasan itu pula, beberapa waktu silam pengelola PT SLP Internusa menghubungi tim Eticon untuk menangani project penerbitan SLF bangunan mereka.
Sebagai jasa konsultan SLF yang sampai detik ini sudah berhasil menangani project penerbitan SLF untuk berbagai perusahaan di Indonesia tentu ini menjadi kesempatan baru yang tidak kami sia-siakan. Dengan penuh dedikasi, kami berhasil menyelesaikan project penerbitan SLF bangunan PT SLP Internusa ini.
Uji kelaikan fungsi bangunan yang dilakukan oleh tim Eticon, Sumber: eticon.co.id
Persyaratan SLF Bangunan PT SLP Internusa Karawang
Dalam project penerbitan SLF kali ini setidaknya terdapat dua jenis dokumen yang harus dipenuhi sebagai persyaratan lengkap. Diantara berbagai persyaratan tersebut sebagai berikut:
Dokumen Administratif
Surat Permohonan
Dokumen legalitas perusahaan
Dokumen Kepemilikan Tanah
Dokumen Legalitas Bangunan Gedung
Dokumen Izin (Wajib ada)
Dokumen Izin (Proses Paralel)
Dokumen Teknis
Dokumen Teknis Arsitektur
Dokumen Teknis Struktur
Dokumen Teknis Mekanikal Elektrikal Plumbing
Dokumen Teknis Lingkungan
Dokumen Data Teknis
Alur Pengurusan SLF PT SLP Internusa di Karawang
Seperti project-project sebelumnya, sebelum SLF diterbitkan untuk PT SLP Internusa, tim Eticon sebagai konsultan SLF perlu melalui beberapa tahapan atau alur pengurusan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa PT SLP Internusa memang layak mendapatkan SLF dan bangunannya layak digunakan.
Verifikasi data administrasi
Survey lapangan (uji fisik bangunan gedung)
Pembuatan Laporan Kajian SLF
Internal Review/ Paparan Internal
Submit Sistem SIMBG dan Dinas terkait
Expose/sidang dengan Pemda terkait
Revisi/ Finalisasi laporan
Penerbitan SLF
Serah terima SLF kepada pihak PT SLP Internusa Karawang, Sumber: doc pribadi
Mengurus SLF Bangunan Bersama PT Eticon Rekayasa Teknik
Project penerbitan SLF untuk bangunan PT SLP Internusa kali ini menjadi project kesekian di Kota Karawang yang telah berhasil tim Eticon selesaikan sampai proses serah terima. Keberhasilan ini lagi dan lagi menjadi bukti nyata bahwa Eticon adalah jasa konsultan SLF profesional dan sangat bisa diandalkan.
Karena Eticon memiliki tim solid dengan background keilmuan yang dibutuhkan pada proses penerbitan tersebut. Dengan fakta tersebut tidak ada lagi alasan untuk tidak menggunakan jasa kami. Jadi, ketika Anda memiliki kebutuhan untuk penerbitan SLF, Eticon adalah jawaban yang tepat!
Salah satu persyaratan bangunan sebelum dapat dioperasionalkan adalah dengan kepemilikan Sertifikat Laik Fungsi atau yang dikenal juga sebagai SLF. SLF merupakan perizinan yang diterbitkan oleh pemerintah daerah setempat untuk setiap bangunan yang sudah melewati uji kelaikan.
Kewajiban bangunan memiliki SLF juga ditegaskan dalam Peraturan Pemerintah No 16 tahun 2021 tentang Bangunan Gedung. Dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa Sertifikat Laik Fungsi adalah sertifikat yang diberikan oleh pemerintah daerah untuk menyatakan kelaikan fungsi bangunan sebelum dimanfaatkan.
Mengacu pada pernyataan dan penjelasan tersebut, tentu saja sebagai pengelola bangunan gedung sudah seharusnya melengkapi bangunannya dengan kepemilikan SLF. Karena bagaimanapun, adanya SLF tidak hanya sebatas kewajiban dalam memenuhi aturan dan regulasi yang berlaku di negara ini.
Lebih dari itu, Sertifikat Laik Fungsi (SLF) menjadi sebuah pelengkap atau penyempurna untuk keamanan bangunan. Karena bisa saja mungkin secara kasat mata bangunan terlihat kokoh dari luarnya. Tapi kita tidak tahu apakah bangunan tersebut benar-benar kokoh dan layak pakai atau tidak.
Karenanya, dibutuhkan SLF sebagai bukti nyata bahwa bangunan yang berdiri memang layak dioperasionalkan. Serta bangunan tersebut mampu memberikan kenyamanan, keamanan, dan juga keselamatan yang maksimal bagi penggunanya dalam jangka panjang.
Sehingga bangunan gedung dan mereka yang ada di dalamnya terhindar dari berbagai potensi bahaya yang mengancam. Seperti kebakaran gedung, robohnya bangunan, dan lain sebagainya seperti yang beberapa kali terjadi pada bangunan di Indonesia yang nekat dioperasionalkan tanpa memiliki SLF.
Survey lapangan yang dilakukan oleh tim Eticon, Sumber: doc pribadi
Project Penerbitan SLF PT. Hiruta Kogyo Indonesia
Kepemilikan SLF untuk menunjang keamanan bangunan juga diaplikasikan oleh salah satu klien kami dari Karawang. Ya, seperti yang kita tahu Karawang adalah salah satu kota industri terbesar di Indonesia. Karena banyaknya bangunan industri yang mempercayakan berdirinya bangunan mereka di kota tersebut.
Tidak hanya bangunan-bangunan taraf nasional, melainkan juga berdiri banyak bangunan multinasional. Salah satu bangunan industri multinasional yang berdiri di Karawang adalah PT. Hiruta Kogyo Indonesia. Pada kesempatan beberapa waktu lalu, pihak pengelola PT. Hiruta Kogyo Indonesia menghubungi tim Eticon.
PT. Hiruta Kogyo Indonesia menghubungi perihal penerbitan SLF untuk bangunan industri mereka di Karawang. PT. Hiruta Kogyo Indonesia adalah sebuah perusahaan terkemuka yang bergerak di bidang industri manufaktur suku cadang dan aksesoris kendaraan bermotor roda empat atau lebih.
Perusahaan ini beralamatkan di Jalan Maligi X Lot V-6, Margakaya, Kec. Telukjambe Barat, Karawang, Jawa Barat. Sebagai salah satu perusahaan besar, tentu saja keamanan semua karyawannya menjadi concern tersendiri untuk PT. Hiruta Kogyo Indonesia ini.
Sebab, jika semua yang ada di dalam bangunan tersebut merasa aman ketika bekerja maka akan berpengaruh juga pada produktivitasnya. Dan beruntungnya, tim Eticon lah yang diberikan kepercayaan untuk menangani project penerbitan SLF PT. Hiruta Kogyo Indonesia Karawang ini.
Prosesi sidang paparan untuk penerbitan SLF, Sumber: doc pribadi
Persyaratan SLF PT. Hiruta Kogyo Indonesia di Karawang
Untuk mendapatkan perizinan SLF, tim Eticon sebagai konsultan SLF untuk PT. Hiruta Kogyo Indonesia perlu melampirkan berbagai dokumen penting sebagai kelengkapan persyaratan. Setidaknya terdapat dua kategori yang harus dipenuhi, yaitu dokumen administratif dan dokumen teknis. Berbagai dokumen yang harus dipenuhi sebagai persyaratan pada project penerbitan SLF PT. Hiruta Kogyo Indonesia kali ini antara lain:
Persyaratan Administratif
Surat Permohonan
Dokumen legalitas perusahaan
Dokumen Kepemilikan Tanah
Dokumen Legalitas Bangunan Gedung
Dokumen Izin (Wajib ada)
Dokumen Izin (Proses Paralel)
Persyaratan Teknis
Dokumen Teknis Arsitektur
Dokumen Teknis Struktur
Dokumen Teknis Mekanikal Elektrikal Plumbing
Dokumen Teknis Lingkungan
Dokumen Data Teknis
Alur Pengurusan SLF PT. Hiruta Kogyo Indonesia Karawang
Sebelum sebuah bangunan gedung mendapatkan perizinan berupa Sertifikat Laik Fungsi, selain perlu melengkapi dokumen persyaratan seperti yang sudah disebutkan sebelumnya juga perlu melalui alur pengurusan yang tidak singkat.
Seperti project-project sebelumnya, alur pengurusan ini dilakukan guna memastikan bahwa bangunan memang benar-benar layak mendapatkan SLF dan layak dioperasionalkan. Untuk alur pengurusan SLF PT. Hiruta Kogyo Indonesia yaitu:
Verifikasi data administrasi
Survey lapangan (uji fisik bangunan gedung)
Pembuatan Laporan Kajian SLF
Internal Review/ Paparan Internal
Submit Sistem SIMBG dan Dinas terkait
Expose/sidang dengan Pemda terkait
Revisi/ Finalisasi laporan
Penerbitan SLF
Serah terima SLF dengan pihak PT. Hiruta Kogyo Indonesia Karawang, Sumber: doc pribadi
Pengurusan SLF Bersama PT Eticon Rekayasa Teknik
Itulah project penerbitan SLF untuk bangunan industri PT. Hiruta Kogyo Indonesia di Karawang yang beberapa waktu lalu telah tim Eticon berhasil selesaikan. Project di Karawang kali ini bukan yang pertama untuk kami, melainkan kami sudah beberapa kali meraih keberhasilan dalam project penerbitan SLF di kota industri tersebut.
Keberhasilan kali ini memantapkan nama Eticon sebagai salah satu jasa konsultan SLF profesional dan terbaik di Indonesia. Meskipun berjalannya project penerbitan ini tidak semudah kelihatannya, namun itu bukan masalah karena Eticon memiliki tim solid dengan background pendidikan yang dibutuhkan untuk proses penerbitan.
Jadi, apabila Anda memiliki kebutuhan penerbitan SLF bangunan bisa menggunakan jasa kami. Karena mengingat penerbitan SLF hanya bisa dilakukan oleh mereka yang memang ekspert di bidangnya dan kami memilikinya di dalamnya Mari, wujudkan bangunan aman dengan kepemilikan SLF bersama Eticon!
Dokumen ustek atau usulan teknis perencanaan bangunan gedung adalah inti dari berbagai persiapan yang harus dilakukan oleh calon penyedia jasa. Dimana dalam dokumen ini tidak hanya kemampuan dan kompetensi yang akan dievaluasi, tetapi juga menjadi landasan kuat untuk penilaian utama.
Oleh sebab itu, rasanya sangat penting bagi calon penyedia jasa menyusun usulan teknis dengan tepat, cermat, dan teliti. Ustek atau usulan teknis perencanaan bangunan gedung ini mengacu atau berpedoman pada Kerangka Acuan Kerja (KAK).
Dalam proses penyusunan usulan teknis, para calon penyedia jasa harus memastikan bahwa semua aspek yang diminta dalam Kerangka Acuan Kerja tergambar secara jelas dan lengkap. Secara garis besar, usulan teknis berisi hal-hal mendasar dan penting dalam rencana proyek pembangunan.
Mulai dari metode dan pendekatan yang akan diterapkan, alat dan sumber daya, keunggulan dan keistimewaan yang dimiliki calon penyedia jasa, inovasi, tujuan dan tantangan proyek yang mungkin akan dihadapi, hingga rincian tenggat waktu terkait pelaksanaan proyek pembangunan hingga prosesnya selesai.
Jadi secara keseluruhan, usulan teknis ini menjadi gambaran yang detail tentang bagaimana calon penyedia jasa berencana memenuhi kebutuhan yang dituangkan dalam sebuah dokumen usulan. Oleh sebab itu, penyusunannya membutuhkan ketelitian guna memastikan bahwa usulan tersebut memenuhi persyaratan teknis.
Usulan teknis perencanaan bangunan gedung yang harus diusulkan oleh calon penyedia jasa, Sumber: ppvs.uk
Bagaimana Uraian Ustek Perencanaan Bangunan Gedung?
Dalam ustek atau usulan teknis perencanaan bangunan gedung, terdapat beberapa poin yang perlu diperhatikan. Karena bagaimanapun, setiap point-point di dalamnya memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kelancaran setiap proses proyek konstruksi bangunan.
Diantara berbagai hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan atau kerangka usulan teknis perencanaan bangunan gedung sebagai berikut:
1. Pendahuluan/ Latar Belakang
Dalam penulisan atau proposal apapun, pendahuluan adalah salah satu bagian terpenting yang harus ada. Tak terkecuali pada ustek untuk perencanaan bangunan gedung ini. Karena pendahuluan pada usulan teknis memberikan background atau latar belakang proyek kepada pihak/ pemilik proyek itu sendiri.
Biasanya, informasi pada pendahuluan ini diambil dari Kerangka Acuan Kerja (KAK) atau Term of Reference (TOR). Kerangka Acuan Kerja sendiri adalah sebuah dokumen yang didalamnya berisi penjelasan tentang landasan, tujuan, serta struktur proyek yang akan segera dilaksanakan dalam jangka waktu tertentu.
Kerangka Acuan Kerja ini juga berisi perjanjian waktu, jadwal pertemuan, serta negosiasi dengan pihak yang terkait dalam proyek konstruksi. Atau dengan kata lain, Kerangka Acuan Kerja ini adalah sebuah panduan atau pedoman yang dipakai dalam pelaksanaan sebuah proyek konstruksi.
Pada bagian pendahuluan menjadi penting untuk usulan teknis karena akan dijelaskan secara rinci mengenai tujuan proyek, latar belakang proyek dilakukan untuk apa, hingga tantangan yang mungkin terjadi dan ingin dipecahkan.
2. Pengalaman Kerja Perusahaan
Bagian ini menyoroti dan fokus pada informasi tentang jati diri perusahaan dan pengalaman kerja sebuah perusahaan yang relevan dengan proyek-proyek sebelumnya. Hal ini mencakup profil perusahaan, keahlian yang dimiliki setiap anggota timnya, hingga berbagai proyek terkait yang telah terselesaikan dengan lancar.
Pada bagian pengalaman kerja perusahaan juga menjadi penting karena mampu memberikan pandangan atau point of view dan penilaian terhadap kemampuan sebuah perusahaan dalam menangani proyek sejenis dengan proyek yang diusulkan.
3. Tanggapan Terhadap KAK
Tanggapan terhadap Kerangka Acuan Kerja disusun oleh tim tenaga ahli yang diusulkan berdasarkan pengalaman yang telah dilakukan dalam menangani pekerjaan serupa. Pada bab ini, konsultan akan memberikan tanggapan terhadap Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang telah disediakan oleh pemilik proyek.
Tanggapan ini sendiri mencakup analisis mendalam tentang Kerangka Acuan Kerja tentu saja, menyamakan pemahaman konsultan dengan kebutuhan proyek, sampai pada memberikan penjelasan tentang metode atau pendekatan apa yang akan diambil untuk menjalankan proyek konstruksi.
Tanggapan ini juga mencakup rekomendasi perubahan atau penyesuaian terhadap Kerangka Acuan Kerja yang diusulkan jika hal tersebut dibutuhkan. Sehingga dengan begitu pekerjaan dapat ditindaklanjuti dan dilaksanakan dengan tepat mutu, tepat waktu, efektif, efisien, dan tetap sasaran.
4. Apresiasi dan Inovasi
Bagian pada ustek atau usulan teknis perencanaan bangunan gedung selanjutnya adalah apresiasi dan inovasi. Pada bagian ini, konsultan menawarkan apresiasi atau penghargaan dan inovasi yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengerjaan proyek pembangunan gedung.
Apresiasi dan inovasi disini termasuk dengan usulan yang lebih baik dari apa yang diharapkan oleh pemilik proyek. Inovasi dapat berupa ide-ide, gagasan orisinal yang fresh, pemanfaatan teknologi terkini, ataupun metode yang lebih efektif untuk menjalankan proyek konstruksi yang diusulkan.
Usulan teknis harus sesuai dengan Kerangka Acuan Kerja (KAK), Sumber: sjshire.wa.gov.au
5. Pendekatan dan Metodologi
Bagian pada ustek (usulan teknis) perencanaan bangunan gedung ini merinci tentang pendekatan-pendekatan terhadap aspek terkait, khususnya dalam hal penyelesaian pelaksanaan pekerjaan akhir. Di samping itu, metodologi yang nantinya akan diterapkan juga dijelaskan secara rinci pada bagian satu ini.
Pendekatan pada usulan teknis kali ini mencakup alur kerja, berbagai proses yang akan dilakukan, hingga langkah-langkah yang nantinya akan diambil untuk mencapai tujuan proyek pembangunan itu sendiri. Untuk mempermudah pemahaman, penggunaan bahasa gambar sangat disarankan dalam hal ini.
Dan untuk mempercepat proses pelaksanaan perencanaan ini, konsultan akan memanfaatkan kemajuan teknologi agar proses penyusunan perencanaan pekerjaan serta pelaporan kegiatan dapat dicapai dengan cepat dan akurat.
6. Rencana Kerja
Rencana kerja dalam ustek (usulan teknis) perencanaan bangunan gedung berisi tentang rincian atau detail jadwal pelaksanaan proyek pembangunan. Juga lengkap dengan struktur organisasi tenaga ahli yang akan ikut terlibat di dalam proyek pembangunan.
Jadwal dalam hal ini mencakup waktu yang dibutuhkan untuk setiap tahapan proyek, penugasan jobdesk kepada anggota tim yang terlibat, serta alokasi sumber daya yang dibutuhkan dalam proyek pembangunan yang akan dilakukan.
Di samping itu, bagian rencana kerja pada usulan teknis juga menjelaskan tentang bagaimana komunikasi dan koordinasi antar tim yang akan dilakukan selama proyek berlangsung. Karena bagaimanapun, komunikasi dan koordinasi yang baik selama proyek berlangsung dapat berpengaruh terhadap kelancaran dalam pelaksanaan proyek tersebut.
Langkah-Langkah Membuat Usulan Teknis Perencanaan Bangunan
Dalam pembuatan ustek perencanaan bangunan gedung terdapat beberapa langkah yang harus dilakukan. Diantara beberapa langkah tersebut sebagai berikut:
1. Identifikasi Kebutuhan dan Tujuan
Sesuai dengan namanya, pada bagian ini langkah yang harus dilakukan adalah mengidentifikasi kebutuhan dan tujuan. Dalam hal ini, menentukan tujuan dari dibuatnya sebuah bangunan yang direncanakan.
Apakah bangunan akan dijadikan sebagai bagunan komersial, residensial, pemerintahan, atau jenis bangunan lainnya. Lalu, identifikasi kebutuhan ruang, fasilitas, hingga infrastruktur yang harus ada di dalam bangunan tersebut.
2. Konsultasi dengan Pihak Terkait
Kemudian, juga perlu mendiskusikan dan mengkonsultasikan rencana bangunan dengan pihak-pihak yang terkait dalam proyek pembangunan. Seperti pemilik lahan, arsitek, insinyur struktur, dan pakar lainnya. Langkah diskusi ini dibutuhkan guna mendapatkan saran dan masukan dari mereka yang ahli di bidangnya.
3. Penyusunan Konsep Desain
Pada langkah ustek perencanaan bangunan gedung ini, tenaga ahli yang dalam hal ini adalah arsitektur akan membuat konsep desain awal bangunan. Konsep desain awal ini mencakup tata letak umum, ukuran, bentuk, dan karakteristik estetika bangunan yang akan dibuat.
4. Analisis Kelayakan
Analisis kelayakan bangunan juga dibutuhkan dalam hal ini. Karena langkah tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa rencana telah memenuhi persyaratan teknis dan regulasi yang sudah ditentukan. Analisis kelayakan sendiri mencakup analisis struktural, analisis keamanan, analisis kebakaran, analisis lingkungan, dan analisis lain yang relevan.
Dokumen ustek sebagai persiapan awal untuk merencanakan bangunan, Sumber: urbanistarchitecture.co.uk
5. Perizinan
Perizinan juga menjadi langkah yang tidak kalah penting. Dalam hal ini yaitu mendapatkan perizinan dan juga izin yang dibutuhkan dari otoritas lokal sebelum memulai proyek konstruksi. Izin dalam hal ini termasuk perizinan bangunan, perizinan lingkungan, dan izin lain yang diperlukan.
6. Rancangan Teknik
Rancangan teknik harus dibuat dengan sangat jelas dan rinci. Dalam hal ini rancangan teknik yang dibuat termasuk gambar teknik/ Detail Engineering Design (DED), spesifikasi material, dan rincian konstruksi lainnya. Pastikan juga bahwa desain yang dibuat memenuhi standar teknis yang relevan dan memiliki ketahanan yang memadai.
7. Pemilihan Material
Langkah terakhir adalah pemilihan material konstruksi. Pemilihan material konstruksi ini harus sesuai dengan kebutuhan dari bangunan dan lingkungan sekitar. Dalam memilihnya, pertimbangkan faktor-faktor seperti kekuatan, ketahanan terhadap cuaca, efisiensi, dan keberlanjutan material.
Kesimpulan
Itu dia penjelasan tentang Ustek atau usulan teknis perencanaan bangunan gedung yang dibutuhkan guna mempermudah proyek bangunan yang akan dilakukan. Ketika sudah melalui usulan teknis, proyek berjalan dengan lancar sesuai keinginan, dan bangunan telah berdiri maka harus dilengkapi dengan perizinan bangunan yang lengkap.
Karena bagaimanapun perizinan adalah hal penting bagi setiap bangunan yang akan didirikan maupun sudah berdiri. Salah satu perizinan yang wajib dimiliki oleh bangunan yang sudah berdiri dengan sempurna adalah Sertifikat Laik Fungsi atau kita juga mengenalnya sebagai SLF.
Sertifikat Laik Fungsi (SLF) adalah dokumen perizinan yang wajib dimiliki oleh bangunan yang sudah berdiri sebelum dioperasionalkan sebagaimana tujuan utamanya. Dimana untuk mendapatkan Sertifikat Laik Fungsi, jasa konsultan SLF profesional sangat dibutuhkan dalam hal ini.
Mengingat Sertifikat Laik Fungsi hanya bisa diterbitkan oleh mereka yang ahli dan perlu melalui uji kelaikan fungsi sebelum benar-benar mendapatkan SLF. Sehingga hanya bisa dilakukan oleh mereka yang memiliki background yang relevan dengan penerbitan SLF. Semoga informasi dari kami bermanfaat.