Dianggap Sebagai Keajaiban Dunia, Siapa Sebenarnya Arsitek Candi Borobudur?


Deprecated: ltrim(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u5517643/public_html/wp-content/themes/jupiterx/lib/api/utilities/functions.php on line 189

Deprecated: ltrim(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u5517643/public_html/wp-content/themes/jupiterx/lib/api/utilities/functions.php on line 189
Candi Borobudur masuk ke dalam situs warisan dunia, Sumber: tribunnews.com

Hampir semua lapisan masyarakat yang tinggal di Indonesia mengetahui adanya candi terbesar di dunia yaitu Candi Borobudur. Kemegahan dari candi tersebut juga menjadikan tempat ini sebagai salah satu bukti kejayaan dan kehormatan Kerajaan Mataram Kuno. Akan tetapi, adakah diantara Anda yang mengetahui siapa arsitek Candi Borobudur yang merancang semua itu?

Salah satu candi atau kuil Buddha terbesar di dunia ternyata berada di kawasan Indonesia. Candi tersebut dinamakan Candi Borobudur. Candi ini berlokasi di kota Magelang, provinsi Jawa Tengah atau sekitar 40 Km dari pusat kota Yogyakarta. Meski candi tersebut dikenals sebagai kuil tempat peribadatan umat Buddha, namun tidak jarang wisatawan lain mengunjungi kawasan ini.

Kemegahan Candi Borobudur yang dapat Anda saksikan dari kejauhan tentu membuat bertanya-tanya. Arsitek seperti apa yang bisa merancang bangunan kuil dengan ukuran yang sangat fantastis ini. Untuk menjawab rasa penasaran Anda, mari simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini.

Sejarah dari Candi Borobudur

Untuk mengetahui siapa sosok dibalik kemegahan bangunan Candi Borobudur, maka alangkah baiknya untuk menelusuri kembali sejarah masa lampau yaitu masa-masa kekuasaan Dinasti Syailendra. Menurut ahli sejarah, Candi Borobudur dibangun pada masa Dinasti Syailendra sekitar tahun 780-840 Masehi.

Maksud dan tujuan dari dibangunnya candi tersebut yaitu tidak lain dan tidak bukan adalah untuk digunakan sebagai tempat pemujaan Budha dan sebagai tempat berziarah. Candi ini berisikan petunjuk-petunjuk agar manusia dapat menjauhkan dirinya dari hawa nafsu dunia dan beralih menuju pencerahan dan kebijaksanaan, menurut keyakinan agama Budha.

Sekitar tahun 1814, para pasukan penjajah Inggris yang berada di bawah kepemimpinan Sir Thomas Stamford Raffles berhasil menemukan peninggalan dari bangunan candi tersebut. Hingga pada akhirnya, area Candi Borobudur kemudian berhasil dibersihkan seluruhnya pada tahun 1835.

Candi Borobudur juga mengalami masa pemugaran sejumlah dua kali. Tujuan dari pemugaran candi yaitu memperkuat struktur-struktur bangunan agar jangka waktu ketahanannya bisa selama mungkin. Maka dari itu, sisi structural sangatlah penting dalam proses pemugaran. Proses pemugaran candi juga memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap nilai estetika dari bangunan itu sendiri.

Mengenal arsitek yang merancang Candi Borobudur, Sumber: tirto.id
Mengenal arsitek yang merancang Candi Borobudur, Sumber: tirto.id

Gunadharma, Arsitek Candi yang Merancang Bangunan Candi Borobudur

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa Candi Borobudur didirikan pada masa Dinasti Syailendra yang diperintah oleh Raja Samaratungga pada tahun 824. Pembangunan candi tersebut konon baru dapat terselesaikan sekitar abad ke-9, yang kemudian diresmikan oleh permaisuri Rakai Pikatan yaitu Pramodawardhani.

Dibalik kemegahan bangunan dari Candi Borobudur, terdapat sosok yang diperintahkan untuk merancang dan membangun candi tersebut. Dia bernama Gunadharma atau Gunadarma yang merupakan seorang arsitek legendaris yang berasal dari Benua Afrika. Menurut peneliti sejarah, tidak banyak ditemukan detail informasi mengenai arsitek ini.

Meskipun begitu, masyarakat lokal yang tinggal di sekitar kawasan Candi Borobudur memiliki kepercayaan bahwa Bukit Menoreh yang berlokasi di Magelang merupakan perwujudan dari arsitek candi Gunadharma yang sedang terlelap tidur setelah selesai membangun Candi Borobudur.

Dilansir dari skripsi yang berjudul Relasi Makna Simbol Candi Borobudur Dengan Ajaran Buddha, arsitek candi Gunadharma membangun candi tersebut dalam 5 tahapan, antara lain:

1. Tahap Pertama di Tahun 780 Masehi

Proses pembangunan tahap awal ini dilakukan oleh arsitek Candi Borobudur di atas bukit. Pada bagian bukit dilakukan perataan dan area pelatarannya diperluas. Dalam proses pembangunan bukit, bahan yang dipakai yaitu tanah yang dipadatkan dan ditutup dengan struktur batu.

Struktur batu yang dimaksud menyerupai cangkang dan membungkus bukit tanah. Sementara pada sisa bagian bukit kemudian ditutup dengan struktur batu lapis demi lapis. Pada tahap pertama ini, pembangunan candi disusun secara bertingkat seperti piramida yang berundak.

2. Tahap Kedua dan Ketiga di Tahun 792 Masehi

Pada tahap kedua, terdapat penambahan dua undakan yang dibentuk persegi. Selain itu, dibuat dibangun juga area pagar langkan dan satu undak yang melingkar di bagian atasnya. Bagian undak tersebut memiliki stupa tunggal dengan ukuran yang besar.

Kemudian, pada tahap yang ketiga terdapat perubahan pada bagian rancangan bangunan candi. Bagian undak atas lingkaran yang sebelumnya telah dibangun kemudian diputuskan untuk dibongkar ulang. Lalu, stupa tersebut diganti dengan tiga undak lingkaran, sementara stupa-stupa kecil dibangun secara berbaris melingkar pada area pelataran undak-undak. Terakhir, stupa berukuran besar ditempatkan pada bagian tengah.

3. Tahap Keempat di Tahun 824 Masehi dan Tahap Kelima di Tahun 833 Masehi

Pada tahap keempat dan kelima, arsitek Candi Borobudur yakni Gunadharma kembali melakukan perubahan kecil dalam rancangan bangunannya. Misalnya seperti penambahan pagar langkan yang berada di paling luar. Selain itu, dilakukannya penyempurnaan relief, perubahan rancangan tangga, pelebaran ujung kaki, dan pelengkung atas gawang pintu.

Keindahan arsitektur Candi Borobudur yang dilihat dari atas, Sumber: sibakuljogja.jogjaprov.go.id
Keindahan arsitektur Candi Borobudur yang dilihat dari atas, Sumber: sibakuljogja.jogjaprov.go.id

Keistimewaan yang Dimiliki Bangunan Candi Borobudur

Layaknya keunikan dan keistimewaan yang dapat disaksikan dari arsitektur rumah adat Bali, arsitektur yang dimiliki oleh Candi Borobudur juga tidak kalah istimewa. Diantara keistimewaan dari bangunan Candi Borobudur adalah sebagai berikut.

1. Candi Borobudur Terdiri dari Dua Juta Blok Vulkanik

Sebenarnya masih banyak sejumlah perdebatan yang terkait dengan Candi Borobudur. Misalnya seperti salah satu dugaan yang mengatakan bahwa candi tersebut dibangun di atas sebuah danau purba yang telah mengering. Dugaan tersebut semakin menguat ketika terdapat bukti terendamnya bagian dasar candi pada abad ke-13 dan ke-14. Namun, dugaan tersebut belum bisa dibuktikan secara konkrit.

Meski begitu, salah satu yang pasti adalah bahwa Candi Borobudur yang dirancang oleh arsitek Gunadharma ini merupakan bangunan yang terdiri dari setidaknya dua juta blok batu vulkanik yang terpahat dengan baik. Setiap dari masing-masing balok tersebut saling mengunci, sehingga candi tetap berada pada kondisi yang baik sampai sekarang.

2. Relief yang Ada di Candi Borobudur Berkisah Tentang Kehidupan Buddha

Menurut peneliti sejarah, terdapat sekitar 2.672 patahan relief dengan ukuran 123 x 123 meter yang tersebar di area candi. Sebanyak 1.460 patahan relief berisi tentang cerita kisah Buddha. Salah satu kisah yang terdapat di relief tersebut yaitu mengenai kelahiran Buddha yang diceritakan pada relief Jataka dan Awadana.

Tidak hanya itu saja, terdapat setidaknya 504 arca Budhha yang terletak dalam 432 relung dan 72 stupa yang berlubang. Terdapat pula 100 talang yang membentuk seperti patung ikan dengan kepala gajah yang difungsikan sebagai saluran air.

Candi Borobudur yang menjadi tempat wisata ziarah bagi umat Buddha memang memiliki banyak keunikan dan keistimewaan dari segi struktur bangunannya. Meskipun, bangunan candi tersebut pernah mengalami kerusakan karena adanya bencana alam seperti gempa bumi dan letusan dari Gunung Merapi, tetapi renovasi bangunan terus dijalankan agar candi megah yang ada Indonesia ini tetap terus terlestarikan.

Proses pemugaran Candi Borobudur, Sumber: kebudayaan.kemdikbud.go.id
Proses pemugaran Candi Borobudur, Sumber: kebudayaan.kemdikbud.go.id

Demikianlah tadi, ulasan singkat mengenai struktur bangunan dari Candi Borobudur dan mengenal sosok arsitek candi yang merancang bangunan megah ini. Jika artikel ini bermanfaat bagi Anda, jangan sungkan untuk membagikannya kepada keluarga dan kerabat dekat. Sekian dan terima kasih.

Berbagai Kejadian Tribun Stadion Ambruk, Salah Satunya JIS


Deprecated: ltrim(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u5517643/public_html/wp-content/themes/jupiterx/lib/api/utilities/functions.php on line 189

Deprecated: ltrim(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u5517643/public_html/wp-content/themes/jupiterx/lib/api/utilities/functions.php on line 189
Informasi mengenai berbagai kejadian tribun stadion yang ambruk, Sumber: aldrinrachmanpradana.com

Pernah mendengar fenomena tribun stadion ambruk? Ternyata sudah ada beberapa kejadian yang benar-benar terjadi. Lantas apa yang menjadi penyebab stadion yang dibuat bisa ambruk atau ambrol? Bangunan yang tidak layak fungsikah? Atau memang bangunannya yang sudah tua?

Meskipun bangunan sudah tua, namun seharusnya pihak pengelola tetap melakukan pemeliharaan. Hal tersebut bertujuan agar bangunan tetap bisa digunakan sebagaimana mestinya. Misalnya saja dengan melakukan perpanjangan SLF (Sertifikat Laik Fungsi).

Dengan begitu, bangunan stadion bisa dilakukan pengecekan seperti saat pertama dibuatkan SLF. Sertifikat Laik Fungsi ini sangat penting dimiliki berbagai bangunan. Adanya SLF bisa membuktikan bahwa bangunan tersebut sudah laik fungsi dan memenuhi aspek keselamatan, aspek kesehatan, aspek kenyamanan, dan aspek kemudahan.

Fenomena Tribun Stadion

Salah satu hal yang menjadi penyebab stadion ambruk adalah bangunan tersebut tidak laik fungsi. Bahkan ada pula stadion yang baru saja diresmikan mengalami kejadian tersebut. Selain itu apakah ada lagi fenomena tribun yang runtuh lainnya? Simak penjelasannya di bawah ini.

1. Stadion Internasional Jakarta

Stadion Internasional Jakarta atau lebih dikenal dengan Jakarta International Stadium (JIS) merupakan stadion sepakbola yang bertaraf internasional. Stadion yang satu ini disebut-sebut sebagai mahakarya. Hal ini dikarenakan biaya pembangunannya yang mencapai sekitar 4,5 triliun rupiah. Biaya yang cukup fantastis untuk sebuah stadion bukan?

Namun sayangnya terdapat kejadian yang tidak terduga belakangan ini. Pasalnya terdapat insiden robohnya pagar pembatas tribun stadion JIS. Kejadian ambruknya pagar pembatas tersebut terjadi saat baru saja diresmikan. Insiden tersebut tentu saja mengundang tanda tanya besar terhadap kualitas bangunan stadion.

Bagaimana bisa stadion bertaraf internasional dan baru saja diresmikan, pagar pembatasnya bisa ambruk? Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, namun insiden tersebut tentu saja cukup menyita banyak perhatian. Kualitas dari sebuah bangunan tentu saja harus memberikan kenyamanan, keselamatan, kesehatan, hingga kemudahan bagi penggunanya.

Ada berbagai pihak yang meminta kualitas dari sarana dan prasarana yang ada di Jakarta International Stadium (JIS) untuk diperiksa kembali secara menyeluruh. Bukan tanpa sebab, hal ini bertujuan untuk meminimalisir kejadian serupa terulang kembali.

Pengecekan ulang mengenai kualitas bangunan yang ada di Jakarta International Stadium sangat dibutuhkan. Hal ini tentu saja mengingat mengenai biaya yang dibutuhkan untuk membangun sebuah stadion tidak sedikit. Sehingga diharapkan kualitas bangunan dari JIS ini tidak sembarangan.

Peristiwa ambruknya pagar pembatas tribun JIS, Sumber: kompas.com
Peristiwa ambruknya pagar pembatas tribun JIS, Sumber: kompas.com

2. Stadion Arcamanik

Pada tanggal 9 November 2019, Stadion Arcamanik yang berlokasi di Bandung ini mengalami sebuah insiden. Bagian atap dari tribun Stadion Arcamanik tersebut runtuh dan menimpa halaman depan dan sebagian area voli pantai. Kejadian tersebut cukup menggegerkan warga dan membuat kaget masyarakat sekitar.

Peristiwa ambruknya atap stadion tersebut dikarenakan tiupan angin kencang yang melanda area sekitar. Kejadian tersebut berlangsung cukup cepat, hanya dalam waktu 1 menit atap-atap stadion sudah rubuh. Pada saat kejadian berlangsung, terdapat kelompok marching band Gita Pakuan yang sedang berlatih di sekitar stadion.

Namun untungnya tidak ada korban jiwa maupun luka-luka karena tragedi tersebut. Pelatih dari kelompok marching band Gita Pakuan, langsung membubarkan timnya untuk menyelamatkan diri. Meskipun tidak ada korban jiwa, namun peristiwa tersebut tentu saja perlu diwaspadai dan tidak boleh terulang kembali.

Kejadian tersebut memang disebabkan karena tiupan angin kencang. Tapi bukan berarti faktor lainnya bisa dikesampingkan. Pihak terkait bisa mengkaji ulang mengenai kelaikan fungsi bangunan stadion. Hal ini bertujuan supaya kejadian serupa bisa diminimalisir. Dengan begitu stadion tetap aman digunakan meskipun ada banyak orang. 

Kejadian saat Stadion Arcamanik ambruk, Sumber: indozone.id
Kejadian saat Stadion Arcamanik ambruk, Sumber: indozone.id

3. Stadion Barombong

Fenomena tribun stadion ambruk selanjutnya datang dari Makassar, yakni Stadion Barombong. Kejadian ambruknya stadion tersebut terjadi pada tanggal 4 Desember 2017. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun para pekerja harus menghentikan pekerjaannya untuk sementara waktu.

Stadion bertaraf internasional ini disinyalir terdapat tindak pidana korupsi saat pembangunannya. Sehingga biaya yang dikeluarkan tidak sesuai dengan bahan yang digunakan. Kejadian robohnya tribun lantai tiga bagian selatan ini terjadi pada saat proses pengecoran pembuatan tempat duduk.

Karena disinyalir terdapat tindak pidana korupsi, maka bisa jadi kualitas bangunan yang ada tidak sesuai standar. Itulah yang memungkinkan peristiwa ambruknya Stadion Barombong ini ambruk. Ketika kualitas bangunan tidak sesuai standar, maka kejadian serupa bisa saja terjadi kapanpun dan dimanapun. 

Untuk meminimalisir kejadian serupa, tentunya setiap bangunan gedung membutuhkan uji kelaikan fungsi. Uji kelaikan fungsi tersebut akan dilakukan sebelum bangunan gedung digunakan. Dengan begitu, pihak pengelola bisa mengetahui apakah bangunan laik fungsi atau tidak. Jika tidak laik fungsi, maka bangunan tidak boleh digunakan.

Peristiwa ambruknya Stadion Barombong, Sumber: makassar.tribunnews.com
Peristiwa ambruknya Stadion Barombong, Sumber: makassar.tribunnews.com

4. Stadion Goffert

Jika tadi kita membahas mengenai stadion di Indonesia yang ambruk, kali ini kita akan membahas stadion ambruk yang ada di Belanda. Pada tanggal 17 Oktober 2021, terdapat sebuah insiden buruk yakni ambruknya tribun Stadion Goffert.

Peristiwa tersebut terjadi pada saat Liga Belanda sedang berlangsung. Dimana para suporter sedang merayakan kemenangannya bersama tim pemain yang menang. Saat sedang selebrasi, tiba-tiba tribun stadion bagian depan roboh. Tribun bagian depan tersebut diisi paling tidak 35 orang penonton.

Beruntungnya, di bawah tribun terdapat kontainer yang mampu mencegah tribun jatuh lebih dalam. Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, namun walikota Nijmegen meminta untuk di investigasi lebih lanjut mengenai kejadian tersebut.

Kualitas bangunan yang ada di Stadion Goffert tentu saja dipertanyakan. Sebelum peristiwa tersebut terulang kembali, pihak dari stadion perlu melakukan investigasi lebih dalam. Sehingga mampu mengetahui penyebab utamanya.

Detik-detik saat tribun Stadion Goffert ambruk, Sumber: sportstars.id
Detik-detik saat tribun Stadion Goffert ambruk, Sumber: sportstars.id

Kesimpulan

Kejadian mengenai tribun stadion yang ambruk di atas hanyalah sebagian contoh tentang bangunan yang tidak laik fungsi. Kelalaian pihak pengelola terhadap kelaikan fungsi ini perlu dipertanyakan. Apalagi untuk bangunan yang bertaraf internasional. 

Jadi sebelum membukanya secara umum, pihak pengelola perlu memastikan bahwa bangunan tersebut sudah mengantongi Sertifikat Laik Fungsi. SLF ini bisa dijadikan sebagai bukti bahwa bangunan sudah melewati tahap verifikasi keamanan untuk digunakan sebagaimana fungsinya.

Setiap bangunan gedung perlu memperhatikan mengenai tolok ukur keandalanya. Hal ini juga sudah ada di dalam Undang-undang RI Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, tolok ukur mengenai keandalan sebuah bangunan meliputi aspek keselamatan, aspek kesehatan, aspek kenyamanan, dan aspek kemudahan.

Pastikan bahwa Anda menggunakan jasa penyedia SLF profesional untuk membantu Anda mengurusi Surat Laik Fungsi tersebut. Kami dari PT Eticon Rekayasa Teknik siap untuk membantu Anda dalam hal pengurusan SLF. 

Jangan sampai bangunan gedung yang sudah Anda persiapkan mencelakai orang lain hanya karena tidak dilakukan pengecekan terlebih dahulu. 

Pastikan juga bila masa berlaku SLF habis, Anda segera mengurus perpanjangannya. Karena ketika mengurus perpanjangannya, akan ada uji kelaikan fungsi lagi seperti pada saat pertama kali membuat SLF. Dengan begitu bisa menghindari risiko bangunan ambruk seperti tribun stadion di atas.

3 Bangunan Perumahan Populer di Indonesia, Menarik untuk Dihuni


Deprecated: ltrim(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u5517643/public_html/wp-content/themes/jupiterx/lib/api/utilities/functions.php on line 189

Deprecated: ltrim(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u5517643/public_html/wp-content/themes/jupiterx/lib/api/utilities/functions.php on line 189
Ilustrasi perumahan kuldesak, Sumber: pinhome.id

Apa itu bangunan perumahan? Berdasarkan PP No. 12 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman telah tercantum mengenai pengertian dari perumahan, yakni: 

“Perumahan adalah kumpulan rumah sebagai bagian dari permukiman, baik perkotaan maupun perdesaan, yang dilengkapi dengan prasarana, sarana, dan utilitas umum sebagai hasil upaya pemenuhan rumah yang layak huni”.

Pada saat ini banyak sekali masyarakat yang memilih untuk tinggal di perumahan, khususnya masyarakat perkotaan. Salah satu alasannya ialah adanya fasilitas yang lengkap. Namun tidak jarang juga masyarakat perkotaan yang lebih memilih tinggal di apartemen, karena dinilai lebih praktis.

Masyarakat yang memilih tinggal di perumahan biasanya sudah memiliki keluarga. Dengan tinggal di perumahan, mereka bisa lebih leluasa. Apalagi fasilitas yang ada di perumahan modern sudah lengkap dan berkualitas baik. Hal tersebutlah yang membuat semakin banyak orang ingin menempati rumah di perumahan, baik itu golong menengah maupun golongan atas. 

Contoh bangunan perumahan, Sumber: ekonomi.bisnis.com
Contoh bangunan perumahan, Sumber: ekonomi.bisnis.com

Jenis Perumahan yang Ada di Indonesia 

Terdapat beberapa jenis bangunan perumahan yang populer dan menjadi favorit masyarakat di Indonesia. Perumahan tersebut diantaranya ialah cluster, town house, dan kuldesak. Ketiga jenis perumahan tersebut tidaklah sama. Supaya Anda tidak salah lagi, berikut penjelasan mengenai 3 jenis bangunan perumahan yang ada di Indonesia.

1. Cluster

Secara umum perumahan cluster merupakan hunian yang memiliki model terbuka tanpa pagar yang mengelilinginya. Desain antar rumah yang berada di satu lingkungan pun dibuat serupa. Seluruh wilayah cluster akan dikelilingi oleh tembok tinggi dan hanya terdapat satu gerbang untuk akses keluar masuk penghuninya.

Meskipun antara 1 rumah dengan rumah yang lain terlihat sama, namun Anda tetap bisa membuat perbedaan. Anda bisa mengubah desain interior sesuai dengan yang diinginkan. Jadi Anda bisa membuat perbedaan di rumah yang Anda huni dengan rumah tetangga sebelah. 

Perumahan cluster biasanya berada di lokasi yang strategis. Tepatnya di kawasan perkotaan atau kawasan khusus untuk permukiman. Jenis bangunan perumahan ini juga dibagi menjadi beberapa sub kompleks. Misalnya saja pada jenis Cluster Union yang dibagi menjadi beberapa sub kompleks, yakni sub kompleks A, B, C, dan seterusnya.

Setiap sub kompleks pun memiliki tipe bangunan rumah yang sama. Selain itu juga dilengkapi dengan tampilan bangunan rumah minimalis modern. Biasanya di setiap sub kompleks juga sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas masing-masing.

Namun bukan hanya itu saja, di dalam 1 cluster juga terdapat fasilitas umum yang bisa digunakan oleh seluruh penghuninya. Perumahan ini merupakan perumahan yang memiliki skala besar. Jadi jangan heran jika jumlah unitnya ada banyak. Terdapat puluhan hingga ratusan unit yang tersedia dalam 1 cluster. 

Ilustrasi cluster, Sumber: popmama.com
Ilustrasi cluster, Sumber: popmama.com

2. Town House

Town house banyak diminati oleh masyarakat yang berada di negara-negara besar, misalnya saja di kawasan Amerika dan Eropa. Jenis perumahan yang satu ini juga sudah bisa ditemukan di Indonesia, meskipun jumlahnya belum terlalu banyak. Biasanya town house ini dihuni oleh masyarakat golongan atas.

Karena jumlah unitnya yang sedikit, maka menjadikan town house sebagai perumahan yang eksklusif. Lokasi dari town house juga sangat strategis, karena berada di tengah kota-kota besar. Di town house ini hanya terdapat belasan hingga puluhan unit saja.

Meskipun hanya terdapat beberapa unit saja di dalamnya, namun tidak membuat fasilitas yang ditawarkan menurun. Bahkan fasilitas yang ditawarkan lebih lengkap jika dibandingkan dengan cluster. Fasilitas yang ada di town house meliputi trek jogging, taman, club house dan berbagai fasilitas lainnya.

Ilustrasi rumah townhouse, Sumber: metaproperty.co.id
Ilustrasi rumah townhouse, Sumber: metaproperty.co.id

3. Kuldesak

Jenis bangunan perumahan selanjutnya ialah kuldesak. Kuldesak ini merupakan salah satu perumahan yang luasnya lebih besar daripada cluster. Selain itu, kuldesak juga termasuk perumahan yang lebih elit jika dibandingkan dengan 2 perumahan di atas.

Gaya arsitektur yang ditawarkan oleh kuldesak juga lebih unik, sehingga menarik minat golongan atas. Sama seperti yang lainnya, jenis perumahan ini juga menyediakan fasilitas lengkap yang bisa digunakan oleh seluruh penghuninya.

Ilustrasi perumahan kuldesak, Sumber: pinhome.id
Ilustrasi perumahan kuldesak, Sumber: pinhome.id

Kelebihan dan Kekurangan Menetap di Perumahan 

Terdapat kelebihan dan kekurangan yang akan Anda hadapi ketika tinggal di perumahan. Penasaran apa saja itu? Simak penjelasan berikut ini.

Kelebihan Menetap di Perumahan

Ada berbagai alasan kuat mengapa Anda perlu tinggal di perumahan. Berbagai alasan tersebutlah yang membuat Anda semakin yakin untuk membeli sebuah unit di perumahan. Berikut kelebihan tinggal di perumahan yang bisa Anda rasakan.

1. Adanya Fasilitas yang Lengkap

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, bahwa di setiap jenis bangunan perumahan memiliki fasilitas yang lengkap. Itulah mengapa banyak sekali yang ingin tinggal di perumahan. Berbagai aktivitas dapat dilakukan dengan mudah karena adanya fasilitas tersebut. Misalnya saja tempat ibadah, area olahraga, taman bermain, dan lain sebagainya.

2. Privasi Terjamin

Kehidupan privasi Anda juga lebih terjamin apabila tinggal di perumahan. Di sini Anda akan jauh dari suara-suara bising yang mengganggu. Selain itu para tetangga juga cenderung tidak mau ikut campur persoalan internal di setiap rumah. 

3. Lebih Aman

Beberapa perumahan memberlakukan 1 akses untuk keluar masuk perumahan. Hal inilah yang membuat perumahan lebih minim tindak kejahatan. Selain itu juga terdapat keamanan yang bertanggungjawab untuk menjaga perumahan.

Kekurangan Menetap di Perumahan

Setelah membahas kelebihan tinggal di perumahan, saatnya membahas kekurangannya. Berikut beberapa kekurangan hidup di perumahan yang perlu Anda ketahui.

1. Biaya Hidup Cenderung Tinggi

Bangunan perumahan biasanya terletak di kawasan perkotaan, jadi tidak heran jika biaya hidupnya cenderung mahal. Bukan hanya harga unitnya yang mahal, namun biaya perawatan dan operasionalnya juga cenderung tinggi. Jadi untuk Anda yang ingin tinggal di perumahan, maka perlu mempersiapkan budget yang cukup untuk hal tersebut.

2. Kurangnya Sosialisasi dengan Tetangga

Meskipun privasi terjamin, namun ketidakpedulian dari tangga sekitar membuat komunikasi menjadi terhambat. Namun tidak semua orang yang tinggal di perumahan bersifat individualisme. Jadi jika Anda ingin tinggal di perumahan, harus siap-siap bertemu dengan tetangga yang sulit diajak bersosialisasi.

3. Desain Rumah Cenderung Sama

Umumnya desain rumah dari perumahan akan sama setiap unitnya. Jika Anda kurang suka dengan kesamaan tersebut, maka Anda tidak disarankan untuk tinggal di perumahan. Namun Anda tetap bisa merubah desainnya setelah melakukan pembelian. Meskipun harus mengeluarkan budget tambahan untuk renovasi.  

Itulah tadi 3 jenis perumah populer yang ada di Indonesia. Jadi perumahan mana yang Anda pilih? Cluster, town house, atau kuldesak? Apapun tempat tinggal yang Anda pilih, pastikan bangunan tersebut sudah dilengkapi dengan struktur bangunan yang kuat dan kokoh. Dengan begitu, Anda dan keluarga tetap aman dan merasa nyaman tinggal di rumah tersebut.

Jenis Rumah Adat yang Bisa Dijumpai di Makassar, Unik Banget!


Deprecated: ltrim(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u5517643/public_html/wp-content/themes/jupiterx/lib/api/utilities/functions.php on line 189

Deprecated: ltrim(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u5517643/public_html/wp-content/themes/jupiterx/lib/api/utilities/functions.php on line 189
Gambar rumah adat Makassar, Sumber: makassarguide.com

Apakah Anda tau jika di Makassar terdapat beberapa jenis rumah adat yang bisa Anda jumpai? Yaps, jika Anda bepergian ke kota yang ada di Sulawesi Selatan ini, nantinya Anda bisa melihat langsung rumah adatnya. Keindahan yang dipancarkan dari rumah adat ini bukan hanya menghipnotis masyarakat Indonesia saja, namun wisatawan mancanegara juga dibuat terpesona.

Pasalnya rumah adat ini memiliki keunikan tersendiri yang menentukan identitas dari si pemilik rumah. Keunikan tersebut berasal dari ornamen-ornamen yang terdapat di rumah adat. Bahkan bahan dasar dari pembuatan rumah adat ini juga menentukan status sosial dari masyarakat yang tinggal di rumah tersebut.

Makassar merupakan salah satu kota yang masuk ke jajaran kota metropolitan terbesar di Indonesia. Saat ini Makassar menduduki peringkat keempat sebagai kota metropolitan terbesar di Indonesia. Jadi tidak heran jika mulai banyak orang yang pindah domisili ke Makassar. Apalagi terdapat banyak gedung-gedung yang berdiri di kota tersebut.

Gambar rumah adat Makassar, Sumber: makassarguide.com
Gambar rumah adat Makassar, Sumber: makassarguide.com

Mengenal Bagian-Bagian dari Rumah Adat Makassar

Rumah adat di Makassar terdiri dari beberapa bagian khas yang membuatnya tampil unik. Apakah Anda penasaran dengan istilah dari bagian-bagian rumah khas Makassar? Baiklah kalau begitu, tidak perlu lama-lama lagi berikut penjelasannya.

1. Inti Rumah

Untuk istilah inti rumah ini, pasti Anda sudah paham bukan? Yaps, seperti pada bangunan rumah yang lainnya. Jadi inti rumah ini terdapat pada bagian atau ruangan yang ada di dalam rumah adat tersebut.

2. Timba Silla atau Tambulang

Pada bagian rumah adat ini terdapat jumlah Timba Silla atau Tambulang yang berbeda-beda. Ketika terdapat susunan Timba Silla yang semakin banyak, itu menandakan bahwa penghuni rumah memiliki derajat yang semakin tinggi. Sehingga status sosial dari masyarakat bisa dilihat dari jumlah Timba Silla yang ada di rumah adat tersebut.

3. Dego-dego

Perlu Anda ketahui bahwa letak Dego-dego ini berada di luar rumah. Biasanya kita menyebutnya dengan istilah teras rumah. Jadi bagian rumah adat Makassar ini berfungsi layaknya teras rumah pada umumnya. Dego-dego sendiri bisa dikatakan sebagai bagian kecil dari rumah adat.

4. Paddaserang Dallekang

Paddaserang Dallekang merupakan ruangan yang digunakan untuk menerima tamu. Lokasi dari Paddaserang Dallekang ini berada di depan pintu utama rumah. Jika diibaratkan dengan rumah modern Paddaserang Dallekang ini merupakan ruang tamu yang dikhususkan untuk menerima tamu yang datang berkunjung.

5. Paddaserang Tangga

Paddaserang Tangga ini hanya bisa digunakan oleh pemilik rumah dan keluarganya saja. Ruangan ini terletak di tengah dan difungsikan sebagai tempat kumpulnya keluarga. Jadi bisa dikatakan bagian rumah adat ini merupakan ruang keluarga yang digunakan untuk berkumpul ataupun sekedar ngobrol dengan keluarga.

6. Paddaserang Riboko

Paddaserang Riboko merupakan ruangan yang letaknya berada di bagian belakang rumah. Ruangan ini digunakan khusus untuk pemilik rumah yang memiliki anak gadis. Jadi bisa dikatakan Paddaserang Riboko adalah kamar khusus yang digunakan oleh anak perempuan yang masih gadis.

7. Siring

Siring ini terletak di bagian paling bawah dari rumah adat. Ruangan ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan atau gudang bagi pemilik rumah. Jadi jika ada beberapa barang yang tidak digunakan bisa disimpan di bagian Siring ini.

8. Pammakang

Pammakang merupakan sebuah ruangan yang letaknya berada di bagian paling atas rumah. Jika pada rumah modern biasa disebut dengan loteng. Bagi masyarakat perkotaan, loteng yang ada di rumah tersebut bisa disulap lagi menjadi tambahan ruangan lain sesuai dengan kebutuhan.

9. Balla Pallu

Balla Pallu terletak di bagian paling belakang rumah adat. Di sini posisi Balla Pallu merupakan posisi paling rendah dari ruangan yang lain. Balla Pallu ini digunakan sebagai dapur rumah untuk tempat memasak dan menyimpan berbagai kebutuhan memasak lainnya.

Rumah Adat yang Bisa Dijumpai di Makassar

Keunikan rumah adat di daerah Makassar inilah yang membuat banyak wisatawan yang mengunjungi Makassar. Bahkan bukan hanya masyarakat Indonesia saja, namun Warga Negara Asing (WNA) yang berlibur ke Indonesia juga berkunjung ke Makassar. Adanya rumah adat ini juga ternyata dapat menarik perhatian wisatawan hingga mancanegara.

Jadi sebagai warga negara yang baik, sudah seharusnya kita menjaga kelestarian dari berbagai rumah adat di Indonesia tersebut. Misalnya saja seperti rumah adat Bali, rumah adat Jawa Tengah, dan berbagai rumah adat lainnya yang ada di Indonesia. Berikut jenis rumah adat yang bisa Anda jumpai ketika berada di Makassar.

1. Rumah Adat Suku Mandar

Jenis rumah adat yang pertama ialah rumah adat suku Mandar. Rumah adat ini terbagi menjadi dua tipe yakni rumah adat boyang adaq dan rumah adat boyang beasa. Untuk rumah adat boyang adaq digunakan oleh para bangsawan dari Suku Mandar. Pembedanya terletak di bagian penutup bumbung, jika bumbung lebih dari tiga maka status sosial dari pemilik rumah semakin tinggi.

Kemudian untuk rumah adat boyang beasa digunakan oleh rakyat biasa. Jadi penutup bumbung untuk rumah adat ini memiliki jumlah yang lebih sedikit yakni kurang dari tiga. Untuk keseluruhan, rumah adat suku Mandar ini biasanya memiliki warna yang gelap. Selain itu bentuk atapnya akan membentuk segitiga.

Rumah adat suku Mandar, Sumber: selasar.com
Rumah adat suku Mandar, Sumber: selasar.com

2. Rumah Adat Suku Luwuk

Rumah adat suku Luwuk ini dulunya merupakan rumah bagi Raja Luwuk. Jadi tidak heran jika tampilan dari rumah adat ini begitu megah. Di dalam rumah adat ini terdapat 88 buah penyangga yang digunakan untuk membangun rumah ini.

Terdapat hiasan bunga Prengreng yang mendekorasi rumah adat ini. Di setiap rumah adat suku Luwuk terdapat bagian pembedanya dengan pemilik rumah lainnya. Pembeda tersebut terletak pada banyaknya bumbungan yang terletak di bagian atap. Banyaknya bumbungan tersebut menandakan status kasta bagi si pemilik rumah tersebut.

Rumah adat suku Luwuk, Sumber: jurnalpalopo.pikiran-rakyat.com
Rumah adat suku Luwuk, Sumber: jurnalpalopo.pikiran-rakyat.com

3. Rumah Adat Suku Toraja

Di Makassar ada satu rumah adat yang paling terkenal, yakni rumah adat suku Toraja. Nama lain dari rumah adat ini ialah Tongkongan. Di dalam pembuatannya, rumah adat ini diharuskan untuk menghadap ke utara. Hal ini tidak lain dan tidak bukan karena arah utara diyakini oleh masyarakat sekitar sebagai tempat berkumpulnya para leluhur.

Hingga saat ini rumah adat suku Toraja banyak digunakan untuk berbagai acara spiritual. Hal tersebut dikarenakan bangunan rumah adat ini merupakan warisan peninggalan para leluhur yang mengandung sejarah.

Pada rumah adat ini terdapat ukiran dan memadukan warna kuning, merah, dan juga hitam. Bukan hanya itu saja, bahkan pada bagian atas dari rumah ini terdapat patung yang menyerupai kepala kerbau.

Rumah adat suku Toraja, Sumber: 99.co
Rumah adat suku Toraja, Sumber: 99.co

4. Rumah Adat Suku Makassar

Untuk rumah adat suku Makassar dibuat dengan ukuran yang luas dan juga besar. Pada bagian atap dari rumah adat ini berbentuk segitiga. Bagian tersebut merupakan penanda kekayaan bagi masyarakat Makassar. Pada bagian pegangan tangga rumah atau disebut dengan coccorong ini juga menjadi penanda kekayaan si pemilik rumah.

Hal ini dikarenakan pada rumah yang digunakan oleh masyarakat biasa biasanya tidak menggunakan coccorong pada tangga rumahnya. Bukan hanya itu saja, untuk masyarakat biasa biasanya tangga rumah akan berjumlah ganjil.

Rumah adat suku Makassar, Sumber: bramblefurniture.com
Rumah adat suku Makassar, Sumber: bramblefurniture.com

5. Rumah Adat Suku Bugis

Berbeda dengan rumah adat suku Toraja yang menghadap ke utara, rumah adat suku Bugis ini dibangun menghadap ke arah kiblat. Rumah adat yang satu ini juga sangat menjunjung adat Sulawesi Selatan yang dipadukan dengan agama Islam. Itulah yang membuat tampilan dari rumah adat suku Bugis ini semakin unik.

Pada bagian atap dari rumah adat suku Bugis ini terdapat timpalaja yang menjadi penanda status sosial dari pemilik rumah. Timpalaja ini merupakan bidang segitiga antara dinding dan pertemuan atap.

Rumah adat suku Bugis, Sumber: budayanusantara.web.id
Rumah adat suku Bugis, Sumber: budayanusantara.web.id

Itulah tadi informasi mengenai rumah adat di Makassar yang bisa Anda jumpai ketika berlibur di kota metropolitan tersebut. Rumah adat merupakan salah satu warisan budaya yang wajib dijaga kelestariannya. Siapa yang perlu menjaganya? Tentu saja semua warga Indonesia.

Jadi bukan hanya masyarakat tertentu dari daerah tersebut saja ya, namun seluruh masyarakat Indonesia memiliki kewajiban yang sama. Mari kita satukan tangan untuk melestarikan warisan budaya Indonesia agar tidak rusak. Karena dengan menjaga kelestarian budaya dapat berpengaruh terhadap pengembangan pariwisata di Indonesia menuju arah yang lebih baik di masa kini maupun yang akan datang.

Sedikit tambahan informasi bagi Anda yang berdomisili di Makassar dan membutuhkan jasa konsultan slf makassar. Kami dari PT Eticon Rekayasa Teknik siap membantu Anda dalam kepengurusan SLF di Makassar. Jadi jangan ragu untuk menghubungi tim Eticon ya untuk meminta bantuan dalam penerbitan SLF khususnya di Makassar.

Masjid Unik Indonesia dengan Arsitektur Menawan, Mana Saja?


Deprecated: ltrim(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u5517643/public_html/wp-content/themes/jupiterx/lib/api/utilities/functions.php on line 189

Deprecated: ltrim(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u5517643/public_html/wp-content/themes/jupiterx/lib/api/utilities/functions.php on line 189
Masjid Raya Sumatera Barat, Sumber: kumparan.com

Masjid Unik Indonesia – Masjid merupakan sebuah tempat untuk beribadah bagi kaum muslim. Meskipun fungsi utamanya sebagai tempat ibadah, namun saat ini banyak masjid yang bisa dikunjungi untuk wisata religi. Hal ini dikarenakan masjid tersebut memiliki nilai yang bersejarah dan berarti bagi kaum muslim. Selain karena bersejarah, masjid-masjid tersebut juga memiliki bentuk bangunan dengan arsitektur unik yang menarik perhatian.

Bukan hanya di Indonesia saja namun dimanapun itu bangunan masjid ini diperuntukkan untuk publik, jadi meskipun arsitekturnya unik bangunan masjid haruslah dibuat aman. Mengingat isi kandungan dalam Undang-undang RI Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung. Terdapat tolok ukur keandalan sebuah bangunan gedung yang wajib meliputi empat aspek. Empat aspek tersebut meliputi keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan.

Jadi apapun jenis bangunannya dan bagaimana gaya arsitekturnya, empat aspek tersebut wajib diperhatikan. Apalagi pada bangunan yang digunakan untuk fasilitas umum yang menyangkut banyak orang. Sehingga dalam pembangunannya tidak boleh asal dan sembarangan. Diperlukan jasa desain dan perencanaan yang ahli dan profesional, supaya bangunan dapat berdiri kokoh dan digunakan dengan aman sebagaimana mestinya.

Masjid dengan Arsitektur Unik di Indonesia

Ada beberapa masjid di Indonesia yang arsitekturnya membuat siapa saja yang melihatnya dibuat terpesona. Biasanya masjid-masjid ini juga digunakan untuk wisata religi bagi kaum muslim. Berikut beberapa masjid unik di Indonesia yang bisa Anda kunjungi saat merencanakan wisata religi bersama keluarga.

1. Masjid An-Nurumi

Masjid dengan arsitektur unik pertama ialah Masjid An-Nurumi yang berlokasi di Yogyakarta. Tepatnya di Jl. Solo Km 15, Candisari, Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Letaknya berada di pinggir jalan raya, jadi sangat mudah sekali untuk menemukan bangunan masjid ini. Terlebih kubah warna-warni yang unik sangat mudah untuk dilihat orang-orang yang melewati jalan ini.

Bentuk dari arsitektur kubah masjid yang satu ini hampir mirip dengan Katedral Santo Basil yang ada di Rusia. Meskipun ukurannya jauh lebih kecil, namun masjid yang satu ini berhasil menyita perhatian masyarakat untuk datang mengunjunginya. Jika Anda sedang berada di Jogja, bisa mampir ke masjid ini untuk melihat keindahan arsitekturnya yang unik.

Masjid An-Nurumi, Sumber: minews.id
Masjid An-Nurumi, Sumber: minews.id

2. Masjid Al-Irsyad Bandung

Arsitektur masjid unik di Indonesia selanjutnya ialah Masjid Al-Irsyad yang terletak di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Masjid unik di Jawa Barat ini memang tidak seperti masjid-masjid pada umumnya yang memiliki kubah di atasnya. Desain dari masjid ini dibuat hampir mirip dengan Ka’bah. Perlu Anda ketahui bahwa sang arsitek yang menciptakan desain unik ini adalah Ridwan Kamil yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat sejak tahun 2018.

Baca juga: Arsitektur Rumah Adat Bali: Penarik Perhatian Wisatawan

Jika dilihat dari luar akan terlihat celah-celah lubang di dinding masjid. Namun jika dilihat dari jarak yang cukup jauh, celah-celah tersebut akan membentuk tulisan arab yang berbunyi “Laailaha Ilallah Muhammad Rasulullah“. Di dalam masjid juga terdapat 99 lampu yang jumlahnya menggambarkan 99 Asmaul Husna. Jangan lupa mampir ya, jika Anda sedang berwisata ke daerah Bandung.

Masjid Al-Irsyad Bandung, Sumber: properti.kompas.com
Masjid Al-Irsyad Bandung, Sumber: properti.kompas.com

3. Masjid Menara Kudus

Masjid yang satu ini memiliki arsitektur yang unik, karena memadukan budaya Islam dengan budaya Hindu-Budha. Bangunan masjid ini berada di Desa Kauman, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Masjid ini dibangun oleh Sunan Kudus pada tahun 1549. Biasanya orang-orang yang datang ke masjid ini juga berziarah ke makam Sunan Kudus yang ada di bagian barat kompleks masjid.

Setiap menyambut bulan suci Ramadhan, warga sekitar akan mengadakan Festival Dhandhangan yang pusat keramaiannya berada di sekitar Masjid Menara Kudus ini. Festival Dhandhangan sendiri merupakan sebuah festival yang diadakan oleh warga setempat untuk menandai dimulainya ibadah puasa.

Masjid Menara Kudus, Sumber: id.wikipedia.org
Masjid Menara Kudus, Sumber: id.wikipedia.org

4. Masjid Raya Sumatera Barat

Belum lama ini Masjid Raya Sumatera Barat dinobatkan sebagai salah satu masjid yang memiliki desain arsitektur terbaik di dunia. Tidak heran jika bangunan masjid ini masuk ke dalam desain arsitektur terbaik di dunia, karena memang masjid ini memiliki arsitektur yang unik. Bangunan atapnya menyerupai desain rumah Gadang budaya khas Minangkabau.

Baca juga: Gedung Termegah di Dunia, Mana Saja?

Masjid Raya Sumatera Barat ini merupakan hasil karya dari seorang arsitek yang bernama Rizal Muslimin. Bangunan masjid ini didirikan di atas lahan dengan luas 40.000 meter persegi dan luas bangunan sekitar 18.000 meter persegi.

Masjid Raya Sumatera Barat, Sumber: kumparan.com
Masjid Raya Sumatera Barat, Sumber: kumparan.com

5. Masjid Cheng Ho Surabaya

Jika dilihat dari luar, salah satu masjid unik yang ada di Indonesia ini menyerupai bangunan Klenteng (tempat ibadah penganut kepercayaan tradisional Tionghoa). Bangunan masjid ini berada di Jl. Gading, Ketabang, Genteng, Surabaya. Berbagai ornamen yang ada di bangunan masjid ini sangat kental dengan nuansa Tiongkok. Selain itu, bangunan ini juga didominasi dengan warna merah, kuning, hijau yang khas.

Masjid Cheng Ho Surabaya, Sumber: travel.tribunnews.com
Masjid Cheng Ho Surabaya, Sumber: travel.tribunnews.com

Itulah tadi beberapa masjid unik yang ada di Indonesia, masih ada banyak lagi masjid dengan arsitektur unik yang bisa Anda kunjungi. Perlu Anda ketahui bahwa apapun jenis bangunannya, pasti memiliki makna atau filosofi tersendiri bagi sang arsitek. Untuk membangunnya juga diperlukan ketelitian dan perhitungan yang tepat supaya bangunan dapat berdiri dengan kokoh dan menawan.

Mau desain bangunan yang unik? Mari konsultasikan kepada tim Eticon. Selain melayani jasa kepengurusan SLF serta desain dan perancanaan bangunan, Eticon juga melayani hal-hal yang berkaitan dengan pengembangan pariwisata. Kami akan senang hati membantu kebutuhan Anda, jadi jangan ragu ya untuk menghubungi dan berkonsultasi lebih lanjut dengan PT Eticon Rekayasa Teknik.

Gedung Termegah di Dunia, Mana Saja?


Deprecated: ltrim(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u5517643/public_html/wp-content/themes/jupiterx/lib/api/utilities/functions.php on line 189

Deprecated: ltrim(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u5517643/public_html/wp-content/themes/jupiterx/lib/api/utilities/functions.php on line 189
Lotte World Tower, Sumber: archdaily.com

Setiap berkunjung ke suatu negara, pasti tidak jarang Anda menemukan bangunan gedung yang memiliki tampilan menawan. Sehingga di beberapa negara menjadikan gedung tersebut menjadi salah satu ikon populernya. Gedung dengan label termegah di dunia ini, tidak jauh dari peran arsitektur yang mendesainnya. Seiring perkembangannya, kreativitas dari desain arsitektur terus mengalami kenaikan.

Gedung-gedung yang dibuat menawan ini tentu saja memiliki struktur bangunan yang kuat. Jika tidak, dikhawatirkan ke depannya akan menimbulkan masalah yang membahayakan penghuni gedung tersebut. Sebuah bangunan gedung haruslah memiliki tingkat keamanan yang baik, agar penghuni yang menggunakan gedung tersebut merasa nyaman dan aman.

Banyak sekali gedung termegah di dunia ini termasuk ke dalam high rise building. Namun perlu diketahui bukan berarti semua bangunan yang tinggi masuk ke dalam high rise building ya. Ada beberapa kriteria tersendiri bagi bangunan yang masuk kategori sebagai high rise building. Bangunan termegah di dunia ini biasanya memiliki makna tersendiri mengapa desainnya dibuat seperti itu.

Gedung-gedung megah ini umumnya difungsikan untuk berbagai kepentingan misalnya saja perkantoran, hotel, restoran, pusat perbelanjaan, hingga destinasi wisata. Bentuknya yang unik dan menawan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang mengunjungi negara tersebut. Misalnya saja Burj Khalifa di Dubai, yang hingga saat ini masih menjadi tempat menarik yang dikunjungi oleh para wisatawan.

Gedung termegah di dunia, Sumber: kompas.com
Gedung termegah di dunia, Sumber: kompas.com

7 Gedung Termegah di Dunia

Kami telah merangkumkan untuk Anda 7 gedung megah yang tersebar di seluruh dunia dari berbagai sumber. Bangunan gedung tersebut termasuk ke dalam ikon populer di negaranya. Jika Anda berkunjung ke negara tersebut, bisa mampir ke gedung ini untuk menikmati keindahan arsitekturnya yang megah dan menawan. Mana saja gedung tersebut? Simak daftarnya sebagai berikut.

1. Burj Khalifa

Gedung termegah dunia yang pertama terletak di Dubai, Uni Emirat Arab. Burj Khalifa ini masih memegang rekor sebagai gedung tertinggi di dunia yang memiliki ketinggan mencapai 828 meter. Pembangunan gedung pencakar langit ini menghabiskan biaya sekitar 21,67 triliun rupiah, sehingga tidak heran menjadikannya sebagai bangunan termegah dunia.

Gedung pencakar langit ini dibangun sebagai simbol penghormatan kepada presiden Uni Emirat Arab yakni Sheikh Khalifah bin Zayid Al Nahyan. Oleh sebab itu gedung ini mengambil penggalan nama dari presiden UEA.

Burj Khalifa, Sumber: ngobrolproperti.com
Burj Khalifa, Sumber: ngobrolproperti.com

2. One World Trade Center

One World Trade Center merupakan gedung megah yang berlokasi di New York City, Amerika Serikat. Gedung ini dibangun di komplek World Trade Center untuk mengenang kembali komplek aslinya yang telah hilang akibat serangan teroris pada 11 September 2001. Bangunan mewah ini menjadi gedung tertinggi di Amerikat Serikat dengan ketinggian mencapai sekitar 541,3 meter.

Baca juga: Apa yang Menjadi Faktor Penentu Gedung Aman Digunakan?

One World Trade Center mulai dibangun pada tanggal 27 April 2006 dan selesai pada Juli 2013. Bangunan ini mulai dibuka pada tanggal 3 November 2014. One World Trade Center difungsikan sebagai gedung perkantoran yang memiliki desain yang megah di New York City.

One World Trade Center, Sumber: viator.com
One World Trade Center, Sumber: viator.com

3. Lotte World Tower

Bangunan gedung termegah di dunia selanjutnya datang dari Seoul, Korea Selatan. Lotte World Tower merupakan gedung pencakar langit tertinggi di Korea Selatan yang difungsikan sebagai perkantoran, apartemen, pusat perbelanjaan, hingga tempat hiburan. Gedung ini dilengkapi dengan 123 lantai yang memiliki ketinggian mencapai 555,7 meter. Bangunan ini resmi dibuka dan digunakan untuk umum pada tanggal 11 April 2017.

Lotte World Tower, Sumber: archdaily.com
Lotte World Tower, Sumber: archdaily.com

4. Abraj Al-Bait Clock Tower

Abraj Al-Bait Clock Tower ini merupakan kompleks bangunan yang berlokasi di Mekkah, Arab Saudi. Gedung ini di desain oleh para arsitek dari Dar Al Handasah Architects. Abraj Al-Bait Clock Tower memiliki ketinggian mencapai 601 meter dan berkapasitas hingga 10.000 orang. Bangunan yang digunakan untuk menampung jamaah Haji ini mulai dibangun pada tahun 2004 dan resmi dibuka pada tahun 2012.

Abraj Al-Bait Clock Tower, Sumber: makkah-madinah.accor.com
Abraj Al-Bait Clock Tower, Sumber: makkah-madinah.accor.com

5. Ping An Finance Centre

Bangunan megah selanjutnya bernama Ping An Finance Centre yang berlokasi di Shenzhen, Guangdong, Tiongkok. Ping An Finance Centre memiliki ketinggian sekitar 599 meter dan difungsikan sebagai gedung perkantoran, hotel, hingga pusat perbelanjaan. Gedung pencakar langit ini telah selesai dibangun pada tahun 2017 dan menjadi gedung tertinggi ke-2 di Tiongkok.

Ping An Finance Centre, Sumber: kpf.com
Ping An Finance Centre, Sumber: kpf.com

6. Taipei 101

Gedung termegah di dunia selanjutnya berlokasi di Distrik Xinyi, Taipei, Taiwan yang bernama Taipei 101. Taipei 101 ini memiliki jumlah lantai 101 dan memiliki ketinggian mencapai 509 meter. Di dalam gedung ini dilengkapi dengan kecanggihan teknologi, salah satunya terdapat lift yang bergerak cepat. Untuk mencapai lantai 89 dari lantai dasar hanya membutuhkan waktu sekitar 44 detik saja dengan menggunakan lift tersebut.

Taipei 101, Sumber: tiket.com
Taipei 101, Sumber: tiket.com

7. International Commerce Centre

International Commerce Centre merupakan gedung pencakar langit yang memiliki desain megah. Gedung ini berlokasi di Kowloon Barat, Hong Kong dan memiliki ketinggian sekitar 484 meter. Bangunan ini selesai dibangun pada tahun 2010 dan hingga saat ini difungsikan sebagai gedung perkantoran, hotel, hingga ritel. Ketika berkunjung ke Hongkong, Anda bisa mampir untuk menikmati kemegahan dari gedung ini.

International Commerce Centre, Sumber: klcbs.net
International Commerce Centre, Sumber: klcbs.net

Itu tadi informasi yang dapat kami sampaikan mengenai gedung termegah di dunia. Untuk Anda yang membutuhkan informasi mengenai konsultan penyedia jasa SLF bisa menghubungi kami PT Eticon Rekayasa Teknik. Kami dengan senang hati membantu Anda untuk kepengurusan SLF. Terima kasih telah berkenan menyimak informasi di atas, jangan lupa untuk mengikuti informasi menarik lainnya dari kami.