PT Eticon Rekayasa Teknik Gelar Training Internal Karyawan Bertema “Motivasi dan Etos Kerja”

Pelaksanaan training internal karyawan Eticon, Sumber: doc pribadi

Sebagai salah satu perusahaan terbaik di Indonesia yang bergerak dalam bidang jasa/ layanan perizinan, PT Eticon Rekayasa Teknik terus berupaya untuk meningkatkan kualitas karyawannya. Salah satu langkah penting yang diambil untuk memenuhi hal tersebut adalah dengan mengadakan kegiatan training internal karyawan Eticon.

Seperti yang belum lama ini dilakukan, tepatnya pada Hari Jumat, 31 Januari 2025, PT Eticon Rekayasa Teknik menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan menggelar training internal bagi seluruh karyawan yang bekerja di dalamnya. 

Pelatihan kali ini mengusung tema “Motivasi dan Etos Kerja”, dengan tujuan untuk membangun semangat kerja yang lebih baik dan meningkatkan profesionalisme karyawan dalam menjalankan tugas mereka sehari-hari. Training ini diadakan sebagai bentuk investasi perusahaan dalam pengembangan karyawan. 

Khususnya pengembangan dalam hal motivasi dan etos kerja. Sebab, di era persaingan yang semakin ketat, PT Eticon Rekayasa Teknik menyadari bahwa keberhasilan perusahaan sangat bergantung pada kualitas dan dedikasi para karyawannya. 

Oleh karena itu, melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh tim dapat semakin termotivasi, memiliki etos kerja yang lebih tinggi, serta mampu menghadapi berbagai tantangan dengan lebih optimis dan profesional untuk menyongsong tahun 2025 dan seterusnya.

Kegiatan Training Internal Karyawan Eticon

Pelaksanaan training internal karyawan Eticon, Sumber: doc pribadi
Pelaksanaan training internal karyawan Eticon, Sumber: doc pribadi

Kegiatan training internal karyawan ini dipandu langsung oleh Bapak Sunarko, selaku Manager Operasional PT Eticon Rekayasa Teknik, yang bertindak sebagai mentor utama dalam sesi pelatihan. Kegiatan ini dibagi menjadi dua sesi utama. 

Dalam sesi pertama, beliau menyampaikan materi terkait pentingnya motivasi dalam dunia kerja. Serta bagaimana membangun etos kerja yang tinggi. Guna mencapai keberhasilan, baik secara individu maupun dalam skala perusahaan. 

Karena bagaimanapun, motivasi dan etos kerja yang baik bukan hanya berpengaruh terhadap produktivitas individu. Namun, juga terhadap budaya kerja secara keseluruhan. Setelah sesi penyampaian materi, training dilanjutkan dengan sesi diskusi panel yang melibatkan seluruh karyawan. 

Dalam diskusi, karyawan diberikan kesempatan untuk berbagi pandangan, pengalaman, serta strategi mereka dalam meningkatkan motivasi dan etos kerja. Diskusi berlangsung secara interaktif, di mana setiap karyawan bebas mengajukan pertanyaan, memberikan masukan, dan berbagi inspirasi kepada rekan lainnya. 

Sesi sharing ini menjadi salah satu bagian paling menarik dalam training. Karena memberikan ruang bagi seluruh karyawan internal Eticon untuk saling memahami dan belajar dari pengalaman masing-masing.

Harapan Perusahaan untuk Masa Depan

Dengan adanya kegiatan training internal ini, PT Eticon Rekayasa Teknik berharap seluruh karyawan dapat semakin termotivasi dan memiliki etos kerja yang lebih baik. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membentuk lingkungan kerja yang lebih produktif, profesional, dan penuh semangat.

Sehingga, setiap karyawan dapat terus berkembang dan memberikan performa terbaik mereka dalam bekerja. Dengan demikian, perusahaan dan seluruh tim dapat maju bersama menuju masa depan yang lebih sukses dan gemilang. 

Melalui pelatihan ini juga, perusahaan yakin bahwa peningkatan kualitas SDM akan memberikan dampak positif terhadap pencapaian visi dan misi perusahaan di tahun 2025 dan seterusnya. 

Dengan motivasi yang tinggi dan etos kerja yang kuat, PT Eticon Rekayasa Teknik diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi terbaik dalam industri yang digelutinya.

Project Permohonan PBG dan PERTEK Emisi PT Cargill Indonesia Serang Plant

Permohonan PERTEK Emisi PT Cargill Indonesia Serang Plant, Sumber: doc pribadi

PT Eticon Rekayasa Teknik terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung perizinan bangunan dan lingkungan dari berbagai sektor industri di Indonesia. Seperti baru-baru ini, kami berhasil menyelesaikan project permohonan PBG dan PERTEK Emisi untuk PT Cargill Indonesia Serang Plant.

PT Cargill Indonesia Serang Plant adalah sebuah perusahaan multinasional di Indonesia yang bergerak di bidang pangan, pertanian, keuangan, dan industri. Selain itu, perusahaan ini juga menyediakan solusi pertanian dan produk industri. Di mana dalam praktiknya, perusahaan ini fokus pada mutu dan kualitas produk.

Sebagai perusahaan besar dengan banyak karyawan pastinya PT Cargill Indonesia Serang Plant juga peduli terhadap keamanan bangunan serta penghuninya. Selain itu, banyaknya kegiatan produksi yang dilakukan, PT Cargill Indonesia Serang Plant pastinya turut “berkontribusi” dalam terciptanya emisi/ limbah dari kegiatan tersebut.

Itulah mengapa, PT Cargill Indonesia Serang Plant meminta PT Eticon Rekayasa Teknik untuk membantu mewujudkan permohonan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Persetujuan Teknis (PERTEK) Emisi untuk bangunan mereka yang berada di Serang, Banten.

Sekilas Tentang PBG dan PERTEK

Permohonan PBG PT Cargill Indonesia Serang Plant, Sumber: doc pribadi
Permohonan PBG PT Cargill Indonesia Serang Plant, Sumber: doc pribadi

Menurut PP Nomor 16 Tahun 2021 tentang Bangunan Gedung, Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) adalah sebuah perizinan yang diberikan kepada pemilik bangunan untuk membangun baru, mengubah, memperluas, mengurangi, dan/atau merawat bangunan gedung sesuai dengan standar teknis bangunan gedung.

Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) ini dapat dikatakan sebagai salah satu pedoman dalam pelaksanaan konstruksi. Dengan begitu, adanya PBG tentu bangunan dapat dipastikan telah memenuhi standar peraturan yang berlaku. Serta memiliki legalitas yang resmi dan sah di mata hukum untuk proses operasionalnya. 

Sementara itu, Persetujuan Teknis (PERTEK) Emisi adalah sebuah dokumen yang memastikan bahwa kegiatan usaha/ industri memenuhi standar emisi yang telah ditetapkan oleh pemerintah setempat. PERTEK Emisi ini merupakan salah satu langkah krusial dalam memenuhi regulasi lingkungan hidup di Indonesia. 

Persetujuan Teknis (PERTEK) Emisi ini adalah izin resmi dari pemerintah untuk kegiatan usaha yang menghasilkan emisi. Tujuannya, guna memastikan bahwa kegiatan usaha/ industri yang dilakukan tidak memberikan dampak buruk atau kerugian yang sangat besar bagi lingkungan maupun masyarakat di sekitarnya.

Project Permohonan PBG dan PERTEK PT Cargill Indonesia Serang Plant

Ya, beberapa waktu lalu, PT Eticon Rekayasa Teknik telah melakukan visitasi ke Cargill Indonesia Serang Plant, dalam agenda menyelesaikan project permohonan PBG dan PERTEK Emisi serta melakukan serah terima dokumen di PT Cargill Indonesia Serang Plant. 

Sebagai bentuk apresiasi atas kerjasama yang telah terjalin, PT Eticon Rekayasa Teknik menyampaikan ucapan terimakasih kepada PT Cargill Indonesia Serang Plant atas kepercayaannya kepada kami dalam membantu menangani perizinan PBG dan PERTEK ini. 

Dengan terselesaikannya rangkaian permohonan PBG dan PERTEK Emisi ini, PT Cargill Indonesia Serang Plant dapat terus menjalankan operasionalnya dengan kepatuhan hukum dan kepatuhan lingkungan yang lebih baik. 

Kami juga berharap kolaborasi ini dapat terus berkembangan dan terjalin di masa mendatang untuk mendukung project keberlanjutan. Dari berakhirnya project ini menjadi bukti bahwa Eticon selalu berkomitmen dalam memberikan layanan terbaik guna membantu setiap klien dalam memastikan operasional yang aman dan legal.

PT Eticon Rekayasa Teknik Berhasil Wujudkan Permohonan PBG RS Mitra Keluarga di Malang

Permohonan PBG RS Mitra Keluarga di Malang, Sumber: doc pribadi

Sebagai salah satu konsultan PBG terbaik di Indonesia, eksistensi PT Eticon Rekayasa Teknik dalam membantu menerbitkan PBG untuk bangunan klien sudah tidak perlu diragukan lagi. Terbukti dengan beberapa waktu lalu, Eticon kembali berhasil mewujudkan permohonan PBG untuk klien kami RS Mitra Keluarga Malang.

Sekilas Tentang Persetujuan Bangunan Gedung (PBG)

Pembangunan di Indonesia kian hari kian meningkat, seiring dengan perkembangan zaman yang juga semakin modern. Namun, apakah mendirikan bangunan hanya sebatas “mendirikan” saja? Jawabannya tentu tidak! Sebelum bangunan didirikan, para pengelola atau pemilik bangunan harus terlebih dahulu mengurus PBG.

Persetujuan Bangunan Gedung atau yang kita kenal sebagai PBG adalah satu dari sekian banyaknya perizinan yang wajib dimiliki oleh bangunan. Berbeda dengan SLF yang harus dimiliki sebelum bangunan dioperasionalkan, PBG wajib dimiliki sebelum pelaksanaan konstruksi dimulai atau sebelum bangunan didirikan.

Kepemilikan PBG juga ditegaskan dalam PP Nomor 16 Tahun 2021 tentang Bangunan Gedung, yang di dalamnya menyatakan bahwa PBG adalah perizinan yang diberikan kepada pemilik bangunan gedung untuk bisa mendirikan, mengubah, memperluas, mengurangi, atau bahkan merawat bangunan sesuai standar teknis.

Namun, bagaimana jika tidak mengajukan PBG tapi nekat melaksanakan proyek konstruksi? Masih dalam peraturan yang sama, apabila tidak memiliki PBG tapi melaksanakan proyek konstruksi, maka akan ada sanksi yang menunggu. Seperti peringatan tertulis, penghentian sementara atau permanen pelaksanaan konstruksi. 

Lalu, ada pula sanksi penghentian sementara atau permanen pemanfaatan bangunan, pembatasan kegiatan pembangunan, sampai sanksi pembongkaran bangunan yang telah berdiri. Jadi, tidak heran jika banyak kasus bangunan mangkrak di Indonesia yang salah satu alasannya karena tidak mengantongi PBG.

Project Permohonan PBG RS Mitra Keluarga di Malang

Permohonan PBG RS Mitra Keluarga di Malang, Sumber: doc pribadi
Permohonan PBG RS Mitra Keluarga di Malang, Sumber: doc pribadi

Begitu pula project yang belum lama ini PT Eticon Rekayasa Teknik tangani tentang Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Beberapa waktu lalu, tim Eticon telah melakukan kunjungan ke RS Mitra Keluarga dalam rangka menyelesaikan project permohonan PBG untuk bangunan mereka. 

Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan serah terima dokumen PBG kepada pihak rumah sakit. Sekaligus menjadi bagian dari tahapan akhir dalam project permohonan Persetujuan Bangunan Gedung. Kegiatan serah terima PBG dihadiri langsung oleh Bapak Ady Putra Kurniawan, selaku Direktur PT Eticon Rekayasa Teknik.

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga turut menyampaikan apresiasinya terhadap kerjasama yang terjalin baik antara PT Eticon Rekayasa Teknik dan RS Mitra Keluarga Malang dalam menyelesaikan seluruh tahapan proses perizinan PBG secara lancar dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Komitmen PT Eticon Rekayasa Teknik untuk Klien

Dengan berakhir dan diterbitkannya PBG ini, diharapkan RS Mitra Keluarga dapat dengan sesegera mungkin untuk mengoptimalkan fasilitas yang telah mendapatkan persetujuan bangunan. Dari kunjungan resmi ini juga menjadi bukti bahwa Eticon selalu berkomitmen untuk terus mendukung klien. 

Khususnya mendukung dan membantu dalam memenuhi standar pembangunan yang sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku. Hal ini juga mencerminkan peran penting PT Eticon Rekayasa Teknik dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang sesuai dengan ketentuan peraturan pemerintah.

Selain itu, berakhirnya rangkaian project permohonan PBG RS Mitra Keluarga Malang juga menjadi salah satu bukti nyata bahwa PT Eticon Rekayasa Tentik dalam mendukung dan membantu perizinan bangunan gedung selalu dilakukan secara totalitas dan maksimal. 

Jadi, apabila Anda memiliki kebutuhan terkait dengan permohonan penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung seperti RS Mitra Keluarga Malang, jangan ragu mengandalkan jasa PBG dari Eticon. Karena pastinya, kami siap menjadi partner terbaik untuk keamanan bangunan Anda!

PT Eticon Rekayasa Teknik Lakukan Visitasi PEIL Banjir di PT Multi Bintang Indonesia, Mojokerto

Tim Eticon melakukan visitasi PEIL Banjir di MBI, Sumber: doc pribadi

Mojokerto, Februari 2025 – PT Eticon Rekayasa Teknik kembali berhasil menyelesaikan proyeknya bersama klien. Kali ini kami melakukan visitasi permohonan PEIL Banjir pada PT Multi Bintang Indonesia di Mojokerto, Jawa Timur. Sebelum membahas lebih jauh, mari sedikit mengulas tentang apa itu PEIL banjir.

Sekilas Tentang Permohonan PEIL Banjir

PEIL Banjir adalah salah satu prosedur penting dalam perizinan bangunan. Terutama bangunan yang berada di kawasan dengan potensi risiko banjir yang tinggi. PEIL Banjir menjadi sangat penting, karena banjir adalah salah satu bencana yang bisa terjadi kapan saja, apalagi jika intensitas musim penghujan sangat tinggi.

Bencana banjir tidak hanya akan merugikan secara materiil. Melainkan juga tidak jarang ancamannya dapat merenggut nyawa/ memakan korban jiwa. Oleh sebab itu, sebagai langkah untuk meminimalisir berbagai ancaman yang mungkin dapat terjadi, salah satunya dengan mengajukan permohonan PEIL Banjir ini.

Pengecekan PEIL Banjir ini merupakan suatu rangkaian kegiatan yang dilakukan guna mengukur ketinggian minimal tanah/ lantai pada sebuah bangunan. Hal tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa bangunan yang dibangun tidak berpotensi tergenang air ketika banjir datang.

Visitasi permohonan PEIL Banjir PT Multi Bintang Indonesia, Sumber: doc pribadi
Visitasi permohonan PEIL Banjir PT Multi Bintang Indonesia, Sumber: doc pribadi

Visitasi Permohonan PEIL Banjir PT Multi Bintang Indonesia di Mojokerto

Nah, belum lama ini pada Februari 2025, PT Eticon Rekayasa Teknik bersama Dinas PUPR Kab. Mojokerto, khususnya dari Bidang Sumber Daya Air melakukan visitasi terkait permohonan PEIL Banjir di PT Multi Bintang Indonesia yang berlokasi di Jl. Mojosari, Km. 50, Turi, Pesanggrahan, Kec. Kutorejo, Mojokerto, Jawa Timur.

Proyek kerjasama bersama PT Multi Bintang Indonesia ini bukan yang pertama kali dilakukan. Sebelumnya, kami telah melakukan kerjasama perihal permohonan penerbitan SLF untuk PT Multi Bintang Indonesia. PT Multi Bintang Indonesia sendiri merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang produsen minuman.

Visitasi ini berlangsung selama satu hari dan melibatkan Tenaga Ahli dari PT Eticon Rekayasa Teknik yang berkolaborasi dengan perwakilan Dinas PUPR Kab Mojokerto. Pihak PT Multi Bintang Indonesia juga turut hadir untuk mendampingi, guna memastikan kelancaran selama proses visitasi lapangan dilakukan.

Visitasi dan pengkajian dilakukan oleh tim ahli Eticon, Sumber: doc pribadi
Visitasi dan pengkajian dilakukan oleh tim ahli Eticon, Sumber: doc pribadi

Kesimpulan

Data yang diperoleh dari kegiatan visitasi ini akan menjadi dasar dalam menentukan apakah suatu bangunan memenuhi persyaratan keamanan terhadap potensi banjir atau justru membutuhkan penyesuaian lebih lanjut. 

Melalui proses pengecekan dan visitasi ini, diharapkan setiap pembangunan yang dilakukan di Kabupaten Mojokerto memenuhi regulasi yang berlaku. Guna meminimalisir risiko dampak lingkungan di masa mendatang, khususnya dampak yang disebabkan oleh banjir.

Keberhasilan visitasi permohonan PEIL Banjir PT Multi Bintang Indonesia ini tidak hanya menjadi kebanggan tersendiri bagi Eticon. Namun, juga menjadi bukti bahwa kami sebagai penyedia layanan selalu berkomitmen dalam membantu setiap kebutuhan klien, termasuk permohonan PEIL Banjir ini.

Jadi, apabila Anda memiliki kebutuhan permohonan PEIL Banjir bisa mengandalkan layanan kami. Tidak hanya terbatas untuk wilayah Mojokerto saja, tetapi juga memberikan layanan ke seluruh penjuru Indonesia.

Kegiatan Survei Permohonan SLF PT Indesso Aroma oleh PT Eticon Rekayasa Teknik

Pengkajian dilakukan oleh tim ahli Eticon, Sumber: doc pribadi

PT Eticon Rekayasa Teknik sebagai salah satu konsultan SLF terbaik di Indonesia kembali berhasil menyelesaikan berbagai project terkait SLF bagi bangunan/ perusahaan besar di seluruh penjuru Indonesia. Salah satu klien yang mempercayakan kebutuhan survei permohonan SLF adalah PT Indesso Aroma.

Survei Permohonan SLF PT Indesso Aroma

Perlu diketahui, Sertifikat Laik Fungsi atau SLF adalah salah satu dokumen perizinan yang wajib dimiliki oleh setiap bangunan sebelum bangunan tersebut benar-benar dimanfaatkan atau dioperasionalkan. Kepemilikan SLF tidak hanya sekedar untuk memenuhi legalitas hukum yang berlaku. 

Lebih dari itu, SLF ini menjadi salah satu tolak ukur bahwa bangunan yang akan digunakan dapat memenuhi aspek kenyamanan, keamanan, keselamatan, dan kemudahan bagi para penggunanya. Apa jadinya bangunan tanpa SLF? Tentunya, potensi bahaya yang ditimbulkan akan semakin meningkat. 

Karena bangunan yang digunakan tidak melalui uji kelaikan fungsi. Kepemilikan SLF juga tertuang dalam PP Nomor 16 Tahun 2021 tentang Bangunan Gedung. Itulah mengapa Sertifikat Laik Fungsi ini sangat penting dimiliki oleh bangunan-bangunan, khususnya yang dioperasionalkan untuk kepentingan publik. 

Jadi, tidak hanya memastikan bangunan telah berdiri dengan kokoh saja. Namun, juga perlu memastikan bahwa fungsi bangunan tersebut benar-benar terpenuhi. Hal itu pula yang dilakukan oleh salah satu klien kami pada proyek survei permohonan SLF kali ini, yaitu PT Indesso Aroma. 

PT Indesso Aroma sendiri adalah salah satu dari banyaknya perusahaan raksasa di Indonesia. Perusahaan ini dikenal sebagai produsen ingredient makanan, perisa, dan pengharum (flavor dan fragrance) berbasis alami dengan mutu kualitas tinggi yang tentunya berkelanjutan bagi lingkungan.

Tahapan Survei Permohonan SLF PT Indesso Aroma

Survei permohonan SLF PT Indesso Aroma, Sumber: doc pribadi
Survei permohonan SLF PT Indesso Aroma, Sumber: doc pribadi

Pengecekan pada survei permohonan SLF di PT Indesso Aroma kali ini melalui beberapa tahapan penting. Pertama, sebelum melakukan pengecekan lapangan dilakukan briefing terlebih dahulu bersama klien. 

Selanjutnya, penyampaian beberapa materi penting dalam proses pelaksanaan survei yang disampaikan oleh koordinator, serta pendampingan yang dilakukan dari pihak klien. Berbagai tahapan krusial ini harus dilakukan guna memastikan kelancaran dalam proses pelaksanaan survei lapangan. 

PT Eticon Rekayasa Teknik melakukan pengecekan ke beberapa bidang utama yaitu bidang arsitektur, struktur bangunan, mekanikal elektrikal dan plumbing. Setiap bidang pengecekan melibatkan Tenaga Ahli dalam bidang masing-masing. Pengecekan tersebut antara lain: 

1. Bidang Arsitektur

Pada bidang arsitektur, pengecekan dilakukan pada beberapa bagian dalam bangunan, seperti: 

  • Melakukan pemeriksaan tata ruang dalam dan luar pada bangunan
  • Pengecekan gambar teknis terkait keselarasan gambar pada bangunan
  • Pengukuran aksesibilitas pada beberapa bagian, termasuk tangga darurat, pintu, dan akses bangunan lainnya

2. Bidang Teknik Sipil/ Struktur Bangunan

Pada bidang teknik sipil/ struktur bangunan, tim Eticon melakukan pengecekan pada beberapa hal seperti: 

  • Pemeriksaan pondasi dan balok penyangga yang digunakan pada struktur bangunan
  • Melakukan pengukuran uji kekuatan beton dan baja
  • Melakukan pengukuran pada setiap bangunan struktur terkait kekuatan bangunan

3. Bidang Mekanikal, Elektrikal dan Plumbing

Sementara itu, untuk bidang mekanikal, elektrikal, dan plumbing, tim Eticon melakukan pengecekan untuk: 

  • Melakukan pengecekan keamanan instalasi listrik, termasuk di dalamnya pengecekan pada sistem alur instalasi listrik dan proteksi terhadap korsleting
  • Melakukan pengecekan pada generator listrik dan tekanan yang dihasilkan
  • Sistem pencahayaan dan ventilasi buatan yang sesuai standar
  • Pengecekan suhu ruangan dalam bangunan
  • Pemeriksaan pada sistem plumbing, termasuk pemeriksaan air serta proteksi kebakaran seperti hydrant dan APAR (Alat Pemadam Api Ringan).

Penyampaian Hasil Akhir

Setelah seluruh tahapan survei permohonan SLF untuk PT Indesso Aroma selesai dilakukan, tim Tenaga Ahli dari PT Eticon Rekayasa Teknik menyusun hasil temuan berdasarkan data yang diperoleh di lapangan. Hasil temuan ini kemudian disampaikan kepada pihak PT Indesso Aroma oleh Tenaga Ahli dari masing-masing bidang.

Data yang telah dikumpulkan akan dikaji lebih lanjut oleh tim ahli untuk menentukan langkah-langkah perbaikan atau rekomendasi yang diperlukan guna memenuhi persyaratan SLF. Dengan adanya survei ini, diharapkan PT Indesso Aroma dapat memastikan bahwa bangunan yang diajukan telah memenuhi standar kelayakan fungsi. 

Apabila Anda memiliki kebutuhan terkait SLF untuk bangunan, Anda bisa mengandalkan konsultan SLF dari PT Eticon Rekayasa Teknik. Dengan Tenaga Ahli terbaik di bidangnya masing-masing, kami siap membantu memenuhi kebutuhan bangunan Anda terkait SLF.

PT Eticon Rekayasa Teknik Laksanakan Riksa Uji SLO di PT Commonwealth Steel Indonesia

Riksa uji SLO di PT Commonwealth Steel Indonesia, Sumber: doc pribadi

Pada tanggal 25 Januari 2025, PT Eticon Rekayasa Teknik melaksanakan kegiatan Riksa Uji SLO (Sertifikat Laik Operasi) di PT PT Commonwealth Steel Indonesia yang berlokasi di Kawasan Industri Pancatama, Desa Sukatani, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Seperti yang kita ketahui, PT Commonwealth Steel Indonesia sendiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang produksi grinding media, reagen flotasi, dan berbagai produk engineering lainnya yang sampai saat ini masih didominasi produk impor.

Kerjasama Eticon dan PT Commonwealth Steel Indonesia telah beberapa kali terjalin, yang mana ini menjadi bukti bahwa dalam menjalankan pekerjaan, tim Eticon selalu maksimal. Sehingga, kami selalu diberikan kepercayaan untuk menangani proyek yang berkaitan dengan perizinan di perusahaan ini.

Tentang Sertifikat Laik Operasi (SLO)

Riksa uji SLO di PT Commonwealth Steel Indonesia, Sumber: doc pribadi
Riksa uji SLO di PT Commonwealth Steel Indonesia, Sumber: doc pribadi

Sertifikat Laik Operasi (SLO) adalah sebuah dokumen resmi yang menunjukkan bahwa sistem kelistrikan suatu bangunan atau fasilitas telah memenuhi standar kelayakan dan keselamatan yang telah ditetapkan. 

Tanpa kepemilikan SLO, instalasi listrik memiliki resiko tinggi mengalami berbagai gangguan, bahkan dapat berakibat bahaya bagi para pekerja. Tentu, pada perusahaan seperti PT Commonwealth Steel Indonesia, keandalan sistem kelistrikan sangatlah krusial. 

Pasokan listrik yang stabil tidak hanya dapat membantu dalam kelancaran operasional. Melainkan, juga dapat mencegah potensi kerusakan dan bahaya yang disebabkan dari kegagalan instalasi listrik. Itulah mengapa, kegiatan Riksa Uji Sertifikat Laik Operasi untuk PT Commonwealth Steel Indonesia ini dilakukan.

Riksa Uji SLO PT Commonwealth Steel Indonesia

Kegiatan ini merupakan bagian dari proses permohonan sertifikat laik operasional dengan melakukan pemeriksaan kelayakan operasional sistem listrik tegangan menengah (TM) sebagai berikut:

  • Pengambilan Data Visual: Pemeriksaan visual pada sistem instalasi listrik untuk memastikan kesesuaian dengan standar keselamatan dan operasional.
  • Pengambilan Data Beban: Pengukuran beban listrik untuk mengevaluasi kapasitas dan kestabilan sistem.
  • Pengukuran Tahanan Isolasi: Pengecekan tahanan isolasi pada setiap material transformator (trafo) sesuai dengan prosedur teknis yang berlaku.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa sistem listrik yang digunakan oleh PT Commonwealth Steel Indonesia memenuhi standar kelayakan operasional dan keamanan sesuai peraturan yang berlaku. 

Melalui survey ini proses ini, PT Eticon Rekayasa Teknik mendukung terciptanya sistem kelistrikan yang aman, efisien, dan andal untuk menunjang operasional perusahaan.

Survey Drawing di PT Ajinomoto Indonesia oleh PT Eticon Rekayasa Teknik

Survei drawing di PT Ajinomoto Indonesia, Sumber: doc pribadi

Belum lama ini, PT Eticon Rekayasa Teknik telah melaksanakan kegiatan survey drawing di salah satu perusahaan besar di Indonesia. Yaitu survey drawing di PT Ajinomoto Indonesia yang berlokasikan di Jl. Raya Mlirip No.110, Gedong, Mlirip, Kec. Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

PT Ajinomoto Indonesia sendiri pastinya bukan nama yang asing lagi. Perusahaan ini adalah sebuah perusahaan yang memproduksi berbagai bumbu penyedap masakan. PT Ajinomoto Indonesia adalah salah satu perusahaan bumbu penyedap terbesar di Indonesia yang produk-produknya sangat familiar di telinga masyarakat.

Menjadi perusahaan yang besar dan familiar, tentunya keamanan dan kenyamanan bangunan menjadi salah satu yang diprioritaskan oleh perusahaan ini. Oleh karena itu, dalam rangka menunjang hal tersebut, PT Eticon Rekayasa Teknik melakukan kegiatan survey drawing untuk PT Ajinomoto Indonesia.

Survey drawing ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 22 – 23 Januari 2025. Dengan fokus utama pada pelaksanaan survey lapangan untuk melaksanakan Redrawing Gambar As-built pada bangunan di lokasi tersebut. 

Tujuan dan Ruang Lingkup Survey Drawing PT Ajinomoto Indonesia

Survei drawing di PT Ajinomoto Indonesia, Sumber: doc pribadi
Survei drawing di PT Ajinomoto Indonesia, Sumber: doc pribadi

Dilakukannya survey drawing ini bertujuan untuk memperbaharui atau mendokumentasikan kondisi aktual bangunan di lokasi melalui Gambar As-built agar lebih akurat. As-built drawing sendiri adalah gambar teknis yang menunjukkan kondisi nyata bangunan setelah selesai dibangun. 

Di mana sering kali, kondisi bangunan mengalami perubahan dari desain awal yang telah direncanakan sebelumnya. Oleh karena itu, pembaharuan gambar ini sangat penting dilakukan sebagai langkah untuk menyediakan dokumentasi yang lebih akurat dan terperinci tentang kondisi bangunan. 

Lingkup survey drawing di PT Ajinomoto Indonesia melibatkan pengumpulan data secara menyeluruh pada berbagai aspek bangunan. Dalam pelaksanaan survey, tim PT Eticon Rekayasa Teknik melakukan berbagai aktivitas teknis yang mencakup: 

  • Pengecekan dan pengukuran pada ruang dalam dan luar bangunan
  • Pengecekan struktur pada bangunan beton dan baja
  • Pemeriksaan keselarasan antara desain teknis yang ada dengan kondisi fisik bangunan
  • Pengambilan data lapangan secara detail terkait elemen struktural, tata ruang, dan instalasi listrik pada bangunan
  • Penyesuaian dan pembaruan gambar teknis berdasarkan kondisi lapangan
  • Penyusunan dokumentasi gambar as-built sebagai referensi utama untuk perencanaan
  • Melakukan pengambilan dokumentasi bangunan luar menggunakan drone

Di akhir kegiatan survey drawing ini, tim PT Eticon Rekayasa Teknik menyampaikan hasil analisis awal dan berbagai temuan lapangan kepada pihak PT Ajinomoto Indonesia. Data yang dikumpulkan akan menjadi dasar untuk menyempurnakan gambar As-built. 

Di mana nantinya gambar tersebut akan digunakan dalam permohonan teknis maupun proses perizinan. Dengan adanya survey drawing ini, PT Ajinomoto Indonesia mendapatkan dokumen teknis yang lebih akurat dan up to date. Sehingga, dapat mendukung berbagai kebutuhan yang akan dilakukan oleh pihak perusahaan.

Survei SLF di PT Wei Kang Medical Magelang oleh PT Eticon Rekayasa Teknik

Survei SLF di PT Wei Kang Medical, Sumber: doc pribadi

Eksistensi PT Eticon Rekayasa Teknik sebagai salah satu konsultan SLF terbaik di Indonesia tidak perlu diragukan. Terbukti dengan banyaknya perusahaan –dari skala kecil sampai besar mempercayakan kebutuhan SLF kepada kami. Seperti yang belum lama ini kami lakukan, yaitu survei SLF di PT Wei Kang Medical Magelang.

Sertifikat Laik Fungsi atau yang juga dikenal dengan SLF adalah salah satu perizinan yang wajib dimiliki oleh setiap bangunan. Kepemilikan SLF ini tidak hanya sekedar formalitas untuk memenuhi kebutuhan administratif semata. Namun, SLF dapat menjadi salah satu tolak ukur bahwa bangunan aman digunakan.

Pengurusan SLF juga ditegaskan secara jelas dalam PP Nomor 16 Tahun 2021 tentang Bangunan Gedung. Dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa SLF ini adalah sertifikat yang diberikan oleh Pemerintah Daerah untuk menyatakan kelaikan fungsi bangunan sebelum bangunan tersebut dimanfaatkan. 

Kegiatan Survei PT Wei Kang Medical Magelang

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, PT Eticon Rekayasa Teknik telah melaksanakan survei permohonan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) di PT Wei Kang Medical yang ada di Magelang. PT Wei Kang Medical sendiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang produksi berbagai peralatan medis.

Di mana core bisnis utama dari perusahaan ini adalah pembuatan masker dengan berbagai macam tipe dan jenisnya. Termasuk beberapa di antaranya adalah masker dengan brand yang sudah terkenal di pasaran. 

Kegiatan survei ini berlangsung selama satu hari dan melibatkan koordinator serta Tim PT Eticon Rekayasa Teknik. Pelaksanaan survei juga didampingi oleh perwakilan dari PT Wei Kang Medical guna memastikan kelancaran proses di lapangan yang dilakukan.

Tujuan dan Ruang Lingkup Survei PT Wei Kang Medical

Survei SLF di PT Wei Kang Medical, Sumber: doc pribadi
Survei SLF di PT Wei Kang Medical, Sumber: doc pribadi

Survei yang dilakukan oleh PT Eticon Rekayasa Teknik tersebut mencakup berbagai aspek penting yang terbagi dalam tiga bidang utama. Arsitektur, Teknik Sipil/Struktur Bangunan, dan Mekanikal, Elektrikal, dan Plumbing (MEP). Dengan detail pelaksanaan sebagai berikut: 

1. Survey pada Bidang Arsitektur

Tim Eticon melakukan sejumlah pemeriksaan di bidang arsitektur, termasuk:

  • Tata ruang dalam dan luar bangunan untuk memastikan kesesuaian fungsi dan estetika
  • Pengecekan keselarasan gambar desain dengan kondisi aktual bangunan
  • Pengukuran aksesibilitas, seperti tangga darurat, pintu, dan elemen lainnya, untuk memastikan kemudahan akses dan keselamatan.

2. Bidang Teknik Sipil/Struktur Bangunan

Pada aspek teknik sipil dan struktur bangunan, kegiatan yang dilakukan meliputi:

  • Pemeriksaan elemen struktural, termasuk pondasi dan balok penyangga bangunan.
  • Pengujian kekuatan beton dan baja untuk memastikan kualitas material yang digunakan.
  • Pengukuran kekuatan struktur bangunan secara menyeluruh guna menjamin stabilitas dan keamanan bangunan.

3. Bidang Mekanikal, Elektrikal, dan Plumbing (MEP)

Di bidang Mekanikal, Elektrikal, dan Plumbing, tim Eticon melakukan pemeriksaan pada beberapa hal, seperti:

  • Keamanan instalasi listrik, termasuk sistem alur instalasi dan proteksi terhadap potensi korsleting
  • Pengecekan generator listrik beserta tekanan yang dihasilkan
  • Evaluasi sistem pencahayaan dan ventilasi buatan untuk memastikan sesuai dengan standar
  • Pengecekan suhu ruangan guna menjaga kenyamanan dan keamanan lingkungan kerja
  • Pemeriksaan sistem plumbing, termasuk instalasi air serta proteksi kebakaran, seperti hydrant dan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Sebagai penutup dalam kegiatan survei SLF, tim PT Eticon Rekayasa Teknik menyampaikan hasil analisis sementara dari survei lapangan kepada perwakilan PT Wei Kang Medical. Pemaparan ini mencakup temuan utama yang menjadi bagian dari langkah awal menuju kelayakan fungsi bangunan. 

Dengan pelaksanaan survei yang komprehensif ini, PT Eticon Rekayasa Teknik mendukung PT Wei Kang Medical untuk memastikan bangunannya memenuhi semua persyaratan teknis dan keselamatan yang diperlukan untuk memperoleh SLF.

Survei Lapangan Rencana Penerbitan SLF PT. Huadian Bukit Asam Power di Kab. Muara Enim

Survei lapangan di PT Huadian Bukit Asam Power, Sumber: doc pribadi

Sebagai salah satu konsultan SLF terbaik di Indonesia, PT Eticon Rekayasa Teknik telah berhasil menyelesaikan berbagai project terkait SLF bagi bangunan gedung di seluruh penjuru Indonesia. Salah satu klien yang belum lama ini menyerahkan kebutuhan SLF bangunannya kepada kami adalah PT Huadian Bukit Asam Power.

PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP) adalah salah satu perusahaan besar di Indonesia yang bergerak di bidang penyedia Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). PT Huadian Bukit Asam Power ini berperan dalam mengembangkan, membangun, dan mengoperasionalkan PLTU di Provinsi Sumatera Selatan.

Salah satu PLTU yang dikelola oleh PT Huadian Bukit Asam Power adalah PLTU Mulut Tambang – Sumatera Selatan 8 yang berlokasi di Kabupaten Muara Enim. Bangunan PLTU ini tentunya memerlukan pemenuhan standar yang ditetapkan oleh pemerintah setempat.

Apa itu SLF dan Pentingnya Bagi Bangunan?

Sertifikat Laik Fungsi (SLF) adalah salah satu dokumen perizinan yang wajib dimiliki oleh setiap bangunan gedung. SLF ini bukan hanya sekedar perizinan untuk formalitas di mata hukum, tetapi juga menjadi tolak ukur bahwa bangunan yang didirikan dan akan dioperasionalkan telah benar-benar aman. 

Bahkan kepemilikan SLF juga ditegaskan dalam PP Nomor 16 Tahun 2021 tentang Bangunan Gedung. Di dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa SLF adalah sertifikat yang diberikan oleh Pemerintah Daerah untuk menyatakan kelaikan fungsi bangunan gedung sebelum dapat dimanfaatkan.

Jadi, ketika mendirikan bangunan tidak hanya memperhatikan bahwa bangunan tersebut berdiri kokoh saja. Melainkan, juga harus memastikan bahwa secara fungsi bangunan tersebut laik. Bagaimana cara membuktikannya? Yaitu dengan kepemilikan SLF. Inilah mengapa, tim Eticon melaksanakan tinjauan ini.

Kegiatan Survei Lapangan di PT Huadian Bukit Asam Power

Survei lapangan di PT Huadian Bukit Asam Power, Sumber: doc pribadi
Survei lapangan di PT Huadian Bukit Asam Power, Sumber: doc pribadi

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, dalam upaya mendukung penerbitan Sertifikat Laik Fungsi pada bangunan PLTU Mulut Tambang – Sumatera Selatan 8, PT Eticon Rekayasa Teknik berhasil melaksanakan survei lapangan yang berlangsung pada 18-22 November 2024. 

Survei lapangan ini menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan bahwa bangunan PLTU memenuhi persyaratan yang berlaku sebelum mendapatkan SLF. Kegiatan survei lapangan dihadiri langsung oleh Bapak Ady Putra Kurniawan, selaku Direktur PT Eticon Rekayasa Teknik dan tim operasional Eticon.

Selain itu, tinjauan lapangan ini juga didampingi oleh TIM PT Huadian Bukit Asam Power dan DPUPR Kab. Muara Enim. Rangkaian kegiatan survei lapangan yang dilaksanakan meliputi beberapa tahapan penting, meliputi: 

  • Sidang Visitasi: Sidang ini dilakukan untuk pemaparan hasil analisis yang dilakukan oleh tenaga ahli (TA) di bidang arsitektur, /struktur bangunan, dan bidang Elektrikal Plumbing.
  • Pengecekan Fisik Bangunan: Pengecekan fisik bangunan ini dilakukan oleh tim PT Eticon Rekayasa Teknik pada bangunan yang akan diuji secara akurat berdasarkan ketentuan yang telah ditetapkan melalui standar operasional. Pengecekan fisik dan non dilakukan sebagai bentuk komitmen perusahaan untuk menciptakan suasana kerja yang aman dan nyaman bagi para pekerja.

Melalui kegiatan survei lapangan ini, Eticon menegaskan komitmennya dalam membantu dan mendukung perusahaan-perusahaan besar seperti PT Huadian Bukit Asam Power dalam upaya mewujudkan bangunan yang aman, nyaman, dan sesuai dengan standar yang berlaku.

Jadi, apabila bangunan Anda memiliki kebutuhan terkait Sertifikat Laik Fungsi, mempercayakan prosesnya kepada Eticon adalah langkah yang tepat. Karena kami selalu berdedikasi tinggi dengan tenaga-tenaga ahli di berbagai background pendidikan yang relevan.

Sidang Konsultasi RS Mitra Keluarga (MIKA) dalam Permohonan PBG

Sidang konsultasi PBG RS Mitra Keluarga, Sumber: doc pribadi

Beberapa waktu lalu, tepatnya pada Kamis, 19 Desember 2024, PT Eticon Rekayasa Teknik telah sukses melaksanakan sidang konsultasi terkait permohonan PBG di RS Mitra Keluarga (MIKA). 

Sidang konsultasi ini berlangsung di Kota Malang dan melibatkan berbagai pihak penting di dalamnya. Termasuk, Direktur PT Eticon Rekayasa Teknik, Bapak Ady Putra Kurniawan, tenaga ahli perusahaan, serta tim manajemen RS Mitra Keluarga. 

Secara singkatnya, rangkaian dalam pertemuan ini adalah memaparkan materi mengenai prosedur dan kelengkapan yang perlu dipersiapkan untuk mengajukan permohonan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Apa Itu PBG?

Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) adalah dokumen perizinan yang diberikan oleh pemerintah daerah kepada pemilik bangunan yang akan mendirikan bangunannya. Kepemilikan Persetujuan Bangunan Gedung juga ditegaskan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021 tentang Bangunan Gedung. 

Dalam peraturan tersebut menjelaskan bahwa, PBG adalah sebuah perizinan yang diberikan kepada pemilik bangunan gedung untuk membangun baru, mengubah, memperluas, mengurangi, dan/ atau merawat bangunan gedung sesuai dengan standar teknis bangunan gedung yang berlaku.

PBG sendiri berfungsi sebagai bukti bahwa bangunan telah direncanakan dan akan dibangun sesuai dengan standar yang berlaku. Di mana bangunan harus memenuhi aspek keselamatan, kesehatan, keamanan, dan kemudahan bagi penggunanya. Proses pengajuan ini juga mencakup berbagai tahapan penting yang harus dilalui.

Jadi, PBG ini wajib dimiliki oleh setiap bangunan sebelum bangunan tersebut didirikan. Bagaimana jika bangunan tidak mengantongi PBG? Akan dikenakan sanksi seperti peringatan tertulis, pembatasan kegiatan bangunan, penghentian sementara/ tetap bangunan, bahkan paling parah bisa dilakukan pembongkaran.

Karena tanpa Persetujuan Bangunan Gedung, besar kemungkinan bahwa bangunan tersebut tidak memenuhi persyaratan dan tidak sesuai standar yang berlaku. Sehingga, berpotensi untuk memberikan dampak berbahaya bagi mereka yang menggunakannya. Karena itu, kepemilikannya sangatlah penting.

Sidang konsultasi PBG RS Mitra Keluarga, Sumber: doc pribadi
Sidang konsultasi PBG RS Mitra Keluarga, Sumber: doc pribadi

PBG untuk RS Mitra Keluarga (MIKA)

Dengan kepemilikan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), RS Mitra Keluarga tidak hanya akan memastikan bahwa bangunan memenuhi semua standar teknis yang berlaku dan ditentukan oleh pemerintah. Namun, juga menunjukkan komitmennya terhadap keamanan bangunan dan pengguna di dalamnya. 

Kepemilikan Persetujuan Bangunan Gedung ini juga menjadi bukti legalitas resmi yang penting untuk menambah kepercayaan masyarakat terhadap RS Mitra Keluarga. Jadi, selain layanannya yang memberikan manfaat bagi masyarakat, bangunannya pun akan aman digunakan dalam jangka panjang.

Sidang konsultasi oleh PT Eticon Rekayasa Teknik kepada RS Mitra Keluarga juga menjadi salah satu bentuk komitmen kami dalam mendukung klien mendapatkan bangunan yang aman digunakan. Sebagai mitra terpercaya dalam layanan teknis dan perizinan, kami terus berupaya memberikan hasil terbaik kepada klien. 

Dengan berbekal pengalaman, kompetensi, dan dedikasi tinggi, PT Eticon Rekayasa Teknik siap membantu kebutuhan Anda dalam pengurusan perizinan bangunan dan proyek lainnya. Jadi, apabila memiliki kebutuhan terkait perizinan PBG, PT Eticon Rekayasa Teknik adalah solusi paling tepat!