Jasa Konsultan SLF Balikpapan (Profesional)

Tim Eticon, Sumber: PT Eticon Rekaya Teknik

Jasa Konsultan SLF Balikpapan – Jika melihat kondisi pembangunan saat ini, sudah mulai banyak bangunan gedung yang didirikan untuk berbagai kepentingan. Bisa untuk kepentingan perorangan, bisnis, swasta, hingga pelayanan publik. Untuk menjamin sebuah bangunan tersebut aman digunakan, maka pihak pengelola memerlukan bukti. Bukti tersebut berupa Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang diterbitkan pemerintah daerah setempat.

Salah satu kota besar yang saat ini sedang mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat ialah Kota Balikpapan. Balikpapan adalah kota terbesar kedua di Kalimantan Timur setelah Samarinda. Jika dilihat dari perkembangannya, di daerah ini sudah mulai banyak perusahaan multinasional yang mendirikan bangunan di Balikpapan untuk bisnisnya.

Pertumbuhan ekonomi dari Kota Balikpapan hingga saat ini masih mengalami perkembangan yang pesat. Hal tersebut ditandai dengan banyaknya pendatang yang tinggal di Balikpapan, baik itu sementara maupun tetap. Bahkan Balikpapan sering disebut sebagai kota paling layak huni di Indonesia, karena telah menjadi kota besar yang multietnis.

Tim Eticon, Sumber: PT Eticon Rekaya Teknik
Tim Eticon, Sumber: PT Eticon Rekaya Teknik

Apa Itu Sertifikat Laik Fungsi (SLF)

Sertifikat Laik Fungsi (SLF) merupakan sebuah sertifikat yang diterbitkan oleh pemerintah daerah bagi bangunan gedung yang akan difungsikan. SLF akan diterbitkan ketika bangunan gedung sudah dibangun dan sesuai dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) serta telah memenuhi berbagai persyaratan dari fungsi bangunan tersebut.

Selain itu SLF baru diterbitkan setelah bangunan telah memenuhi persyaratan kelaikan fungsi bangunan gedung, sesuai hasil pemeriksaan uji teknis dari instansi maupun jasa penyedia SLF terkait. SLF digunakan sebagai bukti bahwa bangunan gedung telah laik fungsi dan aman untuk difungsikan sebagaimana mestinya.

Hal tersebut juga sesuai dengan amanat dari Undang-undang RI Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, berkenaan mengenai tolok ukur keandalan sebuah bangunan gedung yang wajib meliputi empat aspek yakni keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan. Adanya SLF ini dapat membuat penghuninya nyaman dan aman selama gedung tersebut difungsikan.

Baca juga: Perbedaan Shop Drawing dan As Built Drawing

Masa Berlaku Sertifikat Laik Fungsi

Untuk masa berlaku dari SLF ini dibagi menjadi 2 macam sesuai dengan jenis bangunan gedungnya. Untuk masa berlaku dari Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang ditujukan bagi rumah tinggal tunggal maupun rumah tinggal deret, berlaku dalam kurun waktu 20 tahun. Lalu untuk masa berlaku Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang ditujukan bagi bangunan gedung lainnya, berlaku dalam kurun waktu 5 tahun.

Jika masa berlaku Sertifikat Laik Fungsi ini akan habis, maka pemilik ataupun pengelola gedung terkait wajib untuk melakukan perpanjangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Perpanjangan SLF ini dilakukan dalam kurun waktu 60 hari kalender sebelum masa berlaku Sertifikat Laik Fungsi berakhir.

Perpanjangan SLF tersebut juga mengikuti syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah, dalam hal ini tentu saja Pemerintah Kota Balikpapan. Anda bisa bekerja sama dengan jasa konsultan SLF Balikpapan untuk memudahkan dalam mengurus persyaratan penerbitas SLF untuk pertama kali ataupun untuk perpanjangannya.

Kepengurusan SLF untuk PT Multi Bintang Indonesia, Sumber: PT Eticon Rekaya Teknik
Kepengurusan SLF untuk PT Multi Bintang Indonesia, Sumber: PT Eticon Rekaya Teknik

Persyaratan Penerbitan SLF di Balikpapan

Sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Balikpapan Nomor 3 Tahun 2016 tentang Bangunan Gedung, maka ada beberapa persyaratan administratif dan persyaratan teknis mengenai penerbitan SLF yang perlu Anda persiapkan. Persyaratan-persyaratan tersebut meliputi sebagai berikut.

Persyaratan Administrasi

  1. Kepemilikan surat bukti hak atas tanah.
  2. Memiliki surat bukti kepemilikan pada bangunan gedung.
  3. Kepemilikan dokumen IMB.

Persyaratan Teknis

  • Persyaratan teknis dari bangunan gedung untuk proses pertama kali yakni kesesuaian data aktual dengan data dalam dokumen pelaksanaan konstruksi termasuk as builts drawings, pedoman pengoperasian dan pemeliharaan/perawatan Bangunan Gedung, peralatan serta perlengkapan mekanikal dan elektrikal dan dokumen ikatan kerja.
  • Pengujian lapangan (on site) dan/atau laboratorium untuk aspek keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan pada struktur, peralatan dan perlengkapan Bangunan Gedung serta prasarana pada komponen konstruksi atau peralatan yang memerlukan data teknis akurat sesuai dengan Pedoman Teknis dan tata cara pemeriksaan kelaikan fungsi Bangunan Gedung.

Baca juga: Bangunan Sudah Memiliki SLF, Apa Keuntungannya?

Itu tadi persayaratan yang digunakan untuk kepengurusan SLF pertama kali. Apabila untuk perpanjangan, persyaratan yang diajukan beda lagi. Namun tetap merujuk pada Peraturan Daerah Kota Balikpapan Nomor 3 Tahun 2016 tentang Bangunan Gedung. Sehingga untuk memudahkan kepengurusan SLF tersebut baik pertama kali ataupun perpanjangan, Anda bisa menggunakan jasa konsultan SLF Balikpapan.

Ilustrasi uji kelaikan bangunan gedung, Sumber : PT Eticon Rekayasa Teknik
Ilustrasi uji kelaikan bangunan gedung, Sumber : PT Eticon Rekayasa Teknik

Jasa Konsultan SLF Profesional di Balikpapan

Karena pentingnya dokumen SLF untuk setiap bangunan gedung ini membuat pemilik gedung mengupayakan bagaimana caranya untuk memiliki SLF yang diterbitkan oleh pemerintah daerah. Keberadaan jasa konsultan SLF Balikpapan yang profesional dan berpengalaman, sangat diperlukan oleh pengelola gedung untuk membantu kepengurusan SLF.

PT Eticon Rekayasa Teknik merupakan perusahaan pengkaji teknis serta konsultan perencanaan yang melayani jasa pengurusan penerbitan SLF. Kami dengan senang hati melayani kepengurusan SLF di Kota Balikpapan. Tim Eticon memiliki komitmen tinggi untuk membantu Anda dalam kepengurusan SLF.

Hal tersebut dibuktikan oleh PT Eticon Rekaya Teknik dengan telah menyelesaikan banyak pekerjaan penilaian uji teknis bangunan gedung guna penerbitan SLF (Sertifikat Laik Fungsi) di beberapa kawasan industri maupun kota-kota besar. Kota-kota tersebut meliputi Mojokerto, Pontianak, Majalengka, Bekasi, Serang, Jakarta, Semarang, Sidoarjo, Batam, Sragen, Kendal, dan beberapa kota lainnya.

Tim Eticon dilengkapi dengan tenaga profesional yang ahli dalam berbagai latar belakang keilmuan yang dibutuhkan dalam uji teknis kelaikan bangunan gedung berbagai fungsi. Misalnya saja seperti arsitektur, teknik sipil, utilitas bangunan, desain lanskap, mekanikal dan elektrikal (MEP), desain interior, manajemen HSE (health, safety, environment), maupun keilmuan lain.

Project Penerbitan SLF Mojokerto (PT. Multi Bintang Indonesia)

PT Multi Bintang Indonesia, Sumber: multibintang.co.id

Pada saat ini Eticon telah berhasil menyelesaikan berbagai project penerbitan SLF di Mojokerto. Salah satu perusahaan yang telah berhasil mengeluarkan SLF dengan bantuan Eticon ialah PT. Multi Bintang Indonesia yang ada di Mojokerto. Perusahaan ini berlokasi di Jl. Mojosari, Km. 50, Turi, Pesanggrahan, Kec. Kutorejo, Mojokerto, Jawa Timur.

Ada banyak jasa maupun konsultan SLF lain yang membantu menerbitkan SLF, baik itu untuk perusahaan besar maupun kecil. Konsultan SLF lain tersebut membantu menerbitkan SLF baik dalam waktu dekat ini ataupun yang sudah lama sebelum Eticon membantu PT Multi Bintang Indonesia, dari SLF yang belum diterbitkan atau selesai sampai saat ini.

Perlu Anda ketahui bahwa Eticon telah berhasil mengeluarkan SLF untuk perusahaan PT. Multi Bintang Indonesia. Salah satu project penerbitan SLF di Mojokerto inilah yang menjadi bukti bahwa Eticon benar-benar serius untuk membantu mitra. Sehingga Anda tidak perlu ragu lagi dengan kinerja tim Eticon untuk membantu Anda dalam kepengurusan SLF.

PT Multi Bintang Indonesia, Sumber: multibintang.co.id
PT Multi Bintang Indonesia, Sumber: multibintang.co.id

Penerbitan SLF di Mojokerto

Pengertian dari Sertifikat Laik Fungsi (SLF) ialah sertifikat yang diterbitkan oleh pemerintah daerah tempat gedung tersebut didirikan. SLF akan diterbitkan sebelum gedung difungsikan sebagaimana mestinya. Pada saat bangunan gedung dibangun sesuai dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) serta telah memenuhi syarat sesuai dengan fungsi bangunan, maka selanjutnya SLF bisa diproses.

Untuk hal ini tentu saja Pemerintah Kota Mojokerto yang akan menerbitkan Sertifikat Laik Fungsi tersebut. SLF juga memiliki masa berlaku yang apabila masa berlakunya hampir habis, pihak pengelola gedung harus memperpanjang SLF. Masa berlaku dari Sertifikat Laik Fungsi (SLF) terdapat 2 macam sesuai dengan jenis bangunan gedungnya.

Untuk masa berlaku dari Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang ditujukan bagi rumah tinggal tunggal maupun rumah tinggal deret, berlaku dalam kurun waktu 20 tahun. Sedangkan untuk masa berlaku Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang ditujukan bagi bangunan gedung lainnya, berlaku dalam kurun waktu 5 tahun.

Kepengurusan SLF untuk PT Multi Bintang Indonesia, Sumber : PT Eticon Rekaya Teknik
Kepengurusan SLF untuk PT Multi Bintang Indonesia, Sumber : PT Eticon Rekaya Teknik

Berbagai project penerbitan SLF di Mojokerto yang berhasil diselesaikan oleh Eticon tentu saja mengikuti persyaratan yang telah diatur dan ditetapkan oleh Walikota Mojokerto. Adapun persyaratan tersebut telah diatur dan ditetapkan oleh Walikota Mojokerto dalam Peraturan Daerah Kota Mojokerto Nomor 5 Tahun 2017 tentang Bangunan Gedung.

Adanya kebijakan tersebut tentu saja untuk menjaga bangunan yang akan difungsikan maupun yang telah difungsikan agar tetap aman dan tidak membahayakan siapa saja yang menghuninya. Maka diperlukan pengawasan terhadap keandalan sebuah bangunan gedung untuk menjamin kualitas bangunan tetap aman dan layak digunakan.

Hal tersebut juga sesuai dengan amanat dari Undang-undang RI Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, berkenaan mengenai tolok ukur keandalan sebuah bangunan gedung yang wajib meliputi empat aspek yaitu keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan.

Baca juga: Bangunan Sudah Memiliki SLF, Apa Keuntungannya?

Penerbitan SLF Project PT. Multi Bintang Indonesia

Tim eticon telah berhasil menyelesaikan project penerbitan SLF di Mojokerto pada perusahaan PT. Multi Bintang Indonesia. Tentu saja bukan hal yang mudah untuk melakukannya. Namun dengan kinerja tim yang baik pada akhirnya Eticon bisa membantu PT. Multi Bintang Indonesia dalam mengurus Sertifikat Laik Fungsi (SLF) secara lancar hingga proses serah terima dengan perusahaan.

Untuk kepengurusan SLF di Mojokerto khususnya PT. Multi Bintang Indonesia, tim Eticon melakukan pekerjaan meliputi:

  • Redrawing Bangunan. Redrawing bangunan ini dikerjakan sebagai syarat utama untuk mengajukan SLF di Kota Mojokerto
  • Perhitungan Struktur. Tim Eticon juga melakukan perhitungan struktur pada bangunan PT. Multi Bintang Indonesia sebagai dokumen teknis perencanaan.
  • SLF Keseluruhan Bangunan. Tim Eticon juga mengerjakan berbagai aspek yang menyangkut SLF untuk keseluruahan Bangunan pada PT. Multi Bintang Indonesia Tbk.
Proses serah terima tim teknis Dinas Pekerjaan Umum dengan tim Eticon, Sumber : PT Eticon Rekaya Teknik
Proses serah terima tim teknis Dinas Pekerjaan Umum dengan tim Eticon, Sumber : PT Eticon Rekaya Teknik

Persyaratan SLF di Kota Mojokerto

Untuk menyelesaikan project penerbitan SLF di Mojokerto pada perusahaan PT. Multi Bintang Indonesia, tentu saja tim Eticon mengikuti berbagai persyaratan yang telah di atur dan ditetapkan oleh Pemerintah Kota Mojokerto. Berikut persyaratan administratif yang harus dipenuhi untuk pengajuan SLF (Sertifikat Laik Fungsi) di Kota Mojokerto:

  • Izin prinsip/izin lokasi.
  • Bukti kepemilikan atas tanah atau hak untuk menggunakan tanah atau bangunan gedung.
  • SK IMB (Izin Mendirikan Bangunan) atau PBG (Persertujuan Bangunan Gedung) dilengkapi dengan gambar IMB yang telah disahkan.
  • Dokumen lingkungan.
  • Analisis Dampak Lalu Lintas.
  • Sertifikat Keselamatan kebakaran.
  • Sertifikat Laik Operasi Genset dan Tegangang Menengah Tegangan Rendah.
  • Pengesahan Pemakaian Peralatan/Utilitas dalam Bangunan (Pesawat Angkat Angkut, Bejana Tekan, dsb).
  • Selain itu, pemohon juga harus memiliki dokumen perencanaan (gambar desain dan/atau shop drawing; hasil soil test) dan dokumen gambar terbangun (As Built Drawing).

As Built Drawing atau gambar rekaman akhir merupakan gambar yang dibuat sesuai dengan kondisi terbangun di lapangan yang telah mengadopsi semua perubahan yang terjadi selama proses konstruksi. Artinya, setiap perubahan yang terjadi dan berbeda dari desain aslinya harus dibuatkan As Built Drawing dan diverifikasi oleh penyedia jasa konstruksi atau penyedia jasa konsultasi.

Tim Eticon bersama tim PT Multi Bintang Indonesia, Sumber : PT Eticon Rekaya Teknik
Tim Eticon bersama tim PT Multi Bintang Indonesia, Sumber : PT Eticon Rekaya Teknik

PT. Eticon Rekayasa Teknik

Pentingnya dokumen SLF untuk setiap bangunan gedung, membuat pemilik gedung mengupayakan memiliki SLF yang diterbitkan oleh pemerintah daerah setempat. Keberadaan penyedia jasa konsultan SLF yang profesional diperlukan untuk membantu pengelola gedung untuk kepengurusan SLF. Untuk hal ini tim dari PT. Eticon Rekayasa Teknik telah membuktikan mengenai komitmen kami untuk membantu kepengurusan SLF.

Berhasilnya project penerbitan SLF di Mojokerto pada perusahaan PT. Multi Bintang Indonesia merupakan salah satu bukti bahwa tim Eticon bersungguh-sungguh dan berkomitmen tinggi untuk membantu mitra kami dalam kepengurusan SLF.

Baca juga: Masa Berlaku SLF Habis? Perhatikan Persyaratan Perpanjangan SLF yang Harus Disiapkan!

Kami memiliki tenaga profesional yang ahli dalam berbagai latar belakang keilmuan yang dibutuhkan dalam uji teknis kelaikan bangunan gedung berbagai fungsi. Misalnya saja seperti arsitektur, teknik sipil, utilitas bangunan, desain lanskap, mekanikal dan elektrikal (MEP), desain interior, manajemen HSE (health, safety, environment), maupun keilmuan lain.

PT. Eticon Rekayasa Teknik juga telah menyelesaikan banyak pekerjaan penilaian uji teknis bangunan gedung guna penerbitan SLF (Sertifikat Laik Fungsi) di beberapa kawasan industri maupun kota-kota besar, seperti Mojokerto, Pontianak, Majalengka, Bekasi, Serang, Jakarta, Semarang, Sidoarjo, Batam, Sragen, Kendal, dan beberapa kota lainnya.

Konsultan SLF Profesional di Madiun

Tenaga profesional dari PT Eticon Rekayasa Teknik, Sumber : PT Eticon Rekaya Teknik

Konsultan SLF Madiun – Sebuah bangunan gedung yang telah selesai dibangun perlu dipastikan apakah gedung tersebut sudah layak untuk difungsikan atau belum. Untuk memastikan bahwa bangunan gedung sudah layak digunakan dapat dibuktikan dengan adanya kepemilikan Surat Laik Fungsi atau yang biasa dikenal dengan SLF. SLF ini merupakan bukti bahwa gedung yang telah selesai dibangun tersebut sudah siap untuk dioperasikan.

Pengertian dari Sertifikat Laik Fungsi (SLF) adalah sertifikat yang diterbitkan oleh pemerintah daerah tempat gedung tersebut didirikan. SLF akan diterbitkan sebelum gedung difungsikan sebagaimana mestinya. Ketika bangunan gedung dibangun sesuai dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) serta telah memenuhi syarat sesuai dengan fungsi bangunan, maka selanjutnya SLF bisa diproses.

Jika dilihat dari waktu ke waktu, Kabupaten Madiun mulai mengalami pertumbuhan ekonomi yang baik. Dengan pertumbuhan ekonomi yang baik, bukan tidak mungkin Kabupaten Madiun akan memulai membangun infrastruktur. Apalagi Madiun ini merupakan kabupaten yang dilintasi jalur utama Surabaya-Yogyakarta, sehingga berkemungkinan menambah bangunan yang difungsikan untuk kepentingan publik dan yang lainnya.

Pengawasan terhadap konstruksi bangunan, Sumber : tribratanewsjogja.com
Pengawasan terhadap konstruksi bangunan, Sumber : tribratanewsjogja.com

Di Kabupaten Madiun juga sudah memiliki beberapa bangunan gedung yang difungsikan untuk perusahaan industri. Misalnya saja seperti industri gula (PT Perkebunan Nusantara XI Persero), industri karoseri bus (PT Karoseri Gunung Mas), industri sepatu, industri rokok Gudang Garam Madiun, industri rokok HM Sampoerna Madiun, dan industri lainnya yang ada di Kabupaten Madiun.

Apabila Kabupaten Madiun akan terus membangun bangunan gedung untuk kepentingan bisnis, publik, dan yang lainnya maka perlu dipastikan bahwa gedung yang sudah ada maupun baru selesai dibangun memiliki SLF. Karena seperti yang telah disampaikan sebelumnya, SLF ini merupakan bukti bahwa gedung tersebut sudah layak untuk dimanfaarkan sesuai dengan fungsinya.

Pentingnya SLF (Sertifikat Laik Fungsi)

Kepemilikan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) penting dimiliki oleh pemilik maupun pengelola gedung, mengapa demikian? Karena SLF menandakan bahwa bangunan gedung tersebut sudah terjamin keandalannya serta bangunan gedung tersebut telah memenuhi 4 aspek yaknik keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan.

Empat aspek tersebut sesuai dengan yang tertuang di dalam Undang-undang RI Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, mengenai tolok ukur keandalan sebuah bangunan gedung. Namun apabila bangunan gedung tersebut tidak memiliki Sertifikat Laik Fungsi, maka dapat diragukan mengenai keandalan bangunannya hingga tidak menjamin keamanannya.

Jika keandalan bangunan gedung masih diragukan, maka bisa saja terjadi masalah pada bangunan tersebut kedepannya. Misalnya saja bangunan mudah roboh, bangunan rentan kecelakaan, hingga dapat terjadi kebakaran di dalam bangunan gedung. Hal tersebut dapat membahayakan siapa saja yang menggunakan bangunan setelah difungsikan, apalagi bangunan yang difungsikan untuk kepentingan publik.

Ilustrasi proses uji kelaikan fungsi, Sumber : PT Eticon Rekaya Teknik
Ilustrasi proses uji kelaikan fungsi, Sumber : PT Eticon Rekaya Teknik

Dapat diambil contoh sebuah bangunan hotel yang memiliki SLF kemudian bukti kepemilikan Sertifikat Laik Fungsi tersebut dipajang di lobby. Hal tersebut bisa meningkatkan kepercayaan tamu yang akan menginap di hotel tersebut akan keamanan bangunannya. Sehingga akan meningkatkan kunjungan ke hotel karena rasa percaya terhadap keandalan bangunan tersebut.

Selain hotel, bangunan publik yang tidak kalah penting untuk menjamin keandalan bangunannya adalah rumah sakit. JIka rumah sakit terjamin keandalan bangunannya, maka pasien yang sedang di rawat inap maupun yang datang untuk berobat akan merasa tenang. Namun apa jadinya jika bangunan tersebut tidak memiliki SLF? Orang yang datang berkunjung merasa tidak nyaman, karena takut jika sewaktu-waktu bangunan akan roboh dan sebagainya.

Masa Berlaku SLF

Seiring berjalannya waktu, berbagai hal juga ikut mengalami perkembangan tidak terkecuali dalam kepengurusan penerbitan SLF. Untuk mempermudah Anda dalam mengurus penerbitan SLF, maka Anda sebagai pemilik maupun pengelola gedung dapat melakukan kerja sama dengan penyedia jasa SLF atau perusahaan pengkaji teknis. Dalam hal ini tentu saja Anda bisa meminta bantuan dari konsultan SLF yang ada di Madiun.

Masa berlaku dari Sertifikat Laik Fungsi (SLF) terdapat 2 macam sesuai dengan jenis bangunan gedungnya. Untuk masa berlaku dari Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang ditujukan bagi rumah tinggal tunggal maupun rumah tinggal deret, berlaku dalam kurun waktu 20 tahun. Kemudian untuk masa berlaku Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang ditujukan bagi bangunan gedung lainnya, berlaku dalam kurun waktu 5 tahun.

Setelah masa berlaku SLF habis, pemilik ataupun pengelola gedung terkait wajib melakukan perpanjangan. Perpanjangan SLF dilakukan dalam kurun waktu 60 hari kalender sebelum masa berlaku Sertifikat Laik Fungsi berakhir. Perpanjangan SLF tersebut juga mengikuti syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Untuk proses dari perpanjangan SLF juga seperti saat pertama kali bangunan gedung mengajukan permohonan penerbitan SLF. Yakni diperlukan uji teknis mengenai kelaikan fungsi terhadap persyaratan administrasi serta persyaratan teknis sesuai dengan aturan yang berlaku.

Tenaga profesional dari PT Eticon Rekayasa Teknik, Sumber : PT Eticon Rekaya Teknik
Tenaga profesional dari PT Eticon Rekayasa Teknik, Sumber : PT Eticon Rekaya Teknik

Persyaratan Penerbitan SLF di Madiun

Sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Madiun Nomor 7 Tahun 2017 tentang Bangunan Gedung, maka terdapat beberapa persyaratan administratif dan persyaratan teknis berkenaan penerbitan SLF yang perlu dipersiapkan. Persyaratan-persyaratan tersebut meliputi sebagai berikut.

1. Persyaratan Administrasi

  • Kepemilikan surat bukti hak atas tanah
  • Memiliki surat bukti kepemilikan pada bangunan gedung
  • Kepemilikan dokumen IMB

2. Persyaratan Teknis

  • Persyaratan teknis dari bangunan gedung meliputi persyaratan tata bangunan serta lingkungan dan persyaratan keandalan bangunan. Persyaratan tata bangunan meliputi persyaratan peruntukan, intensitas, arsitektur dan pengendalian dampak lingkungan bangunan gedung.
  • Kemudian untuk persyaratan keandalan bangunan meliputi persyaratan keselamatan, kesehatan, kenyamanan dan kemudahan bagi bangunan gedung tersebut.

Konsultan SLF Profesional di Madiun

PT Eticon Rekayasa Teknik merupakan perusahaan pengkaji teknis serta konsultan perencanaan yang melayani jasa pengurusan penerbitan SLF. Perusahaan kami memiliki tim ahli yang profesional dan berpengalaman dan dilengkapi dengan berbagai latar belakang keilmuan yang digunakan untuk uji teknis kelaikan sebuah bangunan gedung.

Selain itu PT Eticon Rekayasa Teknik secara resmi telah disertifikasi untuk bekerja dalam proyek desain, studi, dan perencanaan. Perusahaan kami juga merupakan bagian dari anggota Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO), Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN). Anda bisa langsung menghubungi kami apabila ingin melakukan kerja sama perihal kepengurusan SLF di Kabupaten Madiun.

Konsultan SLF Berpengalaman di Gresik

Ilustrasi proses pembangunan gedung, Sumber : properti.kompas.com

Konsultan SLF Gresik – Sertifikat Laik Fungsi atau biasa dikenal dengan istilah SLF merupakan sertifikat yang diterbitkan oleh pemerintah daerah setempat bagi bangunan gedung sebelum bangunan tersebut beroperasi atau difungsikan. SLF tersebut akan dibuatkan ketika bangunan gedung sudah dibangun sesuai dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) serta telah memenuhi berbagai persyaratan dari fungsi bangunan tersebut.

Sertifikat Laik Fungsi akan terbit berdasarkan hasil penilaian dari jasa SLF maupun instansi yang terkait. Hal tersebut sesuai dengan amanat dari Undang-undang RI Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, berkenaan mengenai tolok ukur keandalan sebuah bangunan gedung yang wajib meliputi empat aspek yaitu keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan.

Apalagi Kabupaten Gresik berbatasan langsung dengan salah satu kota besar di Indonesia yakni Kota Surabaya. Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Karena berbatasan langsung dengan salah satu kota terbesar di tanah air, Kabupaten Gresik mulai mengalami pertumbuhan yang pesat. Gresik juga dikenal sebagai salah satu kawasan industri utama yang ada di Provinsi Jawa Timur.

Ilustrasi proses pembangunan gedung, Sumber : properti.kompas.com
Ilustrasi proses pembangunan gedung, Sumber : properti.kompas.com

Saat ini sudah banyak perusahaan yang berdiri di Kabupaten Gresik, misalnya saja seperti Semen Gresik, Nippon Paint, Petrokimia Gresik, Industri Plywood, BHS-Tex, dan Maspion. Jika dilihat dari pertumbuhan ekonomi serta industrinya, diperkirakan Kabupaten Gresik akan terus berkembang dan membangun berbagai bangunan gedung untuk berbagai kebutuhan.

Oleh sebab itu perlu dilakukan pengawasan serta pemeriksaan secara berkala mengenai kelaikan sebuah gedung. Tujuannya untuk menjaga kualitas dari bangunan gedung tersebut, agar saat bangunan difungsikan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk mengetahui bangunan gedung tersebut sudah aman dan laik fungsi, dapat dilihat dari kepemilikan Sertifikat Laik Fungsi yang dikantongi pemilik ataupun pengelola gedung.

Ketentuan dari Sertifikat Laik Fungsi

Ada beberapa ketentuan mengenai Sertifikat Laik Fungsi (SLF) sesuai yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Ketentuan-ketentuan tersebut yakni meliputi beberapa point sebagai berikut.

1. Penerbitan SLF

Sertifikat Laik Fungsi untuk bangunan gedung akan diterbitkan oleh pemerintah daerah setempat, yang untuk saat ini berarti Pemerintah Kabupaten Gresik. SLF akan akan diberikan kepada pemilik gedung ketika bangunan gedung tersebut telah selesai dibangun. Selain itu bangunan tersebut sudah memenuhi persyaratan kelaikan fungsi bangunan gedung sebagai syarat untuk dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

Untuk memudahkan dalam menerbitkan SLF, maka pemilik maupun pengelola gedung bisa bekerja sama dengan konsultan penyedia jasa SLF atau perusahaan pengkaji teknis di Gresik. Pengkaji teknis tersebut merupakan badan usaha maupun perorangan yang sudah mengantongi status badan hukum atau kepemilikan sertifikat badan usaha, yang berguna untuk melakukakan pengkajian teknis atas fungsi kelaikan sebuah bangunan gedung.

2. Masa Berlaku SLF

Sertifikat Laik Fungsi atau SLF juga memiliki masa berlaku yang telah ditentukan. Masa berlaku tersebut dibagi menjadi 2 macam sesuai dengan bangunan gedungnya. Masa berlaku dari Sertifikat Laik Fungsi (SLF) untuk rumah tinggal tunggal ataupun rumah tinggal deret berlaku selama kurun waktu 20 tahun. Sedangkan masa berlaku Sertifikat Laik Fungsi untuk bangunan gedung lainnya berlaku selama kurun waktu 5 tahun.

3. Perpanjangan SLF

Apabila masa berlaku SLF bangunan gedung sudah hampir habis atau 60 hari kalender sebelum tenggat waktu berakhirnya masa berlaku SLF, maka pihak pemilik atau pengelola bangunan gedung wajib memperpanjangnya. Untuk memperpanjang Sertifikat Laik Fungsi tersebut juga harus sesuai dengan ketentuan yang sudah berlaku.

Tujuan dilakukannya perpanjangan Sertifikat Laik Fungsi untuk menjamin kelaikan fungsi dari sebuah bangunan gedung. Supaya fungsi bagunan gedung tetap terjaga, tidak membahayakan, serta menjamin keamanan seluruh penghuni selama gedung dioperasikan. Proses perpanjangan SLF ini juga memerlukan uji teknis kelaikan fungsi terhadap persyaratan administrasi serta persyaratan teknis seperti saat pertama kali mengajukannya.

Ilustrasi uji kelaikan fungsi bangunan gedung, Sumber : PT Eticon Rekayasa Teknik
Ilustrasi uji kelaikan fungsi bangunan gedung, Sumber : PT Eticon Rekayasa Teknik

Persyaratan Penerbitan SLF Bangunan Gedung di Gresik

Merujuk pada Peraturan Bupati Gresik Nomor 5 Tahun 2016 tentang Ketentuan Penyelenggaraan Sertifikat Laik Fungsi dan Pendataan Bangunan Gedung, maka ada beberapa persyaratan administratif serta persyaratan teknis mengenai penerbitan SLF yang perlu anda persiapkan. Persyaratan tersebut yakni sebagai berikut.

1. Pesyaratan Administrasi

Persyaratan administrasi untuk menerbitkan SLF menurut Pemerintah Kabupaten Gresik yakni meliputi:

  • Kesesuaian data aktual dengan data yang ada di dalam dokumen status hak atas tanah.
  • Kesesuaian data aktual dengan data yang ada di dalam dokumen Izin Mendirikan Bangunan atau IMB, serta dokumen status kepemilikan bangunan gedung yang sudah dimiliki.
  • Kepemilikan dokumen Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

2. Persyaratan Teknis

Persyaratan teknis untuk menerbitkan SLF menurut Pemerintah Kabupaten Gresik yakni meliputi:

  • Kesesuaian data aktual dengan data yang ada di dalam dokumen pelaksanaan kontruksi bangunan gedung. Meliputi as built drawings, pedoman pengoperasian serta pemeliharaan bangunan gedung, peralatan serta perlengkapan mekanikal dan elektrikal bangunan gedung, dan dokumen ikatan kerja.
  • Dilakukan pengujian atau tes di lapangan serta di laboratorium untuk memeriksa aspek kekuatan, keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan. Selain itu juga pada struktur, peralatan bangunan gedung, perlengkapan bangunan gedung, serta prasarana bangunan gedung pada komponen konstruksi maupun peralatan yang memerlukan data teknis yang akurat.
Tim dari PT Eticon Rekayasa Teknik, Sumber : PT Eticon Rekayasa Teknik
Tim dari PT Eticon Rekayasa Teknik, Sumber : PT Eticon Rekayasa Teknik

PT Eticon Rekayasa Teknik

Melihat pentingnya dokumen SLF untuk setiap bangunan gedung, maka dari itu kami dari PT Eticon Rekayasa Teknik menyediakan jasa konsultan SLF yang profesional di Kabupaten Gresik. Kami telah memiliki berbagai pengalaman dalam uji kelaikan fungsi untuk sebuah bangunan gedung. Perusahaan kami juga memiliki tenaga yang ahli serta profesional dari berbagai latar belakang keilmuan.

Meliputi bidang utilitas bangunan, teknik sipil, desain interior, arsitektur, manajemen HSE (health, safety, environment), dan bidang yang lainnya. Untuk Anda yang ingin melakukan kerja sama dengan kami mengenai pengurusan dokumen SLF maupun pengkaji teknis bangunan gedung di wilayah Gresik, maka bisa menghubungi kami melalui kontak yang tertera di laman website PT Eticon Rekayasa Teknik.

Konsultan SLF Profesional di Semarang

Ilustrasi tim penguji kelaikan fungsi gedung, Sumber : PT Eticon Rekayasa Teknik

Konsultan SLF Semarang – Ibu kota Provinsi Jawa Tengah terletak di Kota Semarang yang termasuk ke dalam kategori kota metropolitan. Semarang menyandang peringkat kelima kota terbesar di Indonesia setelah Jakarta, Surabaya, Medan, dan Bandung. Sebagai ibu kota provinsi, Semarang padat akan penduduk dengan jumlah penduduk mencapai 1,7 juta. Baik itu penduduk lokal maupun penduduk pendatang yang bekerja di Kota Semarang.

Sebagai kota terbesar keempat yang terletak di Pulau Jawa, Semarang mengalami pertumbuhan ekonomi yang signifikan. Ditandai dengan beberapa tahun ini, mulai terbangun beberapa bangunan gedung pencakar langit yang tersebar di sudut-sudut kota. Pertumbuhan ekonomi di Kota Semarang seiring berjalannya waktu semakin meningkat, hal tersebut salah satunya ditandai dengan menurunnya angka pengangguran.

Selain menurunnya angka penggangguran, pertumbuhan ekonomi di Kota Semarang juga dapat dilihat dari meningkatnya jumlah migrasi yang masuk serta meningkatnya pembangunan infrastruktur di Semarang. Berbagai bangunan gedung yang ada di Kota Semarang ini banyak difungsikan untuk kepentingan bisnis, misalnya saja seperti apartemen, hotel, dan juga perkantoran.

Gedung-gedung di Semarang, Sumber : semerbakpetrikor.blogspot.com
Gedung-gedung di Semarang, Sumber : semerbakpetrikor.blogspot.com

Dikarenakan pertumbuhan ekonomi yang meningkat di Kota Semarang, sehingga dapat diperkirakan bahwa Semarang akan terus membangun infrastruktur untuk berbagai kepentingan. Kepentingan tersebut digunakan untuk pelayanan publik, swasta, hingga bisnis. Oleh sebab itu, perlu dilakukan pengawasan serta pemantauan pada bangunan gedung untuk mengetahui kelayakannya.

Sesuai dengan apa yang telah ditetapkan Undang-undang RI Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, terdapat tolok ukur mengenai keandalan sebuah bangunan gedung. Bagunan gedung dapat dinyatakan laik fungsi apabila pemilik gedung memiliki kepemilikan Serifikat Laik Fungsi (SLF). Sertifikat Laik Fungsi ini diterbitkan oleh pemerintah daerah, yang berarti untuk ini Pemerintah Kota Semarang.

Pengertian Sertifikat Laik Fungsi (SLF)

Sertifikat Laik Fungsi atau yang biasa disingkat SLF ini merupakan sertifikat yang diterbitkan oleh pemerintah daerah untuk bangun gedung yang telah selesai dibangun sesuai IMB atau Izin Mendirikan Bangunan. SLF bangunan gedung akan diterbitkan setelah bangunan telah memenuhi persyaratan kelaikan fungsi bangunan gedung, sesuai hasil pemeriksaan uji teknis dari instansi maupun jasa penyedia SLF terkait.

Sesuai pada Peraturan Walikota Semarang Nomor 47 Tahun 2017 tentang Sertifikat Laik Fungsi Bangunan Gedung, diterbitkannya Sertifikat Laik Fungsi bangunan gedung ini dimaksudkan untuk mengatur serta mengendalikan penyelenggaraan bangunan gedung. Untuk menjamin empat aspek yaitu keselamatan, kesehatan, kenyamanan dan kemudahan. Sehingga dapat mewujudkan kelaikan fungsi pada sebuah bangunan gedung.

Adapun tujuan diterbitkannya Sertifikat Laik Fungsi ini untuk mewujudkan bangunan yang handal serta fungsional. Selain itu juga agar terwujudnya penyelenggaraan bangunan gedung yang tertib. Bangunan gedung baru bisa difungsikan setelah pemilik bangunan mempunyai Sertifikat Laik Fungsi atau SLF dari bangunan tersebut.

Ilustrasi konsultan SLF, Sumber : PT Eticon Rekayasa Teknik
Ilustrasi konsultan SLF, Sumber : PT Eticon Rekayasa Teknik

Masa berlaku Sertifikat Laik Fungsi ini juga sudah ditetapkan, yakni berlaku selama 20 tahun untuk bangunan sebagi tempat tinggal. Sedangkan berlaku selama 5 tahun untuk bangunan gedung tertentu lainnya. Apabila masa berlaku SLF bangunan gedung hampir habis atau 60 hari kalender sebelum tenggat waktu SLF berakhir, maka pihak pemilik gedung wajib memperpanjangnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dilakukannya perpanjangan SLF ini agar bangunan gedung tetap terjamin kelayakannya, sehingga tidak membahayakan dan aman digunakan oleh seluruh penghuni gedung. Untuk proses perpanjangan SLF juga memerlukan uji teknis terlebih dahulu terhadap persyaratan administrasi dan persyaratan teknis. Serta merujuk pada hasil pemeriksaan berkala mengenai pemeliharaan atau perawatan pada tahun-tahun sebelumnya.

Proses Pengajuan Permohonan SLF

Untuk memudahkan menerbitkan Sertifikat Laik Fungsi, maka pemilik gedung yang berwenang dapat bekerja sama dengan perusahaan pengkaji teknis atau konsultan SLF yang ada di Semarang. Pengkaji teknis tersebut merupakan sebuah badan usaha maupun perorangan yang mempunyai sertifikat keahlian dalam hal melaksanakan pengkajian teknis atas kelaikan fungsi bangunan gedung sesuai dengan yang telah ditentukan perundang-undangan.

Untuk bisa menerbitkan Sertifikat Laik Fungsi atau SLF bagi bangunan gedung, maka diperlukan konsultan dari penyedia jasa SLF Semarang yang profesional dan berpengalaman serta memiliki status badan hukum yang jelas. Bukan hanya itu saja, namun juga harus mempunyai rekomendasi dari instansi terkait dari pengkajian teknis.

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan sebelum mengajukan permohonan Sertifikat Laik Fungsi. Anda perlu mengetahuinya terlebih dahulu, diantaranya ialah sebagai berikut.

Persiapan Kelengkapan Dokumen

Untuk tahapan persiapan kelengkapan dokumen ini dilakukan setelah proses konstruksi bangunan gedung selesai dilakukan. Kelengkapan dokumen tersebut meliputi :

  • Gambar pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan yang dilaksanakan (as built drawings).
  • Pedoman pengoperasian serta pemeliharaan atau perawatan pada bangunan gedung, peralatan dan perlengkapan mekanikal serta elektrikal bangunan gedung (manual).
  • Apabila pemilik bangunan gedung menggunakan penyedia jasa konstruksi, maka harus dan wajib untuk melengkapi dokumen perjanjian.
  • Memiliki dokumen IMB (Izin Mendirikan Bangunan).
  • Memiliki dokumen atau bukti pemanfaatan bangunan gedung.
  • Memiliki dokumen atau bukti hak atas tanah

Pemeriksaan Dokumen

Selanjutnya akan ada tahapan pemeriksaan dokumen permohonan SLF. Apabila dokumen yang diajukan oleh pemilik gedung belum lengkap atau belum sesuai dengan persyaratan yang ditentukan, maka pemilik gedung tersebut wajib memperbaikinya terlebih dahulu. Batas waktu perbaikan akan diberikan oleh penguji kelaikan fungsi bangunan gedung.

Tahap Verifikasi

Apabila dokumen permohonan SLF diterima maka tahapan selanjutnya proses verifikasi. Pada tahapan ini akan dinilai secara keseluruhan mengenai kelaikan gedung. Tidak hanya pada dokumentasi saja, namun nantinya akan ada tim penguji yang datang ke bangunan gedung tersebut untuk melakukan pengecekan secara langsung.

Ilustrasi tim penguji kelaikan fungsi gedung, Sumber : PT Eticon Rekayasa Teknik
Ilustrasi tim penguji kelaikan fungsi gedung, Sumber : PT Eticon Rekayasa Teknik

PT Eticon Rekaya Teknik

PT Eticon Rekayasa Teknik adalah perusahaan konsultan penyedia jasa SLF Semarang yang profesional dan memiliki banyak pengalaman. Perusahaan kami memiliki tenaga profesional yang memiliki latar belakang keilmuan yang dibutuhkan untuk uji teknis kelaikan bangunan gedung, mulai dari utilitas bangunan hingga mekanikal dan elektrikal (MEP).

Selain itu juga dari arsitektur, desain lanskap, teknik sipil, desain interior, manajemen HSE (health, safety, environment), dan berbagai keilmuan lainnya. Perusahaan kami telah menyelesaikan banyak pekerjaan penilaian uji teknis bangunan gedung beberapa tahun terakhir ini.

Penilaian uji teknis bangunan gedung tersebut digunakan untuk penerbitan maupun melakukan perpanjangan SLF di kota-kota besar yang ada di Indonesia, misalnya di Temanggung, Boyolali, Yogyakarta, Karawang, Bekasi, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Bogor, dan kota-kota lainnya.

Apabila Anda ingin menggunakan layanan dari perusahaan kami untuk menerbitkan maupun memperpanjang Sertifikat Laik Fungsi (SLF), maka Anda bisa menghubungi melalui kontak yang tertera di laman website PT Etikon Rekayasa Teknik.

Konsultan Jasa SLF Berpengalaman di Samarinda

Konsultan jasa SLF, Sumber : PT Eticon Rekayasa Teknik

Konsultan SLF Samarinda – Kota Samarinda merupakan ibu kota dari Provinsi Kalimantan Timur yang memiliki jumlah penduduk terbesar di pulau Kalimantan. Luas wilayah Samarinda hanya 0,56% dari luas Provinsi Kalimantan Timur, sehingga menjadikannya menduduki peringkat ketiga daerah terkecil setelah Bontang dan Balikpapan. Walaupun termasuk wilayah terkecil, Samarinda termasuk ke dalam wilayah yang padat penduduk.

Fasilitas kesehatan yang dimiliki Samarinda juga cukup lengkap di Provinsi Kaliman Timur. Hal itu dikarenakan banyaknya masyarakat yang tinggal di kota tersebut, sehingga Pemerintah Kota Samarinda menyediakan saranan dan prasana yang memadai bagi masyarakat. Selain fasilitas kesehatan, di Samarinda juga terdapat perguruan tinggi yang mendukung kesehatan, seperti Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman.

Selain fasilitas kesehatan dari Pemkot Samarinda yakni Rumah Sakit Umum Daerah I.A Moeis, ada pula fasilitas kesehatan yang dibangun oleh swasta. Misalnya saja seperti Rumah Sakit Dirgahayu, Rumah Sakit Islam, Rumah Sakit Samarinda Medica Citra, Rumah Sakit H.Darjad, dan masih banyak bangunan fasilitas kesehatan lainnya.

Proses pembangunan sebuah gedung, Sumber : stellamariscollege.org
Proses pembangunan sebuah gedung, Sumber : stellamariscollege.org

Jika dilihat dari perkembangannya, Kota Samarinda terus mengalami peningkatan penduduk. Oleh sebab itu, diperkirakan akan ada pertambahan bangunan yang difungsikan untuk kepentingan umum, bisnis, maupun perseorangan. Untuk menjaga kualitas bangunan gedung, maka diperlukan pemantauan serta pengawasan mengenai kelayakan sebuah gedung.

Menurut amanat dari Undang-undang RI Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, mengenai tolok ukur keandalan bangunan melalui empat aspek yakni keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan. Hal tersebut dapat dilihat dari kepemilikan Sertifikat Laik Fungsi atau biasa dikenal dengan SLF. SLF diterbitkan oleh pemerintah daerah setempat, yang dalam kasus ini berarti Pemerintah Kota Samarinda.

Mengenal Sertifikat Laik Fungsi atau SLF

Sertifikat Laik Fungsi atau SLF merupakan seritifikat yang diterbitkan oleh pemerintah daerah setempat untuk bangunan gedung yang sudah selesai dibangun sesuai dengan Izin Mendirikan Bangunan atau IMB. SLF akan diberikan ketika bangunan gedung dibangun sesuai dengan IMB dan sudah memenuhi persyaratan dari fungsi bangunan, yang berdasarkan hasil pemeriksaan dari instansi atau jasa SLF yang terkait.

Apabila anda berada di Kota Samarinda dan memerlukan SLF sebagai kewajiban dalam pembangunan gedung, maka ketentuan terkait SLF sudah diatur dan ditetapkan oleh Walikota Samarinda. Ketentuan tersebut sudah tertuang dalam Peraturan Walikota Samarinda Nomor 6 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Bangunan Gedung.

Hal tersebut dimaksudkan agar bangunan gedung yang telah selesai dibangun ataupun yang sudah difungsikan untuk berbagai kepentingan tetap aman digunakan. Sehingga bangunan gedung tidak akan membahayakan penghuni yang menggunakan gedung tersebut untuk kepentingan umum, bisnis, maupun perseorangan.

Sertifikat Laik Fungsi tentu saja memiliki masa berlaku yang telah ditentukan. Masa berlaku Sertifikat Laik Fungsi (SLF) untuk rumah tinggal tunggal ataupun rumah tinggal deret berlaku selama 20 tahun. Sedangkan masa berlaku SLF untuk bangunan gedung yang lainnya berlaku selama 5 tahun.

Ilustrasi uji kelaikan bangunan gedung, Sumber : PT Eticon Rekayasa Teknik
Ilustrasi uji kelaikan bangunan gedung, Sumber : PT Eticon Rekayasa Teknik

Mengapa Perlu SLF?

Kepemilikan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) pada sebuah bangunan gedung dibuat bukan dengan tanpa tujuan. Ada beberapa fungsi serta tujuan dibuatnya Sertifikat Laik Fungsi pada sebuah bangunan gedung.

1. Kepastiaan Hukum

Selain memastikan bahwa sebuah bangunan gedung sudah laik untuk difungsikan, SLF juga bertujuan untuk memberikan kepastiaan hukum. Sehingga apabila terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan selama penggunaan gedung, misalnya terjadi kecelakaan kerja dapat di urus secara legal. Walaupun melalui proses hukum yang berlaku, karena sudah memiliki SLF.

2. Memberikan Rasa Percaya Terhadap Penghuni Gedung

Jika bangunan gedung difungsikan untuk kepentingan publik seperti pelayanan kesehatan, penginapan atau hotel maka dapat memberikan rasa percaya terhadap penghuninya. Secara tidak langsung, penghuni di gedung tersebut merasa nyaman dan aman karena bangunan sudah laik fungsi. Sehingga pihak pengelola juga tidak akan merasa cemas mengenai bangunan tersebut.

3. Kualitas Bangunan Terjamin

Dengan adanya pemantauan serta pengawasan mengenai kelayakan bangunan, maka kualitas dari bangunan tersebut sudah terjamin. Sertifikat Laik Fungsi memperhitungkan seluruh aspek yang ada dalam pembangunan sebuah gedung. Mulai dari instalasi listrik, pembuangan limbah, dan lain sebagainya. Sehingga bangunan gedung benar-benar terjamin kualitasnya.

Persyaratan Pembuatan SLF di Samarinda

Jika melihat pada Peraturan Walikota Samarinda Nomor 6 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Bangunan Gedung, maka terdapat beberapa persyaratan administratif dan persyaratan teknis mengenai penerbitan SLF yang perlu anda persiapkan.

1. Persyaratan Administrasi

  • Memiliki surat bukti hak atas tanah
  • Memiliki surat bukti kepemilikan pada bangunan gedung
  • Memiliki dokumen IMB

2. Persyaratan Teknis

  • Persyaratan tata bangunan yang meliputi peruntukan bangunan gedung, intensitas bangunan gedung, arsitektur bangunan gedung, dan pengendalian dampak lingkungan.
  • Persyaratan keandalan bangunan gedung yang meliputi aspek keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan pada bangunan gedung yang dimaksud.

Supaya memudahkan dalam hal menerbitkan Sertifikat Laik Fungsi, maka pemilik gedung dapat bekerja sama dengan perusahaan pengkaji teknis atau konsultan penyedia jasa SLF Samarinda. Maksud dari pengkaji teknis tersebut adalah badan usaha atau perorangan yang memiliki status badan hukum atau memiliki sertifikat badan usaha untuk melakukakan pengkajian teknis atas kelaikan fungsi sebuah bangunan gedung.

Perlu diketahui bahwa penyedia jasa SLF yang bersifat perorangan hanya bisa melakukan pengkajian teknis pada bangunan yang memiliki risiko kecil dan berbiaya kecil. Sedangkan untuk menerbitkan Sertifikat Laik Fungsi bagi bangunan gedung, maka diperlukan konsultan penyedia jasa SLF Samarinda yang memiliki status badan hukum. Selain itu juga harus memiliki rekomendasi dari instansi yang terkait pengkajian teknis.

Konsultan jasa SLF, Sumber : PT Eticon Rekayasa Teknik
Konsultan jasa SLF, Sumber : PT Eticon Rekayasa Teknik

PT Eticon Rekayasa Teknik

Perusahaan kami, PT Eticon Rekayasa Teknik merupakan konsultan atau penyedia jasa SLF profesional yang ada di Kota Samarinda. Kami dibekali pengalaman dalam uji kelaikan fungsi sebuah bangunan gedung. Selain itu kami juga memiliki tenaga yang ahli dan profesional dengan berbagai latar belakang keilmuan, seperti teknik sipil dan arsitektur.

Tidak hanya itu saja, tenaga ahli kami juga meliputi bidang utilitas bangunan, desain lanskap, MEP (Mechanical, Electrical, and Plumbing), desain interior, manajemen HSE (health, safety, environment), serta bidang keilmuan lain. Selain itu perusahaan kami juga merupakan bagian dari keanggotaan Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) serta Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN).

Untuk mendapatkan layanan dari jasa SLF di Samarinda atau uji kelaikan bangunan gedung, maka anda dapat menghubungi perusahaan kami melalui kontak yang tertera pada laman website PT Eticon Rekayasa Teknik.

Persyaratan Permohonan SLF Sidoarjo

Berdasarkan Peraturan Bupati Sidoarjo Nomor 27 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pemberian dan Perpanjangan Sertifikat Laik Fungsi Bangunan Gedung, disebutkan bahwa lingkup pemeriksaan kemampuan untuk mendukung beban muatan dilakukan dengan pemeriksaan kondisi struktur dan kondisi komponen bangunan gedung.

Adapun kondisi struktur dan komponen bangunan gedung haruslah memenuhi empat aspek yang telah menjadi syarat keandalan bangunan gedung. Sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, dijelaskan bahwa tolok ukur sebuah bangunan dapat dilihat dari empat aspek, di antaranya adalah keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan.

Continue reading

Tips Memilih Konsultan/Penyedia Jasa SLF

Tips Memilih Konsultan dan Penyedia Jasa SLF

SLF atau Sertifikat Laik Fungsi merupakan sertifikat yang diterbitkan oleh pemerintah terhadap bangunan gedung yang telah selesai dibangun sesuai dengan IMB dan telah memenuhi persyaratan kelaikan teknis sesuai dengan fungsinya. Kelaikan teknis sebuah bangunan gedung dapat diketahui melalui hasil pemeriksaan dari instansi, pengkaji teknis, maupun penyedia jasa konsultan terkait.

Continue reading

Perbedaan Shop Drawing dan As Built Drawing

As Built Drawing adalah

Secara umum, seorang engineer yang bekerja pada bidang konstruksi memiliki tanggung jawab dalam merancang, mengembangkan, serta melaksanakan sejumlah sebuah proyek bangunan. Dalam proses kerja ini, terdapat beberapa dokumen yang menjadi tanggung jawab seorang engineer. Beberapa di antaranya adalah pembuatan gambar rencana, gambar tender, gambar konstruksi, gambar kerja (shop drawing) dan gambar akhir (as built drawing).

Continue reading