5 Sistem Keamanan Gedung yang Wajib Ada untuk Menghindari Bahaya

Informasi terkait sistem keamanan gedung yang wajib ada, Sumber: medcom.id

Keamanan menjadi sebuah hal yang harus diperhatikan. Tidak hanya di bangunan pribadi seperti rumah atau apartemen, bangunan milik bersama seperti gedung-gedung bertingkat juga wajib diberi sistem keamanan yang canggih. Setidaknya ada 5 sistem keamanan gedung yang wajib ada agar gedung aman terhindar dari berbagai bahaya. Apa saja itu? Simak informasinya disini.

5 Sistem Keamanan Gedung yang Harus Ada

Gedung yang aman pastinya membuat penghuninya merasa nyaman dan tenang. Keamanan menjadi sebuah hal yang dipertimbangkan oleh seseorang dalam memilih bangunan setelah kenyamanan. Itulah mengapa keamanan menjadi prioritas utama bagi setiap pemilik gedung. 

Semewah apapun sebuah gedung namun memiliki sistem keamanan yang buruk maka gedung tersebut tidak ada nilainya. Lantas apa saja sistem keamanan yang harus ada dalam sebuah gedung? Setidaknya ada 5 sistem keamanan dasar yang harus dimiliki setiap gedung agar terhindar dari mara bahaya.

1. Pos Keamanan 24/7

Pertama yang harus ada dalam setiap gedung adalah sistem keamanan berupa pos keamanan yang berjaga 24 jam non stop. Ini adalah standar keamanan gedung yang paling dasar, dimana ada beberapa petugas keamanan yang dipekerjakan untuk berjaga dalam pos selama 24 jam, dengan shift biasanya 1 x 12 jam. Sehingga akan ada 2 shift dalam sehari.

Dengan adanya petugas keamanan yang berjaga, sebuah gedung akan selalu dalam pengawasan. Disisi jikalau terjadi sebuah kondisi gawat darurat maka akan lebih cepat dan mudah menanganinya, karena ada petugas yang berjaga 24 jam. Tentunya hal demikian memunculkan rasa tenang dari para penghuni sebuah gedung.

Terdapat pos keamanan di setiap gedung, Sumber: indraga.com
Terdapat pos keamanan di setiap gedung, Sumber: indraga.com

2. Device Kamera CCTV

Sistem keamanan yang harus ada berikutnya yakni kamera CCTV. Meski sudah ada pos keamanan di depan pintu masuk gedung, namun tetap perlu ada kamera CCTV di luar maupun di dalam gedung. Mengapa? Karena pos keamanan hanya memantau bagian luar dan pintu masuk gedung, sedangkan CCTV meliputi seluruh ruang dan bangunan yang ada pada gedung.

Fungsi CCTV tidak bisa dianggap remeh. CCTV boleh dibilang inti dari sebuah sistem keamanan, karena segala kegiatan di dalam sebuah gedung akan terekam dan dapat diketahui oleh pemilik gedung. Sehingga berbagai aksi kriminal dan kejahatan cenderung bisa dicegah oleh CCTV. Tidak heran CCTV menjadi item wajib bagi sebuah bangunan.

Adanya kamera pengawas atau cctv disetiap sudut gedung, Sumber: blogmashendra.com
Adanya kamera pengawas atau cctv disetiap sudut gedung, Sumber: blogmashendra.com

3. Alarm Kebakaran

Sebuah gedung yang baik pastinya memiliki alarm kebakaran. Alarm kebakaran merupakan sebuah teknologi yang akan memberitahukan orang-orang di sekitar gedung bahwa telah terjadi kebakaran. Alat ini dirancang sangat peka terhadap sensor panas, sehingga secara otomatis saat kebakaran akan berbunyi dan mengeluarkan air tuk padamkan api.

Sistem keamanan satu ini harus didesain dengan sangat baik tanpa ada cacat sedikitpun. Karena ini menyangkut masalah nyawa manusia. Tidak ada yang tahu kapan bencana kebakaran datang, pun juga tidak ada yang tahu kapan kematian itu datang. Sehingga mempersiapkan dengan matang adalah sebaik-baik pilihan.

Jika Anda kulik lebih dalam, sistem keamanan gedung dari kebakaran tidak hanya alarm kebakaran, namun juga alat pemadam kebakaran seperti APAR atau Alat Pemadam Api Ringan.

Adanya sistem alarm kebakaran di dalam gedung, Sumber: totalproteksi.com
Adanya sistem alarm kebakaran di dalam gedung, Sumber: totalproteksi.com

4. Emergency Tools

Berbagai alat-alat emergency juga harus menjadi sebuah hal yang harus tersedia setiap saat untuk menjadikan gedung aman dari bahaya. Ada banyak peralatan-peralatan darurat yang wajib ada dalam setiap daerah diantaranya P3K, alat pemadam kebakaran, alat pengeras suara atau TOA dan juga telepon umum bebas pakai.

Meski alat-alat tersebut sangat sederhana dan terlihat sepele namun alat-alat tersebut menjadi amat berharga dan sangat dibutuhkan ketika kondisi bahaya dan urgent seperti saat bencana alam, aksi kejahatan maupun kesalahan teknis seperti terjebak di lift. sebagai penghuni gedung, Anda juga perlu kiranya berlatih menggunakan alat emergency secara berkala.

Ilustrasi emergency tools, Sumber: doitcenterprovo.com
Ilustrasi emergency tools, Sumber: doitcenterprovo.com

5. Pemeriksaan di Pintu Masuk

Sistem keamanan yang harus ada pula pada sebuah gedung adalah sistem pemeriksaan sebelum memasuki gedung. Setiap orang baik tamu maupun pengunjung yang hendak memasuki sebuah gedung maka ia wajib diperiksa terlebih dahulu oleh petugas keamanan gedung. Pemeriksaan ini meliputi berbagai barang bawaan dan kartu identitas.

Walaupun terlihat ribet dan cukup menyita banyak waktu hal ini tetap dilakukan. Mengapa? Karena tidak ada yang tahu setiap keperluan orang-orang memasuki gedung, siapa dirinya, apa yang ia bawa, sehingga pemeriksaan di pintu masuk perlu kiranya dilakukan untuk meyakinkan dan menjaga keamanan agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

Area pemeriksaan di pintu masuk gedung, Sumber: news.detik.com
Area pemeriksaan di pintu masuk gedung, Sumber: news.detik.com

Cara Ampuh Tingkatkan Sistem Keamanan

Rasa aman sudah menjadi kebutuhan pokok setiap insan. Tidak heran jika setiap orang berlomba-lomba melakukan berbagai inovasi guna menciptakan suatu sistem keamanan yang ideal dan membuat tenang banyak orang. Secara umum sistem keamanan gedung-gedung saat ini sudah cukup baik meski tetap ada beberapa gedung yang perlu diupgrade menjadi lebih baik lagi.

Kejadian dan tragedi seperti perampokan, pencurian, pelecehan seksual, kebakaran gedung bahkan sampai kecelakaan teknis semisal terjebak di lift sudahlah menjadi sebuah pembelajaran yang tak perlu terulang. Agar hal demikian tidak terjadi perlu kiranya pengelola gedung memikirkan dengan serius cara-cara guna meminimalisir risiko yang ditimbulkan.

Berikut telah kami rangkum 2 cara ampuh yang dapat dilakukan untuk meningkatkan sistem keamanan sebuah gedung. Silakan mencoba.

1. Desain Ulang Sistem Keamanan

Barangkali gedung yang Anda tempati saat ini telah direnovasi dan dilakukan perbaikan beberapa kali. Bahkan mungkin desain gedung dan tata letak ruangan juga sudah mengalami berbagai perubahan. Namun apakah pernah sistem keamanan sekali saja diupgrade dan diperbaharui? Mungkin walaupun pernah itu hanya satu dua kali dalam puluhan tahun.

Padahal jika Anda perlu tahu, harusnya yang wajib diperbaharui dalam sebuah gedung adalah sistem keamanannya. Sebagus apapun bangunan gedung diperbaiki, semenarik apapun interior dan tata letak dalam gedung diperbarui, tidak ada gunanya kalau tidak diimbangi dengan sistem keamanan yang canggih menggunakan teknologi terkini.

Perlu juga dipastikan bahwa segala sistem keamanan canggih tersebut sudah berada di tempat yang tepat. Alat Pemadam Api Ringan atau APAR misalnya, perlu Anda pastikan sudah berada di tempat rawan kebakaran, di titik strategis dan mudah terjangkau. Juga alarm darurat perlu ditempatkan di tempat yang mudah didengar oleh setiap orang dalam gedung.

2. Sumber Daya Manusia Terstandarisasi

Sistem keamanan yang telah ditingkatkan tetap tidak dapat optimal manakala para petugas yang mengoperasikan tidak memiliki kecakapan yang juga mumpuni. Kemampuan mengoperasikan berbagai perangkat, kecepatan merespon tanda-tanda adanya kecelakaan perlu untuk dimiliki setiap petugas keamanan dalam suatu gedung.

Maka dari itu pengelola gedung perlu menstandarisasi setiap petugas keamanan gedung agar sistem keamanan yang canggih itu dapat berjalan dengan optimal. Tidak jarang berbagai kasus semisal kebakaran gedung akibat dari kelalaian petugas gedung sendiri.

Akhirnya, gedung yang baik perlu di desain sistem keamanan yang canggih agar dapat menangani berbagai masalah dan dapat terhindar dari mara bahaya. Untuk menjaga keselamatan, kenyamanan, serta kemudahan dalam pemakaian, perlu juga mengurus sertifikasi SLF gedung Anda. 

Jika Anda bingung dan merasa kesulitan mengurus sertifikasi SLF gedung, jangan malu untuk berkonsultasi dengan PT Eticon. Eticon merupakan perusahaan konsultan SLF terpercaya yang telah berpengalaman dengan berbagai Sertifikat Laik Fungsi (SLF) bangunan. Yuk, segera urus sertifikasi SLF untuk gedung Anda bersama Eticon!

Dua Gedung Pencakar Langit di India Diruntuhkan, Akibat Tidak Tersertifikasi Laik Fungsi (SLF)?

Dua gedung tinggi di India diruntuhkan, Sumber: kumparan.com

Pernahkah Anda melihat gedung-gedung yang menjulang tinggi di Indonesia atau bahkan di luar negeri? Jika pernah, apakah Anda tahu apa istilah yang tepat untuk menyebut gedung tinggi tersebut? Ya benar, gedung pencakar langit.

Kenapa Disebut Gedung Pencakar Langit?

Istilah gedung pencakar langit tentu sudah tidak asing lagi bagi kita, karena istilah tersebut seringkali disebut saat kita membicarakan perihal gedung-gedung yang menjulang tinggi. Tapi tahukah Anda mengapa disebut dengan gedung pencakar langit?

Penggunaan kata “pencakar langit” atau “skyscraper” adalah istilah untuk menyebut bangunan yang tinggi atau bangunan yang memiliki banyak lantai. Awalnya penggunaan pencakar langit ini digunakan oleh masyarakat Amerika Serikat. Mereka menggunakan kata tersebut untuk mewakili kekaguman pada gedung-gedung yang tinggi.

Sesuai dengan namanya, bentuk fisik pencakar langit sangatlah tinggi, sehingga seakan-akan dapat mencakar langit. Bagi sebagian besar masyarakat di kota-kota besar di dunia tentu sudah tidak asing lagi dengan gedung-gedung tinggi ini, karena jenis gedung ini biasanya berada di pusat kota-kota besar.

Sebenarnya pembangunan gedung-gedung tinggi yang banyak dilakukan di kota-kota besar bukanlah tanpa alasan. Hal ini karena sebagian besar kota-kota besar memiliki ketersediaan lahan yang terbatas. Sehingga bangunan tersebut dibangun secara vertikal agar memiliki kapasitas yang besar meskipun tanpa lahan yang cukup luas.

Gedung yang menjulang tinggi, Sumber: medcom.id
Gedung yang menjulang tinggi, Sumber: medcom.id

Beberapa Gedung Pencakar Langit di Dunia

Umumnya, gedung-gedung tinggi dibangun untuk berbagai kebutuhan. Sebut saja seperti gedung perkantoran, perhotelan, apartemen, pusat perbelanjaan dan lain-lain. Dilansir dari wikipedia, sebuah gedung bisa dikatakan sebagai gedung pencakar langit apabila gedung tersebut memiliki minimum tinggi 150 meter atau 490 kaki.

Saat ini rekor gedung pencakar langit tertinggi di dunia yaitu Burj Khalifa di Dubai, dengan ketinggian gedung mencapai 828 meter. Sementara negara yang memiliki gedung-gedung tinggi terbanyak di dunia yaitu China, dengan jumlah gedung kurang lebih 2.971. Di Indonesia sendiri, gedung yang menjulang tinggi banyak ditemukan di kota Jakarta.

Selain Burj Khalifa, terdapat ratusan bahkan ribuan gedung menjulang tinggi yang tersebar di berbagai negara di dunia. Dengan adanya gedung-gedung ini juga menjadi daya tarik tersendiri yang mampu menarik wisatawan untuk berkunjung ke negara tersebut. Di bawah ini adalah beberapa gedung tertinggi di dunia, yakni antara lain:

  • Burj Khalifa. Gedung yang berada di Dubai ini memiliki tinggi 828 meter dengan total lantai mencapai 163. Proses pembangunannya memakan waktu kurang lebih 6 tahun, dari 2004 hingga 2010. Selain menjadi gedung pencakar langit tertinggi, Burj Khalifa juga merupakan salah satu gedung termegah di dunia.
  • Shanghai Tower. Gedung menjulang tinggi yang berada di China ini menempati posisi kedua untuk gedung tertinggi di dunia dengan bangunan yang menjulang setinggi 631 meter. Gedung ini dibangun pada tahun 2015 dengan total lantai mencapai 128.
  • Guangzhou CTF Finance Centre. Gedung yang menjulang tinggi ini terletak di Guangzhou. Proses pembangunannya memakan waktu kurang lebih 6 tahun, sejak 2010-2016. Gedung ini memiliki tinggi 530 meter. Total biaya untuk pembangunan gedung ini mencapai 21,7 triliun.
  • CITIC Tower. Gedung tinggi satu ini berada di Beijing, China. CITIC Tower memiliki tinggi hingga 527 meter dengan total lantai yang dimiliki 117. Proses pembangunan gedung ini memakan waktu kurang lebih 5 tahun dengan biaya gingga 54,3 triliun.
  • Central Park Tower. Gedung pencakar langit ini terletak di kawasan elit Billionaire’s Row, New York, Amerika Serikat. Central Park Tower memiliki tinggi yang menjulang yaitu 472 meter. Central Park Tower selesai dibangun pada tahun 2020 dan  memiliki total 102 lantai. Bangunan ini digunakan untuk tempat tinggal yang tentu saja mewah.
  • Lakhta Center. Bangunan yang terletak di Rusia ini memiliki tinggi 462 meter dan merupakan gedung tertinggi di Rusia dan Eropa. Lakhta Center dimanfaatkan sebagai gedung perkantoran bagi beberapa perusahaan. Gedung ini mulai dibangun pada tahun 201 dan selesai tahun 2019.
  • Vincom Landmark 81. Gedung pencakar langit yang satu ini berada di Ho Chi Minh City, Vietnam. Gedung ini diberi nama berdasarkan dengan dari total lantai yang dimiliki, yaitu berjumlah 81 lantai. Gedung yang berada di Vietnam ini menjulang setinggi 461 meter.
Gedung-gedung tinggi di dunia, Sumber: archdaily.com
Gedung-gedung tinggi di dunia, Sumber: archdaily.com

Peristiwa Gedung Pencakar Langit di India

Tahukah Anda bahwa beberapa waktu lalu terdapat dua gedung pencakar langit di India dirobohkan? Hal tersebut menjadi perbincangan banyak media Internasional bahkan media Indonesia. Peristiwa tersebut terjadi pada hari Minggu 28 Agustus 2022 sekitar pukul 14:30 waktu setempat.

Sebelumnya gedung tersebut dimanfaatkan sebagai apartemen dengan total 850 buah. Dua bangunan tinggi di India tersebut memiliki tinggi mencapai 103 meter. Sebelum diruntuhkannya gedung tersebut, sekitar 7.000 orang dievakuasi untuk menjauhi gedung. Lebih dari 3.700 kg bahan peledak digunakan untuk meruntuhkan dua bangunan tersebut.

Akibat dari diruntuhkannya gedung tersebut terdapat gumpalan besar dari puing-puing debu. Peruntuhan gedung pencakar langit di India ini hanya berlangsung selama 9-10 detik, dan seketika gedung tersebut runtuh tanpa ada sedikitpun bangunan yang tersisa. Peruntuhan dua gedung pencakar langit di India sudah sangat dinantikan oleh masyarakat sekitar.

Pasalnya setelah lebih dari satu dekade melakukan pertempuran hukum, dengan mengajukan petisi, akhirnya pada tanggal 28/08/2022 gedung tersebut dihancurkan. Hari itu tentunya menjadi puncak kemenangan bagi masyarakat yang berada di sekitar gedung.

Peruntuhan dua gedung di India bukanlah tanpa alasan, diruntuhkannya dua gedung tersebut karena melanggar aturan atau ilegal. Pembangunan gedung tersebut melanggar serangkaian peraturan bangunan dan juga norma keselamatan kebakaran. Atau sederhana, dua gedung di India tersebut tidak tersertifikasi laik fungsi.

Padahal sejatinya semua bangunan, apalagi gedung pencakar langit perlu ada legalitas kelayakan pemakaian sebelum digunakan. Hal itu bertujuan untuk keselamatan, kesehatan, kenyamanan, serta kemudahan dalam penggunaan gedung. Karena melanggar aturan pembangunan itulah, dua gedung pencakar langit di India diruntuhkan.

Dua gedung tinggi di India diruntuhkan, Sumber: kumparan.com
Dua gedung tinggi di India diruntuhkan, Sumber: kumparan.com

Pentingnya Sertifikat Laik Fungsi (SLF) Bangunan

Peristiwa diruntuhkannya dua gedung pencakar langit di India, tentunya menjadi acuan bagi kita untuk mengantongi sertifikasi SLF sebelum menggunakan suatu bangunan. SLF atau Sertifikat Laik Fungsi merupakan sertifikat yang diterbitkan oleh pemerintah sebagai bukti bahwa gedung yang telah dibangun bisa dimanfaatkan.

Setiap bangunan yang selesai dibangun wajib memiliki SLF sebagai syarat untuk menggunakan bangunan tersebut. SLF sangat penting karena bisa dijadikan sebagai bukti bahwa bangunan tersebut aman, siap digunakan, serta termasuk dalam upaya menjalankan ketertiban administrasi sebagai warganegara yang baik.

Untuk mengurus SLF, Anda bisa menggunakan jasa konsultan SLF yang berpengalaman. Anda bisa mengurus sertifikasi SLF bersama PT Eticon Rekayasa Teknik. Kami merupakan perusahaan konsultan SLF yang siap untuk membantu mengurus SLF bangunan Anda. Segera urus sertifikasi SLF kenyamanan serta kemudahan Anda dalam pemakaian bangunan.

Semakin Diminati, Benarkah Solar Panel Memberikan Listrik Gratis di Rumah?

Pemasangan solar panel di atas rumah, sumber: unsplash

Energi sudah menjadi salah satu kebutuhan vital masyarakat dalam menopang kehidupan dan mendukung jalannya kegiatan sehari-hari. Hampir bisa dikatakan setiap sendi-sendi kehidupan kita tidak bisa lepas dari yang namanya energi. Maka tak heran apabila adanya fenomena seperti panel surya, solar panel serta rumah hemat listrik menyeruak di tengah masyarakat.

Umumnya listrik yang kita digunakan selama ini berasal dari pembangkit tenaga listrik yang memanfaatkan bahan bakar fosil (batu bara, minyak bumi dan gas alam). Meskipun memberikan banyak manfaat, penggunaan bahan bakar fosil ini menciptakan bahaya dalam jangka panjang. Salah satunya adalah pemanasan global atau global warming akibat gas rumah kaca yang dihasilkannya.

Bumi tempat kita tinggal ini sudah sedemikian panas. Mencoba untuk mengoptimalkan sumber daya alam yang dipadukan dengan kecanggihan teknologi bisa menjadi solusi dan akhir-akhir sedang banyak diperbincangkan. Intensitas matahari yang tinggi bisa menjadi sumber energi  ramah lingkungan yang cukup menjanjikan bagi masa depan energi listrik di tanah air.

Matahari merupakan sumber energi yang besar dan tidak akan ada habisnya. Penggunaan solar panel yang tidak melalui proses pembakaran tentu saja tidak berefek negatif bagi manusia dan lingkungan. Artinya tidak ada zat sisa berbahaya yang dihasilkan apabila kita kedepannya menggunakan solar panel sebagai ganti energi fosil.

Solar panel dan panel surya adalah sumber tenaga listrik yang biasanya dipasang pada atap rumah, perusahaan dan lain sebagainya yang bertujuan untuk memaksimalkan serapan cahaya yang kemudian diubah menjadi tenaga listrik.

Tampilan panel solar, sumber: unsplash
Tampilan panel solar, sumber: unsplash

Fenomena Penggunaan Solar Panel di Indonesia

Tren adanya pembangkit listrik tenaga surya atau solar panel sekarang ini marak digunakan di rumah-rumah warga. Meskipun memiliki harga yang tidak murah, industri tenaga solar menjadi pemandangan yang sudah tidak asing lagi di kota-kota besar.

Di Indonesia sendiri solar panel sudah banyak dipasang sebagai salah satu cara untuk menghemat biaya listrik serta menciptakan ekosistem baru rumah ramah lingkungan. Beberapa perumahan di Indonesia pun sudah mengaplikasikan konsep ini, misalnya pada perumahan Casa De Ramos di Tangerang Selatan.

Di lingkungan Kementerian ESDM pun semuanya telah menggunakan PLTS atap ini. Untuk mendukung terwujudnya Indonesia yang ramah lingkungan, bahkan Kementerian ESDM mengeluarkan surat perintah agar seluruh kantor kementerian, lembaga non kementerian dan kantor pemerintah daerah untuk memasang solar panel atap minimal 13 kWp hingga 19 kWp.

Selain itu, Bali juga tengah digencarkan untuk menggunakan PLTS atap. Tak mau kalah dengan Kementerian ESDM, peraturan gubernur yang tertuang dalam Pergub Nomor 45 tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih pun menjadi landasan instruksionalnya. Yang mana bangunan pemerintah pusat dan daerah, komersial industri, sosial dan rumah tangga dengan luas lantai lebih dari 500 meter wajib menggunakan PLTS atau solar panel.

Meskipun masih terbilang baru dibandingkan dengan Negara Negara maju lainnya, penggunaan PLTS atau solar panel di Indonesia cukup sangat diminati. Pada akhir desember 2019 saja, jumlah pengguna PLTS sudah mencapai 1.580 konsumen yang terbagi pada berbagai sektor, termasuk rumah tangga.

Keunggulan Solar Panel

Selain sebagai bentuk sayangnya kita pada bumi yang semakin panas akibat penumpukkan gas rumah kaca. Ternyata penggunaan solar panel juga menawarkan keunggulan bagi penggunanya, mulai dari tagihan yang terjangkau hingga meningkatkan nilai jual rumah. Ini dia beberapa keunggulannya:

Pemasangan solar panel di atas rumah, sumber: unsplash
Pemasangan solar panel di atas rumah, sumber: unsplash

Tagihan Listrik Terjangkau

Selain ramah lingkungan, penggunaan solar panel juga ternyata ramah di kantong. Ya, Anda bisa menghemat pengeluaran biaya listrik sampai enam puluh persen. Sebab, energi listrik yang diproduksi solar panel ini dapat langsung dimanfaatkan untuk pengisian energi dan adapun sisanya akan dialihkan ke jaringan PLN yang dapat mengurangi tagihan listrik.

Cocok untuk Semua Iklim

Konsep kerja dari solar panel ini adalah pemanfaatan panas matahari. Artinya selama di daerah tersebut masih ada matahari, maka selama itu juga alat satu ini bisa Anda manfaatkan. Namun, akan sangat optimal lagi jika diperuntukan di daerah dengan musim panas yang dominan seperti di Indonesia.

Anda pun tidak perlu merasa khawatir dari mana sumber energi listrik rumah Anda saat musim hujan, sebab alat ini umumnya memiliki kemampuan untuk menyimpan daya. Karenanya, Anda akan tetap memiliki listrik bahkan saat matahari tidak bersinar atau saat musim hujan. Sekali lagi, Indonesia adalah Negara yang sangat strategis untuk penggunaan PLTS ini.

Tidak Perlu Atap Baru

Selain memanfaatkan panas matahari, panel surya atau solar panel ini juga memanfaatkan kemiringan atap. Nah, hal ini tentu saja sangat cocok sekali dengan kondisi atap rumah di tanah air yang memang berbentuk miring. Jadi, Anda tidak perlu atap baru jika ingin menggunakan PLTS di rumah.

Biaya Perawatan Murah

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa panel surya yang telah dipasang di atas rumah tidak membutuhkan perawatan yang banyak. Anda hanya perlu membersihkannya secara rutin saja dan setiap 10 tahun sekali mengganti inverter yang bekerja mengubah energi matahari menjadi listrik.

Nilai Rumah Meningkat

Rumah yang dilengkapi dengan energi ramah lingkungan memiliki daya tarik dan nilai tersendiri. Selain tagihan listrik yang hemat, banyak orang yang mengincar tempat tinggal atau hunian yang bisa berkontribusi secara langsung pada penjagaan lingkungan.

Solusi Fenomena Kenaikan Harga Listrik

Penggunaan energi listrik berbasis fosil selain menghasilkan zat-zat sisa yang berbahaya ternyata juga menimbulkan masalah turunan lainnya. Salah satunya adalah masalah ketersediaan yang semakin menurun, yang selanjutnya menyebabkan harganya meroket tahun demi tahunnya.

PLTS solusi harga listrik yang naik, sumber: google.com
PLTS solusi harga listrik yang naik, sumber: google.com

Beberapa bulan belakangan, peraturan mengenai naiknya harga tarif listrik menjadi bahasan yang cukup hangat didiskusikan. Kita tidak akan fokus pada pro kontranya. Tapi marilah kita pikir, apakah tidak ada solusi yang bisa dicoba untuk mengatasi masalah tersebut? Tentu saja ada. Dan jawabannya adalah menggunakan PLTS atau solar panel.

Syarat Pemasangan Solar Panel

Peraturan dan syarat mengenai pemanfaatan dan penggunaan sistem pembangkit listrik tenaga surya atap atau solar panel oleh konsumen PT PLN sudah diatur dalam peraturan Menteri ESDM Nomor 12-13 tahun 2019 tentang Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi di antara isinya adalah:

  1. Konsumen PLN yang dapat menggunakan pembangkit listrik tenaga surya atau PLTS adalah rumah tangga, lembaga pemerintahan, badan sosial, kecuali untuk sektor industri.
  2. Daya atau power watt solar panel atap pada konsumen dibatasi paling maksimal 90% dan dari daya atau watt PLN yang tersambung. Kapasitas daya tersebut ditentukan dengan daya total inverter on grid atau hybrid.
  3. Wajib menggunakan KWH meter EXIM atau eksport import. Pergantian KWH meter bisa diajukan pada Unit Induk Wilayah atau Distribusi PT PLN yang dilengkapi persyaratan administrasi dan persyaratan teknis tambahan.
  4. Dan untuk konsumen prabayar harus mengajukan perubahan mekanisme pembayaran listrik menjadi pasca bayar.

Persyaratan Administrasi dan Teknis

  • Solar panel sistem on grid atau hybrid sudah terpasang.
  • Mengisi form photovoltaic permohonan pergantian KWH meter EXIM.
  • Surat kuasa permohonan jika diwakilkan.
  • Fotocopy KTP, NPWP pemohon.
  • Sertifikat Laik Operasi atau SLO.
  • Single line diagram atau wiring diagram atau diagram skema perkabelan.
  • Data spesifikasi solar py module dan inverter yang digunakan.
  • Dan membayar biaya penggantian KWH EXIM sesuai registrasi dari PLN.

Persyaratan SLO Permen ESDM

Berdasarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 12 Tahun 2019, mengatur bahwa sistem PLTS Atap wajib memiliki izin kelistrikan dan SLO atau Sertifikat Laik Operasi dengan batasan kapasitas yang melebihi 500 KVA. Adapun sertifikat SLO dibutuhkan sebagai bukti kualitas instalasi, kabel dan komponen listrik lainnya bahwa sudah memenuhi persyaratan layak operasi.

Nah, itulah ulasan mengenai fenomena penggunaan solar panel. Jika Anda membutuhkan jasa perizinan kelistrikan untuk syarat layak operasi panel surya atau solar panel di rumah Anda, PT Etikon Rekayasa Teknik adalah solusi terbaik dan pilihan yang tepat. Yuk, hubungi kami untuk info detailnya!

Mengenal Studi Kelayakan Proyek

Untuk menjalankan sebuah proyek tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Maka berbagai persiapan perlu dilakukan supaya proyek yang akan dijalankan bisa terlaksana dengan sukses dan memberikan hasil yang sesuai dengan yang diharapkan. Salah satunya adalah dengan pengajuan studi kelayakan proyek.

Langkah pengajuan studi kelayakan proyek tersebut termasuk dalam langkah yang cukup kritis. Kenapa? karena dengan langkat tersebut akan membantu dalam memberikan gambaran apakah proyek memiliki peluang sukses atau justru menimbulkan kerugian.

Untuk mengenal lebih jauh mengenai studi kelayakan proyek, dalam artikel ini akan kami sediakan informasi lengkapnya untuk Anda. Oleh karena itu, simak hingga akhir artikel ini.

Apa itu Studi Kelayakan Proyek?

Sesuai dengan namanya, studi kelayakan proyek adalah sebuah studi pengkajian yang bersifat menyeluruh dan menyoroti segala aspek kelayakan proyek untuk memastikan bahwa pelaksanaan proyek dapat dilakukan dengan sukses.

Mengapa pengkajian ini dilakukan dengan mengidentifikasi dan menyoroti segala aspek? Alasannya supaya hasil dari studi ini dapat memetakan apa yang dapat menjadi hambatan potensial dan menawarkan solusi alternatif yang bisa dilakukan.

Terlebih masa yang akan datang penuh akan  ketidakpastian, maka studi yang dilakukan perlu dilakukan secara menyeluruh.

Mulai dari waktu, anggaran, hukum hingga persyaratan tenaga kerja turut menjadi faktor yang akan diperhitungkan dalam studi kelayakan proyek. 

Ketika sebuah studi kelayakan ini dilakukan dengan baik, maka hasil dari studi tersebut akan membantu pengusaha dalam menentukan apakah pengusaha tetap melanjutkan ide atau gagasan yang dimiliki atau perlu diperbaiki dahulu atau bahkan memutuskan untuk tidak melanjutkannya.

Dengan demikian studi kelayakan bisa dijadikan sebuah pedoman penting saat proyek berlangsung.

Manfaat Studi Kelayakan Proyek

Manfaat studi kelayakan proyek. sumber: grapadikonsultan.com
Manfaat studi kelayakan proyek. sumber: grapadikonsultan.com

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa studi kelayakan proyek penting dilakukan untuk memberikan gambaran yang jelas tentang proyek yang akan dilakukan.

Tak hanya itu saja, studi kelayakan juga mendatangkan banyak manfaat jika dilakukan. Apa saja? simak penjelasan berikut ini

  1. Meningkatkan keefektifan dan fokus tim proyek
  2. Mampu mendeteksi dan memanfaatkan peluang baru
  3. Mampu mendiagnosis kesalahan sebelum itu terjadi dan mampu melakukan pencegahan
  4. Memberikan alasan kuat atau bukti, mengapa dan bagaimana proyek ini harus dilakukan
  5. Tim dan pengusaha akan mendapatkan wawasan berharga mengenai proyek yang akan dilakukan

Aspek-aspek Penting dalam Studi Kelayakan

Pada umumnya, aspek-aspek yang akan dikaji dalam studi kelayakan proyek meliputi 6 aspek. Apa saja? berikut penjelasannya di bawah ini,

1. Aspek Pasar

Hal yang dikaji dalam aspek ini adalah hal yang berkaitan dengan potensi pasar dan produk yang akan dipasarkan, analisis kekuatan pesaing yang mencakup program pemasaran yang dilakukan, serta estimasi penjualan yang mungkin dapat diraih atau yang disebut juga sebagai market share.

2. Aspek Teknik

Sedangkan dalam aspek teknik adalah segala hal mengenai pemilihan lokasi proyek, pemilihan peralatan dan pembuatan gambar.

Dengan kata lain pengkajian ini akan melihat apakah perusahaan memiliki sumber daya teknis untuk melaksanakan proyek. Dimana nantinya pengkajian ini akan membantu pengusaha dalam menentukan sumber daya teknis yang tersedia mampu mencapai goals yang diharapkan.

3. Aspek Keuangan

Aspek keuangan dalam studi kelayakan
Aspek keuangan dalam studi kelayakan

Sesuai dengan sebutannya, aspek ini mengkaji segala hal yang berkaitan dengan sumber dana yang akan diperoleh dan proteksi pengembalian dengan tingkat biaya modal dari sumber dana yang bersangkutan.

Aspek ini cukup penting supaya kegiatan alokasi sumber daya keuangan bisa terarah dan tersistem.

Selain itu pengkajian ini juga yang akan menentukan apakah kebutuhan perusahaan dapat terpenuhi dengan menyelesaikan proyek tersebut atau tidak. 

4. Aspek Hukum

Alasan dilakukannya pengkajian dalam aspek hukum tentunya untuk memastikan keberadaan proyek yang akan dibangun apakah sudah legal sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku atau belum.

Dengan dilakukannya pengkajian dalam aspek ini, akan menghemat waktu dan tenaga bagi perusahaan karena sudah mengetahui berbagai faktor yang membuat proyek tidak memungkinkan untuk dijalankan sejak  awal.

5. Aspek Sosial Ekonomi Budaya

Aspek yang kelima ini mencakup segala hal yang diperkirakan akan dipengaruhi dengan keberadaan proyek. Seperti pendapatan nasional, penambahan dan pemerataan kerja dan masih banyak lagi.

6. Aspek Manajemen

Terakhir aspek manajemen adalah segala hal yang berkaitan dengan manajemen dalam pembangunan proyek dan manajemen dalam operasional nya.

Dengan pengkajian dalam aspek ini pula dapat dinilai apakah proyek dapat diselesaikan dalam waktu yang masuk akal.

Tak  kalah penting dilakukan, aspek ini perlu dilakukan karena sebuah proyek akan dianggap gagal jika tidak dapat diselesaikan secara tepat waktu.

Tahapan dalam Studi Kelayakan

Karena studi kelayakan perlu dilakukan secara mendalam dan menyeluruh, maka tentu ada tahapan-tahapan yang harus dikerjakan. Berikut adalah tahapan dalam melakukan studi kelayakan proyek :

1. Tahap analisis

Tahap analisis dilakukan untuk menyaring ide-ide proyek sebelum menginvestasikan waktu, tenaga dan uang yang ekstensif.

Penentuan produk yang akan dijual secara spesifik dilakukan pada tahap ini. Seperti menentukan siapa target market, karakteristik dari produk dan masih banyak lagi.

Tak hanya dari segi produknya saja, pada tahap ini juga menentukan segala perkiraan rintangan-rintangan yang akan dihadapi.

2. Tahap menyiapkan proyeksi laporan laba rugi

Pada tahap ini adalah tahap penentuan besar pendapatan yang diharapkan dari proyek tersebut. Dengan demikian, bisa melakukan pertimbangan investasi atau biaya apa saja  yang diperlukan untuk menjalankan proyek tersebut.

3. Tahap survei pasar

Survey pasar. sumber: www.harmony.co.id
Survey pasar. sumber: www.harmony.co.id

Alasan tahap survei pasar dilakukan adalah untuk mengetahui apakah proyek tersebut memiliki peluang dalam menciptakan barang atau jasa yang diminati di pasar.

Dalam hal ini pengaruh geografis, faktor demografi dan analisis pesaing bisa dijadikan sebagai faktor pertimbangan survei pasar.

4. Tahap pertimbangan struktur organisasi proyek

Disini, pengusaha mulai menentukan rencana kerja pelaksana pembangunan proyek itu sendiri. Seperti jenis pekerjan, jumlah dan kualifikasi tenaga kerja, ketersediaan dana dan sumberdaya lainnya.

5. Tahap menyiapkan proyeksi neraca

Dalam menyiapkan proyeksi neraca, maka diperlukan proyeksi pengeluaran dan pendapatan.

Saat membuat daftar tersebut diperlukan keakuratan yang mencakup perkiraan aset dan kewajiban yang harus dipenuhi. 

6. Tahap meninjau dan menganalisis semua data

Setelah semua tahap sebelumnya dilakukan, maka perlu dilakukan pemeriksaan kembali. 

Untuk dilakukan sebuah peninjauan kembali dalam membandingkannya dengan proyek yang sudah selesai dilakukan ataupun proyek yang sedang dilakukan.

7. Tahap pengambilan keputusan

Jika peninjauan dan menganalisis semua data sudah dilakukan, tahap terakhir adalah tahap pengambilan keputusan.

Keputusan yang diambil harus memperhatikan dengan hasil pertimbangan sebelumnya, jika tidak layak maka sebaiknya dibatalkan dengan menyebutkan alasannya.

Setelah mengenal studi kelayakan proyek, maka dapat disimpulkan bahwa suatu proyek pembangunan atau konstruksi bisa dikatakan layak dan bisa dikerjakan juga sudah lolos dalam pengajuan kelayakan proyek untuk menghindari kerugian yang tidak diharapkan.

Tetapi ternyata tidak berhenti disitu saja, sebuah proyek yang sudah selesai dan bangunan siap digunakan memerlukan sebuah perizinan SLF. Dimana perizinan tersebut yang menandakan bahwa bangunan tersebut layak digunakan.

Namun untuk mendapatkan sertifikasi perizinan SLF ini perlu dilakukannya konsultasi terlebih dahulu. Jika Anda bingung konsultasi kemana, Anda bisa berkosultasi kepada kami, konsultan SLF eticon.co.id.

Pihak kami akan menyediakan fasilitas yang profesional karena sudah berpengalaman dalam pelayanan jasa pembuatan berbagai macam perizinan termasuk sertifikat SLF.

Selain itu Kami juga memiliki jaringan yang luas, karena Eticon membuka layanan jasa perngurusan sertifikat SLF di beberapa kota besar di Indonesia.

Ingin tambahan layanan lainnya? Anda hanya perlu menghubungi kami untuk mendapatkan layanan lainnya. Maka tunggu apa lagi? segera hubungi kami melaui kontak yang telah kami sediakan di bawah ini.

Mengenal Apa Itu Sistem Proteksi Kebakaran Aktif dan Pasif

Sistem proteksi kebakaran, sumber: google.com

Tempat kerja, seperti kantor maupun pabrik dan industri, pasti tidak akan menutup kemungkinan terjadi risiko kecelakaan kerja seperti kebakaran. Kebakaran tentu merugikan perusahaan, baik rugi dari segi bahan baku maupun peralatan, bahkan korban jiwa. Untuk itu, perusahaan perlu mempertimbangkan sistem proteksi kebakaran.

Sistem yang wajib ada di tempat kerja adalah sistem proteksi kebakaran. Sebelum memasangnya, Anda harus mengetahui lebih dulu jenis sistem proteksi kebakaran yang dapat Anda terapkan di tempat kerja. Secara umum, sistem proteksi dibagi menjadi dua yakni proteksi kebakaran aktif dan pasif.

Sistem proteksi kebakaran bangunan dan gedung dan lingkungan adalah sistem yang terdiri atas peralatan, kelengkapan dan sarana, baik yang terpasang maupun terbangun pada bangunan yang digunakan baik untuk tujuan sistem proteksi aktif dan pasif contoh serta cara menanggulangi ketika terjadinya kebakaran.

Sistem Proteksi Kebakaran Aktif

Sistem proteksi kebakaran aktif adalah sistem proteksi yang terdiri dari sistem pendeteksian kebakaran, baik manual atau otomatis. Fungsinya adalah untuk memadamkan api secara langsung, sehingga efek kebakaran yang semakin meluas bisa dikendalikan. Contoh sistem proteksi aktif adalah:

Detektor Asap, Api dan Panas

Detektor dirancang secara khusus untuk mendeteksi potensi terjadinya kebakaran. Sesuai dengan namanya, detektor ini mendeteksi asap dalam ruangan, mendeteksi api dan mendeteksi panas dalam ruangan yang tidak biasa.

Sistem proteksi kebakaran, sumber: google.com
Sistem proteksi kebakaran, sumber: google.com

Alarm Kebakaran Otomatis dan Manual

Alarm berfungsi untuk menunjukkan suatu kejadian bahaya atau kebakaran pada semua orang yang ada di sebuah tempat tertentu, misalnya dalam sebuah gedung perusahaan atau pabrik, agar mereka mengetahui adanya kondisi bahaya dan bisa segera menyelamatkan diri.

Tabung Pemadam

Tabung pemadam atau alat pemadam api ringan adalah alat khusus untuk memadamkan api secara cepat agar kasus api yang belum terlalu besar dipadamkan segera. Jenis-jenisnya antara lain seperti alat pemadam api ringan kimia kering, karbon dioksida, busa dan gas liquid halon non CFC.

Sistem Hidran

Hidran merupakan tiang sumur yang siap dimanfaatkan oleh pemadam kebakaran saat ada kebakaran besar di area sekitarnya. Penggunaan sistem kebakaran satu ini membutuhkan pompa air yang juga dimiliki oleh mobil pemadam kebakaran.

Sistem Sprinkler

Sprinkler merupakan alat yang berguna untuk memadamkan api secara otomatis dan alat ini adalah bagian dari fire sprinkler sistem yang akan mengeluarkan debit air ketika terdeteksi adanya api atau ketika telah melampaui suhu yang telah ditentukan dan dipasangkan di dalam ruangan untuk memadamkan kebakaran.

Sistem Proteksi Kebakaran Pasif

Sistem proteksi pasif adalah alat, sarana dan metode untuk mengendalikan asap, panas maupun gas berbahaya apabila terjadi kebakaran. Contoh sistem proteksi kebakaran pasif antara lain adalah:

  • Sistem kompartementasi atau pemisahan bangunan risiko kebakaran tinggi
  • Sarana evakuasi dan alat bantu evakuasi
  • Sarana dan sistem pengendali asap dan api (fire damper, smoke damper, fire stopping)
  • Fire retardant atau sarana pelambat api

Cara Mengatasi Terjadinya Kebakaran

Walaupun sekarang ini sudah terdapat banyak petugas pemadam kebakaran dan alat pemadam kebakaran tetap sebaiknya Anda juga mengetahui cara mengatasi terjadinya kebakaran. Hal ini cukup amat penting khususnya untuk memberikan pertolongan pertama secara cepat sehingga kebakaran tidak semakin meluas. Simak penjelasannya di bawah ini.

Kebakaran perusahaan, sumber: google.com
Kebakaran perusahaan, sumber: google.com

Tetap Bersikap Tenang

Apabila kebakaran yang terjadi masih bisa diatasi dengan menggunakan alat pemadam api ringan sebaiknya segera gunakan alat tersebut atau menggunakan karung goni yang telah dibasahi menggunakan air. Untuk kebakaran skala kecil biasanya bisa diatasi dengan menggunakan alat-alat tersebut, namun Anda perlu melakukannya dengan segera agar tidak menyebar dan meluas.

Segera Matikan Listrik

Jika kebakaran terjadi, baik disebabkan karena konsleting atau bukan, segera matikan listrik. Kemudian, segera tutup ruangan yang sedang mengalami kebakaran agar tidak menyebar dan meluas ke ruangan lainnya dan sebaiknya jangan kunci ruangan yang terbakar tersebut agar petugas lebih mudah dalam memadamkan api.

Selamatkan Diri

Apabila kebakaran yang terjadi adalah kebakaran berskala besar, maka sebaiknya segera selamatkan diri Anda dan langsung berupaya keluar dari tempat terjadinya kebakaran. Hindari kesibukan menyelamatkan barang-barang dalam ruangan, sebab hal tersebut sangat riskan.

Jangan Menghirup Asap

Pada saat terjadi kebakaran usahakan agar Anda tidak menghirup asap tebal yang dihasilkan dari kebakaran tersebut. Anda bisa berjalan merangkak serta bernafas dengan menundukkan kepala ke lantai. Lebih dari itu, gunakan kain yang basah untuk menutupi hidung, sehingga Anda lebih mudah ketika bernafas.

Segera Cari Jalan Keluar

Mengatasi terjadinya kebakaran berikutnya yakni dengan mencari jalan melalui pintu namun dengan menempelkan belakang telapak tangan pada pintu untuk mengetahui suhunya. Selain itu peganglah handle pintu apabila sudah terasa panas sebaiknya Anda cari jalur keluar lainnya yang aman dari kobaran api.

Lakukan latihan evakuasi kebakaran sebagai bentuk cara mengatasi kebakaran serta upaya untuk menyelamatkan diri saat kebakaran terjadi. Segera hubungi petugas pemadam kebakaran dengan menelpon nomor 113, jika api memang sudah mulai sulit untuk dikendalikan sendiri.

Guna mencegah terjadinya kebakaran yang lebih besar dan lebih hebat sebaiknya Anda mengetahui terlebih dahulu cara mengatasi kondisi kebakaran yang bisa dilakukan mulai dari sekarang. Dengan pengetahuan tersebut nantinya ketika tiba-tiba terjadi kebakaran Anda bisa melakukan upaya untuk memadamkan api sehingga tidak ada kerugian.

Latihan evakuasi, sumber: google.com
Latihan evakuasi, sumber: google.com

Untuk Anda yang belum punya sistem proteksi kebakaran, maka pasanglah segera. Untuk Anda yang sudah mempunyai sistem proteksi kebakaran, Anda bisa melakukan uji kelayakannya, agar sistem yang Anda miliki benar-benar teruji. Perizinan yang wajib Anda lengkapi adalah SILO alat K3.

SILO alat K3 atau surat izin laik operasi alat keselamatan dan kesehatan kerja adalah surat izin yang dibutuhkan dalam penggunaan alat K3 pada sebuah perusahaan. perizinan ini adalah bukti bahwa alat K3 yang disediakan untuk karyawan bekerja sebagaimana mestinya dan sudah melewati tahapan pemeriksaan dan pengujian. SILO alat K3 ini juga dikenal dengan SUKET Riksa Uji alat K3 (surat keterangan pemeriksaan dan pengujian alat keselamatan dan kesehatan kerja).

Sebagai sebuah entitas bisnis yang menaungi banyak karyawan, tentu saja kesehatan dan keselamatan karyawan selama bekerja menjadi prioritas utama perusahaan. oleh sebab itu berbagai jenis alat K3 yang mendukung hal tersebut wajib oleh perusahaan. Beberapa alat K3 yang wajib memiliki perizinan ini antara lain adalah:

  1. Pesawat angkat angkut
  2. Pesawat tenaga produksi
  3. Instalasi listrik dan instalasi penyalur petir
  4. Pesawat uap bejana tekan
  5. Sistem proteksi kebakaran
  6. Elevator dan eskalator

PT Eticon Rekayasa Teknik hadir dan menawarkan jasa uji kelayakan sistem proteksi kebakaran atau perizinan SILO alat K3 untuk Anda, dengan tenaga kerja dan pelayanan yang profesional yang telah melayani banyak konsumen dari berbagai daerah di tanah air. Jika Anda serius, segera hubungi dan konsultasikan kebutuhan Anda dengan pihak kami.

Proses Pembuatan Standar Usaha Hotel di Indonesia Terbaru

Standar usaha hotel di indoneisa, sumber: istockphoto.com

Standar usaha hotel merupakan rumusan kualifikasi usaha hotel atau penggolongan kelas usaha hotel yang mencakup aspek produk, pelayanan dan pengelolaannya. Umumnya ada sertifikat yang akan diberikan pada usaha hotel terkait guna mendukung peningkatan mutu hotel sebagaimana peraturan yang berlaku.

Tujuan Standar Usaha Hotel

Standar usaha hotel bukan sekedar aspek formalitas semata, namun memiliki tujuan khusus, di antara tujuannya adalah:

  • Untuk menjamin kualitas produk, pelayanan dan pengelolaan dalam memenuhi kebutuhan dan kepuasan tamu
  • Untuk memberikan perlindungan kepada tamu, pengusaha hotel, tenaga kerja dan masyarakat baik untuk keselamatan, kesehatan, kenyamanan, keamanan dan kemudahan.

Manfaat Standar Usaha Hotel

Selain memiliki tujuan yang jelas, standar usaha hotel juga memiliki manfaat tersendiri bagi para pengusaha hotel, di antara manfaatnya adalah:

  • Memastikan penerapan standar usaha hotel di perusahaan
  • Meningkatkan kepercayaan konsumen
  • Meningkatkan citra dan daya saing perusahaan
  • Penerapan sistem manajemen yang baik akan meningkatkan produktivitas, efisiensi dan efektivitas operasional sehingga mengurangi pemborosan biaya karena kegagalan dalam mencapai mutu produk yang sudah ditetapkan
  • Meningkatkan moral karyawan melalui sistem kerja yang baik dan konsisten dan
  • Memastikan komitmen perusahaan dalam pemenuhan peraturan menteri.
Standar usaha hotel di indoneisa, sumber: istockphoto.com
Hotel, sumber: istockphoto.com

Kriteria Standar Usaha Hotel

Kriteria standar usaha hotel berbintang terdiri atas beberapa kriteria mutlak seperti aspek produk, pelayanan dan pengelolaan. Apabila hotel sudah memenuhi kriteria tersebut maka hotel akan di skorsing sesuai standar hotel di antaranya menyakut aspek produk seperti bahan bangunan, penanda arah, parkir, lobi, toilet umum, kantor, pengelolaan limbah dan lain sebagainya.

Adapun berkenaan dengan pelayanan antara lain seperti kantor bagian depan, tata graha pelayanan pembersih fasilitas tamu, fasilitas publik dan fasilitas karyawan, area makan dan minum, keamanan dan kebersihan. Adapun aspek pengelolaan mencakup organisasi, manajemen dan SDM nya.

Dari setiap aspek di atas, kriteria setiap grade bintang hotel dibedakan berdasarkan bagaiaman hotel tersebut memenuhi persyaratan. Jumlah setiap sub kriteria bergantung pada kriteria bintangnya. Artinya, semakin tinggi bintangnya, maka jumah total sub unsurnya juga semakin banyak.

Penilaian hotel bintang menggunakan rentang nilai dengan skema, untuk kelas hotel bintang lima skornya di atas 936, untuk kelas hotel bintang empat skornya 728-292 dan untuk kelas hotel bintang tiga skornya adalah 708.

Skor 312-500 umumnya untuk kelas hotel bintang dua dan skor 208-292 untuk kelas hotel paling bawah yakni bintang satu. Setiap hotel yang belum mencapai nilai minimal yang ditentukan untuk golongan kelasnya diharuskan untuk memperbaiki dan memenuhi kekurangannya paling lambat enam bulan.

Selain itu, ada beberapa kualifikasi dan kriteria lain dalam klasifikasi bintang hotel di Indonesia. Di antara kriteria dan kualifikasinya adalah:

Hotel Bintang 1

  • Jumlah kamar standar, minimum 15 kamar
  • Kamar mandi dalam
  • Luas kamar standar, minimum 20 meter persegi
  • Terletak di kawasan yang ramai dan mempunyai transportasi umum yang dekat serta hibran dengan harga yang masuk akal.
Fasilitas hotel, sumber: google.com
Fasilitas hotel, sumber: google.com

Hotel Bintang 2

  • Jumlah kamar standar, minimum 20 kamar
  • Kamar suite minimum 1 kamar
  • Kamar mandi di dalam
  • Kamar mempunyai telepon dan televisi
  • Luas kamar standar, minimum 22 meter persegi
  • Luas kamar suite, minimum 44 meter persegi
  • Pintu kamar dilengkapi pengaman
  • Ada lobby
  • Tata udara dengan AC atau ventilasi
  • Kapasitas penerangan minimum 150 lux
  • Ada sarana olah raga dan rekreasi
  • Ruangan dilengkapi dengan tata udara dengan pengatur udara
  • Memiliki bar

Hotel Bintang 3

  • Jumlah kamar standar, minimum 30 kamar
  • Terdapat minimum 2 kamar suite
  • Kamar mandi dalam
  • Luas kamar standar, minimum 24 meter persegi
  • Luas kamar suite, minimum 48 meter persegi
  • Kamar mempunyai toilet sendiri
  • Ada sarana rekreasi dan olahraga
  • Kamar dilengkapi dengan pengatur suhu atau AC dengan suhu 24 derajat celcius
  • Ada restoran yang menawarkan hidangan di atas rata-rata pada saat sarapan, makan siang dan makan malam dan
  • Memiliki valet parking

Hotel Bintang 4

  • Jumlah kamar standar, minimum 50 kamar
  • Mempunyai minimum 3 kamar suite
  • Kamar mandi dalam
  • Luas kamar standar, minimum 24 meter persegi
  • Luas kamar suite, minimum 48 meter persegi
  • Mempunyai lobby dengan luas minimum 100 meter persegi
  • Mempunyai bar
  • Memiliki sarana rekreasi dan olahraga
  • Kamar mandi dilengkapi dengan instalasi air panas dan dingin dan
  • Memiliki toilet umum.

Hotel Bintang 5

  • Jumlah kamar standar, minimum 100 kamar
  • Terdapat min 4 kamar suite
  • Memiliki kamar mandi pribadi dalam kamar
  • Luas kamar standar, minimum 26 meter persegi
  • Luas kamar suite, minimum 52 meter persegi
  • Tempat tidur dan perabot kamar kualitas terbaik
  • Ada restoran dengan layanan antar ke kamar selama 24 jam dalam seminggu dan
  • Ada pusat kebugaran, valet parking dan service dari concierge dengan pengalaman yang matang.
Tampilan hotel bintang 5, sumber: google.com
Tampilan hotel bintang 5, sumber: google.com

Jika dalam tempo waktu yang telah ditentukan tersebut hotel tidak kunjung melakukan perbaikan, maka akan digolongkan ke dalam kelas hotel yang lebih rendah. Perbaikan dan pemenuhan kekurangan hotel tersebut tertuang dalam surat pernyataan yang dibuat dan ditandatangani oleh pemilik hotel.

Sedangkan untuk penilaian hotel non bintang dilakukan dengan cara menentukan batas nilai terendah sebesar 152. Jadi, setiap hotel yang belum mencapai batas nilai terendah serta kualifikasi dan kriteria yang diwajibkan di atas, maka tergolong hotel non bintang.

Dan untuk setiap hotel non bintang yang sudah meningkatkan fasilitasnya, bisa mengajukan permohonan kembali untuk dinilai ulang sebagai hotel bintang. Kenapa bintang pada hotel begitu penting? Sebab, hal tersebut sangat bermanfaat untuk menjaga kualitas para pengusaha hotel sehingga layanan yang diberikan optimal dan maksimal.

Proses Pembuatan Standar Usaha Hotel

Setelah mengetahui banyak hal di atas, kami rasa Anda sudah paham kenapa standar usaha hotel ini sangat penting. Di bawah ini kami paparkan proses pembuatan sertifikasi usaha hotel, mungkin Anda membutuhkan informasinya.

Audit Dokumen

Tahap pertama dalam pembuatan sertifikasi hotel adalah audit dokumen oleh lembaga sertifikasi hotel pada beberapa aspek yang bertujuan untuk menetapkan tingkat kecukupan dokumen terhadap persyaratan standar usaha hotel, di antaranya adalah:

  • Persyaratan dasar
  • Hasil penilaian mandiri dan
  • Prosedur manual
  • Audit Sertifikasi

Pada tahap kedua ini, kegiatan audit dilakukan secara komprehensif untuk menilai efektivitas penerapan standar berdasarkan sistem dokumentasi yang dibuat organisasi. Sertifikasi audit bisa dijadwalkan seusai menerima respon dari tahap pertama atau audit dokumen.

Sertifikat Standar Usaha Hotel

Sertifikat akan diterbitkan oleh lembaga sertifikasi hotel sesuai ruang lingkup standar yang diaplikasikan perusahaan. Masa berlaku dari sertifikat ini adalah selama tiga tahun sejak tanggal pengesahannya.

Contoh sertifikasi hotel, sumber: google.com
Contoh sertifikasi hotel, sumber: google.com

Audit Pengawasan

Setelah hotel perhotelan memperoleh sertifikat, maka lembaga sertifikasi hotel akan melakukan audit pengawasan minimal satu kali selama masa berlakunya sertifikat. Tujuanya adalah untuk memantau tingkat pemeliharaan usaha hotel.

Reward Audit

Proses terakhir adalah reward audit. Artinya setiap tiga tahun sekali, lembaga sertifikasi hotel akan melakukan audit pembaharuan sertifikasi kembali pada perusahaan hotel yang telah disertifikasi. Dibawah ini adalah persyaratan umum yang perlu dipenuhi apabila ingin melakukan sertifikasi hotel.

  • Tanda daftar perusahaan pariwisata bidang usaha penyediaan akomodasi jenis usaha hotel
  • Kelaikan fungsi bangunan
  • Keterangan laik sehat
  • Kelaikan kualitas air dan
  • Hasil penilaian mandiri

Desk audit atau preliminary audit hanya bisa dilakukan setelah perusahaan melakukan penilain mandiri, hal ini mengacu pada Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia nomor PM 53/HM.001/MPEK/2013, bahwa sertifikasi audit hanya bisa dilakukan setelah perusahaan memperbaiki hasil temuan ketidaksesuaian hasil preliminary apabila ada.

Itulah artikel mengenai proses pembuatan standar usaha hotel di Indonesia terbaru yang kami paparkan. Semoga tulisan ini memberikan tambahan pengetahuan pada Anda pengusaha hotel. Kami sarankan Anda untuk membaca juga tulisan berjudul izin PBG ini serta kunjungi website Eticon untuk artikel menarik lainnya.

Jasa Konsultan SLF Balikpapan (Profesional)

Tim Eticon, Sumber: PT Eticon Rekaya Teknik

Jasa Konsultan SLF Balikpapan – Jika melihat kondisi pembangunan saat ini, sudah mulai banyak bangunan gedung yang didirikan untuk berbagai kepentingan. Bisa untuk kepentingan perorangan, bisnis, swasta, hingga pelayanan publik. Untuk menjamin sebuah bangunan tersebut aman digunakan, maka pihak pengelola memerlukan bukti. Bukti tersebut berupa Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang diterbitkan pemerintah daerah setempat.

Salah satu kota besar yang saat ini sedang mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat ialah Kota Balikpapan. Balikpapan adalah kota terbesar kedua di Kalimantan Timur setelah Samarinda. Jika dilihat dari perkembangannya, di daerah ini sudah mulai banyak perusahaan multinasional yang mendirikan bangunan di Balikpapan untuk bisnisnya.

Pertumbuhan ekonomi dari Kota Balikpapan hingga saat ini masih mengalami perkembangan yang pesat. Hal tersebut ditandai dengan banyaknya pendatang yang tinggal di Balikpapan, baik itu sementara maupun tetap. Bahkan Balikpapan sering disebut sebagai kota paling layak huni di Indonesia, karena telah menjadi kota besar yang multietnis.

Tim Eticon, Sumber: PT Eticon Rekaya Teknik
Tim Eticon, Sumber: PT Eticon Rekaya Teknik

Apa Itu Sertifikat Laik Fungsi (SLF)

Sertifikat Laik Fungsi (SLF) merupakan sebuah sertifikat yang diterbitkan oleh pemerintah daerah bagi bangunan gedung yang akan difungsikan. SLF akan diterbitkan ketika bangunan gedung sudah dibangun dan sesuai dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) serta telah memenuhi berbagai persyaratan dari fungsi bangunan tersebut.

Selain itu SLF baru diterbitkan setelah bangunan telah memenuhi persyaratan kelaikan fungsi bangunan gedung, sesuai hasil pemeriksaan uji teknis dari instansi maupun jasa penyedia SLF terkait. SLF digunakan sebagai bukti bahwa bangunan gedung telah laik fungsi dan aman untuk difungsikan sebagaimana mestinya.

Hal tersebut juga sesuai dengan amanat dari Undang-undang RI Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, berkenaan mengenai tolok ukur keandalan sebuah bangunan gedung yang wajib meliputi empat aspek yakni keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan. Adanya SLF ini dapat membuat penghuninya nyaman dan aman selama gedung tersebut difungsikan.

Baca juga: Perbedaan Shop Drawing dan As Built Drawing

Masa Berlaku Sertifikat Laik Fungsi

Untuk masa berlaku dari SLF ini dibagi menjadi 2 macam sesuai dengan jenis bangunan gedungnya. Untuk masa berlaku dari Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang ditujukan bagi rumah tinggal tunggal maupun rumah tinggal deret, berlaku dalam kurun waktu 20 tahun. Lalu untuk masa berlaku Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang ditujukan bagi bangunan gedung lainnya, berlaku dalam kurun waktu 5 tahun.

Jika masa berlaku Sertifikat Laik Fungsi ini akan habis, maka pemilik ataupun pengelola gedung terkait wajib untuk melakukan perpanjangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Perpanjangan SLF ini dilakukan dalam kurun waktu 60 hari kalender sebelum masa berlaku Sertifikat Laik Fungsi berakhir.

Perpanjangan SLF tersebut juga mengikuti syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah, dalam hal ini tentu saja Pemerintah Kota Balikpapan. Anda bisa bekerja sama dengan jasa konsultan SLF Balikpapan untuk memudahkan dalam mengurus persyaratan penerbitas SLF untuk pertama kali ataupun untuk perpanjangannya.

Kepengurusan SLF untuk PT Multi Bintang Indonesia, Sumber: PT Eticon Rekaya Teknik
Kepengurusan SLF untuk PT Multi Bintang Indonesia, Sumber: PT Eticon Rekaya Teknik

Persyaratan Penerbitan SLF di Balikpapan

Sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Balikpapan Nomor 3 Tahun 2016 tentang Bangunan Gedung, maka ada beberapa persyaratan administratif dan persyaratan teknis mengenai penerbitan SLF yang perlu Anda persiapkan. Persyaratan-persyaratan tersebut meliputi sebagai berikut.

Persyaratan Administrasi

  1. Kepemilikan surat bukti hak atas tanah.
  2. Memiliki surat bukti kepemilikan pada bangunan gedung.
  3. Kepemilikan dokumen IMB.

Persyaratan Teknis

  • Persyaratan teknis dari bangunan gedung untuk proses pertama kali yakni kesesuaian data aktual dengan data dalam dokumen pelaksanaan konstruksi termasuk as builts drawings, pedoman pengoperasian dan pemeliharaan/perawatan Bangunan Gedung, peralatan serta perlengkapan mekanikal dan elektrikal dan dokumen ikatan kerja.
  • Pengujian lapangan (on site) dan/atau laboratorium untuk aspek keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan pada struktur, peralatan dan perlengkapan Bangunan Gedung serta prasarana pada komponen konstruksi atau peralatan yang memerlukan data teknis akurat sesuai dengan Pedoman Teknis dan tata cara pemeriksaan kelaikan fungsi Bangunan Gedung.

Baca juga: Bangunan Sudah Memiliki SLF, Apa Keuntungannya?

Itu tadi persayaratan yang digunakan untuk kepengurusan SLF pertama kali. Apabila untuk perpanjangan, persyaratan yang diajukan beda lagi. Namun tetap merujuk pada Peraturan Daerah Kota Balikpapan Nomor 3 Tahun 2016 tentang Bangunan Gedung. Sehingga untuk memudahkan kepengurusan SLF tersebut baik pertama kali ataupun perpanjangan, Anda bisa menggunakan jasa konsultan SLF Balikpapan.

Ilustrasi uji kelaikan bangunan gedung, Sumber : PT Eticon Rekayasa Teknik
Ilustrasi uji kelaikan bangunan gedung, Sumber : PT Eticon Rekayasa Teknik

Jasa Konsultan SLF Profesional di Balikpapan

Karena pentingnya dokumen SLF untuk setiap bangunan gedung ini membuat pemilik gedung mengupayakan bagaimana caranya untuk memiliki SLF yang diterbitkan oleh pemerintah daerah. Keberadaan jasa konsultan SLF Balikpapan yang profesional dan berpengalaman, sangat diperlukan oleh pengelola gedung untuk membantu kepengurusan SLF.

PT Eticon Rekayasa Teknik merupakan perusahaan pengkaji teknis serta konsultan perencanaan yang melayani jasa pengurusan penerbitan SLF. Kami dengan senang hati melayani kepengurusan SLF di Kota Balikpapan. Tim Eticon memiliki komitmen tinggi untuk membantu Anda dalam kepengurusan SLF.

Hal tersebut dibuktikan oleh PT Eticon Rekaya Teknik dengan telah menyelesaikan banyak pekerjaan penilaian uji teknis bangunan gedung guna penerbitan SLF (Sertifikat Laik Fungsi) di beberapa kawasan industri maupun kota-kota besar. Kota-kota tersebut meliputi Mojokerto, Pontianak, Majalengka, Bekasi, Serang, Jakarta, Semarang, Sidoarjo, Batam, Sragen, Kendal, dan beberapa kota lainnya.

Tim Eticon dilengkapi dengan tenaga profesional yang ahli dalam berbagai latar belakang keilmuan yang dibutuhkan dalam uji teknis kelaikan bangunan gedung berbagai fungsi. Misalnya saja seperti arsitektur, teknik sipil, utilitas bangunan, desain lanskap, mekanikal dan elektrikal (MEP), desain interior, manajemen HSE (health, safety, environment), maupun keilmuan lain.

Project Penerbitan SLF Mojokerto (PT. Multi Bintang Indonesia)

PT Multi Bintang Indonesia, Sumber: multibintang.co.id

Pada saat ini Eticon telah berhasil menyelesaikan berbagai project penerbitan SLF di Mojokerto. Salah satu perusahaan yang telah berhasil mengeluarkan SLF dengan bantuan Eticon ialah PT. Multi Bintang Indonesia yang ada di Mojokerto. Perusahaan ini berlokasi di Jl. Mojosari, Km. 50, Turi, Pesanggrahan, Kec. Kutorejo, Mojokerto, Jawa Timur.

Ada banyak jasa maupun konsultan SLF lain yang membantu menerbitkan SLF, baik itu untuk perusahaan besar maupun kecil. Konsultan SLF lain tersebut membantu menerbitkan SLF baik dalam waktu dekat ini ataupun yang sudah lama sebelum Eticon membantu PT Multi Bintang Indonesia, dari SLF yang belum diterbitkan atau selesai sampai saat ini.

Perlu Anda ketahui bahwa Eticon telah berhasil mengeluarkan SLF untuk perusahaan PT. Multi Bintang Indonesia. Salah satu project penerbitan SLF di Mojokerto inilah yang menjadi bukti bahwa Eticon benar-benar serius untuk membantu mitra. Sehingga Anda tidak perlu ragu lagi dengan kinerja tim Eticon untuk membantu Anda dalam kepengurusan SLF.

PT Multi Bintang Indonesia, Sumber: multibintang.co.id
PT Multi Bintang Indonesia, Sumber: multibintang.co.id

Penerbitan SLF di Mojokerto

Pengertian dari Sertifikat Laik Fungsi (SLF) ialah sertifikat yang diterbitkan oleh pemerintah daerah tempat gedung tersebut didirikan. SLF akan diterbitkan sebelum gedung difungsikan sebagaimana mestinya. Pada saat bangunan gedung dibangun sesuai dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) serta telah memenuhi syarat sesuai dengan fungsi bangunan, maka selanjutnya SLF bisa diproses.

Untuk hal ini tentu saja Pemerintah Kota Mojokerto yang akan menerbitkan Sertifikat Laik Fungsi tersebut. SLF juga memiliki masa berlaku yang apabila masa berlakunya hampir habis, pihak pengelola gedung harus memperpanjang SLF. Masa berlaku dari Sertifikat Laik Fungsi (SLF) terdapat 2 macam sesuai dengan jenis bangunan gedungnya.

Untuk masa berlaku dari Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang ditujukan bagi rumah tinggal tunggal maupun rumah tinggal deret, berlaku dalam kurun waktu 20 tahun. Sedangkan untuk masa berlaku Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang ditujukan bagi bangunan gedung lainnya, berlaku dalam kurun waktu 5 tahun.

Kepengurusan SLF untuk PT Multi Bintang Indonesia, Sumber : PT Eticon Rekaya Teknik
Kepengurusan SLF untuk PT Multi Bintang Indonesia, Sumber : PT Eticon Rekaya Teknik

Berbagai project penerbitan SLF di Mojokerto yang berhasil diselesaikan oleh Eticon tentu saja mengikuti persyaratan yang telah diatur dan ditetapkan oleh Walikota Mojokerto. Adapun persyaratan tersebut telah diatur dan ditetapkan oleh Walikota Mojokerto dalam Peraturan Daerah Kota Mojokerto Nomor 5 Tahun 2017 tentang Bangunan Gedung.

Adanya kebijakan tersebut tentu saja untuk menjaga bangunan yang akan difungsikan maupun yang telah difungsikan agar tetap aman dan tidak membahayakan siapa saja yang menghuninya. Maka diperlukan pengawasan terhadap keandalan sebuah bangunan gedung untuk menjamin kualitas bangunan tetap aman dan layak digunakan.

Hal tersebut juga sesuai dengan amanat dari Undang-undang RI Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, berkenaan mengenai tolok ukur keandalan sebuah bangunan gedung yang wajib meliputi empat aspek yaitu keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan.

Baca juga: Bangunan Sudah Memiliki SLF, Apa Keuntungannya?

Penerbitan SLF Project PT. Multi Bintang Indonesia

Tim eticon telah berhasil menyelesaikan project penerbitan SLF di Mojokerto pada perusahaan PT. Multi Bintang Indonesia. Tentu saja bukan hal yang mudah untuk melakukannya. Namun dengan kinerja tim yang baik pada akhirnya Eticon bisa membantu PT. Multi Bintang Indonesia dalam mengurus Sertifikat Laik Fungsi (SLF) secara lancar hingga proses serah terima dengan perusahaan.

Untuk kepengurusan SLF di Mojokerto khususnya PT. Multi Bintang Indonesia, tim Eticon melakukan pekerjaan meliputi:

  • Redrawing Bangunan. Redrawing bangunan ini dikerjakan sebagai syarat utama untuk mengajukan SLF di Kota Mojokerto
  • Perhitungan Struktur. Tim Eticon juga melakukan perhitungan struktur pada bangunan PT. Multi Bintang Indonesia sebagai dokumen teknis perencanaan.
  • SLF Keseluruhan Bangunan. Tim Eticon juga mengerjakan berbagai aspek yang menyangkut SLF untuk keseluruahan Bangunan pada PT. Multi Bintang Indonesia Tbk.
Proses serah terima tim teknis Dinas Pekerjaan Umum dengan tim Eticon, Sumber : PT Eticon Rekaya Teknik
Proses serah terima tim teknis Dinas Pekerjaan Umum dengan tim Eticon, Sumber : PT Eticon Rekaya Teknik

Persyaratan SLF di Kota Mojokerto

Untuk menyelesaikan project penerbitan SLF di Mojokerto pada perusahaan PT. Multi Bintang Indonesia, tentu saja tim Eticon mengikuti berbagai persyaratan yang telah di atur dan ditetapkan oleh Pemerintah Kota Mojokerto. Berikut persyaratan administratif yang harus dipenuhi untuk pengajuan SLF (Sertifikat Laik Fungsi) di Kota Mojokerto:

  • Izin prinsip/izin lokasi.
  • Bukti kepemilikan atas tanah atau hak untuk menggunakan tanah atau bangunan gedung.
  • SK IMB (Izin Mendirikan Bangunan) atau PBG (Persertujuan Bangunan Gedung) dilengkapi dengan gambar IMB yang telah disahkan.
  • Dokumen lingkungan.
  • Analisis Dampak Lalu Lintas.
  • Sertifikat Keselamatan kebakaran.
  • Sertifikat Laik Operasi Genset dan Tegangang Menengah Tegangan Rendah.
  • Pengesahan Pemakaian Peralatan/Utilitas dalam Bangunan (Pesawat Angkat Angkut, Bejana Tekan, dsb).
  • Selain itu, pemohon juga harus memiliki dokumen perencanaan (gambar desain dan/atau shop drawing; hasil soil test) dan dokumen gambar terbangun (As Built Drawing).

As Built Drawing atau gambar rekaman akhir merupakan gambar yang dibuat sesuai dengan kondisi terbangun di lapangan yang telah mengadopsi semua perubahan yang terjadi selama proses konstruksi. Artinya, setiap perubahan yang terjadi dan berbeda dari desain aslinya harus dibuatkan As Built Drawing dan diverifikasi oleh penyedia jasa konstruksi atau penyedia jasa konsultasi.

Tim Eticon bersama tim PT Multi Bintang Indonesia, Sumber : PT Eticon Rekaya Teknik
Tim Eticon bersama tim PT Multi Bintang Indonesia, Sumber : PT Eticon Rekaya Teknik

PT. Eticon Rekayasa Teknik

Pentingnya dokumen SLF untuk setiap bangunan gedung, membuat pemilik gedung mengupayakan memiliki SLF yang diterbitkan oleh pemerintah daerah setempat. Keberadaan penyedia jasa konsultan SLF yang profesional diperlukan untuk membantu pengelola gedung untuk kepengurusan SLF. Untuk hal ini tim dari PT. Eticon Rekayasa Teknik telah membuktikan mengenai komitmen kami untuk membantu kepengurusan SLF.

Berhasilnya project penerbitan SLF di Mojokerto pada perusahaan PT. Multi Bintang Indonesia merupakan salah satu bukti bahwa tim Eticon bersungguh-sungguh dan berkomitmen tinggi untuk membantu mitra kami dalam kepengurusan SLF.

Baca juga: Masa Berlaku SLF Habis? Perhatikan Persyaratan Perpanjangan SLF yang Harus Disiapkan!

Kami memiliki tenaga profesional yang ahli dalam berbagai latar belakang keilmuan yang dibutuhkan dalam uji teknis kelaikan bangunan gedung berbagai fungsi. Misalnya saja seperti arsitektur, teknik sipil, utilitas bangunan, desain lanskap, mekanikal dan elektrikal (MEP), desain interior, manajemen HSE (health, safety, environment), maupun keilmuan lain.

PT. Eticon Rekayasa Teknik juga telah menyelesaikan banyak pekerjaan penilaian uji teknis bangunan gedung guna penerbitan SLF (Sertifikat Laik Fungsi) di beberapa kawasan industri maupun kota-kota besar, seperti Mojokerto, Pontianak, Majalengka, Bekasi, Serang, Jakarta, Semarang, Sidoarjo, Batam, Sragen, Kendal, dan beberapa kota lainnya.

Konsultan SLF Profesional di Madiun

Tenaga profesional dari PT Eticon Rekayasa Teknik, Sumber : PT Eticon Rekaya Teknik

Konsultan SLF Madiun – Sebuah bangunan gedung yang telah selesai dibangun perlu dipastikan apakah gedung tersebut sudah layak untuk difungsikan atau belum. Untuk memastikan bahwa bangunan gedung sudah layak digunakan dapat dibuktikan dengan adanya kepemilikan Surat Laik Fungsi atau yang biasa dikenal dengan SLF. SLF ini merupakan bukti bahwa gedung yang telah selesai dibangun tersebut sudah siap untuk dioperasikan.

Pengertian dari Sertifikat Laik Fungsi (SLF) adalah sertifikat yang diterbitkan oleh pemerintah daerah tempat gedung tersebut didirikan. SLF akan diterbitkan sebelum gedung difungsikan sebagaimana mestinya. Ketika bangunan gedung dibangun sesuai dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) serta telah memenuhi syarat sesuai dengan fungsi bangunan, maka selanjutnya SLF bisa diproses.

Jika dilihat dari waktu ke waktu, Kabupaten Madiun mulai mengalami pertumbuhan ekonomi yang baik. Dengan pertumbuhan ekonomi yang baik, bukan tidak mungkin Kabupaten Madiun akan memulai membangun infrastruktur. Apalagi Madiun ini merupakan kabupaten yang dilintasi jalur utama Surabaya-Yogyakarta, sehingga berkemungkinan menambah bangunan yang difungsikan untuk kepentingan publik dan yang lainnya.

Pengawasan terhadap konstruksi bangunan, Sumber : tribratanewsjogja.com
Pengawasan terhadap konstruksi bangunan, Sumber : tribratanewsjogja.com

Di Kabupaten Madiun juga sudah memiliki beberapa bangunan gedung yang difungsikan untuk perusahaan industri. Misalnya saja seperti industri gula (PT Perkebunan Nusantara XI Persero), industri karoseri bus (PT Karoseri Gunung Mas), industri sepatu, industri rokok Gudang Garam Madiun, industri rokok HM Sampoerna Madiun, dan industri lainnya yang ada di Kabupaten Madiun.

Apabila Kabupaten Madiun akan terus membangun bangunan gedung untuk kepentingan bisnis, publik, dan yang lainnya maka perlu dipastikan bahwa gedung yang sudah ada maupun baru selesai dibangun memiliki SLF. Karena seperti yang telah disampaikan sebelumnya, SLF ini merupakan bukti bahwa gedung tersebut sudah layak untuk dimanfaarkan sesuai dengan fungsinya.

Pentingnya SLF (Sertifikat Laik Fungsi)

Kepemilikan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) penting dimiliki oleh pemilik maupun pengelola gedung, mengapa demikian? Karena SLF menandakan bahwa bangunan gedung tersebut sudah terjamin keandalannya serta bangunan gedung tersebut telah memenuhi 4 aspek yaknik keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan.

Empat aspek tersebut sesuai dengan yang tertuang di dalam Undang-undang RI Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, mengenai tolok ukur keandalan sebuah bangunan gedung. Namun apabila bangunan gedung tersebut tidak memiliki Sertifikat Laik Fungsi, maka dapat diragukan mengenai keandalan bangunannya hingga tidak menjamin keamanannya.

Jika keandalan bangunan gedung masih diragukan, maka bisa saja terjadi masalah pada bangunan tersebut kedepannya. Misalnya saja bangunan mudah roboh, bangunan rentan kecelakaan, hingga dapat terjadi kebakaran di dalam bangunan gedung. Hal tersebut dapat membahayakan siapa saja yang menggunakan bangunan setelah difungsikan, apalagi bangunan yang difungsikan untuk kepentingan publik.

Ilustrasi proses uji kelaikan fungsi, Sumber : PT Eticon Rekaya Teknik
Ilustrasi proses uji kelaikan fungsi, Sumber : PT Eticon Rekaya Teknik

Dapat diambil contoh sebuah bangunan hotel yang memiliki SLF kemudian bukti kepemilikan Sertifikat Laik Fungsi tersebut dipajang di lobby. Hal tersebut bisa meningkatkan kepercayaan tamu yang akan menginap di hotel tersebut akan keamanan bangunannya. Sehingga akan meningkatkan kunjungan ke hotel karena rasa percaya terhadap keandalan bangunan tersebut.

Selain hotel, bangunan publik yang tidak kalah penting untuk menjamin keandalan bangunannya adalah rumah sakit. JIka rumah sakit terjamin keandalan bangunannya, maka pasien yang sedang di rawat inap maupun yang datang untuk berobat akan merasa tenang. Namun apa jadinya jika bangunan tersebut tidak memiliki SLF? Orang yang datang berkunjung merasa tidak nyaman, karena takut jika sewaktu-waktu bangunan akan roboh dan sebagainya.

Masa Berlaku SLF

Seiring berjalannya waktu, berbagai hal juga ikut mengalami perkembangan tidak terkecuali dalam kepengurusan penerbitan SLF. Untuk mempermudah Anda dalam mengurus penerbitan SLF, maka Anda sebagai pemilik maupun pengelola gedung dapat melakukan kerja sama dengan penyedia jasa SLF atau perusahaan pengkaji teknis. Dalam hal ini tentu saja Anda bisa meminta bantuan dari konsultan SLF yang ada di Madiun.

Masa berlaku dari Sertifikat Laik Fungsi (SLF) terdapat 2 macam sesuai dengan jenis bangunan gedungnya. Untuk masa berlaku dari Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang ditujukan bagi rumah tinggal tunggal maupun rumah tinggal deret, berlaku dalam kurun waktu 20 tahun. Kemudian untuk masa berlaku Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang ditujukan bagi bangunan gedung lainnya, berlaku dalam kurun waktu 5 tahun.

Setelah masa berlaku SLF habis, pemilik ataupun pengelola gedung terkait wajib melakukan perpanjangan. Perpanjangan SLF dilakukan dalam kurun waktu 60 hari kalender sebelum masa berlaku Sertifikat Laik Fungsi berakhir. Perpanjangan SLF tersebut juga mengikuti syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Untuk proses dari perpanjangan SLF juga seperti saat pertama kali bangunan gedung mengajukan permohonan penerbitan SLF. Yakni diperlukan uji teknis mengenai kelaikan fungsi terhadap persyaratan administrasi serta persyaratan teknis sesuai dengan aturan yang berlaku.

Tenaga profesional dari PT Eticon Rekayasa Teknik, Sumber : PT Eticon Rekaya Teknik
Tenaga profesional dari PT Eticon Rekayasa Teknik, Sumber : PT Eticon Rekaya Teknik

Persyaratan Penerbitan SLF di Madiun

Sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Madiun Nomor 7 Tahun 2017 tentang Bangunan Gedung, maka terdapat beberapa persyaratan administratif dan persyaratan teknis berkenaan penerbitan SLF yang perlu dipersiapkan. Persyaratan-persyaratan tersebut meliputi sebagai berikut.

1. Persyaratan Administrasi

  • Kepemilikan surat bukti hak atas tanah
  • Memiliki surat bukti kepemilikan pada bangunan gedung
  • Kepemilikan dokumen IMB

2. Persyaratan Teknis

  • Persyaratan teknis dari bangunan gedung meliputi persyaratan tata bangunan serta lingkungan dan persyaratan keandalan bangunan. Persyaratan tata bangunan meliputi persyaratan peruntukan, intensitas, arsitektur dan pengendalian dampak lingkungan bangunan gedung.
  • Kemudian untuk persyaratan keandalan bangunan meliputi persyaratan keselamatan, kesehatan, kenyamanan dan kemudahan bagi bangunan gedung tersebut.

Konsultan SLF Profesional di Madiun

PT Eticon Rekayasa Teknik merupakan perusahaan pengkaji teknis serta konsultan perencanaan yang melayani jasa pengurusan penerbitan SLF. Perusahaan kami memiliki tim ahli yang profesional dan berpengalaman dan dilengkapi dengan berbagai latar belakang keilmuan yang digunakan untuk uji teknis kelaikan sebuah bangunan gedung.

Selain itu PT Eticon Rekayasa Teknik secara resmi telah disertifikasi untuk bekerja dalam proyek desain, studi, dan perencanaan. Perusahaan kami juga merupakan bagian dari anggota Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO), Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN). Anda bisa langsung menghubungi kami apabila ingin melakukan kerja sama perihal kepengurusan SLF di Kabupaten Madiun.

Konsultan SLF Berpengalaman di Gresik

Ilustrasi proses pembangunan gedung, Sumber : properti.kompas.com

Konsultan SLF Gresik – Sertifikat Laik Fungsi atau biasa dikenal dengan istilah SLF merupakan sertifikat yang diterbitkan oleh pemerintah daerah setempat bagi bangunan gedung sebelum bangunan tersebut beroperasi atau difungsikan. SLF tersebut akan dibuatkan ketika bangunan gedung sudah dibangun sesuai dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) serta telah memenuhi berbagai persyaratan dari fungsi bangunan tersebut.

Sertifikat Laik Fungsi akan terbit berdasarkan hasil penilaian dari jasa SLF maupun instansi yang terkait. Hal tersebut sesuai dengan amanat dari Undang-undang RI Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, berkenaan mengenai tolok ukur keandalan sebuah bangunan gedung yang wajib meliputi empat aspek yaitu keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan.

Apalagi Kabupaten Gresik berbatasan langsung dengan salah satu kota besar di Indonesia yakni Kota Surabaya. Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Karena berbatasan langsung dengan salah satu kota terbesar di tanah air, Kabupaten Gresik mulai mengalami pertumbuhan yang pesat. Gresik juga dikenal sebagai salah satu kawasan industri utama yang ada di Provinsi Jawa Timur.

Ilustrasi proses pembangunan gedung, Sumber : properti.kompas.com
Ilustrasi proses pembangunan gedung, Sumber : properti.kompas.com

Saat ini sudah banyak perusahaan yang berdiri di Kabupaten Gresik, misalnya saja seperti Semen Gresik, Nippon Paint, Petrokimia Gresik, Industri Plywood, BHS-Tex, dan Maspion. Jika dilihat dari pertumbuhan ekonomi serta industrinya, diperkirakan Kabupaten Gresik akan terus berkembang dan membangun berbagai bangunan gedung untuk berbagai kebutuhan.

Oleh sebab itu perlu dilakukan pengawasan serta pemeriksaan secara berkala mengenai kelaikan sebuah gedung. Tujuannya untuk menjaga kualitas dari bangunan gedung tersebut, agar saat bangunan difungsikan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk mengetahui bangunan gedung tersebut sudah aman dan laik fungsi, dapat dilihat dari kepemilikan Sertifikat Laik Fungsi yang dikantongi pemilik ataupun pengelola gedung.

Ketentuan dari Sertifikat Laik Fungsi

Ada beberapa ketentuan mengenai Sertifikat Laik Fungsi (SLF) sesuai yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Ketentuan-ketentuan tersebut yakni meliputi beberapa point sebagai berikut.

1. Penerbitan SLF

Sertifikat Laik Fungsi untuk bangunan gedung akan diterbitkan oleh pemerintah daerah setempat, yang untuk saat ini berarti Pemerintah Kabupaten Gresik. SLF akan akan diberikan kepada pemilik gedung ketika bangunan gedung tersebut telah selesai dibangun. Selain itu bangunan tersebut sudah memenuhi persyaratan kelaikan fungsi bangunan gedung sebagai syarat untuk dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

Untuk memudahkan dalam menerbitkan SLF, maka pemilik maupun pengelola gedung bisa bekerja sama dengan konsultan penyedia jasa SLF atau perusahaan pengkaji teknis di Gresik. Pengkaji teknis tersebut merupakan badan usaha maupun perorangan yang sudah mengantongi status badan hukum atau kepemilikan sertifikat badan usaha, yang berguna untuk melakukakan pengkajian teknis atas fungsi kelaikan sebuah bangunan gedung.

2. Masa Berlaku SLF

Sertifikat Laik Fungsi atau SLF juga memiliki masa berlaku yang telah ditentukan. Masa berlaku tersebut dibagi menjadi 2 macam sesuai dengan bangunan gedungnya. Masa berlaku dari Sertifikat Laik Fungsi (SLF) untuk rumah tinggal tunggal ataupun rumah tinggal deret berlaku selama kurun waktu 20 tahun. Sedangkan masa berlaku Sertifikat Laik Fungsi untuk bangunan gedung lainnya berlaku selama kurun waktu 5 tahun.

3. Perpanjangan SLF

Apabila masa berlaku SLF bangunan gedung sudah hampir habis atau 60 hari kalender sebelum tenggat waktu berakhirnya masa berlaku SLF, maka pihak pemilik atau pengelola bangunan gedung wajib memperpanjangnya. Untuk memperpanjang Sertifikat Laik Fungsi tersebut juga harus sesuai dengan ketentuan yang sudah berlaku.

Tujuan dilakukannya perpanjangan Sertifikat Laik Fungsi untuk menjamin kelaikan fungsi dari sebuah bangunan gedung. Supaya fungsi bagunan gedung tetap terjaga, tidak membahayakan, serta menjamin keamanan seluruh penghuni selama gedung dioperasikan. Proses perpanjangan SLF ini juga memerlukan uji teknis kelaikan fungsi terhadap persyaratan administrasi serta persyaratan teknis seperti saat pertama kali mengajukannya.

Ilustrasi uji kelaikan fungsi bangunan gedung, Sumber : PT Eticon Rekayasa Teknik
Ilustrasi uji kelaikan fungsi bangunan gedung, Sumber : PT Eticon Rekayasa Teknik

Persyaratan Penerbitan SLF Bangunan Gedung di Gresik

Merujuk pada Peraturan Bupati Gresik Nomor 5 Tahun 2016 tentang Ketentuan Penyelenggaraan Sertifikat Laik Fungsi dan Pendataan Bangunan Gedung, maka ada beberapa persyaratan administratif serta persyaratan teknis mengenai penerbitan SLF yang perlu anda persiapkan. Persyaratan tersebut yakni sebagai berikut.

1. Pesyaratan Administrasi

Persyaratan administrasi untuk menerbitkan SLF menurut Pemerintah Kabupaten Gresik yakni meliputi:

  • Kesesuaian data aktual dengan data yang ada di dalam dokumen status hak atas tanah.
  • Kesesuaian data aktual dengan data yang ada di dalam dokumen Izin Mendirikan Bangunan atau IMB, serta dokumen status kepemilikan bangunan gedung yang sudah dimiliki.
  • Kepemilikan dokumen Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

2. Persyaratan Teknis

Persyaratan teknis untuk menerbitkan SLF menurut Pemerintah Kabupaten Gresik yakni meliputi:

  • Kesesuaian data aktual dengan data yang ada di dalam dokumen pelaksanaan kontruksi bangunan gedung. Meliputi as built drawings, pedoman pengoperasian serta pemeliharaan bangunan gedung, peralatan serta perlengkapan mekanikal dan elektrikal bangunan gedung, dan dokumen ikatan kerja.
  • Dilakukan pengujian atau tes di lapangan serta di laboratorium untuk memeriksa aspek kekuatan, keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan. Selain itu juga pada struktur, peralatan bangunan gedung, perlengkapan bangunan gedung, serta prasarana bangunan gedung pada komponen konstruksi maupun peralatan yang memerlukan data teknis yang akurat.
Tim dari PT Eticon Rekayasa Teknik, Sumber : PT Eticon Rekayasa Teknik
Tim dari PT Eticon Rekayasa Teknik, Sumber : PT Eticon Rekayasa Teknik

PT Eticon Rekayasa Teknik

Melihat pentingnya dokumen SLF untuk setiap bangunan gedung, maka dari itu kami dari PT Eticon Rekayasa Teknik menyediakan jasa konsultan SLF yang profesional di Kabupaten Gresik. Kami telah memiliki berbagai pengalaman dalam uji kelaikan fungsi untuk sebuah bangunan gedung. Perusahaan kami juga memiliki tenaga yang ahli serta profesional dari berbagai latar belakang keilmuan.

Meliputi bidang utilitas bangunan, teknik sipil, desain interior, arsitektur, manajemen HSE (health, safety, environment), dan bidang yang lainnya. Untuk Anda yang ingin melakukan kerja sama dengan kami mengenai pengurusan dokumen SLF maupun pengkaji teknis bangunan gedung di wilayah Gresik, maka bisa menghubungi kami melalui kontak yang tertera di laman website PT Eticon Rekayasa Teknik.