Pentingnya Destination Branding untuk Pariwisata

Branding bagi Destinasi Wisata

Sebagai salah satu sektor penggerak perekonomian, pariwisata menyumbang kontribusi yang sangat besar bagi sebuah negara. Geliat pariwisata dan pergerakan jutaan orang dalam perjalanan wisata secara tidak langsung juga menuntut pemerintah bersama pengelola destinasi wisata untuk terus konsisten meningkatkan kualitas pariwisatanya, baik dari sisi destinasi, industri, kelembagaan, maupun pemasarannya.

Continue reading

Tips Memilih Konsultan/Penyedia Jasa SLF

Tips Memilih Konsultan dan Penyedia Jasa SLF

SLF atau Sertifikat Laik Fungsi merupakan sertifikat yang diterbitkan oleh pemerintah terhadap bangunan gedung yang telah selesai dibangun sesuai dengan IMB dan telah memenuhi persyaratan kelaikan teknis sesuai dengan fungsinya. Kelaikan teknis sebuah bangunan gedung dapat diketahui melalui hasil pemeriksaan dari instansi, pengkaji teknis, maupun penyedia jasa konsultan terkait.

Continue reading

Pengertian, Tujuan, dan Manfaat RIPPARDA untuk Pembangunan Pariwisata Daerah

pentingnya RIPPARDA atau RIPPDA

Pembangunan sektor pariwisata yang berhasil bukan saja dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah melalui kontribusi terhadap PAD (Pendapatan Asli Daerah). Jika dapat dikelola secara baik dan bertanggung jawab, kehadiran sektor pariwisata dapat menjamin kelestarian alam dan budaya, serta penyediaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan. Untuk itu, pembangunan kepariwisataan daerah perlu diatur dalam sebuah regulasi yang diarahkan untuk peningkatan kualitas lingkungan (environment), sosial budaya (community), serta ekonomi (economy). Lantas, bagaimana caranya?

Continue reading

Panduan Pengembangan Homestay Berbasis Masyarakat di Desa Wisata

Pengembangan homestay di desa wisata

Untuk memberikan pengalaman yang berkualitas dan meningkatkan lama tinggal wisatawan di desa wisata, selain dapat mengandalkan atraksi, pengelola desa wisata dapat mengembangkan layanan akomodasi homestay. Konsep homestay juga menjadi jawaban atas meningkatnya permintaan pasar, khususnya pasar Eropa yang senang mencari lokasi dengan budaya yang unik, asli, dan masih asri.

Continue reading

Pelatihan Tata Kelola Homestay dan Pondok Wisata Kabupaten Sumenep

Pelatihan Tata Kelola Homestay

Pandemi COVID-19 memberikan dampak yang luar biasa terhadap banyak industri, termasuk juga pariwisata. Banyak pula pengamat dan pakar pariwisata yang berpendapat bahwa pandemi COVID-19 akan merubah perilaku seseorang dalam melakukan bepergian. Misalnya saja adalah pilihan destinasi, di mana akan ada kelompok masyarakat yang akan menghindari destinasi yang ramai.

Continue reading

Strategi Pemasaran Digital Bagi Destinasi Wisata

Strategi Pemasaran Digital bagi Destinasi Wisata

Indonesia dikenal sebagai negara dengan berbagai macam potensi, mulai dari alam, budaya dan sejarah, maupun kuliner. Oleh sebab itu, sektor pariwisata menjadi program pembangunan prioritas yang terus digalakkan oleh pemerintah. Dalam beberapa tahun terakhir, pariwisata Indonesia juga memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Selain itu, pariwisata menjadi sektor yang berhasil dalam mengurangi angka pengangguran lewat dibukanya kesempatan usaha dan kerja. United Nations World Tourism Organization (UNWTO) pun menjelaskan, bahwa dalam lima tahun terakhir, pertumbuhan sektor pariwisata sebagai salah satu sektor ekonomi terbesar dan tercepat mampu melebihi perdagangan dunia serta mampu menunjukkan ketangguhannya pada pelemahan dan ketidakpastian ekonomi global.

Continue reading

Pelatihan Tata Kelola Destinasi Wisata Kabupaten Sumenep di Era AKB

Pelatihan Tata Kelola Destinasi Wisata Sumenep

Pandemi COVID-19 memukul seluruh industri, termasuk juga pariwisata, baik secara global maupun nasional. Presiden Joko Widodo dalam pidatonya pernah mengatakan, bahwa perekonomian semua negara, termasuk juga Indonesia sedang macet. Untuk itu, semua negara harus menjalani proses mati komputer sesaat, melakukan restart, dan melakukan rebooting. Pemerintah pun mulai menyiapkan berbagai strategi agar sektor pariwisata dapat kembali bangkit usai pandemi COVID-19 berakhir. Namun, sejauh ini prediksi mengenai akhir dari pandemi COVID-19 masih belum dapat dipastikan.

Continue reading

Persyaratan Teknis Struktur Bangunan Rumah Sakit

SLF Rumah Sakit

Melihat kondisi yang ada sekarang ini, masih banyak bangunan gedung yang mengalami kegagalan struktur akibat kelalaian dalam perhitungan pembangunan maupun tidak adanya pemeriksaan secara berkala. Belum lagi kondisi geografis Indonesia yang berada di kawasan Cincin Api Pasifik (Pacifik Ring of Fire), yaitu rangkaian dari gunung api paling aktif di dunia yang membentang di sepanjang lempeng pasifik.

Continue reading

Ekowisata: Jalan Tengah Pariwisata yang Berlebihan

Pengembangan ekowisata di Indonesia

Baru-baru ini, tepatnya pada 6 Juli 2020, kita dikagetkan dengan berita dari Kampung Adat Baduy. Suku Baduy dikabarkan melayangkan surat terbuka kepada Presiden RI agar pemerintah dapat menghapus Kanekes dari daftar destinasi wisata lantaran alam dan tatanan budaya mereka rusak akibat pariwisata.

Memang tidak dapat dipungkiri, pariwisata yang berlebihan atau overtourism memberi dampak yang tidak menyenangkan bagi komunitas lokal di destinasi. Horton (2009), mengungkapkan bahwa pariwisata dalam beberapa kasus telah menarik masyarakat ke arah konsumerisme, materialisme, dan komodifikasi. Fenomena ini tentunya dapat menyebabkan perubahan perilaku sosial dan cara hidup masyarakat. Dampak terburuknya, budaya lokal akan tergerus dan tergantikan dengan budaya baru yang dibawa oleh wisatawan.

Continue reading

Pentingnya SLF untuk Rumah Sakit, Klinik, dan Fasilitas Layanan Kesehatan

SLF untuk Rumah Sakit

Sertifikat Laik Fungsi atau SLF merupakan sertifikat yang diterbitkan oleh pemerintah daerah untuk bangunan gedung yang telah memenuhi persyaratan fungsi. Sertifikat ini wajib dimiliki oleh pemilik maupun pengguna bangunan gedung sebelum difungsikan. Sayangnya, banyak pengembang maupun pengguna pemilik bangunan gedung yang tidak terlalu memahami pentingnya SLF. Kepemilikan SLF baru dianggap penting ketika bangunan gedung tersandung masalah.

Continue reading