Inilah 7 Konsep Desain Bangunan yang Terkenal dan Mulai Dilirik Banyak Orang

Konsep desain mediterania, Sumber: homedit.com

Mempunyai sebuah bangunan yang sesuai kebutuhan dan selera tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Pasalnya, bangunan yang berdiri dengan desain tertentu dapat merepresentasikan ide bahkan kepribadian dari sang pemilik bangunan. Tetapi, banyak aspek yang harus diperhatikan dan dipertimbangkan dalam merancang bangunan impian. Sebut saja seperti nilai budaya, fungsi bangunan, hingga konsep desain bangunan itu sendiri. 

Dalam merancang gaya desain untuk sebuah bangunan, bukan hanya preferensi personal dari pemilik bangunan saja. Namun juga dipengaruhi oleh keadaan dan faktor lingkungan sekitar. Dalam hal ini, faktor tren desain bangunan yang tengah populer pada saat bangunan akan dibuat memiliki banyak peranan penting.

Karena pasalnya seiring dengan perkembangan zaman, konsep desain bangunan kerap kali berganti bahkan juga mengalami peningkatan desain yang relatif pesat. Dari yang awalnya hanya konsep bangunan sederhana, sekarang sudah merambah ke konsep bangunan dengan desain lebih kompleks. Tetapi justru dari berkembangnya konsep desain yang ada, mampu menghadirkan bangunan dengan desain yang beragam.

Konsep desain bangunan yang terkenal dan mulai dilirik banyak orang, Sumber: archdaily.com
Konsep desain bangunan yang terkenal dan mulai dilirik banyak orang, Sumber: archdaily.com

Top 7 Jenis Konsep Desain Bangunan Favorit

Di dunia ini terdapat banyak gaya desain bangunan yang dapat diaplikasikan. Dimana semuanya memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Namun meskipun begitu, saat ini terdapat beberapa desain bangunan yang menjadi favorit bahkan mulai dilirik oleh orang-orang untuk diaplikasikan pada bangunan mereka. Konsep desain bangunan apa sajakah itu? Berikut penjelasannya!

1. Konsep Bangunan Mediterania

Desain mediterania merujuk pada konsep bangunan Eropa pada tahun 80’an. Karakteristik yang khas dari konsep mediterania adalah penggunaan pilar-pilar besar pada bangunannya serta adanya ornamen-ornamen hiasan pada bagian dinding. Selain itu, penggunaan pintu dan jendela yang besar juga identik dengan konsep desain satu ini.

Tidak hanya itu saja, konsep mediterania juga selalu berusaha dekat dengan nuansa alam. Jadi, tidak jarang juga desain mediterania mengusung konsep bangunan arsitektur hijau. Konsep bangunan mediterania sangat cocok bagi Anda yang ingin menonjolkan kemewahan namun tidak melupakan unsur natural dari alam.

Konsep desain mediterania, Sumber: homedit.com
Konsep desain mediterania, Sumber: homedit.com

2. Konsep Bangunan Futuristik

Jenis konsep bangunan selanjutnya adalah konsep futuristik. Konsep futuristik umumnya diaplikasikan pada bangunan komersial berskala besar. Namun, dengan hadirnya rumah-rumah yang mengaplikasikan desain futuristik membuktikan bahwa desain satu ini mulai dilirik dan diminati.

Bentuk dinamis yang jauh dari kata konvensional, ketiadaan sudut, penggunaan warna-warna basic dan netral seperti putih atau colorless menjadi ciri khas dari konsep desain bangunan futuristik.

Tetapi, hal tersebut tidak sepenuhnya menghilangkan kesan homey pada bangunan. Justru dengan desainnya yang unik menjadikan pembeda dengan bangunan lainnya. Lagi, bangunan ini juga menerapkan konsep desain bangunan tahan gempa meskipun bentuknya anti-mainstream.

Desain bangunan futuristik, Sumber: udesign.es
Desain bangunan futuristik, Sumber: udesign.es

3. Konsep Bangunan Minimalis

Bagi beberapa orang yang mungkin masih belum cukup nyaman berkreasi dan bermain dengan bangunan mereka, desain minimalis memang masih menjadi pilihan paling populer. Ya, bangunan dengan desain ini cenderung lebih aman dan bisa dikombinasikan dengan berbagai furniture maupun ornamen bangunan lainnya.

Seperti yang kita semua tahu, desain minimalis umumnya memiliki bentuk-bentuk geometris, pemilihan warna monokrom yang membuat bangunan menjadi clean, serta minim dekoratif. Sehingga banyak orang beranggapan bahwa desain minimalis adalah desain bangunan dengan tampilan bersih, rapi, dan clear.

Pengaplikasian yang lebih sederhana, mudah, dan minim budget menjadi alasan mengapa desain bangunan satu ini sulit tergantikan meskipun banyak desain baru yang hadir. Jadi, tidak heran juga rasanya apabila konsep desain bangunan minimalis akan terus menjadi pilihan banyak orang dan terus meramaikan tren arsitektur untuk waktu yang tidak dapat ditentukan.

Desain minimalis yang masih menjadi favorit banyak orang, Sumber: foxblocks.com
Desain minimalis yang masih menjadi favorit banyak orang, Sumber: foxblocks.com

4. Konsep Bangunan Industrial

Sama halnya dengan konsep minimalis, pasti sudah banyak yang familiar dengan desain bangunan industrial ini. Konsep desain industrial beberapa tahun belakangan ini memang cukup ramai diminati, apalagi oleh anak-anak muda. Entah itu diaplikasikan pada gedung perkantoran, cafe, bahkan pada sebuah hunian.

Pasalnya, konsep bangunan industrial memiliki tampilan yang tidak biasa atau banyak orang menyebutnya dengan istilah anti mainstream. Karakteristik utama dari konsep desain bangunan industrial adalah overexpose.

Artinya, banyak hal atau banyak elemen pada bangunan yang sengaja dibiarkan terlihat dan terekspose. Contoh sederhananya seperti penggunaan exposed material dan minim proses finishing.

Bangunan industrial dengan elemen exposed sebagai ciri khas, Sumber: blog.dparagon.com
Bangunan industrial dengan elemen exposed sebagai ciri khas, Sumber: blog.dparagon.com

5. Konsep Bangunan Kontemporer

Dalam gaya bangunan, konsep kontemporer mengacu pada gaya yang variatif, fleksibel, dan inovatif. Baik dari segi material maupun segi tampilannya yang kemudian banyak bermain dalam pengaturan warna serta tekstur material yang digunakan. Jadi, konsep desain kontemporer ini begitu mengandalkan kreativitas arsitektur.

Sama halnya dengan desain lain yang memiliki karakteristik. Konsep kontemporer identik dengan pemilihan dan pemanfaatan material alami, seperti batu bata, kayu, dan lain sebagainya. Pun, identik juga dengan pencahayaan alami sehingga memanfaatkan banyak kaca pada bangunannya.

Desain kontemporer yang memanfaatkan material alami, Sumber: mydomaine.com
Desain kontemporer yang memanfaatkan material alami, Sumber: mydomaine.com

6. Konsep Bangunan Oriental

Konsep desain selanjutnya adalah desain oriental. Konsep bangunan satu ini dipengaruhi dan mengambil inspirasi dari budaya serta tradisi timur. Permainan warna mencolok dan natural menjadi salah satu ciri khas dari desain oriental ini yang akan membuatnya menjadi sempurna.

Bahkan dalam desain satu ini penentuan warna dapat dikategorikan dalam hal yang sangat penting. Baik itu warna pada aksesoris, furniture, maupun pada bagian dinding. Tidak sampai disitu saja, konsep oriental juga memiliki beragam elemen yang secara karakteristik kuat dan memikat.

Sebut saja seperti ornamen-ornamen guci, patung antik, lukisan, hingga ukiran-ukiran kayu pada dinding. Berbagai material mental seperti bambu, kayu, anyaman rotan juga kerap kali digunakan pada bangunan dengan konsep ini untuk menambahkan tekstur. 

Konsep interior bangunan oriental, Sumber: interiio.sg
Konsep interior bangunan oriental, Sumber: interiio.sg

7. Konsep Bangunan Modern

Siapa yang tidak familiar dengan konsep desain bangunan satu ini? Tentu hampir sebagian dari kita cukup mengenal baik desain bangunan modern. Pasalnya, konsep desain modern sudah banyak diaplikasikan untuk berbagai kebutuhan bangunan. Desain bangunan modern memiliki karakteristik yang cukup kuat.

Diantaranya seperti desainnya yang simple, bersih, clear, stylish, dan tentu saja fungsional. Karena memiliki karakteristik yang simple namun fungsional, jadi desain satu ini tidak begitu menggunakan ornamen-ornamen yang justru dapat menghilangkan kesan modernnya. Selain itu, konsep bangunan modern juga cenderung mengaplikasikan open space atau terbuka pada setiap ruangannya. Sehingga lebih terlihat luas dan lega. 

Desain bangunan modern yang simpel, bersih, dan stylish, Sumber: home-designing.com
Desain bangunan modern yang simpel, bersih, dan stylish, Sumber: home-designing.com

Itulah 7 konsep desain yang kini populer dan mulai diminati oleh banyak orang untuk diaplikasikan pada bangunan mereka. Konsep desain manakah yang menjadi favorit Anda dan ingin diaplikasikan? Semua memiliki ciri khas, keunggulan, serta kekurangan masing-masing.

Jadi, pertimbangkan fungsi, bentuk, dan estetikanya sebelum benar-benar akan mengaplikasikannya. Tetapi apapun itu konsep desainnya dan bagaimanapun bentuknya, semua desain bangunan perlu direncanakan dengan matang. Oleh karena itu, peran jasa desain dan perencanaan sangat dibutuhkan dalam hal ini.

Karena dengan menggunakan bantuan jasa tersebut, bangunan dengan desain impian dapat diwujudkan secara lebih mudah. Semoga informasi tadi bermanfaat bagi Anda yang membutuhkan!

Apa Itu Struktur Komposit yang Wajib Dipahami dalam Dunia Konstruksi?

Jenis-jenis bahan untuk membuat baja komposit, Sumber: slideplayer.info

Pernahkah Anda mendengar istilah struktur baja komposit? Ya, baja komposit banyak diaplikasikan pada segala jenis bangunan. Sebut saja seperti gedung bertingkat, konstruksi jembatan, sarana prasarana, dan lain sebagainya. Lalu pertanyaannya adalah apakah itu struktur baja komposit? Untuk lebih tahu detailnya, simak penjelasan berikut ini sampai selesai.

Mengenal Pengertian Struktur Komposit

Bagi Anda yang masih asing, struktur komposit adalah struktur yang terdiri dari dua jenis material atau lebih. Kemudian digabungkan menjadi satu kesatuan dengan tujuan agar memiliki kekuatan yang lebih tinggi. Sehingga menghasilkan sifat gabungan yang lebih kuat untuk memikul tekanan dibandingkan hanya dengan mengandalkan satu material saja.

Struktur komposit sendiri memanfaatkan sifat fisik dan mekanik masing-masing bahan yang digunakan. Sehingga dari sifat tersebut akan diperoleh berbagai kelebihan tertentu dibandingkan dengan bahan yang membentuknya. Sifat-sifat material komposit tidaklah harus sama, tidak pula harus sejenis, namun masing-masing material memiliki kekuatannya sendiri-sendiri.

Semua material dan bahan bangunan dapat menjadi material komposit, asalkan memenuhi persyaratan dan sudah melalui analisis. Jadi tidak hanya sekedar dikira-kira saja. Struktur komposit antara konstruksi beton dan baja misalnya. Perpaduan kedua material tersebut akan membentuk material komposit yang ekonomis dan efisien melalui hasil kerjasama yang tercipta diantara keduanya.

Sistem komposit terbentuk akibat interaksi antara baja dan beton yang pada dasarnya memiliki karakteristik masing-masing. Dengan memanfaatkan perilaku interaktif yang terjadi antara baja dan beton serta memobilisasikan kemampuan optimal dari masing-masing bahan dalam memikul beban, struktur dari elemen baja dan beton ini terbentuk. 

Ilustrasi struktur baja komposit pada bangunan, Sumber: bajaringanvivo.co.id
Ilustrasi struktur baja komposit pada bangunan, Sumber: bajaringanvivo.co.id

Jenis-Jenis Bahan untuk Membuat Baja Komposit

Secara umum, terdapat beberapa jenis bahan atau material yang dapat dimanfaatkan untuk membuat baja komposit, yakni antara lain: 

1. Baja Profil

Baja profil digunakan untuk struktur bangunan yang memikul tekanan atau beban berat. Biasanya ini digunakan sebagai pilar atau balok. Dimana material yang cocok yaitu seperti H-beam dan juga besi WF karena kedua material ini memiliki fungsi yang sama yaitu untuk pekerjaan struktural.

Namun tidak jarang juga terbuat dari material berukuran kecil seperti besi UNP dan CNP. Karena terbuat dari material berukuran kecil, biasanya keduanya digunakan untuk konstruksi rumah tinggal sebagai pengganti kolom praktis atau membuat dak.

2. Besi Tulangan

Perlu Anda ketahui bahwa struktur baja komposit wajib menggunakan besi tulangan. Dimana material besi beton yang digunakan sebagai tulangan untuk struktur komposit ukurannya jauh lebih kecil. Karena dalam hal ini besi tulangan bukan sebagai tulangan utama tetapi hanya berfungsi sebagai tambahan pengikat antara baja profil dengan cor beton. 

3. Cor Beton

Material yang satu ini berada di bagian terluar dan digunakan sebagai tampilan akhir struktur komposit. Proses pengecoran yang satu ini juga relatif sama dengan struktur beton lainnya, dimana harus membuat bekisting sebelum melakukan pengecoran.

Selain dari ketiga material yang sudah dijelaskan sebelumnya, untuk membuat baja komposit setidaknya juga membutuhkan material tambahan. Sebut saja seperti bekisting (yang terbuat dari papan atau triplek), perancah (dari bahan scaffolding, bambu, atau balok kayu), serta paku sebagai penguat.

Jenis-jenis bahan untuk membuat baja komposit, Sumber: slideplayer.info
Jenis-jenis bahan untuk membuat baja komposit, Sumber: slideplayer.info

Apa Saja Kelebihan Struktur Komposit?

Karena tersusun dari dua jenis material atau lebih, tentu saja struktur komposit mempunyai beberapa keunggulan dibanding hanya dengan mengandalkan satu material saja. Nah, apa sajakah keunggulan dari struktur komposit?

1. Tampilan Elegan dan Kokoh

Jika umumnya permukaan tiang kolom atau balok baja tidak rata, maka berbeda halnya dengan cara komposit ini. Dengan mengandalkan baja komposit, bentuk kolom atau balok menjadi kotak dan bahkan wujud asli dari baja profil tidak terlihat lagi. Mengapa demikian? Karena baja profil sudah terbungkus oleh cor beton.

Karena alasan itu juga, membuat tampilan baja komposit menjadi lebih elegan. Selain itu, baja komposit juga akan memiliki kesan yang kokoh dengan struktur yang terlihat minimalis sesuai bentuk penampang kotak persegi.

2. Hemat Namun Fungsional

Mengapa baja komposit dibuat? Ya, awal mula baja komposit dibuat adalah untuk menghemat dari segi material tetapi tidak mengurangi fungsi dan juga tujuan yang akan dicapai. Bagaimana caranya?

Yaitu dengan menggunakan berbagai material seirit mungkin bahkan jika perlu bisa menggunakan baja bekas asalkan material tersebut telah memenuhi persyaratan untuk dapat dipakai kembali.

Kelebihan struktur komposit, Sumber: en.wikipedia.org
Kelebihan struktur komposit, Sumber: en.wikipedia.org

Apa Kekurangan Baja Komposit?

Ada keunggulan tentu saja juga ada kekurangan, begitupun dengan baja komposit ini. Untuk baja komposit sendiri setidaknya mempunya dua kekurangan, yaitu pada proses pengerjaan dan segi biaya yang dikeluarkan. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa baja komposit dibuat dengan tujuan awal untuk menghemat biaya.

Ya, dari segi material memang menghemat biaya karena bisa menggunakan material yang sudah dipakai sebelumnya. Namun ternyata dari segi proses pelaksanaannya, hal tersebut justru jauh lebih mahal. Mengapa bisa demikian?

Hal ini dapat terjadi karena proses pengerjaannya terdiri dari lima tahapan, yaitu memasang balok/kolom baja, memasang besi tulangan, pasang bekisting, melakukan pengecoran, dan terakhir membongkar bekisting. Bahkan jika ingin lebih sempurna, tiang kolom juga harus di aci lalu di finishing menggunakan cat.

Belum lagi pengerjaan ini membutuhkan jasa tukang spesialis. Jadi, hal inilah yang menyebabkan tingginya biaya membuat komposit baja. Serta membuat panjang dari segi pelaksanaannya. Namun meskipun terdapat beberapa kekurangan, struktur komposit banyak dijadikan sebagai pilihan karena kekuatannya yang lebih kokoh.

Kekurangan dari baja komposit, Sumber: almaidahjsastakl17.wordpress.com
Kekurangan dari baja komposit, Sumber: almaidahjsastakl17.wordpress.com

Itulah penjelasan mengenai struktur komposit dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Di luar dari pembahasan mengenai baja komposit, ada tambahan informasi bagi Anda yang sedang merencanakan untuk membangunan rumah impian.

Dalam membangun sebuah hunian atau bangunan apapun itu, tentu harus direncanakan dengan sebaik mungkin. Sebab, dengan perencanaan dan desain yang matang akan menciptakan sebuah bangunan sesuai keinginan.

Oleh karena itu, peran jasa desain dan perencanaan sangat dibutuhkan dalam hal ini. Dengan menggunakan jasa desain dan perencanaan yang berpengalaman, rencana membangun sebuah hunian akan dapat terwujud dengan lebih mudah!

Project Penerbitan SLF RSU Shubnaul Wathon Magelang

Proses pelaksanaan sidang oleh tim Eticon dengan pihak terkait, Sumber: doc pribadi

Tahukah Anda bahwa untuk menunjang keamanan dan kenyamanan penggunanya, bangunan bukan hanya perlu dibuat dengan sekuat mungkin. Lebih dari itu, setiap bangunan yang sudah berdiri juga perlu memperhatikan apakah bangunan tersebut layak dioperasionalkan atau tidak.

Salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bangunan rumah sakit adalah melengkapinya dengan Sertifikat Laik Fungsi atau yang biasa dikenal juga dengan SLF. Kepemilikan SLF untuk setiap bangunan juga sudah dijelaskan dalam Peraturan Pemerintah No 16 tahun 2021 tentang Bangunan Gedung. 

Dalam peraturan tersebut menjelaskan bahwa Sertifikat Laik Fungsi merupakan sertifikat yang diberikan oleh Pemerintah Daerah untuk menyatakan kelaikan fungsi bangunan gedung sebelum dapat dimanfaatkan. Atau sederhananya, keberadaan SLF dapat menjadi bukti bahwa bangunan yang didirikan adalah bangunan gedung yang aman digunakan dan siap dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

Lantas bagaimana jadinya apabila sebuah bangunan tidak mengantongi izin SLF? Bangunan yang nekat dioperasionalkan tanpa SLF dapat berpotensi membahayakan penggunanya. Dan kasus seperti ini sudah banyak terjadi di Indonesia, mulai dari stadion, pusat perbelanjaan, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, keberadaan SLF dalam hal ini sangatlah penting.

Ilustrasi survey lapangan dan uji kelaikan fungsi bangunan, Sumber: eticon.co.id
Ilustrasi survey lapangan dan uji kelaikan fungsi bangunan, Sumber: eticon.co.id

Project Penerbitan SLF RSU Shubnaul Wathon Magelang

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, setiap bangunan wajib mengantongi SLF tak terkecuali rumah sakit. Rumah sakit merupakan salah satu tempat pelayanan kesehatan yang menyediakan berbagai fasilitas.

Sebagai fasilitas umum yang di dalamnya menampung banyak orang (baik itu pasien, petugas kesehatan, dan lain sebagainya) sudah seharusnya rumah sakit memperhatikan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan semua penggunanya. Menunjang keamanan dan keselamatan bangunan dengan SLF juga diterapkan oleh salah satu bangunan rumah sakit di Kota Magelang.

Sesuai dengan namanya, RSU Shubnaul Wathon merupakan rumah sakit umum yang terletak di Nuren, Purwosari, Kec. Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Pada kesempatan kali ini, tim Eticon diberikan kepercayaan oleh pihak RSU Shubnaul Wathon untuk membantu project penerbitan SLF bangunan mereka.

Kami menyadari bahwa setiap project yang kami terima tentu tidak dengan mudah dilakukan begitu saja. Namun dengan kinerja tim yang solid, pada akhirnya tim Eticon dapat menyelesaikan setiap project penerbitan SLF yang dijalankan. Salah satunya project penerbitan SLF untuk RSU Shubnaul Wathon di Magelang ini secara lancar hingga proses serah terima dengan pengelola rumah sakit.

Project penerbitan SLF RSU SHUBNAUL Wathon Magelang, Sumber: doc pribadi
Project penerbitan SLF RSU SHUBNAUL Wathon Magelang, Sumber: doc pribadi

Alur Pengurusan SLF untuk RSU Shubnaul Wathon Magelang

Sertifikat Laik Fungsi tidak diperoleh dengan begitu saja. Untuk mendapatkannya perlu melalui beberapa langkah terlebih dahulu. Hal tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa bangunan yang akan diberikan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) memanglah bangunan yang sudah layak dan aman digunakan. Alur pengurusan SLF untuk RSU Shubnaul Wathon diantaranya:

  • Verifikasi data administrasi
  • Survey lapangan (uji fisik bangunan gedung)
  • Pembuatan Laporan Kajian SLF
  • Internal Review/ Paparan Internal
  • Submit Sistem SIMBG dan Dinas terkait
  • Expose/sidang dengan Pemda terkait
  • Revisi/ Finalisasi laporan
  • Surat Kesanggupan
  • Penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF)

Persyaratan Penerbitan SLF Kota Magelang (RSU Shubnaul Wathon)

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Sertifikat Laik Fungsi adalah perizinan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah setempat. Oleh karena itu, persyaratan untuk penerbitan SLF nya pun harus mengikuti dan sesuai dengan aturan maupun ketentuan dari masing-masing pemerintah daerah.

Karena kali ini project penerbitan SLF berada di Kota Magelang, jadi tim Eticon selaku konsultan SLF harus mengikuti berbagai persyaratan dari pemerintah Kota Magelang. Untuk persyaratan project penerbitan SLF Kota Magelang sendiri, antara lain:

Persyaratan Administratif

  • Surat Permohonan
  • Dokumen legalitas perusahaan
  • Dokumen Kepemilikan Tanah
  • Dokumen Legalitas Bangunan Gedung
  • Dokumen Izin (Wajib ada)
  • Dokumen Izin (Proses Paralel) 

Persyaratan Teknis

  • Dokumen Teknis Arsitektur
  • Dokumen Teknis Struktur
  • Dokumen Teknis Mekanikal Elektrikal Plumbing
  • Dokumen Teknis Lingkungan
  • Dokumen Data Teknis
Prosesi serah terima SLF kepada pihak RSU SHUBNAUL Wathon Magelang, Sumber: doc pribadi
Prosesi serah terima SLF kepada pihak RSU SHUBNAUL Wathon Magelang, Sumber: doc pribadi

PT Eticon Rekayasa Teknis Sebagai Konsultan SLF Berpengalaman

Sebagai salah satu jasa konsultan SLF berpengalaman di Indonesia, hingga saat ini tim Eticon telah berhasil menyelesaikan berbagai project penerbitan Sertifikat Laik Fungsi di berbagai kota di Indonesia. Dimana salah satunya yaitu RSU Shubnaul Wathon di Magelang. Tidak hanya di Kota Magelang saja, kami juga telah berhasil menyelesaikan project penerbitan SLF di kota-kota besar lainnya.

Seperti Karawang, Bekasi, Tangerang, Balikpapan, Mojokerto, dan lain sebagainya. Dari banyaknya keberhasilan tim Eticon ini tentu saja menjadi bukti nyata bahwa kami selalu berkomitmen untuk membantu setiap mitra perihal penerbitan SLF hingga prosesnya selesai. 

Oleh sebab itu, Anda tidak perlu ragu lagi akan kinerja dan tidak perlu ragu menggunakan jasa dari kami. Karena kami memiliki tim ahli dari berbagai latar belakang pendidikan yang dibutuhkan untuk proses penerbitan SLF. Segera urus kepemilikan Sertifikat Laik Fungsi bangunan Anda bersama Eticon!

Mengenal Surat Rekomendasi Damkar yang Penting untuk Syarat Pengurusan SLF

Pengecekan alat proteksi kebakaran untuk mendapatkan surat rekom damkar, Sumber: hseprime.com

Sebuah bangunan gedung memang sudah selayaknya dilengkapi atau mengantongi perizinan yang lengkap. Tidak hanya untuk formalitas saja, berbagai dokumen tersebut dapat menjamin keamanan, keselamatan, dan kenyamanan penggunanya. Diantara berbagai dokumen yang harus dimiliki oleh setiap bangunan yaitu surat rekomendasi damkar atau SLP APK.

Nah, apa itu rekom damkar dan seberapa pentingkah dokumen tersebut untuk sebuah bangunan? Mari simak penjelasannya pada artikel berikut ini.

Apa Itu Surat Rekomendasi Damkar atau SLP APK?

Kita semua tentu tahu dan menyadari bahwa setiap bangunan mempunyai berbagai potensi bahaya, salah satunya yaitu berpotensi mengalami kebakaran. Kebakaran sendiri merupakan suatu nyala api, entah kecil atau besar pada tempat yang tidak diinginkan. Peristiwa kebakaran akan menimbulkan kerugian baik material maupun non material, dan umumnya sulit dikendalikan tanpa bantuan badan terkait yaitu pemadam kebakaran.

Banyak faktor yang dapat membuat sebuah bangunan mengalami peristiwa kebakaran, mulai dari kebocoran gas, korsleting listrik, hingga human error (kelalaian manusia). Karena alasan itulah, setiap bangunan gedung wajib mempunyai sarana penyelamatan darurat, apalagi untuk bangunan-bangunan yang digunakan oleh banyak orang.

Ilustrasi gedung kebakaran akibat tidak mengantongi rekom damkar, Sumber: mysanantonio.com
Ilustrasi gedung kebakaran akibat tidak mengantongi rekom damkar, Sumber: mysanantonio.com

Sebut saja seperti pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, hingga rumah sakit. Selain itu, juga perlu adanya akses untuk memudahkan pemadam kebakaran masuk ke dalam bangunan serta harus dilengkapi dengan sistem proteksi kebakaran yang memadai. Tetapi apakah itu saja cukup? Tentu saja tidak.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, setiap bangunan yang berdiri dan akan dioperasionalkan wajib mengantongi surat rekomendasi damkar atau bisa disebut juga sebagai rekom damkar/SLP APK. 

Rekom damkar atau biasa disebut juga dengan SLP APK adalah salah satu perizinan yang harus dimiliki oleh setiap bangunan agar bangunan tersebut dapat dioperasionalkan dengan aman dan nyaman sebagaimana mestinya. Baik untuk bangunan dengan ketinggian lebih dari 8 (delapan) lantai maupun bangunan kurang dari 8 (delapan) lantai.

Rekom damkar sendiri adalah perizinan yang dikeluarkan oleh dinas atau instansi pemadam kebakaran kabupaten/kota untuk setiap bangunan yang telah melewati penilaian atau pengujian terlebih dahulu.

Surat rekomendasi damkar untuk menghindari potensi kebakaran, Sumber: hgi-fire.com
Surat rekomendasi damkar untuk menghindari potensi kebakaran, Sumber: hgi-fire.com

Mengapa Surat Rekomendasi Damkar Penting?

Surat rekom damkar dapat dikategorikan penting karena dengan adanya dokumen tersebut itu artinya bangunan telah memenuhi persyaratan dari segi keselamatan jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

Rekom damkar akan diberikan apabila bangunan mempunyai sistem proteksi kebakaran, akses pemadam kebakaran, serta sarana penyelamatan jiwa yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Apabila bangunan tidak memiliki persyaratan tersebut, maka rekom damkar pun tidak akan diterbitkan.

Tetapi sebelumnya akan diberikan peringatan tertulis agar nantinya bangunan tersebut dapat memenuhi berbagai persyaratan yang berlaku. Surat rekomendasi damkar harus dimiliki setiap bangunan dengan tujuan untuk dapat meminimalisir potensi terjadinya kebakaran yang mungkin saja dapat terjadi sewaktu-waktu.

Sehingga adanya rekom damkar menjadi salah satu dokumen untuk menjamin keselamatan dan keamanan bangunan gedung. Tidak hanya keamanan gedung, tetapi juga keamanan pengguna yang ada di dalam gedung. Tidak hanya itu saja, perlu Anda ketahui juga bahwa rekom damkar ini menjadi salah satu persyaratan yang harus dipenuhi jika bangunan ingin mendapatkan Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

Dilansir dari multikencana.co.id, untuk masa berlaku izin proteksi kebakaran tersebut yaitu selama 1 tahun. Dimana setiap tahunnya akan dilakukan pengecekan dan juga pemeriksaan ulang pada management keselamatan kebakaran yang berkaitan dengan sarana prasarana kebakaran yang dimiliki bangunan tersebut.

Pengecekan alat proteksi kebakaran untuk mendapatkan surat rekom damkar, Sumber: hseprime.com
Pengecekan alat proteksi kebakaran untuk mendapatkan surat rekom damkar, Sumber: hseprime.com

Kesimpulan

Nah, itu dia ulasan mengenai surat rekomendasi damkar atau rekom damkar/SLP APK yang keberadaannya tidak kalah penting dengan perizinan bangunan lainnya. Oleh karena itu, bagi Anda yang akan mendirikan bangunan atau bahkan sudah mendirikan bangunan untuk kepentingan banyak orang, perlu memiliki dokumen rekom damkar ini.

Pengurusan surat rekom damkar dilakukan semata-mata untuk memastikan keselamatan semua pengguna bangunan dan menghindari kerugian yang diakibatkan oleh kebakaran. Selain harus memenuhi surat rekomendasi dari pemadam kebakaran, setiap bangunan juga perlu memastikan bahwa semua jenis alat K3 yang ada pada bangunan memiliki SILO.

Apa itu SILO? Surat izin layak operasional atau SILO merupakan surat izin yang diperlukan dalam penggunaan alat K3 (keselamatan dan kesehatan kerja). Surat ini ditujukan bahwa alat K3 yang ada disediakan untuk bekerja benar-benar sudah melewati tahap pemeriksaan dan pengujian sehingga aman digunakan. 

Untuk pengurusan surat izin layak operasional (SILO) sendiri hanya dapat dilakukan oleh jasa perizinan SILO profesional di bidangnya karena pengujiannya tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Apabila bangunan Anda sudah memiliki surat rekomendasi damkar dan sudah memiliki perizinan SILO, maka untuk proses pengurusan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) pun menjadi lebih mudah.

Karena pada dasarnya, semua perizinan bangunan berkaitan satu sama lain. Semoga ulasan tadi bermanfaat dan memberikan informasi tambahan bagi kita untuk dapat lebih mengenal berbagai dokumen perizinan yang penting dimiliki oleh setiap bangunan.

Memahami Tentang Manajemen Proyek Konstruksi Beserta Fungsi dan Tahapannya

Fungsi manajemen proyek untuk mencapai tujuan yang efektif, Sumber: buildertrend.com

Manajemen konstruksi merupakan rangkaian proses yang mengatur dan mengelola jalannya proyek pembangunan agar mendapatkan hasil yang sesuai dengan tujuan. Nah, pada kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi dan ulasan secara lengkap mengenai manajemen konstruksi proyek. Jadi, simak sampai selesai ya!

Apa Itu Manajemen Proyek Konstruksi?

Secara umum, manajemen proyek konstruksi adalah ilmu yang digunakan untuk mempelajari dan mempraktikkan segala sesuatu yang berhubungan dengan manajerial konstruksi. Namun juga memadukan seni mengatur atau memanajemen proses pembangunan dengan menggunakan sumber daya serta waktu seefektif dan seefisien mungkin.

Mengapa hal tersebut perlu dipelajari? Karena dengan mempelajarinya, setiap proses pembangunan akan memiliki perencanaan yang jauh lebih matang. Atau singkatnya, manajemen konstruksi adalah proses mengelola pekerjaan pembangunan untuk menghasilkan proyek yang sesuai dengan tujuan awal dari pembangunan tersebut.

Mengenal manajemen proyek konstruksi, Sumber: sinnaps.com
Mengenal manajemen proyek konstruksi, Sumber: sinnaps.com

Fungsi Manajemen Proyek Konstruksi

Dalam menjalankan manajemen konstruksi tentu saja harus menerapkan fungsi yang berlaku. Karena dengan begitu, akan lebih efektif dan efisien dalam mencapai tujuan serta memanfaatkan sumber daya yang ada. Adapun fungsi manajemen konstruksi, yakni sebagai berikut: 

1. Fungsi Perencanaan (Planning)

Perencanaan atau planning merupakan fungsi pertama dalam manajemen proyek. Dimana fungsi yang satu ini dapat menentukan akan seperti apa, kapan, serta bagaimana proyek tersebut dijalankan. Dalam hal ini manajer konstruksi memiliki peran penting dalam mengambil keputusan atas rencana pembuatan konstruksi yang sesuai.

2. Fungsi Pengorganisasian (Organizing)

Selanjutnya yaitu fungsi pengorganisasian atau organizing. Fungsi ini ditujukan untuk membentuk divisi atau beberapa organisasi yang tentu saja dibutuhkan dalam melaksanakan proyek yang sudah direncanakan sebelumnya. Lagi dan lagi, manajer memiliki hak dalam mengambil keputusan siapa saja anggota yang ditempatkan dalam tim atau divisi tersebut.

3. Fungsi Pengarahan (Actuating)

Pengarahan atau actuating berfungsi untuk melakukan pembinaan atau pengarahan. Sebut saja seperti memberikan bimbingan, memberikan pelatihan, atau yang lainnya. Hal tersebut bertujuan agar setiap tanggung jawab yang diberikan kepada anggota tim dapat dilaksanakan dengan semaksimal mungkin dan dapat berjalan dengan lancar sesuai rencana.

4. Fungsi Pengendalian (Controlling)

Fungsi terakhir dari manajemen proyek konstruksi adalah fungsi pengendalian atau controlling. Sesuai dengan namanya, pengendalian berfungsi dan berperan sebagai pengawas. Pengawas dalam hal ini adalah pengawas terhadap semua kegiatan yang berjalan di proyek. 

Tidak sampai disitu saja, fungsi pengendalian juga bertindak untuk melakukan evaluasi apabila terjadi penyimpangan di dalam satu divisi selama proyek konstruksi berlangsung. Dengan adanya pengawasan ini, manajer konstruksi dapat mengambil langkah pencegahan dan berupaya melakukan antisipasi terhadap adanya penyimpangan tersebut.

Fungsi manajemen proyek untuk mencapai tujuan yang efektif, Sumber: buildertrend.com
Fungsi manajemen proyek untuk mencapai tujuan yang efektif, Sumber: buildertrend.com

Tujuan Manajemen Konstruksi

Selain mempunyai beberapa fungsi seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, manajemen konstruksi memiliki tujuan yang juga tidak kalah pentingnya. Dimana untuk dapat mencapai tujuan tersebut harus memperhatikan bagaimana mutu pembangunan, biaya, serta waktu pelaksanaan proyek. Di bawah ini adalah beberapa tujuan manajemen proyek konstruksi diantaranya: 

1. Pengelolaan Biaya (Cost Control)

Sesuai dengan namanya, cost control atau pengelolaan biaya dilakukan untuk mengatur biaya selama proyek dilakukan. Mengatur biaya dalam hal ini adalah agar lebih hemat namun tepat sasaran. Pengelolaan biaya ini menjadi salah satu tujuan yang selalu ingin dicapai oleh tim manajemen konstruksi pada setiap proyeknya.

Apabila sistem manajemen konstruksinya baik, maka cost control proyek juga akan berjalan sesuai dengan apa yang sudah dianggarkan. Dengan cost control ini juga dapat mencegah terjadinya pembengkakan biaya atau mencegah terjadinya pengeluaran biaya yang seharusnya tidak diperlukan.

2. Pengelolaan Kualitas (Quality Control)

Quality control atau pengelolaan kualitas adalah pengelolaan yang dilakukan dengan tujuan agar kualitas pekerjaan yang dihasilkan sesuai dan sejalan dengan apa yang telah direncanakan. Kualitas dalam hal ini yaitu bagaimana hasil kerja dari suatu proyek pembangunan, baik dari segi tampilan maupun dari segi kekuatan struktur bangunan yang dikerjakan.

3. Pengelolaan Waktu Pelaksanaan (Time Control)

Pengelolaan waktu pelaksanaan dapat dikatakan sebagai salah satu hal yang sangat penting dalam pelaksanaan suatu proyek pembangunan. Misalnya melakukan pengaturan alur kerja, mengatur jenjang komunikasi antar anggota, hingga melakukan pelaksanaan yang terjadwal.

Dengan melakukan pengelolaan waktu pelaksanaan yang terjadwal, maka akan membuat proses kerja menjadi lebih terarah dan selesai sesuai waktu yang telah ditetapkan.

4. Pengelolaan Risiko

Kita semua tentunya tahu dan sadar bahwa setiap proyek pembangunan mempunyai risiko sesuai dengan tingkat kesulitan pekerjaan tersebut. Oleh sebab itu, akan sangat menjadi penting untuk melakukan pengelolaan risiko.

Tujuan dibuatnya sistem manajemen konstruksi yaitu agar dapat melakukan identifikasi, melakukan perkiraan, analisis, dan juga melakukan pencegahan terhadap setiap risiko yang mungkin saja terjadi ketika proses kerja berlangsung.

5. Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM)

Tujuan terakhir dari manajemen konstruksi yaitu pengelolaan sumber daya manusia (SDM). Dalam hal ini, pengelolaan sumber daya manusia berkaitan erat dengan pengerahan tenaga kerja selama proses pembangunan berlangsung. Hal ini mencakup pengadaan sumber daya manusia, jenjang komunikasi dalam proyek, dan lain sebagainya.

Tujuan adanya manajemen proyek, Sumber: stonemarkcm.com
Tujuan adanya manajemen proyek, Sumber: stonemarkcm.com

Tahapan Manajemen Proyek Konstruksi

Dalam proses pelaksanaannya, manajemen proyek konstruksi terbagi menjadi beberapa tahapan. Adapun tahapan tersebut antara lain: 

1. Tahap Inisiasi (Initiation)

Tahap initiation atau inisiasi merupakan tahap pembuktian bahwa proyek yang akan dijalankan memiliki value dan layak untuk dijalankan. Umumnya, pada tahap ini akan dimulai dengan membuat dokumen business case yang berisi perihal kebutuhan proyek hingga perkiraan keuntungan finansial.

Laporan atau dokumen tersebut nantinya akan diajukan kepada yang bersangkutan untuk menentukan apakah proyek dapat dilanjutkan atau justru ditunda. 

2. Tahap Perencanaan (Planning)

Apapun jenis proyeknya, perencanaan menjadi salah satu kunci keberhasilan setiap proyek yang akan dijalankan. Pada tahap ini, manajer proyek akan membuat perencanaan yang terdiri dari informasi penting terkait proyek. Sebut saja seperti alur kerjanya hingga estimasi biaya yang akan dikeluarkan hingga proyek selesai dilakukan.

Namun meskipun begitu, tahap perencanaan cukup memakan proses panjang bahkan hingga proyek selesai dijalankan. Hal tersebut tentu karena saat pelaksanaan selalu ada saja perubahan yang terjadi.

3. Tahap Eksekusi (Execution)

Apabila tahap perencanaan selesai dilakukan, maka proyek konstruksi pun dimulai atau masuk ke tahap eksekusi. Pada tahap ini, proyek akan dikembangkan dan juga diselesaikan. Selama proyek konstruksi mulai, tim proyek harus terus memantau dan juga memastikan bahwa semua yang sudah direncanakan di awal berjalan sebagaimana mestinya.

4. Tahap Pemantauan (Monitoring)

Sesuai dengan namanya, di tahap pemantauan manajer proyek memiliki peran penting untuk selalu memantau jalannya proyek. Namun tidak hanya itu saja, manajer proyek juga bertindak untuk menyesuaikan jadwal proyek dengan perubahan-perubahan serta hambatan-hambatan yang mungkin muncul ketika proyek berlangsung.

Hal tersebut dilakukan guna mempertahankan kendali proyek, sehingga proyek dapat berjalan lancar dan selesai tepat pada waktunya.

5. Tahap Penutupan (Closure)

Tahap penutupan menjadi tahap terakhir dalam manajemen proyek konstruksi. Di tahap penyelesaian ini, manajer proyek akan memeriksa dan memastikan apakah proyek yang telah selesai sesuai dengan rencana dan tujuan awal, serta apakah dapat diselesaikan berdasarkan estimasi anggaran awal.

Manajer proyek juga akan menyusun laporan yang dapat dijadikan sebagai acuan untuk pembangunan proyek selanjutnya.

Tahapan manajemen proyek konstruksi, Sumber: lpcwashingtondc.com
Tahapan manajemen proyek konstruksi, Sumber: lpcwashingtondc.com

Itulah ulasan mengenai manajemen proyek konstruksi, mulai dari pengertian, fungsi, hingga tahapannya. Sebelumnya sudah disebutkan bahwa salah satu tahapan pada manajemen proyek adalah perencanaan atau planning.

Oleh karena itu, jasa desain dan perencanaan dibutuhkan dalam hal ini. Karena dengan adanya jasa desain dan perencanaan yang profesional dapat mempermudah dalam mewujudkan proyek konstruksi Anda.

Apa Perbedaan TPA dan TPT dalam proses pembuatan PBG? Simak Penjelasan Detailnya Disini!

Tim profesi ahli bertugas untuk memeriksa dokumen teknis, Sumber: pn-projectmanagement.com

Kita semua tentu tahu bahwa sebelum bangunan berdiri, terlebih dahulu harus mengantongi PBG. Dalam proses penerbitannya, setidaknya harus melalui pemeriksaan pemenuhan standar teknis oleh tenaga ahli. Dimana tenaga ahli atau teknis tersebut terdiri dari 2 (dua kelompok), yaitu Tim Profesi Ahli (TPA) dan Tim Penilai Teknis (TPT). Tapi, tahukah Anda apa perbedaan TPA dan TPT?

Sebelum membahas perbedaan dari Tim profesi Ahli dan Tim Penilai Teknis pada PBG, mari kita ulas sedikit mengenai Persetujuan Bangunan Gedung itu sendiri. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 16 tahun 2021 tentang Bangunan Gedung, Persetujuan Bangunan Gedung atau PBG adalah perizinan yang diberikan kepada pemilik bangunan gedung. 

Perizinan ini diberikan kepada mereka yang ingin membangun gedung baru, mengubah, memperluas, mengurangi, serta merawat bangunan gedung sesuai dengan standar teknis bangunan gedung yang berlaku. Bagi Anda yang masih asing, dulunya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) memiliki nama Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Namun kemudian, IMB diubah menjadi Persetujuan Bangunan Gedung atau yang dikenal dengan PBG. Perubahan ini diatur juga dalam Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 16 tahun 2021.

Mengenal lebih dekat perbedaan TPA dan TPT, Sumber: thinksafety.ie
Mengenal lebih dekat perbedaan TPA dan TPT, Sumber: thinksafety.ie

Perbedaan Tim Profesi Ahli (TPA) dan Tim Penilai Teknis (TPT)

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, proses permohonan untuk mendapatkan Persetujuan Bangunan Gedung dimulai dari konsultasi perencanaan bangunan. Barulah setelah itu ketika semua persyaratan yang dibutuhkan sudah terpenuhi maka Persetujuan Bangunan Gedung akan diterbitkan.

Namun sebelumnya, akan diberikan rekomendasi dari Tim Profesi Ahli (TPA) ataupun Tim Penilai Teknis (TPT). Kedua tenaga ahli atau teknis dalam penerbitan PBG yang telah ditunjuk oleh pemerintah daerah mempunyai peran untuk memeriksa apakah dokumen yang diajukan oleh pemohon telah memenuhi standar teknis atau tidak.

Tim Profesi Ahli (TPA)

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 16 tahun 2021 tentang Bangunan Gedung, TPA atau Tim Profesi Ahli merupakan tim yang terdiri atas profesi ahli/perguruan tinggi yang ditunjuk oleh pemerintah daerah kabupaten/kota untuk memberikan pertimbangan teknis dalam penyelenggaraan bangunan gedung.

Tim Profesi Ahli yang ditunjuk terdiri dari dua unsur, yaitu unsur perguruan tinggi/pakar serta unsur profesi ahli. Dimana profesi ahli umumnya mereka yang memiliki latar belakang bidang keahlian arsitektur, sipil struktur, mekanika, serta elektrikal dan plumbing. Tugas dari Tim Profesi Ahli antara lain untuk memeriksa dokumen teknis (selain rumah tinggal).

Kemudian juga memeriksa dokumen rencana teknis pembongkaran bangunan (selain rumah tinggal), serta memberikan pertimbangan teknis kepada pemerintah daerah perihal penyelenggaraan bangunan gedung. Jadi, sebelum diterbitkannya PBG, setiap bangunan harus terlebih dahulu diperiksa dengan standar teknis yang berlaku dalam proses konsultasi oleh TPA.

Tim profesi ahli bertugas untuk memeriksa dokumen teknis, Sumber: pn-projectmanagement.com
Tim profesi ahli bertugas untuk memeriksa dokumen teknis, Sumber: pn-projectmanagement.com

Dokumen yang diperiksa oleh Tim Profesi Ahli adalah dokumen rencana arsitektur, dokumen rencana struktur, mekanikal, elektrikal, serta perpipaan (plumbing) sesuai dengan background pendidikan yang ditunjuk. Nantinya dokumen-dokumen yang telah dilakukan pemeriksaan oleh TPA akan dituangkan dalam berita acara dan diupload pada sistem SIMBG.

Nah, apabila dokumen teknis tersebut telah memenuhi standar teknis, maka Dinas Teknis akan menerbitkan rekomendasi penerbitan Surat Pernyataan Pemenuhan Standar Teknis yang nantinya digunakan untuk memperoleh PBG. Begitupun sebaliknya, apabila belum memenuhi persyaratan maka harus melakukan pendaftaran ulang dan merevisi dokumen sebelumnya.

Lama waktu pemeriksaan dokumen yang dilakukan oleh Tim Profesi Ahli paling banyak adalah lima kali dalam kurun waktu paling lama 28 hari kerja. Dimana pemeriksaan pertama harus sudah dilakukan paling lambat tiga hari sejak pengajuan. 

Tim Penilai Teknis (TPT)

Sementara Tim Penilai Teknis atau yang juga disingkat menjadi TPT sesuai dengan peraturan yang sama ialah tim yang dibentuk oleh pemerintah daerah kabupaten/kota yang terdiri atas instansi terkait penyelenggaraan bangunan gedung. Dibentuk atau ditunjuknya Tim Penilai Teknis ini bertujuan:

  • Untuk memberikan pertimbangan teknis dalam proses penilaian dokumen rencana teknis bangunan gedung berupa rumah tinggal terhadap pemenuhan standar teknis. 
  • Memeriksa dan memberikan pertimbangan dokumen rencana teknis pembongkaran (RTB) berupa rumah tinggal tunggal 1 (satu) lantai dengan luas paling banyak 72 m2 (tujuh puluh dua meter persegi) dan rumah tinggal tunggal 2 (dua) lantai dengan luas lantai paling banyak 90 m2 (sembilan puluh meter persegi)
  • Melakukan pemeriksaan dokumen permohonan SLF (Sertifikat Laik Fungsi) perpanjangan.

Tim Penilai Teknis (TPT) sendiri melakukan pemeriksaan terhadap berkas pendaftaran, pemenuhan standar teknis, dan pernyataan pemenuhan teknis. Dimana proses ini harus selesai dalam jangka waktu lima hari kerja.

Sama halnya dengan pemeriksaan dokumen oleh TPA, pemeriksaan dokumen oleh TPT pun akan dituangkan dalam berita acara dan di upload di SIMBG. Apabila sudah memenuhi persyaratan maka akan diterbitkan pernyataan Pemenuhan Standar Teknis atau rekomendasi pendaftaran ulang PBG.

Tim penilai teknis untuk memberikan penilaian teknis terhadap bangunan, Sumber: blog.bulldozair.com
Tim penilai teknis untuk memberikan penilaian teknis terhadap bangunan, Sumber: blog.bulldozair.com

Nah, itulah perbedaan antara TPA dan TPT yang dimana keduanya memiliki perannya masing-masing dalam proses penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Semoga informasi tersebut bermanfaat.

Beginilah Cara Pembayaran Retribusi Daerah yang Wajib Diketahui

Retribusi daerah untuk proses mendapatkan persetujuan bangunan gedung, Sumber: klikpajak.id

Membayar retribusi daerah menjadi salah satu wujud kewajiban bagi negara yang merupakan sarana peran serta dalam pembiayaan negara dan pembangunan nasional. Tapi, tahukah Anda bagaimana cara pembayaran retribusi daerah? Nah, pada kesempatan kali ini kami akan mengajak Anda untuk mengetahui bagaimana tata cara pembayaran retribusi daerah. Jadi, simak sampai selesai ya!

Mengenal Surat Ketetapan Retribusi Daerah

Sebelum membahas tentang bagaimana cara pembayaran retribusi daerah. Akan lebih baik jika kita mengenal terlebih dahulu tentang apa itu surat ketetapan retribusi daerah. Menurut Undang-Undang RI Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Surat ketetapan retribusi daerah atau yang juga biasa disingkat dengan SKRD merupakan surat keputusan atau ketetapan untuk menentukan besarnya jumlah pokok retribusi daerah terutang. 

Surat ketetapan retribusi daerah sendiri adalah surat ketetapan yang diterbitkan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan berdasarkan permohonan yang diajukan oleh wajib retribusi. Siapa itu wajib retribusi? Berdasarkan peraturan yang sama, wajib retribusi adalah mereka yang menurut peraturan perundang-undangan retribusi memiliki kewajiban untuk melakukan pembayaran retribusi, baik itu pribadi maupun badan.

Retribusi daerah sebagai salah satu sumber pendapatan asli daerah, Sumber: kitalulus.com
Retribusi daerah sebagai salah satu sumber pendapatan asli daerah, Sumber: kitalulus.com

Termasuk juga dengan pemungutan dan pemotong retribusi tertentu. Pajak dan retribusi daerah sendiri adalah salah satu sumber pendapatan asli daerah. Dimana keduanya memiliki peranan yang cukup penting sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan keuangan daerah.

Dengan begitu, keberadaannya dapat membiayai penyelenggaraan pemerintahan daerah dan pembangunan daerah untuk memantapkan otonomi daerah yang lebih dinamis, nyata, serta serasi. Surat ketetapan retribusi daerah ini juga perlu dibayarkan ketika seseorang maupun badan sedang dalam proses mendapatkan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Jadi, sebelum Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) diterbitkan, sebelumnya akan diterbitkan surat ketetapan retribusi daerah terlebih dahulu. Dan pemohon wajib membayar sesuai dengan nomor rekening yang tertera dalam surat tersebut.

Retribusi daerah untuk proses mendapatkan persetujuan bangunan gedung, Sumber: klikpajak.id
Retribusi daerah untuk proses mendapatkan persetujuan bangunan gedung, Sumber: klikpajak.id

Tata Cara Pembayaran Retribusi Daerah

Sama halnya dengan pembayaran lainnya, melakukan pembayaran retribusi daerah pun perlu melalui berbagai cara. Memang akan sedikit membingungkan apalagi bagi mereka yang baru melakukannya. Oleh karena itu, di bawah ini adalah langkah-langkah yang dilakukan untuk proses pembayaran retribusi daerah yakni antara lain:

  • Pemohon (wajib retribusi) mendatangi loket pengambilan izin atau penerbitan surat ketetapan retribusi daerah (SKRD)
  • Anda sebagai wajib retribusi menunjukan resi penerimaan berkas yang asli.
  • Pemohon (wajib retribusi) meminta slip surat ketetapan retribusi daerah rangkap 5 (lima) kepada petugas loket yang bertugas.
  • Kemudian, pemohon menandatangani surat ketetapan retribusi daerah di hadapan petugas loket.
  • Setelah itu, wajib retribusi membawa slip surat ketetapan retribusi daerah dan membayar biaya retribusi ke bank yang sudah ditentukan oleh pemerintah setempat.
  • Kemudian, petugas bank akan menerima biaya retribusi dan memasukkannya ke rekening kas daerah.
  • Barulah setelah itu petugas teller bank akan menandatangani serta memvalidasi slip surat ketetapan retribusi daerah serta menstempel setiap lembar surat ketetapan retribusi daerah (SKRD).
  • Petugas teller bank akan menyerahkan 3 (tiga) lembar slip surat ketetapan retribusi daerah (SKRD). Dimana ketiga lembar slip tersebut masing-masing berwarna putih, biru, dan kuning kepada Anda sebagai pemohon.
  • Sebagai arsip bank, petugas teller akan mengambil 2 (dua) lembar slip surat ketetapan retribusi daerah yang berwarna merah dan hijau.
  • Sementara Anda sebagai pemohon membawa 3 (tiga) lembar slip SKRD berwarna putih, biru, dan kuning ke loket penerbitan surat ketetapan retribusi daerah (SKRD) atau loket pengambilan Izin yang didatangi pertama kali.
  • Petugas loket pengambilan izin atau loket penerbitan SKRD akan menerima dan memeriksa slip surat ketetapan retribusi daerah (SKRD).
  • Lalu, petugas loket akan menyerahkan dokumen izin dan surat ketetapan retribusi daerah warna biru kepada Anda sebagai pemohon dan menyatukan slip SKRD warna putih serta kuning untuk diserahkan ke Bendahara Penerimaan DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu).
  • Kemudian pemohon akan menerima dokumen izin dan SKRD, menandatangani buku pengambilan izin, serta mengisi SKM.
  • Bendahara Penerimaan DPMPTSP sendiri akan menerima dua slip SKRD berwarna putih dan juga kuning. Lembar putih untuk arsip DPMPTSP, sementara lembar kuning untuk Badan Pendapatan Daerah Kota (kota masing-masing).
  • Bendahara Penerimaan DPMPTSP lalu akan membuat rekapitulasi harian.
  • Selain membuat rekapitulasi harian, bendahara penerimaan DPMPTSP juga akan mengirim rekapitulasi harian ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota.
  • Bendahara Penerimaan DPMPTSP mengirim rekapitulasi harian dan SKRD warna kuning ke Badan Pengelola Pendapatan Daerah Kota.
Tata cara pembayaran retribusi daerah dengan tepat, Sumber: klikpajak.id
Tata cara pembayaran retribusi daerah dengan tepat, Sumber: klikpajak.id

Itu dia penjelasan mengenai surat ketetapan retribusi daerah beserta dengan bagaimana tata cara pembayaran yang harus dilakukan. Dari penjelasan yang sudah diberikan semoga dapat memberikan gambaran tentang bagaimana alur pembayaran untuk retribusi daerah.

Nah, selain informasi tentang bagaimana cara pembayaran retribusi daerah, Anda juga bisa mendapatkan informasi menarik lainnya di laman website kami. Melalui laman website Eticon, berbagai informasi dapat Anda temukan dengan mudah. Mulai dari pembahasan KRK pembangunan gudang, alur pengurusan SLF, dan masih banyak lagi.

Apa Itu Gambar Bestek? Beginilah Penjelasan Detailnya

Fungsi adanya detail engineering design, Sumber: qhomemart.com

Untuk sebagian besar orang, mungkin istilah bestek masih sangat begitu asing di telinga. Karena umumnya istilah ini banyak diketahui oleh para kontraktor dan arsitek di lingkup kerja mereka. Karena itu, pada kesempatan kali ini kami akan memberikan gambaran dan penjelasan mengenai bestek atau gambar bestek tersebut. Jadi, simak penjelasannya sampai selesai!

Pengertian Gambar Bestek

Bestek sendiri merupakan sebuah kata yang berasal dari bahasa Belanda yang memiliki arti persyaratan dan peraturan untuk melaksanakan suatu proyek atau pekerjaan bangunan. Sedangkan menurut KBBI, bestek memiliki arti sebagai rencana pembuatan bangunan dengan segala perinciannya (gambar, biaya).

Sementara dalam artian luas, bestek merupakan sebuah peraturan yang mengikat dan diuraikan sedemikian rupa dengan sangat detail, jelas, dan mudah dipahami. Nah, penjelasan bestek itu sendiri dapat diambil kesimpulan bahwa gambar bestek adalah sebuah gambar lanjutan dari uraian gambar pra rencana dan gambar detail dasar dalam skala yang lebih besar.

Dimana gambar yang satu ini terdiri atas lampiran syarat-syarat (bestek) pekerjaan bangunan. Perlu Anda ketahui, bahwa bestek maupun gambar bestek merupakan tolak ukur atau kunci dalam menentukan scope of work (dokumen rinci dalam sebuah proyek) dan juga dalam menyusun RAB (Rencana Anggaran Biaya).

Dengan adanya gambar bestek, proses pekerjaan bangunan dapat dengan mudah direalisasikan karena sudah terdapat gambaran yang detail. Karena tujuan dari gambar bestek adalah sebagai pedoman dan acuan dalam pelaksanaan pekerjaan agar bangunan yang nantinya akan dibangun sesuai dengan yang telah direncanakan sebelumnya. Gambar bestek biasa juga disebut dengan Detail Engineering Design (DED).

Gambar bestek sebagai acuan pelaksanaan pekerjaan bangunan, Sumber: cepagram.com
Gambar bestek sebagai acuan pelaksanaan pekerjaan bangunan, Sumber: cepagram.com

Apa Fungsi Gambar Bestek?

Setelah mengetahui pengertian dari Detail Engineering Design, Anda pun juga perlu tahu fungsi dari kehadirannya. Fungsi utama dari bestek yaitu untuk menentukan kuantitas serta kualitas material yang dibutuhkan untuk proses pembangunan. Karena nantinya kualitas serta kuantitas ini digunakan sebagai pedoman dalam pelaksanaan proyek.

Gambar bestek juga berfungsi untuk memberikan informasi mengenai jenis/nama proyek, nama klien, nama arsitek, hingga keterangan gambar lainnya. Bestek juga berfungsi sebagai acuan untuk mewujudkan bentuk, letak, hingga dimensi dari bangunan.

Tidak hanya itu saja, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa bestek juga berfungsi untuk membantu mempermudah menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) pembangunan proyek. Adanya bestek sangat penting karena dapat mempermudah dalam perhitungan bahan yang diperlukan secara efisien dan sebagai dasar dari RAB itu sendiri.

Bagian-Bagian dari Gambar Bestek atau Detail Engineering Design

Detail Engineering Design sendiri terdiri dari beberapa elemen, diantara sebagai berikut: 

1. Gambar Denah

Gambar denah dengan skala 1 : 100 melukiskan gambar tapak (tampang) setinggi 1 m dari permukaan lantai. Dengan begitu, gambar pintu dan jendela pada bangunan dapat terlihat dengan jelas. Sementara gambar penerangan atas dapat digambar dengan garis putus-putus. 

Pada gambar denah sendiri pun dapat juga digambar dengan garis putus-putus dengan garis yang lebih tebal dan jelas sesuai bentuk atap. Umumnya, pada gambar denah juga akan dicantumkan daerah pemotongan yang dapat dijadikan sebagai acuan untuk memudahkan dalam pembuatan gambar potongan.

2. Gambar Pandangan (Tampak)

Bagian gambar bestek kedua yaitu gambar pandangan. Sesuai dengan namanya, gambar tampak atau pandangan adalah gambar yang menggambarkan sebuah penampakan sesuai perencanaan yang bisa dilihat pada keempat sisinya. Pada jenis gambar ini, tidak dicantumkan ukuran-ukuran tinggi maupun lebar bangunan yang akan dibuat.

3. Gambar Potongan

Sama halnya dengan gambar denah, gambar potongan membutuhkan skala 1 : 100 dan memiliki dua macam tipe gambar, yaitu gambar potongan melintang serta tipe memanjang (membujur). Pada gambar potongan setidaknya harus tercantum peil (duga) dari lantai. 

Misalnya seperti letak tinggi jendela dan pintu, tinggi langit-langit (eternit), letak nok, balok murplat, dasar pondasi bangunan, dan lain sebagainya. Karena pada dasarnya, gambar potongan ini digunakan untuk menjelaskan letak maupun kedudukan suatu konstruksi. Jadi, memang sengaja dipotong untuk fungsi tertentu.

Fungsi adanya detail engineering design, Sumber: qhomemart.com
Fungsi adanya detail engineering design, Sumber: qhomemart.com

4. Gambar Rencana Atap

Pada gambar ini harus dengan lengkap digambarkan bentuk rencana konstruksi atap yang meliputi beberapa elemen. Sebut saja seperti kuda-kuda, gording, murplat, nok, reng, usuk, talang air, serta konstruksi penahan. Tentu saja semuanya harus digambar dengan detail dan terlihat jelas.

Karena bestek adalah sebuah gambaran, maka dari itu ketika membuat atap pun perlu gambar rencana yang sesuai dengan bentuk atap itu sendiri. Umumnya, skala yang digunakan untuk gambar rencana atap adalah 1 : 100 mengingat bentuk atap yang cukup besar pada wujud aslinya.

5. Gambar Detail Konstruksi

Sesuai dengan namanya, gambar detail konstruksi tentu saja berisikan bagian-bagian penting dari sebuah konstruksi. Misalnya seperti konstruksi pintu, jendela, kusen, atau bagian lainnya yang bersifat arsitektonis. Gambar detail harus dilengkapi dengan nama dan ukuran yang jelas untuk memudahkan pelaksana dalam mewujudkannya di lapangan.

Skala yang digunakan untuk gambar detail konstruksi adalah 1:5 sampai 1:20 atau dapat disesuaikan kebutuhan. Umumnya gambar detail terdiri dari gambar konstruksi beton bertulang, gambar konstruksi kayu, gambar konstruksi baja, gambar detail konstruksi lengkap dengan ukuran-ukurannya.

6. Gambar Pelengkap

Sementara gambar pelengkap adalah gambar teknik yang digunakan untuk menunjukkan bentuk luas bangunan. Untuk mereka yang menggambar gambar pelengkap ini harus mengikuti sistem proyeksi ortogonal. Apa itu sistem proyeksi ortogonal? Yaitu dimana dalam satu bidang proyeksi hanya digunakan untuk menunjukkan satu sisi bangunan saja.

Skala yang digunakan untuk gambar pelengkap yaitu 1 : 100, seperti gambar lainnya. Gambar pelengkap sendiri terdiri dari gambar rencana listrik dari PLN, gambar rencana saluran pembuangan air kotoran, gambar rencana sanitair, gambar rencana lantai, gambar rencana langit-langit (eternit), gambar saluran air hujan, hingga gambar rencana septictank yang semuanya harus dilengkapi dengan ukuran.

7. Gambar Situasi

Bagian selanjutnya dari gambar bestek adalah gambar situasi. Gambar situasi adalah sebuah gambar teknik yang digunakan untuk menunjukkan posisi atau letak bangunan pada arah wilayah yang ingin dibangun. Skala yang digunakan untuk gambar situasi adalah 1:200 atau 1:500.

Gambar situasi juga mencakup rencana letak bangunan, rencana halaman bangunan, rencana jalan dan pagar, saluran pembuangan air hujan, serta rencana batas tanah dan roilen.

Bagian-bagian dari detail engineering design, Sumber: hargadepo.com
Bagian-bagian dari detail engineering design, Sumber: hargadepo.com

Kesimpulan

Dari penjelasan tadi tentu saja dapat ditarik kesimpulan bahwa bestek begitu penting untuk proses pembangunan. Namun tidak hanya untuk proses pembangunan saja, bestek juga sangat membantu dan dibutuhkan ketika Anda akan melakukan sebuah renovasi bangunan. Karena bestek yang merupakan sebuah gambaran untuk proyek pembangunan tentu harus dibuat dengan sangat jelas.

Oleh karena itu, peran jasa desain dan perencanaan sangat dibutuhkan dalam hal ini. Karena sejatinya, gambar bestek tidak bisa dibuat secara sembarangan dan perlu dibuat dengan pertimbangan serta perhitungan yang matang.

Pembuatan bestek juga harus melalui beberapa tahapan, sebut saja seperti survey lokasi untuk mengetahui kondisi tanah, jarak lokasi dari pusat keramaian, mendokumentasikan keadaan lokasi, hingga melakukan pengukuran tanah. Semoga ulasan tadi bisa memberikan tambahan informasi untuk Anda!

Apa Saja Material Eksterior yang Biasa Digunakan untuk Bangunan? Ini 9 Jenisnya!

Logam untuk eksterior bangunan, Sumber: id.pinterest.com

Saat melihat sebuah bangunan, tentu saja kesan pertama yang dilihat adalah bagian eksteriornya. Karena bagaimanapun eksterior bangunan dapat mencerminkan bangunan secara keseluruhan. Nah, sementara keindahan eksterior bangunan sendiri dapat dipengaruhi oleh berbagai aspek, salah satunya yaitu material yang digunakan.

Karena eksterior bangunan dapat mencerminkan dan menjadi identitas bangunan secara keseluruhan, maka material pembuat yang dipilih pun juga harus memiliki kesan tersebut. Setidaknya, pemilihan material untuk eksterior harus dapat menunjang keindahan dari bangunan itu sendiri.

Agar keindahan eksterior bangunan juga semakin menarik, maka dibutuhkan material yang sesuai dengan konsep yang diinginkan untuk konstruksi bangunan itu sendiri. Terdapat banyak pilihan material yang cocok diaplikasikan pada bagian eksterior.

Dengan ragam bentuk, tekstur, hingga ciri khasnya masing-masing. Namun, mengingat berada di bagian luar dari sebuah bangunan maka material yang dipilih pun harus kokoh, kuat, serta tahan lama.

Eksterior sebagai representasi bangunan secara keseluruhan, Sumber: levantina.com
Eksterior sebagai representasi bangunan secara keseluruhan, Sumber: levantina.com

Apa Saja Material Eksterior untuk Bangunan?

Sejatinya, pemilihan material untuk bagian luar bangunan akan sangat berpengaruh terhadap keindahan bangunan secara keseluruhan. Oleh karena itu, pastikan bahwa material yang dipilih sesuai dengan desain bangunan. Berikut ini adalah beberapa material eksterior yang cocok diaplikasikan untuk bangunan Anda, diantaranya:

1. Material Kayu

Kayu adalah salah satu jenis material yang kerap kali digunakan untuk eksterior bangunan. Meskipun harga yang ditawarkan tergolong mahal, namun hal tersebut sebanding dengan keindahan yang diberikan kayu pada eksterior bangunan Anda. Meskipun begitu, kayu tetap membutuhkan pelapis agar tetap awet, tidak berjamur, dan tidak dimakan rayap.

Kayu yang diaplikasikan pada eksterior juga sangat cocok untuk fasad bangunan karena akan memberikan kesan alami dan hangat, apalagi jika kayu yang digunakan berwarna gelap. Kayu yang cocok diaplikasikan untuk eksterior seperti kayu merbau hingga damar laut.

Kayu untuk eskterior bangunan, Sumber: newtechmachinery.com
Kayu untuk eskterior bangunan, Sumber: newtechmachinery.com

2. Material Bata Ekspos

Konsep bata ekspos sendiri yaitu penyusunan batu bata untuk dinding secara polos tanpa finishing plester. Dengan cara seperti ini, tekstur serta warna batu akan terekspos atau terlihat. Jangan khawatir perihal tampilan yang akan terlihat. Karena justru material bata ekspos memberikan kesan yang unik, menarik, alami, namun tetap hangat karena warna yang dimiliki.

Material bata ekspos yang diaplikasikan untuk eksterior bangunan memiliki tekstur yang khas dengan tone warna merah kecoklatan. Namun sama halnya dengan material kayu, batu bata pun juga perlu coating atau pelapis anti jamur dan anti lumut agar tampilannya tetap menarik dan tahan lama.

Material bata ekspos untuk eksterior, Sumber: archdaily.com
Material bata ekspos untuk eksterior, Sumber: archdaily.com

3. Papan Semen atau Conwood

Sebagian dari kita mungkin belum cukup familiar dengan material eksterior bangunan yang satu ini. Ya, karena papan semen atau conwood dapat dikatakan sebagai material pendatang. Conwood sendiri terbuat dari selulosa dan fiber semen yang dihasilkan melalui proses yang ramah lingkungan.

Meskipun tergolong material pendatang, namun conwood memiliki segudang keunggulan. Sebut saja seperti daya tahannya yang kuat terhadap cuaca, api, rayap, dapat diaplikasikan dalam jangka waktu yang lama, serta memiliki nilai estetika seperti kayu. Bahkan secara umum, conwood merupakan material sebagai pengganti kayu.

Papan semen atau conwood yang ramah lingkungan, Sumber: courtina.id
Papan semen atau conwood yang ramah lingkungan, Sumber: courtina.id

4. Material Batu Alam

Material eksterior bangunan selanjutnya adalah batu alam. Batu alam memiliki beragam bentuk, ukuran, warna, dan juga tekstur yang unik. Batu alam menjadi salah satu jenis material yang diaplikasikan pada eksterior karena materialnya yang tahan lama, tidak mudah rusak, dan memiliki tampilan natural. Bahkan batu alam yang diaplikasikan pada eksterior bangunan juga minim perawatan.

Material batu alam untuk bagian eksterior, Sumber: cupastone.com
Material batu alam untuk bagian eksterior, Sumber: cupastone.com

5. Material Beton Ekspos

Apabila Anda menginginkan tampilan eksterior bangunan yang estetik, maka material beton ekspose bisa dijadikan sebagai pilihan. Beton ekspose bisa digunakan sebagai material dinding, bisa juga diaplikasikan untuk fasad bangunan. Beton ekspose yang diaplikasikan untuk eksterior bangunan dapat memberikan kesan kokoh, kuat, dan natural.

Umumnya, beton ekspos didominasi dengan warna abu-abu atau bisa juga dikombinasikan dengan warna lain seperti warna gelap maupun warna kayu. Meskipun unfinishing (tanpa finishing), namun beton ekspose mampu memberikan tampilan hunian yang terlihat modern dan homey. Bahkan keberadaannya mampu memberikan hasil akhir yang unik, menarik, dan estetik.

Beton ekspos untuk tampilan yang natural, Sumber: evolveindia.co
Beton ekspos untuk tampilan yang natural, Sumber: evolveindia.co

6. Material Kaca

Selain kayu, kaca juga menjadi salah satu material favorite yang diaplikasikan untuk eksterior bangunan. Kaca yang tembus cahaya mampu memberikan efek pantulan yang baik untuk pencahayaan alami pada bangunan. Sehingga secara tidak langsung juga akan membuat area dalam bangunan menjadi lebih terang dan hemat energi.

Material kaca memang memiliki harga yang relatif mahal, tetapi perawatannya lebih mudah. Karena ketika kotor atau terdapat debu, Anda cukup membersihkannya dengan pembersih kaca dan lap bersih.

Mengaplikasikan material kaca sebagai eksterior dapat menambah keindahan bangunan dan mampu memberikan kesan mewah. Tetapi dibalik kelebihannya, kekurangan dari material kaca yaitu sangat rentan pecah jika terkena goncangan atau benda tumpul.

Material kaca untuk kesan elegan, Sumber: trendir.com
Material kaca untuk kesan elegan, Sumber: trendir.com

7. Material Logam

Logam seperti besi, baja, hingga aluminium juga cocok diaplikasikan untuk eksterior bangunan. Mengingat penempatannya yang berada di luar ruangan, maka beberapa jenis logam perlu pelapis atau coating untuk menghindari perubahan cuaca maupun karat yang mungkin terjadi di kemudian hari.

Logam untuk eksterior bangunan, Sumber: id.pinterest.com
Logam untuk eksterior bangunan, Sumber: id.pinterest.com

8. Material Keramik

Jika Anda ingin menampilkan kesan mewah dan modern pada eksterior bangunan, maka keramik adalah pilihan yang tepat. Material ini tidak hanya cantik, tetapi juga cukup tahan terhadap gesekan dan perubahan cuaca.

Bahkan dari segi perawatannya pun juga tidak sulit, karena hanya perlu dibersihkan menggunakan pembersih dan kain lap seperti kaca. Karena saat ini banyak pilihan keramik, maka Anda bisa memilih warna dan desain keramik sesuai dengan konsep eksterior bangunan Anda.

Keramik akan memberikan kesan mewah pada bangunan, Sumber: rumah.com
Keramik akan memberikan kesan mewah pada bangunan, Sumber: rumah.com

9. Penggunaan Cat

Material eksterior bukan hanya seperti kayu, beton, bata, dan material lain yang disebutkan sebelumnya. Namun penggunaan cat juga merupakan bagian dari itu. Penggunaan cat pada dinding dapat membuat tampilan bangunan luar menjadi lebih indah dan berwarna. Karena itu, pastikan cat dipilih sesuai dengan keinginan dan karakter dari desain bangunan yang ada.

Sehingga dapat menciptakan keserasian yang enak dipandang mata. Beberapa warna cat akan menciptakan kesan yang berbeda pula tentunya. Misalnya cat berwarna putih akan memberikan tampilan bangunan yang bersih, rapi, dan ringan. Sementara warna-warna terang seperti orange misalnya akan memberikan kesan yang lebih mencolok dan berani.

Di samping perlu memperhatikan warna yang dipilih, Anda juga perlu memilih cat yang memang cocok diaplikasikan untuk eksterior. Karena mengingat diaplikasikan pada eksterior bangunan, jadi pastikan material cat yang digunakan anti noda, tahan bocor, tahan terhadap perubahan cuaca, serta tahan jamur.

Penggunaan cat untuk memperindah eksterior bangunan, Sumber: hammerandbrush.com.au
Penggunaan cat untuk memperindah eksterior bangunan, Sumber: hammerandbrush.com.au

Kesimpulan

Itulah beberapa material yang cocok diaplikasikan untuk eksterior bangunan. Pada proses pembangunan sebuah bangunan, termasuk bagian eksterior harus dipertimbangkan dan diperhitungkan secara matang. Karena bagaimanapun bangunan tersebut akan digunakan dalam jangka waktu yang lama. Selain itu juga diperlukan berbagai jenis cargo untuk membawa material yang diperlukan.

Oleh karena itu, peran jasa desain dan perencanaan yang berpengalaman sangat dibutuhkan dalam hal ini. Dengan menggunakan jasa desain dan perencanaan, Anda akan jauh lebih mudah untuk mewujudkan bangunan impian.

Project Penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) PT Shoenary Javanesia Inc Temanggung

Project penerbitan SLF PT Shoenary Javanesia Inc Temanggung, Sumber: doc pribadi

Sertifikat Laik Fungsi merupakan salah satu perizinan yang wajib dimiliki oleh setiap bangunan. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 16 tahun 2021 tentang Bangunan Gedung, Sertifikat Laik Fungsi atau yang biasa disingkat dengan SLF adalah sertifikat yang diberikan oleh Pemerintah Daerah untuk menyatakan kelaikan fungsi bangunan gedung sebelum dapat dimanfaatkan.

Mengapa keberadaan Sertifikat Laik Fungsi begitu penting untuk setiap bangunan? Karena ketika bangunan sudah memiliki SLF, artinya bangunan tersebut sudah melewati uji kelayakan bangunan. Dimana hal tersebut menjadi tolak ukur bahwa bangunan yang digunakan dapat menunjang kenyamanan, keselamatan, serta keamanan para penggunanya. 

Lantas bagaimana jadinya apabila bangunan tidak memiliki SLF tetapi tetap nekat dioperasionalkan? Terdapat banyak sekali kemungkinan yang dapat terjadi apabila bangunan tidak memiliki Sertifikat Laik Fungsi. Tentu saja kemungkinan-kemungkinan tersebut berpotensi membahayakan penggunanya. 

Bahkan lebih parahnya dapat diberhentikan operasionalnya secara paksa. Karena alasan itulah, mengapa keberadaan Sertifikat Laik Fungsi sangat penting untuk setiap bangunan yang akan dioperasionalkan. Berbagai kemungkinan buruk yang dapat terjadi itulah yang juga dihindari dan diminimalisir oleh salah satu mitra Eticon, yaitu PT Shoenary Javanesia Inc yang berada di Temanggung.

Survei lapangan oleh dilakukan oleh tim Eticon, Sumber: doc pribadi
Survei lapangan oleh dilakukan oleh tim Eticon, Sumber: doc pribadi

Project Penerbitan SLF di Temanggung (PT Shoenary Javanesia Inc)

PT Shoenary Javanesia Inc merupakan salah satu perusahaan di Temanggung yang bergerak di bidang produksi alas kaki dan sepatu olahraga. Perusahaan ini dapat dikatakan sebagai salah satu perusahaan yang besar karena hingga saat ini sudah memiliki hingga kurang lebih 3.000 karyawan.

Perusahaan yang telah berdiri dari tahun 2016 ini berlokasi di Jl. Raya Kranggan, Bengkal Lor, Bengkal, Kec. Kranggan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Sebagai salah satu perusahaan dengan banyak karyawan, tentu saja PT Shoenary Javanesia Inc juga tidak luput memberikan kenyamanan serta keamanan bagi para pekerjanya.

Dalam hal ini, PT Shoenary Javanesia Inc bekerjasama dengan tim Eticon untuk membersamai dalam project penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) bagi perusahaan mereka. Karena hal ini merupakan salah satu langkah tepat untuk menunjang kedua aspek tersebut.

Pengalaman dan keberhasilan tim Eticon dalam penerbitan SLF untuk bangunan industri PT Shoenary Javanesia Inc ini menjadi salah satu bukti bahwa kami benar-benar berkomitmen untuk membantu semua mitra dalam pengurusan SLF.

Proses pelaksanaan sidang untuk penerbitan SLF, Sumber: doc pribadi
Proses pelaksanaan sidang untuk penerbitan SLF, Sumber: doc pribadi

Alur Pengurusan SLF PT Shoenary Javanesia Inc.

Untuk mendapatkan Sertifikat Laik Fungsi dari pemerintah daerah setempat, tim Eticon selaku konsultan SLF untuk PT Shoenary Javanesia Inc perlu melewati beberapa tahapan terlebih dahulu.

Alur pengurusan tersebut bertujuan untuk membuktikan bahwa bangunan tersebut benar-benar layak mendapatkan perizinan berupa Sertifikat Laik Fungsi. Untuk alur pengurusan SLF PT Shoenary Javanesia Inc di Temanggung sendiri antara lain: 

  • Verifikasi data administrasi 
  • Survey lapangan (uji fisik bangunan gedung)
  • Pembuatan Laporan Kajian SLF
  • Internal Review/ Paparan Internal
  • Submit Sistem SIMBG dan Dinas terkait
  • Expose/sidang dengan Pemda terkait
  • Revisi/ Finalisasi laporan
  • Surat Kesanggupan
  • Penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF)

Persyaratan Penerbitan SLF PT Shoenary Javanesia Inc. Temanggung

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Sertifikat Laik Fungsi merupakan perizinan yang dikeluarkan atau diterbitkan oleh pemerintah daerah dimana bangunan tersebut didirikan. Oleh sebab itu, persyaratan dan ketentuan yang berlaku untuk penerbitan SLF pun tergantung dengan aturan dari pemerintah daerah masing-masing.

Karena pada project kali ini kami membantu perusahaan yang berada di Temanggung, maka dari itu tim Eticon juga harus memenuhi persyaratan administratif dan teknis dari pemerintah Kota Temanggung.

Persyaratan Administratif

  • Surat Permohonan 
  • Dokumen legalitas perusahaan
  • Dokumen Kepemilikan Tanah 
  • Dokumen Legalitas Bangunan Gedung
  • Dokumen Izin (Wajib ada) 
  • Dokumen Izin (Proses Paralel)

Persyaratan Teknis

  • Dokumen Teknis Arsitektur 
  • Dokumen Teknis Struktur 
  • Dokumen Teknis Mekanikal Elektrikal Plumbing 
  • Dokumen Teknis Lingkungan
  • Dokumen Data Teknis
Serah terima SLF dengan pihak PT Shoenary Javanesia Inc
Serah terima SLF dengan pihak PT Shoenary Javanesia Inc

PT Eticon Rekayasa Teknik Sebagai Konsultan SLF

Karena keberadaan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) begitu penting untuk setiap bangunan. Maka dari itu, pemilik maupun pengelola gedung sudah seharusnya mengupayakan untuk memiliki SLF. Dalam hal ini, pemilik bangunan gedung dapat menggunakan jasa konsultan SLF yang berpengalaman.

PT Eticon Rekayasa Teknik merupakan salah satu jasa konsultan SLF berpengalaman yang bisa dijadikan sebagai solusi untuk membantu pengurusan SLF bangunan Anda. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan kami dalam membantu perusahaan-perusahaan besar di Indonesia yang memiliki kebutuhan perihal penerbitan SLF, salah satunya PT Shoenary Javanesia Inc di Kota Temanggung ini.

Keberhasilan kami dalam penerbitan SLF juga bisa menjadi bukti bahwa kami sebagai konsultan SLF selalu bersungguh-sungguh dalam membantu setiap mitra. Oleh karena itu, jangan sungkan mengkonsultasikan kepada kami dan jangan ragu menggunakan jasa kami. Mari wujudkan bangunan yang nyaman dan aman dengan kepemilikan Sertifikat Laik Fungsi bersama Eticon.